P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Pelatihan Aplikasi Perkantoran Bagi Perangkat Desa Dalam Upaya Peningkatan Kinerja Dan Pelayanan Prima Hamonangan Kinantan Prabu1,Yuni Widiastiwi2*). Iin Ernawati3 1,2,3 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Jl. RS. Fatmawati. Pondok Labu. Jakarta Selatan. E-mail : hamonangan. kp@upnvj. id1,widiastiwi@upnvj. id2, iin_ernawati@yahoo. Korespondensi*) : widiastiwi@upnvj. ABSTRAK Desa Rawa Panjang merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Citayam, kabupaten Bogor. Di desa ini terdapat rawa yang indah yang diproduksi menjadi tempat wisata dan pemancingan serta empang warga. Permasalahan yang ditemukan di wilayah tersebut, yaitu terbatasnya kemampuan perangkat desa dalam menggunakan dan mengoperasikan aplikasi berbasis IT yang digunakan dalam memberikan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga pelayanan yang diberikan masih di bawah standar pelayanan prima. Solusi yang dapat diberikan sebagai langkah antisipasi dan pengembangan pelayanan adalah memberikan pelatihan terhadap pemanfaatan aplikasi perkantoran berbasis IT yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dari perangkat desa, sehingga mampu meningkatkan kinerja pelayanan menuju pelayanan prima dan memberikan kepuasan bagi masyarakat. Target Luaran yang diharapkan setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan aplikasi perkantoran berbasis IT ini adalah peningkatan kemampuan dan keterampilan para perangkat desa sehingga mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan prima. Kata kunci : Aplikasi Perkantoran. Perangkat Desa. Peningkatan Kinerja. Pelayanan Prima ABSTRACT Rawa Panjang Village is one of the villages in the Citayam area. Bogor district. In this village there is a beautiful swamp that is produced into a tourist spot and fishing and community ponds. Problems found in the area, namely the limited ability of village officials to use and operate IT-based applications used in providing services to community needs, so that the services provided are still below the standard of excellent service. The solution that can be given as a step to anticipate and develop services is to provide training on the use of IT-based office applications that are expected to improve the skills and knowledge of village officials, so as to improve service performance towards excellent service and provide satisfaction for the community. The target output expected after the implementation of this IT-based office application training activity is an increase in the ability and skills of village officials so as to improve performance and excellent service. Key words: Office Applications. Village Officials. Performance Improvement. Excellent Service Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive PENDAHULUAN Kondisi Desa Rawa Panjang Rawa Panjang adalah sebuah desa yang Bojonggede. Bogor. Jawa Barat. Indonesia. Letak Desa ini tidak jauh dari Stasiun Citayam. Di desa ini terdapat rawa yang indah yang diproduksi menjadi tempat wisata dan pemancingan serta Disebelah berbatasan dengan Kelurahan Pondok Jaya, disebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Cibinong, disebelah selatan dan barat berbatasan dengan Desa Pabuaran. Desa Rawa Panjang berjarak tempuh sekitar satu jam dari Kota Jakarta dan hanya sepuluh menit menuju Kantor Bupati. Pelayanan Prima Pelayanan prima merupakan pola peayanan yang terbaik yang bisa diberikan kepada pelanggan dalam hal terhadap pelayanan yang diberikan. Secara umum tujuan pelayanan prima yakni memberikan pelayanan sehingga bisa memenuhi dan memuaskan para mendapatkan keuntungan yang maksimal Penerapan pelayanan prima sudah banyak dilakukan diberbagai jenis organisasi baik organisasi besar maupun kecil, dengan beragam jenis pekerjaan/ (Rohman, 2. , (Valentino, 2. , (Zamrodah, 2. , (Suwando and Adiwidjaja, 2. , (Cintyawati. Indartuti and Wibowo, 2. , (Sutjiatmi and Khanin, 2. (Rohmiyati et al. , no dat. Salah satu konsep pelayanan prima terletak pada kemampuan (Abilit. dari pemberian pelayanan oleh para perangkat desa kepada masyarakat, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menitik beratkan pada peningkatan kemampuan para perangkat desa menuju pelayanan prima, melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam Dengan memberikan pelayanan diharapkan tingkat kepuasan masyarakat meningkat sehingga mengakibatkan terwujudnya desa yang harmonis, sehat meningkatkan laju gerak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan PERMASALAHAN Permasalahan diidentifikasikan yang terjadi pada khalayak sasaran yang didapatkan berdasarkan pelaksanaan survey awal kegiatan, ditemukan permasalahan utama yaitu terbatasnya kemampuan perangkat teknologi informasi yang digunakan dalam memberikan pelayanan terhadap pelayanan yang diberikan masih di bawah standar pelayanan prima. Tujuan pengabdian kepada masyarakat di desa Rawa Panjang adalah melaksanakan kegiatan pelatihan aplikasi perkantoran berbasis teknologi informasi untuk perangkat desa yang diharapkan dapat masyarakat desa menuju pelayanan prima. Keterkaitan pengabdian kepada masyarakat ini sesuai dengan IKU 3 yaitu Persentase program studi yang melaksanakan kerjasama dengan mitra. Solusi yang diberikan berdasarkan berbasis teknologi informasi yang Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive kemampuan dan pengetahuan dari perangkat desa, sehingga mampu meningkatkan kinerja pelayanan menuju pelayanan prima dan memberikan kepuasan bagi masyarakat. Target Luaran yang diharapkan setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan aplikasi perkantoran berbasis teknologi informasi ini adalah peningkatan kemampuan dan keterampilan para perangkat desa, sehingga dapat memberikan pelayanan Prima terhadap masyarakat. METODOLOGI Metodelogi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dibuat beberapa tahapan kegiatan, tahapan kegiatan ini dibuat untuk membantu mempermudah pada saat pelaksanaan kegiatan, semua kegiatan merupakan tahapan berurutan dari semua kegiatan pengabdian yang dilaksanakan. Adapun tercermin dalam gambar berikut : Berdasarkan gambar 1 di atas, maka dapat dijelaskan urutan dari setiap tahapan metode pelaksanaan kegiatan sebagai berikut : Pelaksanaan dengan melakukan observasi lokasi dan studi lapangan, pelaksanaan observasi lokasi untuk melihat situasi dan kondisi di lapangan, sedangkan studi lapangan di lakukan untuk melihat situasi dan kondisi dari khalayak sasaran yang menjadi target pelasksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tahap kedua adalah melakukan pemetaan terhadap masalah yang dihadapi oleh target khalayak sasaran, pemetaan ini sangat penting untuk melihat kebutuhan dan juga masalah sehingga dapat memberikan solusi yang terbaik terhadap permasalahan yang khalayak sasaran Mulai Observasi Lokasi Studi Lapangan Pemetaan Masalah Alternatif Pemecahan Masalah Penentuan Materi Aplikasi Perkantoran Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Kegiatan Pelaporan Target Luaran End Pembuatan materi pelatihan disesuaikan dengan target pelatihan yang akan dicapai dan juga dengan melihat peserta pelatihan dijadikan khalayak sasaran, hal ini dimaksudkan agar kegiatan proses belajar mengajar lebih efektif. Berdasarkan pemetaan masalah dan alternatif solusi yang ditawarkan, pembelajaran mengenai bagaimana memanfaatkan aplikasi perkantoran secara optimal sehingga dapat meningkatkan kompetensi perangkat desa untuk meningkatkan kinerja dan mmeberikan pelayanan prima. Gambar 1. Metode pelaksanaan Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Pelaksanaan kegiatan pengabdian pelaksanaan kegiatan dilakukan keterampilan dari pengabdi kepada khalayak sasaran dalam hal ini target pelatihan adalah perangkat desa Rawa Panjang Evaluasi dilakukan untuk rnelihat apakah hasil pelatihan yang telah dilaksanakan sudah sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi juga dapat dijadikan rnasukan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian yang akan datang, karena target peningkatan berkelanjutan khalayak sasaran. Setelah evaluasi dilakukan maka akan dibuat pelaporan terhadap hasil pelaksanaan kegiatan untuk melihat ketercapaian target luaran yang telah ditentukan HASIL DAN PEMBAHASAN( Analisis Pra kegiatan Pada tahap awal sebelum kegiatan dilaksanakan, perlu dilakukan analisis terhadap khalayak sasaran. Analisis dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu analisis terhadap personalisasi khalayak sasaran (Gambar . untuk melihat kebutuhan proses pendampingan saat pelaksanaan kegiatan dan juga analisis terhadap kompetensi khalayak sasaran dengan maksud untuk menyesuaikan materi yang disampaikan dengan pengetahuan yang dimiliki oleh target khalayak sasaran, untuk itu dibuatlah kuesioner dengan 6 . indikator butir pertanyaan sebagaimana tercermin dalam tabel 1 berikut ini: Personalisasi Perangkat Desa Laki-Laki Perempuan Gambar 2. Personalisasi perangkat Tabel 1. Indikator butir pertanyaan Pertanyaan Memiliki kemampuan untuk Mampu mengopersikan word secara umum Mampu mengoperasikan excel secara umum Memahami membuat kop surat yang baik Memahami membuat desain sertifikat yang menarik Memahami fungsi mail merge untuk membuat surat dan Setelah indikator butir pertanyaan telah selesai dibuat, maka sudah siap untuk disebar kepada khalayak sasaran untuk diisi dan dianalisis guna memberikan informasi mengenai posisi awal pengetahuan pemahaman khalayak sasaran terhadap kesiapan materi pembelajaran yang akan diberikan oleh pengabdi pada tahap transfer pengetahuan dan keterampilan. Berikut merupakan hasil akuisisi pengetahuan dan kemampuan dari perangkat desa, berdasarkan indikator butir pertanyaan yang telah dibuat, tercermin dalam gambar 3 berikut ini : Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Grafik Hasil Pre Test Kompetensi Pegawai Peserta Sebelum Gambar 3. Hasil pre test Berdasarkan gambar 3, terlihat bahwa rata-rata pegawai sudah memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan aplikasi perkantoran berdasarkan isian pada item butir pertanyaan 1 sampai dengan 3 mengacu kepada tabel 1, namun berdasarkan item butir pertanyaan 4 sampai dengan 6, rata-rata pegawai belum memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cukup memadai, oleh karena itu pelaksanaan kegiatan akan difokuskan kemampuan yang masih kurang. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan dilaksanakan di Bulan Juli 2022, durasi waktu kegiatan selama 5 jam per waktu kegiatan, dengan lokasi kegiatan bertempat di kantor Desa Rawa Panjang, dimana target peserta kegiatan adalah perangkat desa Rawa Panjang dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang . Adapun untuk jumlah pengabdi dosen sebanyak 3. orang dan pengabdi mahasiswa sejumlah 2. Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Gambar 4. Peserta pelatihan Berdasarkan gambar 4 terlihat bahwa ruang pelayanan desa diatur menjadi ruangan belajar sehingga pelaksanaan kegiatan pelatihan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Hasil Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu atau Minggu hal ini dilakukan agar pelaksanaan kegiatan tidak menggangu proses pelayanan kepada masyarakat, adapun rincian pelaksanaan kegiatan dapat terlihat dalam tabel 2 berikut ini : Tabel 2. Rincian kegiatan Rincian Kegiatan Registrasi Pembukaan Sambutan Kepala Desa Sambutan Ketua Pelaksana Pembacaan Doa Pelaksanaan Kegiatan Pembuatan Logo dan Kop Surat Pembuatan Desain Sertifikat Pelatihan Mail Merge untuk Optimasi delivery Surat dan Sertifikat Evaluasi Kegiatan Pelaksanaan kegiatan dibuka oleh kepala desa, yang kebetulan bersamaan dengan kegiatan yang diadakan beliau ada tugas khusus yang wajib dilaksanakan, sehingga dibuka oleh perwakilan kepala desa yaiatu bapak Asep Ruhendi. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua pelaksana kegiatan yaitu bapak https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Hamonangan Kinanta Prabu dan dilanjutkan dengan pembacaan Doa. Proses kegiatan dilaksanakan secara lancar dengan antusiasme peserta yang sangat tinggi, hal ini tercermin dari banyaknya aksi/ reaksi baik berupa pertanyaan maupun tanggapan dari pihak peserta terhadap materi pelatihan yang dianggap masih kurang paham atau ingin mengetahui penjelasan terhadap materi pembelajaran lebih lanjut . ambar 5,6 dan Gambar 5. Situasi pelaksanaan kegiatan . Gambar 6. Situasi pelaksanaan kegiatan . alam bela negar. P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 Pelaksanaan dengan beberapa pendekatan: Pertama pengabdi akan memberikan materi pembelajaran yang dapat diakses melalui materi pembelajaran dalam bentuk soft document, hal ini dimaksudkan untuk membantu peserta mengingat dan belajar kembali ketika ada materi pembelajaran yang terlupa. Tahap kedua peserta akan diberikan waktu untuk praktik langsung terhadap materi yang disampaikan dengan adanya pendampingan baik dari pengabdi dosen maupun pengabdi Tahap ketiga adalah dilakukan evaluasi terhadap hasil pencapaian peserta dengan melihat apakah materi yang disampaikan sudah semua dapat dicapai oleh para peserta, apabila belum tercapai maka akan dilakukan pendampingan sampai semua peserta berhasil mendapatkan kompetensi sesuai dengan target yang telah Pada akhir pelaksanaan kegiatan para peserta berharap bahwa pelatihan yang dilakukan tidak hanya saat itu saja, namun berlanjut ke tahap berikutnya dengan harapan kompetensi dan kinerja para perangkat desa meningkat serta pelayanan terhadap masyarakat juga meningkat sehingga target memberikan pelayanan Prima dapat terwujud dengan Hasil Kegiatan Setelah pelaksanaan kegiatan dilakukan kegiatan post test, dengan maksud untuk melihat pencapaian setiap Adapun pengolahan data pre test dapat dilihat berdasarkan gambar 8 berikut ini : Gambar 7. Situasi pelaksanaan kegiatan . alam desa rawa panjan. Jurnal IKRATH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-5721 E-ISSN : 2654-7546 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-ABDIMAS/issue/archive Peningkatan kinerja dari para perangkat desa diharapkan dapat memberikan peningkatan pelayanan pada masyarakat menuju pelayanan Prima. Perbandingan Hasil Pre Test Dan Post Test DAFTAR PUSTAKA