Jurnal Surya Beton Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 p-ISSN : 2302-5166, e-ISSN : 2776-1606 SURYA BETON http://jurnal. id/index. php/suryabeton Implementasi BIM (Building Information Modelin. pada Elemen Struktur Abutment Jalan Layang Ruas Tol Yogyakarta-Bawen Eko Riyanto1. Firman Alva Fauzi1,*. Larashati BAotari Setyaning1 Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Purworejo 1 Email: firmanfauzi1409@gmail. Abstrak. Perkembangan industri konstruksi di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang pesat terutama di sektor infrastruktur jalan tol. Perhitungan volume beton dan baja tulangan abutment pada proyek pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 masih menggunakan metode konvensional dan mengakibatkan ketidakakuratan dalam Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hasil perhitungan quantity take off material beton dan baja tulangan menggunakan metode BIM dan membandingkanya dengan metode konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik perbandingan atau komparatif, antara metode BIM menggunakan software Autodesk Revit 2022 dengan metode konvensional. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu dokumen RASD (Request Approval Shop Drawin. dengan objek penelitian elemen struktur abutment A3 sampai A6. Hasil penelitian didapatkan perbandingan hasil perhitungan volume beton . dan baja tulangan . pada elemen struktur abutment jalan layang proyek pembangunan jalan tol yogyakarta bawen seksi 1 menggunakan metode BIM relatif lebih kecil dibandingkan dengan metode konvensional. Persentase hasil perbandingan pada struktur bored pile sebesar 67,6632 m3 . ,0904%) untuk volume beton dan 10. 900,1334 kg . ,0117%) untuk berat baja tulangan. Struktur pile cap sebesar 20,4246 m3 . ,3104%) untuk volume beton dan 661,6571 kg . ,4427%) untuk berat baja tulangan. Struktur abutment 74,5358 m3 . ,3053%) untuk volume beton 467,7737 kg . ,3105%) untuk berat baja tulangan. Teknologi BIM dapat mendeteksi titik clash lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan metode konvensional, dengan demikian penggunaan metode BIM menggunakan software Autodesk Revit 2022 mampu meningkatkan akurasi dan efisiensi waktu dalam perhitungan. Kata Kunci : Jalan Tol Yogyakarta Ae Bawen. BIM, abutment. Abstrack. The development of the construction industry in Indonesia is currently experiencing rapid progress, especially in the toll road infrastructure sector. The calculation of the volume of concrete and abutment reinforcement steel in the Yogyakarta-Bawen toll road construction project section 1 still uses conventional methods and results in inaccuracies in the calculations. The purpose of this study is to analyze the results of the calculation of the quantity take off of concrete and rebar materials using the BIM method and compare it with the conventional This study uses a quantitative method. The data analysis of this study uses a comparative technique, between the BIM method using Autodesk Revit 2022 software and the conventional method. The data used in the study is a RASD (Request Approval Shop Drawin. document with the object of research on abutment structure elements A3 to A6. The results of the study obtained a comparison of the results of the calculation of the volume of concrete . and rebar steel . on the abutment structure elements of the overpass of the Yogyakarta Bawen Toll Road construction project section 1 using the BIM method is relatively smaller than the conventional method. The percentage of comparison results in the bored pile structure was 67. 6632 m3 . 0904%) for the volume of Eko Riyanto dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . concrete and 10,900. 1334 kg . 0117%) for the weight of reinforcing steel. The pile cap structure is 20. 4246 m3 . 3104%) for the volume of concrete and 661. 6571 kg . 4427%) for the weight of the reinforcing steel. The abutment structure is 74. 5358 m3 . 3053%) for the volume of concrete and 3,467. 7737 kg . 3105%) for the weight of the reinforcing steel. BIM technology can detect clash points more accurately compared to conventional method calculations, thus the use of BIM methods using Autodesk Revit 2022 software is able to increase accuracy and time efficiency in calculations. Keyword : Yogyakarta Ae Bawen Toll Road, abutment. Pendahuluan Perkembangan industri konstruksi di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat terutama di sektor infrastruktur, hal ini terbukti dengan masifnya pembangunan dalam beberapa tahun belakangan ini, terutama proyek pembangunan jalan tol. Jalan tol adalah jalan bebas hambatan yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar (Permen PUPR No. 6, 2. Salah satu proyek jalan tol yang sedang berjalan saat ini adalah Proyek Pembanguna Jalan Tol Yogyakarta Ae Bawen Seksi 1 yang berada di Kabupaten Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki panjang 8,25 km dan dilaksanakan sejak Salah satu konstruksi yang ada di proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta Ae Bawen seksi 1 adalah pekerjaan abutment. Menurut PBBJ 2007, abutment adalah suatu bangunan yang didesain untuk meneruskan beban dari bangunan atas, baik beban mati atau beban hidup, berat sendiri dari abutment . eban mat. dan tekanan tanah ke tanah pondasi. Perhitungan volume beton dan baja tulangan pada proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta Ae Bawen Seksi 1 masih menggunakan metode perhitungan konvensional. Hal ini dapat mengakibatkan ketidakakuratan dalam perhitungan volume, apalagi ditambah dengan kompleksitas pada konstruksi abutment sehingga dapat berimbas pada estimasi biaya. Seiring perkembangan zaman dan teknologi, kebutuhan akan inovasi teknologi yang efisien dari segi waktu, biaya, dan ketepatan kerja terus menjadi prioritas utama. Hal ini juga berlaku dalam industri konstruksi dalam hal visualisasi untuk perencanaan dan perancangan proyek. Salah satu teknologi dan inovasi dalam dunia konstruksi di Indonesia saat ini adalah implementasi metode BIM (Building Information Modelin. BIM adalah penggunaan bersama representasi digital dari aset yang dibangun untuk memfasilitasi proses desain, konstruksi dan operasi untuk membentuk dasar yang andal untuk pengambilan keputusan (Nurdiana, 2. Salah satu software pendukung BIM yaitu Autodesk Revit. Perhitungan volume dan pemodelan elemen struktur menggunakan software Autodesk Revit dapat dilakukan secara efektif, cepat, akurat, dan mampu meminimalisir adanya kesalahan akibat human error saat proses desain maupun hasil quantity take off material (Laily, 2. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hasil perhitungan quantity take off material baja tulangan dan beton metode BIM menggunakan software Autodesk Revit 2022 pada pekerjaan struktur abutment serta membandingkan hasilnya dengan metode konvensional. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif, di mana jenis penelitian yang digunakan adalah dengan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data berupa RASD (Request Approval Shop Drawing. yang didapatkan dari pihak kontraktor proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 yaitu PT. Adhi Karya (Perser. Tbk. Data tersebut selanjutnya akan digunakan untuk membuat 3D model BIM dengan menggunakan software Autodesk Revit 2022. Setelah itu dilakukan pengolahan data quantity take off yang dihasilkan dari software Autodesk Revit 2022 untuk dibandingkan dengan hasil quantity take off manual yang didapatkan dari perhitungan Lokasi penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 STA 72 522, 72 113, 71 859, dan 70 516. Objek yang diteliti pada penelitian ini adalah struktur bored pile, pile cap, dan abutment A3 sampai A6. Eko Riyanto dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik komparatif atau Analisis komparatif merupakan salah satu teknik analisis data kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan atau tidak pada dua jenis data. Penelitian ini akan melakukan perbandingan data hasil perhitungan quantity take off volume material beton dan baja tulangan pada elemen struktur abutment jalan layang dengan menggunakan metode perhitungan konvensional atau manual dan perhitungan metode BIM. Hasil rekapitulasi volume selanjutnya dimasukan kedalam microsoft excel, volume dari seluruh pekerjaan kemudian ditotal dan dihitung perbedaanya. Hasil Penelitian Pemodelan Menggunakan Software Autodesk Revit 2022 Pemodelan dilakukan sesuai dengan shop drawing yang diperoleh dari kontraktor proyek pembangunan jalan tol Yogyakarta Ae Bawen seksi 1. Adapun langkah-langkah pemodelan yang dilakukan adalah sebagai berikut. Pemodelan Struktur Bored Pile Pemodelan struktural bored pile dilakukan dengan menggunakan family round coloumn yang ada di Autodesk Revit 2022. Hasil pemodelan struktur bored pile dapat dilihat pada Gambar 1 berikut ini. Gambar 1. Struktural Bored Pile Pemodelan Struktur Pile Cap Pemodelan struktural pile cap dilakukan dengan menggunakan family foundation slab yang ada di Autodesk Revit 2022. Hasil pemodelan struktur pile cap dapat dilihat pada Gambar 2 berikut ini. Gambar 2. Struktural Pile Cap Pemodelan Struktur Abutment Pemodelan struktural abutment dilakukan dengan membuat family baru di new project family, hal ini dikarenakan bentuk model abutment belum tersedia di Autodesk Revit 2022. Bagian abutment yang dimodelkan Eko Riyanto dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . meliputi bagian dinding, wingwall dan headwall abutment. Hasil pemodelan struktur abutment dapat dilihat pada Gambar 3 berikut ini. Gambar 3. Struktural Abutment Reinforcement Rebar Reinforcement Rebar atau pemodelan tulangan dapat dilakukan dengan memasukan rebar/tulangan sesuai dengan spesfikasi yang ada pada data shop drawing. Hasil pemodelan tulangan dapat dilihat pada Gambar 4 berikut Gambar 4. Pemodelan Tulangan Schedule Quantities Langkah selanjutnya setelah melakukan pemodelan adalah mengeluarkan hasil quantity take off material beton dan baja tulangan dengan menggunakan menu schedule quantities pada software Autodesk Revit 2022. Hasil quantity take off material dapat dilihat pada Gambar 5 berikut ini. Gambar 5. Schedule Quantites Eko Riyanto dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Perhitungan Konvensional Perhitungan quantity take off material beton dan baja tulangan dengan metode konvensional dilakukan sesuai spesifikasi yang ada pada data shop drawing, perhitungan volume material metode konvensional dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan AutoCAD sebagai alat bantu. Microsoft Excel digunakan untuk keperluan estimasi volume tulangan dengan membuat beberapa tabel dan memasukkan klasifikasi serta data mengenai penulangan ke tabel yang telah dibuat. AutoCAD digunakan untuk keperluan klasifikasi dan input data penulangan berdasarkan gambar rencana dalam lembar kerja berformat dwg. Dimensi, bentuk, dan spesifikasi baja tulangan didapatkan dari dokumen shop drawing. Hasil Perhitungan Rekap hasil perhitungan dengan menggunakan metode BIM dan metode konvensional pada masing-masing elemen struktur dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2 berikut ini. Tabel 1. Hasil Perhitungan Metode BIM Volume Beton . Berat Baja Tulangan . Titik Bored Pile 716,4631 797,3643 837,7790 817,5761 Total Volume Beton Total Berat Baja Tulangan Sumber : hasil perhitungan Pile Cap Abutment 384,6072 404,0365 384,6072 404,0365 384,5734 426,2813 384,4436 422,3594 364,1276 . A) 869,4825 . Bored Pile 750,3415 897,2877 244,2528 039,7081 Pile Cap 793,6654 793,6654 336,9471 865,0650 Abutment 596,1451 596,1451 333,5345 622,7248 Tabel 2. Hasil Perhitungan Metode Konvensional Volume Beton . Berat Baja Tulangan . Titik Bored Pile 732,8707 814,3008 855,0159 834,6583 Total Volume Beton Total Berat Baja Tulangan Sumber : hasil perhitungan Pile Cap Abutment Bored Pile Pile Cap Abutment 389,6640 423,9588 389,6640 423,9588 389,6640 448,9668 389,6640 434,3652 526,7512 . A) 496,6438 . 945,6096 805,3941 825,0952 853,2217 887,3891 887,3891 557,5932 118,6286 792,8289 792,8289 369,8239 660,8415 Perbandingan Volume Beton Dan Baja Tulangan Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan metode BIM dan metode konvensional seperti pada Tabel 1 dan 2, selanjutnya dilakukan perhitungan selisih antara kedua metode tersebut. Persentase perbandingan dapat diperoleh dengan menggunakan rumus sebagai berikut. Persentase = yaycuycuycyceycuycycnycuycuycaycoOeyaAyaycA y 100. yaycuycuycyceycuycycnycuycuycayco Hasil selisih perhitungan antara metode BIM dan metode konvensional dapat dilihat pada Tabel 3 dan 4 berikut Eko Riyanto dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Tabel 3. Selisih Perhitungan Volume Beton Jenis Struktur Total BIM . Total Konvensional . Selisih . Bored Pile 169,1825 236,8457 67,6632 Pile Cap 538,2314 558,6560 20,4246 Abutment 656,7137 731,2495 74,5358 Sumber : hasil perhitungan Persentase (%) 2,0904 1,3104 4,3053 Tabel 4. Selisih Perhitungan Berat Baja Tulangan Jenis Struktur Total BIM . Total Konvensional . Selisih . Bored Pile 931,5901 429,3206 497,7305 Pile Cap 789,3429 451,0000 661,6571 Abutment 148,5495 616,3232 467,7737 Sumber : hasil perhitungan Persentase (%) 1,7574 0,4427 1,3105 Penyebab Terjadinya Selisih Perhitungan Berdasarkan hasil perhitungan yang ditampilkan dalam Tabel 3 dan 4, terlihat bahwa hasil perhitungan volume beton dan baja tulangan menggunakan metode konvensional cenderung lebih besar dibandingkan dengan metode BIM, adapun faktor penyebab terjadinya perbedaan adalah sebagai berikut. Kualitas dan Ketersediaan Data Shop Drawing Kualitas dan kelengkapan data dalam membuat pemodelan BIM akan sangat berpengaruh pada hasil perhitungan, jika data shop drawing yang digunakan tidak lengkap atau tidak tepat, maka hasil perhitungan menggunakan software Autodesk Revit menjadi kurang akurat. Kemampuan Dalam Mengoperasikan Software Autodesk Revit Keterampilan dalam mengoperasikan software Autodesk Revit dapat mempengaruhi hasil perhitungan, dikarenakan objek penelitian memiliki kompleksitas yang rumit seperti pada pemodelan baja tulangan memiliki bentuk yang bervariasi dan tidak tersedia di software Autodesk Revit, sehingga perlu membuat secara custom agar model dapat sesuai dengan shop drawing. Teknologi BIM juga dapat digunakan untuk mendeteksi titik clash atau tumpang tindih antar elemen struktur, sehingga hasil perhitungan dengan metode BIM bisa lebih akurat dibandingkan dengan metode konvensional . Penggunaan Fitur Estimated Reinforcement Rebar Salah satu kelebihan dari software Autodesk Revit adalah terdapat fitur estimated reinforcement rebar pada schedule beton. Estimated reinforcement rebar adalah perhitungan estimasi volume baja tulangan pada beton. Hal ini mengakibatkan perhitungan volume beton yang dihasilkan dari software Autodesk Revit tidak termasuk volume baja tulangan yang tertanam didalamnya. Pembulatan Angka Penggunaan format atau pembulatan angka dalam proses perhitungan dapat menyebabkan perbedaan hasil Oleh karena itu perlu memperhatikan konsistensi dan ketelitian dalam pembulatan angka yang digunakan Kesimpulan dan Saran Kesimpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian mengenai Implementasi BIM pada elemen struktur abutment jalan layang, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Volume beton bored pile menggunakan metode BIM sebesar 67,6632 m3 . ,0904%) lebih sedikit dibandingkan menggunakan metode konvensional. Volume beton pile cap menggunakan metode BIM sebesar 20,4246 m 3 . ,3104%) lebih sedikit dibandingkan menggunakan metode konvensional. Eko Riyanto dkk. Jurnal Surya Beton. Volume 9. Nomor 1. Maret 2025 . Volume beton abutment menggunakan metode BIM sebesar 74,5358 m3 . ,3053%) lebih sedikit dibandingkan menggunakan metode konvensional. Volume baja tulangan bored pile menggunakan metode BIM sebesar 9. 497,7305 kg . ,7574%) lebih sedikit dibandingkan menggunakan metode konvensional. Volume baja tulangan pile cap menggunakan metode BIM sebesar 661,6571 kg . ,4427%) lebih sedikit dibandingkan menggunakan metode konvensional. Volume baja tulangan abutment menggunakan metode BIM sebesar 3. 467,7737 kg . ,3105%) lebih sedikit dibandingkan menggunakan metode konvensional. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa perhitungan quantity take off material volume beton . dan baja tulangan . pada elemen struktur abutment jalan layang menggunakan metode BIM Autodesk Revit 2022 dapat meningkatkan keakuratan dalam perhitungan, serta waktu yang lebih efisien dibandingkan metode Saran-saran Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan, maka saran yang dapat diambil untuk penelitian selanjutnya adalah sebagai berikut. Menerapkan BIM untuk perhitungan volume beton dan baja tulangan pada struktur atas ( Girder dan decksla. Membandingkan perencanaan metode konvensional sampai dengan perhitungan RAB (Rencana Anggaran Biay. dan penjadwalan sehingga dapat digunakan pada proyek yang sesungguhnya. Melakukan clash analysis pada baja tulangan dengan menggunakan software Autodesk Naviswork untuk mengetahui potensi clash yang lebih detail. Menggunakan software dengan lisensi original serta menggunakan perangkat komputer dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh Autodesk. Daftar Pustaka