1065 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 PENDAMPINGAN IKM FLAMBOYAN (Support for Small and Medium Industries Flamboyan. Oleh Suprapty Hidar Prodi Manajemen. Universitas Abdul Aziz Lamadjido Email: rikasu. hidar@gmail. Article History: Received: 12-09-2023 Revised: 02-10-2023 Accepted: 22-10-2023 Keywords: Industri Kecil Menengah,Pemberdayaan Perempuan Abstract: Bank Indonesia menyatakan Industri Kecil adalah perusahaan industry dengan karakteristik modal usaha kurang dari Rp. 000,- dan untuk sekali putaran usaha hanya membutuhkan uang maksimal Rp. 000,-. Data statistik Industri Kecil Menengah di kota palu pada tahun 2021 jumlah mencapai 343. 533 yang terdiri dari 3 kategori yaitu usaha mikro sebesar 318. 958 unit, usaha kecil 22. ttps://palu. com/2021/04/15/umkm-disulteng-capai-343533-uni. Data ini menunjukkan besarnya animo masyarakat di kota palu dalam berkontribusi menumbuhkan perekonomian daerah. Banyaknya Industri Kecil yang bermunculan sehingga membutuhkan suatu pengarahan, program pembinaan dan pendampingan industry kecil. Pengarahan, program pembinaan dan pendampingan dimulai dari pemetaan / mapping masalah dan mendata potensi industry kecil yang mengarahkan pemilik industry kecil tersebut kearah kemandirian usaha. IKM Flamboyan salah satunya, dimana IKM ini merupakan salah satu IKM yang melakukan relokasi usaha dari tempat terjadinya bencana alam di kota palu pada tahun 2018. Sehingga sangat memerlukan suatu pengarahan, program pembinaan dan pendampingan industry kecil yang dianggap suatu pemberdayaan perempuan dan dipandang sebagai paradigma pembangunan manusia yang grossroots oriented PENDAHULUAN Pesatnya pertumbuhan industry kecil menengah di Indonesia, memicu laju pertumbuhan ekonomi sehingga munculnya beragam usaha agar bisa survive bersaing bersama industry besar. Tak dipungkiri lagi bahwa industry kecil adalah kegiatan yang mendominasi struktur perekonomian di Indonesia. Data statistik Industri Kecil Menengah di kota palu pada tahun 2021 jumlah mencapai 343. 533 yang terdiri dari 3 kategori yaitu usaha mikro sebesar 318. 958 unit, usaha kecil 22. 685 unit dan usaha menengah 1. 890 unit . ttps://palu. com/2021/04/15/umkm-di-sulteng-capai-343533-uni. Data ini menunjukkan besarnya animo masyarakat di kota palu dalam berkontribusi menumbuhkan perkonomian daerah. Banyaknya Industri Kecil yang bermunculan sehingga membutuhkan suatu pengarahan, program pembinaan dan pendampingan industry kecil. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Pengarahan, program pembinaan dan pendampingan dimulai dari pemetaan / mapping masalah dan mendata potensi industry kecil yang mengarahkan pemilik industry kecil tersebut kearah kemandirian usaha. Pendampingan atau penyuluh / instruktur dilakukan dengan maksud agar industry kecil menengah berkembang dan berkelanjutan sehingga dapat berkontribusi dalam peningkatan PDRB dan menjadi industry kecil unggulan daerah. Selain itu, program pengarahan, pembinaan dan pendampingan ini merupakan suatu pemberdayaan perempuan yang dipandang sebagai paradigma pembangunan manusia yang grossroots oriented Walaupun dalam realita di lapangan banyak kendala dan kelemahan dari industry kecil bahkan dipandang masih bersifat tradisional, terbelakang bila dilihat dari struktur ekonomi, dan tidak memiliki andil dalam menyumbang pertumbuhan perekonomian. IKM Flamboyan salah satunya, dimana IKM ini merupakan salah satu IKM yang melakukan relokasi usaha dari tempat terjadinya bencana alam di kota palu pada tahun 2018. Sehingga sangat memerlukan suatu pengarahan, program pembinaan dan pendampingan industry kecil melalui identifikasi permasalahan dan melakukan analisis kebutuhan dalam bentuk instrument survey . ihat lampira. LANDASAN TEORI Definisi IKM Biro Pusat Statistik menyatakan Industri Kecil adalah perusahaan industri dengan karyawan berjumlah 5-19 orang. Sedangkan Bank Indonesia menyatakan Industri Kecil adalah perusahaan industry dengan karakteristik modal usaha kurang dari Rp. 000,- dan untuk 1x putaran usaha hanya membutuhkan uang maksimal Rp. 000,-. Definisi berbeda juga diberikan oleh Departemen Perindustrian bahwa industry kecil . mempunyai nilai kekayaan perusahaan seluruhnya Rp. 000,- tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, . pemilik adalah WNI (Jumhur, 2. Data UMKM dan IKM di Kota Palu UMKM dikasifikasikan dalam Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan Usaha Menengah (UM) yang pada prakteknya di lapangan memiliki karakteristik berikut : Dikelola oleh diri sendiri atau keluarga, . Banyak yang tidak memiliki berbadan hukum, . Dikategorikan sebagai sector informal, . Tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah, . Keterbatasan dalam akses modal lembaga keuangan, akses teknologi dan akses jaringan (Hoetoro, 2. Data statistik Industri Kecil Menengah di kota palu pada tahun 2021 pasca bencana alam gempa dan likuifaksi serta pandemic covid 19 jumlahnya mencapai 343. 533 yang terdiri dari 3 kategori yaitu usaha mikro sebesar 318. 958 unit, usaha kecil 22. 685 unit dan usaha 890 unit . ttps://palu. com/2021/04/15/umkm-di-sulteng-capai343533-uni. Data ini menunjukkan besarnya animo masyarakat di kota palu dalam berkontribusi menumbuhkan perekonomian daerah. Sehingga menunjukkan tumbuhnya sebuah proses kewirausahaan yang didukung dengan akses pasar, modal, jaringan, kompetensi dan perluasan usaha. Permasalahan umum yang selalu dihadapi oleh IKM adalah berkaitan dengan permodalan yang jumlahnya terbatas sedangkan modal pinjaman dari bank sulit diperoleh karena ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 persyaratan administrative yang tidak dapat dipenuhi karena manajemen keuangan masih tradisional, kemudian permasalahan berikutnya yang dihadapi IKM yang beroperasi secara tradisional adalah melakukan pemasaran yang bersifat mulut ke mulut (WOM) (Wahyudi, 2. METODE Sebuah IKM mempunyai sumber daya yang terbatas untuk dilakukan analisis data. Baik berupa data formal atau data informal yang dikumpulkan lalu diolah dan dianalisis dengan cara yang tidak tepat maka dapat menghasilkan informasi yang bias. Data formal seperti data bahan baku, data proses produksi, data hasil produksi, data bahan pendukung dan perhitungan ekonominya (BEP,ROA. ROI. ROE) untuk skala IKM mudah didapatkan tetapi bila disajikan dengan cara tepat akan dapat mengetahui keunggulan dan kelemahan agar IKM dapat menjadi wirausaha mandiri. Dalam pendampingan IKM Flamboyan ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu : Wawancara Terstruktur Ie Pengisian Instrumen Survey Pendampingan Ie Menganalisis Data Hasil Survey Ie Pembuatan Rencana Pendapingan IKM Monitoring dan Evaluasi HASIL Gambaran Umum IKM Flamboyan IKM Flamboyan adalah salah satu industry kecil di kota Palu yang melakukan relokasi Nama IKM ini diambil dari jalan Flamboyan, yang merupakan domisili awal ibu Hindun sebagai owner . yang terdampak bencana alam gempa dan likuifaksi di kota Palu. Modal awal dari usaha ini berupa modal sendiri dengan mendapatkan bantuan pinjaman dari Lembaga keuangan bukan bank yaitu pegadaian. Rumah pribadi owner . yang terletak di perumahan cinta kasih blok I -14 menjadi rumah produksi dari IKM Flamboyan. Adapun produksinya berupa aneka kue basah dimana cara penjualannya dengan penitipan di kios dan warung-warung serta melakukan pemasaran yang bersifat mulut ke mulut (WOM). Berikut gambaran umum profil kegiatan usahanya : Gambar Profil Kegiatan Usaha Flamboyan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Gambar Layout Produksi Kue Basah Au FlamboyanAy ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Wawancara Terstruktur ke UMKM AuFlamboyanAy Mapping Permasalahan Adapun permasalahan yang dihadapi oleh IKM Flamboyan berdasarkan data hasil survey sebagai berikut : Manajemen kelembagaan organisasi dalam hal kelengkapan perizinan usaha belum dilengkapi secara memadai . asih berupa NPWP). Sebagian besar seperti NIB. PIRT dan label Halal masih dalam pengurusan. Kendala dalam mendapatkan bahan baku utama . epung terig. dari 1 pemasok Manajemen keuangan masih skala tradisional dan belum ada pencatatan / pembukuan sederhana. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Data Potensi IKM Flamboyan Sedangkan data potensi IKM Flamboyan berdasarkan data hasil survey sebagai berikut : Belum ada pesaing usaha sejenis disekitaran perumahan tempat produksi kue basah Harga kue basah relative murah sehingga diminati warga local. Analisis Data Hasil Survey Berikut hasil analisis data hasil survey : Pengurusan kelembagaan, legalitas produk dan usaha belum memadai, dimana pentingnya pengurusan perijinan usaha agar mudah mendapatkan bantuan modal baik dari pemerintah ataupun lembaga keuangan. Permodalan dan manajemen keuangan belum professional, dimana belum ada melakukan pembukuan sederhana, manajemen pemisahan keuangan keluarga dan keuangan usaha. Manajemen operasional berupa penggunaan teknologi informasi dan jejaring mitra ada tetapi masih digunakan terbatas seperti penggunaan WA group akun bisnis, sedangkan penggunaan teknologi operasional sudah diaplikasikan berupa mesin produksi kue dan mesin giling adonan. Manajemen pemasaran berupa kemampuan akses pasar dengan media online masih minim sehingga owner . lebih memprioritas menggunakan WOM untuk pemasaran, sedangkan pertumbuhan penjualan belum bisa diperkirakan karena belum ada pencatatan dan pembukuan keuangan. Manajemen produksi berupa penyediaan bahan baku masih terkendala dalam mendapatkan bahan baku utama . epung terig. dari 1 pemasok. Kemudian penerapan Quality Control manajemen mutu dan prinsip manajemen mutu terhadap produksi aneka kue belum dikelola secara professional, yang dilihat belum adanya kemasan pada produk kue tersebut. Adanya alur / lay out produksi dan penggunaan teknologi produksi menjadi salah satu kelebihan dalam manajemen produksi IKM Flamboyan. Manajemen sumber daya manusia juga belum dikelola secara professional tetapi karyawan yang dimiliki oleh owner . memiliki semangat keUMKMan. Kinerja usaha bisa dilihat dari estimasi volume dan pertumbuhan penjualan walaupun pemilik usaha belum memiliki manajemen keuangan yang memadai sehingga penulis belum bisa menghitung nilai ROE. ROA. ROI. Berikut estimasi volume dan pertumbuhan penjualan IKM Flamboyan bila diketahui : Harga 1 jenis kue Rp. 500,- / biji Volume Produksi 100 biji / hari Rata - rata penjualan produk per bulan : Rp. 500 x 100 x 26 hari kerja = Rp. Orientasi pengembangan usaha saat ini belum dilakukan oleh owner . karena masih dalam tahapan relokasi usaha pasca bencana gempa dan likuifaksi. Pembuatan Rencana Pendapingan IKM Rencana pendampingan IKM dapat dilihat pada lampiran khususnya pada Tabel i Rancangan Rencana Pendampingan (RRP). Monitoring dan Evaluasi. Tahapan monitoring dan evaluasi dilakukan 1-2 bulan pasca pendampingan usaha, dengan cara memberikan lembaran pengisian table pertumbuhan penjualan IKM Flamboyan ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 selama 1 bulan untuk mengetahui jumlah produksi real. Adapun tabel pertumbuhan penjualan IKM Flamboyan dapat dilihat seperti berikut : Tabel 1. Pertumbuhan Penjualan Ikm Flamboyan Bulan September 2023 TANGGAL RESELER Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen HARGA (RP) (A) 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. VOLUME PRODUKSI (B) 380 pcs 100 pcs 300 pcs 115 pcs 80 pcs 380 pcs 95 pcs 380 pcs 115 pcs 380 pcs 95 pcs 350 pcs 85 pcs http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI 380 pcs 95 pcs 330 pcs 115 pcs 85 pcs 380 pcs 95 pcs 380 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 380 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 285 pcs 115 pcs 150 pcs 360 pcs 95 pcs 300 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 300 pcs TOTAL 975 pcs * 1000,- = 975. 970 pcs * 1000,- = 970. 910 pcs * 1000,- = 910. 005 pcs * 1000,- = 1. 055 pcs * 1000 = 1. 035 pcs * 1000 = 1. 005 pcs * 1000 = 1. 955 pcs * 1000 = 955. 955 pcs * 1000 = 955. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria Mba Katen Pak Calu Herma Ibu Temma Ibu Fitria 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. 000,1. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 270 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 250 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 250 pcs 115 pcs 100 pcs 360 pcs 90 pcs 250 pcs 115 pcs 110 pcs 360 pcs 95 pcs 260 pcs 115 pcs 360 pcs 95 pcs 320 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 285 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 340 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 300 pcs 115 pcs 360 pcs 95 pcs 280 pcs 115 pcs 85 pcs 360 pcs 95 pcs 925 pcs * 1000 = 925. 905 pcs * 1000 = 905. 920 pcs * 1000 = 920. 925 pcs * 1000 = 925. 830 pcs * 1000 = 830. 975 pcs * 1000 = 975. 825 pcs * 1000 = 825. 995 pcs * 1000 = 995. 870 pcs * 1000 = 870. 935 pcs * 1000 = 935. 1000 pcs * 1000 = 1. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 Mba Katen 000,345 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,85 pcs Ibu Temma 000,390 pcs Ibu Fitria 000,100 pcs Mba Katen 000,300 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,23 Ibu Temma 000,345 pcs Ibu Fitria 000,95 pcs Mba Katen 000,300 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,85 pcs Ibu Temma 000,345 pcs Ibu Fitria 000,3. Mba Katen 000,256 pcs Pak Calu 000,5. Herma 000,85 pcs Ibu Temma 000,345 pcs Ibu Fitria 000,95 pcs Mba Katen 000,358 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,85 pcs Ibu Temma 000,340 pcs Ibu Fitria 000,95 pcs Mba Katen 000,285 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,95 pcs Ibu Temma 000,330 pcs Ibu Fitria 000,130 pcs Mba Katen 000,385 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,28 Ibu Temma 000,340 pcs Ibu Fitria 000,100 pcs Mba Katen 000,385 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,95 pcs Ibu Temma 000,350 pcs Ibu Fitria 000,100 pcs Mba Katen 000,300 pcs Pak Calu 000,115 pcs Herma 000,95 pcs Ibu Temma 000,340 pcs Ibu Fitria 000,100 pcs Mba Katen 000,285 pcs Pak Calu 000,95 pcs Herma 000,115 pcs RATA-RATA PENJUALAN KUE PER BULAN ( A X B X 30 HARI KERJA ) 905 pcs * 1000 = 905. 940 pcs * 1000 = 940. 686 pcs * 1000 = 686. 998 pcs * 1000 = 998. 930 pcs * 1000 = 930. 960 pcs * 1000 = 960. 035 pcs * 1000 = 1. 035,000- 960 pcs * 1000 = 960. 935 pcs * 1000 = 935. Rp. 000 x 27. 319 pcs x 29 hari kerja = Rp. Dari Tabel Monitoring dan Evaluasi di atas beserta hasil wawancara saat monitoring dan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 evaluasi berlanjut, didapatkan hasil pertumbuhan penjualan sebagai berikut : Belum ada perkembangan informasi tentang pengurusan PIRT dan label Halal Rata-rata penjualan aneka kue per bulan : Rp. 000 x 27. 319 x 29 hari kerja = Rp. 000,KESIMPULAN Pengurusan kelembagaan, legalitas produk dan usaha belum memadai Permodalan dan manajemen keuangan belum professional Manajemen operasional berupa penggunaan teknologi informasi dan jejaring mitra ada sedangkan penggunaan teknologi operasional sudah diaplikasikan Manajemen pemasaran berupa kemampuan akses pasar dengan media online masih minim sedangkan pertumbuhan penjualan belum bisa diperkirakan. Manajemen produksi belum semua terkelola secara profesional. Kinerja usaha bisa dilihat dari estimasi volume dan pertumbuhan penjualan walaupun pemilik usaha belum memiliki manajemen keuangan yang memadai Orientasi pengembangan usaha saat ini belum dilakukan oleh owner . karena masih dalam tahapan relokasi usaha pasca bencana gempa dan likuifaksi. Kesimpulan ini sejalan dengan pernyataan yang diuraikan oleh Aam Amaningsih Jumhur dalam bukunya yang berjudul AuKeunggulan Bersaing Industri Kecil MenengahAy (Jumhur. Keunggulan Bersaing Industri Kecil Menengah , 2020, p. Selain itu, kesimpulan ini juga mendukung pernyataan yang diuraikan oleh R. Suprapty dalam prolog buku Bunga Rampai Pemberdayaan Perempuan di Pesisir PantaiAy (R. Suprapty, 2023, p. DAFTAR REFERENSI Hoetoro. Ekonomika Industri Kecil. Malang: UB Press. Jumhur. Keunggulan Bersaing Industri Kecil Menengah. Surabaya: Scopindo Media Pustaka. Suprapty. Bunga Rampai Pemberdayaan Perempuan di Pesisir Pantai. Yogyakarta: Deepublish . Wahyudi. Mengembangkan Daya Saing Industri Kecil dan Menengah : Berbasis Ekonomi Kluster. Malang: Media Nusa Creative . ttps://palu. com/2021/04/15/umkm-di-sulteng-capai-343533-uni. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Nopember 2023 http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin.