Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Muhammad Zulkifli. Wahyuddin. Hasnawati. Masnur*. Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Parepare. Indonesia Article Info ABSTRAK Kata Kunci: sistem informasi. Android, usability, keamanan, kepuasan pengguna. Sampan Institute. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi berbasis Android untuk mendukung layanan pemesanan dan penerbitan buku di Sampan Institute. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan Keywords: Information system. Android, model Waterfall yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain. Usability. Security. User satisfaction. Sampan implementasi, pengujian, dan evaluasi sistem. Sistem diuji oleh 30 Institute. responden melalui kuesioner yang mengevaluasi tiga aspek utama: kemudahan penggunaan . , keamanan sistem . , dan Article history: kepuasan pengguna . ser satisfactio. Hasil evaluasi menunjukkan Received: 03 Agustus 2025 bahwa mayoritas responden memberikan skor Ausangat setujuAy dan Revised: 07 Agustus 2025 AusetujuAy, yang mengindikasikan tingginya tingkat penerimaan Accepted: 08 Agustus 2025 Sistem ini dinilai telah berhasil meningkatkan efisiensi Available online: 01 November 2025 pelayanan, memperkuat keamanan data dan transaksi, serta memberikan pengalaman pengguna yang baik. Selain itu, fitur DOI : pemesanan berbasis kode unik, antarmuka intuitif, dan transparansi 48144/suryainformatika. informasi dinilai mendukung kebutuhan lembaga literasi berbasis Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap * Corresponding author. pengembangan sistem informasi lokal berbasis mobile dan dapat Author E-mail address: dijadikan model awal bagi lembaga serupa yang ingin mengadopsi masnur2010@gmail. sistem digital untuk meningkatkan kualitas layanan mereka. Sistem yang dibangun terbukti layak digunakan baik dari sisi teknis maupun kepuasan pengguna, serta mendukung transformasi digital di sektor ABSTRACT This study aims to design and develop an Android-based information system to support book ordering and publishing services at Sampan Institute. The system was built using the Research and Development (R&D) method with the Waterfall model, encompassing stages of requirement analysis, design, implementation, testing, and Thirty respondents participated in the system assessment via questionnaires covering three main aspects: usability, system security, and user satisfaction. Evaluation results show that most participants responded with "strongly agree" and "agree," indicating high user acceptance. The system effectively improves service efficiency, enhances data and transaction security, and provides a positive user experience. Features such as unique-code-based ordering, intuitive interface, and transparent information delivery meet the needs of community-based literacy institutions. This research contributes to the development of local mobile information systems and serves as a foundational model for similar institutions seeking to adopt digital systems to improve service quality. The developed system is proven to be feasible both technically and in terms of user satisfaction, supporting digital Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. PENDAHULUAN Dalam Transformasi digital telah membawa dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk layanan publik, pendidikan, dan institusi literasi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan efisiensi, transparansi, dan kenyamanan dalam pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi menjadi semakin penting sebagai strategi utama dalam modernisasi sistem manajemen lembaga. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah pengembangan sistem informasi berbasis mobile, khususnya platform Android, yang kini menjadi sistem operasi dominan pada perangkat seluler masyarakat Indonesia. Pada konteks ini, lembaga-lembaga literasi seperti Sampan Institute memerlukan sistem digital yang mampu mengelola layanan pemesanan, informasi institusional, hingga proses penerbitan buku secara terstruktur dan efisien. Sampan Institute yang bergerak di bidang literasi dan penerbitan kerap menghadapi permintaan, kurangnya transparansi data transaksi, serta keterbatasan dalam dokumentasi layanan. Urgensi pengembangan sistem informasi di lembaga literasi semakin kuat mengingat peran sentral teknologi dalam mendorong efisiensi pelayanan publik dan mendukung keberlanjutan organisasi. Di era pascapandemi, kebutuhan akan layanan daring dan pengelolaan data berbasis digital telah menjadi kebutuhan pokok, bukan sekadar pelengkap. Selain itu, masyarakat kini memiliki ketergantungan tinggi terhadap perangkat mobile sebagai media utama dalam berinteraksi, memperoleh informasi, dan melakukan transaksi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi Android yang mudah digunakan, aman, dan fungsional menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas layanan institusi seperti Sampan Institute. Topik ini menjadi penting karena menyentuh isu-isu inklusi digital, literasi teknologi, dan efisiensi manajemen layanan literasi di tingkat lokal. Sejumlah penelitian terdahulu telah menunjukkan keberhasilan pengembangan sistem informasi layanan publik berbasis mobile. Teknologi open-source, framework Android Studio, serta integrasi basis data ringan seperti SQLite telah memudahkan proses rancang bangun sistem yang terjangkau namun tetap andal. sisi lain, prinsip desain seperti heuristik Nielsen dan standar ISO 9241-11 semakin diadopsi untuk menjamin aplikasi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga intuitif dan mudah dioperasikan oleh pengguna awam. Namun demikian, berdasarkan studi literatur yang ada, belum ditemukan penelitian yang secara khusus mengembangkan sistem informasi berbasis Android untuk lembaga literasi komunitas seperti Sampan Institute. Kesenjangan ini mencakup belum adanya sistem terintegrasi yang menggabungkan proses pemesanan buku, penyimpanan data penerbitan, manajemen identifikasi kode unik, serta penyampaian informasi institusi dalam satu platform. Selain itu, sangat sedikit kajian yang mengevaluasi sistem tersebut secara holistik berdasarkan dimensi usability, security, dan user satisfactiondengan melibatkan pengguna langsung sebagai responden. Ini menandakan adanya peluang riset yang cukup besar untuk menjawab kebutuhan lokal dengan pendekatan teknologi yang aplikatif. Secara konseptual, penelitian ini berpijak pada prinsip bahwa pengembangan sistem informasi adalah proses multidisipliner yang melibatkan dimensi teknis, sosial, dan psikologis pengguna. Teori Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) menjadi kerangka untuk memahami bagaimana sistem dapat diterima, digunakan, dan dimanfaatkan secara optimal oleh target pengguna. Integrasi antara pendekatan rekayasa perangkat lunak . oftware engineerin. dengan desain yang berorientasi pada pengguna . sercentered desig. akan menghasilkan sistem yang adaptif terhadap kebutuhan dan konteks institusi, sekaligus memberikan pengalaman pengguna yang positif. Berdasarkan pertanyaan utama yang diajukan dalam penelitian ini Bagaimana merancang dan membangun sistem informasi berbasis Android yang sesuai dengan kebutuhan manajemen layanan Sampan Institute? Sejauh mana sistem yang dirancang mampu memenuhi indikator kemudahan penggunaan, keamanan sistem, dan kepuasan pengguna? Apa saja tantangan teknis dan non-teknis yang muncul dalam implementasi sistem tersebut di lingkungan institusi literasi? Adapun tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi Sampan Institute berbasis Android yang terintegrasi dengan berbagai fitur utama, seperti pemesanan buku, identifikasi kode unik, penyampaian informasi institusional, serta evaluasi pengalaman pengguna. Penelitian ini juga bertujuan untuk menilai efektivitas sistem berdasarkan persepsi pengguna terhadap aspek usability, keamanan, dan kepuasan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan sistem informasi lokal berbasis mobile, serta menjadi model replikasi untuk lembaga sejenis di Indonesia. Sebagai pendekatan evaluatif kuantitatif, penelitian ini juga mengajukan hipotesis sebagai berikut: HCA (Hipotesis no. : Sistem informasi berbasis Android tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kemudahan, keamanan, dan kepuasan layanan di Sampan Institute. Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. HCA (Hipotesis alternati. : Sistem informasi berbasis Android memberikan pengaruh signifikan terhadap kemudahan, keamanan, dan kepuasan layanan di Sampan Institute. METODE PENELITIAN Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model rancang bangun sistem . ystem developmen. berbasis Android. Penelitian ini bersifat aplikatif dan kuantitatif deskriptif evaluatif, yang bertujuan tidak hanya merancang dan mengimplementasikan sistem informasi, tetapi juga mengevaluasi efektivitasnya berdasarkan persepsi Pendekatan kuantitatif digunakan untuk dimensi usability, security, dan user satisfaction melalui instrumen kuesioner. Lokasi dan Subjek Penelitian Penelitian dilakukan di Sampan Institute, sebuah lembaga literasi dan penerbitan berbasis komunitas yang berlokasi di Indonesia. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 responden pengguna aplikasi, yang terdiri atas pengunjung, mitra penerbitan, dan staf administrasi yang pernah menggunakan sistem informasi tersebut. Pemilihan responden dilakukan secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung mereka dalam penggunaan sistem. Prosedur Pengembangan Sistem Pengembangan sistem mengikuti tahapan Software Development Life Cycle (SDLC) model waterfall, yang terdiri atas: - Analisis Kebutuhan: Identifikasi fungsional dan non-fungsional melalui observasi dan wawancara dengan pengelola Sampan Institute. - Desain Sistem: Perancangan antarmuka pengguna (UI/UX), alur navigasi aplikasi, struktur basis data, dan logika proses sistem. - Implementasi: Pengembangan aplikasi menggunakan Android Studio dengan bahasa pemrograman Java/Kotlin dan basis data SQLite. - Pengujian Sistem: Meliputi pengujian fungsional . nit testing dan integration testin. dan validasi oleh - Evaluasi Sistem: Melibatkan penyebaran kuesioner kepada pengguna setelah mencoba aplikasi. Instrumen Penelitian Instrumen adalah angket tertutup berbasis skala Likert 1Ae5, yang mencakup tiga variabel: Kemudahan penggunaan . : 5 item Keamanan dan keandalan sistem . : 5 item Kepuasan dan loyalitas pengguna . ser satisfactio. : 5 Kuesioner dirancang berdasarkan teori usability standard (ISO 9241-. dan instrumen dari studi terdahulu yang Selain itu, dokumentasi dan catatan log sistem digunakan sebagai instrumen pendukung evaluasi kinerja sistem. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan melalui dua cara: Dokumentasi teknis: mencakup hasil pengembangan, tangkapan layar sistem, dan catatan pengujian. Kuesioner pengguna: diberikan setelah pengguna mencoba aplikasi dalam konteks penggunaan nyata di lingkungan Sampan Institute. Teknik Analisis Data Data hasil kuesioner dianalisis secara kuantitatif deskriptif menggunakan statistik sederhana, seperti nilai rata-rata, modus, dan distribusi frekuensi untuk masingmasing item per variabel. Hasil analisis ditampilkan dalam bentuk grafik boxplot dan tabel distribusi untuk menggambarkan persebaran skor. Jika dibutuhkan, dilakukan uji validitas dan Reliabilitas instrumen menggunakan pendekatan CronbachAos Alpha dengan bantuan aplikasi SPSS atau tools statistik lainnya. Validitas dan Keandalan Instrumen Sebelum digunakan, instrumen kuesioner divalidasi oleh ahli sistem informasi dan diuji coba secara terbatas pada 10 responden untuk mengevaluasi keterbacaan, kejelasan, dan konsistensi item pertanyaan. Reliabilitas instrumen diuji menggunakan koefisien CronbachAos Alpha, dengan nilai Ou 0. 70 dianggap menunjukkan Reliabilitas yang baik. Gambar 1. Diagram Alur Penelitian Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Gambar 5. Grafik Kemudahan Pengguna Aplikasi Gambar 2. Tampilan Utama Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute. untuk melihat jenis buku. Kemudahan Penggunaan Aplikasi Variabel pertama yang diteliti adalah kemudahan penggunaan aplikasi yang mencakup lima indikator: kemudahan penggunaan bagi semua kalangan, tampilan antarmuka, efisiensi pemesanan, kejelasan informasi, dan kemudahan fitur kode unik. Berdasarkan grafik boxplot yang ditampilkan, persebaran skor berada pada rentang nilai 1 . angat setuj. hingga 3 . , dengan dominasi responden memberikan penilaian pada skor 1 dan 2, yang mencerminkan persepsi positif terhadap usability aplikasi. Secara lebih rinci, item mengenai proses pemesanan yang cepat dan efisien serta kemudahan penggunaan bagi pengguna baru memperoleh penilaian yang konsisten di kisaran sangat setuju dan setuju. Hal ini mengindikasikan bahwa aplikasi yang dirancang telah memenuhi aspek user-friendly, yang menjadi indikator penting dalam pengembangan sistem informasi berbasis Android. Minimnya nilai ekstrem . kor 4 atau . menguatkan asumsi bahwa secara umum antarmuka dan pengalaman pengguna dianggap cukup memuaskan dan mudah dipahami. Gambar 3. Tampilan Halaman Profil Pengunjung pada aplikasi sampan institute Gambar 6. Grafik Keamanan dan Keandalan Sistem Gambar 4. Tampilan Halaman Checkout setelah melakukan Keamanan dan Keandalan Sistem Variabel kedua membahas dimensi keamanan dan keandalan sistem, yang mencakup pemindaian kode unik, kepraktisan penggunaan, keamanan data pribadi, keamanan transaksi pembayaran, dan minimnya kendala Berdasarkan grafik, terlihat bahwa nilai-nilai yang diberikan responden juga terkonsentrasi pada skor 1 dan 2, terutama pada item praktis dibanding pembelian langsung serta keamanan transaksi. Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. Namun demikian, terdapat penyebaran skor yang sedikit lebih tinggi . pada indikator seperti jarang mengalami kendala teknis dan pemindaian kode unik berjalan lancar. Hal ini mengindikasikan adanya sebagian kecil responden yang masih merasakan hambatan teknis, meskipun tidak signifikan. Secara keseluruhan, sistem informasi yang dibangun dinilai telah mencerminkan prinsip reliability dan security, yang esensial dalam sistem aplikasi digital, terutama dalam hal pengolahan data dan transaksi. Gambar 7. Grafik Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Variabel ketiga berfokus pada aspek kepuasan dan loyalitas pengguna yang terdiri dari indikator seperti efisiensi waktu tunggu, kenyamanan penggunaan, kepuasan terhadap fitur, niat menggunakan kembali, dan Grafik menunjukkan bahwa skor berkisar dari 1 hingga 3, dengan kecenderungan kuat pada nilai 1 dan 2. Item seperti bersedia menggunakan kembali aplikasi dan bersedia merekomendasikan kepada orang lain memperoleh nilai sangat positif dari mayoritas Hal ini menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, yang pada gilirannya memperkuat loyalitas dan potensi peningkatan pengguna di masa Hasil ini dapat diartikan bahwa aplikasi memberikan customer experience yang memadai, sehingga mendorong pengguna untuk melakukan penggunaan ulang dan menyarankan aplikasi kepada calon pengguna baru. PEMBAHASAN Kemudahan Penggunaan Aplikasi Salah satu indikator penting dalam keberhasilan implementasi sistem informasi berbasis Android adalah aspek usability, yang mencakup kemudahan penggunaan dan desain antarmuka. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah dianalisis, mayoritas responden memberikan penilaian sangat setuju hingga setuju terhadap kemudahan navigasi dan susunan menu dalam aplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa rancangan antarmuka pengguna (UI) telah memenuhi prinsip dasar desain antarmuka yang konsisten, minimalis, dan familiar bagi pengguna umum, sebagaimana dijelaskan dalam heuristik Nielsen serta standar ISO 9241-11. Kemudahan penggunaan aplikasi oleh pengguna baru menjadi aspek krusial mengingat pengguna aplikasi berasal dari berbagai latar belakang literasi digital. Hasil respon menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merasa aplikasi mudah digunakan, bahkan tanpa panduan teknis yang intensif. Hal ini mencerminkan keberhasilan pendekatan desain user-centered, di mana proses perancangan berfokus pada kebutuhan dan kemampuan pengguna akhir. Selanjutnya, efisiensi dalam proses pemesanan buku juga dinilai positif. Responden merasakan alur proses yang cepat dan logis, mulai dari pemilihan buku hingga pengajuan melalui fitur kode unik. Kejelasan informasi institusional yang disediakan dalam aplikasi juga memperkuat persepsi kemudahan, karena pengguna dapat dengan cepat memahami layanan dan prosedur yang ditawarkan oleh Sampan Institute. Kehadiran fitur kode unik dalam proses pengajuan terbukti memberikan nilai tambah dalam konteks efisiensi waktu dan keakuratan data transaksi. Keamanan dan Keandalan Sistem Aspek keamanan dan keandalan sistem menjadi pilar utama dalam pengembangan aplikasi layanan publik. Dalam penelitian ini, lima indikator digunakan untuk mengevaluasi persepsi pengguna terhadap keamanan sistem, antara lain kelancaran pemindaian kode unik, kepraktisan penggunaan, keamanan data pribadi, keamanan transaksi pembayaran, dan minimnya kendala Dari hasil kuesioner, diperoleh temuan bahwa mayoritas pengguna merasa nyaman dan aman saat menggunakan sistem. Fitur pemindaian kode unik berfungsi dengan baik dan umumnya berjalan tanpa hambatan berarti, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai tengah distribusi skor yang berada pada kategori "setuju". Hal ini menunjukkan bahwa komponen backend dan integrasi sistem aplikasi telah dibangun secara stabil dan handal. Kendala teknis yang dilaporkan relatif kecil dan tidak sistemik, yang mencerminkan adanya manajemen risiko teknis yang cukup baik dalam implementasi awal sistem. Keamanan data pribadi menjadi perhatian penting dalam sistem informasi modern. Berdasarkan tanggapan responden, mayoritas menyatakan kepercayaan terhadap perlindungan data yang ditangani oleh aplikasi ini. Selain itu, transaksi pembayaran yang dilakukan melalui aplikasi juga dinilai aman dan dapat dipercaya, memperkuat posisi sistem ini sebagai solusi digital yang layak digunakan dalam aktivitas pemesanan dan penerbitan buku. Persepsi ini penting untuk membangun trust pengguna terhadap teknologi baru, khususnya di lingkungan institusi pendidikan atau Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. Kepuasan dan Loyalitas Pengguna Kepuasan pengguna merupakan indikator kunci yang dapat memengaruhi loyalitas dan adopsi jangka panjang terhadap aplikasi. Dalam konteks ini, lima indikator dianalisis, antara lain persepsi terhadap efisiensi waktu, kenyamanan pengalaman penggunaan, kepuasan terhadap fitur, niat penggunaan ulang, dan niat merekomendasikan aplikasi kepada pihak lain. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas pengguna memberikan skor tinggi untuk seluruh aspek ini. Pengurangan waktu tunggu atau antrian dalam proses pemesanan buku merupakan dampak langsung dari digitalisasi layanan yang dirasakan signifikan oleh Proses yang sebelumnya memerlukan kehadiran fisik kini dapat dilakukan secara daring dengan lebih cepat dan praktis. Kenyamanan penggunaan aplikasi juga dinilai tinggi, yang berarti bahwa integrasi antara fungsionalitas dan desain antarmuka telah berhasil menciptakan pengalaman pengguna yang positif. Selain itu, fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi dinilai memadai dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengguna merasa bahwa sistem mendukung aktivitas penerbitan buku secara efisien, tanpa kompleksitas Hal ini ditunjukkan oleh tingginya skor pada indikator kepuasan terhadap fitur dan niat penggunaan ulang aplikasi. Temuan penting lainnya adalah banyaknya responden yang menyatakan kesediaan untuk merekomendasikan aplikasi ini kepada pengguna lain, yang menunjukkan tingginya tingkat loyalitas dan potensi penyebaran aplikasi melalui word-of-mouth. KESIMPULAN dari sisi pengalaman pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi layanan literasi melalui sistem berbasis Android merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas di lembaga berbasis komunitas seperti Sampan Institute. Sistem informasi memecahkan persoalan administratif, tetapi juga mampu meningkatkan kepuasan pengguna dan mendorong loyalitas terhadap layanan institusi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem informasi Sampan Institute berbasis Android telah berhasil dibangun dan dinyatakan layak digunakan, baik dari segi teknis maupun persepsi Sistem ini juga dapat dijadikan sebagai model awal yang dapat direplikasi atau dikembangkan lebih lanjut oleh institusi literasi lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. SARAN Berdasarkan hasil pengujian dan evaluasi yang telah dilakukan terhadap sistem informasi Sampan Institute berbasis Android, penulis memberikan beberapa saran untuk pengembangan selanjutnya: Pengembangan Fitur Lanjutan Disarankan agar sistem dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan fitur pencarian buku berdasarkan kategori atau genre, status stok buku secara real-time, serta pelacakan progres penerbitan bagi penulis internal. Fitur-fitur ini akan memperluas fungsionalitas aplikasi sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna. Integrasi dengan Layanan Pembayaran dan Penelitian ini berhasil merancang dan membangun Kurir Digital sebuah sistem informasi berbasis Android yang ditujukan Untuk mendukung proses transaksi dan distribusi, untuk mendukung layanan di lingkungan Sampan aplikasi perlu diintegrasikan dengan gateway Institute, khususnya dalam hal pemesanan dan pembayaran digital . -wallet, transfer ban. dan penerbitan buku. Proses pengembangan sistem layanan pengiriman logistik. Hal ini dapat mengikuti model Waterfall yang mencakup tahapan mempercepat proses pembelian dan pengiriman buku analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, secara otomatis dan aman. hingga evaluasi pengguna. Sistem ini dirancang dengan Peningkatan Stabilitas dan Performa Aplikasi pendekatan user-centered, sehingga fitur-fitur yang Beberapa responden masih mengalami gangguan dikembangkan selaras dengan kebutuhan pengguna, teknis minor. Oleh karena itu, disarankan dilakukan termasuk antarmuka yang sederhana, fitur pemesanan optimalisasi performa aplikasi, terutama dalam berbasis kode unik, dan informasi institusional yang kondisi jaringan rendah atau perangkat berspesifikasi mudah diakses. rendah, untuk memastikan pengalaman pengguna Hasil evaluasi kuantitatif berdasarkan kuesioner yang tetap lancar. disebarkan kepada 30 responden menunjukkan bahwa sistem informasi yang dikembangkan memperoleh d. Peningkatan Keamanan Data dan Otorisasi Akses Meskipun sistem telah dinilai cukup aman, yaitu: kemudahan penggunaan. , keamanan dan penguatan mekanisme keamanan seperti enkripsi keandalan sistem . , serta kepuasan dan loyalitas data pengguna, login dua faktor . FA), serta pengguna . ser satisfactio. Skor mayoritas berada pengelompokan hak akses berdasarkan peran kategori sangat setuju dan setuju, mengindikasikan bahwa aplikasi ini tidak hanya pengembangan versi lanjutan. fungsional secara teknis, tetapi juga diterima dengan baik Rancang Bangun Sistem Informasi Sampan Institute Berbasis Android Jurnal Surya Informatika Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/surya_informatika P-ISSN: 2477-3042. E-ISSN: 3026-3034 Vol. No. November 2025. Pp. Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Sistem Diperlukan program pendampingan, pelatihan, atau tutorial penggunaan sistem secara berkala, terutama bagi pengguna awam atau mitra baru. Hal ini akan meningkatkan literasi digital pengguna dan mempercepat adopsi sistem secara menyeluruh di lingkungan institusi. Perluasan Uji Coba dan Kolaborasi Uji coba sistem ke lebih banyak institusi literasi serupa di wilayah lain akan memberikan masukan yang lebih kaya terhadap generalisasi manfaat sistem. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, penerbit, dan komunitas literasi lainnya juga berpotensi memperkuat keberlanjutan aplikasi dalam jangka panjang. DAFTAR PUSTAKA