PRODUCTIVITY Journal of Integrated Business, Management, and Accounting Research p-ISSN: 3063-9557 e-ISSN: 3063-8682 Vol. 2, No. 1, 2025 MENGEKSPLORASI GAYA KEPEMIMPINAN PENGEPUL KELAPA SAWIT MITRA UNGGUL Stevanus Adi Pratama1, Shofia Amin2, Dwi Kurniawan3 1, 2, 3 Universitas Jambi, Jl. Jambi - Muara Bulian No. KM. 15, Mendalo Darat, Jambi, 36122, Indonesia Email: stevanuspratama1@gmail.com Article History Received: 15-01-2025 Revision: 28-01-2025 Accepted: 31-01-2025 Published: 02-02-2025 Abstract. The leadership style of oil palm collectors plays an important role in improving the welfare of smallholder members. This study aims to describe the leadership style of Mitra Unggul oil palm collectors in the eyes of farmer members, and describe the success of Mitra Unggul leaders in prospering farmer members so that they can master FFB marketing. The research uses a type of qualitative research by conducting direct research in the field. This study uses a subject sampling technique with purposive sampling. The data collection technique uses observation, interview, and documentation methods to obtain accurate data. Data analysis was carried out qualitatively consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of this study show that the leadership style of Mitra Unggul palm oil collectors is included in the charismatic leadership type where Mitra Unggul leaders have the attraction to influence others to achieve common goals Keywords: Charismatic Leadership Style, Palm Oil Collectors Abstrak. Gaya kepemimpinan pengepul kelapa sawit memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan anggota petani. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya kepemimpinan pengepul kelapa sawit Mitra Unggul di mata para anggota petani, dan mendeskripsikan keberhasilan pemimpian Mitra Unggul dalam mensejahtrakan anggota petani hingga bisa menguasai pemassaran TBS. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukan penelitian langsung ke lapangan. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan subjek dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperoleh data yang akurat. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gaya kepemimpinan pengepul sawit Mitra Unggul termasuk dalam tipe charismatic leadership yang mana pemimpin Mitra Unggul memiliki daya tarik untuk mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Kharismatik, Pengepul Kelapa Sawit How to Cite: Pratama, S. A., Amin, S., & Kurniawan, D. (2025). Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan Pengepul Kelapa Sawit Mitra Unggul. PRODUCTIVITY: Journal of Integrated Business, Management, and Accounting Research, 2 (1), 81-92. http://doi.org/10.54373/product.v2i1.83 PENDAHULUAN Komoditas unggulan di Provinsi Jambi yaitu kelapa sawir. Kondisi datar wilayah dan tekstur tanah yang cocok ini memudahkan pengelolaan dan dapat menekan biaya produksi. Dibandingkan dengan provinsi lain, produksi kelapa sawit lebih tinggi karena kondisi tanah yang memungkinkan penanamannya. Produksi kelapa sawit sangat penting untuk pendapatan 81 Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 82 negara dan masyarakat, terutama bagi petani kelapa sawit. Jika produksi kelapa sawit meningkat, maka pendapatan petani akan meningkat jika dibantu dengan pemasaran tandan buah segar kelapa sawit (TBS) yang baik, terutama dalam hal harga, saluran pemasaran, dan fungsi pemasaran. Perkebunan kelapa sawit di Jambi terdiri dari tiga kelompok: Perkebunan Rakyat (PR), Perkebunan Besar Negara (PBN), dan Perkebunan Besar Swasta (PBS). Tiga kelompok ini bertanggung jawab atas jalannya industri kelapa sawit nasional melalui penyediaan bahan baku industri CPO dan turunannya. Saat ini perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi terhitung dari tahun 2017 sampai dengan 2021. Berdasarkan data dari (Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Tahun 2022), luas areal kelapa sawit Provinsi Jambi terhitung 2017sampai 2021. Pada tahun 2017 luas areal kelapa sawit seluas 791.025 M2, Kemudian meningkat menjadi 1.029.920 M2 pada 2018, 1.028.334 M2 pada 2019, 1.022.434 M2 pada 2020, dan 1.027.477 M2 pada 2021. Hampir setiap kabupaten di Provinsi Jambi memiliki tanaman kelapa sawit. Kabupaten Merangin terdiri dari 24 kecamatan, termasuk Pamenang Barat, namun penelitian akan berfokus pada satu Kecamatan, yaitu Kecamatan Pamenang Barat. Kecamatan Pamenang Barat terdiri atas Desa Karang Anyar, Limbur Merangin, Mampun Baru, Papit, Pinang Merah, Pulau Tujuh, Simpang Limbur Merangin, dan Tanjung Lamin. Desa Pulau Tujuh menjadi desa yang akan di pilih menjadi objek penelitian. Alasannya adalah mayoritas penduduk di Desa Pulau Tujuh di Kecamatan Pamenang Barat adalah petani sawit dan bekerja di perkebunan kelapa sawit. Petani di Desa Pulau Tujuh membutuhkan lembaga pemasaran yang baik, seperti agen atau pedagang besar seperti pengepul sawit, untuk memasarkan hasil panen mereka. Pertanian memang mempunyai peran penting atas keseluruhan perekonomian daerah. Salah satu faktor yang dapat membentuk pertanian sejahtra adalah dengan adanya pengepul tani atau agen pemasaran yang memiliki tujuan dan visi yang jelas. Pengepul sawit terbentuk karena adanya pemimpin yang hebat yang memiliki mental, kepercayaan diri, optimis serta terpenting ialah kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Untuk menjadi seorang wirausaha atau pengepul di butuhkan modal yang besar dari segi biaya dan sangat menguras pikiran. Kita bisa belajar dengan kejadian 1 tahun yang lalu. “Kebijakan Presiden Jokowi melarang ekspor crude palm oil (CPO) 28 April 2022 menuai pro kontra anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengaku tepat sampai 22 Mei 2022 harga TBS milik petani sawit sudah anjlok ke Rp 1.000 akibat kebijakan larangan ekspor “ Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 83 Seorang pengepul membutuhkan jiwa kepemimpinan. Seorang pengepul harus memiliki kemampuan dan memanfaatkan kemampuan tersebut melalui sikap, perilaku untuk mengarahkan, memotivasi individu dan kelompok untuk bekerja sama dan memahami satu sama lain untuk mencapai tujuan wirausaha menurut Suwatno (2019). Maka untuk menjadi seorang pengepul kelapa sawit tidak lah mudah, banyak sekali pengepul-pengepul kelapa sawit yang bangkrut di karenakan tidak siap mental untuk menghadapi krisis yang cenderung susah untuk di amati. Keberadaan pengepul sangat menguntungkan untuk sebagian orang, pengepul sawit adalah wadah bagai petani untuk meningkatkan ilmu pengetahuan tentang sistem kinerja yang baik dalam bidang perkebunan kelapa sawit. Pengepul kelapa sawit menampung dan membeli buah dari petani di sekitarnya. Pengepul ini dimiliki oleh individu atau kelompok, dan dapat meningkatkan pendapatan petani karena mereka memperoleh harga TBS (Tandan Buah Segar) yang lebih tinggi daripada petani menjual hasil panennya kepada lapak sawit kecil. Pengepul membeli buah petani dengan harga tinggi karena mereka memiliki kesepakatan dengan PKS (pabrik kelapa sawit) untuk mendapatkan harga tinggi, seperti menembus jumlah ton yang diberikan PKS dan memiliki surat perjanjian jual beli TBS terlebih dahulu Pada Desa Pulau Tujuh terdapat 7 pengepul kelapa sawit berdiri hingga sekarang. Namun penelitian ini cenderung tertarik melakukan penelitian pada pengepul kelapa sawit Mitra Unggul. Karena berdasarkan hasil survei awal yang kami lakukan pada tanggal 7 Oktober 2023 dengan narasumber bernama Suroto berperan sebagai pemimpian usaha tersebut. Hasil survei menemukan sebuah kondisi bahwa saat ini Mitra Unggul telah mengalami perkembangan yang sangat pesat dan mampu bersaing dan menguasi pamasaran TBS. Perkembangannya tersebuat dapat di lihat dari para petani lebih banyak menjual hasil panennya ke pengepul kelapa sawit tersebut di bandingkan pengepul sawit lainnya. Untuk jumlah petani yang masuk ke pengepul Mitra Unggul sebanyak 60 sampai 100 petani, jumlah ini sangat jauh di bandingkan pengepul lainnya hanya 20 sampai 70 petani. Selain dari pada itu lokasi pengepul kelapa sawit Mitra Unggul sangat lah menarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Menjalakan usaha pengepul kelapa sawit khususnya Mitra Unggul, pemimpin memiliki visi dan misi untuk mensejahtrakan para anggota petani, mewujudkan petani yang berkualitas, menuju sebagai petani berkembang dan bergerak maju. Untuk mencapai petani berkualitas tersebut maka pengepul yang ada harus mempunyai kemampuan atau gerak yang dapat mempengaruhi perilaku anggota pengepul lainnya untuk mencapai tujuannya. Dengan kata lain, pengepul dan anggota petani ini harus bekerja sama demi kebaikan bersama. Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 84 Pemimpin Mitra Unggul memiliki pengaruh besar terhadap para anggota petani. Hasil wawancara dengan salah satu informan (ME) menyatakan bahwa kepemimpinan Mitra Unggul memiliki pembawa aspirasi inspirasi, dan keperdulian pada para anggota petani yang sangat tinggi dan para anggota petani merasa terpenuhi dari segala bidang dari penunjang kebutuhan petani hingga sampe segi kebutuhan keluarga masing-masing anggota petani. Maka tidak heran kalau pemimpian pengepul Mitra Unggul banyak menarik petani lain untuk menjadi anggota petani di mana visi misi dan bukti nyata telah berjalan dengan baik maka suatu kesejahtraan para anggota petani menjadi acuan petani lain. METODE Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Moleong (2004) menyatakan bahwa metode ini digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alami sebagai lawannya eksperimen, dengan peneliti sebagai alat utama. Metode kualitatif dipilih karena peneliti melakukan kontak langsung dengan subjek penelitian dan melakukan penelitian di lokasi mereka, dalam kondisi apa pun. Sangat penting bahwa lokasi penelitian jelas karena ketika lokasi penelitian ditetapkan, objek dan tujuan penelitian juga sudah ditetapkan, sehingga lebih mudah bagi peneliti untuk melakukan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Desa Pulau Tujuh, Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, sesuai dengan judulnya. Desa tersebut memiliki persentase anggota tani Mitra Unggul cukup banyak, yang bergerak dalam bidang pengepul kelapa sawit yang cukup berkembang, membuatnya menarik untuk dipelajari lebih lanjut Penentuan informan, peneliti mempertimbangkan hal-hal yaitu (1) informan merupakan anggota tani dan karyawan pengepul kelapa sawit Mitra Unggul, dan (2) informan memiliki informasi tentang pengepul kelapa sawit Mitra Unggul. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain (1) data primer; peneliti mendapatkan data langsung dari sumber primer, yang terdiri dari pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Pengamatan menunjukkan kondisi sosial di lapangan, sedangkan wawancara memberikan informasi secara lisan kepada pemilik, karyawan, dan petani Mitra Unggul. Kata-kata dan tindakan orang yang diamati dan dicatat dalam video, rekaman audio, pengambilan foto, atau film dapat menjadi sumber data utama (Moleong, 2012), (2) data sekunder; data yang tidak langsung diberikan kepada peneliti disebut sumber data sekunder. Sumber data sekunder dapat berasal dari foto, gambar, dan dokumen. Sumber data sekunder dapat mendukung hasil sumber data utama sehingga mendapatkan informasi yang saling mendukung. Sumber tambahan dari sumber Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 85 tertulis dapat dikategorikan menjadi sumber baku dan majalah ilmiah, arsip, dokumen pribadi, dan dokumen resmi (Moleong, 2012:159). Metode pengumpulan data sangat penting dalam penelitian karena berpengaruh pada cara peneliti mendapatkan data, siapa yang memiliki sumbernya, dan alat apa yang digunakan peneliti. Metode ini sangat penting untuk keberhasilan penelitian. Sugiyono (2017) menyatakan bahwa dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dalam kondisi alamiah. Ada tiga cara untuk mengumpulkan data, yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Metode analisis data yang didasarkan pada model Miles dan Huberman yang dicirikan oleh tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan data diperlukan agar data dapat dipercaya. Untuk pemeriksaan keabsahan data, ada empat kriteria. Salah satunya adalah derajat kepercayaan, atau kredibilitas, yang dapat digambarkan sebagai tingkat kepercayaan yang ada di antara usulan penelitian dan hasil penelitian. Untuk melakukan uji kepercayaan derajat ini, triangulasi digunakan untuk mencocokan kembali data melalui berbagai metode pengumpulan data dan berbagai sumber data (Karsadi, 2022). HASIL Gaya Kepemimpinan Pengepul Kelapa Sawit Mitra Unggul di Mata Para Anggota Petani Seorang wirausaha melakukan berbagai hal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, tidak terlepas dari seorang pemimpin yang mampu menggerakkan para karyawannya dan melaksanakan aktivitas sesuai aturan yang sudah di buat oleh pemimpin tersebut. Sangat penting bagi seorang pemimpin untuk mempengaruhi karyawannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Istilah "kepemimpinan" mengacu pada upaya seorang pemimpin untuk mempengaruhi dan memobilisasi karyawan atau rekan kerjanya. Pola kepemimpinan ini selalu didasarkan pada keputusan yang diambil oleh pemimpin. Berikut ini hasil wawancara dengan Pimpinan Mitra Unggul meneragkan bahwa: ”Sudah meyakini apa yang kita lakukan, apa yang akan kita jalankan memang kita sudah memahami sebelumnya. Jadi ada keyakinan bahwa itu bisa dilakukan, terutama kalau untuk usaha ada kemungkinan jika dilakukan dnegan sungguh-sungguh akan mendapatkan suatu keuntungan”. (Hasil wawancara dengan ST, 2024) Kemudian hasil wawancara karyawan mitra unggul menerangkan bahwa: ”Yang membuat rasa percaya diri itu karena di sini mayoritas adalah petani sawit yang tentu sangat mendukungdalam mengembangkan usaha ini. hasil perkebunan sawit yang berlimpah setiap harinya tentu membutuhkan tempat penampungan untuk bisa sampai ke pabrik”. (Hasil wawancara dengan DR, 2024) Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 86 Responden pemimpin Mitra Unggul menyatakan bahwa kepercayaan diri dalam mendirikan usaha pengepul kelapa sawit Mitra Unggul adalah karena meyakini apa yang telah dilakukan dan dijalankan dan jika dilakukan dengan sungguh-sungguh maka usaha pengepul kelapa sawit ini akan mendapat suatu keuntungan. Sementara itu responden karyawan Mitra Unggul menyampaikan bahwa kepercayaan diri dalam mendirikan usaha pengepul kelapa sawit Mitra Unggul karena di sini mayoritas adalah petani sawit yang tentu sangat mendukungdalam mengembangkan usaha ini. hasil perkebunan sawit yang berlimpah setiap harinya tentu membutuhkan tempat penampungan untuk bisa sampai ke pabrik. Keberhasilan Pemimpian Mitra Unggul Dalam Mensejahtrakan Anggota Petani Hingga Bisa Menguasai Pemassaran TBS Mengingat pentingnya kepemimpinan dalam mencapai tujuan wirausaha, maka kepemimpinan sangatlah penting. Hal ini sangat sulit karena seorang pemimpin perlu memahami perbedaan perilaku setiap bawahan. Pemimpin harus memahami baik fungsi kepemimpinan maupun unsur-unsur kepemimpinan, termasuk kemampuan mempengaruhi orang lain, mengarahkan, mencipta, dan menghasilkan gagasan. Berbagai beberapa ahli, kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin mempengaruhi anggota wirausaha untuk mencapai tujuannya. Selanjutnya hasil wawancara pimpinan Mitra Unggul mengenai visi dan misi menerangkan bahwa: ”Berkomitmen dengan petani untuk mendapatkan atau mengumpulkan buah kelapa sawit lalu kita jual ke pabrik dengan pelayanan untuk pemberian jenis pupuk, jenis obat-obatan dan untuk perawatan kebun kelapa sawit semua kita layani, jadi imbal baliknya itu ya saling menguntungkan”. (Hasil wawancara dengan ST, 2024) Kemudian hasil wawancara karyawan mitra unggul menerangkan bahwa: ”Visinya yaitu memberikan pelayanan kepada petani dalam hal mengumpulkan dan menyetorkan hasil panen kelapa sawit ke pabrik dengan harga yang Sesuai dan juga kami menyediakan layanan penyediaan pupuk, sarana dan prasarana perawatan kebun sawit”. (Hasil wawancara dengan DR, 2024) Berdasarkan keterangan di atas dapat dijelaskan bahwa Mitra Unggul menjelaskan bahwa visi usaha pengepul sawit Mitra Unggul adalah berkomitmen dengan petani untuk mendapatkan atau mengumpulkan buah kelapa sawit lalu kita jual ke pabrik dengan pelayanan untuk pemberian jenis pupuk, jenis obat-obatan dan untuk perawatan kebun kelapa sawit semua kita layani, jadi imbal baliknya itu ya saling menguntungkan. Sementara itu resopnden karyawan Mitra Ungul menyampaikan bahwa misi dari usaha Mitra Unggul adalah memberikan pelayanan kepada petani dalam hal mengumpulkan dan menyetorkan hasil panen kelapa sawit Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 87 ke pabrik dengan harga yang Sesuai dan juga kami menyediakan layanan penyediaan pupuk, sarana dan prasarana perawatan kebun sawit Kendala Pemimpian Mitra Unggul Dalam Mensejahtrakan Anggota Petani Hingga Bisa Menguasai Pemasaran TBS Selanjutnya hasil wawancara pimpinan mitra unggul mengenai kendala Mitra Unggul dalam mensejahtrakan anggota, bahwa: ”Kendala di lapangan itu sebenarnya secara teoritis kita memang tidak ada kendala. Tapi secara praktek di lapangan akan banyak kendala yang datangnya justru dari kebanyakan di luar apa yang kita lakukan, misalnya waktu panen tiba-tiba turun hujan sehingga buah tidak bisa diambil, ada kemungkinan hilang dan segala macam kendala” Mensiasatinya masing-masing pengepul punya cara tersendiri apakah di langsir dengan sepeda motor atau ada kendaraan cadangan yang lebih memadai” (Hasil wawancara dengan ST, 2024) Kemudian hasil wawancara karyawan mitra unggul menerangkan bahwa: ”Kendala yang kami temui seperti kondisi jalan yang rusak, cuaca yang hujan terus menerus saat panen sehingga menyulitkan kami untuk mengangkut hasil panen kebun sawit, selain itu juga kami pernah mengalami kehilangan buah yang selesai dipanen” (Hasil wawancara dengan DR, 2024) Berdasarkan keterangan diatas dijelaskan bahwa kendala yang dihadapi pemimpin saat mendirikan usaha Mitra Unggul adalah Mengembangkan kualitas kinerja karyawan dan anggota petani, beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang cepat, menangani kritik dan tuntutan dari luar atau anggota petani dan karyawan, membangun kemitraan dan jaringan yang efektif dan seputar kondisi jalan yang rusak menuju perkebunan, kondisi iklim yang kadang hujan terus menerus dan kendala alat transportasi yang kurang memadai untuk kondisi jalan yang tidak baik. DISKUSI Gaya Kepemimpinan Pengepul Kelapa Sawit Mitra Unggul di Mata Para Anggota Petani Gaya kepemimpinan kharismatik diakui oleh para pengikutnya karena kualitas atau kelebihan yang dimiliki oleh pemimpin tersebut. Pemimpin yang dianggap kharismatik menikmati kesuksesan karena mereka mengakui dan percaya akan kualitas, keistimewaan, dan kelebihan yang dimilikinya. Kepercayaan dapat muncul dari hubungan langsung dua orang atau asosiatif, yaitu hubungan baik dalam suatu kelompok. Selama proses ini, solidaritas kelompok akan menjadi lebih kuat. Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 88 Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa gaya kepemimpinan yang tepat adalah Kharismatik hal ini dapat di buktikan dengan lima indikator pada gaya kepemimpinan kharismatik menurut Gordon (2022) sebagai berikut:  Percaya diri yang kuat; pemimpin yang kharismatik memiliki keyakinan yang mendalam tentang kemampuannya, baik dalam arti berpikir maupun bertindak.  Mempunyai tujuan; dalam arti bahwa seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk merencanakan masa depan untuk rencana.  Kemampuan untuk menunjukkan visi; dalam dunia manajemen, sudah umum bahwa visi pemimpin harus menjadi milik semua karyawan organisasi. Internalisasi dilakukan melalui proses sosialisasi yang sistematis, yang membuat anggota organisasi siap dan mampu mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari  Keyakinan yang kuat tentang keakuratan visi; Seorang pemimpin yang kharismatik dianggap bersedia untuk melakukan apa pun untuk mencapai tujuan mereka, bersedia mengambil resiko, membayar harga yang tinggi, dan bersedia mengorbankan sesuatu  Perilaku yang tidak mengikuti perilaku stereotip; yaitu perilaku yang berbeda dari yang biasa ditampilkan oleh para pemimpin tipe lainnya, seperti perilaku yang tidak konvensional, tidak sekadar mengikuti tren, dan sering melakukan tindakan yang berani. Keberhasilan Pemimpian Mitra Unggul dalam Mensejahtrakan Anggota Petani Hingga Bisa Menguasai Pemassaran TBS Kepercayaan menjual hasil panen kepada pengepul kelapa sawi Mitra Unggul karena di Mitra Unggul memang selisih harga dengan pabrik itu sedikit sekali dan juga pelayanan yang diberikan kepada kami para petani juga memuaskan dan memudahkan kami menyetorkan hasil panen kebun. Kepercayaan merupakan landasan yang kuat untuk menentukan sukses atau tidaknya bisnis yang ditawarkan ke konsumen. Kepercayaan sebagai ujung tombak dalam kemajuan suatu perusahaan. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik dan berika keyakinan dalam benak konsumen bahwa perusahaan dapat memberikan kualitas yang baik juga. Pernyataan tersebuat di perkuat dengan responden anggota petani menyatakan bahwa pengepul kelapa sawit Mitra Unggul memberikan keuntungan dan penyediaan kebutuhan pertanian anggota petani sehingga petani menjual hasil panen kepada pengepul Mitra Unggul. Tujuan mendirikan usaha pengepul sawit Mitra Unggul sudah diterima dengan baik oleh masyarakat karena tujuan kita adalah memudahkan petani menjual hasil kebun. Sedangkan responden karaywan Mitra Unggul menjelaskan bahwa tujuan mendirikan usaha pengepul Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 89 sawit Mitra Unggul sudah diterima dengan baik oleh masyarakat, bisa dilihat dari masih adanya kepercayaan msyarakat untuk mengumpulkan hasil panen kebunnya ke usaha kami ini. Berdasarkan keterangan di atas dapat dijelaskan bahwa Mitra Unggul menjelaskan bahwa visi usaha pengepul sawit Mitra Unggul adalah berkomitmen dengan petani untuk mendapatkan atau mengumpulkan buah kelapa sawit lalu kita jual ke pabrik dengan pelayanan untuk pemberian jenis pupuk, jenis obat-obatan dan untuk perawatan kebun kelapa sawit semua kita layani, jadi imbal baliknya itu saling menguntungkan. Kendala Pemimpian Mitra Unggul Dalam Mensejahtrakan Anggota Petani Hingga Bisa Menguasai Pemassaran TBS Kendala yang dihadapi saat mendirikan usaha pengepul kelapa sawit sebenarnya secara teoritis kita memang tidak ada kendala. Tapi secara praktek di lapangan akan banyak kendala yang datangnya justru dari kebanyakan di luar apa yang kita lakukan, misalnya waktu panen tiba-tiba turun hujan sehingga buah tidak bisa diambil, ada kemungkinan hilang dan segala macam kendala. Selain itu kendala yang dihadapi saat mendirikan usaha pengepul kelapa sawit seperti kondisi jalan yang rusak, cuaca yang hujan terus menerus saat panen sehingga menyulitkan kami untuk mengangkut hasil panen kebun sawit. Sementara itu responden karyawan Mitra Unggul menyampaikan pendapatnya tentang kendala yang dihadapi usaha Mitra Unggul saat melakukan pelayanan kepada anggota petani adalah masih seputar kendala soal iklim dan cuaca dan juga alat transportasi yang digunakan sebab akses jalan yang dilalui itu tidak selalu bagus. Pernyataan tersebut di perkuat oleh anggota petani bahwa kendala yang dihadapi saat menjual hasil panen kepada kepada pengepul kelapa sawi Mitra Unggul adalah seperti iklim yang hujan terus menerus, kondisi jalan yang tidak bisa dilewati karena becek sehingga hasil panen tidak bisa diambil dari kebun. Dan juga beberapa kali mendapati hasil kebun yang diambil pencuri. Hasil dari pernyataan di atas bahwa yang dihadapi usaha Mitra Unggul saat melakukan pelayanan kepada masyarakat adalah seputar kondisi jalan yang rusak menuju perkebunan, kondisi iklim yang kadang hujan terus menerus dan kendala alat transportasi yang kurang memadai untuk kondisi jalan yang tidak baik. Dengan mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan bisnis, maka semangat membangun dan mengembangkan usaha akan semakin bertambah, sehingga kita akan menemukan berbagai cara untuk mengembangkan bisnis yang sedang dibangun atau dirintis. Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 90 Usaha yang semakin berkembang akan mampu bersaing dengan competitor yang lama atau competitor yang baru. Semakin banyak orang yang membuat dan mengembangkan suatu usaha, maka lapangan pekerjaan akan terbuka lebar, sehingga kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat juga. Oleh karenanya, jangan pernah ragu untuk mengembangkan suatu usaha walaupun harus menghadapi berbagai macam rintangan. Suryana (2021) KESIMPULAN  Gaya kepemimpinan pengepul sawit Mitra Unggul termasuk dalam tipe charismatic Leadership yang mana pemimpin Mitra Unggul memiliki daya tarik untuk mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini dibuktikan dengan masa bertahan dari usaha pengepul ini mencapai usia 15 tahun dan mampu manrik anggota petani dengan jumlah 70-100 anggota.  Keberhasilan kepemimpinan pengpul kelapa sawit Mitra Unggul di mata para anggota petani terlihat dengan adanya visi dan misi untuk mensejahterakan para anggota petani, mewujudkan petani yang berkualitas. Pemimpin Mitra Unggul memiliki pengaruh besar terhadap para anggota petani karena selalu menjadi aspirasi dan memiliki inspirasi serta kepedulian terhadap para anggota petani dan anggota para petani merasa terpenuhi dari segala bidang kebutuhan. Kendala pemimpian Mitra Unggul dalam mensejahtrakan anggota petani hingga bisa menguasai pemassaran TBS. Kendala yang dihadapi saat mendirikan usaha pengepul kelapa sawit kendala di lapangan itu sebenarnya secara teoritis kita memang tidak ada kendala. Tapi secara praktek di lapangan akan banyak kendala yang datangnya justru dari kebanyakan di luar apa yang kita lakukan, misalnya waktu panen tiba-tiba turun hujan sehingga buah tidak bisa diambil, ada kemungkinan hilang dan segala macam kendala. Sedangkan responden karyawan Mitra Unggul menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi saat mendirikan usaha pengepul kelapa sawit seperti kondisi jalan yang rusak, cuaca yang hujan terus menerus saat panen sehingga menyulitkan kami untuk mengangkut hasil panen kebun sawit, selain itu juga kami pernah mengalami kehilangan buah yang selesai dipanen. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua yang sudah memberikan kemurahan hati mensupport kami hingga saat ini, pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh dosen Falkutas Ekonomi Binsis Universitas Jambi atas ilmu yang sudah di berikan, dan tidak luput juga kepada Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 91 pengepul kelapa sawit Mitra Unggul yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan penelitian ini melalui wawancara hingga survey lapangan. REFERENSI Budiarti, W. (2020). Karakteristik UMKM Pengepul Dan Bandar Barang Bekas Pendekatan Fenomenologis (Studi Kesuksesan Orang Madura Sebagai Pengepul, Bandar barang Bekas Di Keputih Surabaya). Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis, 7(2), 141-151. Gah, T. J., & Situmorang, T. P. (2024). Potret Pengepul Usaha Tenun Ikat di Kecamatan Kota Waingapu. Jurnal Minfo Polgan, 13(1), 706-712. Hak, C. A., Yusnita, R. T., & Rahwana, K. A. (2023). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kemampuan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai:(Sensus Pada Perangkat Desa di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran). JURNAL MANEKSI, 12(2), 299-307. Hanny, H., Dewi, N. L., Setiana, S., & Halim, M. (2023). Facing the Industrial Revolution 4.0 Era Through 360-Degree Leadership Education for Accounting Students. Jurnal Akuntansi, 15(2), 353-368. Hidayati, R. A., & Farikhah, F. (2023). Pengembangan Jiwa Wirausaha Santri Melalui Penguatan Kepemimpinan Berwirausaha Dan Pelatihan Budikdamber Pada Santri Pondok Pesantren Al- Kayyis Bangkalan Madura. Jurnal Pengabdian Manajemen, 3(1), 15-20. Herlangga, A., & Iskandar, S. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Karet Menjual Bokar Ke Pengepul Di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Indralaya Selatan. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 13(1), 16-24. Iswanto, T., Yani, J. A., Utara, L., Utara, K. B., & Baru, K. B. (2019). Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara XIII Unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pelaihari. Jurnal Riset Akuntansi Politala P-ISSN, 2715, 4610. Kurniawan, R., & Putri, I. D. R. (2022). Sistem Jual Beli Kelapa Sawit oleh Peron CV Ibrahim Putra di Pangkalan Dewa Persfektif Ekonomi Syariah. CEMERLANG: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis, 2(4), 284-299. Lombogia, C., Sumampouw, O. J., & Pertiwi, J. M. (2023). Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja Dan Kinerja Perawat Di Instalasi Gawat Darurat Di Rumah Sakit Pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2022. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 10(1), 431-440. Pally, Y. F. N., & Septyarini, E. (2022). Pengaruh gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. JURNAL MANAJEMEN, 14(1), 140-147 Maruti, A. D. (2023). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Lingkugan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Perusahaan Leasing di Bandar Lampung. Journals of Economics and Business, 3(1), 20-30. Maria, S., Simatupang, J., Gunawan, V. S., & Savitri, D. (2023). Perancangan Aplikasi Jual Beli Tandan Buah Sawit (Tbs) Pada Pengepul H. Muslimin Berbasis Web. Jurnal Data Sains Dan Teknologi Informasi (DASTIS), 1(01), 23-39. Marbun, W. S. (2024). Analisis Pemasaran Kelapa Sawit Rakyat Desa Perdomuan Nauli Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Provinsi Riau (Doctoral dissertation, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta). Pratama et al., Mengeksplorasi Gaya Kepemimpinan … 92 Narimawati, U., Budiarti, I., Wahdiniwaty, R., Masduki, M., Susandi, D., & Rizanuddin, H. (2023). Pelatihan Penerapan Knowledge Management Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Pengepul Buah Mangga di Kabupaten Majalengka. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 1499-1506. Oktapiani, S., & Firmansyah, Y. (2024). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pemotongan Timbangan Buah Sawit Di Desa Sebawi Kecamatan Sebawi. Halalan Thayyiban: Jurnal Kajian Manajemen Halal dan Pariwisata Syariah (Journal of Halal Management, Sharia Tourism and Hospitality Studies), 8(1), 43-55. Nurbaiti, T. (2024). Strategi Pengepul Kelapa Sawit Dalam Menetapkan Harga Jual Tandan Buah Segar (Tbs) Dimasa Kelangkaan Minyak Goreng Tahun 2022 Pahri, A. (2021). Rancang Bangun E-Commerce Berbasis Web Terhadap Produk Hasil Perkebunan Kopi (Studi Kasus: Kelompok Tani Pancur Manis Desa Pajar Bulan Kabupaten Lahat) (Doctoral dissertation, STMIK Global Informatika Mdp). Savira, T. A. (2024). Analisis Rantai Pasok Dan Rantai Nilai Komoditas Kelapa Sawit (Studi Kasus Desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi) (Doctoral Dissertation, Universitas Jambi). Saputra, N. (2024). Pemasaran Tbs Kelapa Sawit Di Desa Setiris, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi (Doctoral Dissertation, Agrobisnis) Supratman, O. V., Entang, M., & Tukiran, M. (2021). The relationship of charismatic leadership, employee personality, and employee performance: Evidence from PT. Karya Abadi Luhur. International Journal of Social and Management Studies, 2(2), 17-41. Sugiyono, P. D. (2017). Metode penelitian bisnis: pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung, 225. Supratman, O. V., Entang, M., & Tukiran, M. (2021). The relationship of charismatic leadership, employee personality, and employee performance: Evidence from PT. Karya Abadi Luhur. International Journal of Social and Management Studies, 2(2), 17-41. Stanley, D. (2022). Leadership theories and styles. Clinical Leadership in Nursing and Healthcare, 31-60. Van Loon, R., & Buster, A. (2019). The future of leadership: The courage to be both leader and follower. Journal of Leadership Studies, 13(1), 73-74. Yoserizal, Y., & Angraini, M. (2015). Hubungan Patron-klien antara Pengepul dengan Pemulung di Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Riau University). Zahro, R. A. F., Faisol, A., & Prasetya, R. P. (2023). Sistem Informasi Geografis Pengepul Hasil Pertanian Kabupaten Grobogan Berbasis Mobile Android. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 7(1), 948-956. Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Di Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah) (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu).