J-MIKA : Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Vol. No. Bulan Januari Tahun 2026, hlm. 23 - 28 EISSN: 0000-0000 URL : https://jurnal. id/index. php/j-mika Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengisian Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Ciptomulyo Veronica Ayuningtyas1. Wisoedhanie Widi Anugrahanti 2*. Moh. Maulana 3 1,2,3 Program Studi D-IV Manajemen Informasi Kesehatan. STIKes Panti Waluya Malang veronicaat6@gmail. com, wisoedhanie. widi@gmail. com, maulana. rossy21@gmail. Keywords: ABSTRACT electronic medical record, 5 M model, medical record material factor. Introduction: The completeness of medical record documentation is an important indicator in ensuring the quality of health services. Ciptomulyo Community Health Center has implemented an Electronic Medical Record (E-Pu. , yet incompleteness is still found in aspects of identification, authentication, essential reports, and proper Methods: This study aimed to analyze the influence of the 5M model factors (Man. Material. Method. Machine, and Mone. on the completeness of electronic medical record documentation. quantitative approach with an analytic survey and cross-sectional design was applied, involving 37 health workers at Ciptomulyo Community Health Center selected through total sampling. The research instrument was a questionnaire and the data were analyzed using binary logistic regression. Result: The result showed that Material. Man, and Machine factors significantly affected medical record documentation, with Material being the most influential factor . = 0. Exp(B) = 17. , highlighting the importance of adequate supporting infrastructure in implementing electronic medical records. Discussion: It can be concluded that strengthening the Material aspect should be the main priority in improving the completeness of Recommendations establishing an internal IT team or ensuring responsive technical support services, conducting more interactive face-to-face training, implementing regular maintenance monitoring, and upgrading hardware specifications according to institutional needs. Kata Kunci ABSTRAK rekam medis elektronik, model 5M, pengisian catatan medis, faktor material. Pendahuluan: Kelengkapan pengisian rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan. Puskesmas Ciptomulyo telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (E-Pu. , namun masih terdapat ketidaklengkapan pada aspek identifikasi, autentikasi, laporan penting, dan pencatatan yang baik . Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor dalam model 5M (Man. Material. Method. Machine, dan Mone. terhadap pengisian catatan medis elektronik. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat survei analitik dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian adalah 37 petugas Puskesmas Ciptomulyo menggunkan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa faktor Material. Man dan Machine secara signifikan mempengaruhi pengisian catatan medis. Faktor Material yang paling berpengaruh . = 0,025. Exp(B) = 17,. menegaskan pentingnya ketersediaan DOI: J-MIKA : Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan EISSN : 0000-0000 infrastruktur pendukung dalam penerapan rekam medis elektronik. Pembahasan: Dapat disimpulkan bahwa penguatan aspek Material menjadi prioritas utama dalam meningkatkan kelengkapan pengisian catatan medis elektronik di Puskesmas Ciptomulyo. Disarankan membentuk tim (IT) internal atau memastikan ketersediaan layanan teknis yang responsif, mengadakan pelatihan yang lebih interaktif secara tatap muka, melakukan monitoring pemeliharaan berkala serta melakukan penambahan dan peningkatan spesifikasi perangkat Korespondensi Penulis: Veronica Ayuningtyas. STIKes Panti Waluya Malang. Jl. Yulius Usman No. Kasin. Kec. Klojen. Kota Malang. Jawa Timur 65117 Telepon : 6289507968838 Email: veronicaat6@gmail. Submitted : 10-09-2025. Accepted : 9-12-2025. Published : 30-01-2026 Copyright . 2025 The Author . This article is distributed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License (CC BYSA 4. PENDAHULUAN Pusat Kesehatan Masyarakat merupakan fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama yang berfokus pada upaya promotif dan preventif . Perkembangan teknologi kesehatan mendukung layanan yang cepat, tepat, dan akurat . Penerapan rekam medis elektronik menjadi bagian dari sistem informasi kesehatan terintegrasi untuk meningkatkan mutu layanan dan keamanan data . Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 mewajibkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan menerapkan rekam medis elektronik paling lambat 31 Desember 2023 . Puskesmas mendukung kebijakan tersebut melalui penerapan aplikasi Elektronik-Puskesmas (E-Pu. berbasis cloud computing yang terintegrasi dengan BPJS dan Satu Sehat, serta dilengkapi sistem keamanan data . Sistem ini dirancang untuk meningkatkan mutu layanan dasar dan mempermudah pencatatan serta pelaporan data secara Pencatatan yang dimaksud adalah pada rekam medis yang benar dan lengkap dalam 24 jam setelah pelayanan . Kelengkapan catatan medis merupakan indikator penting mutu layanan, mencakup identifikasi pasien, laporan penting, autentikasi, dan pencatatan yang baik . Ketidaklengkapan pencatatan dapat menimbulkan kesalahan dalam pelayanan selanjutnya . Berdasarkan penelitian, masih menunjukkan adanya ketidaklengkapan pengisian RME akibat faktor sumber daya manusia, prosedur, sistem, maupun sarana pendukung . Puskesmas Ciptomulyo mulai menggunakan E-Pus pada Mei 2024. Studi pendahuluan Januari 2025 menunjukkan masih terdapat ketidaklengkapan pada identifikasi . %), autentikasi . %), laporan penting . %), sedangkan pencatatan yang baik telah mencapai 99% kelengkapan. Kendala yang ditemukan meliputi pasien tidak membawa identitas, kurangnya pemahaman petugas karena pelatihan terbatas, belum optimalnya implementasi SOP, gangguan jaringan, serta tidak adanya tim IT internal. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kelengkapan pengisian RME. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian catatan medis pada aplikasi E-Pus di Puskesmas Ciptomulyo dengan menggunakan pendekatan 5M (Man. Method. Material. Machine, dan Mone. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, pada penelitian dilakukan identifikasi pengisian catatan medis pasien pada satu waktu. Lokasi penelitian yang ditentukan dalam penelitian ini adalah Puskesmas Ciptomulyo Malang. Waktu penelitian yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah bulan Juni-Juli tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas pengguna aplikasi E-Pus di Puskesmas Ciptomulyo. Sampel dalam penelitian adalah sejumlah 37 petugas menggunakan teknik total DOI: J-MIKA : Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan EISSN : 0000-0000 Variabel penelitian ini yaitu pengisian catatan medis pasien sebagai variabel dependen dan faktor 5 M . an, material, method, machine, dan mone. sebagai variabel Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner yang berfungsi untuk mengukur pendapat, persepsi, dan sikap individu atau kelompok terhadap fenomena sosial . Untuk menentukan baik tidaknya suatu angket atau kuesioner peneliti melakukan uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian sudah valid dan reliabel. Data primer dalam penelitian ini yaitu, semua petugas yang menggunakan aplikasi E-Pus. Data sekunder dalam penelitian ini adalah laporan pengisian rekam medis, struktur organisasi. SOP terkait pengisian rekam medis. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik biner bertujuan untuk mengetahui hubungan/ pengaruh antara variabel dependen . yang bersifat biner dengan dua nilai Nol dan Satu . HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Pengaruh Faktor Man Terhadap Pengisian Catatan Medis Tabel 1 Hasil Regresi Logistik Biner Faktor Man Sig. Exp(B) Variabel ZX1 (Ma. Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa faktor Man berpengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis . = 0,. Nilai Exp(B) = 4,123 menunjukkan bahwa faktor Man meningkatkan peluang pengisian catatan medis lengkap sebesar 4,12 kali. Kualitas sumber daya manusia seperti masa kerja, pendidikan, usia, sikap, dan pelatihan berkontribusi signifikan terhadap kelengkapan pengisian catatan medis . Sebagian besar tenaga kesehatan cukup mampu menggunakan E-Pus, namun terbatasnya efektivitas pelatihan online. Diperlukan peningkatan melalui pelatihan rutin berbasis praktik, pemantauan kinerja, dan apresiasi bagi tenaga medis agar tercipta budaya kerja disiplin dan berorientasi mutu. 2 Pengaruh Faktor Material Terhadap Pengisian Catatan Medis Variabel Tabel 2 Hasil Regresi Logistik Biner Faktor Material Sig. Exp(B) ZX2 (Materia. Berdasarkan Tabel 2 menunjukkan bahwa faktor Material berpengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis . = 0,. Nilai Exp(B) = 5,444 menunjukkan bahwa faktor Material meningkatkan peluang pengisian catatan medis lengkap sebesar 5,44 kali. Ketersediaan dan kelayakan material sarana seperti komputer, aplikasi yang user-friendly, jaringan internet yang stabil, listrik yang andal, sistem keamanan data, serta perangkat pendukung lainnya berperan penting dalam kelengkapan catatan medis elektronik. Meskipun sarana cukup membantu, masih terdapat kendala seperti gangguan jaringan dan keterbatasan teknis. Diperlukan pembaruan, pemeliharaan, dan evaluasi rutin agar pencatatan lebih lancar, akurat, dan sesuai standar pelayanan. 3 Pengaruh Faktor Method Terhadap Pengisian Catatan Medis Variabel Tabel 3 Hasil Regresi Logistik Biner Faktor Method Sig. Exp(B) ZX3 (Metho. DOI: J-MIKA : Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan EISSN : 0000-0000 Berdasarkan Tabel 3 menunjukkan bahwa faktor Method tidak berpengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis . = 0,125 >0,. Nilai Exp(B)=1,741, menunjukkan bahwa faktor Method tetap akan meningkatkan peluang sekitar 1,74 kali lebih besar untuk mengisi catatan medis secara lengkap. Pentingnya metode dalam bentuk SOP sebagai pedoman kerja tenaga medis dalam mengisi rekam medis . Meskipun belum signifikan. SOP tetap penting sebagai pedoman, namun saat ini baru tersedia pada bagian pendaftaran. Diperlukan peninjauan, sosialisasi berkelanjutan, integrasi dengan sistem E-Pus, serta peningkatan koordinasi agar metode kerja lebih efektif dalam mendukung kelengkapan pencatatan medis. 4 Pengaruh Faktor Machine Terhadap Pengisian Catatan Medis. Variabel Tabel 4 Hasil Regresi Logistik Biner Faktor Machine Sig. Exp(B) ZX4 (Machin. Berdasarkan Tabel 4 menunjukkan bahwa faktor Machine berpengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis . = 0,. Nilai Exp(B) = 3,210 menunjukkan bahwa faktor Machine meningkatkan peluang pengisian catatan medis lengkap sebesar 3,21 kali. Kualitas infrastruktur perangkat keras seperti komputer yang memadai dan stabil, serta perangkat lunak atau aplikasi yang responsif dan mudah digunakan dalam mendukung proses pengisian rekam medis elektronik. Sebagian besar tenaga kesehatan menilai perangkat yang tersedia cukup membantu, meskipun masih terdapat kendala seperti kecepatan sistem, respons aplikasi, dan spesifikasi komputer yang tidak seragam. Diperlukan evaluasi dan pemeliharaan rutin, peningkatan server dan perangkat, pembaruan aplikasi, serta dukungan tim IT internal agar proses pengisian catatan medis lebih lancar, akurat, dan konsisten. 5 Pengaruh Faktor Money Terhadap Pengisian Catatan Medis Variabel Tabel 5 Hasil Regresi Logistik Biner Faktor Money Sig. Exp(B) ZX5 (Mone. Berdasarkan Tabel 5 menunjukkan bahwa faktor Money tidak berpengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis . = 0,115 >0,. Nilai Exp(B)=1,820, menunjukkan bahwa faktor Money tetap akan meningkatkan peluang sekitar 1,82 kali lebih besar untuk mengisi catatan medis secara lengkap. Pendanaan dibutuhkan untuk mendukung langganan akses aplikasi, pemeliharaan sistem, ketersediaan jaringan yang stabil serta mengurangi biaya operasional jangka panjang. Sebagian besar tenaga kesehatan menilai pembiayaan operasional cukup tersedia, namun masih terbatas untuk pelatihan, pengadaan perangkat, dan koneksi internet. Keterbatasan ini terkait mekanisme pengajuan anggaran yang harus direncanakan sejak awal tahun. Diperlukan perencanaan anggaran berbasis kebutuhan dan dukungan pembiayaan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pencatatan medis dan mendukung transformasi digital layanan kesehatan. 6 Faktor Paling Berpengaruh Terhadap Pengisian Catatan Medis Tabel 6 Hasil Regresi Logistik Biner Multivariat DOI: Variabel Sig. Exp(B) ZX1 (Ma. ZX2 (Materia. ZX3 (Metho. J-MIKA : Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan EISSN : 0000-0000 ZX4 (Machin. ZX5 (Mone. Constant Berdasarkan Tabel 6 Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa faktor Material merupakan variabel paling dominan dalam model 5M terhadap pengisian catatan medis di Puskesmas Ciptomulyo. Pada analisis bivariat. Material signifikan (Sig. = 0,. dengan odds ratio 5,44, sedangkan pada analisis multivariat tetap signifikan (Sig. = 0,. dengan odds ratio 17,98, lebih tinggi dibandingkan faktor lain (Man = 7,36. Machine = 6,39. Money = 6,23. Method = 3,. Hal ini menegaskan bahwa dukungan sarana prasarana, seperti komputer, internet stabil, aplikasi E-Pus, dan sistem keamanan menjadi prasyarat utama keberhasilan pencatatan medis elektronik. Kondisi di lapangan menunjukkan ketersediaan perangkat masih terbatas dibanding kebutuhan, sehingga menimbulkan keterlambatan atau antrean dalam pengisian data. Dengan demikian, penguatan aspek Material menjadi prioritas strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan. Puskesmas perlu memastikan ketersediaan infrastruktur teknologi yang merata agar proses dokumentasi medis berjalan lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan. KESIMPULAN 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menggunakan regresi logistik faktor 5 M (Man. Material. Method. Machine, dan Mone. terhadap pengisian catatan medis, dapat disimpulkan sebagai berikut: Faktor Man memiliki pengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis melalui kualitas sumber daya manusia. Faktor Material memiliki pengaruh signifikan terhadap pengisian catatan, menunjukkan pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana. Faktor Method tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik. Faktor Machine memiliki pengaruh signifikan terhadap pengisian catatan medis, mengindikasikan bahwa pentingnya dukungan perangkat keras dan sistem Faktor Money belum menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik. Faktor Material merupakan faktor yang paling berpengaruh, ditunjukkan oleh nilai odds ratio tertinggi dalam model yaitu, 17,977. 2 Saran Membentuk tim teknologi informasi (IT) internal guna mengatasi kendala sistem secara cepat dan mendukung kelengkapan pengisian catatan medis pada aplikasi E-Pus. Mengadakan pelatihan rutin dan berkelanjutan secara interaktif, guna meningkatkan pemahaman petugas dalam pengisian catatan medis. Melakukan pemeliharaan berkala serta penambahan dan peningkatan perangkat keras guna memastikan kinerja optimal dalam mendukung kelengkapan pengisian catatan medis. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis menyampaikan terima kasih kepada Ketua STIKes Panti Waluya Malang serta Dosen Pembimbing atas dukungan dan bimbingan yang diberikan selama penelitian ini, serta kepada Kepala Puskesmas dan Kepala Rekam Medis Puskesmas Ciptomulyo yang telah memberikan izin dan dukungan dalam pelaksanaan penelitian ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh responden yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi, serta kepada pihak yang membantu dalam penyusunan dan publikasi artikel ini. REFERENSI