JPO: Jurnal Prestasi Olahraga Volume A Nomer A Tahun . ISSN:2338-7971 ANALISIS SWOT PEMBINAAN PENGCAB PASI KABUPATEN GRESIK Ika Wigyantari*. Fifit Yeti Wulandari S1-Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Olahraga. Universitas Negeri Surabaya *ikawigyantari16060474022@mhs. Dikirim: 16-12-2022. Direview: tanggal-bulan-tahun. Diterima: 17-12-2022 Diterbitkan: 26-12-2022 Abstrak Pembinaan prestasi pada cabang olahraga atletik merupakan usaha yang dilakukan oleh pengurus PASI untuk meningkatkan kualitas atlet yang dibina agar dapat bersaing dengan atlet dari negara atau daerah lain seperti pembinaan prestasi atletik yang ada di masing masing daerah salah satunya yang ada di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perkembangan prestasi di Pengcab PASI Kabupaten Gresikcabang olahraga atletik di Kejuaraan Daerah Jawa Timur Open tahun 2019 dan Kejuaraan Daerah Jawa Timur Open tahun 2022 serta mengamati dari faktor faktor seperti Strenght (Kekuata. Weakness (Kelemaha. Opportunities (Peluan. , dan Threats (Ancama. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif, pengambilan data dilaksanakan di Kabupaten Gresik dimulai pada bulan Oktober 2021. Data didapatkan dengan cara wawancara. Hasil dari penelitian menjabarkan atau menjelaskan tentang beberapa faktor seperti Kekuatan. Kelemahan. Peluang dan Ancaman di Pengcab PASI Kabupaten Gresik. Simpulan dari Analisis SWOT terhadap Pengcab PASI Kabupaten Gresik yaitu Pengcab PASI Kabupaten Gresik masuk dalam Kuadran I yang berarti Pengcab PASI Kabupaten Gresik merupakan tim yang kuat dan mempunyai peluang baik dalam pembinaan Kata Kunci: Pembinaan. Evaluasi. Atletik Abstract Achievement coaching in athletics is an effort made by Indonesian Athletics Association management to improve the quality od athletes who are fostered so that they can compete with athletes from other countries or regions such as coaching athletic achievements in each region, one of which is in Gresik District. Therefore, this study aims to determine whether there id progress in achievement in the Indonesian Athletics Assosiation Regional Administration of Gresik District in the athletic sport at the East Java Open Regional Championship in 2019 and The East Java Open Regional Championship in 2022 and observe factors such as Strenght. Weakness. Opportunities, and Threats. The method in this study is qualitative research. Data collection is carried out in Gresik District starting in October 2021. Data obtines by interview. The result of the study describe or explain several factors such as Strenght. Weakness. Opportunity, and Threat in Indonesian Athletics Assosiation Regional Administration of Gresik District. Conclution from the Analysis of Strenght. Weakness. Opportunities and Threats to the Indonesian Athletics Assosiation Regional Administration of Gresik Districtis, namely the Indonesian Athletics Assosiation Regional Administration of Gresik District is included in Quadrant I, which means the Indonesian Athletics Assosiation Regional Administration of Gresik District is a strong team and has good opportunities in coaching athletes. Keywords: Development. Evaluation. Athletics I. PENDAHULUAN Olahraga merupakan aktivitas tubuh yang sering dilakukan oleh banyak orang karena mudah dan mempunyai banyak manfaat bagi tubuh terutama dalam bidang kebugaran. Olahraga tidak hanya mempunyai fungsi sebagai sarana untuk meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi olahraga juga bisa digunakan untuk beradu kemampuan yang biasa disebut dengan olahraga Olahraga prestasi sudah dilakukan sejak puluhan tahun yang lalu hingga sekarang. Prestasi yang didapatkan oleh atlet memberikan banyak tunjangan untuk masa depan atlet dalam bidang pendidikan maupun finansial serta membawa nama baik pribadi maupun keluarga. Olahraga Prestasi dilakukan dengan persiapan yang matang dan terorganisir dengan baik. Pencapaian Prestasi tidak bisa didapatkan dengan mudah melainkan melalui tahapan yang panjang untuk mendapatkan prestasi yang baik dan diinginkan. Pembinaan Prestasi dilaksanakan sejak usia dini hingga atlet tersebut menjadi atlet professional. Pembinaan prestasi menjadi unsur penting dalam peraihan prestasi. Pembinaan Prestasi membutuhkan managemen yang tepat untuk membentuk suatu karakter baru atau mengembangkan karakter yang ada pada atlet kearah olahraga yang dijalaninya. (Kemenegpora RI) . : Prestasi bisa tercapai, apabila memenuhi beberapa komponen sepert: atlet potensial, selanjutnya dibina dan diarahkan oleh sang pelatih. Untuk mendapatkan Prestasi yang diinginkan, atlet dan pelatih memerlukan dukungan dari pengurus atau Pembina berupa sarana prasarana yang memadahi, kesejahteraan atlet dan pelatih serta motivasi untuk mendapatkan prestasi tersebut. Menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik, pada tahun 2017 daerah ini mempunyai jumlah penduduk sebanyak 1. 314 orang penduduk. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Kabupaten Gresik tergolong banyak dengan jumlah tersebut dan memungkinkan terdapat banyak talenta dalam akademis maupun non akademis khususnya talenta olahraga cabang olahraga atletik. Prestasi olahraga yang dimiliki atlet tak hanya bergantung oleh pemain atau atlet, tetapi banyak faktor pendukung dalam tercapainya sebuah prestasi olahraga. Faktor pendukung yang dimaksud adalah pelatih dan management club. Cabang olahraga atletik di Indonesia wadah pembinaan tingkat nasional yaitu Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). PB PASI menaungi seluruh kegiatan atletik di Indonesia dimulai dari pemusatan latihan hingga kejuaraan daerah hingga nasional. Pemusatan latihan juga dilakukan di daerah melalui klub olahraga yang tersebar di masing Ae masing daerah yaitu Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengcab PASI) contohnya di Kabupaten Gresik. Pengcab PASI Kabupaten Gresik mewadahi para atlet untuk meningkatkan kondisi fisik dan kemampuan dalam menguasai teknik yang diperlukan untuk menunjang atlet mendapatkan hasil terbaik untuk berprestasi. Prestasi atlet dipantau dari peningkatan pencapaian pribadi didalam latihan maupun didalam sebuah kejuaraan, salah satu kejuaraan yang diadakan setiap tahun di daerah jawa timur dan menjadi salah satu tolak ukur peningkatan atlet adalah Kejuaraan Daerah Jawa Timur Open (KEJURDA JATIM OPEN). Kejuaraan ini diikuti oleh daerah daerah yang berada di jawa timur maupun Klub olahraga atletik yang ada di area jawa timur. Pengcab PASI Kabupaten Gresik dalam Kejuaraan Jatim Open pada tahun selalu ikut mendapatkan hasil yang cukup baik. Pada Kejuaraan Jatim open tahun 2019. Pengcab PASI Kabupaten Gresik menempati posisi ke-3 . dari 33 . igapuluh tig. peserta dengan perolehan 3 emas 1 perak dan 1 Selanjutnya pada Kejuaraan Jatim Open tahun 2022 yang baru diselenggarakan pada tanggal 19 sampai 20 Maret 2022. Pengcab PASI Kabupaten Gresik menempati posisi ke-3 . dari 33 . igapuluh tig. peserta dengan perolehan 3 emas 4 perak dan 4 Dari data diatas, menunjukkan adanya peningkatan prestasi pada perolehan medali dan peringkat kontingen Kabupaten Gresik pada Kejuaraan Jatim Open tahun 2019 ke Kejuaraan Jatim Open tahun 2022, peneliti ingin mengetahui bagaimana sistem yang digunakan dalam pembinaan prestasi atlet dan persiapan apa saja yang dilakukan oleh Pengcab PASI Kabupaten Gresik di Kabupaten Gresik sehingga kontingen Kabupaten Gresik dapat meningkatkan prestasi dengan mengamati dari faktor faktor seperti Strenght (Kekuata. Weakness (Kelemaha. Opportunities (Peluan. , dan Threats (Ancama. Rumusan Masalah Bagaimanakah rekuitmen atlet dan pelatih di Pengcab PASI Kabupaten Gresik? Bagaimana sarana dan prasarana di Pengcab PASI Gresik? Hakikat Atletik Cabang Olahraga Atletik adalah Salah satu cabang olahraga yang di kembangkan di Indonesia sebagai Olahraga Prestasi. Atletik memiliki banyak peminat yang dapat dibuktikan dengan antusias masyarakat Indonesia dan juga prestasi yang ditorehkan para atlet professional Indonesia. Definisi atletik menurut (Eddy Purnomo, 2. , merupakan kegiatan fisik atau jasmani yang terdiri dari gerakangerakan dasar yang dinamis dan harmonis, yaitu, jalan, lari, lompat, dan lempar. Selain itu, atletik juga biomotorik, seperti, kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelenturan, koordinasi, dan lain sebagainya Selain itu, gerakkan atletik juga merupakan gerakkan dasar yang dilakukan diberbagai cabang olahraga lainnya seperti shooting pada cabang olahraga bola basket yang menggunakan gerakkan lempar, pada voli yang merupakan gerakkan lompat dan masih banyak contoh lainnya. Dengan adanya contoh tersebut, cabang olahraga atletik mempunyai julukan sebagai Mother Of Sport atau ibu dari semua cabang Aktivitas lari, lompat, dan lempar . ermasuk tola. merupakan gerak dasar yang mewarnai sebagian besar cabang olahraga. Ketiga pola gerak dasar tersebut berasal dari cabang olahraga atletik (M. Winarno. Atletik memiliki beberapa nomor perlombaan yang di perlombakan seperti lari, lompat, lempar, dan Nomor jarak lari pendek adalah 100 meter, 200 meter, 400 meter, sedangkan jarak menengah yang dilombakan adalah 800 meter dan 1500 meter, untuk jarak jauh adalah 3000 meter, 5000 meter, dan 10. meter dan nomor maraton . ,195 k. Sedangkan untuk lempar adalah lempar cakram, lempar lembing, lontar martil, tolak peluru. Dan nomor lompat adalah lompat jauh, lompat jangkit, lompat tinggi, dan lompat tinggi galah (Feri Kurniawan, 2. Pembinaan prestasi Pembinaan atlet adalah salah satu komponen penting dalam pencapaian prestasi atau target yang Pembinaan tidak dapat dilakukan secara instan lalu menghasilkan prestasi, pembinaan atlet dilakukan secara bertahap agar mendapatkan hasil yang Dalam pembinaan atlet mempunyai faktor pendukung yang terbagi dalam devisi masing masing sesuai tugasnya. Beberapa komponen didalam pembinaan olahraga nasional menurut (Harsuki, 2. ) Tujuan, 2. ) Managemen, 3. ) Ketenaga Kerjaan, 4. ) Atlet, 5. ) Sarana dan Prasarana, 6. Struktur da misi program, 7. ) Sumber Belajar, 8. Metodologi, 9. ) Evaluasi dan penelitian dan 10. ) Dana. Menurut (Tangkudung, 2. pembinaan adalah proses pembinaan olahraga yang dimulai sejak usia muda, karena pada saat usia muda atlet mempunyai kadar fleksibilitas yang tinggi, kondisi fisik dan mentalnya sedang berada dalam keadaan stabil dan motivasinya untuk berolahraga tinggi, sehingga kemampuannya kearah yang lebih tinggi, serta didalam mengambil keputusannya dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Meskipun dimulai dari usia dini, porsi latihan yang diberikan harus sesui dengan usia dan kebutuhan atlet dalam cabang olahraga tersebut. Rekrutmen Menurut (Nurmansyah, 2. mengartikan atau mendefinisikan rekrutmen adalah kegiatan untuk mendapatkan tenaga kerja baru untuk mengisi lowongan lowongan jabatan yang ada pada unit unit dalam perusahaan. Selain itu Rekruitmen adalah proses mencari karyawan baru untuk menduduki suatu posisi tertentu dengan persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan (Dewi Hanggraeni, 2. Rekrutmen yang dimaksud dalam hal ini merupakan perekrutan Pelatih dan Atlet. Pelatih merupakan salah satu komponen yang sangat berpengaruh dalam peningkatan prestasi atlet. Selain itu atlet juga faktor penting dalam peningkatan prestasi. Hakikat Prestasi Prestasi merupakan hasil yang didapat atau target yang harus dicapai pada saat kita mengikuti suatu Sebuah prestasi dapat diperoleh seseorang dengan cara pengaplikasian teknik hingga kekuatan sesuai atau maksimal. Prestasi menurut (Sumoprawiro. dapat diartikan sebagai pencapaian akhir yang memuaskan seseorang atau tim, berdasarkan target awal yang dibebankan, jadi prestasi tidak identik dengan juara. Sarana prasarana Sarana merupakan alat olahraga penunjang yang seperti medicine ball, start block, dan lain Sedangkan prasarana merupakan alat yang tidak bergerak atau tempat yang digunakan dalam Sarana dan prasarana sangat dibutuhkan oleh atlet mengingat fungsinya yaitu untuk menunjang kegiatan atau latihan yang dilakukan dan prestasi yang akan dicapai. menurut (Rokhman, 2. Saat melakukan olahraga, tentu butuh prasarana dan sarana yang sesuai dengan cabang olahraga tersebut kegiatan olahraga di masyarakat pada masa sekarang mengalami perkembangan serta peningkatan yang pesat, dilihat dengan adanya masyarakat yang cukup banyak melakukan aktivitas untuk berolahraga. Semakin berkembangnya model permainan, peraturan, model latihan dan teknologi, sarana dan prasarana juga mengalami perkembangan yang pesat dimulai dari perubahan bentuk atau model, perubahan bahan yang digunakan, penambahan fungsi dalam alat yang sudah ada dan terciptanya suatu alat baru untuk menunjang prestasi yang lebih baik lagi (Alyah Arfianti, 2. II. METODE PENELITIAN Dilihat dari maksud dan tujuannya, jenis penelitian ini termasuk penelitian Kualitatif karena data yang didapatkan berupa kata dan gambar (Rustanto. Data yang digunakan dalam Penelitian Kualitatif bersifat deskriptif atau data lebih banyak berisi kata dan kalimat. Analisis data bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan suatu konsep atau objek sehingga dalam penelitian memiliki data yang akurat dan pasti tentang AuAnalisis SWOT Pembinaan Pengcab PASI Kabupaten GresikAy dengan fokus penelitian rekruitmen atlet, sarana dan prasarana, dan faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman atau hambatan. Pengambilan data dimulai pada bulan Oktober Pengambilan data dilakukan dengan cara Analisis data sekunder yang didapatkan dari sumber yaitu Pengcab PASI Kabupaten Gresik. Pengambilan data dilakukan di Kabupaten Gresik dimulai pada bulan Oktober tahun Proses pengumpulan data yaitu . Peneliti memberikan pertanyaan wawancara kepada pengurus Pengcab PASI Kabupaten Gresik dan atlet. Menganalisis data. Data yang didapatkan berupa jawaban hasil tanya jawab atau wawancara serta file data hasil Kejuaraan Daerah Jawa Timur Open tahun 2019 dan Kejuaraan Daerah Jawa Timur Open tahun Instrumen pada penelitian menggunakan wawancara dan angket. Wawancara dilaksanakan terhadap Pengurus. Pelatih dan Atlet di Pengcab PASI Kabupaten Gresik. Selanjutnya Angket digunakan untuk mencari posisi Pengcab PASI Kabupaten Gresik menggunakan diagram Kuadran. Wawancara Rekrutmen Pelatih . Bagaimana cara pengambilan atau rekruitmen IM : Auuntuk pelatih atletik diambil dari yang memiliki pengalaman sebagai atlet atau yang memiliki keinginan untuk memberi binaan atau melatih di klub masing Ae masingAy IW : AuSeleksi pelatih diambil dari orang yang mempunyai pengalaman dalam berlomba atau bisa dibilang mantan atlet karena tujuannya agar bisa memberikan contoh kepada atlet JU : AuPelatih itu paling tidak pernah menjadi atlet karena dapat menguasai bidang tersebutAy . Kapan diadakan rekruitmen untuk pelatih? IM : AuSeleksi untuk pelatih tidak dilaksanakan secara resmi melainkan mantan atlet yang memiliki pengalaman dan mau untuk meluangkan waktu untuk melatihAy . Bagaimanakah sosok orang yang tepat untuk menjadi pelatih? IW : AuPelatih yang baik merupakan pelatih yang memiliki pengalaman dalam berlatih, selain itu mempunyai pengetahuan dan menguasai tentang atletik dan memiliki lisensi dalam melatihAy TA : AuKalau bisa yang paham sama cabang olahraganya, terus paham sama sport science, anatomi tubuh dan lain lain. Lalu bisa bikin program latihan atlet dan paham tentang gizi Lisensi melatih juga penting karena Sport science setiap tahun berkembang jadi model latihanpun ikut berkembang. Mempunyai pengalan menjadi atlet juga penting karena mempunyai pengalaman banyak dan jam terbang tinggiAy Rekrutmen Atlet . Bagaimanakah cara pengambilan atau rekruitmen atlet? IM : AuAtlet diambil dari seleksi kejuaraan seperti POPDA. MTS open. Porseni dan yang berminat bisa langsung bergabung dan dilakukan pembinaan kepada atlet tersebutAy IW : AuSeleksi dilakukan pada : 1. Dari pantauan latihan harian 2. Diikutkan lomba event resmi tujuannya untuk tes limit, 3. Setelah itu baru seleksi terbatas untuk lebih memilih yang terbaik sesuai dengan nomor lombaAy JU : AuMelihat dari perlombaan di tingkat kabupaten atau datang langsung ke sekolah. Jika ada yang mau, bisa langsung berlatih di KlubAy AP : AuSeleksi dipantau dari Prestasi yang didapat atlet perlombaan yang ada ditingkat kabupaten maupun propinsiAy . Bagaimana pelaksanaan seleksi dilaksanakan? IM : AuSeleksi dilaksanakan oleh tim Pengcab PASI Kabupaten Gresik dengan tim Fisik untuk pemantauan atlet dan yang baik langsung diambilAy IW : AuAtlet dikumpulkan disatu tempat dan diuji kesehatan. Fisik dan tes cabang olahragaAy . Kapan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan seleksi? IM : AuSeleksi jarang dilakukan secara resmi namun ada beberapa kejuaraan yang memerlukan Tes secara resmi dan dilaksanakan setelah anak atau atlet tersebut mendapatkan pembinaan oleh pelatih di klub masing masingAy . Apasaja syarat agar bisa masuk seleksi? IW : AuSyaratnya memiliki bentuk tubuh yang baik dan menunjang kecaboran masing masing, selain itu memiliki bakat yang bagusAy IM : AuBadannya ideal kalau bisa yang tinggi tetapi memiliki bakat dalam cabang olahraganya juga pentingAy AP : AuAtlet yang memiliki potensi yang baik tapi atlet yang punya motivasi dan semangat latihan juga bisa jadi syaratAy Sarana dan Prasarana . Apasaja sarana dan prasarana yang diberikan untuk atlet dan pelatih untuk menunjang IM : AuSarana seperti lapangan sudah tersedia seperti yang ada di Stadion Tri Dharma dan jika yang berstandart Nasional ada di Stadion Joko SamudroAy IW : AuSarana sebagaian terpenuhi dan sebagian lagi masih kurang karena keterbatasan anggaran dan kekurangan alat biasanya disiasati dengan modifikasi alatAy . Bagaimana kelayakan sarana dan prasarana yang digunakan untuk berlatih? JU : AuMasih layak digunakan dan sudah memadahiAy TA : Aumungkin dari sarana prasarananya lumayan bagus karena ditunjang dengan dana pribadi dan bantuan dari Pengcab PASI Kabupaten GresikAy AP : AuSarana prasarana lumayan bagus tapi belum terlalu lengkap untuk nomor lomba lainnyaAy . Jikalau ada, apasaja bantuan yang diberikan pada klub olahraga tersebut? IM : AuBantuan yang diberikan berupa uang untuk klub yang digunakan untuk membeli peralatan latihanAy . Jika ada, kapan pembaharuan sarana dan prasarana dilakukan? IM : AuPembaharuan peralatan dilakukan ketika ada laporan dari klub tentang peralatan yang kurang atau yang rusakAy Prestasi . Apakah kiat yang dilakukan Pengcab PASI Gresik untuk meningkatkan prestasi di Kabaupaten Gresik? IM : AuPengcab PASI Kabupaten Gresik mengusahakan untuk Try Out dengan klub lain dan banyak mengikuti perlombaanAy IW : AuMengikuti Try Out dan perlombaan ditingkat Kabupaten sampai tingkat NasionalAy Angket Angket dilakukan untuk menentukan posisi tim atau pada kesempatan ini merupakan Pengcab PASI Kabupaten. Pernyataan yang tercantum pada angket merupakan pernyataan yang dibuat dari hasil wawancara kepada Pengurus. Pelatih dan Atlet Pengcab PASI Kabupaten Gresik. Berikut merupakan hasil dari angket : Tabel 2. 1 Strenght (Kekuata. No. Pernyataan Seorang pelatih wajib memiliki lisensi dalam Seorang memiliki penguasaan materi dan keilmuan peningkatan prestasi Adanya Try . atihan bersam. yang dilakukan minimanl 3 bulan sekali Sarana yang layak pakai Total Bobot Rating Score Tabel 2. 4 Threats (Ancama. Pernyataan Perekrutan atlet jarang Kurangnya minat atlet dalam berlatih Kurangnya dilaksanakan di tingkat Kabupaten Kurangnya sarana dan prasarana Total Opportunities (Peluan. Promosi atlet ke tingkat nasional dan internasional dengan pembinaan yang baik Peningkatan prestasi yang signifikan Mencetak atlet dengan sumber daya manusia yang Total Rating Score Tabel 3. 1 Daftar Nama Pelatih Pengcab PASI Kabupaten Gresik Bobot Rating Score NAMA KETERANGAN IWAN ARDIYANTO, Pd. AGUS SURYADI, Or. Kes. AKBAR KARUNIA PUTRA. Pd. PRAMADHO SABRIANTI PUTRI. Pd. Pelatih Atletik Pengcab PASI Kabupaten Gresik Mantan Atlet Nasional nomor lomba Lompat Jauh dan Dasa Lomba Tabel 2. 3 Opportunities (Peluan. Bobot i. HASIL Hasil Wawancara diatas tentang Analisis SWOT pembinaan di Pengcab PASI Kabupaten Gresik yang diukur dari beberapa faktor, yaitu rekrutmen atlet dan pelatih, sarana dan prasarana dan Prestasi. Rekrutmen Pelatih dan Atlet Dalam hal perekrutan Pelatih berdasarkan hasil wawancara merupakan seseorang yang memiliki lisensi pelatih akan memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pelatih karena dalam pengambilan lisensi, seseorang akan diajarkan untuk menjadi seorang pelatih. Selain itu seseorang yang pernah menjadi atlet bisa menjadi pelatih karena pengalamannya dalam menghadapi perlombaan dan penguasaan terhadap Atletik. Pembinaan atlet dilakukan secara bertahap dengan cara melihat hasil perlombaan maupun atlet yang mempunyai potensi pada dirinya seperti fisik yang menunjang. Berikut daftar nama pelatih : Tabel 2. 2 Weakness (Kelemaha. Threats (Ancama. Kurangnya dukungan dari orang tua Atlet konsentrasi / fokus dalam berlatih Nutrisi untuk atlet tidak terpantau Tempat latihan yang jauh dari tempat tinggal atlet Total Pelatih Atletik Pengcab PASI Kabupaten Gresik Aktif dalam pembinaan atlet di Pengcab PASI Kabupaten Gresik Bobot Rating Score Pelatih Atletik Pengcab PASI Kabupaten Gresik Mantan atlet atletik nomor lomba Lontar Martil dan lari 400 meter Pelatih Pengcab Kabupaten Gresik Mantan atlet atletik nomor lomba 200 meter dan 400 Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa, pelatih yang dimiliki oleh Pengcab Pasi Kabupaten Gresik merupakan pelatih yang mempunyai pengalaman dalam Cabang Olahraga Atletik, salin itu para pelatih mempunyai pemahaman yang baik tentang ilmu ke olahraga khususnya di Cabang Olahraga Atletik. Untuk jumlah atlet di Pengcab PASI Kabupaten Gresik sebayak 30 atlet. Sarana dan prasarana Berikut merupakan Sarana dan Prasarana yang dimiliki oleh Pengcab PASI Kabupaten Gresik : Tabel 3. 2 Daftar Sarana dan prasarana Pengcab PASI Kabupaten Gresik No. Jenis Lapangan Kerucut Tongkat Estafet Medicine Ball Leader Start block Gawang Kecil Gawang Besar Lembing Peluru Besi Cakram Kayu Tiang dan mistar lompat Matras Lompat tinggi Mistar (Weightraining Plat Bahan Gravel Karet Sintetis Plastik Jumlah Karet Kayu dan tali Besi 2 X 600gr 2 X 700gr 2 X 800gr 2 X 7Kg 3 X 5Kg 2 X 4Kg 3 x 1Kg 2 X 1,5Kg 2 x 2Kg 1 pasang Spoons 1 buah Besi 3 buah Besi 280 Kg . engan macam ukura. Besi dan kayu Besi dan Kayu Dari data diatas. Sarana dan Prasarana yang ada dan tersedia untuk mendukung latihan atlet di Pengcab PASI Kabupaten Gresik dapat dinilai cukup mewadahi, namun jika dilihat dari kebutuhan Sarana dan Prasarana untuk keseluruhan nomor lomba di Cabang Olahraga Atletik, maka Sarana dan Prasarana terdapat alat yang belum tersedia seperti alat untuk nomor lomba Lompat Galah. Prestasi Berikut merupakan try out yang diikuti oleh Tim Gresik. Table 3. 3 Daftar try out yang diikuti Pengcab PASI Kabupaten Gresik Tingkatan Provinsi Nasional Kabupeten Perlombaan JATIM SPRINT iikuti kurang lebih 5 Kabupate. JAWA TENGAH OPEN PORKAB SPARING ANTAR KLUB Dari data diatas, kegiatan untuk mencapat prestasi sangat ditunjang oleh Pengcab PASI Kabupaten Gresik dengan meyediakan fasilitas yang baik berupa kesempatan untuk mengikuti berbagai macam Try Out atau latihan bersama yang ditujukan agar atlet dapat menambah jam terbang atau pengalaman atlet dalam bertanding IV. PEMBAHASAN Paparan kalimat ini menjelaskan tentang Pembahasan dari hasil data Analisis SWOT pembinaan pengcab PASI Kabupaten Gresik. Kekuatan (Strengt. Kelemahan (Weaknes. Peluang (Opportunitie. Ancaman (Threat. Kekuatan (Strengh. dari Pengcab PASI Kabupaten Gresik . Pembinaan atlet yang baik dan ditunjang dengan try out perlombaan untuk melatih mental atlet. Pelatih yang memiliki lisensi untuk melatih dan pengalaman yang baik. Pelatih yang dapat menguasai materi tentang Cabang Olahraga Atletik serta keilmuan yang mendukung Atlet untuk berprestasi. Sarana dan Prasarana yang cukup baik unutk mendukung kegiatan latihan atlet. Kelemahan (Weaknes. dari Pengcab PASI Kabupaten Gresik . Seleksi atau perekrutan atlet jarang dilakukan dengan alasan kurangnya pengadaan perlombaan ditingkat Kabupaten. Kurang adanya motivasi pada atlet untuk . Kurangnya minat atlet untuk berlatih dan berprestasi dibidang atletik. Peluang (Opportunitie. dari pengcab PASI Kabupaten Gresik . Pembinaan yang sangat mendukung kegiatan kejuaraan tingkat propinsi, nasional maupun . Peluang mencetak atlet yang berprestasi dengan pembibitan atlet yang lebih baik. Peluang meraih prestasi yang lebihbaik lagi dengan kualitas latihan yang semakin baik. Ancaman (Threat. dari pengcab PASI Kabupaten Gresik . Fokus pada atlet saat berlatih dinilai kurang dengan karena kelelahan selesai sekolah. Atletik bukan Cabang Olahraga yang sangat diminati untuk sebagian kalangan sehingga sulit untuk mendapatkan bibit atlet . Kurangnya dukungan dari orang tua atlet untuk berlatih dengan alasan jarak rumah yang terlalu jauh dengan tempat berlatih. Kurangnya dukungan nutrisi atau gizi yang Diagram Kuadran Beikut merupakan rangkuman dari hasil angket diatas : Tabel 3. 4 Rangkuman Hasil angket Analisis SWOT Pembinaan Pengcab PASI Kabupaten Gresik Faktor SWOT Score Strenght (Kekuata. Weakness (Kelemaha. SARAN Sistem Rekruitmen Pelatih dan Atlet Untuk rekruitmen atlet, di Pengcab PASI Opportunities (Peluan. Kabupaten Gresik perlu diadakan perlombaan ditingkat Threats (Ancama. kabupaten untuk menjaring atlet berbakat dan Selain itu untuk masalah jarak rumah Peluang dengan tempat pelatihan, bisa diadakan beberapa Kuadran I Kuardran IV tempat pelatihan lagi agar bibit atlet berbakat dapat ditemukan dan prestasi atlet lebih meningkat Bisa juga dengan membuat sistem pelatihan dini dengan konsep bermain seperti membuat . atletik kids, dengan begitu akan banyak orang yang tertarik untuk bergabung X 2. Fasilitas Sarana dan Prasarana 2 4 6 8 Kekuatan Sarana dan prasarana yang ada di Pengcab -6 -4 PASI Kabupaten Gresik dapat dinilai mencukupi dan Kelemahan masih baik untuk digunakan tetapi masih ada beberapa alat yang kurang seperti jaring untuk nomor lempar dan alat untuk Weight Training. Alangkah lebih baik Kuadran i Kuadran II apabila alat yang kurang tersebut dapat dilengkapi agar prestasi atlet lebih baik lagi. REFERENSI