ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB BENTUK-BENTUK PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT DI DESA BARIMBUN RT 04 KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Noorhidayah* . Safrul Rijali Noorhidayahhidayah962@gmail. com , safrulrijali@gmail. Program Studi Administrasi Negara Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung-Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 7012 Email : info@stiatabalong. ABSTRAK Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsima. merupakan program yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PPUR) program tersebut adalah program pemberdayaan masyarakat dibidang air minum dan sanitasi yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan, dan pengelolaan. Oleh sebab itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui Bentuk-bentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi dan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan terhadap masalah dengan cara memberikan uraian atau mengungkapkan makna konsep fenomena. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang. Analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data . ata collectio. , reduksi data . ata condensatio. , penyajian data . ata displa. , dan penarikan kesimpulan . Penguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 berupa Pemikiran dan Uang. Kata Kunci : Pengelolaan. Pamsimas. Partisipasi. Partisipasi Masyarakat FORMS OF COMMUNITY PARTICIPATION IN THE MANAGEMENT OF THE COMMUNITYBASED DRINKING WATER SUPPLY AND SANITATION PROGRAM IN BARIMBUN VILLAGE. TANTA SUB-DISTRICT. TABALONG REGENCY ABSTRACT The Community-Based Drinking Water Supply and Sanitation Program (Pamsima. is a program initiated by the Ministry of Public Works and Public Housing (PPUR). It is a community empowerment program in the field of drinking water and sanitation, which actively involves the community from planning, implementation, maintenance, to management. Therefore, the purpose of this research is to identify the forms of community participation in the management of the community-based drinking water supply and sanitation program in Barimbun Village. RT 04. Tanta Sub-District. Tabalong Regency. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method and a descriptive research type, aimed at describing or revealing the meaning of the phenomenon's concepts. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. There were five informants in this study. The data analysis process involves data collection, data condensation, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was tested using source triangulation. The research results show that the forms of community participation in the management of the community-based drinking water supply and sanitation program in Barimbun Village. RT 04, are in the form of ideas and financial contributions. Keywords: Management. Pamsimas. Participation. Community Participation. JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB PENDAHULUAN Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilihan strategis dalam rangka mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi indonesia. Salah satu infrastruktur penting untuk layanan dasar adalah pembangunan sarana air minum untuk memberikan layanan akses air minum kepada seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu kegiatan pembangunan sarana air minum yang telah dilaksanakan dan telah memberikan konstribusi layanan akses air minum kepada masyarakat adalah Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank dunia, program ini dilaksanakan diwilayah pedesaan dan pinggiran Penyediaan prasarana dan sarana air dan sanitasi yang baik akan memberikan dampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan Air merupakan hal yang paling mendasar untuk kebutuhan hidup. Menurut (Dwidjoseputro, 1. air bersih adalah air sehat yang dipergunakan untuk kegiatan manusia dan harus bebas dari kuman-kuman penyebab penyakit, bebas dari bahan-bahan kimia yang dapat mencemari air bersih tersebut. Jika pemenuhan air tanpa mensampingkan kualitas air tidak terpenuhi maka akan memberikan dampak tehadap kesehatan, sosial dan ekonomi. Pemerintah memiliki komitmen untuk mewujudkan Sustainable Development Goals ke-6 yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air minum yang aman dan terjangkau untuk semua pada tahun 2030 (Pamsima. Dalam Penelitian ini berfokus pada salah satu program pemerintah yaitu Program Pamsimas merupakan program yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PPUR) program tersebut adalah program pemberdayaan masyarakat dibidang JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 air minum dan sanitasi yang melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemeliharaan dan pengelolaan (Kementerian PUPR). Berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib pemerintah daerah, sebagai pelayanan publik yang mendasar. Untuk mendukung kapasitas pemerintah daerah dalam menyediakan air minum dan sanitasi yang mampu untuk memenuhi standar pelayanan minimal (SPM). Pamsimas menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non-fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas dalam (Pamsimas. Program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat Pamsimas I dimulai . dan pamsimas II . , telah berhasil menambah akses air minum aman bagi 10,4 juta jiwa dan akses sanitasi layak bagi 10,4 juta jiwa di lebih dari 12. 000 desa/kelurahan yang tersebar di 233 kabupaten/kota di 32 provinsi di Indonesia. Saat ini pamsimas memasuki fase ketiga Pamsimas i yang dilaksanakan pada kurun waktu . dan akan menyebar 15. 000 desa sasaran baru serta mengelola keberlanjutan program di hampir lebih dari 27. 000 desa peserta pamsimas di seluruh Indonesia (Pamsimas,2. Program Pamsimas ini hadir tentu dengan tujuan awal adalah untuk meningkatkan jumlah fasilitas masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah pedesaan dan peri-urban. Dengan Pamsimas diharapkan mereka dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs . ektor pengarustamaan dan perluasan pendekatan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB pembangunan berbasis masyarakat . rogram penyediaan air minum dan sanitasi berbasis Beberapa penelitian terdahulu telah membahas mengenai partisipasi masyarakat dalam program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat diberbagai Daerah di Indonesia. Dalam artikel yang dilakukan oleh (DediSufriadi & Zakaria, 2. , (Cecillia Novi Anggraini. Siti Meratus. DKK, 2. , (Asminar, 2. , (Yuki Sonia Purba & Siti Hazzar Nur. R, 2. dan (Ali Usman & Nora Eka Putri, 2. mengenai 5 lima bentuk partisipasi masyarakat yaitu . Pemikiran, . Tenaga, . Keterampilan, . Barang, dan . Uang. Dari beberapa penelitian tersebut menyatakan bahwa partisipasi Pemikiran masyarakat ikut serta dalam memberikan ide ataupun gagasan, serta kurang perhatian dalam memberikan saran bergotong royong yang artinya partisipasi pemikiran oleh masyarakat masih minim. Partisipasi tenaga dari beberapa peneltian terdahulu memberikan hasil bahwa partisipasi tenaga dalam kegiatan program pamsimas masih kurang, kurang aktif berperan dalam kehadiran gotong royong dan juga kurang aktif dalam proses gotong royong. Partisipasi Barang beberapa penelitian terdahulu menunjukan hasil bahwa partisipasi barang dalam kegiatan program pamsimas masyarakat menggunakan mesin sanyo sendiri dan memberikan harta berupa uang. Partisipasi keterampilan dalam penelitian terdahulu menunjukan hasil bahwa masyakat cukup banyak yang bisa dalam pelaksanaan program. dan partisipasi uang dari hasil penelitian terdahulu menunjukan hasil bahwa masih adanya keterlambatan dan masyarakat tidak membayar iuran perbulan berupa uang bertujuan untuk pendanaan program pamsimas. Selain itu terdapat kurangnya memanfaatkan program Pamsimas adalah Tenaga dan uang. Maka hal tersebut pemanfaatan program pamsimas tetapi ada JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 faktor lainnya. Hal ini menjadikan alasan peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai bentuk-bentuk Partisipasi Masyarakat, apabila partisipasi masyarakat kurang maka akan menghambat jalannya proses pengelolaan program yang melibatkan masyarakat karena suatu program akan dikatakan berhasil apabila pembangunan dari program tersebut dapat dinikmati oleh semua masyarakat tanpa merasa ada dirugikan. TINJAUAN PUSTAKA Hasil penelitian (Sufriadi & Zakaria, yang berjudul Aupartisipasi masyarakat dalam program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Aceh JayaAy. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan analisis SWOT pada penelitian data masyarakat sebagai data Dari hasil penelitian di peroleh bentuk partispasi masyarakat pada perencanaa di Lhok Geulumpang berupa sumbangan pikiran dalam bentuk usulan, saran dan kritik saat dipelaksanaan berupa incahs . dan inkind . ontribusi swadaya masyarakat/gotong royon. Hasil penelitian (Anggraini. Meratus. Varadilla. Febrianti, 2. Pendekatan kualitatif dengan Pengumpulan data menggunakan teknik melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bentuk partisipasi masyarakat berupa: partisipasi dalam bentuk tenaga, partisipasi dalam bentuk materi, dan partisipasi dalam bentuk kegiatan Hasil penelitian (Asminar, 2. Hasil partisipasi dan swadaya masyarakat sangat tinggi. ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Hasil penelitian (Purba & Nur. yang berjudul AuPartisipasi Masyarakat Dalam Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Jandiraya Kecamatan Dolog Masagal Kabupaten SimalungunAy. Dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, dan studi kepustakaan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian diperoleh tingkat partisipasi masih tergolong rendah (Usman & Putri, 2. Yang berjudul AuPartisipasi penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakatAy. Dengan teknik purposive sampling menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan partisipasi masyarakat Pbelum lancar. Paradigma Administrasi Publik Administasi Publik Menurut, (Chandler & Plano, 1. mengatakan bahwa administrasi publik adalah proses dimana sumber daya dan dikoordinasikan untuk memformulasikan, . keputusan-keputusan kebijakan publik. Chandler & Plano menjelaskan bahwa administrasi publik merupakan seni dan ilmu . rt and scienc. yang ditujukan untuk mengatur Aupublic affairsAy dan melaksanakan berbagai tugas yang ditentukan. Administrasi publik sebagai disiplin ilmu bertujuan untuk memecahkan masalah publik melalui perbaikan-perbaikan terutama dibidang organisasi, sumber daya manusia dan Menurut, (Marshall. Gladys, & Louis, 1. mengatakan bahwa administrasi publik adalah kegiatan pemerintah di dalam melaksanakan JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 kekuasaan politiknya. (Pfiffner & Prethus, 1. mendefinisikan administrasi publik adalah meliputi . meliputi implementasi kebijakan pemerintah yang telah ditetapkan oleh badan-badan perwakilan. koordinasi usaha-usaha perorangan dan kelompok untuk melaksanakan kebijakan pemerintah. suatu proses yang bersangkutan dengan pelaksanaan kebijakan-kebijakan pemerintah, pengarahan kecakapan dan teknik-teknik yang tidak terhingga jumlahnya, memberikan arah dan maksud terhadap usaha sejumlah orang. (David, administrasi publik merupakan pemanfaatan teori-teori dan proses-proses manajemen, politik dan hukum untuk memenuhi keinginan pemerintah dibidang legislatif, eksekutif, dalam rangka fungsi-fungsi peraturan dan pelayanan terhadap masyarakat secara keseluruhan atau Pemerintahan atau AuGovernmentAy bahasa inggris diartikan sebagai : AuThe authoritative direction and administration of the affairs of men/women in a nation, state, city , etcAy. Dalam bahasa Indonesia berarti Aupengarahan dan administrasi yang berwenang atas kegiatan orang-orang dalam sebuah negara, negara bagian, kota dan sebagainya. Sedangkan istilah AukepemerintahanAy atau AugovernanceAy yaitu Authe act, fact, manner of governingAy, berarti Autindakan, fakta, pola, dan kegiatan atau penyelenggaraan pemerintahanAy. Dengan demikian AugovernanceAy adalah suatu kegiatan . , sebagaimana dikemukakan oleh (Koiman, 1. bahwa governance lebih merupakan Auserangkaian proses interaksi sosial politik antara pemerintahan dengan masyarakat dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan intervensi pemerintahan atas kepentingan-kepentingan tersebutAy. Istilah AugovernanceAy tidak hanya berarti kepemerintahan sebagai suatu kegiatan. Oleh karena itu tidak ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB governance, private governance, corporate governance, dan banking governance. Berkaitan hal tersebut, prinsip good governance hendaknya dapat diterapkan diseluruh sektor, dengan memperhatikan agenda kebijakan Secara konseptual kebijakan publik dapat dilihat dari kamus Administrasi Publik (Chandler & Plano, 1. mengatakan bahwa kebijakan publik adalah pemanfaatan yang strategis terhadap sumber-sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah publik atau pemerintah. Bahkan Chandler dan Plano beranggapan bahwa kebijakan pulik merupakan suatu bentuk investasi yang kontinu oleh pemerintah demi kepentingan orang orang yang tidak berdaya dalam masyarakat agar mereka dapat hidup dan ikut berpartisipasi dalam Teori Partisipasi Partisipasi sebenarnya berasal dari bahasa inggris yaitu dari kata AuparticipationAy yang dapat diartikan suatu kegiatan untuk membangkitkan perasaan dan ikut sertakan atau ambil bagian dalam kegiatan suatu organisasi. Sehubungan dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, partisipasi merupakan keterlibatan aktif masyarakat atau partisipasi tersebut dapat berarti keterlibatan proses penentuan arah dari strategi kebijaksanaan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. (Wazzir, 1. mengemukakan bahwa partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan seseorang secara sadar ke dalam interaksi sosial dalam situati tertentu. Sedangkan Menurut (Mikkelsen, 1. mengemukakan bahwa partisipasi adalah kontribusi sukarela dari masyarakat kepada proyek tanpa ikut serta dalam pengambilan keputusan serta suatu proses yang aktif yang mengandung arti bahwa orang atau kelompok yang terkait, mengambil insiatif dan menggunakan kebebasan untuk melakukan hal itu. JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Teori Partisipasi Masyarakat Partisipasi masyarakat menurut (Hamijoyo, 2. Bentuk Partisipasi Masyarakat yaitu: Partisipasi partisipasi berupa sumbangan ide, pendapat atau buah pikiran konstruktif, baik untuk menyusun program maupun untuk memperlancar pelaksanaan program dan juga untuk mewujudkan dengan memberikan pengalaman dan pengetahuan guna mengembangkan kegiatan yang diikutinya. Partisipasi tenaga, adalah partisipasi yang diberikan dalam bentuk tenaga untuk pelaksanaan usaha-usaha yang dapat menunjang keberhasilan suatu Partisipasi keterampilan yang dimilikinya kepada anggota masyarakat lain yang Dengan maksud agar orang tersebut dapat melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosialnya. Partisipasi barang, merupakan jenis partisipasi masyarakat yang diberikan dalam bentuk barang yang mencakup peralatan dan perlengkapan yang Barang yang dimaksudkan dalam hal ini adalah barang-barang yang dimiliki oleh anggota yang secara sukarela digunakan untuk keperluan kegiatan atau acara di kampung kreatif. Partisipasi uang, adalah bentuk partisipasi untuk memperlancar usahausaha bagi pencapaian kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan. Partisipasi ini menggunakan uang sebagai alat guna mencapai sesuatu yang diinginkan biasanya tingkat partisipasi tersebut dilakukan oleh orang-orang pada kalangan atas. Kerangka Konseptual ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Gambar 1 Kerangka konseptual Partisipasi Masyarakat kualitatif lebih menekankan makna daripada UU No. 6 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Dan Pengembangan Sarana SPAMS Terbangun Berbasis Masyarakat Lokasi Penelitian Menurut Hamijoyo . Bentuk Partisipasi Masyarakat Partisipasi Pemikiran Partisipasi Tenaga Partisipasi Keterampilan Partisipasi Barang Partisipasi Uang Bentuk-Bentuk Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong Pemikiran dan Uang Sumber : Peneliti, 2024 METODE PENELITIAN Pendekatan pendekatan fenomenalogi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penggunaan metode pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan terhadap masalah penelitian ini dengan cara memberikan uraian atau mengungkap makna konsep tentang fenomena yang ditemukan di lapangan sehubungan dengan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. (Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D , 2. menyatakan, metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, . ebagai lawannya adalah eksperime. dimana peneliti sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan dara dilakukan secara triangulasi . , induktif/kualitatif, dan hasil penelitian JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Dalam penelitian ini peneliti melakukan penelitian yang berlokasi di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Sumber Data Data primer adalah sumber data yang diperoleh secara langsung hasil wawancara atau observasi dari narasumber dan informan yang sebenarnya sesuai dengan dilapangan. Menurut (Martono, 2. Data primer adalah sekumpulan informasi yang diperoleh peneliti langsung dari lokasi penelitian melalui sumber data penelitian ini yaitu data primer dan data Untuk memperoleh data primer peneliti mengumpulkan data secara langsung yaitu observasi, dan Sumber data penelitian adalah 5 . informan yaitu satu orang Aparat Desa dan empat orang masyarakat RT 04 Desa Barimbun. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari hasil penelitian yang kemudian diolah sendiri, yaitu data yang digunakan untuk analisis maupun untuk pembahasan hasil penelitian pengelolaan Pamsimas di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Data sekunder diperoleh dari kegiatan penelaahan baik berupa buku, jurnal, studi informasiinformasi yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti. Teknik Pengumpulan Data Observasi ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB (Sutrisno, bahwa, observasi kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan psikologis, dua diantaranya yang terpenting adalah proses-proses Teknik pengumpulan data ini dilakukan dengan cara mengamati suatu fenomena yang ada dan terjadi. Observasi memperoleh data yang relevan dengan topik penelitian. Dalam penelitian ini peneliti mengamati bagaimana bentukbentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program penyediaan air minum berbasis masyarakat Pamsimas di Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Observasi dilakukan diwilayah tersebut. Hasil observasi di Desa Barimbun RT 04 mengenai bentuk-bentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan air Partisipasi masyarakat pemikiran, tenaga, keterampilan, barang dan uang dalam hal ini memberikan untuk pengelolaan hal ini dapat dilihat hasil wawancara kepada masyarakat Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Wawancara (Intervie. Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara dua orang atau lebih secara langsung. pewawancara di sebut . sedangkan orang yang diwawancarai disebut . Wawancara dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara secara langsung kepada masyarakat di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong yang telah dipilih menjadi informan. JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Dokumentasi Dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data dalam penelitian untuk memperkuat argumentasi dari penelitian tersebut. Dokumentasi dapat berupa catatan, gambar, audio dan Oleh karena itu dalam penelitian sangat penting. Analisis Data Analisis data yang digunakan menurut model analisis interkatif (Miles. Huberman, & Saldana, 2. (Cresswell, 2. melalui empat tahap, data (Data Collectio. , reduksi data (Data Condensatio. , penyajian data ((Data Displa. , dan penarikan kesimpulan (Conclusio. Pengumpulan Data (Data Collectio. Peneliti dalam hal ini menyimpulkan tiga teknik pengumpulan data yaitu Reduksi Data (Data Condensatio. Setelah pengumpulan data, data tersebut kemudiaan ditelaah. Data yang di temukan dilakukan proses pemilihan, pemusatan, penyederhanaan, dan ditransformasikan menjadi rangkuman, tabel, maupun gambar disesuaikan dengan fokus dalam penelitian ini, bentuk-bentuk pengelolaan program penyediaan air masyarakat di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong. Penyajian Data (Data Displa. Penyajian data adalah sebuah bentuk analisis yang berisi tentang yang teratur dari informasi yang didapatkan pengambilan keputusan dan tindakan. Data yang disajikan adalah data dalam ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB bentuk teks. Agar dapat menyajikan data dengan baik serta dapat menuju analisis kualitatif yang kuat maka data yang disajikan dapat berupa gambar atau foto yang didapatkan dilokasi Hal tersebut digunakan untuk menyusun informasi sehingga peneliti dapat menarik kesimpulan ataupun untuk melanjutkan proses yang selanjutnya sampai data yang disajikan berguna. Penyajian data juga tidak lepas dari aktifitas analisis yaitu menentukan data yang harus disajikan. Penarikan Kesimpulan(Conclusio. Penarikan kesimpulan adalah usaha untuk mencari atau memahami makna, keteraturan pola-pola penjelasan, alur sebab akibat dan proporsi. Kesimpulan ditarik diverifikasi dengan cara melihat dan mempertanyakan kembali sambil catatan lapangan agar memperoleh pemahaman yang lebih Pengujian Keabsahan Data Triangulasi didefinisikan secara luas sebagai penggunaan metode penelitian yang berbeda dalam mempelajari fenomena yang Triangulasi adalah melihat sesuatu realitas dari berbagai sudut pandang atau perspektif, dari berbagai segi sehingga lebih kredibel dan akurat. Menurut (William, 2. menyatakan triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara, dan berbagai Dengan demikian terdapat triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan waktu. Dalam penelitian ini peneliti menguji keabsahan data menggunakan tringulasi sumber dengan mengumpulkan informasi dan membandingkan informasi yang diperoleh dari satu sumber dengan sumber yang lainnya. JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Dalam penelitian ini, bagaimana bentukbentuk pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat Pamsimas yang diperlukan untuk penunjang pengelola program tersebut. Peneliti mencoba menggali apakah bentuk-bentuk partisipasi masyarakat baik sesuai kebutuhan untuk pengelolaan melalui wawancara terhadap informan dengan indikator menurut Hamijoyo . bentuk partisipasi masyarakat yaitu partisipasi pemikiran, partisipasi tenaga, partisipasi keterampilan, partsipasi barang, dan partisipasi Partisipasi Pemikiran Mengenai peneliti menjelaskan maksud dari partisipasi berupa bentuk pemikiran kepada Aparat Desa Barimbun yaitu satu orang dan ke empat orang masyarakat Desa Barimbun RT 04 agar informan dapat memahami bahwa sumbangan pemikiran berupa ide, pengelolaan program penyediaan air Berdasarkan wawancara dan observasi dapat diketahui bahwa dalam pengelolaan terhadap program penyediaan air masyarakat di Desa Barimbun RT 04 memberikan sumbangan pemikiran baik ide,gagasan dan pendapat disetiap pertemuan atau rapat. Sumbangan pemikiran yang diberikan masyarakat RT 04 Cukup Baik karena masyarakat pemikiran dalam pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, masyarakat sadar ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB akan pentingnya ide, gagasan, dan pendapat masyarakat. Partisipasi Tenaga Mengenai Partisipasi Tenaga sebelum maksud dari partisipasi tenaga kepada satu Orang Aparat Desa Barimbun dan empat orang masyarakat Desa Barimbun RT 04 agar informan memahami bahwa partisipasi tenaga adalah bentuk tenaga yang diberikan untuk pelaksanaan usaha-usaha yang dapat menunjang keberhasilan suatu Berdasarkan hasil wawancara pengelolaan program penyediaan air masyarakat di Desa Barimbun RT 04 memberikan sumbangan Tenaga untuk menunjang keberhasilan suatu program Belum Baik, yaitu tidak banyaknya masyarakat yang ikutserta dalam Dilihat dari gambar sebagai berikut: Gambar 2 Perbaikan Mesin Dinamo masyarakat Desa Barimbun RT 04 agar informan memahami bahwa partisipasi merupakan memberikan dorongan melalui keterampilan yang dimilikinya kepada anggota masyarakat lain yang Berdasarkan hasil wawancara dapat diketahui bahwa penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 dalam memberikan sumbangan bentuk keterampilan Belum Baik karena dari beberapa informan mengatakan tidak pernah ikutserta dalam memberikan partisipasi berupa bentuk keterampilan. Adapun hasil observasi di lokasi penelitian bahwa partisipasi masyarakat berupa bentuk keterampilan juga Belum Baik dilihat dari sisi atau dilingkungan Sarana Program penyediaan air minum dan menunjukan tanda-tanda tidak terawat dengan baik, terbukti dari tumbuhnya rumput-rumput liar yang menjalar disekitar area tersebut. Hal ini menunjukan kurangnya pemeliharaan dan perhatian terhadap fasilitas Pamsimas, yang dapat mengakibatkan penurunan kualitas dan fungsi dari sistem tersebut Dilihat dari gambar Gambar 3 Sarana Pamsimas Tidak Terawat Sumber : Peneliti, 2024 Partisipasi Keterampilan Mengenai partisipasi keterampilan menjelaskan maksud dari partisipasi keterampilan kepada satu orang aparat desa barimbun dan empat orang JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Sumber : Peneliti, 2024 Berdasarkan informan, masyarakat RT 04 Desa Barimbun sumbangan keterampilan dinilai Belum Baik. Keterampilan yang diberikan masyarakat terhadap pengelolaan tentu mempengaruhi kelancaran dalam pengelolaan penyediaan air minum dan Pamsimas, sebab jika terdapat kerusakan pada mesin atau hal lain yang dapat mengganggu kelancaran Pamsimas tentu menjadi permasalahan seperti pipa yang bocor, pompa yang rusak karena kurangnya pemeliharaan yang mana masyarakat terlalu bergantung pada pengelola. Selain itu kurangnya keterampilan dan kesadaran Pamsimas minimnya perawatan terhadap sarana dan prasarana. Dalam keterampilan teknis dan pemahaman tentang operasi keterampilan masyarakat Pamsimas sangat terlihat dari rendahnya tingkat perawatan sarana yang ada. Partisipasi Barang Mengenai partisipasi barang sebelum maksud dari partisipasi barang kepada satu orang Aparat Desa Barimbun dan empat orang masyarakat Desa JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Barimbun RT 04 agar informan memahami bahwa partisipasi barang merupakan partisipasi berbentuk benda atau menyumbangkan harta benda yaitu berupa alat-alat pendukung kesuksesan program. Berdasarkan hasil observasi bahwa masyarakat tidak memberikan sumbangan berupa bentuk barang terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat disebabkan barang dan untuk keperluan tersebut telah dibeli dari awal pembangunan. Partisipasi Uang Mengenai partisipasi uang sebelum maksud dari partisipasi tenaga kepada satu orang aparat Desa Barimbun dan empat orang masyarakat Desa Barimbun RT 04 agar informan memahami bahwa partisipasi uang adalah bentuk partisipasi berupa bentuk uang untuk memperlancar usaha-usaha bagi pencapaian suatu Berdasarkan wawancara dapat diketahui bahwa penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 memberikan sumbangan berupa bentuk uang, masyarakat mengetahui pentingnya partisipasi sumbangan berupa uang untuk keperluan dalam pengelolaan program. Berdasarkan hasil observasi di lokasi penelitian bahwa partisipasi masyarakat berupa bentuk uang Cukup Baik dilihat dari Gambar dibawah sebagai berikut: Gambar 4 Struk Pembayaran Iuran Pemakaian Air ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Sumber : Peneliti, 2024 Pembahasan Berdasarkan Rumusan Masalah, penelitian AuBentuk-Bentuk Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten TabalongAy. Peneliti menggunakan teori bentuk partisipasi masyarakat menurut (Hamijoyo S. , 2. yang mana bentuk partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan berbentuk partisipasi pemikiran, partisipasi tenaga, partisipasi keterampilan, partisipasi barang, dan partisipasi uang. untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam pembahasan berikut: Partisipasi Pemikiran Dalam penelitian ini, pengelola ataupun masyarakat yang mengelola program penyediaan air minum dan (Pamsima. telah memberikan ide, gagasan, dan pendapat. hal ini menunjukan bahwa pengelola dan masyarakat memberikan pemikiran bagaimana supaya program Pamsimas tetap berjalan lancar. Berjalannya suatu program apabila mencapat dukungan dari semua pihak masyarakat. Sebagai masyarakat, pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi (Pamsima. sangat diharapkan bantuan serta komitmen pemerintah. Maka dari itu JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Memberikan sumbangan pemikiran tentu dapat mendukung pengelola dalam menjalankan tugas mereka. Berdasarkan keterangan ke Lima Informan, memberikan sumbangan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 Cukup Baik. Meskipun pengelola dan masyarakat telah memberikan sumbangan berupa bentuk ide, gagasan dan pendapat nyatanya pengelola mengungkapkan bahwa Pamsimas tidak berjalan dengan Hal ini terjadi adanya keterbatasan sumber daya teknis yang diperlukan untuk kelancaran program pamsimas seperti pemeliharaan dan kemampuan untuk perbaikan agar program Pamsimas tetap beroperasi dengan baik. Ide, gagasan dan pendapat dari masyarakat ada untuk pengelolaan Pamsimas, tetapi untuk merealisasikan ide, gagasan dan pendapat tersebut terkendala oleh sumber daya teknis yang ada. Partisipasi Tenaga Dalam penelitian ini, pengelola ataupun masyarakat yang mengelola program penyediaan air minum dan (Pamsima. sumbangan berupa bentuk tenaga dengan hasil belum baik. Hal ini menunjukkan bahwa hanya pengelola Pamsimas saja yang bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepada Sumbangan tenaga yang diberikan tentu dapat mendukung Penyediaan air minum dan sanitasi untuk masyarakat. Berdasarkan lima informan, sumbangan tenaga yang diberikan dinilai belum baik atau Belum maksimalnya dikarenakan dari ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB pengelola mendapatkan gaji atau upah tetapi masyarakat yang ikut membantu tidak mendapat upah sehingga hal tersebut mempengaruhi masyarakat untuk tidak ikut berpartisipasi dalam memberikan sumbangan tenaga. Gambar 5 Perbaikan Mesin Dinamo rusak karena kurangnya pemeliharaan yang mana masyarakat terlalu bergantung pada pengelola. Selain itu kurangnya keterampilan dan kesadaran Pamsimas minimnya perawatan terhadap sarana dan prasarana. Dalam keterampilan teknis dan pemahaman tentang operasi keterampilan masyarakat Pamsimas sangat terlihat dari rendahnya tingkat perawatan sarana yang ada. Dilihat dari gambar sebagai berikut: Gambar 6 Sarana Pamsimas yang Tidak Terawat Sumber: Peneliti, 2024 Partisipasi Keterampilan Dalam penelitian ini, pengelola ataupun masyarakat yang mengelola program penyediaan air minum dan (Pamsima. sumbangan berupa keterampilan atau keahlian yang dimiliki hal ini menunjukan bahwa masyarakat tidak banyak yang memberikan sumbangan Berdasarkan informan, masyarakat RT 04 Desa Barimbun sumbangan keterampilan dinilai Belum Baik. Keterampilan yang diberikan masyarakat terhadap pengelolaan tentu mempengaruhi kelancaran dalam pengelolaan penyediaan air minum dan Pamsimas, sebab jika terdapat kerusakan pada mesin atau hal lain yang dapat mengganggu kelancaran Pamsimas tentu menjadi permasalahan seperti pipa yang bocor, pompa yang JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 Sumber : peneliti, 2024 Partisipasi Barang Dalam penelitian ini, pengelola ataupun masyarakat yang mengelola program penyediaan air minum dan (Pamsima. sumbangan berupa keterampilan atau keahlian yang dimiliki hal ini menunjukan bahwa masyarakat tidak banyak yang memberikan sumbangan Berdasarkan informan, masyarakat RT 04 Desa Barimbun sumbangan keterampilan dinilai Belum ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB Baik. Keterampilan yang diberikan masyarakat terhadap pengelolaan tentu mempengaruhi kelancaran dalam pengelolaan penyediaan air minum dan Pamsimas, sebab jika terdapat kerusakan pada mesin atau hal lain yang dapat mengganggu kelancaran Pamsimas tentu menjadi permasalahan seperti pipa yang bocor, pompa yang rusak karena kurangnya pemeliharaan yang mana masyarakat terlalu bergantung pada pengelola. Selain itu kurangnya keterampilan dan kesadaran Pamsimas minimnya perawatan terhadap sarana dan prasarana. Dalam keterampilan teknis dan pemahaman tentang operasi keterampilan masyarakat Pamsimas sangat terlihat dari rendahnya tingkat perawatan sarana yang ada. Dilihat dari gambar sebagai berikut: Gambar Sarana dan Prasana Partisipasi Uang Dalam penelitian ini, pengelola ataupun masyarakat yang mengelola program penyediaan air minum dan (Pamsima. sumbangan berupa bentuk uang guna kelanjutan pengelolaan pamsimas di nilai Cukup Baik. Sumbangan uang dari masyarakat tentu Berdasarkan keterangan ke lima informan sumbangan uang yang diberikan tentu berguna untuk keperluan seperti membeli pulsa. Namun masyarakat tidak puas meskipun memberikan sumbangan berupa bentuk uang karena penyediaan air minum dan sanitasi tidak selalu berjalan dengan lancar, ketidakpuasan masyarakat dalam memberikan sumbangan berupa JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 uang terkait dengan program Pamsimas ketidaklancaran operasional Pamsimas. Pamsimas yang tidak selalu berjalan dengan lancar dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dan penggunaan dana yang mereka sumbangkan. Dapat dilihat gambar sebagai berikut: Gambar 7 Buku Penagihan Iuran Pamsimas Sumber: Peneliti, 2024 Kesimpulan Berdasarkan dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Bentuk-Bentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong Berupa Bentuk Pemikiran dan Uang. Saran Dari hasil kesimpulan diatas, disarankan kepada sebagai berikut: Kepada Kepala Desa dan Aparat Desa Barimbun harus lebih memberikan arahan kepada masyarakat RT 04 agar lebih berkelanjutan program yang diberikan ISSN : 2723-0937 DOI. 35722/japb Https://jurnal. id/index. php/JAPB pemerintah yaitu dengan ikut berpartisipasi guna mencapai kesusksesan suatu program. Kepada masyarakat RT 04 Desa Barimbun dapat memberikan sumbangan berupa bentuk Tenaga ajak masyarakat yang lain untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong Bak Penampungan air, lingkungan sekitar Pamsimas, memperbaiki infrastruktur guna membantu memastikan keberhasilan dan keberlanjutan pengelolaan Pamsimas, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam Kepada masyarakat RT 04 Desa Barimbun dapat memberikan sumbangan berupa bentuk keterampilan, gunakan keterampilan yang dimiliki dan berikan bimbingan kepada masyarakat guna membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan Pamsimas Kepada Masyarakat RT 04 Desa Barimbun dapat memberikan sumbangan berupa bentuk Barang untuk kebutuhan perbaikan dan pembangunan dengan begitu dapat meringankan beban pengelolaan dan keberlanjutan program Pamsimas. Adapun saran bagi peneliti selanjutnya yang ingin melanjutkan penelitian ini untuk memaksimalkan terhadap pengelolaan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di Desa Barimbun RT 04 Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong sebagai Bagi peneliti selanjutnya, saran yang dapat peneliti berikan berkaitan dengan menambahkan informan yang lebih banyak yang dapat memberikan informasi yang lebih dalam mengenai bentuk partisipasi masyarakat. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat masyarakat secara mendalam guna JAPB : Volume 8 Nomor 1, 2025 mendapatkan hasil yang lebih dalam serta menyeluruh. Dengan mengimplementasikan saran-saran ini, diharapkan pengelolaan terhadap program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat ditingkatkan secara maksimal, sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. DAFTAR PUSTAKA