Jagad Pustaka: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. Juli 2025 pISSN: 3032-4947 | eISSN: 3032-4823 Analisis Statistik Keterpakaian Database Cambridge Periode Januari-Desember 2024 Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Anik Nur Azizah*. Muh Khabib UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta *Penulis Korespondensi: anik. azizah@uin-suka. ARTIKEL INFO Dikirim: 14 Januari 2025 Diterima: 09 Juli 2025 Diterbitkan: 15 Juli 2025 ABSTRAK Pendahuluan. Pengadaan koleksi perpustakaan pada era digital ini tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak namun juga mengembangkan koleksi elektronik Perpustakaan dalam pengadaan dan pengembangan koleksinya kemudian tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak tetapi dengan perkembangan teknologi dimana mulai dikenalinya berbagai format rekam informasi berbasis elektronik Metode Pengumpulan Data. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Cara menggunakan tiga metrik, yakni dengan menghitung biaya rata-rata koleksi, biaya rata-rata perakses, dan menghitung penggunaan konten yang sesuai. Hasil dan Diskusi. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah melanggan Database Cambridge sejak 2018 dengan 406 judul e-jurnal dan biaya langganan sebesar Rp134. 500,00 pada tahun 2024. Evaluasi keterpakaian dilakukan menggunakan tiga metrik yaitu biaya rata-rata per jurnal (Rp332. , biaya ratarata per akses (Rp45. , dan penggunaan konten yang sesuai . ,37 akses per jurna. Sepanjang JanuariAe Desember 2024, tercatat 2. 995 akses, dengan puncak tertinggi pada bulan Oktober, dan jurnal yang paling banyak diakses adalah International Journal of Middle East Studies. Hasil ini menjadi dasar pertimbangan penting dalam menilai efektivitas langganan database untuk perencanaan koleksi ke depan Simpulan. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dengan tiga metrik tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa setidaknya ada tujuh artikel jurnal yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan informasi pemustaka. Evaluasi mempertimbangkan kelanjutan langganan Database Cambridge. Jagad Pustaka: https://journal. id/index. php/jp/ Kata kunci: Statistik keterpakaian. Database. Cambridge. Perpustakaan perguruan Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian ABSTRACT Introduction. Procurement of library collections in this digital era not only develops printed collections but also develops electronic collections as a source of information for users. Libraries in the procurement and development of their collections then not only develop printed collections but with the development of technology where various electronic-based information record formats are starting to be recognised. Data Collection Method. The approach used is quantitative descriptive method. The method used to evaluate the collection uses three metrics, namely by calculating the average cost of the collection, the average cost per access, and calculating the use of appropriate Results and Discussion. UIN Sunan Kalijaga Library has subscribed to the Cambridge Database since 2018 with 406 e-journal titles and a subscription fee of Rp134,865,500. 00 in 2024. Usage evaluation was conducted using three metrics: average cost per journal (Rp332,181. , average cost per access (Rp45,030. and appropriate content usage . 37 accesses per journa. From January to December 2024, there were 2,995 accesses, with the highest peak in October, and the most accessed journal was the International Journal of Middle East Studies. These results serve as an important basis for evaluating the effectiveness of database subscriptions for future collection planning. Conclusion. Based on the evaluation that has been done with the three metrics, the results show that there are at least seven journal articles that are appropriate and relevant to the information needs of the users. This evaluation is an important basis for considering the continuation of the Cambridge Database subscription. Keywords: Usage statistics. Database. Cambridge. College library PENDAHULUAN Pengadaan koleksi perpustakaan pada era digital ini tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak namun juga mengembangkan koleksi elektronik sebagai sumber informasi bagi pemustaka. Perpustakaan dalam pengadaan dan pengembangan koleksinya kemudian tidak hanya mengembangkan koleksi tercetak tetapi dengan perkembangan teknologi dimana mulai dikenalinya berbagai format rekam informasi berbasis elektronik (Andayani, 2014, hlm. Pengadaan koleksi elektronik di perpustakaan terlebih perpustakaan perguruan tinggi guna meningkatkan kualitas akses informasi. Informasi dalam bentuk elektronik dapat diakses lebih cepat, darimana saja dan kapan saja, sehingga dinilai lebih efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Sumber daya elektronik . -resource. memberikan fleksibilitas kepada pemustaka, karena hanya diperlukan gadged elektronik untuk mengunduh dan mengakses informasi (Muzamil Mushtaq & Ariba Tausif, 2020, hlm. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka juga mengembangkan koleksi elektronik. Koleksi elektronik di perpustakaan unversitas dapat membantu pemustaka mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan lebih Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian cepat (Lubis et al. , 2024, hlm. Jurnal elektronik memiliki peran penting yaitu sebagai sumber informasi ketika melangsungkan penelitian dimana e-jurnal ini bisa memberikan informasi secara ilmiah dan dijadikan acuan atau sumber referensi ilmiah yang bisa dipercaya oleh peneliti khususnya mahasiswa (Manurung et al. , 2024, hlm. Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga sering menggunakan koleksi e-book dan e-journal dalam membuat karya tulis (Syafii et al. , 2. Koleksi elektronik yang dimiliki oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga diantaranya adalah . Tugas akhir dan karya sivitas yang disimpan dalam Institutional repository, . Buku elektronik yang disimpan dalam aplikasi sukapustaka dan . Database baik Database indeks, buku elektronik maupun jurnal elektronik. Pada tahun 2024. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga melanggan 7 . Database, diantara 1 . Database indeks dan 6 . Database jurnal. Adapun Database yang dilanggan oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga pada tahun 2024 diantaranya, . Scopus, . Emerald, . Cambridge, . Taylor&Francis, . American Chemical Society, . EBSCO Arabworld, dan . JSTOR. Langganan database yang dilakukan oleh perpustakaan merupakan strategi penyediaan informasi serta dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas riset dan publikasi seluruh Penyediaan akses berlangganan tersebut untuk memperkuat urgensi perpustakaan dalam menunjang aktivitas akademik sivitas secara optimal. Database yang dilanggan memiliki kekhususan subjeknya masing-masing, terkecuali Database Cambridge. Alasan mendasar mengapa database Cambridge dipilih sebagai fokus kajian adalah karena karakteristik uniknya: cakupan multidisiplin yang luas, fleksibilitas konten, serta kontribusinya yang signifikan terhadap kebutuhan referensi lintas fakultas. Tidak seperti database lain yang lebih terbatas pada subjek tertentu . Emerald untuk ekonomi dan manajemen, atau American Chemical Society untuk kimi. Cambridge menyediakan akses ke lebih dari 400 jurnal lintas disiplin, dari humaniora, ilmu sosial, hingga sains dan teknologi. Cakupan subjek database Cambridge yang dilanggan oleh perpustakaan melingkupi hampir semua disiplin ilmu, berbeda dengan 5 . Database lainnya yang hanya dilanggan subjek-subjek tertentu. Database Cambridge yang dilanggan Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga mencakup subjek berikut: Gambar 1 Subjek area Database Cambridge Sumber: https://w. org/core Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian Database Cambridge yang dilanggan oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga berjumlah 406 jurnal dengan harga Rp. 500,00 pada tahun 2024. Meskipun terdapat Database lain yang memiliki harga langganan lebih mahal, namun harga langganan Database Cambridge juga tidak dapat dikatakan murah. Akses pada Database Cambridge hanya bisa dilakukan pada saat berlangsungnya waktu langganan, bukan kemudian menjadi hak sepenuhnya Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Jika pada tahun berikutnya Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga tidak melanggan lagi Database tersebut, maka koleksi elektronik yang sebelumnya sudah dilanggan tidak dapat diakses kembali. Melakukan pembelian kembali Database elektronik, termasuk dalam hal ini Database Cambridge bukan tanpa acuan. Perlu dilakukan analisis untuk meninjau dan kemudian menentukan Database perlu dilanggan kembali atau tidak. Analisis Database Cambridge dilakukan dengan mengolah data statistik keterpakaian selama tahun 2024 bulan Januari hingga Desember. Berdasarkan data statistik tersebut, kemudian akan dilakukan evaluasi dengan tiga metrik: menghitung biaya rata-rata per artikel, biaya rata-rata per akses dan penggunaan konten yang sesuai. TINJAUAN PUSTAKA Statistik Dunia penelitian yang berkaitan dengan angka pastinya sudah tidak asing lagi dengan Statistik adalah rekapitulasi data berupa angka-angka yang digunakan untuk mendeskripsikan keadaan, kegiatan dan masalah (Dewi, 2019, hlm. Dalam ilmu statistik, ada berapa tahapan-tahapan sebagai metode yang harus dipahami dengan baik, yaitu sebagai berikut: . Pengumpulan data, . Penyusunan data, . Penyajian data, . Analisis data, dan . Interpretasi data (Ibnatur et al. , 2020, hlm. Dalam analisis yang dilakukan terhadap Database Cambridge ini, akan dilakukan melalui beberapa tahapan Pengumpulan data yang berasal dari usage analytics journal Cambridge pada tahun Penyusunan data usage analytics journal Cambridge pada tahun 2024. Menyajikan data usage analytics journal Cambridge pada tahun 2024 dalam bentuk tabel, sesuai dengan kebutuhan analisis statistik yang diperlukan Analisis statistik keterpakaian database dilakukan evaluasi koleksi dengan tiga Menginterpretasikan hasil analisis dalam bentuk deskripsi. Kajian Keterpakaian Kajian terkait dengan keterpakaian koleksi dilakukan dengan menginterpretasikan data hasil pemanfaatan koleksi pada kurun waktu tertentu. Keterpakaian koleksi adalah tentang bagaimana suatu koleksi perpustakaan dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh pemustaka untuk mendapatkan informasi yang diperlukan sebagai alat pembelajaran, dalam hal ini membantu dalam menentukan nilai dan manfaat dari koleksi tersebut, serta mengukur sejauh mana pemustaka aktif memanfaatkannya (Yonas et al. , 2. Keterpakaian koleksi perpustakaan baik koleksi cetak maupun elektronik perlu dikaji untuk keperluan pengembangan perpustakaan. Kajian pemanfaatan atau keterpakaian koleksi perpustakaan umumnya dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang berbasis pemustaka (Kriswanto et al. Kajian ini akan dilakukan pengkajian keterpakaian Database Cambridge menggunakan pendekatan kuantitatif akan tetapi berbasis pada bahan pustaka itu sendiri dalam hal ini adalah Database Cambridge. Pendekatan kuantitatif dilakukan terhadap data statistik yang berasal dari usage analytics journal Cambridge pada tahun 2024. Data usage analytics journal Cambridge pada tahun 2024 tersebut akan dievaluasi menggunakan tiga metrik Hahn dan Faulkner. Evaluasi tiga metrik menurut (Hahn & Faulkner, 2. adalah metode evaluasi untuk menilai efektivitas langganan sumber daya elektronik, khususnya Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian database jurnal elektronik, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis data Koleksi Elektronik Perpustakaan perguruan tinggi memiliki ragam koleksi, mulai dari koleksi tercetak hingga koleksi elektronik. Pada era digital yang semakin berkembang, koleksi elektronik di perpustakaan menjadi sebuah pilihan akses informasi yang mudah dan cepat. Secara lebih luas, dapat dikatakan bahwa koleksi elektronik merupakan sumber informasi elektronik atau dikenal dengan e-resources. Sumber-sumber informasi elektronik adalah sumbersumber informasi yang dikemas atau disimpan dalam bentuk elektronik atau digital (Andayani, 2. Pada Online Dictionary for Library and Information Science koleksi elektronik didefinisakan sebagai A digital version of a print journal, or a journal-like electronic publication with no print counterpart . xample: EJourna. , made available via the Web, email, or other means of Internet access (Reitz, 2. Koleksi digital dalam hal ini koleksi elektronik merupakan segala sesuatu yang dapat disimpan dalam bentuk elektronik (Nursetyaningsih, 2. Dari beberapa teori tersebut diatas, dapat dikatakan bahwa koleksi elektronik merupakan sumber informasi ybrbetuk digital dari berbagai jenis sumber informasi yang disimpan dalam bentuk elektronik. Database Cambridge Database Cambridge atau dikenal dengan Cambridge core merupakan platform yang berisi konten akademis yang diterbitkan oleh Cambridge University Press. Cambridge core berisi kumpulan koleksi elektronik baik e-book, e-jurnal maupun koleksi elektronik lainnya yang bersifat akademis yang sudah dikenal secara internasional dalam mendukung pendidikan terutama pada perguruan tinggi. Cambridge Core dirancang untuk membantu pembaca dan peneliti melakukan perjalanan yang cepat dan mudah ke berbagai konten berkualitas (Oosthuizen & Bunting, 1. Cambridge core merupakan sebuah Database yang menyediakan artikel terkait penelitian dan informasi akademik. Cambridge core memiliki lebih dari 400 jurnal dimana 74% jurnal tersebut sudah terindeks pada Science Citation Index (SCI). Social Sciences Citation Index (SSCI) dan Arts and Humanities Citation Index (AHCI) (Maudhunah, 2. Pada tahun 2024 ini terdapat 6 . kategori jurnal Top 1 diantaranya: Sejarah, sejarah ilmu sosial, ilmu politik, logika, matematika dan biologi (Cambridge University Press, 2. Penelitian Terkait Sebelumnya Penelitian terkait topik yang dibahas telah dilakukan oleh Mestika Dewi pada tahun 2019, dengan judul AuAnalisis statistik keterpakaian database online Science Direct (JanuariJuni 2. dalam mengambil kebijakan pengadaan bahan pustaka elektronik pada Perpustakaan Universitas Islam IndonesiaAy. Penelitian ini dilakukan untuk melihat harga ejurnal dan e-book, biaya rata-rata per akses dan penggunaan konten yang sesuai dengan membandingkan harga asli e-jurnal dan e-book dalam mengambil Kebijakan Pengadaan Bahan Pustaka khususnya dalam melanggan database online ScienceDirect. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Objek pada penelitian ini adalah statistik keterpakaian e- jurnal dan e-book pada ScienceDirect di Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (Januari- Juni 2. Untuk menganalisis biaya rata-rata per artikel, biaya rata-rata per penggunaan, dan penggunaan konten yang sesuai menggunakan statistik pengunduhan e-book, pencarian e- jurnal, pencarian jurnal perbagian, pengunduhan jurnal perbagian, pengunduhan jurnal Full-Text serta biaya untuk melanggan ScienceDirect. Terdapat 5 tolok ukur dan di analisis menggunakan rumus tiga metrik oleh Hahn dan Faulkner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan berlangganan ScienceDirect sangat menguntungkan Perpustakaan Universitas Islam Indonesia dilihat dari keterpakaian Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian sumber informasi dalam format digital yang di sediakan oleh ScienceDirect menyebabkan harga artikel serta biaya akses jauh lebih murah dari pada tidak melanggan ScienceDirect. Penelitian lain yang serupa pernah dilakukan Bella Septi Maulidya dan Noor Arief pada tahun 2023 dengan judul AuAnalisis Statistik Penggunaan Database Online EBSCO dalam Membuat Kebijakan Pengadaan Bahan Pustaka Elektronik pada Perpustakaan ACDAy. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis statistik penggunaan database EBSCO dalam proses pengambilan kebijakan pengadaan bahan pustaka. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif statistik, yaitu riset atau penelitian yang menjabarkan angka-angka statistik sebagai bentuk deskripsinya. Objek dari penelitian ini adalah statistik penggunaan e-journal dan e-book pada EBSCO di Perpustakaan ACD pada bulan Agustus 2021 - Mei 2023. Hasil analisis data menunjukkan bahwa e-journal maupun harga e-book dan juga harga akses ejournal dan e-book, dalam berlangganan EBSCO, hasilnya menguntungkan Perpustakaan ACD. Namun apabila dilihat dari efisiensi pemakaian, berjumlah 6% dari total jurnal yang Kesimpulan dalam penelitian ini penggunaan database online membantu para pencari informasi dalam menunjang kebutuhan informasi, namun pemakaiannya belum Sehingga penerapan kebijakan pengadaan koleksi EBSCO di Perpustakaan ACD belum tepat. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yakni, pada penelitian pertama kajian analisis dilakukan pada database ScienceDirect menggunakan data statitsik selama enam bulan. Pada penelitian ini, kajian dilakukan dengan menggunakan database Cambridge dengan mengambil data statistik selama satu tahun. Perbedaan pada penelitian kedua yakni pada database dan jenis langganan yang dilakukan. Penelitian kedua menggunakan koleksi database EBSCO berbentuk e-book, sedangkan pada penelitian ini menggunakan e-journal METODE Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keterpakaian Database Cambridge dengan menganalisis data statistik penggunaannya. Data statistik penggunaan database Cambridge diperoleh dari usage analytics journal Cambridge UIN Sunan Kalijaga pada tahun 2024 yang dapat diakses oleh penulis pada Januari 2025 menggunakan admin account Cambridge Core. Pendekatan deskriptif dipilih untuk menggambarkan pola penggunaan Database secara rinci (Sugiyono, 2. Analisis kuantitatif dilakukan untuk memanfaatkan metrik-metrik tertentu guna mengevaluasi efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya Kajian dalam analisis ini dilakukan dengan tiga metrik. Cara yang dilakukan untuk mengevaluasi koleksi menggunakan tiga metrik, yakni dengan menghitung biaya rata-rata koleksi, biaya rata-rata perakses, dan menghitung penggunaan konten yang sesuai (Hahn & Faulkner, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah melanggan Database Cambridge sejak tahun Database Cambridge menyediakan e-jurnal dengan subjek yang beragam seperti tersebut dalam pendahuluan. Pada tahun 2024. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga melanggan Database Cambridge sebanyak 406 e-jurnal dengan harga Rp. 500,00. Data terkait jumlah jurnal dan harga tersebut akan digunakan sebagai bahan analisis pada Pembahasan terkait analisis statistik keterpakaian Database Cambridge dilakukan evaluasi koleksi dengan tiga metrik. Analisis dilakukan dengan mengevaluasi koleksi yang ada, mengembangkan tiga metrik, yakni: biaya rata-rata per artikel, biaya rata-rata per penggunaan, dan penggunaan konten yang sesuai. Perhitungan biaya-biaya tersebut diambil berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh Karla L. Hahn dan Lila A. Faulkner. Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian A A A Biaya rata-rata per judul jurnal dihitung dengan membagi harga langganan Database dengan jumlah judul e-jurnal Biaya rata-rata per akses mewakili biaya rata-rata setiap akses ke artikel teks lengkap dan dihitung dari harga langganan dibagi jumlah artikel yang diakses Penggunaan yang disesuaikan konten dihitung dengan membagi jumlah akses dengan jumlah jurnal yang tersedia (Hahn & Faulkner, 2. Statistik Akses Database Cambridge Data statistik Database Cambridge yang akan dilakukan analisis adalah pada bulan Januari-Desember 2024. Adapun jumlah akses pada Database Cambridge di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga pada bulan Januari-Desember 2024, dapat dilihat pada tabel berikut: Table 1 Total e-jurnal yang dicari pada bulan Januari-Desember 2024 Bulan Total Akses Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Sumber: data usage analytics journal Cambridge UIN Sunan Kalijaga 2024 Berdasarkan data dari tabel 1 di atas, dapat dilihat bahwa e-jurnal pada Database Cambridge paling banyak diakses pada bulan Oktober. Table 2 Tabel permintaan e-jurnal bulan Januari-Desember 2024 Bulan Total Akses Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Sumber: data usage analytics journal Cambridge UIN Sunan Kalijaga 2024 Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian Berdasarkan dari tabel 2 di atas, dapat dilihat bahwa permintaan jurnal pada Database Cambridge paling banyak pada bulan Oktober. Adapun 50 Top ranking e-jurnal yang sering diakses adalah: Table 3 Top List Judul Jurnal yang Diakses Jurnal International Journal of Middle East Studies Bulletin of the School of Oriental and African Studies TRaNS: Trans-Regional and -National Studies of Southeast Asia Journal of the Royal Asiatic Society Comparative Studies in Society and History Journal of Southeast Asian Studies Review of Middle East Studies European Psychiatry The British Journal of Psychiatry Journal of Financial and Quantitative Analysis Language in Society American Political Science Review Modern Asian Studies Development and Psychopathology The Journal of Asian Studies International Psychogeriatrics Journal of Law and Religion Arabic Sciences and Philosophy Psychological Medicine Bilingualism: Language and Cognition Behavioral and Brain Sciences Review of International Studies Diogenes Philosophy Studies in Second Language Acquisition Public Health Nutrition Ageing & Society Journal of the International Neuropsychological Society Horizons Religious Studies Perspectives on Politics Prehospital and Disaster Medicine Disaster Medicine and Public Health Preparedness MRS Bulletin Itinerario Hypatia Epidemiology & Infection Business Ethics Quarterly Total Akses Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian PS: Political Science & Politics Epidemiology and Psychiatric Sciences European Review European Journal of Sociology / Archives Europyennes de Sociologie The Journal of Economic History Politics and Religion Applied Psycholinguistics Oryx Journal of Clinical and Translational Science Australasian Journal of Special and Inclusive Education Australian Journal of Environmental Education Annual Review of Applied Linguistics Sumber: data usage analytics journal Cambridge UIN Sunan Kalijaga 2024 Evaluasi Koleksi dengan Tiga Metrik Pembahasan terkait analisis statistik keterpakaian Database dilakukan evaluasi koleksi dengan tiga metrik. Analisis dilakukan dengan mengevaluasi koleksi yang ada, mengembangkan tiga metrik, yakni : biaya rata-rata per artikel, biaya rata-rata per penggunaan, dan penggunaan konten yang sesuai (Hahn & Faulkner, 2. Perhitungan biaya-biaya tersebut diambil berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh Karla L. Hahn dan Lila A. Faulkner , yaitu: A Biaya rata-rata per judul jurnal dihitung dengan membagi harga langganan Database dengan jumlah judul e-jurnal A Biaya rata-rata per akses mewakili biaya rata-rata setiap akses ke artikel teks lengkap dan dihitung dari harga langganan dibagi jumlah artikel yang diakses A Penggunaan yang disesuaikan konten dihitung dengan membagi jumlah akses dengan jumlah jurnal yang tersedia. Berikut di bawah ini analisis statistik Database Cambridge yang dilanggan oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Menghitung biaya rata-rata e-jurnal Cara yang dilakukan untuk menghitung biaya rata-rata e-jurnal Cambridge adalah harga dibagi dengan jumlah e-jurnal yang dilanggan. Total harga langganan Database Cambridge adalah RP. 500, 00 dengan jumlah jurnal sebanyak 406. Harga Jurnal = Harga Langganan: Jumlah e-jurnal yang dilanggan = RP. 500, 00 : 406 = Rp. 181,03/e-jurnal Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk setiap judul e-jurnal dalam Database Cambridge adalah sebesar Rp332. 181,03. Menghitung biaya rata-rata per akses Untuk menghitung biaya rata-rata per akses e-jurnal adalah harga dibagi dengan jumlah akses e-jurnal. Total harga langganan Database Cambridge adalah RP. 500, 00 dan jumlah akses artikel pada Database Cambridge pada bulan Januari-Desember 2024 adalah 2. 995 akses. Harga perakses= Harga Langganan : jumlah akses Anik Nur Azizah. Muh Khabib. Analisis Statistik Keterpakaian = RP. 500, 00 : 2995 = Rp. 030,22 /akses Hasil perhitungan menunjukkan bahwa setiap akses artikel dari Database Cambridge selama tahun 2024 menelan biaya rata-rata sebesar Rp45. 030,22. Nilai ini mencerminkan efisiensi penggunaan database, di mana semakin tinggi frekuensi akses, maka biaya per akses akan semakin rendah. Menghitung penggunaan konten yang sesuai Untuk menghitung penggunaan konten yang sesuai yakni dengan menghitung jumlah akses dibagi dengan jumlah e-jurnal. Jumlah akses yang ada pada Database Cambridge adalah sebanyak 2. 995 dengan jumlah e-jurnal sebanyak 406. Penggunaan konten = Jumlah akses : Jumlah e-jurnal = 2. 995 : 406 = 7,37 Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata setiap judul e-jurnal di Database Cambridge diakses sebanyak 7,37 kali selama tahun 2024 Setelah dilakukan evaluasi, dapat diketahui bahwa biaya rata-rata e-jurnal adalah Rp. 181,03, biaya rata-rata per akses adalah Rp. 030,22, dan penggunaan konten yang sesuai, masing-masing pemustaka mengakses setidaknya 7 artikel jurnal yang sesuai dan relevan dengan informasi yang dibutuhkan. SIMPULAN Memanfaatan koleksi elektronik berupa e-jurnal menjadi salah satu pilihan pemustaka dalam mencari sumber informasi, termasuk dalam hal ini memanfaatkan Database Cambridge. Database Cambridge adalah salah satu dari tujuh Database yang dilanggan oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dengan cakupan subjek yang luas. Database Cambridge yang dilanggan oleh Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga memiliki total akses sebanyak 2. pada periode Januari-Desember 2024. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dengan tiga metrik tersebut, hasilnya menunjukkan bahwa setidaknya ada tujuh artikel jurnal yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan informasi pemustaka. Evaluasi ini menjadi dasar penting untuk mempertimbangkan kelanjutan langganan Database Cambridge. DAFTAR PUSTAKA