Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 EKSPLORASI GULMA DI BUKIT KOR MARANG. TERENGGANU. MALAYSIA Sadewa1. Rini Susanti2*. Nur Aida Hashim3 Prodi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jl. Mukhtar Basri No 3 Medan. Indonesia Faculty of Fisheries and Food Science. Universiti Malaysia Terengganu, 21030 Kuala Nerus Terengganu. Malaysia Telp 609-6684100 *Email: rinisusanti@umsu. ABSTRAK Eksplorasi gulma di bukit kor Marang Terengganu Malaysia yang di lakukan pada bulan September 2023 di lahan percobaan pertanian bukit kor Marang,Terengganu Malaysia. Dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan observasi langsung ke lapangan dengan mengambil langsung gulma dan mengidentifikasinya juga menimbang berat dari setiap jenis jenis gulma yang di ambil dengan ukuran petakan, hasil penelitian di dapatkan ada 9 jenis gulma yaitu Dectyloctenium aegyptium. Eleusine indica, imperata cylindryca. Ludwigia sp. Ludwigia octovalvis. Leptochloa chinensis. Melochia chorhorifolia, mimosa pudica dan sesamun indicum. di antara gulma tersebut yang mendominasi tumbuh adalah Leptochloa chinensis karena tanah yang gembur yang mengandung organik di bukit kor Marang. Terengganu malaysia. Keywords: Eksplorasi. Gulma. Bukit Kor. Malaysia ABSTRACT Exploration of weeds in Kor Marang Hill. Terengganu Malaysia, will be carried out in September 2023 on the agricultural experimental land of Kor Marang Hill. Terengganu Malaysia. Carried out using a descriptive method with direct observation in the field by taking weeds directly and identifying them and also weighing the weight of each type of weed taken with the size of the plot, the results obtained were 9 types of weeds, namely Dectyloctenium argyptium. Eleusine indica, imperata cylindryca. Ludwigia sp. Ludwigia octovalvis. Leptochloa chinensis. Merochia chorhorifolia, mimosa pudica and sesamun indicum. Among the weeds that dominates growth is Leptochloa chinensis because of the loose soil containing organics on Kor Marang Hill. Terengganu. Malaysia. Keywords: Exploration. Weeds. Bukit kor. Malaysia Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 generatif, seperti biji, dan ditemukan di gulma semusim . ulma tahuna. Jenis gulma lainnya mengandung organ vegetatif dan ditemukan pada gulma tahunan . ulma abad. Organ biji dan gulma vegetatif ini melimpah di dalam tanah dari panen sebelumnya dan muncul ke permukaan selama erosi tanah dan kecambah ketika diperoleh udara dan air yang cukup (Putra et al. , 2. Selain itu, gulma berdaun lebar mempunyai sistem tunggang perakaran yang membuatnya lebih kuat jika dibandingkan dengan gulma rumput dan gulma tekian sehingga lebih tahan terhadap kerusakan dalam jangka panjang (Jumatang et al. , 2. Gulma rumputan, terhadap dalam familia Poaceae atau Graminae, mempunyai ciri batangnya beruas . , batangnya berlubang, daunnya berbentuk lanset-pita, titik tumbuhnya tersembunyi dan mempunyai akar serabut (Sarangi, 2021. Teagasc. ie, 2. Sebagian besar gulma rumputan besar berkembang biak menggunakan organ generatif seperti biji dan organ vegetatif seperti stolon atau rimpang, sehingga termasuk gulma tahunan, sedangkan gulma rumputan kecil hanya memiliki organ perkembangbiakan yang menggunakan biji, sehingga termasuk gulma Akar serabut dan titik tumbuhnya tersembunyi terhadap gulma tekian, yang termasuk dalam famili Cyperaceae, yang dicirikan dengan batang yang tidak bercabang dan tegak, batang yang tidak berongga, daun yang berbentuk pita, titik tumbuhnya tersembunyi dan mempunyai akar serabut (Reznicek, 2. Sebagian besar gulma teki tekian besar berkembang biak hanya menggunakan organ generatif seperti biji, sehingga termasuk gulma semusim. Gulma teki tekian berkembang biak kecil menggunakan organ vegetatif seperti umbi dan biji, sehingga termasuk gulma tahunan. Gulma kelas C4 adalah rumput dan forbs, karena titik kompensasi cahaya yang lebih tinggi. Akibatnya, naungan oleh tajuk tanaman jagung dan kedelai menyebabkan pertumbuhan gulma terhambat atau gulma tidak tumbuh optimal. Secara umum, gulma tumbuh secara vegetatif dan generatif. Secara vegetatif, berkembang biak secara vegetatif akan membentuk tunas dalam kurung waktu yang Berkembang biak secara generatif adalah berbentuk biji yang halus, ringan dan berjumlah banyak yang dapat disebarkan oleh PENDAHULUAN Bukit kor adalah lahan percobaan Universitas Malaysia Terengganu. merupakan milik kerajaan Terengganu yang di Universitas Malaysia Terengganu, yang memiliki keseluruhan luas bukit koor mencapai 600 ekar / 250 hektar dan kerajaan Terengganu memberikan kepada digunakan untuk budidaya dan penanaman baru seluas 1 hektar. bukit koor banyak ditumbuhi oleh beranekaragam jenis tanaman, bukit kor terletak di dataran tinggi di daerah Marang. Terengganu Malaysia. Gulma merupakan tumbuhan yang tumbuh di suatu tempat dalam waktu tertentu yang tidak dikehendaki oleh Gulma yang tumbuh di antara Jenis-jenis gulma yang memiliki dominansi yang tinggi akan sangat merugikan dan menurunkan hasil tanaman (Utami et al. Banyak faktor yang mempengaruhi keragaman gulma antara lain cahaya, unsur hara, pengolahan tanah, cara budidaya tanaman, jarak tanam atau kerapatan tanaman yang digunakan, serta umur tanaman (Tustiyani et al. , 2. Sebaran gulma antara satu daerah dengan daerah lainnya berbeda sesuai dengan faktor yang mempengaruhinya. Identifikasi gulma serta pengenalan jenis-jenis gulma dominan merupakan langkah awal dalam menentukan keberhasilan pengendalian gulma (Imaniasita et al. , 2. Gulma, atau penggangu tumbuhan, mempunyai dampak negatif pada produksi dan pertumbuhan tanaman, oleh karena itu berbagai cara disarankan untuk mengatasinya. Pengendalian hama yang harus dilakukan lebih optimal dengan memperhatikan faktor penghambatan ekonomi adalah pengaruh gulma yang masih Tujuan utama penelitian gulma adalah untuk menurunkan pertumbuhan gulma hingga batas kelangsungan ekonomi. Penting keanekaragaman gulma untuk memahami komposisi dan struktur gulma di lahan dan untuk menentukan pengendalian yang tepat. Tumbuh tegak ke atas, herba atau berkayu, titik tumbuh muncul . , dan termasuk dikotil dengan akar tunggang adalah ciri gulma daun Mayoritas daun lebar berkembang biak secara eksklusif berasosiasi dengan organ Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 manusia, angin, air dan hewan. Reaksi terhadap gulma bisa lebih parah daripada reaksi terhadap penyakit atau cedera. Oleh karena itu, untuk mengelola gulma secara efektif, perlu pendampingan kepada petani dalam usaha Tentukan dengan jelas program pengendalian gulma agar produksi dapat ditingkatkan sesuai harapan. Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui jenis-jenis gulma yang tumbuh di daerah pertanian bukit kor Terengganu Malaysia dan jenis-jenis pertumbuhannya di daerah pertanian bukit kor Terengganu. Malaysia. adalah jumlah masing-masing jenis spesies gulma yang ada pada petakan tersebut dan jenis gulma yang mendominasi tumbuh di lahan pertanian Bukit Kor. HASIL DAN PEMBAHASAN Bukit Kor merupakan lahan percobaan pertanian yang diberikan oleh kerajaan Terengganu kepada Universitas Malaysia Terengganu ( UMT ) yamg di gunakan sebagai tempat untuk melakukan penelitian dan budidaya berbagai jenis tanaman, bukit kor terletak di daerah rataan yang tinggi di wilayah Marang. Terengganu. Tanah di kawasan bukit kor memiliki ciri ciri seperti kerikil yaitu memiliki bagian kecil dengan bentuk yang berbeda beda, kerikil ini dapat di lihat di bawah cekungan air yang turun dengan air hujan dari perbukitan di sekitarnya. Bagian tanah di daerah dataran rendah merupakan jenis organik lempung lembut . ine loam. , ini sangat bagus untuk bertani. Maka dari itu area di bukit kor banyak di tumbuhi berbagai macam jenis gulma atau tanaman pengganggu, setelah dilakukan penelitian dominasi pertumbuhan gulma pada Lahan Pertanian Bukit Kor Marang Terengganu terlihat berbagai spesies tanaman pengganggu yaitu tertulis 9 spesies tanaman penggangu. Pada Tabel 1 menunjukkan bahwa spesies gulma yang terdapat di lahan pertanian Bukit Kor Marang Terengganu. Malaysia adalah dimana gulma tahunan atau bisa disebut dengan jenis gulma rumput-rumputan berjumlah 3, gulma berdaun sempit berjumlah 2 dan gulma berdaun lebar sebanyak 4 tanaman. METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2023 di Pertanian Bukit Kor Marang Terengganu. Malaysia. Alat dan Bahan Penelitian menggunakan bahan dan alat seperti kertas, pulpen, laptop, kamera hp, tulisan, topi, pisau, dan sarung tangan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan observasi langsung. Dengan mengunakan sepuluh petakan yang digunakan masing-masing dengan mengidentifikasi gulma berdasarkan jenis dan spesiesnya menggunakan buku COMMON WEEDS IN VIETNAM . yang kemudian dihitung menggunakan metode observasi lapangan. Variabel yang diteliti Tabel 1. Identifikasi Gulma di Daerah Pertanian Bukit Kor Marang Terengganu. Malaysia. Gulma Dactyloctenium Eleusine indica Klasifikasi Kingdom : Plantae Subkingdom: Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Subkelas :commelinidae Ordo : Poales Family : poaceae Genus : Dactyloctenium Spesies :Dactyloctenium aegyptium ( L. ) Willd Kingdom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Deskripsi Spesies yang dimaksud mempunyai gaya hidup tropis, paruh yang tajam, tegak batang dengan warna seperti lumpur, dan daun yang terbuat dari pita di awal cakrawala yang lesu. memiliki luas permukaan yang jelas dan beberapa percabangan di bagian bawah wilayah Memiliki koneksi ke 4 rentang nilai terminal (Ghosh, at al. , 2. Berdasarkan jumlah vegetasi. adalah semi-brumbai, bersujud dan menyebar, atau tegak hingga sekitar 40 Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 Kelas : Monocotyledoneae Ordo : poales Family : poaceae Genus : Eleusine Spesies :Eleusine indica (L. Gaertn namun demikian, biasanya tidak terlihat di buku. Sistem perakarannya bekerja dengan sangat baik dan kuat (Cabi. org, 2. Imperata cylindryca Kingdom : Plantae Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Ordo : Cyperales Family : poaceae Genus : Imperata Spesies: Imperata cylindryca Ludwigia sp Kindom : Plantae Subkingdom: Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Rosidae Ordo : Myrtales Family : Onagraceae Genus : Ludwigia Spesies : Ludwigia sp Cylindrica berbentuk silinder dengan panjang ujung bervariasi . -150 c. Batang pendek, tegak dan muncul dari rimpang . atang di bawah tana. serta batang di atas tanah. Keras berwarna putih, bercabang banyak dan ditutupi daun bersisik tipis di bukunya, tetapi bisa lebih panjang lagi. akar berserat, pangkal batang dan ruas pada rimpang muncul. Rimpangnya keras, berwarna putih, umumnya panjangnya 1 m tetapi bisa lebih panjang lagi, bercabang banyak dan ditutupi daun bersisik tipis di bukunya. Seiring munculnya akar berserat, pangkal batang dan ruas pada rimpang. Daun kaku, lanset linier, panjang hingga 120 cm dan lebar 4-18 mm, dengan pelepah menonjol, tidak di tengah, berwarna keputihan, tepi berkeropeng, dan ujung runcing. Ligula adalah membran yang tidak mencolok. Perbungaannya berupa malai berwarna putih seperti paku, terminal, berbulu halus, panjang 5-20 cm dan diameter hingga 2,5 cm. Spikelet banyak sekali, panjang 3,5-5,0 mm, masing-masing dikelilingi oleh cincin basal rambut halus sepanjang 10 mm, butirnya lonjong runcing bewarna cokelat dan panjang 11,5 mm. Malang Merah (Ludwigia sp. ) merupakan tumbuhan air air yang sudah banyak mempercantik akuarium. Ludwigia sp. Tumbuhan dikomersialkan karena memiliki nilai ekonomi dan memiliki keunikan karena warna daunnya merah cerah. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 Ludwigia octovalvis Leptochloa Melochia Mimosa pudica Kindom : Plantae Subkingdom: Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Rosidae Ordo : Myrtales Family : Onagraceae Genus : Ludwigia Spesies :Ludwigia octovalvis (Jacq. ) P. Raven octovalvis merupakan tumbuhan herba yang kuat dan bercabang baik, tingginya mencapai 3 m, terkadang berkayu di bagian pangkal atau bahkan semak. Berbulu. Daun linier sampai subovate, panjang 2-14,5 cm, lebar 0,4-4 cm, pangkal runcing sempit atau lebar, ujung urat utama 11-20 pada setiap sisi vena submarginal berkembang dengan baik. tangkai daun hingga panjang 10 mm. Sepal 4, bulat telur atau lanset, panjang 6-15 mm, lebar 1-7,5 mm. Kelopak . berwarna kuning, bulat telur lebar atau runcing, panjang 5-17 mm, lebar 4-17 mm. Benang sari 8, kuning pucat kehijauan. Biji tersusun majemuk di setiap lokus kapsul berdinding tipis, bebas, berwarna coklat, bulat, lebar 0,60,75 mm. Kingdom : Plantae chinensis adalah rumput berumur Subkingdom: Tracheobionta panjang yang berumbai kuat, tahunan atau Superdivisi : Spermatophyta berumur pendek dengan daun gundul dan Divisi : Magnoliophyta akar berserat. Batang berbunga tegak atau Kelas : Liliopsida menanjak dari pangkal percabangan. Subkelas : Commelinidae Kadang-kadang mereka stoloniferous dan Ordo : Poales tinggi 0,3-1,2 m. Mereka mempunyai 3-6 Family : Poaaceae buku yang mempunyai ruas gundul yang Genus : Leptochloa halus, beralur dan lurik dan berongga. Spesies : Leptochloa chinensis Selubung daunnya berbentuk lunas, ( L. gundul, halus, tidak bersilia, memiliki saraf yang jelas dan biasanya lebih panjang dari ruas-ruas yang terkait. Helaian daun berbentuk linier, lancip, berselaput, hijau dan sedikit mengkilap, panjangnya 6 Ae 32 mm, lebar 4 Ae 9 mm, datar atau terlipat permukaan atasnya kasar dan licin. Kindom : Plantae Gulma ini adalah gulma yang berkembang Subkingdom: Viridiplantae biak di sepanjang jalan raya, di ladang Superdivisi : Embryophyta yang tidak ditanami dan ruang yang Divisi : Tracheophyta terlupa lainnya Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Dilleniidae Ordo : Malvales Family : Sterculiaceae Spesies : Melochia Chorhofolia Kindom : Plantae Subkingdom: Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Tanaman herba atau semak kecil yang berduri, berumur panjang dengan . ujud berbarin. atau menyebar. Biasanya hanya Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 Mean number of weeds Sesamun indicum Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Rosidae Ordo : Fabales Family : Fabaceae Genus : Mimosa Spesies : Mimosa Pudica L. tumbuh setinggi 15-50 cm, namun tingginya bisa mencapai 1 matau lebih jika di dukung vegetasi lain. Kindom : Plantae Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiospermae Kelas : Dycotyledoneae Ordo : Solanales Family : Pedaliaceae Genus : Sesamun Spesies : Sesamun indicum L. Tanaman wijen (Sesamum indicu. termasuk dalam famili Pedaliaceae, berasal dari Afrika, tumbuh di daerah tropis, subtropis, dan daerah beriklim selatan di dunia. Bijinya kecil dan bewarna putih pucat mereka bisa di makan utuh atau di giling. 18,00 16,00 14,00 12,00 10,00 8,00 6,00 4,00 2,00 0,00 Weeds Gambar 1. Analisis Spesies Gulma yang Terdapat pada Lahan Pertanian Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia Menggunakan Analisis Chi-Squere. Tabel 1 merangkum jenis-jenis gulma yang ditemukan di kawasan Bukit Kor Marang Terengganu. Spesies gulma yang terdapat di kawasan pertanian Bukit Kor Terengganu terdiri dari sekitar sembilan jenis gulma berbeda yang berasal dari lima famili berbeda yang tidak sama Famili yang dimaksud terdiri dari famili Poacea. Onagraceae. Sterculiaceae. Fabaceae, dan Pedaliaceae. Keanekaragaman jenis gulma yang terdapat pada areal tanaman disebabkan oleh perbedaan budidaya tanaman, seperti budidaya tanah, pemupukan, dan udara, serta morfologi dan ciri-ciri tanaman primer yang dapat mempengaruhi iklim mikro, seperti embun harian di lahan. sehingga menghasilkan berbagai jenis tumbuh gulma (Tustiyani et al. Oleh karena itu, famili Poaceae menjadi salah satu yang paling sering tumbuh karena silsilah keluarga secara konsisten memiliki tingkat kemampuan beradaptasi yang tinggi. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 Mean weight of weeds . (Jumatang et al. , 2. menyatakan bahwa famili Poaceae ini memiliki daya adaptasi tinggi pada tanaman budidaya. Tanaman dari golongan famili ini bisa melakukan perkembang biakan secara generatifnya dengan mempergunakan rimpang, umbi dan tunas yang Keluarga ini juga merupakan gulma panas, yang memungkinkan mereka meminimalkan wilayah tumbuh dan unggul saat berinteraksi dengan tanaman budidaya (Koehuan et al. , 2. Jumlah biji yang dimiliki keluarga ini cukup sedikit. Karena Fabaceae merupakan salah satu dari sedikit famili yang memiliki keanekaragaman tinggi, maka Fabaceae juga merupakan salah satu famili yang dikenal luas (Fauziana & Susandarini, 2. Berdasarkan analisis Chi-Squere, terlihat pada Gambar 1 bahwa terdapat berbagai jenis gulma Leptochloa chinenesis di dataran rendah Terengganu Malaysia. Dari jumlah tersebut, terdapat 7,23 jenis tanaman. Hal ini menunjukkan bahwa jenis gulma yang paling banyak ditemui di kawasan ini adalah gulma Leptochloa chinensesis karena mampu beradaptasi dengan berbagai jenis tanaman. Jenisnya antara lain rumput gulma berumur panjang yang sangat tipis, tahunan atau berumur pendek dengan tepi lancip dan tepi lancip, yang beragam, serta merupakan tumbuhan yang baik di lahan kering maupun berair dan di tempat-tempat terbuka yang terdapat banyak cahaya. Batang berbunga tegak atau menanjak dari pangkal percabangan. Ini searah dengan pemikiran (Kohuen et al. , 2. Oleh karena itu, gulma golongan rumput akan cepat membengkak dan menjadi aktif bila terkena udara lembab dan kering. Oleh karena itu, gulma jenis ini memiliki hari isap yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya. Perbedaan spesies gulma disebabkan oleh perbedaan cara pengelolaan tanaman, seperti pemangkasan udara dan air, serta perbedaan morfologi gulma dan karakteristik penyusun yang dapat mempengaruhi iklim mikro dan menghasilkan respon yang berbeda untuk spesies gulma yang berbeda. Hal ini sejalan dengan penelitian (Tustiyani et al. , 2. dinyatakan dalam penelitian bahwa Gulma merupakan salah satu penyebab utama menurunnya hasil budidaya tanaman dengan menggunakan metode persaingan untuk memperoleh air, oksigen, unsur hara. CO 2, tanah, dan unsur lainnya. Dengan demikian maka semakin tinggi kepadatan suatu jenis gulma pada suatu areal pertanian, maka akan sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman budidaya yang diusahakan dalam areal tersebut. Dijelaskan pula oleh bahwa bila kepadatan meningkat, maka gangguan yang Dengan demikian, tingginya kepadatan suatu jenis gulma pada suatu areal pertanian akan menurun pertumbuhan pohon budidaya yang ditanam di wilayah tersebut. Hal ini lebih lanjut dijelaskan oleh fakta bahwa ketika kepadatan meningkat, maka gangguan yang terbentuk antara tumbuhan yang satu dengan tumbuhan yang ditimbulkan oleh suatu tumbuhan terhadap tumbuhan yang lain, akan semakin Weeds Gambar 2. Analisis Berat Gulma yang Terdapat pada Lahan Pertanian Bukit Kor Marang Terengganu Malaysia Menggunakan analisis Chi-Squere. Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 Tahun 2024 P-ISSN 2338-5391 | E-ISSN 2655-9862 Seperti terlihat pada Gambar 2, terlihat bahwa analisis chi-Squere menunjukkan bahwa sampel gulma memiliki bobot yang relatif tinggi yaitu 68,14 gram, yang menunjukkan bahwa spesies gulma Leptochloa chinenesis ini memiliki kemampuan adaptasi yang relatif tinggi dan dapat mampu tumbuh bersama biji dan umbi. Banyak rumput teki di tempat terbuka atau tidak terkena sinar matahari secara langsung, tumbuh di lahan pertanian yang tidak terlalu kering, ladang, kebun, tegalan, pinggir jalan, yang hidup sebagai gulma karena sangat sulit untuk diberantas. Gulma dominan yang dimaksud adalah banyaknya gulma biji Ae biji gulma yang ditanam di dalam tanah dengan kedalaman minimal 25 cm. Biji gulma yang terbenam dalam tanah akan tumbuh menjadi gulma dan menjadi pesaing bagi tanaman Kemudian, bertangkat akan tumbuh menjadi gulma. Faktor lain yang berkontribusi terhadap kerusakan gulma adalah sebagai berikut: ketinggian tempat di dekat tepi laut, cahaya, luas hara yang tidak dapat dilampaui, tanah pengolahan, teknik budidaya tanaman, dan jarak tanam, yang juga dikenal sebagai kerapatan tanaman (Lisdayani et. Lahan sawah gulma L. merupakan gulma dominan yang dapat menimbulkan kerugian sampai dengan 40%. Hal ini disebabkan oleh L. chinensis yang merupakan salah satu jenis gulma rumput yang titik tumbuhnya berada di bawah dan dilindungi oleh bagian daun atau batang (Umiyati et al. DAFTAR PUSTAKA Cabi. Eleusine indica . oose gras. https://w. org/isc/datasheet/2067 diakses tanggal 15 Juni 2021. Ghosh. Ghosh. Das. Das. Mandal, , and Chatterjee. Botanical Description. Phytochemical Constituents and Pharmacological Properties of Euphorbia hirta Linn : AReview. International Journal of Health Science and Research. : 273Ae286. Imaniasita. Liana. , & Pamungkas. Identifikasi Keragaman dan Dominansi Gulma Lahan Pertanaman Kedelai. Agrotechnology Research Journal, 4. , 11Ae16. https://doi. org/10. 20961/agrotechresj. diakses tanggal 23 Februari Jumatang. Tambaru. , & Masniawati. Identifikasi Gulma Di Lahan Tanaman Talas Jepang Colocasia esculenta L. Schott var. Antiquorum Di Desa Congko Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Jurnal Biologi Makasar, 5. , 69Ae78. diakses tanggal 8 Juli 2021. Koehuen. Asri. Aria T. Danong . Theresia L. Boro. Inventory Species Of Weeds Of Rice (Oryza Sativa L) In Oelolok Rice Field Oematamboli Village Lobalain Sub-District Rote Ndao. Jurnal Biotropikal Sains Vol. No. Juli 2018 (Hal 25 Ae . KESIMPULAN Hasil penelitian eksplorasi gulma di bukit karang Malaysia di ketahui bahwa ada 9 jenis gulma yang hidup dan tumbuh di bukit kor yaitu Dectyloctenium aegyptium. Eleusine indica, imperata cylindryca. Ludwigia sp. Ludwigia octovalvis. Leptochloa chinensis. Melochia chorhorifolia, mimosa pudica dan sesamun indicum, gulma yang mendominasi dan banyak tumbuh adalah Leptochloa chinensis. Lisdayani. Dibisono. Putri. Susanti, , 2022. Analisis Vegetasi Gulma di Lahan Pertanian Kelurahan Simalingkar Medan Tuntungan. Jurnal Agroteknosains. Vol. 6 No. 2: 58-66. Putra. Yudono. , & Waluyo. Perubahan Komposisi Gulma pada Sistem Tumpangsari Padi Gogo dengan Kedelai di Lahan Pasir Pantai. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal Agronom. , 46. , https://doi. org/10. 24831/jai. diakses tanggal 22 Juli 2021 UCAPAN TERIMA KASIH