Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X MENGETAHUI PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA UD. SELLA KECAMATAN FANAYAMA KABUPATEN NIAS SELATAN Agnes Santriawati Gee Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya . gnessantriawatigee929@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Produk dan Harga Terhadap Volume Penjualan pada UD. Sella Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat asosiatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara variabel Kualitas Produk dan Harga Terhadap Volume Penjualan. Hasl penelitian ini memperoleh persamaan regresi linear berganda yaitu: Y = 14,319 0,231X1 0,415X2. Secara parsial diperoleh nilai t hitung untuk variabel kualitas produk t hitung sebesar . > t tabel . dan tingkat signifikan 0,018 < tingkat alpha 0,05 untuk variabel harga t hitung sebesar . > t tabel . dan tingkat signifikan 0,001 < tingkat alpha 0,05. Kemudian secara simultan nila F hitung sebesar . > F tabel . dan diperoleh nilai R square sebesar 0,433 atau 43,3%. Maka dapat disimpulkan bahwa Kualitas Produk dan Harga berpengaruh signifikan Terhadap Volume Penjualan Pada UD. Sella Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Kata Kunci: Kualitas Produk. Harga. Volume Penjualan Abstract This study aims to determine the effect of product quality and price on sales volume at UD. Sella. Fanayama District. South Nias Regency. This type of research is associative quantitative research. The sample used in this study amounted to 30 people. The analytical method used is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that there is a significant influence between product quality and price variables on sales volume. The results of this study obtained a multiple linear regression equation, namely: Y = 14. 231X1 0. 415X2. Partially obtained t value for product quality variable t count of . > t table . and a significant level of 0. 018 t table . and a significant level 0. 05 alpha level. Then simultaneously the calculated F value is . > F table . and an R square value of 0. 433 or 43. 3% is obtained. So it can be concluded that product quality and price have a significant effect on sales volume at UD. Sella. Fanayama District. South Nias Regency. Keywords: Product Quality. Price. Sales Volume Pendahuluan tingkat pertumbuhan yang semakin Perusahaan mampu banyak, karena semakin banyak tingkat menyediakan tingkat produk karena pertumbuhan penduduk pemakan volume https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X dan penjualan akan meningkat sesuai dengan permintaan kebutuhan para penduduk ataupun konsumen yang berbeda-beda di dalam suatu permintaan produk tersebut. Dalam dunia persaingan bisnis banyak sekali persaingan yang memang harus diketahui beberapa suatu strategi untuk mempertahankan para konsumen dengan cara yaitu menetapkan Kondisi pasar dikatakan sebagai kegiatan dalam melakukan transaksi jual beli menjadi perusahaan harus mampu memahami kondisi pasar apa saja memicu perilaku konsumen dalam melakukan keputusan pembelian sehingga nanti volume penjualan pada perusahaan semakin naik. Modal. Modal dalam hal ini sangat penting dalam membesarkan suatu usahanya karena kekurangan suatu modal hal ini sangat terbatas dan produk yang akan disediakan oleh perusahaan tersebut. Kondisi suatu perusahaan memiliki volume penjualan yang tinggi tentunya dapat mencapai suatu target yang telah penjualan menurun dapat kita katakan memahami kondisi suatu perusahaan dalam mengatasi suatu masalah. Untuk menghadapi para pesaing ada beberapa hal yang pelu untuk diperhatikan seperti fitur produk, saluran keputusan, promosi, dan daya saing harga. Fitur produk, dalam hal ini yaitu produk harus memiliki unit dari produk-produk yang dipasarkan oleh para pesaing sehingga nanti memicu ketertarikan konsumen dalam melakukan pembelian produk Saluran keputusan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus membuat suatu keputusan-keputusan menyalurkan produk-produk yang mereka miliki kepada sehingga nanti dapat mudah https://jurnal. id/index. php/JIM teori tersebut terjual lebih banyak. Promosi, mempromosikan suatu produk-produk tersebut kepada pelanggan. Daya saing harga, dalam hal ini pada suatu produk harus lebih rendah atau relatif rendah dari harga pesaing karena jika harga yang diberikan perusahaan tersebut lebih tinggi dari harga pesaing maka konsumen akan melakukan pembelian di pesaing karena harga yang diberikan di desain tersebut relatif lebih murah. Perusahaan untuk bisa bersaing di dalam suatu pasar dalam memenuhi dan memiliki kepuasan para konsumen. Apabila kualitas produk baik tentunya akan meningkatkan volume penjualan yang semakin meningkat sehingga perusahaan tersebut dapat dikatakan mencapai suatu target yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika kualitas produk memiliki Suatu cara yang memang dapat mengambil perhatian para konsumen tersebut ataupun dapat dikatakan dapat memenuhi ataupun keinginan para konsumen tersebut dan percaya terhadap produk yang dijual perusahaan tersebut memiliki kualitas yang Kualitas produk dikatakan dapat mempengaruhi volume penjualan karena jika suatu produk memiliki kualitas ataupun mutu suatu produk yang diinginkan para konsumen tersebut sehingga para konsumen mau melakukan berulang-ulang, memberikan dampak yang baik pada keuntungan yang lebih baik. Setiap perusahaan harus menetapkan harga suatu produk yang ekonomis ataupun sesuai harga harus sesuai dengan kualitas produk dan manfaat karena harga ini sangat mempengaruhi tingkat volume penjualan di dalam suatu perusahaan. Jika harga memiliki kenaikan yang tinggi maka Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X maka volume. Kualitas dapat dikatakan baik apabila dari kualitas produk yang produk ataupun mutu yang benar-benar Jika perusahaan memiliki kualitas produk suatu barang tentunya para konsumen akan melakukan pembelian terhadap proses book tersebut karena di mana kualitas produk yang dijual itu dapat dikatakan memiliki mutu yang baik dengan kualitas yang dimiliki tentunya para konsumen mau mengkonsumsi produk dengan memiliki kemasan yang unik dan Pengeluaran di dalam suatu perusahaan harus mampu melakukan biaya promosi karena di dalam suatu perusahaan banyak sekali persaingan bisnis jadi dengan adanya promosi yang sangat efektif dan efisien. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada kualitas produk seperti . Keistimewaan tambahan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus menyediakan beberapa sekarat ke sekunder atau pelengkap dari beberapa yang mendukung untuk sehingga nanti menjaga kualitas produk yang baik. Estetika, dalam hal ini produk harus memiliki daya tarik yang baik sehingga nanti konsumen tertarik melihatnya dan melakukan transaksi jual beli dan sehingga hal ini nanti menarik perhatian konsumen tersebut maka volume penjualan pada perusahaan semakin baik dan meningkat. Kinerja, hal ini berhubungan dengan operasi di dalam suatu produk untuk dalam suatu perusahaan sehingga nanti menghasilkan kualitas produk yang baik. Daya tahan, dalam hal ini Seberapa lama bagus atau bersangkutan yang dijual oleh perusahaan tersebut sehingga hal ini nanti dapat memicu suatu keputusan para konsumen Kesesuaian dengan spesifikasi, dalam hal ini di dalam mengoperasikan suatu produk https://jurnal. id/index. php/JIM harus memenuhi karakteristik dari dari spesifikasi suatu produk yang dimiliki dari para konsumen yang tidak sehingga nanti Konsumen tidak menemukan suatu tercatat pada suatu produk yang telah tawarkan oleh perusahaan. Fitur, hal ini dapat dikatakan bahwa dengan karakteristik produk harus unik dari yang lain ataupun dari sebelumnya sehingga hal ini nanti membentuk ketertarikan para konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Reliabilitas, dan hal ini produk dalam hal ini dapat menentukan tingkat kepuasan konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut dari waktu ke waktu jika memiliki keandalan produk. Penentuan suatu harga itu sangat mendapatkan suatu keuntungan. Karena pendapatan yang memang benar-benar konsumen maupun bagi para perusahaan Jika mendapatkan keuntungan ataupun laba yang sesuai dengan yang diharapkan maka mempertimbangkan apa yang harus Salah satunya cara mendapatkan suatu laba atau keuntungan hal tersebut dapat tercapai apabila meningkatnya suatu volume penjualan dalam perusahaan dalam setiap tahunnya. Volume penjualan di setiap tahun juga tidak semua meningkat namun akan terkadang menurun karena ditetapkan oleh perusahaan tersebut. Perusahan harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi harga seperti . Modal. dalam hal ini sangat penting dalam membesarkan suatu usahanya karena kekurangan suatu modal hal ini sangat terbatas dan produk yang akan disediakan oleh perusahaan tersebut. Kondisi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X Jika perusahaan memiliki volume penjualan yang tinggi tentunya kan Hal ini dapat mencapai suatu target yang telah penjualan menurun dapat kita katakan memahami kondisi suatu perusahaan dalam mengatasi suatu masalah. Biaya promosi, pengeluaran di dalam suatu perusahaan harus mampu melakukan biaya promosi karena di dalam suatu perusahaan banyak sekali persaingan bisnis jadi dengan adanya promosi yang sangat efektif dan efisien. Hal ini dapat mempengaruhi tingkat perilaku konsumen dalam melakukan pembelian. Mutu kualitas, hal ini merupakan suatu yang berhubungan dengan manusia dan kualitas produk karena izinkan kualitas produk yang disediakan oleh perusahaan tersebut hal ini memicu kecenderungan konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut. Saluran distribusi suatu perusahaan. Volume penjualan pada UD. Sella dapat dilihat pada Tabel dibawah. Data Volume Penjualan UD. Sella Tahun 2017-2021 Tahun Volume Penjualan Rp. Rp. Rp. RP. Rp. Jumlah Rp. Sumber: UD. Sella 2023 Berdasarkan hasil observasi awal yang telah dilakukan peneliti pada UD. Sella bahwa volume penjualan setiap tahunnya semakin menurun, hal ini dapat https://jurnal. id/index. php/JIM dilihat pada tabel Volume penjualan menurun disebabkan karena kurangnya kualitas produk, contoh beras, dimana beras yang dijual kualitasnya tidak bagus. Harga yang diberikan pada UD. Sella lebih tinggi dari harga pesaing serta harga tidak sesuai dengan kualitas suatu produk. Sehingga hal ini konsumen tidak melakukan pembelian ulang kembali penjualan yang semakin menurun. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap volume penjualan pada UD. Sella Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap volume penjualan pada UD. Sella Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga terhadap volume penjualan pada UD. Sella Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Konsep Kualitas Produk (X. Menurut Kotler dan Amstrong dalam Firmansyah . Aukualitas produk merupakan kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal itu pengoperasian dan reparasi produk juga atribut produk lainnyaAy Selanjutnya, menurut Prajati dalam Astuti dan Matondang . Aukualitas produk merupakan suatu kondisi dimana sebuah barang bernilai sesuai dengan standar ukur yang telah ditetapkan. Ay Berdasarkan konsep di atas, dapat disimpulkan dalam memperoleh suatu produk para konsumen mau melakukan sesuuatu dengan membeli produk tersebut Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X karena memiliki ketahanan suatu produk mutu dan kemasan yang baik Konsep Harga (X. Menurut Ginting dalam Astuti dan Matondang . Auharga adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh konsumen untuk mendapatkan produk. Ay Menurut Wanardi dan Trisyono . Auharga adalah isu strategi yang penting karena terkait dengan pistioning produk. Ay Berdasarkan konsep di atas, maka harga merupakan suatu pertukaran antara penjual dan pembeli di mana pembeli mau memberikan uang dengan mendapatkan suatu produk dan penjual mendapatkan uang sejumlah harga yang itu kan para konsumen tersebut. Konsep Volume Penjualan (Y) Menurut Rangkuti . Auvolume kuantitatif secara fisik atau volume suatu unit produk. Ay Menurut Kotler dalam Rusilawati . menyatakan Auvolume penjualan adalah barang yang terjual dalam bentuk uang untuk jangka waktu tertentu yang didalamnya mempunyai strategi pelayanan yang baikAy. Berdasarkan konsep di atas, dapat disimpulkan bahwa volume penjualan merupakan suatu akhir yang telah dicapai perusahaan berdasarkan jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya yang mempunyai strategi dalam menjual suatu produk sehingga berdampak baik pada perusahaan tersebut. Faktor-Faktor Volume Penjualan (Y) Faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan menurut Peraningani . Jika suatu perusahaan dapat mampu memahami atas masalah yang terjadi https://jurnal. id/index. php/JIM dalam suatu produk yang dijual tentunya akan mempengaruhi volume penjualan yang semakin meningkat Karena perusahaan mampu mengatasi masalah-masalah dalam suatu produk. Kondisi pasar. Pasar dalam hal ini dikatakan sebagai kegiatan dalam melakukan transaksi jual beli menjadi perusahaan harus mampu memahami kondisi pasar apa saja memicu perilaku konsumen dalam melakukan keputusan pembelian sehingga nanti volume penjualan pada perusahaan semakin Modal. Modal dalam hal ini sangat penting dalam membesarkan suatu usahanya karena kekurangan suatu Perusahaan telah mencapai suatu target yang telah ditargetkannya namun jika volume penjualan menurun dapat kita katakan bahwa perusahaan tidak mampu memahami kondisi suatu perusahaan dalam mengatasi suatu Selanjutnya menurut Dewi . ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi volume penjualan yaitu. Harga diberikan perusahaan lebih kecil atau melebihi dari harga jual yang telah ditetapkan memicu suatu keributan dalam pasar karena memberikan harga yang relatif lebih murah daripada hari yang lain. Kualitas produk, jika suatu kualitas produk yang ditawarkan memiliki mutu yang memang betul-betul bermanfaat dan musuh yang lebih baik tentunya sehingga hal ini nanti berdampak pada volume penjualan. Biaya promosi, pengeluaran di dalam melakukan biaya promosi karena di dalam suatu perusahaan banyak sekali persaingan bisnis jadi dengan adanya promosi yang sangat efektif dan efisien. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X Hal ini dapat mempengaruhi tingkat perilaku konsumen dalam melakukan Mutu kualitas, hal ini merupakan suatu yang berhubungan dengan manusia dan kualitas produk karena izinkan kualitas perusahaan tersebut hal ini memicu mengkonsumsi produk tersebut. Saluran distribusi suatu perusahaan. Hal ini dapat menentukan pedagangpedagang usaha yang akan meneruskan kepada pengatur-pengeser di toko-tokoh yang akan di sekelilingnya. Indikator Kualitas Produk (X. Menurut Indasari . indikator kualitas produk yaitu: Daya tahan, dalam hal ini seberapa lama bagus atau daya tahan suatu produk yang bersangkutan yang dijual oleh perusahaan tersebut sehingga hal ini nanti dapat memicu suatu keputusan para konsumen dalam melakukan Kesesuaian dengan spesifikasi, dalam hal ini di dalam mengoperasikan suatu produk harus memenuhi karakteristik dari dari spesifikasi suatu produk yang dimiliki dari para konsumen yang tidak Konsumen menemukan suatu tercatat pada suatu produk yang telah tawarkan oleh fitur, hal ini dapat dikatakan bahwa dengan karakteristik produk harus unik dari yang lain ataupun dari sebelumnya sehingga hal ini nanti membentuk ketertarikan para konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Reabilitas, dan hal ini produk dalam hal ini dapat menentukan tingkat kepuasan konsumen untuk mengkonsumsi produk tersebut dari waktu ke waktu jika https://jurnal. id/index. php/JIM memiliki keandalan dalam produk Selanjutnya. Firmansyah . 9:16-. indikator kualitas produk yaitu Keistimewaan tambahan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus menyediakan beberapa sekarat ke sekunder atau mendukung untuk sehingga nanti menjaga kualitas produk yang baik. Estetika, dalam hal ini produk harus memiliki daya tarik yang baik sehingga nanti konsumen tertarik melihatnya dan melakukan transaksi jual beli dan sehingga hal ini nanti menarik perhatian konsumen tersebut maka volume penjualan pada perusahaan semakin baik dan meningkat Kinerja, hal ini berhubungan dengan operasi di dalam suatu produk untuk dalam suatu perusahaan sehingga nanti menghasilkan kualitas produk yang Daya tahan, dalam hal ini Seberapa lama bagus atau daya tahan suatu produk yang bersangkutan yang dijual oleh perusahaan tersebut sehingga hal ini nanti dapat memicu suatu keputusan para konsumen dalam melakukan Kesesuaian dengan spesifikasi, dalam hal ini di dalam mengoperasikan suatu produk harus memenuhi karakteristik dari dari spesifikasi suatu produk yang dimiliki dari para konsumen yang tidak Konsumen menemukan suatu tercatat pada suatu produk yang telah tawarkan oleh fitur, hal ini dapat dikatakan bahwa dengan karakteristik produk harus unik dari yang lain ataupun dari sebelumnya sehingga hal ini nanti membentuk ketertarikan para konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X Reliabilitas, dan hal ini produk dalam hal ini dapat menentukan tingkat mengkonsumsi produk tersebut dari waktu ke waktu jika memiliki keandalan Indikator Harga (X. Menurut Trisyono . ada beberapa indikator harga yaitu: Fitur produk, dalam hal ini yaitu produk harus memiliki unit dari produk-produk yang dipasarkan oleh para pesaing sehingga nanti memicu melakukan pembelian produk tersebut. Saluran keputusan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus membuat suatu keputusan-keputusan menyalurkan produk-produk yang mereka miliki kepada sehingga nanti dapat mudah teori tersebut terjual lebih Promosi, produk melalui perusahaan harus mengungkapkan bagaimana cara mempromosikan suatu produk-produk tersebut kepada pelanggan. Daya saing harga, dalam hal ini pada suatu produk harus lebih rendah atau relatif rendah dari harga pesaing karena jika harga yang diberikan perusahaan tersebut lebih tinggi dari harga pesaing maka konsumen akan melakukan pembelian di pesaing karena harga yang diberikan di desain tersebut relatif lebih murah. Selanjutnya, menurut Kotler . indikator harga yaitu: Fitur produk, dalam hal ini yaitu produk harus memiliki unit dari produk-produk yang dipasarkan oleh para pesaing sehingga nanti memicu melakukan pembelian produk tersebut. https://jurnal. id/index. php/JIM Saluran keputusan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus membuat suatu keputusan-keputusan bagaimana produk-produk mereka miliki kepada sehingga nanti dapat mudah teori tersebut terjual lebih Promosi, bagaimana cara mempromosikan suatu produk-produk Daya saing harga, dalam hal ini pada suatu produk harus lebih rendah atau relatif rendah dari harga pesaing karena jika harga yang diberikan perusahaan tersebut lebih tinggi dari harga pesaing maka konsumen akan melakukan pembelian di pesaing karena harga yang diberikan di desain tersebut relatif lebih Indikator Volume Penjualan (Y) Menurut Irawan dan Agusri . ada beberapa indikator volume penjualan yaitu: Kemampuan penjual, yaitu sistem penjualan dengan berbagai karakteristik yang ditawarkan baik dari segi harga maupun produk dan syarat penjualan lainnya dalam mencapai suatu tujuan perusahaan. Kondisi pasar, yaitu pasar merupakan tempat penjualan pembeli dan penjual dimana penjual harus memperhatikan bagaimana kemampuan atau daya para konsumen dalam membeli ataupun memenuhi kebutuhan yang mereka inginkan dalam segi produk yang mereka konsumsi. Modal, yaitu perusahaan harus memiliki modal dalam melengkapi segala kegiatan dalam perusahaan karena jika perusahaan tidak memiliki modal maka biaya operasional dalam perusahaan tersebut tidak bisa ditangani. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X Kondisi perusahaan juga harus mampu melihat kondisi bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam hal ini yaitu perusahaan harus mampu mengatasi masalahmasalah dalam segi penjualan yang akan dipasarkan kepada para konsumen seperti produk. Selanjutnya. Rangkuti . indikator volume penjualan yaitu: Biaya perusahaan harus memiliki strategi informasi kepada orang lain tentang perusahaan bagaimana barang-barang atau produk serta jasa yang akan ditawarkan kepada para konsumennya. Mutu dan kualitas barang, dalam hal ini perusahaan harus memperhatikan bagi mana butuh produk yang akan dipasarkan di pasar sehingga nantinya produk yang akan dipasarkan atau ditawarkan. Kondisi pasar, yaitu pasar merupakan tempat penjualan pembeli dan penjual dimana penjual harus mengerti kondisi pasar dan memperhatikan bagaimana kemampuan atau daya para konsumen dalam membeli ataupun memenuhi kebutuhan yang mereka inginkan dalam segi produk yang mereka konsumsi. Modal, yaitu perusahaan harus memiliki kegiatan dalam perusahaan karena jika perusahaan tidak memiliki modal maka biaya operasional dalam perusahaan tersebut tidak bisa ditangani. Kondisi perusahaan, yaitu perusahaan juga harus mampu melihat kondisi bagaimana kondisi perusahaan tersebut dalam hal ini yaitu perusahaan harus mampu mengatasi masalah-masalah dalam segi penjualan yang akan dipasarkan kepada para konsumen seperti produk. https://jurnal. id/index. php/JIM Metode Penelitian Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif bersifat kausal . ebab Jenis dan Sumber Data Data merupakan suatu komponen yang digunakan dalam penelitian. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis yaitu, data kuantitatif dan data Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini ada 2 yaitu: data primer dan data sekunder. Populasi dan Sampel Menurut Sugiyono . , populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Menurut Sugiyono . Ausampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebutAy. Maka sampel pada penelitian ini adalah bagian dari populasi yaitu konsumen yang pernah membeli di UD. Sella Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan, 30 Teknik Pengumpulan Data Angket atau kuesioner adalah teknik pengumpulan data dengan menggunakan pernyataan-pernyataan diberikan kepada responden penelitian. Sugiyono . mengatakan merujuk pada 5 alternatif jawaban, sebagaimana terlihat dibawah ini: Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 Tidak Setuju (TS) Ragu-Ragu (RR) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Uji Instrumen Uji validitas. Validitas merupakan tingkat kemampuan suatu instrumen Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X untuk mengungkapkan sesuatu yang menjadi sasaran pokok pengukuran yang dilakukan dengan instrumen Menurut Sugiyono . dengan rumus sebagai berikut: = koefisien korelasi yang dicari = jumlah responden Ocx = jumlah skor variabel bebas Ocy = jumlah skor variabel terikat. Uji Reliabilitas. Realibilitas menunjukkan sejauh mana suatu instrumen dapat memberikan hasil pengukuran yang dilakukan berulang-ualng. Rumus yang digunakan yaitu, (Sugiyono, 2012:. Uji Multikolinieritas. Menurut Gujarati . terjadi korelasi linear yang mendekati sempurna antara dua atau lebih variabel Cara menggunakan VIF (Variance Inflation Facto. dan TOL (Toleranc. Uji Hipotesis Uji t. Uji t digunakan untuk menguji pengaruh secara parsial . terhadap variabel terikatnya, apakah terhadap variabel terikat atau tidak. Rumus menghitung besarnya nilai thitung adalah (Gujarati, 2004: . Keterangan: = reliabel instrument = jumlah item dalam instrument = mean skor total = varians total Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. Menurut Sugiyono . uji normalitas dimaksudkan untuk mengetahui apakah residual yang normal atau tidak. Jika hasil KolmogorovSminorv menunjukkan nilai signifikan di atas 0,05 maka data residual terdistribusi dengan normal. Uji Heteroskedastisitas. Untuk dengan mengamati scater plot dimana sumbu horizontal menggambarkan nilai prediksi sedangkan sumbu vertikal menggambarkan nilai residual kuadrat. Jika scatter plot menyebar maka tidak ada masalah heteroskedastiitas. https://jurnal. id/index. php/JIM Keterangan: t = Nilai thitung = Penafsiran = Nilai yang dihipotesiskan = Kesalahan standar dari Uji Simultan (Uji F). Uji F digunakan untuk menjelaskan seberapa besar pengaruh keseluruhan variabel bebas terhadap variabel terikat. Rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya nilai F_hitung adalah sebagai berikut menurut (Supranto, 2010:. Keterangan: = Nilai F_hitung R2 = Koefisien determinasi = Jumlah variabel = Jumlah pengamatan . kuran Koefisien Determinasi. Menurut Setiawan dan Kursini . 0:64-. koefisien determinasi digunakan untuk Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X ketepatan atau kecocokan garis regresi kelompok data hasil observasi. Nilai koefisien determinasi adalah 0 sampai 1, menurut Setiawan . 0:64-. untuk menggunakan rumus: Keterangan: = Koefisien determinasi = Kuadrat selisih nilai Y riil dengan nilai prediksi = Kuadrat selisih nilai Y dengan nilai rata-rata. Metode Analisis Data Metode analisis yang digunakan ialah metode analisis regresi linear berganda . ulti linear regressio. Analisis regresi linear berganda merupakan teknik analisis statistik untuk menjelaskan keterkaitan antara variabel bebas dengan variabel Model regresi berganda yang berikut(Setyawan, 2010:. Y= b0 b1X1 b2X2 e Dimana : : Variabel Terikat : Konstanta X1-X2 : Variabel bebas atau independent b1-b2 : Koefisien regresi : Kesalahan pengganggu Hasil Penelitian dan Pembahasan Uji Instrumen Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Kualitas Produk (X. Berdasarkan perhtiungan uji validitas pada item total statistik, maka diperoleh nilai koefisien korelasi rhitung pada butir pernyataan nomor 1 sampai 10 bernilai Berdasarkan hasil uji coba https://jurnal. id/index. php/JIM terhadap 12 responden di UD. Delpin Jaya Desa Siwalawa didapatkan rtabel sebesar 0,576 pada taraf signifikan 0,05 dan pada penelitian terhadap 30 responden pada UD. Sella Kecamatan Fanayama didapatkan rtabel sebesar 0,361 pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir pernyataan nomor 1 sampai 10 dinyatakan valid, karena rhitung > rtabel. Artinya semua pernyataan mengenai variabel harga (X. yang terdapat dalam daftar pernyataan di anggap valid karena koefisien korelasi bernilai positif. Pada uji coba didapatkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,969 > 0,60 dan pada penelitian nilai Cronbach Alpha sebesar 0,824 > 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir pernyataan instrument tersebut reliabel. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Harga (X. Berdasarkan perhtiungan uji validitas pada item total statistik, maka diperoleh nilai koefisien korelasi rhitung pada butir pernyataan nomor 1 sampai 10 bernilai Berdasarkan hasil uji coba terhadap 12 responden di UD. Delpin Jaya Desa Siwalawa didapatkan rtabel sebesar 0,576 pada taraf signifikan 0,05 dan pada penelitian terhadap 30 responden pada UD. Sella Kecamatan Fanayama didapatkan rtabel sebesar 0,361 pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir pernyataan nomor 1 sampai 10 dinyatakan valid, karena rhitung > rtabel. Artinya semua pernyataan mengenai variabel harga (X. yang terdapat dalam daftar pernyataan di anggap valid karena koefisien korelasi bernilai positif. Pada uji coba didapatkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,969 > 0,60 dan pada penelitian nilai Cronbach Alpha sebesar 0,824 > 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir pernyataan instrument tersebut reliabel. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Volume Penjualan (Y) Berdasarkan perhtiungan uji validitas pada item total statistik, maka diperoleh nilai koefisien korelasi rhitung pada butir pernyataan nomor 1 sampai 10 bernilai Berdasarkan hasil uji coba terhadap 12 responden di UD. Delpin Jaya Desa Siwalawa didapatkan rtabel sebesar 0,576 pada taraf signifikan 0,05 dan pada penelitian terhadap 30 responden pada UD. Sella Kecamatan Fanayama didapatkan rtabel sebesar 0,361 pada taraf signifikan 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa butir pernyataan nomor 1 sampai 10 dinyatakan valid, karena rhitung > rtabel. Artinya semua pernyataan mengenai variabel volume penjualan (Y) yang terdapat dalam daftar pernyataan di anggap valid karena koefisien korelasi bernilai positif. Pada uji coba didapatkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,988 > 0,60 dan pada penelitian nilai Cronbach Alpha sebesar 0,814 > 0,60 maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir pernyataan instrument tersebut reliabel Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Data. Berdasarkan perhitungan maka dapat disimpulkan bahwa sampel yang diambil dari populasi berdistribusi normal karena nilai Kolmogorov-Sminorv sebesar 0,670 dan nilai signifikan Kolmogorov-Sminorv sebesar 0,761 > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data residual terdistibusi normal. Uji Heteroskedastisitas. Berdasarkan Gambar di bawah, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat gambar di atas, tidak menunjukkan ada suatu pola tertentu atau teratur dan jika https://jurnal. id/index. php/JIM hanya titik yang ada maka persamaan tersebut telah memenuhi asumsi klasik dasar bahwa residual sama untuk semua pengamatan terpenuhi. Uji Heteroskedastisitas Sumber: hasil olahan peneliti 2023, dengan SPSS 21. 0 For Windows Uji Heteroskedastisitas. Pada perhitungan diperoleh nilai VIF (Variance Inflation Facto. sebesar 1,007 < 10 dan nilai Tolerance sebesar 0,993 > 0,10 untuk semua variabel bebas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat variabel bebas dalam model regresi. Pengujian Hipotesis `Uji Parsial (Uji . Variabel Kualitas Produk (X. , ada hasil pengolahan data penelitian untuk variabel kualitas produk (X. diperoleh nilai thitung sebesar . > ttabel . pada a = 0. 05 dengan degree of freedom . n-k-1 . -1-. = 28 (Lampiran . , dan taraf signifikan thitung sebesar 0,018 < tingkat alpha 0,05. Karena nilai thitung > ttabel maka variabel kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel volume Variabel Harga (X. Pada hasil pengolahan data penelitian untuk variabel harga (X. diperoleh nilai thitung sebesar . > ttabel . pada a = 0,05 dengan degree of freedom . n-k-1 . = 28 (Lampiran . , dan taraf signifikan thitung sebesar 0,001 < tingkat alpha 0,05. Karena nilai thitung > ttabel maka Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X variabel volume penjualan. Uji Simultan (Uji F). Pada hasil penelitian diperoleh nilai Fhitung sebesar . > nilai Ftabel . dan tingkat signifikan Fhitung sebesar 0,000 < 0,05. Karena nilai Fhitung > Ftabel maka secara bersama-sama variabel kualitas produk dan harga variabel volume penjualan. Koefisien Determinasi (R. Dari hasil pengolahan data koefisien dterminasi (R. sebesar 0,433 atau 43,3% sehingga 43,3% keragaman variabel terikat . olume penjuala. dapat dipengaruhi oleh variabel bebas . ualitas produk dan 56,7% dipengaruhi variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Metode Analisis Data Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa variabel kualitas produk dan harga terhadap volume penjualan di UD. Sella. Berdasarkan persamaan regresi pengaruh kualitas produk dan harga terhadap volume penjualan di UD. Sella, dapat dijelaskan dengan persamaan dibawah: Y = 14. 319 0,231X1 0. Berdasarkan hasil persamaan regresi linear, maka koefisien regresi untuk . sebesar 0,231 atau 23,1% artinya setiap kenaikan sebesar satu satuan pada variabel kualitas produk dengan asumsi lainnya tetap, maka variabel volume penjualan akan mengalami kenaikan sebesar 0,231 Untuk . sebesar 0,415 atau 41,5% artinya setiap kenaikan sebesar satu satuan pada variabel harga dengan asumsi lainnya tetap, maka variabel volume penjualan akan mengalami penurunan sebesar 0,415 Penutup Simpulan https://jurnal. id/index. php/JIM Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa kualitas produk dan harga berpengaruh terhadap volume Berdasarkan model persamaan regresi Y = 14. 319 0,231X1 0,415X2, hal ini didukung oleh beberapa nilai pengujian sebagai berikut: Dari hasil penelitian yang dilakukan maka variabel secara parsial kualitas produk dan harga terhadap volume penjualan di UD. Sella. Untuk variabel kualitas produk (X. diperoleh nilai thitung sebesar . > ttabel . dan taraf signifikan thitung sebesar 0,018 < tingkat alpha 0,05. Karena nilai thitung > ttabel maka variabel kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel volume penjualan. Untuk variabel harga (X. diperoleh nilai thitung sebesar . > ttabel . dengan taraf signifikan thitung sebesar 0,001 < tingkat alpha 0,05. Karena nilai thitung > ttabel maka variabel harga secara parsial variabel volume penjualan. Variabel kualitas produk (X. dan variabel harga (X. secara bersama-sama . berpengaruh signifikan terhadap volume penjulan di UD. Sella, dengan nilai Fhitung sebesar . > nilai Ftabel sebesar . Dari hasil pengolahan data koefisien dterminasi (R. sebesar 0,433 atau 43,3% sehingga dapat ditunjukkan bahwa 43,3% keragaman variabel terikat . olume penjuala. dapat dijelaskan variabel bebas . ualitas produk dan harg. sedangkan sisanya 56,7% dipengaruhi variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Saran Kepada pihak UD. Sella diharapkan untuk mempertahankan kualitas suatu produk supaya konsumen merasa puas Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 P-ISSN: 2614-381X dengan kualitas produk yang dibelinya dan melakukan pembelian ulang supaya volume penjualan meningkat. Kepada pihak UD. Sella untuk dapat menetapkan harga sesuai dengan kualitas suatu produk dan harga sesuai dengan manfaatnya. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberikan bahan masukan kepada pihak UD. Sella untuk dapat meningkatkan kualitas produk dan harga yang sesuai pada Materi Dimensi Tiga. CV Jejak (Jejak Publishe. Gaurifa. , & Darmawan Harefa. Development Cartesian Coordinate Module To The Influence Of Implementing The Round Club Learning Model On Mathematics Student Learning Outcomes. Afore : Jurnal Pendidikan Matematika, 2. , 4555. https://doi. org/10. 57094/afore. Daftar Pustaka