E-ISSN 2798-3846 Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 OPTIMALISASI E-COMMERCE UNTUK PEMASARAN BERKELANJUTAN : PELATIHAN UMKM BERBASIS LOKALITAS DI INDONESIA Ae TIMOR LESTE Elva Nuraina1*. Supri Wahyudi Utomo 2. Liana Vivin Wihartanti 3. Pascoal da Costa Oliveira4. Erinna Yulia Putri5. Firnanti6 1,2,3,5,6* Universitas PGRI Madiun Universitas Nasional Timur Leste elvanuraina@unipma. id, supriutomo@yahoo. id, lianavivin@unipma. pascoaldacostaoliveira9@gmail. com, erinna_2202106017@mhs. firnanti_2202106021@mhs. ABSTRAK Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat sinergi kewirausahaan lintas batas antara Indonesia dan Timor Leste melalui pelatihan berbasis lokalitas bagi pelaku UMKM. Program ini merupakan kolaborasi antara Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) dan Universitas Nasional Timor-Leste (UNTL) yang berfokus pada peningkatan kapasitas, inovasi, dan keberlanjutan usaha. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya keterampilan manajerial, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital, serta kurangnya inovasi produk dan kemasan ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di UMKM Puspa Pinunjul yang dihadiri oleh 25 pelaku usaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan survei, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Pelatihan difokuskan pada bidang pemasaran digital . -commerc. dengan aplikasi BizGlobal sebagai sarana pemasaran digital UMKM. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 37,2% dalam pemahaman konsep pemasaran digital. Selain itu 68% peserta mulai menerapkan minimal satu produknya. Peserta menunjukkan peningkatan motivasi dalam berwirausaha berbasis digital dan lingkungan. Kata Kunci: kewirausahaan lintas batas. UMKM. ekonomi berkelanjutan. BizGlobal ABSTRACT The purpose of this community service activity is to strengthen cross-border entrepreneurial synergy between Indonesia and Timor-Leste through local-based training for MSMEs. This program is a collaboration between Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) and the National University of Timor-Leste (UNTL), focusing on capacity building, innovation, and business The partners' main challenges include low managerial skills, limited use of digital technology, and a lack of innovation in environmentally friendly products and The activity was held at the Puspa Pinunjul MSME and was attended by 25 business The implementation method used an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through surveys, outreach, training, mentoring, technology implementation, and program evaluation and sustainability. The training focused on digital marketing . -commerc. using the BizGlobal application as a digital marketing tool for MSMEs. Based on pre- and posttest results, participants' knowledge of digital marketing concepts increased by 37. Furthermore, 68% of participants began implementing at least one of their products. Participants demonstrated increased motivation for digital and environmentally-based Keywords: cross-border entrepreneurship. MSMEs. sustainable economy. BizGlobal. Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 PENDAHULUAN Indonesia dan Timor Leste sebagai dua negara bertetangga memiliki kedekatan geografis dan budaya yang berpotensi mendorong kerja sama lintas batas, khususnya dalam pengembangan kewirausahaan berbasis lokalitas. Namun, di tengah globalisasi dan persaingan ekonomi yang semakin ketat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kedua negara masih menghadapi berbagai tantangan struktural. Tantangan tersebut meliputi rendahnya inovasi produk, keterbatasan pemanfaatan teknologi digital, lemahnya manajemen usaha, serta rendahnya kesadaran terhadap prinsip keberlanjutan Perkembangan mengintegrasikan prinsip ekonomi berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek profit, people, dan planet. penerapan pemasaran digital dan e-commerce terbukti mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat daya saing UMKM di tengah dinamika pasar global (Effendi et al. , 2021. Ramadhina & Mugiono, 2. Seperti halnya penelitian . odho et al. ,2023. Mulyadi el al. ,2. menyampaikan bahwa penerapan pemasaran digital memberikan manfaat bagi pelaku usaha dalam mendorong peningkatan inovasi usaha, yang pada akhirnya mampu membuka peluang pasar baru serta berkontribusi terhadap meningkatnya permintaan Senada (Nurjaman,2022. Abdillah & Sholihah,2. penerapan pemasaran digital berkontribusi positif terhadap pencapaian SDGs yaitu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah UMKM Puspa Pinunjul di Kabupaten Madiun. Indonesia yang bergerak di bidang makanan dan minuman berbasis potensi lokal. Meskipun memiliki keunggulan produk khas daerah, kedua mitra masih menghadapi permasalahan serupa, antara lain rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, keterbatasan inovasi kemasan, serta dominasi penggunaan kemasan plastik sekali pakai yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi tersebut menghambat peningkatan nilai tambah produk dan memperlemah posisi UMKM dalam persaingan pasar regional. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi kewirausahaan lintas batas melalui pelatihan dan pendampingan UMKM berbasis lokalitas. Program ini Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 diarahkan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan kewirausahaan pelaku UMKM, mendorong pemanfaatan pemasaran digital, sebagai upaya mewujudkan UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tahun 2025 melalui skema PKM Kolaborasi lintas negara antara Universitas PGRI Madiun (Indonesi. dan Universitas National Timor-Leste. Mitra kegiatan terdiri atas UMKM Puspa Pinunjul di Kabupaten Madiun. Kegiatan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada pemanfaatan aset dan potensi lokal mitra. Pendekatan ini dipilih untuk mendorong partisipasi aktif mitra serta memastikan keberlanjutan program. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi dan penyamaan persepsi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Tahap persiapan diawali dengan survei awal dan pemetaan kebutuhan mitra di Indonesia dan Timor Leste melalui diskusi dan observasi lapangan. Tahap sosialisasi dilakukan untuk menyamakan persepsi antara tim pengabdi, mahasiswa, dan mitra UMKM terkait tujuan, manfaat, dan peran masing-masing pihak. Selanjutnya, pelatihan dilaksanakan secara interaktif dan berbasis praktik, meliputi pelatihan pemasaran digital melalui media sosial, marketplace, serta pemanfaatan aplikasi BizGlobal sebagai upaya peningkatan nilai tambah produk. Tahap penerapan teknologi dilakukan melalui implementasi langsung aplikasi BizGlobal sebagai sarana digitalisasi pemasaran lintas negara serta uji coba penggunaan kemasan ramah lingkungan pada produk UMKM. Pendampingan dilakukan secara luring dan daring untuk memastikan keberhasilan penerapan materi pelatihan, mencakup aspek produksi, pemasaran, dan pengelolaan Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara guna mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta dampak awal terhadap kinerja usaha mitra. Keberlanjutan program dirancang melalui penyusunan buku panduan Ekonomi berkelanjutan, pembentukan jejaring wirausaha lintas negara, serta diseminasi hasil kegiatan melalui publikasi ilmiah dan media massa. Partisipasi aktif mitra dalam seluruh tahapan kegiatan diharapkan mampu mendorong kemandirian UMKM, peningkatan kesejahteraan ekonomi, serta kontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG. di bidang UMKM. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara sistematis dan terukur, dengan mengacu pada pendekatan ABCD (Asset-Based Community Developmen. yang menekankan pada pemanfaatan potensi lokal dan penguatan kapasitas masyarakat. Tahapan pelaksanaan dibagi menjadi enam fase utama sebagai . Tahap Persiapan Kegiatan awal difokuskan pada koordinasi, identifikasi masalah, dan penyusunan rencana kerja. Gambar 2. Koordinasi Tim Pengabdi dengan Mitra Langkah-langkahnya meliputi: Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Survei awal dan pemetaan kebutuhan mitra, dilakukan di dua lokasi (MadiunAe Indonesia dan DiliAeTimor Lest. Diskusi informal dengan pelaku UMKM untuk menggali kendala di bidang produksi, pemasaran, dan manajemen usaha. Koordinasi dengan Tim Abdimas UNIPMA dan UNTL untuk menyamakan persepsi terkait bentuk kerja sama dan pembagian peran. Sosialisasi rencana kegiatan dan jadwal pelaksanaan kepada mitra. Penyusunan instrumen kegiatan, termasuk angket, modul pelatihan, dan perangkat evaluasi. Tahap Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi Pada tahap ini dilakukan kegiatan awal berupa: Pertemuan resmi antara tim pengabdi, mahasiswa, dan mitra UMKM. Gambar3. Koordinasi dan Persamaan Persepsi Tim Indonesia Ae Timor Leste Penandatanganan surat kesediaan mitra dan MoA antar perguruan tinggi. Penyampaian tujuan dan manfaat program, serta pembagian tugas masingmasing pihak. Tahapan Pelatihan Pelatihan dilaksanakan secara interaktif, berbasis praktik, dan terintegrasi lintas Fokus pelatihan meliputi: Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Pelatihan Pemasaran Digital (E-Commerc. : pemanfaatan media sosial, marketplace, dan penggunaan aplikasi BizGlobal untuk promosi produk. Gambar3. Pelatihan E-Commerce Gambar4. Serah Terima Web https://bizglobal. id/shop/ . Tahap Penerapan Teknologi Tahap ini merupakan tindak lanjut pelatihan melalui implementasi langsung: Penerapan aplikasi BizGlobal sebagai sarana digitalisasi pemasaran lintas Pengujian produk kemasan ramah lingkungan oleh UMKM Puspa Pinunjul. Pendampingan teknis produksi dan pemasaran online. Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Gambar 5. https://bizglobal. Tahap Pendampingan dan Evaluasi Pendampingan dilakukan secara rutin untuk memastikan keberlanjutan hasil Pendampingan langsung dan virtual oleh dosen dan mahasiswa. Monitoring mingguan terhadap progres usaha mitra, pembukuan keuangan, serta peningkatan penjualan. Evaluasi hasil kegiatan melalui kuesioner dan wawancara kepada peserta. Refleksi bersama mitra untuk menentukan langkah lanjutan dan perbaikan . Tahap Keberlanjutan Program Setelah kegiatan utama selesai, tim pengabdi tetap melakukan tindak lanjut: Penyusunan buku panduan UMKM naik kelas sebagai hasil hilirisasi Publikasi ilmiah . urnal, prosiding, dan media mass. Pembentukan komunitas wirausaha lintas batas untuk memperkuat jejaring kerja sama UNIPMAAeUNTL. Rencana replikasi program di wilayah lain dengan model yang serupa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan melalui program Penguatan Sinergi Kewirausahaan Lintas Batas telah berjalan sesuai dengan tahapan yang direncanakan, meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan, pendampingan. Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 penerapan teknologi, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Kegiatan ini melibatkan 25 pelaku UMKM dari UMKM Puspa Pinunjul (Indonesi. dan mitra kolaborasi lintas negara dengan Universitas National Timor-Leste. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 37,2% pada aspek inovasi kemasan ramah lingkungan. Selain itu, sebanyak 68% peserta telah mulai menerapkan minimal satu bentuk kemasan ramah lingkungan dalam produk yang dihasilkan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi mampu mendorong perubahan praktik usaha secara nyata. Pada aspek digitalisasi pemasaran, sebagian besar peserta telah mampu memanfaatkan platform e-commerce dan media digital sebagai sarana promosi dan penjualan. Implementasi aplikasi BizGlobal sebagai media pemasaran digital lintas negara memberikan akses baru bagi UMKM untuk memasarkan produknya secara lebih luas. Peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam kegiatan ini sejalan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang menekankan pada penguatan potensi dan aset lokal masyarakat. Melalui pelatihan dan pendampingan yang bersifat partisipatif, pelaku UMKM tidak hanya menjadi objek kegiatan, tetapi berperan aktif dalam proses pembelajaran dan penerapan inovasi. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku usaha, khususnya dalam adopsi kemasan ramah lingkungan dan pemasaran digital. Pada aspek adopsi teknologi digital, hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ecommerce dan pendampingan penggunaan aplikasi BizGlobal mampu meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan teknologi informasi. Temuan ini relevan dengan Technology Acceptance Model (TAM), yang menyatakan bahwa persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan menjadi faktor utama dalam penerimaan teknologi. Pendampingan yang dilakukan secara langsung dan berkelanjutan membantu UMKM membangun persepsi positif terhadap teknologi digital, sehingga mendorong penerapan secara lebih konsisten. Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Penguatan Sinergi Kewirausahaan Lintas Batas telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam aspek pemasaran digital, inovasi produk, serta penerapan kemasan ramah lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 37,2% terkait inovasi kemasan ramah lingkungan, serta 68% peserta telah mulai menerapkan kemasan ramah lingkungan dalam produknya. Selain itu, penerapan pemasaran digital melalui pemanfaatan platform e-commerce dan aplikasi BizGlobal mampu meningkatkan kesiapan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif. Sinergi kewirausahaan lintas negara IndonesiaAeTimor Leste juga memperkaya wawasan pelaku UMKM melalui pertukaran pengalaman dan praktik bisnis, serta mendukung penguatan jejaring kewirausahaan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis digital dan berkelanjutan, serta mendukung peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Saran Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, beberapa saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut. Pertama, diperlukan pendampingan berkelanjutan pasca kegiatan agar UMKM dapat mengoptimalkan pemanfaatan pemasaran digital dan menjaga konsistensi penerapan inovasi kemasan ramah lingkungan. Kedua, penguatan branding dan standarisasi produk perlu terus dilakukan agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun lintas negara. Ketiga, pengembangan dan penyempurnaan platform BizGlobal disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan agar lebih stabil, mudah digunakan, dan terintegrasi dengan sistem pembayaran. Keempat, program serupa perlu direplikasi pada UMKM lain dengan karakteristik yang berbeda guna memperluas dampak pengabdian. Kelima, integrasi kegiatan pengabdian lintas negara dengan program Merdeka BelajarAeKampus Merdeka (MBKM) perlu terus diperkuat agar memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Nuraina. Utomo. Wihartanti. Oliveira. Putri dan Firnanti Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 UCAPAN TERIMAKASIH Penulis menyampaikan terima kasih kepada Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) atas dukungan pendanaan dan fasilitasi sehingga kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Universitas National Timor-Leste (UNTL) sebagai mitra kolaborasi atas kerja sama dan sinergi dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian lintas negara. Selanjutnya, penulis mengucapkan terima kasih kepada UMKM Puspa Pinunjul Desa Klumutan. Kecamatan Saradan. Kabupaten Madiun, serta seluruh pelaku UMKM yang terlibat atas partisipasi aktif dan komitmen selama kegiatan berlangsung. DAFTAR PUSTAKA