Jurnal Riset Manajemen Ekonomi dan Bisnis (HEKTOCORN) Tahun 2023. Volume 4. Nomor 1. Halaman 19 Ae 38 Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang Nikolius Suderis* nikoliussuderis@gmail. STIE Mulia Singkawang. Indonesia Lucia Sutiono STIE Mulia Singkawang. Indonesia Bong Kim Shin STIE Mulia Singkawang. Indonesia Rudy Lesmana STIE Mulia Singkawang. Indonesia Terssia Putri Sari STIE Mulia Singkawang. Indonesia ABSTRACT The purpose of this study was to determine the role of the principal in improving the quality of teachers at SDS Torsina i Singkawang. This study used a sample of 32 people in SDS Torosina i. The research method used is descriptive research method with data collection techniques through questionnaires. Analysis of the data in this study used qualitative analysis, namely by describing the results of the questionnaires distributed and seeing the answers from respondents through the questionnaire. The answers are grouped according to the existing criteria, then from each answer are collected and added From the results of the sum of the data, the percentage is known and a conclusion is Based on the results of the research which analyzed the role of the principal in improving the quality of teachers, it can be seen that the manager, supervisor, leader, innovator, and motivator variables have been very good, causing an increase in teacher The results produced are getting better, as well as being a figure who can protect teachers and continue to maintain cohesiveness and harmony in the school Keywords: The Role Of The Principal In Improving The Quality Of Teachers nikoliussuderis@gmail. Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari PENDAHULUAN Kepala sekolah dalam menjalani tugasnya sebagai pemimpin perlu mengikutsertakan guru dan komite sekolah dalam menyusun strategi sekolah untuk mencapai tujuan yang baik. Menurut Sagala . : Au Untuk menjamin mutu pelayanan pendidikan dan mutu manajemen pendidikan, maka pengembangan standar kompetensi kepala sekolah meliputi kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kompetensi supervisi, dan kompetensi sosial Au. Kepala sekolah juga memikul tanggung jawab yang sangat berat,oleh karena itu agar kepala sekolah dapat memimpin sekolah yang dipimpinnya berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan, maka kepala sekolah tersebut harus professional,artinya memiliki keahlian dan kemampuan menjalankan berbagai aktivitas sekolah, bahkan kepala sekolah bertanggung jawab penuh mengembangkan guru serta tenaga kependidikan lainnya untuk tercapainya tujuan pendidikan. di samping itu tujuan peranan kepala sekolah terdiri dari Pendidik (Educato. Manajer. Administrator. Supervisor. Pemimpin ( Leade. Inovator, dan Motivator. Dalam melakukan hal tersebut, kepala sekolah juga perlu didukung dengan kemauan dan tekad dari sumber daya guru itu sendiri sehingga jumlah status guru seperti yang terlihat di Tabel 1 sebagai berikut : TABEL 1. Jumlah Status Guru Tetap Dan Tidak Tetap Sds Torsina i Singkawang Barat STATUS JUMLAH GURU PERSENTASE GURU TETAP GURU TIDAK TETAP JUMLAH Sumber. SDS TORSINA i SINGKAWANG BARAT,2021 Berdasarkan Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa jumlah guru tetap sebanyak empat orang atau 12,5 persen, sedangkan guru tidak tetap sebanyak 28 orang atau 87,5 persen. Hal ini menunjukan bahwa mayoritas guru di SDS TORSINA i Singkawang Barat adalah guru yang statusnya sebagai guru tidak tetap. Disamping jumlah status guru tetap dan tidak tetap, indikator lain yang dapat dipakai untuk mengetahui meningkatkan kualitas seseorang dari kedisiplinan salah satunya melalui kehadiran /absensi guru dapat dilihat pada Tabel 1. sebagai berikut: TABEL 2. Tingkat Absensi Guru Di Sds Torsina i Singkawang Barat Pada Tahun 2016-2020 Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang Tingkat Jumlah Persentase Absensi Absensi (%) Hari Kerja Jumlah Guru 0,30 0,28 0,51 0,82 0,47 Tahun Absensi Sumber. SDS TORSINA i SINGKAWANG BARAT,2021 Berdasarkan Tabel 2 di atas dapat dilihat dari bahwa tingkat absensi guru pada tahun 2016 sebesar 0,30 persen, kemudian absensi pada tahun 2017 sebesar 0,28 persen. absensi pada tahun 2018 sebesar 0,51 persen. absensi pada tahun 2019 tingkat persentasi mengalami kenaikan menjadi 0,82 persen dan pada tahun 2020 tingkat persentase absensi guru sebesar 0,47 persen. Dalam Tabel 1. tersebut dapat dilihat terdapat absensi yang alpa di karenakan pada saat libur panjang mereka pulang ke daerah mereka masing-masing pada saat mau kembali namun ada halangan dan pada saat ingin memberi kabar ke Kepala Sekolah jaringan mereka terganggu/ di daerah mereka tidak memiliki jaringan yang Kualitas guru juga dapat diketahui dari kemampuan akademis yaitu tingkat pendidikan semakin tinggi tingkat pendidikan guru tersebut diharapkan kemampuan serta kualitas dalam memberikan pengajaran juga semakin baik. Untuk itu perlu dilihat jumlah guru berdasarkan tingkat pendidikan. Dapat dilihat pada Tabel 3 sebagai berikut: TABEL 3. Tingkat Pendidikan Guru Di Sds Torsina i TINGKAT PENDIDIKAN SMA/SMK Total JUMLAH PERSENTASE 15,62 71,87 Sumber. SDS TORSINA i SINGKAWANG BARAT,2021 Berdasarkan Tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa tingkat pendidikan guru dengan jumlah lulusan SMA/SMK sebanyak empat orang atau 12,5 persen, jumlah lulusan D3 sebanyak lima orang atau 15,62 persen sedangkan jumlah lulusan S1 sebanyak 23 orang atau 71,87 persen. Hal ini menunjukan bahwa mayoritas guru di SDS TORSINA i Singkawang Barat banyak lulusan dari S1. Kualitas tenaga pendidik cukup karna mayoritas sudah sangat sesuai di bidang pendidikan yang dianjurkan. KAJIAN LITERATUR Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari 1 Pengertian Sumber Daya Manusia Menurut Jack Welch dalam Darodjat, . : AuSatu-satunya kami untuk dapat berkompetisi ialah dengan menggunakan manusia. Inilah satu-satunya yang di miliki manusia, bagaimana anda memotivasi serta memberdayakan dan mendidik karyawan sehingga dapat membuahkan hasil mengagumkanAy. Pengertian pengembangan manajemen sumber daya manusia menurut Ghozali dalam Kadarisma . AuPengembangan SDM (Sumber Daya Manusi. , merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan organisasi, agar pengetahuan . , kemampuan . , dan keterampilan . mereka sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang mereka lakukan. Dengan kegiatan pengembangan ini, maka diharapkan dapat memperbaiki dan mengatasi kekurangan dalam melaksanakan pekerjaan dengan lebih baik, sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang digunakan oleh organisasi. Ay 2 Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan ini merupakan penggerak dari organisasi dalam menjalankan program kerjanya menurut Kartini Kartono . yang penulis kutip dalam buku kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan komite sekolah yang di tulis oleh Permadi dan Arifin . menyatakan bahwa: Aupemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan khusus, sehingga ia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya satu atau beberapa Ay 3 Pengertian Kepala Sekolah Dalam kamus besar Indonesia sebagaimana dikutip oleh Wahjosumidja dalam Susanto . Kepala Sekolah berasal dari dua kata,yaitu AuKepalaAy dan AuSekolahAy. Kata Kepala dapat diartikan ketua atau pemimpin dalam suatu organisasi atau lembaga. Sedangkan sekolah adalah sebuah lembaga dimana menjadi tempat menerima dan memberikan pelajaran. 4 Peran Kepala Sekolah Menurut Tabrani dan Suherlan, . Kepala sekolah yang menjalankan tugas dan kewajibannya selalu menerapkan ilmunya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, demikian juga dalam memimpin sekolah,sangat berperan dalam hal: Pelaksana pendidikan Kepala sekolah dalam melaksanakan pendidikan di sekolah tidak boleh memaksakan kehendak sendiri terhadap para guru kepalasekolah harus berusaha menjalankan /memenuhi kehendak dan kebutuhan para guru. Perencana pendidikan Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang Kepala sekolah yang baik harus pandai membuatt dan menyusun perencanan sehingga segala sesuatu yang diperbuatnya buka secara ngawur, tetapi segala tindakan diperhitungkan dan bertujuan. Seorang ahli pendidikan Kepala sekolah harus mempunyai keahlian yang berhubungan dengan tugas jabatan kepemimpinan yang dipegangnya yaitu memajukan dan mengembangkan pendidikan. Mewakili guru Dalam tindakannya ke luar kepala sekolah harus menyadari bahwa baikburuk tindakannya di luar para guru mencerminkan baik-buruk para yang Mengawasi hubungan antar guru Kepala sekolah menjaga jangan sampai terjadi perselisihan, dan berusaha membangun hubungan yang harmonis dan menimbulkan semangat bekerja para guru. Pemberi ganjaran dan hukuman Kepala sekolah harus membeserkan hati para guru yang giat bekerja dan banyak sumbangannya terhadap para guru serta berani pula menghukum para guru yang berbuat merugikan para siswa dalam pembelajaran. Wasit dan penengah Dalam menyelesaikan perselisihan ataupun menerima pengaduanpengaduan diantara para guru,kepala sekolah harus dapat bertindak tegas, tidak pilih kasih ataupun mementigkan salah satu golongan. Bagian dari peran guru Kepala sekolah bukanlah seorang yang berdiri diluar atau di atas Ia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Dengan demikian, segala tindakan dan usahanya hendaklah dilakukan demi tujuan kelompoknya. Merupakan lambang para guru Sebagai lambang guru, kepala sekolah hendaknya menyadari bahwa baik buruknya para guru yang dipimpinnya tercermin pada dirinya. Pemegang tanggung jawab para guru Kepala sekolah harus bertanggung jawab terhadap perbuatan-perbuatan para guru yang dilakukan atas nama kelompok. Pencipta Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari Cita-cita seorang kepala sekolah hendaknya mempunyai suatu konsepsi yang baik dan realitas sehingga, dalam menjalankan kepemimpinannya mempunyai garis yang tegas menuju arah yang telah di cita-citakan. Seorang ayah Tindakan kepala sekolah terhadap para guru dan staf lainnya di sekolah mencerminkan tindakan seorang ayah terhadap anak-anak anggota Sebagai AuKambing HitamAy Kepala sekolah harusnya menyadari bahwa dirinya merupakan tempat melemparkan kesalahan/keburukanya yang terjadi di dalam kelompoknya. Oleh karena itu dia harus pula mau dan berani turut bertanggung jawab atas kesalahan orang lain/anggota kelompoknya. 5 Pengertian Kualitas Crosby dalam Munjiati Munawaroh . , kualitas sebagai kesesuaian dengan persyaratan. Dia melakukan pendekatan pada transformasi budaya Konsep zero defect . ingkat kesalahan no. merupakan tujuan dari kualitas yang mengarahkan kepada tingkat kesalahan sekecil mungkin, bahkan sampai tidak terdapat kesalahan sama sekali. Definisi-definisi yang dikemukakan tersebut pada dasarnya mempunyai pengertian yang sama, yaitu menyangkut tingkat kesesuaian dengan persyaratan, sebagaimana diungkap Crosby dalam Munjiati Munawaroh . Persyaratan yang dimaksud disini adalah persyaratan konsumen, hal ini disebabkan karena tujuan perusahaan adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen demi mencapai kepuasan 6 Pengertian Guru Definisi guru adalah seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk mengajarkan suatu ilmu, mendidik, mengarahkan, dan melatih muridnya agar memahami ilmu pengetahuan yang diajarkannya tersebut. Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajarkan pendidikan formal, tapi juga pedidikan lainnya dan bisa menjadi sosok yang diteladani oleh para muridnya. Dari penjelasan tersebut, maka kita dapat memahami bahwa peran guru sangat penting dalam proses menciptakan generasi penerus yang berkualitas, baik secara intelektual maupun akhlaknya. 7 Pengertian Kualitas Guru Pengertian kualitas guru adalah tingkatan mutu seorang pendidik dalam memberikan pendidikan dan pembelajaran kepada siswanya guna memenuhi kewenangan dan tanggung jawabnya baik di sekolah maupun diluar sekolah. Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang Menurut kamus besar Indonesia adalah Aukualitas adalah tingkatan baik buruknya sesuatu kadar, derajat atau taraf ( kepandaian, kecakapan, keterampilan, mutu, dan sebagainy. Au. METODA PENELITIAN 1 Bentuk Dan Metode Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisis deskriptif Menurut Nazir . 1: . : Aumetode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskriptisi, gambaran atau lukisan secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifatsifat serta hubungan antarfenomena yang diselidiki. Ay Adapun jenis penelitian deskriptif yang penulis ambil adalah dengan metode survei. Menurut Nazir . 1: . : Aumetode survei adalah penyelidikan yang diadakan untuk memperoleh fakta-fakta dari gejala-gejala yang ada dan mencari keterangan-keterangan secara faktual, baik tentang institusi sosial, ekonomi, atau politik dari suatu kelompok atau pun suatu daerah. Ay 2 Teknik Pengumpulan Data 1 Observasi Menurut Creswell dalam buku Sugiyono . 1: . : AuObservasi merupakan proses untuk memperoleh data dari tangan pertama dengan mengamati orang dan tempat pada saat dilakukan penelitianAy. 2 Kuesioner Menurut Creswell dalam buku Sugiyono . 1: . : AuKuesioner (Angke. Teknik partisipan/responden mengisi pertanyaan atau pernyataan kemudian setelah diisi dengan lengkap mengembalikan kepada penelitiAy. 3 Populasi Dan Sampel 1 Populasi Menurut Sugiyono . 1: . Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas : obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristis tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi dalam adalah seluruh guru di SDS TORSINA i SINGKAWANG yang berjumlah 32 orang Terdiri dari 8 Laki-Laki & 24 Perempuan. 2 Sampel Menurut Sugiono . 1: . : AuSampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Teknik pengambilan Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus/sampel jenuh artinya seluruh populasi di jadikan sampel. 4 Analisis Data Dalam penelitian ini, penulis menggunakan cara dengan menganalisis data secara kualitatif guna untuk mengetahui faktor-faktor peran kepala sekolah yang diberikan kepada guru yang ada di sekolah SDS TORSINA i SINGKAWANG, untuk meningkatkan kualitas guru Dengan mengumpulkan jawaban dari responden kemudian diolah dan di hitung persentasenya. Hasil persentase dari semua jawaban responden kemudian ditarik kesimpulan tentang seberapa besar faktor-faktor motivasi kerja guru yang ada di SDS TORSINA i SINGKAWANG. TABEL 4. Skala Likert Skala Skor Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Netral (N) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Sumber : Data Olahan, 2021 Maka perhitungan indeks jawaban responden dilakukan dengan rumus sebagai Nilai Indeks = ((F1x. (F2x. (F3x. (F4x. (F5x. / 5 Dimana : F1 adalah frekuensi jawaban responden yang menjawab 1 F2 adalah frekuensi jawaban responden yang menjawab 2 F3 adalah frekuensi jawaban responden yang menjawab 3 F4 adalah frekuensi jawaban responden yang menjawab 4 F5 adalah frekuensi jawaban responden yang menjawab 5 Rumus : ycI= Skor Tertinggi Oe Skor Terendah Jumlah Kelas 5Oe1 = 0,8 Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang Maka rentang adalah 0,8 yang digunakan untuk menentukan indeks persepsi responden terhadap variabel yang digunakan dalam penelitian ini. TABEL 5. Index Responden Rentang Nilai Kategori 1,0 Ae 1,79 Sangat Rendah 1,80 Ae 2,59 Rendah 2,60 Ae 3,39 Sedang 3,40 Ae 4,19 Tinggi 4,20 Ae 5,00 Sangat Tinggi Sumber : Data olahan, 2021 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1 Analisis Indeks Tanggapan Responden Pada Variabel Peran Kepala Sekolah 1 Manajer TABEL 6. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Kemampuan Menyusun Program (Jadwa. Skor Indikator Pertanyaan Kepala sekolah mampu merancang program dalam upaya mencapai visi/misi serta terciptanya hubungan yang harmonis di sekolah STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,63 Sangat Tinggi Sumber : Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 6, mengenai indikator kemampuan menyusun program . di peroleh hasil sebagai berikut : Kepala sekolah mampu merancang program dalam upaya mencapai visi/misi serta terciptanya hubungan yang harmonis di sekolah. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 20 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 12 responden, sedangkan responden yang menyatakan tidak setuju (TS), sangat tidak setuju (STS) dan netral (N) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,63 atau di interpretasikan sangat tinggi. Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari TABEL 7. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Menjamin Guru Untuk Terus Memelihara Komitmen Pada Sekolah Skor Indikator Pertanyaan Kepala sekolah sebagai mentor dalam memonitoring seluruh kegiatan seperti pengawasan program semester. RPP, yang dievaluasi secara periodik STS Nilai Rata -rata Penilaian Interpretasi 4,75 Sangat Tinggi Sumber : Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 7, mengenai indikator menjamin guru untuk terus memelihara komitmen pada sekolah diperoleh hasil sebagai berikut : Kepala sekolah sebagai mentor dalam memonitoring seluruh kegiatan seperti pengawasan program semester. RPP, yang dievaluasi secara Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 24 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak delapan responden, sedangkan responden yang menyatakan tidak setuju (TS), tidak setuju (STS) dan netral (N) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,75 atau di interpretasikan sangat tinggi. TABEL 8. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Menggerakan Guru Berkinerja Tinggi Indikator Pertanyaan Kepala sekolah mampu menjadi penggerak bagi guru dengan cara semangat guru, membimbing guru Skor STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,75 Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 8, mengenai indikator menggerakan guru berkinerja tinggi diperoleh sebagai berikut : Kepala sekolah mampu menjadi penggerak bagi guru dengan cara memotivasi, semangat guru, membimbing guru. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 24 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak delapan responden. Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang sedangkan responden yang menyatakan tidak setuju (TS), sangat tidak setuju (STS) dan netral (N) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,75 atau di interpretasikan sangat tinggi 2 Supervisor TABEL 9. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Peningkatan Mutu Pengetahuan Dan Keterampilan Guru-Guru Indikator Pertanyaan Skor Mengadakan pembinaan guru dengan cara guru mengikuti pelatihan dan Sumber: Data Olahan 2021 STS Nilai Ratarata 4,22 Penilaian Interpretasi Sangat Tinggi Berdasarkan Tabel 9, mengenai indikator peningkatan mutu pengetahuan dan keterampilan guru-guru diperoleh sebagai berikut: Mengadakan pembinaan guru dengan cara mengikutsertakan guru mengikuti pelatihan dan pendidikan. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak sembilan responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 21 responden, menyatakan netral (N) sebanyak dua responden, sedangkan responden yang menyatakan tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,22 atau di interpretasikan sangat tinggi. TABEL 10. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Pemberian Bimbingan Dan Pembinaan Dalam Penerapan Kurikulum Indikator Pertanyaan Mengembangkan program pengajaran bagi para guru yang Skor STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,19 Tinggi Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari belum maksimal seperti silabus dan RPP Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 10, mengenai indikator pemberian bimbingan dan pembinaan dalam penerapan kurikulum diperoleh sebagai berikut : Mengembangkan program pengajaran bagi para guru yang belum maksimal seperti silabus dan RPP Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak enam responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 26 responden, sedangkan yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,19 atau di interpretasikan tinggi. TABEL 11. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Menindak Lanjuti Supervisi Indikator Pertanyaan Mengawasi guru yang mengajar di kelas setelah itu memberi catatan apa saja yang kurang dalam pengajaranya dan Skor STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,13 Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 11, mengenai indikator menindak lanjuti supervisi diperoleh sebagai berikut : Mengawasi guru yang mengajar di kelas setelah itu memberi catatan apa saja yang kurang pengajaranya dan memberikan masukannya. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak enam responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 24 responden, menyatakan netral (N) sebanyak dua responden, sedangkan responden yang menyatakan tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,13 atau di interpretasikan tinggi. 3 Pemimpin TABEL 12. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Mengarahkan Untuk Mencapai Visi/Misi (Berkomunikas. Skor Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang Indikator Pertanyaan STS Nilai Ratarata 4,22 Mewujudkan visi/misi dan tujuan sekolah melalui program yang dirancang Penilaian Interpretasi Sangat Tinggi Sumber : data olahan, 2021 Berdasarkan Tabel 12, mengenai indikator mengarahkan untuk mencapai vivi/misi . diperoleh sebagai berikut : Mewujudkan visi/misi dan tujuan sekolah melalui program yang Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak tujuh responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 25 responden, sedangkan responden yang menyatakan netral (N) , tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,22 atau di interpretasikan sangat tinggi TABEL 13. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Memotivasi Indikator Pertanyaan Melakukan komunikasi yang baik terhadap guru serta mampu menangani dan menyelesaikan jika terjadi konflik antar guru Skor STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,31 Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 13, mengenai indikator memotivasi diperoleh sebagai berikut : Melakukan komunikasi yang baik terhadap guru serta mampu menangani dan menyelesaikan jika terjadi konflik antar guru. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak sepuluh responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 22 responden, sedangkan menyatakan netral (N), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,31 atau di interpretasikan sangat tinggi. TABEL 14. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Mampu Menuangkan Gagasan-Gagasan Dalam Bentuk Tulisan Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari Indikator Pertanyaan Mengambil keputusan yang tepat dan dapat seluruh pihak Skor STS Nilai Ratarata 4,38 Penilaian Interpretasi Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 14, mengenai indikator mampu manuangkan gagasan-gagasan dalam bentuk tulisan diperoleh sebagai berikut : Mengambil keputusan yang tepat dan dapat disepakati seluruh pihak. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 12 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 20 responden, sedangkan yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,38 atau di interpretasikan sangat tinggi. 4 Inovator TABEL 15. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Mampu Mencari Gagasan Baru Skor Indikator Pertanyaan Melaksanakan gagasan-gagasan baru disekolah dalam peningkatan kualitas guru seperti bidang pembelajaran, bidang ekstrakulikuler dan lain-lain STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,44 Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 15, mengenai indikator mampu mencari gagasan baru diperoleh sebagai berikut : Melaksanakan gagasan-gagasan baru disekolah dalam peningkatan kualitas guru seperti bidang pembelajaran, bidang ekstrakurikuler dan lain-lain. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 14 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 18 responden,sedangkan responden yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,44 atau di interpretasikan sangat tinggi. Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang TABEL 16. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Mampu Melakukan Pembaharuan Dalam Menggali Sumber Daya Komite Dan Masyarakat Skor Indikator Pertanyaan Menciptakan koordinasi yang baik antara guru, orang tua siswa dalam upaya menggali potensi sekolah Sumber: Data Olahan 2021 STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,19 Tinggi Berdasarkan Tabel 16, mengenai indikator mampu melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya komite dan masyarakat diperoleh sebagai berikut : Menciptakan koordinasi yang baik antara guru, orang tua siswa dalam upaya menggali potensi sekolah. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak enam responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 26 responden, sedangkan responden yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,19 atau di interpretasikan tinggi. TABEL 17. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Mampu Melakukan Pembaharuan Di Bidang Pengadaan Dan Pembinaan Guru Skor Indikator Pertanyaan Melaksanakan dibidang pengawasan kualitas guru yang baik sehingga kemamampuan guru terus meningkat STS Nilai Rata -rata Penilaian Interpretasi 4,75 Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 17, mengenai indikator mampu melakukan pembaharuan di bidang pengadaan dan pembinaan guru diperoleh sebagai berikut : Melaksanakan pembaharuan dibidang pengawasan kualitas guru yang baik sehingga kemamampuan guru terus Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 24 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak delapan responden, sedangkan responden yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS) dan Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,75 atau di interpretasikan sangat tinggi. 5 Motivator TABEL 18. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Menciptakan Dorongan Positif Kepada Guru Agar Lebih Kreatif Dan Inovatif Skor Indikator Pertanyaan Mampu mengatur lingkungan kerja yang kondusif dan hubungan yang harmonis sesama Nilai RataN TS STS 4,41 Penilaian Interpretasi Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan dari Tabel 18 mengenai indikator menciptakan dorongan positif kepada guru agar lebih kreatif dan inovatif di peroleh sebagai berikut: Mampu mengatur lingkungan kerja yang kondusif dan hubungan yang harmonis sesama guru. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 13 responden, menyatakan setuju (S) sebanyak 19 responden, sedangkan responden yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,41 atau di interpretasikan sangat tinggi. TABEL 19. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Kemampuan Mengatur Lingkungan Kerja Fisik Skor Indikator Pertanyaan Mendesain ruangan kerja guru yang N TS STS Nilai Ratarata Penilaian Interpretasi 4,13 Tinggi Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang nyaman didukung kelengkapan fasilitas ruangan yang Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 19, mengenai indikator kemampuan mengatur lingkungan kerja fisik diperoleh sebagai berikut : Mendesain ruangan kerja guru yang nyaman didukung kelengkapan fasilitas ruangan yang Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak delapan responden, mengatakan setuju (S) sebanyak 20 responden, mengatakan netral (N) sebanyak empat responden, sedangkan responden yang menyatakan tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS) tidak Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,13 atau di interpretasikan tinggi. TABEL 20. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Mampu Memberikan Prinsip Penghargaan Skor Indikator Pertanyaan Menerapkan prinsip maupun sanksi hukuman sesuai dengan aturan yang Nilai Rata N TS STS -rata 4,47 Penilaian Interpretasi Sangat Tinggi Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 20, mengenai indikator mampu memberikan prinsip penghargaan diperoleh sebagai berikut: Menerapkan prinsip memberi penghargaan maupun sanksi hukuman sesuai dengan aturan yang ada. Adapun yang menyatakan sangat setuju (SS) sebanyak 15 responden, mengatakan setuju (S) sebanyak 17 responden, sedangkan responden yang menyatakan netral (N), tidak setuju (TS), dan sangat tidak setuju (STS) tidak ada. Rata-rata tanggapan responden sebesar 4,47 atau di interpretasikan sangat tinggi. 2 Rekapitulasi Nilai Re-Rata Variabel TABEL 21. Rekapitulasi Indeks Tanggapan Responden Pada Variabel Penelitian Variabel Nilai Rata-rata Indikator Total Rata-rata Penilaian Interpretasi Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari Manager 4,63 4,75 4,75 4,71 Sangat Tinggi Supervisor 4,22 4,19 4,13 4,18 Tinggi Pemimpin 4,22 4,31 4,38 4,30 Sangat Tinggi Inovator 4,44 4,19 4,75 4,46 Sangat Tinggi Motivator 4,41 4,13 4,47 4,33 Sangat Tinggi 4,40 Sangat Tinggi Total Rata-rata Sumber: Data Olahan 2021 Berdasarkan Tabel 21 di atas, total rata-rata rekapitulasi variabel Manager. Supervisor. Pemimpin. Inovator, dan Motivator yaitu sebesar 4,40 persen yang di interpretasikan sangat tinggi. Total Rata-rata variabel peran kepala sekolah tertinggi terdapat pada variabel Manager sebesar 4,71 persen yang di interpretasikan sangat tinggi. Karena peran kepala sekolah di variabel ini cukup berpengaruh besar terhadap kinerja guru tersebut. Sedangkan Total supervisor sebesar 4,18 persen yang di interpretasikan tinggi. Karena peran kepala sekolah di variabel tersebut sudah cukup efektif. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas guru SDS TORSINA i di singkawang barat maka dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut: 1 Variabel Manajer Di variabel ini terdapat tiga indikator yang pertama kemampuan menyusun program . sebesar 4,63 persen adalah sangat tinggi. kedua menjamin guru untuk terus memelihara komitmen pada sekolah sebesar 4,75 persen adalah sangat tinggi. ketiga menggerakan guru berkinerja tinggi sebesar 4,75 persen adalah sangat tinggi. Dari ketiga indikator tersebut mendapatkan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,71 persen atau interpestasinya sangat tinggi. Hal ini membuat peran kepala sekolah dalam variabel ini sudah baik dalam melakukan tugasnya dan mendapatkan pengaruh positif sehingga menyebabkan peningkatan kinerja 2 Variabel Supervisor Di variabel ini terdapat tiga indikator yang pertama peningkatan mutu pengetahuan dan keterampilan guru-guru sebesar 4,22 persen adalah sangat tinggi. Kedua pemberian bimbingan dan pembinaan dalam penerapan kurikulum sebesar 4,19 persen adalah tinggi. Ketiga menindak lanjuti supervisi sebesar 4,13 persen adalah tinggi. dari ketiga indikator tersebut mendapatkan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,18 persen atau interpestasinya tinggi. Dalam hal ini peran kepala sekolah di variabel supervisor cukup baik dan mendapatkan pengaruh positif sehingga menyebabkan peningkatan kinerja guru. Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Guru Di SDS Torsina i Singkawang 3 Variabel Pemimpin Di variabel ini terdapat tiga indikator yang pertama mengarahkan untuk mencapai visi/misi . sebesar 4,22 persen adalah sangat Kedua memotivasi sebesar 4,31 persen adalah sangat tinggi. Ketiga mampu menuangkan gagasan-gagasan dalam bentuk tulisan sebesar 4,38 persen adalah sangat tinggi. dari ketiga indikator tersebut mendapatkan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,30 persen atau interpestasinya sangat Dalam hal ini peran kepala sekolah di variabel pemimpin sangat baik dan mendapatkan pengaruh positif sehingga menyebabkan peningkatan kinerja guru. 4 Variabel Inovator Di variabel ini terdapat tiga indikator yang pertama mampu mencari gagasan baru sebesar 4,44 persen adalah sangat tinggi. Kedua mampu melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya komite dan masyarakat sebesar 4,19 persen adalah tinggi. Ketiga mampu melakukan pembaharuan di bidang pengadaan dan pembinaan guru sebesar 4,75 persen adalah sangat tinggi. dari ketiga indikator tersebut mendapatkan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,46 persen atau interpestasinya sangat Dalam hal ini peran kepala sekolah di variabel inovator sangat baik dan mendapatkan pengaruh positif sehingga menyebabkan peningkatan kinerja guru. 5 Variabel Motivator Di variabel ini terdapat tiga indikator yang pertama menciptakan dorongan positif kepada guru agar lebih kreatif dan inovatif sebesar 4,41 persen adalah sangat tinggi. Kedua kemampuan mengatur lingkungan kerja fisik sebesar 4,13 persen adalah tinggi. Ketiga mampu memberikan prinsip penghargaan sebesar 4,47 persen adalah sangat tinggi. dari ketiga indikator tersebut mendapatkan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,33 persen atau interpestasinya sangat tinggi. Dalam hal ini peran kepala sekolah di variabel inovator sangat baik dan mendapatkan pengaruh positif sehingga menyebabkan peningkatan kinerja guru. SARAN Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka adapun saran-saran yang dapat saya berikan antara lain: 1 Bagi sekolahan . Peran kepala sekolah dalam meningkat kualitas guru dalam programnya tersebut sudah sangat bagus dan terus meningkatkan program yang lebih menarik lagi sehingga kualitas guru yang di hasilkan semakin baik. Suderis. Sutiono. Shin. Lesmana. Sari . Kepala sekolah juga harus mampu menjadi sosok yang dapat mengayomi guru supaya guru merasa bahwa pekerjaan yang dilakukan dapat dihargai. Sekolah dapat memberikan penghargaan bagi guru yang berpertasi atau berkinerja dengan baik. Guru-guru dan kepala sekolah diharapkan terus menjaga kekompakan dan keharmonisan di lingkungan sekolah. 2 Bagi peneliti selanjutnya . Saran untuk peneliti selanjutnya atau yang akan datang agar dapat meneliti menggunakan pendekatan lain selain deskreptif seperti pengujian statistic menggunakan SPSS. Menambahkan variable penelitian selain variable yang telah di teliti. DAFTAR PUSTAKA