STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM PADA PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH DASAR DAERAH RANCAKALONG Ryan Sidiq Dinasti, 2Pandu Teguh Pamungkas, 3Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan, 5Tedi Supriyadi Universitas Pendidikan Indonesia ryansidiqdinasti05@upi. edu, 2Pandu28@upi. edu, 3annisasti221@upi. edu, 4Ihsanfr@ edu, 5tedisupriyadi@upi. 1, 2, 3, 4, 5 ABSTRACT This study aims to identify and analyze strategies for instilling Islamic values in physical education at elementary schools in the Rancakalong The primary focus is to understand how these values can be integrated into the physical education curriculum to help shape studentsAo character in accordance with Islamic teachings. A qualitative research method was employed, using data collection techniques such as interviews, observations, and document analysis. The research subjects consisted of three physical education teachers from several selected elementary schools in the area. The collected data were analyzed using thematic analysis to identify key themes related to the implementation of Islamic values in physical education. The results of the study indicate several effective strategies for instilling Islamic values, including the integration of teaching materials that incorporate spiritual, ethical, and moral aspects into every physical education activity. Furthermore, the role of teachers as role models and facilitators is crucial in creating a supportive learning environment. The study also found that students who participated in physical education activities based on Islamic values demonstrated improvements in discipline, cooperation, and a sense of responsibility. Therefore, this research provides recommendations for the development of a more holistic and Islamic values-oriented physical education curriculum. Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi Keywords: Islamic Values. Physical Education. Elementary School. Teaching Strategies. Student Character ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada pendidikan jasmani di sekolah dasar daerah Rancakalong. Fokus utama adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan jasmani sehingga dapat membentuk karakter siswa yang sesuai dengan ajaran Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam, antara lain melalui pengintegrasian materi ajar yang mencakup aspek spiritual, etika, dan moral dalam setiap kegiatan pendidikan jasmani. Selain itu, peran guru sebagai teladan dan fasilitator sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Penelitian ini juga menemukan bahwa siswa yang terlibat dalam kegiatan pendidikan jasmani yang berbasis nilai-nilai Islam menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kerjasama, dan rasa tanggung jawab. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum jasmani yang lebih holistik dan berorientasi pada nilai-nilai Islam. Kata kunci: Nilai-nilai Islam. Pendidikan Jasmani. Sekolah dasar. Strategi pengajaran. Karakter siswa PENDAHULUAN Dalam penerapan di sekolah dasar, sering kali terdapat tantangan dalam menanamkan nilai-nilai Islam secara efektif tanpa mengurangi esensi pembelajaran olahraga itu sendiri. Kurangnya integrasi antara ajaran Islam dan aktivitas fisik dapat menyebabkan siswa tidak memahami bagaimana nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas dapat selaras dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa adanya integrasi yang baik antara ajaran Islam dan aktivitas fisik, siswa akan mengalami An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . kesulitan dalam memahami pentingnya nilai-nilai tersebut dalam konteks kehidupan sehari-hari. 1 Selain itu, kurangnya integrasi nilai-nilai agama dalam pendidikan jasmani dapat mengakibatkan siswa tidak memahami bagaimana nilai-nilai ini seharusnya diterapkan dalam kehidupan mereka. Hal ini dapat berdampak pada pembentukan karakter siswa yang kurang mencerminkan ajaran Islam. Sebagai contoh, dalam olahraga, siswa dapat mengembangkan sikap kompetitif yang kurang sehat jika tidak diarahkan dengan baik, seperti tidak menerima kekalahan dengan lapang dada atau kurangnya rasa hormat terhadap lawan dan wasit. Namun, peran guru sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Islam di setiap aspek pembelajaran pendidikan jasmani. Untuk mengatasi tantangan ini, guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitas pendidikan Misalnya, menanamkan sikap disiplin melalui aturan permainan, menekankan kerja sama dalam olahraga tim, serta mengajarkan sportivitas dengan mengedepankan sikap saling menghargai. Selain itu, pendekatan berbasis keteladanan dapat menjadi strategi efektif. Guru yang menunjukkan perilaku positif selama pembelajaran olahraga akan menjadi contoh nyata bagi siswa dalam menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan seharihari. Refleksi nilai-nilai agama setelah aktivitas fisik juga dapat menjadi cara yang efektif dalam memperkuat pemahaman siswa. Diskusi setelah kegiatan olahraga mengenai bagaimana disiplin, kerja sama, dan sportivitas diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan membantu siswa menginternalisasi nilainilai tersebut. Dengan demikian, penelitian ini menjadi penting untuk menemukan strategi yang tepat dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam pendidikan jasmani. Dengan strategi yang efektif, siswa tidak hanya berkembang secara fisik tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan ajaran Islam, yang pada akhirnya dapat membantu membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi. Mengeksplorasi peran pendidikan jasmani dalam menanamkan nilainilai Islam serta dampaknya terhadap aspek ekonomi, politik, sosial, dan budaya individu maupun masyarakat. Menggunakan metode analitis. Sitti Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab,Ay At Ta Dib 18, no. : 18Ae27, https://doi. org/10. 21111/attadib. Ilham Kamaruddin et al. AuAnalysis of the Influence Physical Education on Character Development of Elementary School Students,Ay At Ta Dib 18, no. : 10Ae17, https://doi. org/10. 21111/attadib. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi penelitian ini meneliti bagaimana pendidikan jasmani dapat mendukung keyakinan Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa olahraga meningkatkan kesehatan mental dan spiritual, sesuai dengan ajaran Islam tentang menjaga tubuh dan jiwa. Selain itu, olahraga juga memperkuat disiplin dan pengendalian diri, sebagaimana diajarkan dalam Al-QurAoan dan Sunnah Nabi. 3 Mengeksplorasi proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di Madrasah Tsanawiyah Binjai. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam melalui pendekatan pedagogis holistik, pembiasaan, serta interaksi berbasis moral. Faktor lingkungan madrasah, peran guru, dan kurikulum terpadu menjadi pendukung utama dalam memperkuat identitas Islam siswa. 4 Integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem pendidikan Pakistan untuk memperkuat pembentukan karakter Studi ini menilai praktik pendidikan yang ada, mengidentifikasi celah dalam penerapan nilai Islam, dan mengusulkan model integrasi melalui pengembangan kurikulum, pelatihan guru, serta keterlibatan komunitas. Metode yang digunakan mencakup strategi pedagogis berbasis pembelajaran aktif dan berpikir kritis. Penelitian ini juga menguji efektivitas model melalui program percontohan di beberapa sekolah dengan evaluasi berkala untuk solusi yang dapat diterapkan secara luas. 5 Mengeksplorasi penerapan nilainilai agama Islam dalam olahraga dan perannya dalam membentuk karakter atlet yang kuat dan positif. Nilai-nilai seperti iman, taqwa, disiplin, kerja keras, keadilan, dan kerendahan hati dibahas sebagai faktor penting dalam menciptakan suasana harmonis dalam olahraga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai tersebut diterapkan oleh atlet muslim Jasim Abdulla Ramadan Mahmoud Al Ali and Diaya Ud Deen Deab Mahmoud Al Zitawi. AuThe Role of Physical Education in Promoting Islamic Values,Ay International Journal of Academic Research in Progressive Education and Development 13, no. : 2756Ae67, https://doi. org/10. 6007/ijarped/v13-i3/22590. Khoirunnisa Khoirunnisa. AuIlomata International Journal of Social Science Security Convergence In Southeast Asia :Ay 5, no. July . : 921Ae34. Iqbal and Khan. AuVol. 02 No. Oct-Dec 2024 Advance Social Science Archives JournalAy 02, 04 . : 1054Ae70. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . dalam meningkatkan performa dan karakter mereka. Pendidikan jasmani dan olahraga memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Islam serta membentuk karakter individu dan Selain meningkatkan kesehatan fisik, olahraga juga berkontribusi pada kesehatan mental dan spiritual, sesuai dengan ajaran Islam tentang menjaga tubuh dan jiwa. Disiplin dan pengendalian diri yang diperoleh melalui aktivitas fisik mencerminkan prinsip-prinsip dalam Al-QurAoan dan Sunnah. Dalam pendidikan formal, internalisasi nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran pendidikan jasmani dilakukan melalui pendekatan holistik yang melibatkan pedagogi berbasis moral, pembiasaan, serta interaksi yang memperkuat identitas keislaman siswa. Integrasi nilai Islam dalam sistem pendidikan juga dapat diwujudkan melalui kurikulum yang sesuai, pelatihan guru, dan keterlibatan komunitas guna memperkuat pembentukan karakter. Selain itu, dalam dunia olahraga, penerapan nilai-nilai agama menjadi faktor penting dalam membentuk atlet yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki etos kerja yang positif. Dengan demikian, pendidikan jasmani tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga menjadi media efektif dalam memperkokoh nilai-nilai Islam dalam kehidupan individu dan sosial. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi Desain studi kasus dipilih karena memungkinkan peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam terhadap strategi yang diterapkan dalam penanaman nilai-nilai Islam melalui pendidikan jasmani di sekolah dasar. Studi kasus merupakan metode empiris yang bertujuan menyelidiki suatu fenomena kontemporer dalam konteks kehidupan nyata, khususnya ketika batas antara fenomena yang diteliti dan konteksnya tidak dapat dibedakan secara tegas. 7 Dengan desain ini, penelitian diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang utuh mengenai praktik pembelajaran pendidikan jasmani berbasis nilai-nilai Islam. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif, yakni Anggi Ahmad Prasetyo. Dicky Irawan, and Siti Ayudia Monita. AuPenerapan Nilai-Nilai Agama Dalam Olahraga,Ay Jurnal Religion: Jurnal Agama. Sosial. Dan Budaya 1, no. : 190Ae96. Gilang Asri Nurahma and Wiwin Hendriani. AuTinjauan Sistematis Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif,Ay Mediapsi 7, no. : 119Ae29, https://doi. org/10. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi berupa deskripsi naratif mengenai pelaksanaan pendidikan jasmani yang memuat nilai-nilai keislaman. Sumber data diperoleh dari guru pendidikan jasmani sebagai partisipan utama, beberapa siswa sebagai informan tambahan, serta dokumen pembelajaran seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), daftar aturan permainan, dan dokumentasi kegiatan olahraga yang terkait dengan nilai-nilai Islam. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tiga teknik utama, yaitu observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi dilaksanakan secara langsung pada saat proses pembelajaran pendidikan jasmani berlangsung di sekolah dasar. Fokus observasi diarahkan pada metode yang digunakan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kegiatan jasmani, pola interaksi antara guru dan siswa, serta situasi pembelajaran yang mencerminkan penerapan nilai-nilai Islami, seperti disiplin, kerja sama, kejujuran, dan sportivitas. Selain itu, wawancara semi-terstruktur dilakukan terhadap tiga guru pendidikan jasmani untuk menggali informasi tentang pengalaman, pandangan, dan strategi yang mereka terapkan dalam menanamkan nilai-nilai Islam selama pembelajaran Teknik ketiga adalah analisis dokumen, yang mencakup penelaahan terhadap RPP, aturan permainan olahraga, serta dokumentasi kegiatan olahraga yang memuat unsur-unsur nilai keislaman. Data yang diperoleh dari ketiga teknik pengumpulan data tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Proses analisis mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan 8 Tahap pengumpulan data melibatkan seluruh informasi hasil observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Selanjutnya, reduksi data dilakukan dengan menyederhanakan dan memilah data sesuai fokus Data yang telah direduksi kemudian disajikan dalam bentuk narasi deskriptif untuk mengidentifikasi pola-pola strategi penanaman nilai Islam yang diterapkan oleh guru. Tahap akhir adalah penarikan kesimpulan yang dilakukan berdasarkan hasil penyajian data, serta diverifikasi melalui triangulasi antar teknik pengumpulan data guna memastikan validitas dan keabsahan hasil penelitian. Irhamna Irhamna and Sigit Purnama. AuPeran Lingkungan Sekolah Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Di PAUD Nurul Ikhlas,Ay Jurnal Pendidikan Anak 11, no. 68Ae77, https://doi. org/10. 21831/jpa. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . KAJIAN TEORI/PUSTAKA Nilai-nilai Islam dalam Pendidikan Jasmani Nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik. Kejujuran, sportivitas, kerjasama, dan menjaga kesehatan sejalan dengan konsep ajaran Islam. Penerapan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam olahraga dapat membentuk karakter 9 Sportivitas mendorong penghormatan terhadap lawan dan aturan. Kerjasama dalam tim mencerminkan etika kerja Islami. 11 Pentingnya menjaga kesehatan sebagai bentuk syukur. 12 Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini, pendidikan jasmani tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga membentuk individu berkarakter kuat, siap menghadapi tantangan, dan berkontribusi positif dalam masyarakat. Hubungan antara nilai-nilai Islam dan tujuan pendidikan jasmani sangat erat, terutama dalam pengembangan karakter dan kesehatan fisik. Pendidikan jasmani tidak hanya meningkatkan kebugaran tetapi juga membentuk moralitas yang baik melalui nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung 13 Dengan menerapkan ajaran Islam, siswa diajarkan menjaga tubuh sebagai amanah Allah melalui aktivitas fisik yang sehat. 14 Selain itu, nilainilai seperti fair play dan kerjasama dalam olahraga memperkuat karakter 15 Pembiasaan seperti sholat sebelum berolahraga dan doa bersama Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab. Ay Salahudin Salahudin and Rabwan Satriawan. AuGuru Penjaskesrek Perlu Memahami Agama Islam: Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Pendidikan Jasmani,Ay Musamus Journal of Physical Education and Sport (Mjpe. 3, no. : 193Ae203, https://doi. org/10. Sandey Tantra Paramitha. Muhammad Gilang Ramadhan, and Agung Wahyudi. AuPeran Olahraga Sebagai Media Dalam Mempromosikan Nilai-Nilai Olimpiade Di Training Center Padjajaran: Perspektif Etika,Ay Jurnal Moral Kemasyarakatan 9, no. : 90Ae97, https://doi. org/10. 21067/jmk. Eka Nurhayati and Susan Fitriyana. AuDeterminan Kesehatan Dalam Perspektif Islam: Studi Pendahuluan,Ay Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains 2, no. : 52Ae56, https://doi. org/10. 29313/jiks. Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab. Ay Adita Hervani Barus et al. AuImplementasi Pembelajaran PJOK Berbasis Pendidikan Karakter Dalam Kurikulum Merdeka Di Sekolah DasarAy 1, no. : 1Ae4, https://doi. org/10. Moch Fath Khurrohman. AuPeran Guru Dalam Mengajarkan Nilai Penjas Kepada Siswa,Ay 2021, https://doi. org/10. 31219/osf. io/he57b. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi menyeimbangkan aspek fisik dan spiritual. 16 Pendidikan jasmani berbasis Islam diharapkan membentuk generasi yang sehat dan berakhlak baik. Strategi Penanaman Nilai-nilai Islam dalam Pendidikan Jasmani Pendidikan Dalam pendidikan jasmani, nilai-nilai Islam dapat ditanamkan melalui pembiasaan, keteladanan, dan integrasi materi pembelajaran. Pembiasaan, seperti berdoa sebelum aktivitas fisik dan menjaga kebersihan, membantu siswa membangun moralitas dan kedisiplinan jangka panjang. 18 Keteladanan menekankan peran pendidik sebagai contoh dalam sportivitas dan kejujuran, sehingga siswa terdorong meniru perilaku positif dalam olahraga. Sementara itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, seperti memahami kesehatan sebagai amanah Allah, memperkuat hubungan antara aktivitas fisik dan tanggung jawab spiritual. Pendekatan ini membentuk siswa yang tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat. Dengan menggabungkan metode ini, pendidikan jasmani dapat menjadi sarana efektif dalam membangun kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Peran guru sebagai model dan fasilitator dalam menanamkan nilainilai Islam dalam pendidikan jasmani sangat penting. Melalui pembiasaan, guru membantu siswa membangun karakter Islami dengan membiasakan doa sebelum aktivitas fisik dan sikap sportif. 19 Keteladanan juga menjadi strategi utama, di mana guru menunjukkan sikap positif agar siswa meniru perilaku Islami dalam interaksi dan olahraga. 20 Selain itu, integrasi materi pembelajaran memungkinkan siswa memahami hubungan antara kesehatan Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab. Ay Dudi Komaludin et al. AuPengembangan Motorik Kasar: Penanaman Nilai-Nilai Karakter Dan Kebangsaan,Ay Journal of Sport (Sport Physical Education Organization Recreation and Trainin. 8, 3 . : 930Ae42, https://doi. org/10. 37058/sport. Azriani Sari Nasution. AuIntegrasi Nilai-Nilai Etika Islam Dalam Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini: Sebuah Kajian Konseptual,Ay Sultra Educational Journal 4, no. : 277Ae87, https://doi. org/10. 54297/seduj. Anggreini Arfrellina. Arum Larasati, and Arizka Harisah. AuPeranan Guru Pai Dalam Penanaman Nilai-Nilai Karakter Islami Melalui Pembiasaan Pada Siswa MTS Al Islamiyah 242 JakartaAy 2, 2 . : 261Ae79, https://doi. org/10. 62026/j. Muhammad Nur Adnan Saputra et al. AuDeradikalisasi Paham Radikal Di Indonesia: Penguatan Kurikulum Pendidikan Islam Berbasis Moderasi,Ay Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah 6, no. : 282Ae96, https://doi. org/10. 25299/al-thariqah. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . fisik dan tanggung jawab spiritual, menjadikan tubuh sebagai amanah Allah. Dengan menerapkan ketiga metode ini, guru dapat membentuk generasi yang tidak hanya sehat secara fisik tetapi juga memiliki karakter moral yang kuat sesuai ajaran Islam. Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar Pendidikan jasmani di sekolah dasar berperan penting dalam pengembangan fisik, sosial, dan emosional siswa. Dari segi fisik, aktivitas olahraga meningkatkan keterampilan motorik, kekuatan, dan daya tahan siswa, mendukung kesehatan secara menyeluruh. 22 Secara sosial, pendidikan jasmani melatih keterampilan kerja sama, komunikasi, dan sportifitas dalam interaksi kelompok. 23 Selain itu, secara emosional, aktivitas fisik membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental siswa. 24 Dengan pendekatan yang terpadu, pendidikan jasmani tidak hanya membentuk tubuh yang sehat tetapi juga individu yang memiliki keterampilan sosial dan emosional yang baik. Oleh karena itu, pendidikan jasmani menjadi bagian integral dalam pembentukan karakter dan keseimbangan hidup siswa sejak usia dini. Pendidikan jasmani di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam guna membentuk karakter siswa. Nilai seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dapat diajarkan melalui aktivitas fisik, sesuai dengan pendapat. 25 bahwa kurikulum pendidikan jasmani harus mencerminkan nilai-nilai moral agama. Kurikulum Merdeka juga dapat menjadi landasan dalam merancang materi yang selaras dengan Tri Utami and Undang Ruslan Wahyudin. AuPeran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik,Ay Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam 4, no. : 24Ae32, https://doi. org/10. 31943/counselia. M Yoga Dwi Risaldi. Reo Prasetiyo Herpandika, and Budiman Agung Pratama. AuPenerapan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Di SDN Siwalan 1 Kabupaten Nganjuk,Ay Sprinter Jurnal Ilmu Olahraga 4, no. : 224Ae32, https://doi. org/10. 46838/spr. Yayang Yulia Sari et al. AuPentingnya Pendidikan Jasmani Olahraga Terhadap Anak Usia Sekolah Dasar,Ay Jurnal Tunas Pendidikan 6, no. : 478Ae88, https://doi. org/10. 52060/pgsd. Iyakrus Iyakrus. AuPendidikan Jasmani. Olahraga Dan Prestasi,Ay Altius Jurnal Ilmu Olahraga Dan Kesehatan 7, no. , https://doi. org/10. 36706/altius. Salahudin and Satriawan. AuGuru Penjaskesrek Perlu Memahami Agama Islam: Integrasi Pendidikan Agama Islam Dalam Pendidikan Jasmani. Ay Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi ajaran Islam. 26 Selain itu, metode pembelajaran aktif memungkinkan siswa memahami nilai-nilai karakter melalui permainan dan olahraga. 27 Pentingnya pendidikan jasmani dalam menanamkan disiplin dan kerja sama. 28 Dengan pendekatan yang tepat, pendidikan jasmani tidak hanya meningkatkan kebugaran, tetapi juga membentuk karakter Islami siswa. HASIL PENELITIAN Integrasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembelajaran Jasmani Pendidikan jasmani di sekolah dasar tidak hanya fokus pada kebugaran fisik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti kedisiplinan, kerjasama, dan rasa hormat. Melalui pendekatan ini, siswa diajarkan untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus membangun karakter yang baik. Integrasi nilai-nilai ini penting untuk perkembangan siswa secara holistik. Dalam pengajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar, nilai-nilai Islam diterapkan melalui kedisiplinan, kebugaran, dan prestasi. Misalnya, kedisiplinan diterapkan dengan mengharuskan siswa untuk datang tepat waktu dan mengenakan pakaian olahraga yang sesuai. Selain itu, saling menghargai juga ditekankan dalam setiap interaksi siswa, seperti mengucapkan salam kepada guru dan teman-teman serta bersikap sopan. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga mengembangkan karakter yang baik, termasuk kedisiplinan dan rasa hormat kepada sesama. (G. Hubungan antar siswa harus lebih erat. Kita perlu memantau apakah ada bullying atau perlakuan tidak baik di kelas. Jika suasananya sudah erat, maka hubungan antar siswa akan lebih harmonis. Strateginya, ciptakan suasana yang akrab tanpa batasan, agar siswa merasa dekat dengan guru, terutama di kelas kecil seperti kelas 1-3. Guru harus ceria dan tidak menunjukkan wajah marah agar siswa merasa nyaman. (G. Ya, seperti yang dikatakan oleh kakak tadi, awal pembelajaran Fathurohim Fathurohim. AuKurikulum Merdeka Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam,Ay Jurnal Asy-Syukriyyah 24, no. : 184Ae94, https://doi. org/10. 36769/asy. Ahmadi Ahmadi and Dinul Koyyimah. AuPengaruh Pendikan Karakter Dalam Kurikulum Pendidikan Islam: Analisis Literatur Terhadap Praktik Dan Evaluasi Di Berbagai Negara,Ay Tafhim Al- Ilmi 16, no. : 1Ae20, https://doi. org/10. 37459/tafhim. M Ihya Alimuddin et al. AuPeran Guru Pendidikan Jasmani Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Lingkungan Sekolah,Ay Jurnal Ilmiah Spirit 24, no. : 12Ae20, https://doi. org/10. 36728/jis. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . pendidikan jasmani diawali dengan berdoa terlebih dahulu, yang tentunya terkait dengan ajaran Islam. Guru menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkan konsep-konsep seperti disiplin, kerjasama, dan sikap positif. Untuk menanamkan nilai disiplin dan kerjasama, saya sering memberikan permainan yang mengandung unsur-unsur tersebut. (G. Pendidikan jasmani di sekolah dasar mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti kedisiplinan, kerjasama, dan rasa hormat. Pendekatan ini membentuk karakter siswa dan menjaga kesehatan tubuh, mendukung perkembangan siswa secara holistik. Strategi Penanaman Karakter Islami Melalui Aktivitas Fisik Dalam penanaman karakter Islami melalui pendidikan jasmani, kedisiplinan, saling menghargai, dan tanggung jawab sangat ditekankan. Dengan memulai pembelajaran dengan doa, mengajarkan sopan santun, dan menjaga nilai-nilai Islami, diharapkan siswa tidak hanya sehat fisik, tetapi juga memiliki karakter yang baik serta menghargai guru dan sesama. Dalam pendidikan jasmani, saya selalu menekankan pentingnya kedisiplinan dan saling menghargai. Misalnya, sebelum pembelajaran dimulai, kami berdoa bersama untuk memohon kelancaran. Selama pembelajaran, saya mengajarkan anak-anak untuk berdoa dan mengucapkan salam kepada guru, serta menanamkan nilai-nilai sopan santun, kedisiplinan, dan tanggung jawab, terutama dalam kegiatan Dengan cara ini, saya berharap mereka tidak hanya bugar secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan nilai-nilai Islami yang tertanam dalam diri mereka. (G. Jika tidak ada alat, kita harus belajar dengan apa yang ada. Itu yang harus diterapkan nanti ketika kalian mengajar. jangan sampai hanya bergantung pada alat. Kita bukan untuk menyuruh atau menekan anak-anak, tetapi untuk menanamkan kepada mereka tanggung jawab dan rasa menghargai terhadap guru. Guru tidak hanya ada untuk mereka, tetapi juga saling membutuhkan. (G. Strateginya, mungkin pertama-tama sebelum pelajaran olahraga dimulai, di sekolah ini sudah dibiasakan untuk sholat dhuha terlebih dahulu. Setelah itu, anak-anak berdoa di dalam kelas, dan sebelum memulai kegiatan, mereka berdoa (G. Strategi penanaman karakter Islami dalam pendidikan jasmani dilakukan melalui pembiasaan doa, kedisiplinan, sopan santun, dan tanggung jawab agar siswa sehat fisik sekaligus berkarakter Islami dan saling menghargai. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi Peran Guru sebagai Teladan dalam Penerapan Nilai-Nilai Islam Peran guru dalam penerapan nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani sangatlah penting, terutama sebagai teladan bagi siswa. Guru diharapkan tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga memberikan contoh dalam aspek keagamaan, seperti menjadi imam saat salat dan terlibat dalam kegiatan keagamaan lainnya. Untuk menjadi teladan dalam pendidikan jasmani, misalnya ketika ada waktu salat, kita harus memberikan contoh yang baik, seperti menjadi Saat salat, kita harus menunjukkan sikap seriusAitidak bercanda atau menoleh ke kanan dan kiriAiagar anak-anak memahami bahwa salat adalah ibadah yang tidak boleh dipermainkan (G. Setiap ada kegiatan keagamaan, saya sebagai guru penjas berusaha ambil bagian, seperti membaca doa atau sedekah . Jadi, menurut saya, guru penjas juga harus mampu dan mau terlibat dalam kegiatan Dalam proses pembelajaran, jangan sampai melupakan nilainilai keagamaan, tetap harus mengingatkan siswa pada hal-hal yang berkaitan dengan spiritual dan akhlak. (G. Peran saya sebagai guru adalah mengajarkan dan menerapkan strategi untuk membentuk sikap siswa yang baik, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan nilai-nilai positif lainnya di sekolah. Dampak dari pembelajaran ini diharapkan dapat terus berlanjut, baik di tingkat SMP. SMA, bahkan hingga kuliah dan kehidupan dewasa mereka. (G. Peran guru dalam pendidikan jasmani sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai Islam, menjadi teladan dalam ibadah, dan membentuk sikap positif siswa yang berkelanjutan sepanjang kehidupan mereka. Pentingnya Pendidikan Jasmani dalam Pembentukan Karakter Siswa Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam membentuk karakter Melalui aktivitas fisik yang menyenangkan, siswa belajar disiplin, kejujuran, dan kerja sama. Nilai-nilai adab dan akhlak Islami pun dapat ditanamkan secara efektif, sehingga membentuk pribadi yang santun, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia sejak dini. Dampak yang saya berikan kepada siswa saya terlihat ketika mereka mulai mengatakan bahwa berbohong itu dosa. Anak-anak jadi memiliki pemahaman untuk tidak berbohong. Dalam pembelajaran olahraga, yang merupakan pelajaran yang paling mereka sukai, mereka menjadi lebih disiplin dan tepat waktu dalam mengikuti kegiatan (G. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . Dalam pembentukan karakter anak, terutama sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mulia, kita perlu menanamkan nilai-nilai adab sejak dini. Anak-anak harus diajarkan untuk bersikap santun, tahu membedakan mana yang lebih tua, dan mana yang sebaya. Dari segi bahasa pun, mohon maaf, anak-anak zaman sekarang sering kali kurang beradabAimereka cenderung memperlakukan guru seperti teman sebaya. Saya sendiri merasakannya. Oleh karena itu, kita harus terus mengingatkan mereka: jika bertemu dengan guru, jangan bersikap seperti kepada teman, tetapi harus ada sikap hormat dan sopan yang lebih terlihat. (G. Pada dasarnya, pendidikan Agama Islam dan pendidikan Jasmani tidak bisa dipisahkan. Dalam setiap pembelajaran pendidikan jasmani, nilai-nilai keagamaan juga diterapkan dan ditekankan kepada peserta didik agar mereka memiliki karakter serta akhlak mulia sesuai ajaran Islam. Misalnya, dalam kegiatan olahraga, siswa diajarkan nilai-nilai seperti sportivitas, kejujuran, disiplin, dan kerja sama dengan teman. (G. Pendidikan jasmani berperan penting dalam menanamkan karakter Islami pada siswa, seperti disiplin, kejujuran, sportivitas, dan adab. Nilai-nilai ini membentuk pribadi yang berakhlak mulia sejak dini. Kontribusi Pendidikan Jasmani terhadap Pembentukan Karakter Islami di Sekolah Pendidikan jasmani memiliki kontribusi penting dalam pembentukan karakter Islami siswa. Melalui aktivitas fisik dan pembiasaan sikap santun, seperti menghormati guru, siswa diajarkan untuk memiliki akhlak mulia. Pendidikan jasmani juga mengembangkan nilai-nilai agama, seperti disiplin, kejujuran, dan kerjasama, yang mendukung pembentukan karakter yang Untuk pembentukan karakter siswa, saya selalu menekankan pentingnya menghormati guru. Misalnya, ketika guru sudah pulang tetapi ada guru lain yang lewat, saya selalu memberi salam sebagai contoh. Dulu, saat saya masih SD, jika ada guru lewat, kami langsung menunjukkan sikap hormat. Namun, belakangan hal ini mulai berkurang. Sekarang, kebiasaan itu kembali saya terapkan agar siswa belajar untuk menghargai guru. (G. Menurut saya, dalam pembentukan karakter anak sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang mulia, hal terpenting adalah menanamkan nilai-nilai adab sejak dini. Anak-anak harus diajarkan untuk bersikap santun, tahu membedakan mana yang lebih tua dan mana yang sebaya. Kita harus terus mengingatkan mereka bahwa Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi saat bertemu dengan guru, tidak boleh bersikap seperti kepada teman, tetapi harus menunjukkan sikap hormat dan sopan. Intinya, kita perlu saling mengingatkan kembali pentingnya adab dan kesantunan kepada anak-anak. (G. Pada dasarnya, pendidikan agama Islam dan pendidikan jasmani tidak bisa Dalam pendidikan jasmani, selain pengembangan psikomotorik dan kognitif, juga terdapat pembangunan karakter atau aspek afektif, agar peserta didik memiliki akhlak mulia sesuai ajaran Islam. (G. Pendidikan jasmani berperan penting dalam membentuk karakter Islami Melalui aktivitas fisik dan pembiasaan sikap santun, siswa diajarkan nilai-nilai agama, seperti disiplin, kejujuran, kerjasama, serta menghormati guru dan sesama. PEMBAHASAN/ANALISIS Pendidikan Jasmani di sekolah dasar memegang peranan penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti kedisiplinan, kerja sama, dan rasa hormat, yang esensial dalam membentuk karakter siswa. Lebih dari sekadar berfokus pada pengembangan keterampilan fisik, pendidikan jasmani juga berkontribusi dalam membentuk karakter dan etika siswa. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penerapan nilainilai ini melalui aktivitas fisik membantu siswa membangun sifat-sifat karakter positif, termasuk disiplin dan kerja sama, yang merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam dan vital bagi perkembangan holistik 29 Pendekatan holistik dalam pendidikan telah terbukti efektif dalam mengembangkan potensi siswa secara optimal di berbagai dimensi spiritual, sosial, moral, dan kesehatan mental. Selain meningkatkan kemampuan fisik, program pendidikan jasmani yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter juga berpengaruh positif terhadap pencapaian akademik dan kesejahteraan mental Oleh karena itu, pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani tidak hanya bertujuan untuk membina siswa yang sehat secara fisik, tetapi juga untuk menumbuhkan generasi muda yang kuat dalam karakter dan moral, selaras dengan tujuan utama pendidikan Islam. Dalam pendidikan jasmani, strategi penanaman karakter Islami Kamaruddin et al. AuAnalysis of the Influence Physical Education on Character Development of Elementary School Students. Ay Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab. Ay An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . dapat diimplementasikan melalui berbagai aspek, seperti pembiasaan doa, kedisiplinan, sopan santun, dan tanggung jawab. Pembiasaan berdoa sebelum dan sesudah aktivitas fisik tidak hanya membentuk spiritualitas siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kuat dalam setiap kegiatan Selain itu, pendidikan jasmani berfungsi sebagai sarana penting untuk melatih disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab, yang diharapkan mampu membentuk karakter positif pada diri peserta didik. 31 Pendidikan jasmani yang berfokus pada aktivitas fisik juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial melalui interaksi, kerja sama tim, dan sikap saling menghargai. 32 Selanjutnya, pendidikan jasmani turut memberikan pemahaman akan pentingnya kesehatan fisik dalam kerangka nilai-nilai sosial dan keagamaan, yang merupakan bagian integral dari pendidikan karakter Islami. 33 Disiplin yang dibangun melalui berbagai aktivitas olahraga menciptakan suasana saling menghargai antar siswa, dengan menjunjung tinggi nilai sportifitas. 34 Integrasi antara pendidikan jasmani dan karakter Islami tidak hanya memastikan siswa sehat secara fisik, tetapi juga membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai keagamaan, seperti kedisiplinan, tanggung jawab sosial, dan kepemimpinan. 35 Melalui pendekatan ini, diharapkan peserta didik dapat tumbuh menjadi individu yang sehat secara jasmani sekaligus memiliki integritas moral dan karakter Islami yang kuat. Peran guru dalam pendidikan jasmani memiliki signifikansi yang besar dalam menanamkan nilai-nilai Islam, menjadi teladan dalam beribadah, serta membentuk sikap positif siswa. Penelitian sebelumnya menunjukkan Aas Siti Sholichah. AuPendidikan Karakter Anak Berbasis Al-QurAoAn,Ay Mumtaz Jurnal Studi Al-Qur an Dan Keislaman 1, no. : 53Ae74, https://doi. org/10. 36671/mumtaz. Gumilar Mulya. AuPeran Pendidikan Jasmani Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Siswa,Ay Jurnal Sains Keolahragaan Dan Kesehatan 3, no. : 1, https://doi. org/10. Yoga Rahmadi. Nana Suryana Nasution, and Tedi Purbangkara. AuAnalisis Minat Belajar Siswa Dalam Mengikuti Pembelajaran Pendidikan Jasmani Di Ma Ghoyatul Jihad Karawang,Ay Jurnal Speed (Sport Physical Education Empowermen. 5, no. : 168Ae78, https://doi. org/10. 35706/jurnalspeed. Rully Khairul Anwar. Evi Nursanti Rukmana, and Encang Saepudin. AuMendongeng Sebagai Metode Dakwah Edukatif Pembentuk Karakter Islami Anak,Ay Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwa. 23, no. : 129Ae50, https://doi. org/10. 15575/anida. Kamaruddin et al. AuAnalysis of the Influence Physical Education on Character Development of Elementary School Students. Ay Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi bahwa pendidikan jasmani tidak hanya berfokus pada pengembangan aspek fisik, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter dan sikap siswa. 36 Dalam konteks ini, guru berfungsi sebagai panutan yang mampu mendemonstrasikan sikap religius dan moral yang baik, yang kemudian dapat diinternalisasi oleh peserta didik melalui berbagai aktivitas 37 Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan jasmani turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, produktif, dan kondusif bagi pengembangan karakter siswa secara menyeluruh. 38 Lebih lanjut, pendidikan jasmani tidak dapat dipisahkan dari pendidikan karakter secara umum, sebab karakter tidak hanya dibangun melalui aspek kognitif, tetapi juga melibatkan ranah afektif dan psikomotorik dalam membentuk pribadi yang utuh. 39 Dalam hal ini, guru memegang peran penting dalam memfasilitasi pembelajaran yang menekankan keseimbangan ketiga ranah tersebut, sehingga siswa dapat berkembang menjadi individu yang berkepribadian baik dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. 40 Selain itu, aspek psikologis yang berkaitan dengan pendidikan jasmani menunjukkan bahwa lingkungan yang didukung oleh guru mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berpartisipasi dalam kegiatan fisik. Interaksi positif di dalam kelas pendidikan jasmani terbukti dapat membangun semangat belajar, rasa percaya diri, dan komitmen siswa untuk menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. 41 Dengan demikian, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Daalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab. Ay Yulia Linda Hartati. AuAnalisis Dampak Pendidikan Karakter Terhadap Perkembangan Sosial Dan Emosional Siswa,Ay Jurnal Multidisiplin Indonesia 2, no. : 1502Ae12, https://doi. org/10. 58344/jmi. Hasnah et al. AuImplementasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Untuk Membentuk Karakter Ulul Albab. Ay I Wayan Eka Santika. AuPendidikan Karakter Pada Pembelajaran Daring,Ay Indonesian Values and Character Education Journal 3, no. : 8Ae19, https://doi. org/10. 23887/ivcej. Niswatul Arifah. Mukh. Nursikhin, and Ulfa Nurul Masruroh. AuImplementasi Pendidikan Kepramukaan Dalam Menanamkan Karakter Peduli Sosial Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas Xii Madrasah Aliyah Nu Hasyim AsyAoari 2 Kudus,Ay Al-Ulum Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ke Islaman 10, no. : 164Ae75, https://doi. org/10. 31102/alulum. Desti Endang Kartikasari. Lilis Komariyah, and Alit Rahmat. AuAspek Psikologis Dalam Pembelajaran Renang: Systematic Literature Review,Ay Sprinter Jurnal Ilmu Olahraga 4, no. : 294Ae306, https://doi. org/10. 46838/spr. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . mempengaruhi sikap, kebiasaan, serta perkembangan moral dan spiritual Oleh karena itu, pendidikan jasmani sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah memiliki potensi besar dalam membentuk sikap positif berkelanjutan yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan karakter yang Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam menanamkan karakter Islami pada siswa, termasuk nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, sportivitas, dan adab. Hal ini didukung oleh berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa pendidikan jasmani tidak hanya berorientasi pada pengembangan aspek fisik, tetapi juga membekali siswa dengan nilai-nilai moral dan spiritual yang dapat membentuk kepribadian berakhlak mulia sejak dini. 42 Salah satu aspek penting dalam kajian literatur menyebutkan bahwa pendidikan jasmani dapat menjadi media efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter melalui aktivitas fisik, di mana siswa secara langsung belajar menerapkan sportivitas, kejujuran, serta sikap saling menghargai dalam situasi kompetitif. 43 Selain itu, pendidikan jasmani memiliki peran sentral dalam pendidikan karakter, dengan penekanan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum untuk membentuk individu yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat dalam akhlak. 44 Di sisi lain, meskipun pendidikan jasmani berperan penting dalam pengembangan motorik siswa, pernyataan tentang pengaruhnya terhadap perkembangan moral dan karakter masih memerlukan dukungan referensi yang lebih sesuai, sebab beberapa penelitian lebih berfokus pada aspek motorik daripada dimensi karakter Islami. 45 Selanjutnya, pemahaman tentang penanaman karakter Islami dalam pendidikan jasmani diperkuat oleh penelitian yang menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam memfasilitasi proses pendidikan, di mana nilai-nilai tersebut dapat ditanamkan secara langsung melalui pengajaran, interaksi, dan praktik olahraga, sehingga siswa terdorong untuk menerapkan Syamsul Arifin. AuPeran Guru Pendidikan Jasmani Dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Peserta Didik,Ay Multilateral Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga 16, no. , https:// org/10. 20527/multilateral. Arifin. Arifin. Oki Candra et al. AuPeran Pendidikan Jasmani Dalam Pengembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Dini,Ay Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7, no. : 2538Ae46, https:// org/10. 31004/obsesi. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi disiplin dan etika dalam setiap aktivitasnya. 46 Dengan demikian, pendekatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam menjadi sangat relevan dalam konteks pendidikan modern. 47 Pendidikan jasmani yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam diyakini mampu berkontribusi dalam membentuk karakter siswa yang kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks. 48 Oleh karena itu, pendidikan jasmani sebagai bagian dari kurikulum pendidikan perlu diarahkan tidak hanya untuk mencetak siswa yang sehat secara jasmani, tetapi juga membekali mereka dengan nilainilai karakter positif seperti disiplin, sportivitas, dan kejujuran, yang akan menjadi fondasi bagi pembentukan pribadi yang berakhlak luhur. Pendidikan Jasmani memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter Islami siswa melalui kegiatan fisik serta pembiasaan sikap santun. Dalam konteks ini, pendidikan jasmani tidak hanya berfokus pada pengembangan aspek fisik, tetapi juga berperan dalam mengajarkan nilai-nilai agama, seperti disiplin, kejujuran, kerjasama, serta menghormati guru dan sesama. Pendidikan jasmani memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, dengan menekankan pembiasaan kebiasaan positif dalam kegiatan fisik yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan nilai-nilai moral yang kuat sejak usia dini. 50 Selanjutnya, lingkungan sekolah memegang peranan penting dalam pembentukan karakter siswa, dengan menekankan pentingnya budaya sekolah yang mendukung nilai-nilai karakter agar pendidikan jasmani dapat berfungsi secara optimal dalam menanamkan nilai-nilai Islami seperti disiplin dan kerjasama melalui kegiatan fisik. 51 Selain itu, pendidikan jasmani juga dapat menjadi wadah untuk mengajarkan sikap santun dan saling menghormati. Mega Rahmawati and Edi Suryadi. AuGuru Sebagai Fasilitator Dan Efektivitas Belajar Siswa,Ay Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 4, no. : 49, https://doi. org/10. 17509/jpm. Zayin Nafsaka et al. AuDinamika Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Ibnu Khaldun: Menjawab Tantangan Pendidikan Islam Modern,Ay Jurnal Impresi Indonesia 2, no. 903Ae14, https://doi. org/10. 58344/jii. Nafsaka et al. Rahmawati and Suryadi. AuGuru Sebagai Fasilitator Dan Efektivitas Belajar Siswa. Ay Kamaruddin et al. AuAnalysis of the Influence Physical Education on Character Development of Elementary School Students. Ay Audriene Dwi Ardiyanti et al. AuPengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik,Ay Jurnal Pendidikan West Science 2, no. : 163Ae69, https://doi. org/10. 58812/jpdws. An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . pentingnya etika dan aturan sopan santun yang harus dihormati siswa dalam berbagai aktivitas sosial dan olahraga. 52 Konsep pendidikan karakter dalam pendidikan jasmani dapat ditegaskan melalui pengintegrasian aktivitas fisik yang melibatkan kerjasama dan saling menghargai antara siswa, yang sejalan dengan nilai-nilai agama Islam. Ajakan untuk saling menghormati dan bekerja sama di antara siswa tidak hanya berlaku dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga tercermin dalam interaksi mereka selama kegiatan fisik, yang pada gilirannya membuka peluang untuk membentuk karakter yang lebih Islami dan berakhlak mulia. 53 Secara keseluruhan, pendidikan jasmani merupakan sarana yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai agama dan karakter pada siswa. Pencapaian karakter yang positif ini memerlukan komitmen dari berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua, untuk mendukung pelibatan aktif siswa dalam kegiatan fisik serta pembiasaan sikap santun dalam kehidupan sehari-hari. PENUTUP Pendidikan jasmani di sekolah memiliki peran dasar yang sangat penting dalam integrasi nilai-nilai Islam, yang tidak hanya fokus pada kebugaran fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa. Melalui pendekatan yang mengedepankan kedisiplinan, kerjasama, dan rasa hormat, siswa diajarkan untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus mengembangkan sikap positif. Aktivitas fisik yang menyenangkan, seperti permainan yang menekankan sportivitas dan saling menghargai, menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai adab dan akhlak Islami. Peran guru sebagai teladan dalam pendidikan jasmani sangat krusial. Guru tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga memberikan contoh dalam aspek keagamaan, seperti memimpin doa dan terlibat dalam kegiatan keagamaan. Dengan menciptakan suasana belajar yang akrab dan Peni Oktaviani and Devi Vionitta Wibowo. AuPeran Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Menanamkan Perilaku Sopan Santun Siswa Di SDN Silihwangi Desa Cipancar,Ay Tarbiya Islamica 10, no. : 11Ae19, https://doi. org/10. 37567/ti. Mery Fittria. Syamsu Nahar, and Fibri Rakhmawati. AuPengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Hizbul Wathan Dan Budaya Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Islami Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA),Ay G-Couns Jurnal Bimbingan Dan Konseling 8, no. : 751Ae62, https://doi. org/10. 31316/gcouns. Ida Windi Wahyuni and Ary Antony Putra. AuKontribusi Peran Orangtua Dan Guru Dalam Pembentukan Karakter Islami Anak Usia Dini,Ay Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah 5, 1 . : 30Ae37, https://doi. org/10. 25299/al-thariqah. Vol. No. 1 Juli 2025 An-Nuha Ryan Sidiq Dinasti. Pandu Teguh Pamungkas. Anisa Siti Nur Maryam. Ihsan Fitroh Romadhan. Tedi Supriyadi nyaman, guru dapat membangun hubungan sosial yang positif di antara siswa, yang penting untuk menghindari perundungan dan menciptakan lingkungan belajar yang harmonis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan jasmani yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dapat membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Selain itu, pendidikan jasmani juga memberikan kontribusi pada perkembangan sosial dan moral anak secara holistik. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk mengoptimalkan karakter pendidikan dalam setiap kegiatan pembelajaran fisik, sehingga siswa tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan kehidupan. Integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan Jasmani merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak An-Nuha Vol. No. 1 Juli 2025 STRATEGI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI ISLAM . DAFTAR PUSTAKA