Al Abyadh Volume 4. No 2. Desember 2021 . DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Reni Amiliya 1. Febri Giantara 2 Prodi PIAUD. Prodi PAI. STAI Diniyah Pekanbaru reni@diniyah. id, febri@diniyah. DOI: 10. 46781/al-abyadh. Abstrak Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar terhadap kehidupan manusia. Salah satu dampak Pandemi Covid-19 ialah penguncian dan penutupan semua aktivitas sosial disemua sektor mulai dari perusahaan hingga pada sektor pendidikan. Pada sektor pendidikan banyak terjadi penutupan layanan pendidikan pada awal pandemi sehingga pelaksanaan pendidikan dilakukan secara online dan di beberapa Negara menerapkan model pembelajaran blended-learning. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran secara jelas terkait dampak pandemi covid-19 pada Pendidikan Anak Usia Dini ditinjau dari berbagai perspektif. Metodologi pada penelitian ini Systematic Literature Review (SLR) untuk mendapatkan dan mengevaluasi berbagai literatur akademik yang tepat dan fokus pada topik tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandemi Covid-19 berdampak pada pendidikan anak usia dini mulai dari anak, guru dan orang tua anak usia dini. Dampak dari Pandemi Covid-19 yang dirasakan pada seluruh elemen Pendidikan Anak Usia Dini ialah yang berkaitan dengan masalah psikologi. Kata kunci: Pandemi Covid-19. Pendidikan Anak Usia Dini THE EFFECT OF AESTHETIC VALUES ON READING CORNER ARRANGEMENTS ON READING INTEREST IN EARLY CHILDREN Reni Amiliya 1. Febri Giantara 2 Prodi PIAUD. Prodi PAI. STAI Diniyah Pekanbaru reni@diniyah. id, febrigiantara@diniyah. Abstract The Covid-19 pandemic has had a huge impact on human life. One of the impacts of the Covid-19 pandemic is the locking and closure of all social activities in all sectors, from companies to the education sector. In the education sector, there were many closures of educational services at the beginning of the pandemic, so that education was carried out online and in some countries a blended-learning model was applied. The purpose of this study is to provide a clear picture of the impact of the COVID-19 pandemic on early childhood education in terms of various perspectives. The methodology in this research is Systematic Literature Review (SLR) to obtain and evaluate various academic literatures that are appropriate and focused on certain topics. The results of the study show that the Covid-19 pandemic has an impact on early childhood education starting from children, teachers and parents of early childhood. The impact of the Covid-19 pandemic that is felt on all elements of Early Childhood Education is related to psychological problems. Keywords: Pandemic Covid-19. Early Childhood Education Al Abyadh ISSN: 2620-7265 E-ISSN: 2775-7080 Dampak Pandemi Covid-19 pada PendidikanA- 117 Reni Amiliya. Febri Giantara Pendahuluan Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia mengakibatkan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan (Eriani & Amiliya, 2. Upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran serta mengatasi Pandemi Covid-19 ini ialah dengan menerapkan lockdown atau peraturan bekerja dan belajar dari rumah sehingga pandemi Covid-19 yang terjadi memiliki dampak yang begitu besar pada kehidupan Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh sektor kehidupan manusia mulai dari sektor industry hingga sektor Pada sektor pendidikan. Pandemi Covid-19 berdampak hampir pada setiap jenjang pendidikan mulai dari tingkat tinggi seperti universitas hingga pendidikan dasar pada pendidikan anak usia dini. Pada pendidikan anak usia dini, penerapan belajar dari rumah perlu mendapatkan perhatian yang serius (Munastiwi & Puryono, 2. Penerapan pelaksanaan pembelajaran dari rumah berdampak sangat besar pada Pendidikan Anak Usia Dini. Sejatinya pelaksanaan pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini atau cara belajar anak ialah anak belajar dengan melakukan kegiatan yang menantang (Bodrova. Germeroth. , & Leong, 2. , pembelajaran menggunakan benda konkrit (Miller, 1996: 54. Permendiknas Nomor 146 Tahun 2. dan terutama ialah anak belajar secara aktif yang dilakukan dengan cara bermain (Child-, 2020. Den Hoed, 2014. Huang, 2. Selain itu, anak juga membutuhkan interaksi sosial untuk mengembangkan keterampilan mereka (EM Lim, 2012. Keren & M. Fridin, 2. Melalui pengalaman terhadap kegiatan atau aktivitas bermainnya serta interaksi terhadap lingkungan sekitarnya tersebutlah anak belajar, sehingga hal tersebutlah yang akan menentukan bagaimana kualitas kehidupan mereka di masa depan (Mutia, 2010: 3. EA Donoghue & C. On, 2. Anak usia dini juga memiliki hak atas PAUD yang Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 4. No 2. Desember 2021 berkualitas, yang berarti menjaga hubungan yang stabil antara anak dengan orang dewasa atau orang tua, pengasuh, guru dan dengan teman sebaya (Child-, 2020. McKenna et al. , 2. Mengingat betapa pentingnya hal tersebut, maka jelaslah bahwa Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang cukup serius pada pendidikan anak usia dini. Dampak tersebut juga bukan hanya terjadi pada anak tetapi hampir terjadi pada keseluruhan elemen yang ada yaitu guru dan bahkan kepada orang tua. Dampak yang paling menonjol adalah masalah psikologi, baik itu yang terjadi pada anak, guru maupun orang tua (Eadie et al. , 2021. Kim et al. , 2021. Liu et al. , 2021. McKenna et al. , 2021. Park et al. , 2020. Pattnaik & Jalongo, 2021. Timmons et al. Tummala & Muhammad, 2. Berdasarkan beberapa penelitian yang ada dari dampak Pandemi Covid-19 pada masalah psikologi, maka peneliti tertarik untuk meneliti lebih dalam terkait AuDampak Pandemi Covid-19 Pada Pendidikan Anak Usia DiniAy. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Metode ini untuk mendapatkan dan mengevaluasi berbagai literatur akademik yang tepat dan fokus pada topik tertentu (Chalkiadaki, 2018. Suryani, 2014. Triandini et al. , 2. Penelitian ini ialah mencari jurnal-jurnal yang relevan terkait dampak pandemi covid-19 pada pendidikan anak usia dini. Metode ini dilaksanakan dengan 4 tahap yaitu pertama Research Question (RQ) atau pertanyaan penelitian yang berdasarkan topik yang akan diteliti. Selanjutnya dilakukan Search Process atau proses pencarian terhadap artikel atau jurnal yang sesuai dengan topik penelitian. Ketiga yaitu Research Question (RQ) Inclusion and Exclusion Criteria. untuk menentukan apakah topik yang diperoleh layak digunakan dan terakhir adalah Quality Dampak Pandemi Covid-19 pada PendidikanA- 118 Reni Amiliya. Febri Giantara Assesment mengevaluasi terkait artikel dan jurnal yang telah ditemukan sesuai dengan topik Hasil Penelitian dan Pembahasan Dunia telah mengalami berbagai pandemi kesehatan sebelum terjadinya wabah COVID-19. Yang membedakan pandemi ini dengan wabah lainnya ialah cakupan, durasi dan dampak. Sejak pertama kali merebaknya Pandemi COVID-19, virus ini telah menyebar hampir lebih dari 200 negara dan menginfeksi lebih dari 153 juta orang di seluruh dunia dengan lebih dari 3,5 juta kematian (Jackson. Weiss. Schwarzenberg. Nelson. Sutter. Sutherland. Pandemi Covid-19 ini merupakan sebuah pandemi kesehatan yang terjadi hampir di seluruh dunia, dimana pandemi kesehatan ini belum pernah terjadi sebelumnya dan berdampak disemua bidang kehidupan manusia termasuk pada sektor pendidikan di seluruh dunia (Zhu, , & Liu, 2. Pemerintah menerapkan sistem lockdown atau pembatasan sosial secara besar-besaran pada setiap bidang untuk membatasi penyebaran Covid-19 ini. Pembatasan sosial pada sektor selain pendidikan memunculkan dampak seperti masalah ekonomi (Esterwood. Saeed. Park et al. , 2020. Suarez-Lopez et al. , masalah pendidikan (Jalongo, 2021. Park et al. , 2020. Yldrm, 2. , kesehatan (Jalongo, 2021. Suarez-Lopez et , 2. , sosial (Ares. Bove. Vidal, . Brunet. Fuletti. Arroyo, yA. , & Blanc, 2021. Bambra. Riordan. Ford. Matthews, 2020. Esposito. Principi, 2020. Esterwood. Saeed, 2020. Jalongo, 2021. Suarez-Lopez et al. , 2. dan psikologi (Jalongo, 2021. Kim et , 2021. McKenna et al. , 2021. Park et al. Suarez-Lopez et al. , 2021. Timmons et al. , 2021. Tummala & Muhammad. Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 4. No 2. Desember 2021 Pembatasan pada sektor pendidikan berlaku untuk setiap jenjang pendidikan termasuk pada jenjang prasekolah yaitu pada pendidikan anak usia dini. Pembatasan sosial ini berpengaruh besar pada pendidikan anak usia dini. Ada beberapa dampak yang timbul dari pemberlakuan lockdown pada setiap elemen yang ada di pendidikan anak usia dini. Dampak yang paling utama ialah kepada anak usia dini. Pembatasan sosial . dikenal dengan: AuTETAP DI RUMAH. TETAP AMANAy . Jika di telaah maka pada kata AuAMANAy berarti bahwa jelas dan tepat bahwa di rumah dapat menghambat penyebaran virus dan infeksi. Namun, jika ditinjau dari sudut pandang lain. Pembatasan sosial . pada Pandemi COVID-19 juga akan berdampak pada jenis 'keamanan' lainnya yaitu Aukeamanan dari cedera, terutama untuk anak-anakAy (Palmer & Teague, 2021. Suarez-Lopez et al. , 2. Hal ini bisa terjadi pada keluarga yang ada di desa dalam kasus di mana orang tua terus bekerja selama pandemi dan meninggalkan anak-anak mengakibatkan perilaku berisiko, dan cedera yang tidak disengaja (Esposito. Principi, 2. atau cedera karena meningkatnya kekerasan dalam keluarga karena stress yang dialami oleh keluarga akibat Pandemi Covid-19 (Fegert. Vitiello. Plener. Clemens, 2020. Guessoum. Lachala. Radjacka. Carretiera. Minassiana. Benoita & Moroa, n. Liu. Bao. Huang. Shi. Lu, n. Sidpra. Abomeli. Hameed. Baker. Mankad, 2020. Usher K. Bhullar N. Durkin J, 2. Beberapa penelitian selanjutnya juga menjelaskan Pandemi Covid-19 juga berdampak pada kesehatan anak (Lafave et , 2021. Yoshikawa. Wuermli. Britto. Dreyer. Leckman. Lye. Ponguta. Richter. , & Stein, 2. diantara masalah tersebut adalah kesehatan fisik (Bahatheg, 2021. Kim et al. Dampak Pandemi Covid-19 pada PendidikanA- 119 Reni Amiliya. Febri Giantara Silliman Cohen. Bosk, 2. , obesitas bagi keluarga yang mampu maka keluarga menyimpan stok makanan olahan yang padat kalori, anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu di dalam karena COVID-19 sehingga aktivitas fisik berkurang (Almandoz. Xie. Schellinger. Mathew. Gazda, . Ofori. , . Messiah, 2020. Bahatheg. Rundle. Park. Herbstman, . Kinsey. , & Wang, 2020. Vrijheid. Fossati. Maitre. Myrquez. Roumeliotaki. Agier. , . Chatzi, 2. dan juga malnutrisi bagi keluarga yang kurang mampu (J. Kim et , 2. Masalah selanjutnya ialah kognitif atau prestasi akademik (Cairns. Ebinger, . Stinson. Jordan, 2020. Kim et , 2021. Park et al. , 2020. Yldrm, 2021. Yoshikawa. Wuermli. Britto. Dreyer. Leckman. Lye. Ponguta, . Richter. , & Stein, 2. dan terakhir masalah psikologi yang berkaitan dengan rasa cemas, stress, depresi, ganguan perhatian, perilaku dan emosional yang tidak terkontrol, komunikasi yang rendah dan kurangnya interaksi sosial kehilangan hubungan dengan teman-teman (Cairns. Ebinger. Stinson. Jordan, 2020. Chen. Zheng. Liu. Gong. Guan. Lou, 2020. Egan et al. Jiao. Wang. Liu. Fang. Jiao. Pettoello-Mantovani, , 2020. Kim et al. , 2021. Xie. Xue. Zhou. Zhu. Liu. Zhang, , 2020. Ye, 2. Pandemi Covid-19 berdampak pada anak, juga berdampak pada pendidik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pendidik mengalami kesulitan berurusan dengan Teknologi atau Internet seperti keterbatasan kemampuan guru dalam teknologi dan jaringan internet yang bermasalah (Alan, 2021. Dias. Almodyvar. Atiles. Vargas. , & Leyn, n. Jefrey. Szeftel, 2020. Kim, 2020. Munastiwi & Puryono, 2021. Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 4. No 2. Desember 2021 Park et al. , 2020. Pattnaik & Jalongo, 2021. Yldrm, 2. Penelitian lain menemukan dampak Pandemi Covid-19 terhadap kesejahteraan pendidik (Alan, 2021. Bassok. Markowitz. Smith. , & Kiscaden. Eadie et al. , 2021. Pramling Samuelsson et al. , 2020. Swigonski et al. Kesejahteraan ini berkaitan dengan kelangsungan hidup sekolah mereka, kemungkinan pemotongan gaji atau tidak ada sisa gaji diakhir bulan, upah yang rendah bahkan sebelum pandemi dan kehilangan pekerjaan akibat pandemi. Hal tersebut tentu akan secara signifikan berpengaruh terhadap kualitas program pembelajaran dan kesejahteraan pendidik PAUD yang buruk memiliki implikasi yang perkembangan anak-anak (Logan. Cumming. , & Wong, 2. Masalah psikologi menjadi masalah yang paling banyak dibahas dan ditemukan dari dampak Pandemi Covid-19. Masalah psikologis terkait kelelahan fisik akibat beban kerja yang berlebihan, kelelahan mengembangkan komunikasi dengan orang tua dan tantangan dalam mengurangi kontak dengan orang tua serta pertemuan yang penuh tekanan dengan orang tua. Selanjutnya, masalah psikologi karena pendidik mengalami kesulitan menjangkau semua anak, tantangan dalam memberikan pengalaman pendidikan yang adil bagi anak-anak yang tidak memiliki computer atau akses ke Internet dan tantangan dalam mengelola perilaku anak-anak. Pendidik juga cemas karena takut resiko terpapar virus, stress karena beban kerja tinggi, mengalami kesulitan mengatur jadwal karena kegiatan pembelajaran tidak sesuai dengan jadwal yang direncanakan dan keterbatasan kemampuan dalam membuat konten pembelajaran selama belajar dari Dampak Pandemi Covid-19 pada PendidikanA- 120 Reni Amiliya. Febri Giantara Penelitian lain juga menemukan dampak dari Pandemi Covid-19 tidak hanya terjadi pada anak, pendidik tapi juga bagi orang tua terutama orang tua anak usia dini. Selama aturan lockdown atau pembatasan sosial karena Pandemi Covid-19 ini dan menerapkan sistem belajar dari rumah, orang tua khawatir tentang anak-anak yang ketertinggalan dibidang akademis, terutama mengingat bahwa standar hasil yang semakin tinggi untuk prasekolah dan kelas dasar awal dan sumber belajar yang berorientasi pada anak serta kegiatan belajar di rumah antara orang tua dan anakanak dalam rumah tangga yang terbatas sehingga orang tua mendukung kembalinya anak-anak secara bertahap ke sekolah (J. Kim et al. , 2021. Park et al. , 2020. Pramling Samuelsson et al. , 2. Efek atau dampak selanjutnya bagi keluarga yang tinggal di kota dengan orang tua yang bekerja di kantor maka mereka harus bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) dan harus mengurus anak mereka dan mengakibatkan beban ekstra atau kesulitan menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan rumah sehingga banyak orang tua yang mengalami stress sehingga melakukan pengabaian yang terkadang dapat membuat anak mengalami cidera yang tidak sengaja, pengabaian dalam merawat dan mendampingi anak selama belajar di rumah, melecehkan dan menerapkan hukuman saat anak melakukan kesalahan ((Balenzano. Moro. , & Girardi, 2020. Bassok. Markowitz. Smith. , & Kiscaden, n. Bassok. Michie. Cubides-Mateus. Doromal. , & Kiscaden, n. Crescentini. Feruglio. Matiz. Paschetto. Vidal. Cogo. Fabbro. Degli Espinosa. Metko. Raimondi. Impenna. Scognamiglio, 2020. Del Boca. Oggero, . Profeta. , & Rossi, 2020. Gonzalez. Hanno. Cuartas. Jones. Lesaux. Hofer. Checkoway. & Goodson, 2020. Kim et al. , 2021. Al Abyadh PRODI PIAUD STAI DINIYAH PEKANBARU Volume 4. No 2. Desember 2021 Lagomarsino. Coppola. Parisi. , & Rania, 2020. Park et al. , 2020. Tummala & Muhammad, 2. Perlakuan yang diterima anak dari orang tua selama belajar dirumah akan sangat berdampak bagi psikologi anak baik dalam jangka pendek atau panjang. Meskipun, pembatasan sosial diberhetikan dan anakanak kembali kesekolah namun hal tersebut belum pasti bisa menghilangkan trauma yang ada pada diri anak. Simpulan dan Saran Pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh pada pendidikan anak usia dini Penerapkan pembatasan sosial terutama dengan penerapan belajar dari rumah memiliki pertumbuhan dan perkembangan anak usia Pemberlakuan tersebut berdampak hampir pada setiap aspek dan elemen yang ada pada pendidikan anak usia dini. Salah satu dampakdari pemberlakuan belajar dari rumah yaitu menyebabkan ganguan psikologi bukan hanya pada anak tetapi pada pendidik dan orang tua. Permasalahan psikologi seperti trauma jangka panjang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini serta menurunkan prestasi belajar anak. Hal tersebut terjadi karena cara belajar anak usia dini berbeda dengan pembelajaran pada jenjang selanjutnya. Cara belajar anak usia dini diantaranya haruslah dilakukan dengan cara bermain dan melakukan aktivitas fisik secara langsung. Anak akan belajar secara langsung dari pengalamannya karena terlibat secara aktif selama kegiatan bermain dan dapat mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan atau potensi yang Saran pada penelitian ini agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membimbing pendidik dan orang tua untuk berkelanjutan selama Pandemi Covid-19. Dampak Pandemi Covid-19 pada PendidikanA- 121 Reni Amiliya. Febri Giantara DAFTAR PUSTAKA