Jurnal Citra Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Tahun 2022 ISSN 2775-1589 Hal. (JCP) http://jurnalilmiahcitrabakti. id/jil/index. php/jcp/index KEEFEKTIFAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS SAINS. TEKNOLOGI. TEKNIK. SENI. DAN MATEMATIKA (STEAM) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rizky Novinda Ragilena. Arfilia Wijayanti. Fine Reffiane Prodi PGSD Universitas PGRI Semarang 2000@gmail. Abstract Effectiveness of student worksheets (LKPD) based on Science. Technology. Engineering. Art, and Mathematics (STEAM) will improve students' learning outcomes by attaching importance to aspects of cogniti and math skills of learners. This study aims to find out the effectiveness of STEAM-based LKPD on mathematical learning. With this teacher can make a teaching material that can develop the technology well. reviewing from various literature from experts get new breakthrough results in education in Indonesia by creating science, technology and mathematics based learning in STEAM. This LKPD will contain steps and advice according to the material taught earlier and steam approach a means for learners to create an idea or ideas through exploring and critical thinking activities by solving a mathematical problem that also exists in everyday life. It is expected that learners can face technological advances with meta-disciplines and a learning aspect of affective, cognitid and psychomotor. This is so that conventional learning that is still done by teachers is now reduced and moved by using methods that can make children active in groups by solving math problems. Sejarah Artikel Diterima: 17-01-2022 Direview: 22-05-2021 Disetujui: 30-07-2022 7 Abstrak Efektifitas Lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis Sains. Teknologi. Teknik, seni, dan Matematika (STEAM) akan meningkatkan hasil belajar siswa dengan mementingkan aspek kogniti dan keterampilan matematika peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan LKPD berbasis STEAM pada pembelajaran matematika. Dengan ini guru dapat membuat suatu bahan ajar yang bisa mengembangkan keampuan teknologi dengan baik. Dengan mengkaji dari berbagai literature dari ahli mendapatkan hasil terobosan baru dalam pendidikan di Indonesia dengan menciptakan pembelajaran berbasis sains, teknologi dan matematika di dalam STEAM. LKPD ini akan memuat langkah-langkah dan petujunjuk sesuai materi yang diajarkan sebelumnya dan pendekatan STEAM sebuah sarana untuk peserta didik agar menciptakan suatu ide atau gagasan melalui kegiatan mengeksplor dan berpikir kritis dengan memecahkan suatu masalah matematika yang juga ada dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan peserta didik bisa menghadapi kemajuan teknologi dengan meta disiplin ilmu dan sebuah pembelajaran aspek afektif , kognitid dan psikomotor. Hal ini agar pembelajaran konvensional yang masih dilakukan oleh guru sekarang lebih berkurang dan berpindah dengan menggunakan metode yang lebih bisa membuat anak aktif dalam berkelompok dengan memecahkan masalah matematika. Article History Received: 17-01-2022 Reviewed: 22-05-2022 Published: 30-07-2022 Kata Kunci LKPD. STEAM. Mathematic Key Words LKPD. metode STEAM. Matematika Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 522 PENDAHULUAN Pembelajaran jika dilaksanakan sesuai dengan kurikulum akan baik dan lancar. Pembelajaran matematika pada kurikulum 2013 menekankan kemampuan intelektual, terkhusus kemampuan tingkat tinggi peserta didik, membentuk kemampuan peserta didik menyelesaikan suatu masalah, hasil belajar dan tinggi, mengembangkan karakter peserta didik. Pembelajaran pada era ini masih belum banyak melakukan pelibatan peserta didik secara penuh sehingga siswa tidak aktif dan belum memperoleh prestasi belajar yang memuaskan(Maryani et al. , 2. Hasil kajian teori mendeskripsikan pembelajaran yang akan melibatkan peserta didik secara aktif akan mendapatkan hasil belajar yang baik dibandingkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru yang banyak materi dengan ceramah. Guru beperan sebagai mediator atau fasilitator dalam pembelajaran agar siswa aktif dalam mencari pengetahuan baru (Kemampuan et al. , 2. Hasil belajar peserta didik tidak lepas dari peran aktif guru dalam menjalankan pembelajaran, untuk itu guru harus mendesain bahan ajar yang juga berisi dengan langkah-langkah kegiatan pembelajaran untuk siswa agar aktif. LKPD juga akan membantu guru dalam kegiatan mengajar yang akan berlangsung. Banyak bahan ajar yang akan disiapkan termasuk LKPD. LKPD adalah bahan ajar yang berisi soal yang berupa lembaran dan petunjuk soal untuk menyelesaikan tugas yang dikerjakan peserta didik dan merupakan salah satu bahanajar yang bisa dijadikan guru untuk meningkatkan keterlibatan atau aktivitas siswa dalam proses pembelajaran (UUD Nomor 19 tahun 2005 tentang standar sarana prasarana. LKPD dapat meningkatkan prestasi peserta didik karena lebih efektif dibandingkan proses pembelajaran biasa dengan metode ceramah saja ,ini akan memberikan upaya agar peserta didik lebih aktif bersemangat dalam pembelajaran. Kegiatan pembelajaran membutuhkan bahan ajar untuk proses pembelajaran. Sumber belajar digunakan untuk mempermudah peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat berjalan lancar (Septian et al. , 2. Pembelajaran steam yang baik akan menghasilkan peserta didik yang dapat memcahkan masalah matematika dengan bisa mengembangkan ketrampilan berppikir anak. Para siswa diharapkan untuk merasa membutuhkan kreativitas dan antusias dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Untuk mempersiapkan, dan memberikan instruksi pembelajaran yang sesuai kepada siswa (Nurwulan, 2. Berdasarkan hasil observasi dengan wawancara dengan guru kelas bahwa LKPD yang digunakan masih menggunakan LKPD lama yang di dapat dalam buku tematik yang belum sesuai dengan pencapaian kompetensi. LKPD sebuah bahan ajar yang terdiri atas lembaran yang berisi soal atau tugas yang berisi berupa petunjuk atau langkahlangkah dalam menyelesaikan tugas akan dikerjakan peserta didik yang merupakan bahan Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 523 ajar yang digunakan guru untuk meningkatkan keterlibatan dalam aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran berlangsung (Maryani et al. , 2. LKPD masih berupa lembar sederhana dan belum disertai langkahlangkah kegiatan agar siswa bisa melakukan secara aktif pada pembelajaran tersebut. Salah satu metode pembelajaran yang berupaya mengembangkan manusia yaitu pembelajaran STEAM. Penerapan LKPD di Sekolah akan membutuhkan suatu model pembelajaran yang baik dan kreatifitasnya tinggi . yaitu model yang dapat digunakan untuk membuat LKPD yang mengacu pada permasalahan kontekstual adalah STEAM. Pembelajaran STEAM yaitu sebuah metode yang menggunakan unsur pada bidang sains, teknologi, teknik, seni dan matematika yang terdapat dalam suatu bidang pendekatan pembelajaran (Nurhikmayati, 2. Saat menggunakan sebuah pendekatan pembelajaran yang baik , dalam bahan ajar pun harus sesuai materi yang di ajar agar keterampilan berpikir siswa dapat berkembang(Haifaturrahmah et al. , 2. Metode dalam pembelajaran STEAM menjadi konteks yang cukup penting didalam perkembangan peserta didik untuk merangsang berpikir sang anak untuk memecahkan masalah matematika . Kemudian anak juga akan diajarkan agar bisa fokud pada saat mencari sebuah solusi dalam memecahkan suatu masalah agar menumbuhkan cara berpikir secara sistematis dan logis serta memperdalam keahlian berpikir kritis (Nurfadillah & Rakhman, 2. Keterampilansampai saat ini masih belum sepenuhnya sesuai berpikir kreatif dapat dimiliki peserta didik dengan kurikulum 2013, karena guru masih dengan cara melibatkan langsung peserta didik(Journal et al. , 2. cenderung menggunakan cara konvensional yaitu dalam aktivitas kerja ilmiah untuk menyelesaikan ceramah, sehingga peserta didik kurang aktif yang suatu permasalahan Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan LKPD berbasis Sains, teknologi, teknik, seni dan Matematika (STEAM) pada pembelajaran Matematika pada Sekolah Dasar. METODE PENELITIAN Pada proses penulisan ini , metode yang digunakan yaitu kajian literatur , dimana dengan dilakukan kajian yang berdasarkan terhadap persoalan yang dipilih peneliti dalam Studi literatur yaitu cara kajian y a n g diguanakan dalam saat mengumpulkan suatu informasi dan data menggunakan kajian teori bahan yang ada pada buku, dokumen, majalah, artikel ilmiah (Nurfadillah & Rakhman, 2. Dalam mencari sumber informasi berasal dari artikel atau jurnal ilmiah yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Pada tahapan ini penulis mengumpulkan data yang berhubungan dengan LKPD dan STEAM. Selanjutnya data-data yang telah tterkumpul dilakukan analisis yang dimaksud relevansi terhadap pembahan penulisan yang sesuai dengan topik pembahasan. Kemudian akan mendesain LKPD berbasis STEAM. Dalam teknik analisis kajian data yang akan digunakan Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 524 yaitu metode analisis isi , yang dimana akan dilakukan pada proses pemilihan, dibandingkan, dan digabungkan serta mencari pengertian sehingga akan menemukan hasil HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Lembar Kerja Peserta didik diartikan dengan cara berbeda pada setiap menurut para Tetapi semua akan menuju pada satu kesimpulan bahwa LKPD yaitu bahan ajar yang memuat tugas yang telah dipelajari sebelumnya dan terdapat langkah-langkah dan petunjuk pengerjaan yang dikerjakan oleh peserta didik untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. kesesuaian komponen pada LKPD juga akan meningkatkan keterampilan berpikir kreatif yang didukung oleh teori belajar piaget. Peserta didik dapat membangun sebuah pengetahuan melalui pengalaman baru berdasarkan LKPD yang di ide-idenya Kompetensi sendiri menganalisis pada data LKPD didukung juga dengan teori belajar Brunner dengan peserta didik akan belajar melalui metode percobaan sehingga menemukan sebuah konsep baru. Dengan menggunakan metode STEAM akan memberikan kesempatan siswa untuk berkreasi serta berinovasi dalam menemukan hal baru melalui LKPD. STEAM disini merupakan disiplin ilmu yang mengintegrasikan dalam Sains. Teknologi,Teknik. Seni, dan Matematika yang menjadi sesuatu bahan ajar pendekatan dalam pembelajaran hingga menunjang keaktifan peserta didik. STEAM di ambil dari integrase disiplin ilmu seni dengan wilayah sains , teknologi , teknik dan matematika (STEM). Hal ini menambahkan usnsur seni yang nnantinya akan memberikan hal yang baik agar siswa dapat menikmatinya. Produk LKPD berbasis STEAM nantinya akan juga memuat aspek kognitif dan psikomotor yang akan dikembangkan sebagai menghadapi revolusi industry kedepannya. Kompleks abad 21 ini akan menuntut peserta didik agar mempunyai kemampuan dari bidang dan pembelajaran STEAM semuanya(Nurhikmayati, 2. Tentunya agar peserta didik mmepunyai kemampuan kognitif yang baik dan juga kreatifitas akan dikembangkan LKPD berbasis STEAM yang akan menjadi bahan ajar dengan mengkhususkan adanya seni sebagai pendampingnya, dengan bwehubungan dengain desain, inovasi , dan kreativitas siswa pada ilmu sains , teknologi , dan matematika. Bagaimana Efektifitas pada pembelajaran matematika ? Pembelajaran matematika mengharuskan adanya pemecahan suatu masalah intelektual pada pembelajaran saat ini. Diharapkan LKPD dengan berbasis STEAM akan lebih baik daripada LKPD yang pada buku Tematik yang sudah kuno dan tidak diperbaharui. Hal ini akan berdampak pada kreatifitas matematika peserta didik pada materi-materi tertentu. Diharpkan juga akan lebih baik dari pembelajaran konvensional yang masih dilakukan oleh guru sekarang. Hal ini karena pembelajaran yang akan menggunakan bahan ajar LKPD Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 525 berbasis STEAM akan menjadikan peserta didik aktif dalam belajar dengan membuat hal-hal baru dengan cara berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing yang menggabungkan beberapa unsur tersebut. LKPD berbasis metode STEAM juga akan membuat peserta didik menemukan hal-hal baru dengan menuangkan ide gagasan yang ditemukan pada saat pembelajaran berlangsung. Sementara pada pembelajaran konvensionalpeserta didik hanya mendengarkan materi dari guru dengan model ceramah yang mengakibatkan pserta didik tersebut pasif. Pembelajaran konvensional sendiri ini dimaksud dengan penerapan model pembelajaran ekspositori pada kelas yang dipilih diterpakan pada kelas control Kegiatan yang akan dilakukan yaitu peserta didik diajak mengingat kembali dengan pelajaran matematika yang telah dipelajari sebelumnya. Selanjutnya siswa akan mengorganisasikan ide-ide gagasan dalam memahami materi. Kemudian peserta didik akan mendalami materi melalui latihan pada LKPD tersebut agar membiasakan peserta didik dengan permasalahan matematika dengan diskusi kelompok. Siswa akan mengembangkan informasi dengan membaca langkahlangkah pada LKPD tersebut sesuai dengan petunjuk dengan memecahkan masalah dengan berdiskusi untuk mengasah kemampuan siswa pada aspek kognitif dan kreatifitas matematikanya. Guru juga akan membimbing peserta didik dalam pembelajaran tersebut. Peserta didik akan diminta menyelesaikan masalah pada LKPD tersebut melalui diskusi kelompok dengan menjawab dengan benar dan mempresentasikan hasilnya didepan kelas bersama kelompoknya dan guru juga akan memberikan reward sebagai sebuah semangat untuk memicu siswa untuk bekerja keras dalam menyelesaikan soal-soal tersebut. Kelompok lain akan memperhatikan dan mengoreksi jika da jawaban yang salah atau tidak sesuai. Tidak lupa akan ada pertanyaan dari kelompok lain da selanjutnya akan dibahas bersamasama. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan dari beberpa teori dan kajian yang didapatkan LKPD merupakan bahan ajar yang dibuat oleh guru sesuai materi yang diajarkan dengan memuat langkah-langkah dan petunjuk pengerjaan yang diharapkan peserta didik aktif dalam pembelajaran dan mampu untuk menuangkan ide dan pemecahan suatu masalah. LKPD dapat digabungkan dengan metode pembelajaran yang inovatif seperti metode STEAM. LKPD berbasis STEAM dapat digunakan pada sekolah dasar dan jenjang sekolah lainnya. Keefektifan LKPD berbasis STEAM dalam pembelajaran Matematika merupakan proses penerapan ide dan konsep harus juga diikuti dengan gagasan disiplin ilmu yang dimuat dalam STEAM yaitu sains, teknologi, teknik, seni dan matematika. Akan ada banyak materi dalam matematika yang bisa diterapkan dengan pembelajaran LKPD berbasis STEAM diantaranya bangun Hal Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 526 mengembangkan aspek kognitif dan karakter perserta didik guna menghadapi era revolusi DAFTAR PUSTAKA