Nelly, dkk HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE TERHADAP KEPATUHAN KUNJUNGAN KEHAMILAN DI KLINIK ALIA MEDIKA PALEMBANG TAHUN 2020 Nelly Mariyam1. Latifah 2. Meta Rosdiana 3. Tiara Pratiwi4,MardeliaAstriani5 1,2,3,4,5STIK Siti Khadijah Palembang Email : 1nellymariyam88@gmail. com, 2latifahbilly41@gmail. com, 3rosdiana. meta76@gmail. pratiwi@gmail. com, 5mardeliaastriani@gmail. Abstrak Antenatal care (ANC) merupakan program terencana berupa observasi, edukasi, dan pengobatan pada ibu hamil untuk mendapatkan proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan di Pada tahun 2019, cakupan kunjungan ibu hamil (K. sebesar 96,73% dan kunjungan ibu hamil (K. sebesar 95,19%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan karakteristik dan pengetahuan ibu hamil tentang Anc terhadap kunjungan ke bangsal kehamilan. Jenis penelitian ini menggunakan survei analitik melalui pendekatan Cross Sectional. Sampel 61 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara usia ibu dengan kepatuhan kunjungan kehamilan pengetahuan ibu hamil tentang ANC terhadap kunjungan kehamilan dengan p value = 0,029 dan ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kepatuhan kunjungan kehamilan pengetahuan ibu hamil tentang ANC terhadap kunjungan kehamilan p value = 0,016 ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan kunjungan kehamilan ibu hamil tentang ANC terhadap kunjungan kehamilan dengan p value 0,016 ada hubungan antara pekerjaan ibu dengan kepatuhan kunjungan ibu hamil tentang ANC terhadap kunjungan ke bangsal kehamilan dengan p value 0,048. Diharapkan Puskesmas Alica Medica Palembang dapat meningkatkan pelayanan (K1K. sesuai sasaran sesuai standar bagi masyarakat khususnya ibu hamil. Kata kunci : umur, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan dan kepatuhan kunjungan kehamilan Abstract Antenatal care (ANC) is a planned program in the form of observation, education, and treatment for pregnant women to get a safe and satisfying pregnancy and delivery process at the factory. In 2019, the coverage of pregnant women's visits (K. 73% and pregnant women's visits (K. were The purpose of this study was to determine the relationship between characteristics and knowledge of pregnant women about Anc on visits to the pregnancy ward. This type of research uses an analytical survey through a Cross Sectional approach. A sample of 61 respondents was taken by accidental sampling technique. This study used the Chi-Square test. It showed that there was a relationship between maternal age and adherence to pregnancy visits. knowledge of pregnant women about ANC on pregnancy visits with p value = 0. 029 and there was a relationship between maternal education and adherence to pregnancy visits. knowledge of pregnant women about ANC on pregnancy p value = 0. 016 there is a relationship between maternal knowledge and adherence to pregnancy visits by pregnant women about ANC to pregnancy visits with p value 0. 016 there is a relationship between maternal work and compliance with visits by pregnant women about ANC to visits to the pregnancy ward with p value 0. It is hoped that the Alica Medica Palembang Health Center can improve services (K1-K. according to targets according to standards for the community, especially pregnant women. Keyword : age, education, knowledge, job and compliance visit pregnance Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Nelly, dkk PENDAHULUAN Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah dan fisiologis. Setiap wanita yang memiliki organ reproduksi sehat yang telah mengalami menstruasi dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria yang organ reproduksinya sehat sangat besar kemungkinannya akan mengalami kehamilan (Mandriwati, 2. Selama perkembangan kehamilan dari bulan kebulan diperlukan kemampuan seorang ibu hamil untuk beradaptasi dengan perubahanperubahan yang terjadi pada fisik dan Perubahan ini terjadi akibat adanya ketidak seimbangan hormone progesterone dan hormone estrogen yakni hormone kewanitaan yang ada didalam tubuh ibu sejak terjadinya proses kehamilan (Mandriwati, 2. Antenatal Care (ANC) adalah suatu program yang terencana berupa observasi, edukasi dan penanganan medik pada ibu hamil, untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan (Prawirohardjo, 2. Berdasarkan kebijaksanaan program, kunjungan ANC sebaiknya dilakukan paling sedikit 4 kali selama kehamilan, yaitu 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II, 2 kali pada trimester i. Pada saat kunjungan pelayanan/asuhan standar minimal Au14 TAy yaitu timbang berat badan, ukur tekanan darah, ukur tinggi fundus uteri, imunisasi TT lengkap, pemberian tablet Fe minimal 90 tablet selama kehamilan, pemeriksaan Hb, pemeriksaan Veral Desease Research Laboratory (VDRL), perawatan payudara, pemeliharaan tingkat kebugaran atau senam hamil,temu wicara dalam rangka persiapan pemberian terapi kapsul yodium untuk daerah endemis gondok, pemberian terapi anti malaria untuk daerah endemis (Dinas Kesehatan, 2. Kepatuhan dalam melakukan kunjungan kehamilan dapat pengaruhi oleh factor pendidikan, pekerjaan, umur, dan pengetahuan seseorang, semakin bertambah luas pengetahuan seseorang maka keinginan untuk patuh juga semakin tinggi. Usia ibu yang memeriksakan kehamilan sesuai standar batas usia yang rendah untuk terjadinya gangguan selama kehamilan dan persalinan sedangkan usia ibu hamil yang memiliki usia yang beresiko terdapat gangguan kehamilan yaitu kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun sehingga perlu mendapat perhatian yang lebih dalam pendidikan kesehatan maupun Tingkat pendidikan berpengaruh pada pengetahuan seseorang. Semakin baik tingkat pendidikan menyebabkan seorang semakin mengerti dan sadar terhadap sesuatu hal sebaliknya semakin rendah tingkat pendidikan maka kemampuan menilai dan kesadaran akan diadopsi secara lambat. Pengetahuan dilihat dari suatu objek tertentu melalui pendidikan, pengalaman, media maupun lingkungan. Apabila seseorang memiliki pendidikan yang lebih tinggi maka dirinya lebih mudah dalam mengetahui, mengerti serta memahami dan jika seorang yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah, untuk ibu hamil dengan pengetahuan tentang pemeriksaan kurang mengerti dan paham. Sikap dilihat dari patuh/tidak patuh seorang dalam melakukan kunjungan kehamilan (Notoatmodjo. Berdasarkan data yang diperoleh di PMB Rabiah Palembang pada tahun 2021 terdapat 303 ibu hamil yang melakukan kunjungan kehamilan, dan yang melakukan K1 berjumlah 142 orang . ,8%) sedangkan yang melakukan K4 berjumlah 161 orang . ,1%) pada tahun 2020 terdapat 389 ibu hamil yang melakukan kunjungan kehamilan, yang melakukan K1 berjumlah 178 orang . ,7 %) dan yang Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Nelly, dkk melakukan K4 berjumlah 211 orang . ,2%) dan pada tahun 2019 terdapat 498 ibu hamil yang melakukan kunjungan kehamilan, yang melakukan K1 berjumlah 241 orang . ,3 %) dan yang melakukan K4 berjumlah 257 orang . ,6 %). Bahwa dari data tersebut diketahui terjadi kenaikan angka kunjungan ANC. Berdasarkan latar belakang diatas penulis merasa tertarik untuk melakukan yang memeriksakan kehamilan. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode analitik. Rancangan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC di PMB Rabiah Palembang pada tahun 2020 sebanyak 156 orang dengan demikian estimasi terdapat 39 orang ibu hamil yang Tabel melakukan kunjungan kehamilan di PMB Rabiah. Jumlah sampel pada penelitian terdapat 61 orang, dengan menggunakan accidental Sampling. Sampel kunjungan kehamilan di PMB Rabiah. Jumlah sampel pada penelitian terdapat 61 orang, dengan menggunakan accidental sampling. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang melakukan pemeriksaan ANC (Antenatal Car. di PMB Rabiah yang memenuhi kriteria inklusi. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisa Univariat Analisa data terhadap 61 responden digunakan untuk melihat distribusi frekuensi dari masing-masing variabel, baik variable dependen . sia, pendidikan, pengetahuan, . epatuhan kunjungan ANC) di PMB Rabiah Palembang Tahun 2020. Data disajikan dalam bentuk tabel dan teks. Dari hasil penelitian yang dilakukan ada 61 orang ibu Kepatuhan Kunjungan ANC Kepatuhan ANC dikelompokan dua kategori yaitu patuh . pabila melakukan kunjungan ANC sesuai usia kehamila. dan tidak patuh . pabila tidak melakukan kunjungan ANC sesuai usia kehamila. dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Distribusi Frekuensi Kunjungan No Kepatuhan Kunjungan Patuh TidakPatuh Kepatuhan Frekuensi Persentase 72,1% 27,9% JumlahJumlah Berdasarkan table tersebut dapat diketahui bahwa responden yang patuh melakukan kunjungan ANC sebanyak 44 responden . ,1%) lebih besar dibandingkan responden yang tidak patuh melakukan kunjungan ANC yaitu sebanyak 17 responden . ,9 %) dari 61 orang responden. Usia ibu Pada penelitian ini usia ibu dibagi menjadi 2 kategori, yaitu berisiko dan tidak berisiko. Hasil analisi dapat di lihat pada table dibawah Tabel 2. Distribusi Frekuensi Usia Ibu No Usia ibu Frekuensi Berisiko TidakBerisiko 18 Jumlah Persentase 70,5% 29,5% Dari Tabel diatas menujukan dari 61 responden ibu yang berisiko sebanyak 43 responden . ,5 %) lebih besar dari pada yang tidak berisiko yaitu sebanyak 18 responden . ,5%). Pendidikan ibu Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Nelly, dkk Pada penelitian ini pendidikan ibu dibag imenjadi 2 kategori yaitu tinggi Ou SMA dan rendah apabila < SMA. Hasil analisis dapat dilihat pada table dibawah ini. Pada penelitian ini pekerjaan ibu dibagi menjadi 2 kategori yatu bekerja dan tidak Hasil analisis dapat dilihat pada tabeldi bawah ini : Tabel 3. Distribusi Frekuensi Pendidikan Ibu Tabel 5. Distribusi Frekuensi Pekerjaan Ibu No Pekerjaan ibu Frekuensi Persentase No Pendidikan Ibu Tinggi Ou SMA Rendah < SMA Jumlah Frekuensi Persentase Dari table diatas menunjukan dari 61 responden ibu yang berpendidikan tinggi berjumlah 52 ,2%) berpendidikan rendah berjumlah 9 responden . ,8%) menunjukan bahwa responden yang berpendidikan rendah lebih besar dari pada Pengetahuan Ibu Pada penelitian ini di lakukan pada 61 responden dimana tingkat pengetahuan ibu di kelompokan dalam dua kategori, yaitu pengetahuan baik . pabila > 75%) dan pengetahuan kurang . pabila < 75%) yang dapat dilihat dari table dibawah ini : Tabel 4. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu No Pengetahuan ibu Frekuensi Persentase Baik Kurang 85,2% 14,8% Jumlah Dari tabel tersebut dapat di ketahui bahwa responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 52 responden . ,2%) dan responden yang berpengetahuan kurang sebanyak 9 responden . ,8%) dari 61 Pekerjaan Ibu 85,2% 14,8% Bekerja Tidak Jumlah 73,8% 26,2% Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa responden yang bekerja sebanyak 45 responden . ,8%) dan responden yang tidak bekerja sebanyak 16 responden . ,2%) dari 61 Analisis Bivariat Analisa ini dilakukan terhadap dua variabel yang berhubungan atau bekolerasi. Analisa ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara . sia, pekerjaan, pengetahua. variabel dependen (Kepatuhan kunjungan ANC) dengan batas nilai =0,05. Penelitian ini menggunakan uji ChiSquare dengan system komputerisasi. Bila dari data yang di olah di dapatkan hasil dengan nilai A. Value O . berarti terdapat hubungan yang bermakna antara variable dependen tersebut dan apabila di dapatkan hasil dengan nilai A. Value Ou . berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel independen dan dependen. Hubungan Usia Ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC Dilakukan uji Chi-Square antara variabel independen . dengan variable dependen . epatuhan kunjungan ANC). Berisiko dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang patuh sebanyak 35 responden . ,4%) dari 43 Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Nelly, dkk Sedangkan usia responden yang tidak kehamilan yang patuh sebanyak 9 responden . ,0%) dari 18 responden. Dari hasil uji ChiSquare didapatkan A value = 0,029 lebih kecil dari =0,05 artinya ada hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada hubungan bermakna antarausia ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan terima secara uji statistik. patuh sebanyak 3 responden . ,3%) dari 9 Dari hasil uji Chi-Square didapatkan A value = 0,016 lebih kecil dari = 0,05 artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada hubungan bermakna antara pendidikan dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan terima secara uji statistik. Hubungan Antara Pendidikan Ibu Dengan Kepatuhan Kunjungan ANC Hubungan Antara Pekerjaan Ibu Dengan Kepatuhan Kunjungan ANC Didapatkan bahwa proporsi responden yang mempunyai pendidikan tinggi dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang patuh sebanyak 41 responden . ,8%) dari 52 responden. Sedangkan responden mempunyai pendidikan rendah dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang patuh sebanyak 3 responden . ,3%) dari 9 Dari hasil uji Chi-Square didapatkan Avalue = 0,005 lebih kecil dari =0,05 artinya ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada hubungan bermakna antara pendidikan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan terima secara uji statistik. Didapatkan bahwa proporsi responden yang bekerja dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang patuh sebanyak 36 responden . ,0%) dari 45 responden. Sedangkan responden yang tidak bekerja dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang patuh sebanyak 8 responden . ,0%) dari 16 Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Dengan Kepatuhan Kunjungan ANC Didapatkan bahwa proporsi responden yang mempunyai pengetahuan baik dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang patuh sebanyak 41 responden . ,8%) dari 52 responden. Sedangkan responden yang mempunyai pengetahuan buruk dalam melakukan pemeriksaan kehamilan yang Dari hasil uji Chi-Square didapatkan Avalue = 0,048 lebih kecil dari =0,05 artinya ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan ada hubungan bermakna antara usia ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC dalam pemeriksaan kehamilan terima secara ujis tatistic. KESIMPULANDANSARAN Kesimpulan Dari hasil penelitian yang di lakukan di PMB Rabiah Tahun 2020 dengan sampel 61 orang responden, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Distribusi frekuensi usia ibu yang berisiko sebesar 70,5% sedangkanya tidak berisiko sebesar 29,5 %. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vol. No. Juli 2022 Nelly, dkk Distribusi frekuensi pendidikan yang tinggi kunjungan ANC sebesar 85,2% sedangkan pendidikan rendah sebesar 14,8%. Distribusi frekuensi pengetahuan yang 85,2% pengetahuan yang buruk sebesar 14,8%. Distribusi frekuensi yang bekerja sebesar 73,8% sedangkan yang tidak bekerja sebesar 26,2%. Ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC p value 0,013 Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC pvalue 0,005 Ada pengetahuan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC pvalue 0,005 Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC pvalue 0,022 Saran Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan di Klinik Alia Medika untuk mengadakan upaya peningkatan pelayanan cakupan (K1-K. yang sesuai. Erawati, 2009. Hubungan Pendidikan Ibu dengan kepatuhan kunjugan ANC. Skripsi. Purwojati Fitria, 2009. Hubungan Pekerjaan ibu dengan kepatuhan kunjungan ANC. Jurnal. Lampung Handayani, 2005. Hubungan Usia Ibu dengan Kepatuhan Kunjungan ANC. Jurnal. Pekan Baru Hasbullah. 2009 dasar-dasar ilmu pendidikan. Jakarta:Raja Grafindo Persada Hidayat. Metode Penelitian Keperawatan dan Tekhnik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika Hurlock. EB. Psikologi Perkembangan. Edsi ke 5. Jakarta :Erlangga. Kusmiyati. Dkk. Perawatan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya Lowdermilk Dkk. Buku ajar keperawatan maternitas edisi 4 Manuaba. Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan Jakarta:EGC Mandriwati. 2008 ,Penuntun Belajar Asuhan Kebidanan Ibu HamilJ akarta:EGC Notoadtmodjo. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan Jakarta:Rineka Cipta Metodelogi Penelitian kesehatan Jakarta: Rineka Cipta Nursalam. Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medik DAFTAR PUSTAKA