BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 KEBIJAKAN PENGEMBANGAN MUTU GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR ISLAM (Studi Kasus di MTs Islamiyah Padang Garugu. Erawadi 1. Rosna Leli Harahap2 Pascasarjana IAIN Padangsidimpua1. Pascasarjana IAIN Padangsidimpua2 erawadi@iain-padangsidimpuan. id1, rosnaleli60@gmail. Abstract: Quality is a guarantee of administrative legality and quality of learning in an educational This paper aims to examine the policy of developing the quality of teachers and education personnel in Islamic basic education institutions. Therefore, the formulation of the problem of this study analyzes how the stages, processes and involvement of madrasa personnel in establishing policies for developing the quality of Islamic teachers and education personnel in MTs Islamiyah Padang Garugur. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data obtained through interview techniques, observation, and documentation from relevant parties in the interests of research data. The informants in this study are, principals, and PAI subject teachers. Furthermore, the results of research conducted indicate that the principalAos policy in improving the quality of teachers and education personnel begins with planning and then formulates plans and implements them. Keywords: Policy. Quality. Educators and Educational Personnel. Abstrak: Mutu merupakan jaminan legalitas administratif dan kualitas pembelajaran di suatu lembaga pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji kebijakan pengembangan mutu guru dan tenaga kependidikan pada lembaga pendidikan dasar Islam. Maka dari itu, rumusan masalah penelitian ini menganalisa bagaimana tahapan, proses, dan keterlibatan personil madrasah dalam menetapkan kebijakan pengembangan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam di MTs Swasta Islamiyah Padang Garugur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dari pihak terkait dalam kepentingan data penelitian. Informan dalam penelitian ini yaitu, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru-guru mata pelajaran PAI. Selanjutnya adapun hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan diawali dengan perencanaan dan kemudian merumuskan rencana dan melaksanakannya. Adapun perencanaan yang dirumuskan kepala sekolah yaitu . merumuskan tujuan. merumuskan komponen-komponen dan aturan-aturan . melaksanakan kebijakan. Dalam merumuskan suatu kebijakan, kepala madrasah melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan para guru dan staf yang bersangkutan. Kata Kunci: Kebijakan. Mutu. Pendidik dan Tenaga Kependidikan. PENDAHULUAN Madrasah sebagai suatu lembaga pendidikan menghadapi dua tuntutan yaitu tuntutan dari masyarakat dan tuntutan dunia usaha. Hal yang menjadi BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 tuntutan yaitu tentang masalah rendahnya mutu pendidikan1 dan masalah relevansi terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat di era industrialisasi dan globalisasi yang semakin terbuka, terutama untuk jenjang pendidikan dasar. Disebutkan dalam UU Nomor 20 tahun 2003 disebutkan bahwa pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah, berbentuk SD/MI sederajat serta SMP/MTs sederajat. Berdasarkan hal ini, dipahami bahwa pendidikan dasar terdiri dari satuan pendidikan SD/MI dan SMP/MTs atau lainnya yang sederajat. Perhatian fokus tuntutan perlu dijawab dalam masa ini, sehingga ketercapaian tujuan pendidikan akan berjalan sesuai tahap perencanaan dan indikator yang telah Langkah-langkah kebijakan yang dilakukan madrasah, merupakan upaya maksimalisasi dan efisiensi dalam meraih tujuan pendidikan yang Tuntutan yang pertama yakni mengenai mutu pendidikan merupakan hal yang wajib dan harus menjadi prioritas utama. Jika sebuah pendidikan mempunyai mutu yang baik secara otomatis akan mampu menjawab permasalahan atau tuntutan yang kedua yakni mengenai masalah relevansi terhadap sebuah perkembangan kebutuhan masyarakat yang terjadi di era globalisasi dan industrialisasi dewasa ini. Pada hasil penelitian M. Isa Idris menjelaskan bahwa kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dan madrasah. kepala madrasah bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi pendidikan, pembinaan tenaga kependidikan, dan pendayagunaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana madrasah. Zahara Idris dan Lisma Jamal. Pengantar Pendidikan (Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, 1. , h. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. BAB VI Jalur. Jenjang, dan Jenis Pendidikan. Bagian Kedua Pasal 17 ayat 1 dan 2. Mesiono, dkk. AuImplementasi Kebijakan Pengembangan Kurikulum Madrasah Aliyah QismulAoAly MedanAy, adalam TAAoDIB. Vol. No. Juli Ae Desember 2019, h. Isa Idris, kepemimpinan kepala madarasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MIN 3 Waykanan. IAIN Raden Intan Lampung. BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 Pendidikan nasional yang bermutu diarahkan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, beraklaq mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab. Untuk mencapai hal tersebut perlu adanya pemimpin atau kepala sekolah yang berperan aktif dalam hal mencapai tujuan madrasah yang dipimpinnya. Mutu pendidikan merujuk pada sebuah pendidikan yang bermutu. 6 Pendidikan bermutu dihasilkan oleh kepemimpinan kepala madrasah bermutu, kepala madrasah bermutu adalah yang profesional. Kepala madrasah profesional adalah yang mampu mengelola dan mengembangkan madrasah secara komprehensif . Oleh karena itu, kepala madrasah mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan madrasah. Kepala madrasah professional dalam melaksanakan tugasnya penuh dengan strategi-strategi peningkatan mutu, sehingga dapat menghasilkan output dan outcome yang bermutu. Profesionalisme kepala madrasah akan menunjukkan mutu kinerja madrasah. Dalam mengimplementasikan peningkatan mutu pendidikan seluruh warga sekolah harus memiliki tekad bersatu padu dengan mengoptimalkan komponen-komponen sekolah dan menerapkan fungsi-fungsi manajemen dengan baik. 9 Sehingga terjadi proses pendidikan dengan baik, dan dengan proses pendidikan yang baik akan menghasilkan output dengan baik pula. Madrasah Tsanawiyah Swasta Islamiyah Padang Garugur sendiri merupakan salah satu madrasah tertua di Padang Lawas Utara. Madrasah ini juga memiliki kepemimpinan dan managemen yang terbilang bagus dalam Hal ini dibuktikan dengan kekompakan personil organisasi Dit. Dikdasmen. Depdiknas. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Madrasah. Buku I Konsep dan Pelaksana (Jakarta: 2. , h. Sudarwan Danim. Visi Baru Manajemen Sekolah, (Jakarta: Bumi Aksara, . , h. Rohiat. Manajemen Sekolah, (Bandung: Refika Aditama, 2. , h. Mulyasa. Menjadi Kepala Sekolah Profesional Dalam Konteks Mensukseskan MBS dan KBK (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2. , h. Syafaruddin. Manajemen & Strategi Pembelajaran, (Medan: Perdana Publishing, 2. , h. BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 dalam mencapai tujuan madrasah yaitu menjadi madrasah unggul dan terpercaya baik di kabupaten dan provinsi. Selain itu, kebijakan kebijakan yang di terapkan demi terlaksananya menejemen yang baik dilaksanak dengan baik oleh personil madrasah seperti guru dan staf-staf lain. Kebijakan-kebijakan ini direncanakan oleh kepala madrasah dan diterapkan di madrasah oleh para guru dan staf madrasah. Dalam penelitian ini akan meneliti tentang bagaimana Kebijakan Pengembangan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan Islam di Madrasah Tsanawiyah Padang Garugur. METODOLOGI Penelitian ini dilakukan di MTs Swasta Padang Garugur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode Pengumpuln data dalam penelitian dilakukan dengan wawancara, obserasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi dan penilaian HASIL DAN PEMBAHASAN Perencanaan Strategis Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan Islam Strategi adalah kerangka yang membimbing dan mengendalikan pilihanpilihan yang menetapkan dan arah suatu organisasi. 10 Strategi adalah suatu seni menggunakan kecakapan dan sumber daya suatu organisasi untuk mencapai sasarannya melalui hubungannya yang efektif dengan lingkungan dalam kondisi yang paling menguntungkan. Islam sangatlah jeli dan teliti dalam setiap urusan sekecil apapun. Hal ini juga mengisyaratkan bahwasannya kita sebagai umat Islam haruslah memiliki manajemen dan stategi yang bagus baik dalam urusan duniawi maupun ukhrowi. Indra Djati Sidi. Menuju Masyarakat Belajar, (Jakarta: Logos, 2. , h. BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 Karena kalau kita berbicara masalah manajemen sudah pasti kita juga akan membicarakan masalah strategi itu sendiri. Untuk itu, manajemen dan strategi merupakan satu kesatuan kata. Strategis kepemimpinan adalah tuntutan bagi pemimpin agar bersifat fleksibel dalam mengatasi sesuatu yang tidak diharapkan, dan tuntutan bagi mereka untuk mempunyai Aovisi helikopterAo, yaitu suatu kemampuan untuk berpandangan jauh kedepan. Kepemimpinan strategis, sebaliknya, merupakan seni dan ilmu yang mengfokuskan perhatiannya pada kebijakan-kebijakan dan tujuan-tujuan dengan rencana-rencana jangka panjang. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa strategi kepemimpinan adalah rencana atau cara yang dilakukan pemimpin untuk mencapai suatu tujuan tertentu. 11 Tujuan dalam kaitannya dengan strategi kepemimpinan kepala sekolah, maka tujuan yang akan dicapai yaitu untuk kemajuan suatu lembaga pendidikan. Untuk mencapai hasil yang baik tentunya seorang kepala madrasah harus menempuh beberapa tahapan yang harus ditempuh organisasi demi tercapainya mutu dan tenaga kependidikan yang baik. Dari pemaparan Kepala Madrasah. Ahmad Baik Daulay, bahwa Auseorang guru PAI harus melewati beberapa tahapan di madrasah yang ia pimpin agar bisa tergabung dalam organisasi madrasah yaitu: . Memiliki kemampuan baca dan tulis Al-QurAoan. Menguasai minimal 500 kosa kata dalam bahasa Arab. Menguasai metode dan strategi belajar yang baik. Minimal lulusan strata I (S-. Memiliki sikap disiplin. Bekerja sama. Memiliki kemampuan computer, minimal Ms. Word dan Ms. ExcelAy. Kemudian sama halnya dengan penerimaan siswa baru, kepala sekolah menetapkan beberapa ketentuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa baru yang diterima yang dipilih melalui seleksi penerimaan siswa baru pada. 13 Hal ini Sri Banun, et. AuStrategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada SMPN 2 Unggul Mesjid Raya Kabupaten Aceh BesarAy. Jurnal Administrasi Pendidikan, 4 . , 2016. http://w. id/JAP/article/view/2615. Ahmad Baik Daulay. Hasil wawancara 22 oktober 2019 Syafaruddin, dkk. Administrasi Pendidikan, cet. (Medan: Perdana Publishing, 2. , h. BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 sesuai dengan langkah atau strategi dalam peningkatan mutu pendidikan yang disebut dengan tahap input. Tahap input ini merupakan proses dimana kepala madrasah mencari strategi yang tepat dalam melakukan input tenaga pendidik. Kemudian adapun tahapan selanjutnya yaitu tahap proses. Dalam hal ini Ahmad Baik Daulay mengemukakan bahwa Ausemua staf harus bekerja sama untuk hasil yang lebih baik. Adapun beberapa tahapan yang harus dilakukan yaitu, guru dan staf melaksanakan tugas sesuai prosedur yang berlaku, guru dan staf saling bekerja sama demi tercapainya tujuan pendidikan, kemudian melakukan musyawarah jika ada sutu kendala yang dihadapiAy. Pada tahap ini guru dituntut mampu melaksanakan tugasnya sesuai dengan kompetensi yang harus dimiliki guru PAI. Adapun kebijakan yang dikaukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru dalam hal proses pembelajaran yaitu kepala sekolah menerapkan pengawasan mengajar bagi guru pada tiap satu bulan sekali. Kemudian strategi dalam tahap output. Pada tahapan ini, semua guru sudah melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur dan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Pada tahap output siswa dan guru memperoleh hasil yang baik dan mencapai tujuan pendidikan. Mengenai hal ini kepala madrasah mengungkapkan Aumeskipun terkadang masih sering terjadi pencapaian yang kurang maksimal, namun ia mengaku bahwa tenaga pendidik di madrasah yang beliau pimpin sudah bekerja sesui dengan kompetensi yang seharusnya dimiliki seorang guruAy. Dalam tahap ini kepala madrasah mengaku bahwa seluruh personil madrasah pada setiap awal tahun pelajaran melakukan musyawarah bersama. Hasil evaluasi program yang belum tuntas, dijadikan sebagai program lanjutan Program didokumentasikan dalam program tahunan dan program semester untuk Ahmad Baik Daulay. Hasil wawancara 22 oktober 2019 Ahmad Baik Daulay. Hasil wawancara 22 oktober 2019 Ahmad Baik Daulay. Hasil wawancara 22 oktober 2019 BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan program sesuai dengan kesepakatan bersama. Kegiatan perencanaan biasanya dilakukan oleh kepala sekolah bersama orang-orang yang dipercaya oleh kepala madrasah, atau orang yang bersedia bekerja sama dengan kepala. Secara konsep perencanaan disusun oleh kepala bersama wakil kepala dan kemudian dibantu oleh personil sekolah lainnya termasuk guru. Dalam melakukan suatu perencanaa, kepala madrasah terlebih dahulu melakukan18, . Pengenalan jenis rencana secara teknis dan administratif kepada para guru dan staf. Melaksanakan komunikasi atau musyawarah tentang rencana yang akan dilaksanakan. Mengenalkan misi dan fungsi dari rencana yang akan dilaksanakan. Pengenalan masalah yang akan terjadi baik pada lingkungan internal dan eksternal. Melaksanakan tugas sesuai dengan hasil yang disepakati dalam rencana tersebut. Rumusan Rencana Strategis kepala Madrasah dalam Mengembangkan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan Islam Dalam perencanaan kepala madrasah juga harus merumuskan dan menetapkan seluruh aktivitas lembaga yang menyangkut apa yang harus dikerjakan, mengapa dikerjakan, dimana dikerjakan, kapan akan dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana hal tersebut dikerjakan. Kegiatan yang dilakukan dalam perencanaan dapat meliputi penetapan tujuan, penegakan strategi, dan pengembangan rencana untuk mengkoordinasikan kegiatan. Kepala sebagai top manajemen di lembaga pendidikan Madrasah mempunyai tugas untuk membuat perencanaan, baik dalam bidang program pembelajaran dan kurikulum, kepegawaian, kesiswaan, keuangan maupun perlengkapan. Kepala madrasah juga dituntut untuk senantiasa berusaha membina dan mengembangkan hubungan kerja sama yang baik antara madrasah dengan masyarakat guna mewujudkan lembaga pendidikan yang efektif dan efisien. Ahmad Baik Daulay & Amal Bhakti Harahap, . epala dan wakil kepal. Hasil Wawancara 22 Ahmad Baik Daulay. Hasil wawancara 22 oktober 2019. BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 Hubungan yang harmonis ini akan membentuk saling pengertian antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan lembaga-lembaga, saling membantu antara madrasah dan masyarakat karena mengetahui manfaat dan pentingnya peranan masing-masing, dan kerja sama yang erat antara sekolah dengan berbagai pihak yang ada di masyarakat dan mereka merasa ikut bertanggung jawab atas suksesnya pendidikan di madrasah. Adapun rumusan rencana strategis yang disusun kepala madrasah dalam peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam yaitu . Membuat . Membuat tujuan. Membuat pedoman atau aturan-aturan dasar. Menjadwalkan program kerja yang akan dilaksanakan 19 Dalam menetukan dan merencanakan suatu program kerja yang ingin dilaksanakan. Kepala madrasah mengadakan rapat dengan para guru dan staf. Pada saat rapat guru diperbolehkan memberikan sumbangan pemikiran demi tercapainya tujuan yang maksimal nantinya. Keterlibatan Personil Madrasah dalam Mengembangkan Mutu Guru dan Sistem Kependidikan Islam. Dalam hal keterlibatan personil madrasah dalam pengembangan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam, para guru dan ketua kurikulum mengemukakan bahwa mereka terlibat di dalamnya. Pada saat pembentukan rencana para guru dan staf juga berperan di dalamnya. Selain itu, kami juga sering mengikuti seminar, bimtek, workshop yang diadakan sekolah terkait peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam. Dari hasil wawancara peneliti dengan kepala sekolah bahwa, peningkatan mutu tenaga pendidik dimadrasah ini di laksanakan dengan berbagai kegiatan berikut, yakni . melalui supervise pendidikan, diterapkan berupa supervise administarsi dan supervise proses serta supervise klisnis yang dilaksanakan di dalam kelas melalui tim yang terdiri dari: kepala madrasah, guru yang ditunjuk Ahmad Baik Daulay. Hasil wawancara 22 oktober 2019 Kabid kurikulum dan guru PAI. Hasil wawancara 15 oktober 2019. BUNAYYA. Vol I No. 1 Januari-Maret 2020 Jurnal PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara E-ISSN : 2721-0561 dan pengawas. Melalui sertifikasi. Melalui program ijin belajar. Melalui pembinaan moral . otivasi kerj. Melalui pengaasan belajar setiap bulan yang di awasi oleh kepala madrasah. KESIMPULAN Berdasarkan urain di atas, dapat disimpulkan bahwa. Tahapantahapan dalam pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan dikemas kepala sekolah dengan beberapa tahapan yaitu: . Tahapan Input. Tahap Proses. Tahap Output. Selanjutnya, . Adapun susunan rencana kepala madrasah dalam mengembangkan mutu guru dan tenaga kependidikan yakni . Pengenalan jenis tugas secara teknis dan administratif kepada para guru dan . Melaksanakan komunikasi atau musyawarah. Mengenalkan misi dan fungsi dari tugas yang akan dilaksanakan. Pengenalan masalah yang akan terjadi baik pada lingkungan internal dan eksternal. Melaksanakan tugas . Rumusan mengembangkan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam dilakukan dengan memberikan penjelasan kepada para guru apa mengapa, bagaimana, serta tujuan dari pelaksanaan kerja yang akan dilakukan nantinya. Keterlibatan personil dalam hal peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam yang dilakukan kepala madrasah yaitu pengadaan rapat dan musyawarah dalam perencanaan program kerja. Selain itu, para personil madrasah juga sering mengikuti sejenis seminar yang bertujuan untuk meningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan Islam yang diadakan oleh kepala madrasah. DAFTAR PUSTAKA