Jurnal Infortech Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN: 2715-8160 Implementasi Ethernet Over Internet Protocol Sebagai Alternatif Metro Ethernet pada PT. Infotama Lintas Global Abdul Arif 1. Anton2* Informatika. Universitas Nusa Mandiri e-mail: abdul. arif6271@gmail. com, 2anton@nusamandiri. Diterima 29-10-2025 Direvisi 18-11-2025 Disetujui 22-12-2025 Abstrak - Perkembangan teknologi internet yang semakin pesat membuatnya menjadi faktor yang sangat penting bagi banyak perusahaan. Didalam sebuah perusahaan tidak hanya membutuhkan jaringan lokal atau Local Area Network (LAN) juga membutuhkan jaringan Metropolitan Area Network (MAN) bahkan Internet. PT Infotama Lintas Global yang bergerak sebagai Internet Service Provider memerlukan pengembangan perluasan jaringan agar bisa mencakup banyak area, lebih efisien dan hemat biaya. Penelitian ini menganalisis dan merancang jaringan Virtual Private Network (VPN) berbasis Ethernet Over Internet Protocol (EoIP) sebagai alternatif pengganti Metro Ethernet (Metro-E). Metro-E lazim digunakan untuk interkoneksi L2 antarsitus, namun biayanya relatif tinggi bagi institusi atau UKM. Penelitian ini mengevaluasi Ethernet over IP (EoIP) pada RouterOS sebagai alternatif Metro-E, dengan desain pengujian yang terukur dan dapat direplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa EoIP mampu memberikan konektivitas yang stabil dengan latency rata-rata A3 ms dan throughput hingga 10 Mbps. Dengan demikian. EoIP terbukti dapat menjadi solusi yang efektif dan efisien untuk perluasan jaringan pada ISP skala menengah. Kata Kunci: VPN. EoIP. MikrotikOS Abstract - The rapid development of internet technology has made it a critical factor for many companies. addition to a Local Area Network (LAN), companies also require a Metropolitan Area Network (MAN) and even internet connectivity. PT Infotama Lintas Global, an Internet Service Provider (ISP), needs to expand its network to cover more areas in a more efficient and cost-effective manner. This study analyzes and designs a Virtual Private Network (VPN) based on Ethernet Over IP (EoIP) as an alternative to Metro Ethernet (Metro-E). While Metro-E is commonly used for Layer-2 intersite interconnections, its cost is relatively high for institutions or SMEs. This research evaluates EoIP on RouterOS as a Metro-E alternative using a measurable and reproducible test design. The test results show that EoIP can provide stable connectivity with an average latency of approximately A2 ms and throughput of up to 95 Mbps. Therefore. EoIP is proven to be an effective and efficient solution for network expansion in medium-scale ISPs. Key Word: VPN. EoIP. MikrotikOS. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi yang pesat mendorong peningkatan kebutuhan akan layanan internet yang cepat dan stabil. Metro Ethernet sering menjadi pilihan Internet Service Provider (ISP) karena menyediakan konektivitas antarlokasi dengan bandwidth besar dan latensi rendah (Raharjo & Septian, 2. Namun, biaya implementasinya relatif tinggi (Fauziah & Yusuf, 2. , terutama bagi perusahaan skala menengah seperti PT Infotama Lintas Global. Implementasi Ethernet over Internet Protocol (EoIP) menghadirkan alternatif yang menjanjikan terhadap solusi Metro Ethernet Mengingat meningkatnya kebutuhan akan komunikasi yang andal dan berkecepatan tinggi di lingkungan perkotaan. EoIP menyediakan metode http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech untuk memperluas kapabilitas Ethernet melalui infrastruktur Internet yang sudah ada, sembari mempertahankan karakteristik penting seperti latensi rendah dan throughput tinggi. EOIP, yang dikembangkan oleh MikroTik, memungkinkan enkapsulasi frame Ethernet ke dalam paket IP, sehingga memungkinkan komunikasi Ethernet secara transparan melalui jaringan Internet Protocol (IP) (Purnama Sari et al. , 2. Teknik ini menciptakan terowongan Ethernet virtual yang dapat secara efisien mengangkut trafik Ethernet jarak jauh menggunakan infrastruktur Internet yang ada tanpa memerlukan perangkat keras khusus. Fleksibilitas ini membuat EOIP sangat cocok untuk lingkungan perkotaan di mana layanan Metro Ethernet tidak tersedia atau biayanya sangat mahal. Studi terbaru menyoroti keunggulan penggunaan EOIP dalam Jurnal Infortech. Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN 2715-8160 meningkatkan komunikasi antar perangkat pada berbagai aplikasi, terutama dalam konteks yang menuntut keandalan tinggi, seperti otomasi industri dan layanan darurat (Kang et al. , 2. , (Seong et al. Seiring kota berkembang menjadi lingkungan cerdas, kebutuhan akan solusi jaringan tangguh yang dapat mendukung pertukaran data waktu nyata menjadi krusial. EOIP secara efektif memenuhi kebutuhan ini melalui kemampuannya menjaga integritas komunikasi di atas jaringan IP. Salah satu keunggulan utama EOIP adalah kemampuannya memanfaatkan sifat jaringan IP yang ubiquitus, memungkinkan organisasi menerapkan koneksi layaknya Ethernet menggunakan koneksi Internet berbiaya lebih rendah. Pendekatan ini sangat penting karena Metro Ethernet sering kali melibatkan investasi infrastruktur yang ekstensif, yang dapat diatasi EOIP dengan memanfaatkan jalur Internet yang sudah ada (Purwana, 2. Selain itu, implementasi EOIP dapat memfasilitasi integrasi mulus berbagai protokol yang esensial bagi beragam aplikasi perkotaan seperti teknologi Internet of Things (IoT), yang beroperasi pada berbagai lapisan jaringan (Kiangala & Wang, 2. Sebagai contoh, dalam aplikasi kota cerdas yang melibatkan sensor dan aktuator, kemampuan untuk mengenkapsulasi frame Ethernet dalam paket IP dapat memastikan transfer data yang andal dan tepat waktuAiyang esensial untuk sistem seperti manajemen lalu lintas dan pemantauan lingkungan (Seong et al. , 2. Lebih jauh lagi. EOIP mendukung transisi ke IPv6, yang tidak hanya memperluas ruang alamat tetapi juga meningkatkan langkah-langkah keamanan melalui protokol yang lebih maju (Al-Ani et al. , 2. PT Infotama Lintas Global, sebagai penyedia layanan internet, menghadapi masalah operasional yang mahal untuk memenuhi kebutuhan konektivitas cabang-cabangnya. Oleh sebab itu, mereka membutuhkan solusi alternatif yang lebih terjangkau, tetapi tetap memberikan performa jaringan yang andal. Salah satu pendekatan yang berpotensi diterapkan adalah penggunaan Ethernet Over Internet Protocol (EoIP), sebuah protokol dari MikroTik (Setiawan et al. , 2. yang antarlokasi melalui jaringan publik, sehingga semua node tampak seperti berada dalam satu jaringan lokal (LAN) (Hidayatulloh & Adam, 2. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa EoIP dapat menghasilkan performa jaringan yang cukup stabil dan hampir setara dengan Metro Ethernet, terutama jika dikombinasikan dengan enkripsi tambahan seperti IPSec (Purnama Sari et al. , (Reynaldy, 2. Namun, pemanfaatannya dalam skala ISP masih jarang dan membutuhkan penelitian lebih lanjut. Meskipun terdapat banyak keunggulan dalam mengimplementasikan EOIP, ada tantangan yang tidak dapat diabaikan. Utamanya, kinerja EOIP sangat bergantung pada kualitas http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech jaringan IP yang mendasarinya. Masalah seperti kemacetan, latensi, dan kehilangan paket dapat memengaruhi kinerja keseluruhan terowongan EOIP (Purwana, 2. , (Yang et al. , 2. Karena itu, organisasi yang mempertimbangkan EOIP harus mendasarinya kuat dan mampu menangani peningkatan beban trafik yang menyertai kebutuhan telekomunikasi Ethernet. Selain itu, walaupun EOIP dapat menyediakan solusi hemat biaya, penerapannya tetap memerlukan perencanaan dan konfigurasi yang matang untuk memastikan kinerja optimal di seluruh Potensi peningkatan latensiAiterutama dalam penerapan berskala besarAiharus diatasi melalui perancangan yang cermat dan, bila perlu, koneksi berkecepatan tinggi sebagai pelengkap (Kang et al. , 2. , (Khan et al. , 2. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengusulkan penggunaan Ethernet Over Internet Protocol (EoIP) sebagai solusi alternatif. EoIP adalah MikroTik memungkinkan koneksi LAN melalui jaringan publik (Damanik & Anggraeni, 2. Beberapa penelitian sebelumnya seperti (Hidayatulloh & Adam, 2. dan (Rizka Fauziah Ramdhani & Raka Yusuf, 2. telah menguji EoIP dengan hasil yang memadai, namun penerapannya pada skala ISP masih terbatas. Penelitian mengimplementasikan EoIP pada infrastruktur PT Infotama Lintas Global, menguji performanya, dan menganalisis kelayakannya sebagai pengganti Metro Ethernet (U. Anggraini et al. , 2. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris penerapan EoIP dalam lingkungan ISP serta panduan implementasi yang dapat dijadikan acuan bagi perusahaan lain. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di PT Infotela Lintas Global dan metodologi PPDIOO (Daniel Ryan Hamonangan Sitompul et al. , 2. , dengan tahapan sebagai Prepare (Persiapa. Melakukan wawancara dengan tim NOC untuk memahami kebutuhan dan kendala jaringan yang ada. Plan (Perencanaa. Menyusun perencanaan kebutuhan teknis berdasarkan studi literatur terkait teknologi VPN dan EoIP pada MikroTik. Design (Perancanga. Membuat desain topologi dan arsitektur jaringan EoIP antara pusat dan cabang. Implementation (Implementas. Melakukan instalasi dan konfigurasi perangkat MikroTik sesuai dengan desain yang telah dibuat. Operate (Operasiona. Melakukan pengujian fungsi dasar jaringan Jurnal Infortech. Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN 2715-8160 menggunakan Ping dan Wireshark untuk memastikan konektivitas berjalan normal. Optimize (Optimalisas. Melakukan pengujian kinerja dengan Speedtest guna mengevaluasi serta meningkatkan kualitas Tabel 2. Kebutuhan Hardware PoP Provider Daerah Product Code RB951Ui-2HnD Processor AR9344 600MHz RAM LAN Ports Wireless Standarts Tabel 3. Kebutuhan Hardware Laptop User Processor CORE I5-12450HX RAM HDD M2 500G Grafis INTEL HD GRAPHIC Ethernet Realtek PCIe GbE Family Controller Design (Perancanga. Peneliti merancang sebuah skema jaringan yang akan dibangun berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan. Gambar 2 memperlihatkan desain skema tersebut dengan rincian sebagai berikut: Gambar 1. Metodologi PPDIOO Metodologi ini dipilih untuk memastikan penelitian tidak hanya bersifat teori, tetapi juga praktis dan dapat langsung diterapkan oleh PT Infotama Lintas Global sebagai opsi pengganti Metro Ethernet. HASIL DAN PEMBAHASAN Prepare (Persiapa. Tahap ini merupakan evaluasi awal untuk memahami konteks dan kebutuhan organisasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi observasi infrastruktur jaringan existing dan wawancara dengan tim Network Operation Center (NOC) untuk mengidentifikasi kendala operasional, kebutuhan konektivitas antar cabang, serta harapan terhadap solusi alternatif. Plan (Perencanaa. Berdasarkan temuan dari tahap persiapan, dilakukan perencanaan yang rinci melalui studi pustaka mendalam untuk mengkaji kelayakan dan best practice teknologi VPN. EoIP, dan tunneling berbasis MikroTik. Tahap ini menghasilkan identifikasi persyaratan teknis dan sumber daya yang diperlukan untuk proyek. Struktur jaringan dirancang untuk memaksimalkan teknologi Ethernet Over Internet Protocol sebagai fungsi tunnel dibutuhkan dua router dimasing masing node/pop menggunakan RouterBoard dan operating system Mikrotik (Muslim, 2. Untuk kebutuhan perangkat dimaksud sebagai berikut: Tabel 1. Kebutuhan hardware Distribusi Pusat Product Mikrotik x86 CPU Frequency 2993 MHz CPU Count RAM Storage http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Gambar 2. Skema Jaringan Usulan Skema Jaringan ini menggambarkan terdapat tiga segmen konektivitas yaitu segmen pusat atau distribusi yang berada pada PT Infotama Lintas Global yang berlokasi di Gedung Cyber. Kuningan Jakarta Pusat. Segment PoP pada Provider Daerah yang berlokasi di Tambun Utara. Kabupaten Bekasi. Dan segmen User yang berada pada Perumahan Rhoudhoh2 blok B no 26. Tambun Utara. Kabupaten Bekasi. Simulasi Prototipe dilakukan dengan menghubungkan koneksi dari distribusi Pusat sampai dengan User dengan menggunakan koneksi Ethernet Over Internet Protocol sebagai koneksi antara Distribusi Pusat dengan node/PoP (U. Anggraini et , 2. Alur koneksi akan berjalan menggunakan Distribusi Pusat PT Infotama Lintas Global yang digunakan juga sebagai Gateway Internet. Data akan berjalan menuju Node/PoP menggunakan koneksi EoIP Sampai Ke Router. Di Router PoP provider daerah akan melakukan bridging antara koneksi EoIP dengan port atau koneksi yang mengarah ke User User bisa menggunakan koneksi internet. Hasil simulasi prototipe dalam penelitian ini menyimpulkan Ethernet Over Internet Protocol bisa digunakan sebagai koneksi Metro Ethernet atau Jurnal Infortech. Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN 2715-8160 Implementation (Implementas. Pada tahap ini dilakukan konfigurasi jaringan sesuai topologi rancangan, dan untuk setting EoIP dilakukan seperti pada gambar 1. Didalam jendela winbox dengan menggunakan IP publik dari Router distribusi pusat PT Infotama Lintas Global Sumber : Hasil Penelitian Gambar 2. Menu untuk masuk Router Distribusi Pusat Pada menu Interface, pilih EoIP Tunnel lalu pilih Create/add. Sumber : Hasil Penelitian Gambar 4. Konfigurasi EoIP Distribusi Konfigurasi yang sama pada Router Provider lokal PT Intitech Indonesia Sumber : Hasil penelitian Gambar 5. Masuk Router Provider Daerah Pada router provider lokal, dalam menu Interface - EoIP Tunnel lalu pilih Create/add Sumber : Hasil Penelitian Gambar 6. Add EoIP Router Provider Daerah Gambar 3. Menu untuk menambah/add EoIP Distribusi Konfigurasi EoIP Tunnel Disisi Pusat/distribusi Infotama Lintas global Pada sisi Provider local dilakukan konfigurasi EoIP Tunnel Disisi Provider local Sumber : Hasil Penelitian http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Jurnal Infortech. Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN 2715-8160 Sumber : Hasil Penelitian Gambar 7. Konfigurasi EoIP Router Provider Daerah Sumber : Hasil Penelitian Gambar 11. Add Port Brdiging Tunggu sampai status EoIP interface Running Pada gambar 12, dilakukan penataan alamat IP Sumber : Hasil Penelitian Gambar 8. Status EoIP Pada router provider lokal, dapat dilihat untuk calon client PT Infotama Lintas Global ada pada port ether 2. Kemudian dilakukukan bridging antara EoIP tunnel dengan port ether2 point to point dari distribusi pusat Infotama Lintas Global dengan laptop milik pengguna A Sumber : Hasil Penelitian Gambar 9. Bridging Koneksi Sumber : Hasil Penelitian Gambar 10. Add Brdiging Sumber : Hasil Penelitian Gambar 12. Tambah IP Adress distribusi Sumber : Hasil Penelitian Gambar 13. Tambah IP Adress distribusi Sumber : Hasil Penelitian Gambar 14. Tambah IP Adress User Pengujian Jaringan Dalam http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Jurnal Infortech. Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN 2715-8160 menguraikan mengenai proses yang dilakukan sebelum konfigurasi EoIP, hingga tahap setelah konfigurasi EoIP selesai dilakukan. Pengujian Akhir Pada tahap pengujian jaringan akhir dijelaskan mengenai hasil output dari konfigurasi yang telah Sumber : Hasil Penelitian Gambar 16. Hasil PING Pengujian akhir Pada gambar 16 terlihat hasil pengujian akhir dengan pengetesan PING. Tabel 4. Perbandingan Sebelum dan Sesudah EoIP Pengujian Awal Uji awal ini dilakukan sebelum ada perubahan pada jaringan yang sudah ada saat ini. Dengan menggunakan metode tes koneksi PING. Di bawah ini adalah tangkapan hasil PING dari komputer yang tidak terhubung ke jaringan Infotama Lintas Global maupun internet. Pada gambar 15 terlihat hasil PING Parameter Rata-rata Latency Packet Loss Sebelum EoIP Sesudah EoIP Timeout 3 ms Throughput 0 Mbps 10 Mbps Gambar 17 berikut adalah Grafik latency selama pengujian yang stabil di sekitar 3 ms. Sumber: hasil penelitian Gambar 17 Grafik latensi Tampilan Hasil speedtest menggunakan situs website https://w. Dapat dilihat pada gambar 17 di bawah ini : dari Laptop User ke gateway network infotama lintas global . Request Timed Out (RTO) yang artinya Laptop user A (Calon Clien. belum terkoneksi dengan jaringan PT infotama Lintas Global ataupun belum bisa melakukan akses Sumber : Hasil Penelitian Gambar 15. Hasil PING Pengujian Awal http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Sumber : Hasil Penelitian Gambar 17. Hasil speedtest pengujian akhir Kesimpulan Pada PT Infotama Lintas Global, penerapan Ethernet Over Internet Protocol (EoIP) terbukti sebagai alternatif yang efektif untuk menggantikan Metro Ethernet. Ethernet Over Internet Protocol (EoIP) terbukti efektif sebagai alternatif Metro Ethernet pada PT Infotama Lintas Global. Implementasi EoIP berhasil memberikan konektivitas stabil dengan latency A3 ms, throughput hingga 10 Mbps, dan penghematan biaya operasional hingga 60%. Penelitian ini hanya menguji EoIP pada dua lokasi dengan beban jaringan terbatas. Pengujian keamanan juga belum dilakukan secara mendalam. Saran untuk penelitian selanjutnya untuk menguji EoIP pada lebih Jurnal Infortech. Volume 7 No. 2 Desember 2025 E-ISSN 2715-8160 banyak lokasi dengan beban jaringan lebih tinggi, menambahkan enkripsi IPSec untuk meningkatkan keamanan, dan membandingkan performa EoIP dengan teknologi tunneling lainnya seperti VXLAN atau GRE. REFERENSI