ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13563-13571 Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Peran dan fungsi Aktivitas pada Kaompu dalam Tradisi Posuo Masyarakat Labalawa Kota Baubau Mimin Trianus Departemen Arsitektur. Fakultas Teknik. Universitas Brawijaya e-mail: mimintrianus@student. Abstrak Ruang sebagai wadah untuk beraktifitas. Pada masyarakat tradisional, aktifitas masyarakat selalu berkaitan dengan dua kegiatan yaitu yang bersifat sakral dan kegiatan yang bersifat Dalam masyarakat Labalawa terdapat tradisi posuo. Penempatan kegiatan tersebut diklasifikasikan berdasarkan peran dan fungsinya yang bertujuan untuk menciptakan aktivitas ruang secara harmoni baik dengan lingkungan. Secara ringkas tulisan ini berusaha untuk memaparkan peran dan fungsi aktivitas ruang kaompu pada tradisi posuo masyarakat Labalawa. ruang yang ditemukan tercermin pada komposisi dan formasi. Aktivitas pada kaompu berakar dari cerminan kehidupan yang berprinsip potutulungi atau saling tolong menolong, yang kemudian diajarkan dari generasi ke generasi. Peran dan fungsi kaompu menjadi ruang penghubung aktivitas sosial dalam tradisi posuo. Kata kunci: Peran dan Fungsi. Kaompu. Posuo, masyarakat Labalawa Abstract Space is a place for activities. In traditional society, community activities are always related to two activities, namely sacred activities and profane activities. In the Labalawa community, there are posuo traditions. The placement of these activities is classified based on their roles and functions which aim to create space activities in good harmony with the environment. summary, this paper attempts to describe the roles and functions of the kaompu space activities in the posuo traditions of the Labalawa community. the space found is reflected in the composition and formation. Activities in kaompu are rooted in a reflection of life with the principle of potutulungi or mutual help, which is then taught from generation to generation. The role and function of the kaompu is a space for connecting social activities in the posuo Keywords: Roles and Functions. Kaompu. Posuo. Labalawa community PENDAHULUAN Keberadaan ruang terbuka dapat menciptakan keseimbangan lingkungan, setiap rumah memiliki ruang terbuka seperti pelataran yang terdapat di depan rumah, di belakang rumah, dan disamping rumah. Kaberadaan ruang terbuka pada rumah, mempunyai nilai yang sangat penting, jika ditinjau dari peran dan fungsinya. Fungsi dan peran ini berperan menyelaraskan kebutuhan, sehingga keberadaan ruang terbuka ini juga dapat digunakan sebagai sarana bersantai, bermain bagi anak-anak, bagi orang dewasa digunakan sebagai sarana berkumpul atau bercengkrama terutama pada saat hari-hari libur. Selain fungsi dan peran tersebut, pada masyarakat Labalawa keberadaan ruang terbuka pada rumah dimanfaatkan sebagai sarana menjalankan tradisi, yaitu membangun kaompu pada saat tradisi posuo dan kawia. Kaompu dalam bahasa Labalawa diartikan sambungan atau tambahan, jadi kaompu merupakan wadah dan ruang tambahan pada rumah yang dibangun secara gotong royong oleh masyarakat Labalawa pada saat proses tradisi posuo dan kawia, tradisi ini dilakukan Tradisi posuo dan kawia adalah salah satu perwujudan budaya yang terkait dengan kehidupan dalam masyarakat Labalawa. Dengan banyaknya orang yang datang membantu Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13563-13571 Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 dalam pelaksanaan tradisi, keberadaan kaompu ini secara tidak langsung dapat meningkatkan hubungan sosial budaya dan juga mengajarkan kepada generasi muda tentang tradisi membangun kaompu. Maka dari itu dalam penelitian ini yaitu berupaya untuk mendapatkan peran dan fungsi ruang kaompu pada masyarakat Labalawa dengan tatanan ruang bisa dilakukan melalui penggalian entitas budaya dan perpektif ruang yang dipahami, disepakati dan diapresiasi sebagai kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Labalawa. METODE PENELITIAN Untuk mempelajari peran dan fungsi dari ruang kaompu dalam tradisi posuo masyarakat Labalawa pada kehidupan modern saat ini,di lakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dengan diawali dengan pengumpulan data objek studi dari data pengamatan dan observasi lokasi studi, wawancara dan literature yang terkait dengan topik Proses pembahasan diawali dengan lokasi penelitian dengan menguraikan peran dan fungsi kaompu. Terakhir merumuskan kesimpulan akhir dari hasil pembahasan mengenai apa pearan dan fungsi kaompu pada tradisi posuo masyarakat Labalawa. HASIL DAN PEMBAHASAN Kelurahan Labalawa masuk dalam Kecamatan Betoambari Kota Baubau. Jarak dari pusat kota Baubau ke Kelurahan Labalawa 12 kilometer dan merupakan wilahah perbatasan antara Kota Baubau dan Buton Selatan. Mayarakat Labalawa pada umumnya adalah petani ladang, pedagang dan juga beberapa bekerja sebagai PNS. Namun masyarakat Labalawa didominasi oleh petani. Dalam masyarakat Labalawa mempertahankan tradisi leluhur mereka salah satunya yaitu posuo, pembahasan dalam penulisan ini berkaitan dengan tradisi posuo. dentifikasi Penelitian Objek 1 Pada saat proses tradisi posuo pada malam pertama tokoh agama dan tokoh adat serta tokoh masyarakat mengadakan haroa . di kaompu sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang maha Esa yang telah memberikan rezeki untuk bisa melaksanakan tradisi ini dan dapat mengumpulkan masyarakat keluarga kerabat dan seluruh masyarakat Labalawa, pada waktu berjalanya acara haroa . ini tidak diperkenankan kaum wanita duduk bersama di kaompu, pelayan wanitapun tidak diperkenankan untuk melayani di kaompu, dan yang ditetapkan dan diminta untuk jadi pelayan adalah kaum lelaki. Tokoh wanita memiliki ruangan khusus juga. Gambar 1. Aktivitas Haroa dalam ruang kaompu Objek 01 Sumber: Penulis, 2022 Keunikan lain dari kaompu . uang tambaha. yaitu memiliki fungsi dalam acara tradisi posuo . dimana di dalamnya terdapat fungsi tarian, nama tarianya adalah tarian linda, tarian dimulai dari malam pertama pasca setelah proses aktivitas haroa di kaompu. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13563-13571 Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Tarian linda berlangsung dari setelah selesainya prosesi haroa . yang dimulai setelah baAoda isya hingga menjelang subuh. Gambar 2. Aktivitas Tari Linda dalam ruang kaompu Objek 01 Sumber: Penulis, 2022 Pada proses tarian masyarakat dan toko adat perempuan diizinkan untuk duduk bersama untuk menonton tarian. Dalam tarian linda terdapat permainan samba . ain taria. Kain Tarian ini diberikan dari tangan ke tangan dan bagi yang mendapatkan samba . ain taria. diharuskan untuk ikut menari di ruang kaompu. Tarian yang dilakukan ini merupakan bentuk tarian dalam menghibur para tamu yang hadir dan tarian ini berlangsung tiap hari selama 4 malam dengan melakukan beberapa pergantian anggota penari. tarian ini dimulai semenjak wanita dimasukkan dalam suo . uang pengurunga. Yang diselingi dengan memainkan alat musik tradisional berupa ganda . dan mbololo. Gambar 3 Musik tradisional ganda . dalam ruang kaompu Objek 01 Sumber: Penulis, 2022 Setelah masa pengurungan selama 4 hari maka hari ke 4, para gadis remaja di tuntun menuju ruang kaompu, dalam rangka mendengarkan nasehat dari pemuka agama dalam proses landakiana tanah, yang merupakan bagian dari aktivitas tradisi posuo. Pada proses Landakiana tanah berisi nasihat-nasihat yang diberikan oleh pemuka agama untuk gadis yang memasuki masa remaja sebab setelah masa pingitan maka para gadis ini sudah siap untuk dinikahi. Gambar 4. Proses Landakiana Tana dalam ruang kaompu Objek 01 Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13563-13571 Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Sumber: Penulis, 2022 Selain acara landakiana tanah di waktu di hari yang sama anak laki-laki yang beranjak dewasa mengikutu sunatan di kaompu. Yang dipimpin oleh tokoh pemuka yang dipercayakan oleh tokoh adat dan tokoh agama dan juga pemilik rumah. Objek 2 Beberapa proses aktivitas pada tradisi posuo masyarakat Labalawa yang meliputi penggunaan jalan raya sebagai aktivitas tari mincei yang dilakukan oleh penari dengan penyebutan penari lingge-lingge yang memiliki alat seperti tameng dan meintahano kapulu . emegang paran. Gambar 5 Pelaksanaan Tari mincei . ari penyambuta. Objek 2 Sumber: Penulis, 2022 Tarian mincei dilakukan pada hari H yaitu pada saat pagi hari dimana para gadis yang posuo masa pengurunganya akan berakhir. Maka untuk memperingati dan menjemputnya pada hari itu maka dilakukanlah tarian, masyarakat memenuhi pinggiran jalan untuk melihat Tarian ini dilakukan karena merupakan bentuk tarian penyambutan hari dimana puncak dari tradisi posuo. Gambar 6 Berdoa di kaompu sebelum memulai tarian linda Objek 2 Sumber: Penulis, 2022 Sebelum memulai tarian di kaompu perangkat adat, tokoh masyarakat dan pemukul gendang melakukan doa bersama mengelilingi gendang, di Labalawa terdapat tradisi doa pembukaan gendang dan penguncian gendang, pembukaan gendang di awalai dengan doa dan begitu pula penguncian gendang di akhiri juga dengan doa, pembukaan gendang terjadi ketika masa panen masih lama dan berlangsungya pesta posuo juga kagasia ketika datang masa panen berkisar mendekati 1 bulan maka pemuka-pemuka adat melakukan penguncian Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13563-13571 Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022 Gambar 7. Tarian Linda di kaompu Objek 2 Sumber: Penulis, 2022 Antara penari dan orang tua dari gadis posuo terjadi kesepakatan bersama. Penari dibayar untuk menari mewakili salah satua anak gadis yang menjalani posuo Tarian linda dilaksanakan selama 4 hari pengurungaan para gadis yang posuo objek 2, tarian linda dilaksanakan di siang hari, penentuan waktu tarian pada siang hari menyesuaikan dengan tingkat kesibukan dari anggota-anggota penari, hal ini disebebkan pekerjaan penari linda lebih dominan yang mencari nafkah dengan berkebun sayur-sayuran, ubi kayu, serta ubi Dalam proses tarian linda ini para penari diminta secara khusus untuk menari untuk anggota gadis yang menjalani masa posuo . Analisis Dan Hasil Dari hasil identifikasi didapatkan aktivitas yang terjadi pada saat tradisi posuo dari objek 1 dan 2 yaitu sebagai berikut: Kaompu salah satu tempat yang menjadi cerminan ruang sosial ekonomi religi dimana didalamnya terdapat aktivitas sumbanga . ransaksi/sedeka. Kaompu juga menjadi cerminan ruang sosial religi berupa titobati . asihat keagamaa. adalah tokoh agama dan adat duduk bersama dan memberikan nasihat kepada para gadis yang melakukan tradisi posuo dengan cara dan aturan yang disesuaikan dengan nilai-nilai agama dan adat. Kaompu tempat aktivitas sosial budaya dalam tradisi posuo ini adalah meliputi tarian tarian dilakukan pada malam hari dan siang hari yang diiringi dengan pukulan ganda . dan mbololo. Masing-masing penari mewakili tarian untuk gadis yang posuo. SIMPULAN Adanya ruang kaompu di latar belakangi oleh pengalaman dan tradisi leluhur yang berpangkal pada kerangka prinsip dasar potutulungi atau saling tolong menolong. Pada tataran aktivitas ruang dalam tradisi posuo dimana didalamnya terdapat landasan fundamental tentang upaya untuk memisahkan ruang-ruang yang bersifat komunal dengan ruang pada rumah yaitu privasi dari pemilik rumah. Dalam tataran praktis pusat aktivitas tradisi masyarakat Labalawa pada ruang kaompu memiliki peran dan fungsi ruang sosial yang dinamis yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. DAFTAR PUSTAKA