CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 Februari 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 163-171 IMPLEMENTASI LAYANAN BK KOMPREHENSIF TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN KE PERGURUAN TINGGI DI MAN 2 KOTA PAYAKUMBUH Faiza Maulida Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Korespondensi penulis: faizamaulida727@gmail. Yeni Afrida Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Email: yeniafrida664@gmail. Abstract. The biggest mistake that often occurs by class XII students is choosing the wrong major for college. This mistake makes them not eager to undergo the lecture process that has become their obligation. One of the factors triggering the wrong choice of majors is because they are less or not sensitive to adjusting the right majors with the abilities they have. So this is where the role of the BK Teacher is to be able to carry out Comprehensive BK services appropriately to help students recognize majors in college that are in accordance with the interests and abilities of students. This study will look at how the implementation or form of comprehensive counseling services runs at MAN 2 Payakumbuh City. This research is a descriptive qualitative research with observation data collection techniques, with data reduction analysis techniques. Keywords: Guidance Counseling. College. Implementation Abstrak. Kesalahan terbesar yang sering terjadi oleh siswa kelas XII ialah salah dalam memilih jurusan ke perguruan tinggi. Kesalahan ini membuat mereka tidak bersemangat menjalani proses perkuliahan yang sudah menjadi kewajiban mereka. Salah satu factor pemicu kesalahan pemilihan jurusan adalah karena mereka kurang atau tidak peka menyesuaikan jurusan yang tepat dengan kemampuan yang mereka miliki. Maka disinilah peran Guru BK apakah dapat melaksanakan layanan BK Komprehensif dengan tepat untuk membantu siswa dalam mengenali jurusan diperguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki siswa. Dalam penelitian ini akan melihat bagaimana Implementasi atau bentuk pelayanan BK komprehensif berjalan di MAN 2 Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi, dengan teknik analisis reduksi data. Kata kunci: Bimbingan Konseling. Perguruan Tinggi. Implementasi Received Oktober 30, 2022. Revised November 2, 2022. Januari 04, 2023 * Faiza Maulida, faizamaulida727@gmail. IMPLEMENTASI LAYANAN BK KOMPREHENSIF TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN KE PERGURUAN TINGGI DI MAN 2 KOTA PAYAKUMBUH LATAR BELAKANG Bimbingan konseling adalah proses transformasi nilai dari konselor kepada konseli dalam interaksi pendidikan dengan tujuan mengembangkan kemandirian konseli. Tujuan sebenarnya bimbingan konseling adalah mendirikan konseli dalam arti membantu konseling menjadi apa yang bisa diperbuat dan bagaimana dia harus menjadi "becoming" dan berada "being" sementara dengan cara atau metode apa tujuan bimbingan konseling tersebut dapat tercapai adalah dengan proses bimbingan konseling, yang di dalamnya terdapat suasana mendidik (Kadek Suranata dkk, 2. Bimbingan dan konseling komprehensif merupakan pola yang dipergunakan dalam bimbingan dan konseling yang berkembang saat ini. Dalam bimbingan dan konseling komprehensif meliputi layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsif, dan dukungan sistem (Nurul Lailatus Siamah dan Bambang Dipyo Wiyono, 2. Menurut (Intan Imaningtyas dan Carolina Ligya Radjah, 2. Bimbingan komprehensif diartikan sebagai sebuah program layanan bank mengandung prinsipprinsip: Subjek layanan adalah semua peserta didik Fokus pada kegiatan pembelajaran peserta didik dan mendorong perkembangan peserta didik Konselor dan guru merupakan fungsionaris yang bekerja sama Program bimbingan terorganisir dan terencana sebagai bagian vital dari bimbingan komprehensif Peduli kepada penerimaan diri pemahaman diri dan peningkatan diri Memfokuskan pada proses Berorientasi tiem work dan mensyaratkan pelayanan dari konselor profesional yang terlatih Bersifat fleksibel dan sekuensial Layanan bimbingan dan konseling merupakan bagian integral dari sistem pendidikan Nasional yang mengacu pada pencapaian tujuan pendidikan Nasional, dan sejalan dengan tujuan bimbingan dan konseling sebagai ilmu (Bakhrudin All Habsy. Layanan Bimbingan dan Konseling sangat diperlukan, dikarnakan situasi global yang membuat kehidupan semakin kompetitif dan sekaligus membuka peluang bagi CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 Februari 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 163-171 manusia untuk mencapai status dan tingkat kehidupan yang lebih baik. Untuk mencapai hal tersebut, perlu dipersiapkan insan dan sumber daya manusia yang bermutu. Pendidikan yang bermutu tidak cukup dilakukan melalui transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi harus didukung oleh peningkatan profesionalitas dan system managemen tenaga kependidikan serta pengembangan kemampuan peserta didik untuk menolong diri sendiri dalam memilih dan mengambil keputusan demi pencapaian citacitanya ( Zainal Aqib, 2. yang mana untuk mencapai manusia yang bermutu, bukan hanya siswa yang di tingkatkan ilmu pengetahuan dan teknologinya, namun disertai dengan peningkatan kebermutuan tenaga pendidik tersebut. Untuk meningkatkan kebermutuan tenaga pendidik agar dapat menghasilkan insang yang bermutu, terdapat layanan dukungan system yang merupakan komponen pelayanan dan kegiatan manajemen, tata kerja, infrastruktur, dan pengembangan kemampuan professional konselor secara berkelanjutan, yang secara tidak langsung meberikan bantuan kepada konseli atau memfasilitasi kelancaran perkembangan konseli (Ahmad Susanto, 2. Pelayanan diberikan melalui meningkatkan profesionalitas dan kinerja konselor yang nantinya dapat menyalukan kepada konseli layanan yang semakin Dalam Layanan BK komprehensif terdapat empat layanan, yang mana selain meningkatkan kinerja konselor dengan layanan dukungan system, salah satu layanan yang mendukung pengembangan diri siswa secara langsung ialah layanan peminatan dan perencanaan individual yang berfungsi untuk membantu semua peserta didik guna merencanakan, memantau, dan mengelola pengembangan akademis, karir, dan pribadi /sosial mereka. Dalam komponen ini, kegiatan dirancang untuk membantu peserta didik dalam mengevaluasi pendidikan mereka, karir dan tujuan pribadi untuk mengembangkan rencana studi pribadi pada kelas delapan serta melakukan kerja sama dengan orang tua siswa atau wali (Nuril Lailatus Siamah, 2. Setiap remaja mesti memiliki masa dimana harus memutuskan karir apa yang akan dipilih untuk melanjutkan hidupnya sebagai manusia yang membutuhkan sandang, papan, dan juga pangan. Untuk melanjutkan hidup, tentunya seorang remaja akan tumbuh kedepannya menjadi sosok yang dewasa, yang mana menghasilkan kebutuhan hidup Untuk menghasilkan kebutuhan hidup seseorang harus memiliki pekerjaan yang IMPLEMENTASI LAYANAN BK KOMPREHENSIF TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN KE PERGURUAN TINGGI DI MAN 2 KOTA PAYAKUMBUH mana nantinya dapat menghasilkan nafkah untuk dirinya sendiri dan juga untuk orang yang akan ditanggunginya kedepan, seperti anak dan juga keluarga terdekat. Ada kalanya seseorang yang sudah terjun bekerja, atau masuk kedalam dunia karir, merasa tertekan dan tidak merasa nyaman dalam pekerjaannya, sehingga hasil dari pekerjaannya tidak memuaskan dan juga tidak dapat mencapai kehidupan yang berkualitas karena tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya. Oleh karena seorang remaja harus dibimbing agar dapat mengenal diri, bakat, dan minat yang ia miliki untuk dapat menentukan jurusan di perguruan tinggi yang mumpuni diambil dengan prospek kerja yang diminati, dan sesuai dengan potensi serta karakter diri siswa. Namun tidak semua siswa mengenali diri, bakat serta minat yang ia miliki. Minat merupakan sebagai suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat (Slameto, 2. Berarti berkaitan dengan perasaan suka atau senang seseorang terhadap suatu objek. Sedangkan menurut (Djali, 2. bahwa minat pada dasarnya merupakan penerimaan akan sesuatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Minat sangat besar pangaruhnya dalam mencapai prestasi dalam suatu pekerjaan, jabatan, atau karir. Yang mana juga berpengaruh terhadap pilihan masa depan seseorang, seperti memilihan program studi di perguruan tinggi. Dalam hal inilah guru BK berperan dalam membimbing siswa dengan memngunakan layanan yang ada dan sesuai untuk pengembanga diri siswa di bidang karir. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Indah Lestari . dalam jurnalnya yang berjudul AuMeningkatkan Kematangan Karir Remaja Melalui Bimbingan Karir Berbasis Life SkillsAy mengambil kesimpulan bahwa Untuk memenuhi kebutuhan karir remaja, perlu dilakukan bimbingan karir berbasis life skill dalam upaya meningkatkan kematanga karir remaja. Penerapan bimbingan karir berbasis kecakapan hidup . ife skil. setidaknya diperngaruhi oleh tiga factor yaitu pertama, karakteristik bimbingan karir yaitu yang mencakup ruang lingkup ide baru suatu bimbingan karir dan kejelasannya bagi pengguna di lapangan. Kedua, strategi implementasi yaitu strategi yang digunakan dalam implementasi, seperti diskusi profesi, seminar, penataran, lokakarya, penyediaan buku bimbingan karir dan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong pengguna bimbingan karir dilapangan. Ketiga, karakterisitk penggunakan bimbingan CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 Februari 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 163-171 karir yang meliputi pengetahuan, ketrampilan,nilai dan guru terhadap kurikulum serta kemampuannya untuk merealisasikan bimbingan karir dalam salah satu kegiatan Ali Hamzah . dalam penelitiannya yang menunjukkan bahwa factor yang mempengaruhi Implementasi Bimbingan Karir dalam Pemilihan Jurusan perguruan Tinggi di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Pekanbaru ialah latar belakang pendidikan serta pelatihan-pelatihan yang telah diikuti oleh guru bimbingan konseling. Selain pengembangan diri guru BK, tidak luput pula komunikasi yang berjalan baik antar guru BK dengan orang Tua siswa dalam bekerjasama. Selanjutnya lengkapnya fasilitas demi mendukung kegiatan yang dilaksanakan guru BK. Berdasarkan penelitian oleh Indah Lestari . Terkait Penerapan bimbingan karir berbasis kecakapan hidup . ife skil. yang dipengaruhi oleh 3 factor, salah satu factor tersebut ialah strategi implementasi, serta Ali Hamzah . yang menunjukan faktor yang menghambat serta mendukung implementasi Bimbingan Karir. Kemudian peneliti tertarik mengambil penelitian dengan judul AuImplementasi Layanan BK terhadap Pemilihan Jurusan Perguruan Tinggi Siswa Kelas XII di MAN 2 Kota PayakumbuhAy METODE PENELITIAN Dalam menganalisis peran guru bimbingan konseling peneliti menggunakan metode kualitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi layanan Bimbingan dan Konseling yang diberikan oleh guru BK di MAN 2 Kota Payakubuh untuk menentukan pemilihan jurusan ke perguruan tinggi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan purposive sampling, menurut Sugiyono . adalah pengambilan sampel dengan menggunakan beberapa pertimbangan tertentu sesuai dengan kriteria yang diinginkan untuk dapat menentukan jumlah sampel yang akan diteliti. Siswa dengan kriteria dinginkan berada di siswa kelas 12, dengan mengambil dua kelas dari lina kelas dengan yang sudah dipertimbangkan diawal sesuai kriteria. Kelengkapan data penelitian didapatkan dengan memanfaatkan hasil observasi, wawancara dan kuesioner. Wawancara yang digunakan adalah wawancara tidak terstruktur, yaitu wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap IMPLEMENTASI LAYANAN BK KOMPREHENSIF TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN KE PERGURUAN TINGGI DI MAN 2 KOTA PAYAKUMBUH untuk pengumpulan datanya. Dalam wawancara ini di ambil 2 orang siswa dan juga 1 orang guru BK. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian di MAN 2 Kota Payakumbuh, ditemukan bahwa implementasi pelayanan BK bercalan cukup baik dilihat dari hasil obsevasi yang telah Kegiatan pelayanan hamper seluruhnya terlasanak, dan adanya kegiatan MGBK yang di adakan menjadikan kegiatan tersebut memenuhi komponen layanan dukungan system, yang berguna untuk peningkatan kegiatan meningkatkan motivasi siswa dalam mengenal potensi dirinya, serta minat bakat, serta mengarahkan siswa untuk memilih jurusan perguruan tinggi yang selaras dengan potensi serta minat dan bakat yang Selain itu, materi yang diberikan setiap layanan bimbingan klasikal dominan mengenai pengetahuan dan pengembangan potensi diri, serta persiapan memilih jurusan di perguruan tinggi, dengan melakukan beberapa tes yang memadai untuk pengenalan diri siswa, seperti test RIASEC yang di fasilitasi memalui aplikasi android dan disarankan kepada seluruh siswa kelas XII untuk melakukan test tersebut. Agar tidak salah dalam mememilih, beberapa ahli pendidikan menyarankan pertimbangan-pertimbangan untuk memilih fakultas dan program studi, salah satunya dengan melakukan tes minat bakat (Agung, 2. Adapun beberapa seswa yang merasa tidak cocok dengan jurusan yang direkomendasikan setelah melakukan tes, dipersilahkan untuk melakukan konsultasi mengenai jurusan yang di minati kepada guru BK yang telah ditunjuk untuk membina siswa tersebut. Setiap bulan akan diadakan perekapan absensi untuk melihat dan mengontrol kehadiran dan keterlambatan siswa. Adapun siswa dengan motivasi yang rendah dalam mengerjakan dan melaksanakan tugas- tugas sekolah, serta tidak ingin melanjutkan pendidikannya akan dilakukan pemanggilan orangtua dan guru BK akan bekerjasama dengan orangtua dalam membantu siswa tersebut keluar dari permasalahan tersebut. Kegiatan observasi juga menunjukan bahwa fasilitas dan meida untuk siswa cukup memadai, seperti melakukan kegiatan kunjungan ke kampus-kampus bagi siswa kelas XII sebagai awal pengenalan dunia kampus secara langsung. Adapun pembuatan pohon karir serta beberapa media-media pendukung di kelas saat melakukan bimbingan CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 Februari 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 163-171 klasikal, seperti infcus, serta pembuatan media kriatif untuk peningkatan kreatifitas siswa dalam pengembangan diri. Media bimbingan dan konseling adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan bimbingan konseling yang merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan keinginan konseling atau siswa untuk mengenal dirinya sendiri, membimbing dirinya sendiri, dan mengambil keputusan tentang permasalahan yang dihadapinya (Syafruddin dkk, 2. Pada dasarnya media bimbingan dan konseling tidak terbatas hanya berfungsi sebagai perantara sebuah pesan, melainkan memiliki makna yang lebih luas adalah segala alat bantu yang dapat digunakan dan melaksanakan program BK media bimbingan dan konseling terdiri atas dua fokus penting yaitu Peralatan atau perangkat keras Pesan yang dibawa. Dengan demikian, media bimbingan dan konseling yang terpenting bukan peralatannya, melainkan pesan atau informasi bimbingan dan konseling yang dibawakan oleh media tersebut (Wayan Eka Paramarta dkk, 2. Adapun Hasil wawancara yang didapatkan dari salah satu Siswa kelas XII MIA 1 Guru bimbingan konseling memberikan informasi mengenai system terbaru masuk perkuliahan yang baru dirubah. Guru Bimbingan Konseling selalu menyediakan waktu untuk keguatan konsultasi mengenai perkuliahan. Guru Bimbingan Konseling membantu memberkenalkan minat dan bakat yang dimiliki untuk menghindari terjadinya salah dalam mengambil jurusan di perguruan tinggi. Saat ada keraguan dalam pemilihan jurusan, guru Bimbingan dan Konseling akan menyarankan siswa untuk datang keruangan BK untuk Guru Bimbingan dan konseling bertanya kepada setiap siswa apakah sudah yakin dengan jurusan yang akan dipili h di perguruan tinggi, jika ada keeraguan mengenai jurusan yang disarankan, akan dibantu menjelaskan mengenai jurusan serta PTN yang memiliki jurusan tersebut. Guru BK memberikan fasilitas untuk mengunjungi beberapa PTN untuk pengenalan awal dunia kampus. IMPLEMENTASI LAYANAN BK KOMPREHENSIF TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN KE PERGURUAN TINGGI DI MAN 2 KOTA PAYAKUMBUH Selanjutnya hasil waancara yang didapatkan dari siswa kelas XII IPK 3, tidak banyak perbedaan dengan siswa dari kelas XII MIA 1, hanya beberapa perbedaan pada jurusan keagamaan yang di pilih. Guru Bibingan Konseling menyarankan untuk mengerjakan test RIASEC yang berada di aplikasi AuAku Pintar", sehingga akan keluar rekomendasi jurusan Perguruan Tinggi Ada permasalahan mengenai pemilihan jurusan perguruan tinggi yang terbatas mengenai jurusan keagamaan, jadi dilakukan konsultasi jurusan perguruan tinggi sesuai potensi yang dilihat dari nilai-nilai raport, dan minat yang dimiliki Melakukan Bimbingan kelompok untuk memerikan pemahaman tentang dunia kuliah, dan meningkatkan motivasi agar mengenali bakat diri Adapun hasil wawancara yang didapatkan dari Guru BK kelas XII ialah Kelas XII memang diutamakan materi-materi atau layanan peminatan dan perencanaan individual Setiap pelaksanaan layanan, baik itu bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, maupun konseling kelompok, akan diutamakan terlebih dahulu mengenai permasalahan karir Guru BK akan memberikan informasi terbaru mengenai perkuliahan, beasiswa serta perubahan baru mengenai perubahan pola masuk kuliah. Dari observasi dan wawancara yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwasanya implementasi BK dalam upaya mewujudkan siswa untuk dapat memilih jurusan di perguruan tinggi terbilang baik dengan menerapkan salah satu komponen layanan BK komprehensif yaitu layanan peminatan dan perencanaan individual yang merupakan Layanan peminatan dan perencanaan individual merupakan proses bantuan didik/konseli mengimplementasikan rencana pribadi, sosial, belajar, dan karir. Serta peningkatan untuk kemampuan Guru BK sendiri yaitu dengan layanan dukungan system CENDEKIA - VOLUME 3. NO. FEBRUARI 2023 CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial. Bahasa dan Pendidikan Vol. No. 1 Februari 2023 e-ISSN: 2961-7588. p-ISSN: 2962-3561. Hal 163-171 KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwasanya kegiatan atau pengimplementasin BK di MAN 2 Kota Payakumbuh berjalan dengan baik dan semestik karena memanfaatkan komponen-komponen layanan BK komprehensif yang ada. Terlebih pelaksanaan pelayanan peminatan dan perencanaan individual yang lebih di fokuskan bagi siswa kelas XII yang memang tidak lama lagi akan menempuh dan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Serta peningkatan potensi guru BK dengan mengikuti GMBK yang merupan salah satu komponen layanan BK komprehensif yakni layanan dukungan system. Guru BK juga memanfaatkan media yang ada serta pemanfaatan aplikasi menjadikan pilihan yang mudah bagi siswa untuk mengikuti beberapa tes psikologi yang membantu siswa memahami bakat dan pminatan diri agar nanti dapat diarahkan oleh guru BK kepada pemilihan penjurusan di perguruan tinggi yang tepat sesuai dengan minat dan potensi diri siswa. DAFTAR PUSTAKA