Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat http://jurnal. id/index. php/adiguna WORKSHOP PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BAGI GURU SMK TRI SUKSES NATAR LAMPUNG SELATAN Elvandri Yogi Pratama1. Nurashri Partasiwi2. Riska Alfiawati3. Vivo Septa Hadiyasa4. Rahma Fajri Febriansa5 STKIP PGRI Bandar Lampung elvandriyogipratama@gmail. com, 2nurashripartasiwi@gmail. riskaalfiawati@gmail. com, 4vshadiyasa@gmail. com, 5erfajrifebriansa@gmail. Abstrak: workshop pembuatan video pembelajaran bagi guru SMK Tri Sukses natar lampung selatan bertujuan untuk memberikan informasi tentang pentingnya pemanfaatan video pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini dilaksanakan seiring dengan perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi memberikan dampak yang luar biasa terhadap perkembangan media pembelajaran. Pembelajaran tidak hanya dilakukan sebatas guru menjelaskan materi dengan metode ceramah, namun guru juga bisa menjelaskan materi menggunakan video pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya sebatas penyampaian informasi tentang video pembelajara namun guru juga harus mampu membuat atau merancang sebuah video pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Workshop dilaksanakan pada hari Sabtu 10 September 2022 bertempat di SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan. Keberhasilan kegiatan workshop terlihat saat dilakukan evaluasi oleh dosen STKIP PGRI Bandar Lampung tentang pemahaman dan penguasaan guru terhadap materi yang telah dipaparkan oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP PGRI Bandar Lampung. Hasil yang diperoleh adalah para peserta telah mampu memahami dan juga mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Video pembelajaran, guru SMK Abstract: The workshop for making learning videos for teachers at Tri Sukses Natar Lampung Selatan Vocational School aims to provide information about the importance of using learning videos in the teaching and learning process. This activity is carried out in line with technological developments. Technological developments have a tremendous impact on the development of learning media. Learning is not only limited to the teacher explaining the material using the lecture method, but the teacher can also explain the material using learning videos. This community service activity is not only limited to delivering information about learning videos but teachers must also be able to create or design a learning video according to their needs. The workshop was held on Saturday 10 September 2022 at Tri Sukses Natar Vocational School. South Lampung. The success of the workshop activity was seen when an evaluation by the STKIP PGRI Bandar Lampung lecturer regarding the teacher's understanding and mastery of the material that had been presented by the STKIP PGRI Bandar Lampung Community Service team was carried The results obtained are that the participants have been able to understand and are also able to apply it in the learning process. Keywords: Learning videos, vocational teachers Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Bagi Guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan PENDAHULUAN Pendidikan merupakan upaya untuk mempersiapkan generasi muda dalam perkembangan zaman. Dengan demikian pendidikan harus dilaksanakan sebaik pendidikan yang berkualitas dan mampu meningkatkan kualitas sumber daya Kunci keberhasilan suatu Pendidikan pembelajaran yang terjadi. Pembelajaran pada hakikatnya adalah suatu proses mengatur, mengorganisasi lingkungan yang ada disekitar peserta didik, sehingga dapat menumbuhkan dan mendorong peserta didik untuk melakukan proses Pembelajaran juga dikatakan sebagai proses memberikan bimbingan atau bantuan kepada peserta didik dalam melakukan proses belajar. Permasalahan yang sering dihadapi dalam dunia pendidikan adalah lemahnya proses Dalam proses kegiatan belajar mengajar, siswa lebih banyak belajar secara teori. Pembelajaran di kelas lebih diarahkan pada kemampuan anak untuk memahami materi pelajaran. Sedangkan teori yang dipelajari siswa sehari-hari. Hal menyebabkan siswa kurang mengerti lebih dalam dari materi yang dipelajari. Dalam kegiatan belajar mengajar, mengembangkan potensi dan kreativitas Sehingga siswa dapat mempunyai pengetahuan tidak hanya teori, namun bisa mempraktekannya guna untuk masa yang akan datang dalam perkembangan Perkembangan teknologi memberikan dampak yang signifikan pada bidang Proses pembelajaran tidak terlepas dari media, metode, dan hasil Media dapat digunakan sebagai sarana dalam memberikan materi pendidikan yang disampaikan oleh guru kepada siswa. Sedangkan metode belajar mengatur pada pengorganisasian bahan ajar dan strategi penyampaiannya. Selanjutnya hasil belajar diukur dengan efektif dan efisien untuk mengetahui kemampuan dan minat siswa terhadap mata pelajaran. Media pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran akan berjalan maksimal apabila guru menggunakan media pembelajaran yang sesuai atau Media dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. Pemanfaatan media menjadi salah satu yang dapat digunakan dalam kegiatan belajar yang sistematis dari pendidik kepada peserta didik. Prinsipprinsip pemanfaatan juga dikaitkan dengan karakteristik pembelajar. Sesorang yang belajar mungkin memerlukan bantuan keterampilan visual atau verbal agar dapat menarik keuntungan dari praktik atau sumber belajar (Darmawan. Perkembangan teknologi memberikan pengaruh besar dalam dunia Pendidikan. Salah satunya adalah terciptanya berbagai media yang mampu memfasilitasi proses Dengan memanfaatkan teknologi, proses pembelajaran dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Saat ini dalam proses pembelajaran harus ada inovasi yag menarik. Salah satu cara untuk menghasilkan proses pembelajaran matematika yang menarik adalah dengan memanfaatkan video sebagai sumber dan media pembelajaran. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa orang lebih tertarik belajar menggunakan media video daripada belajar melalui media teks dan gambar diam (Fadhli, 2. Proses menyenangkan bisa dibangun dengan menghadirkan media pembelajaran dalam bentuk video . udio visua. Belajar melalui video akan memudahkan guru Elvandri Yogi Pratama. Nurashri Partasiwi. Riska Alfiawati. Vivo Septa Hadiyasa. Rahma Fajri Febriansa Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. pembelajaran, juga memudahkan peserta didik memahami konteks mata pelajaran. Video sebenarnya berasal dari bahasa Latin, video-vidivisum yang artinya melihat . empunyai daya penglihata. dapat melihat. Media video merupakan salah satu jenis media audio visual. Media audio visual adalah media yang mengandalkan indera pendengaran dan Berdasarkan pengertian video ini dapat dipahami bahwa video dapat diterapkan dalam berbagai hal dalam proses belajar Video tidak hanya dapat digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran yang menarik, tetapi dapat juga diolah untuk menyajikan soal-soal dan langkah-langkah cara pengerjaanya. Video pembelajaran merupakan salah satu media yang memiliki unsur audio dan Sebagai media pembelajaran, video berperan sebagai pengantar informasi dari guru kepada siswa (Hadi. Pembelajaran yang dilakukan dengan media video efektif membuat anak bisa menerima pembelajaran yang diberikan kepadanya (Putri, 2. Video pembelajaran interaktif adalah media mengkombinasikan unsur suara, gerak, gambar, teks, ataupun grafik yang bersifat interaktif untuk menghubungkan media penggunanya (Prastowo, 2. Video interaktif berisi tuntunan praktis secara tepat sasaran, disajikan lewat presentasi audio visual . ambar dan suar. yang dilengkapi dengan suara penuntun berbahasa Indonesia yang jelas dan mudah dipahami dan dikemas dalam program autorun, sehingga dengan CD interaktif siswa dapat belajar secara mandiri setiap saat dan akan sangat menunjang bagi pendalaman materi. dalam video interaktif, terjadi interaksi atau hubungan timbal balik antara pengguna dengan media itu sendiri (Niswa, 2. Suatu media dikatakan interaktif apabila terjadi keterlibatan antara peserta didik dengan media tersebut, sehingga peserta didik tidak hanya sekedar melihat atau mendengarkan materi di dalam media tersebut saja (Yasa & dkk, 2. Salah satu komponen penting yang harus ada di dalam video interaktif adalah perangkat Komputer digunakan secara terintegrasi di dalam pembelajaran. Dengan demikian, akan terjadi interaksi antara pengguna dengan komputer Dalam hal ini, komputer berperan sebagai media yang dapat membantu guru di dalam menjelaskan materi pembelajaran (Priyanto, 2. Selain itu, komputer juga digunakan sebagai pembuat program aplikasi untuk video yang sedang dikembangkan, sekaligus sebagai alat untuk menayangkan hasil akhir video yang telah dibuat. Namun kendala yang terjadi di lapangan adalah masih banyak guru yang bingung dalam menyiapkan atau membuat video pembelajaran interaktif. Permasalahan tersebut tentunya tidak bisa didiamkan begitu saja, harus dicarikan jalan keluar atau solusinya. Menyikapi masalah tersebut. STKIP PGRI Bandar Lampung memiliki rasa kepedulian terhadap masalah yang terjadi dalam dunia Pendidikan, terutama dalam proses Sehingga STKIP PGRI Bandar Lampung mengirimkan tim pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan penyuluhan kepada guruguru di SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan. Kegiatan tersebut berupa Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Bagi Guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan. METODE Kegiatan masyarakat dengan judul workshop pembuatan video pembelajaran bagi guru Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Bagi Guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 10 September 2022. Kegiatan workshop dilaksanakan di SMK Tri Sukses Natar yang beralamat di Jl. Serbajadi II. Pemanggilan. Kec. Natar. Kab. Lampung Selatan. Lampung. Kode Pos 35362. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari, dimulai pukul 08. 00 sampai dengan 16. dengan waktu istirahat 11. 30 sampai Peserta kegiatan ini adalah guru-guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan yang berjumlah 25 orang peserta terdiri dari kepala sekolah dan guru. Workshop pembuatan video pembelajaran bagi guru smk tri sukses natar lampung selatan memiliki relevansi dengan kebutuhan guru khususnya di SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan. Sebelum melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, terdapat beberapa kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan yaitu melakukan studi pustaka, menentukan waktu pelaksanaan, serta menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan selama kegiatan berlangsung. Selain itu. STKIP PGRI Bandar Lampung juga mengirimkan surat ke SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan workshop tersebut. SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan memberikan tanggapan yang sangat antusias dan memberikan dukungan sepenuhnya. Satu hari sebelum pengecekan terkait kesiapan pelaksanaan perlengkapan yang dibutuhkan dan dilanjutkan dengan menata ruangan sesuai dengan kebuthan agar kegiatan berjalan Kegiatan dimulai pukul 08. hingga pukul 16. 00 dengan susunan acara peserta menempati ruangan, pembukaan kegiatan yang dilakukan oleh kepala sekolah SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan selaku tuan rumah kegiatan dan Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat, pemaparan materi oleh tim pelaksana pengabdian kepada msyarakat dilanjutkan dengan kegiatan diskusi dan tanya jawab. Akhir kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai dokumentasi dan bahan HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan workshop pembuatan video pembelajaran bagi guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 10 September 2022 secara keseluruhan berjalan lancer. Tim pengabdian kepada masyarakat tidak mengalami kendala berarti selama melaksanakan kegiatan workshop tersebut. Pelaksanaan kegiatan workshop dibagi menjadi tiga sesi yang diisi secara bergantian oleh dosen Pendidikan Matematika dan dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Bandar Lampung. Sesi pertama dimulai dengan pemaparan materi dasar-dasar media pembelajaran berupa video interaktif yang Sesi pertama diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi antara pemateri dengan peserta tentang sejauh mana pengetahuan para guru terhadap cara memilih video pembelajaran interaktif yang sesuai. Serta kendala apa yang dialami guru ketika memilih video pembelajaran yang tepat. Sesi pertama berjalan sesuai dengan harapan antusias peserta untuk tanya jawab cukup besar. Sesi kedua dilajutkan dengan pemaparan materi tentang dasar-dasar pembuatan video pembelajaran interaktif. Sesi kedua ini membahas apa saja yang perlu disiapkan sebelum membuat video Seiring perkembangan teknologi, pembuatan video pembelajaran tidaklah harus menggunakan kamera profesional. Guru bisa memanfaatkan kamera ponsel mengingat kamera ponsel saat ini sudahmemiliki kemampuan yang baik jika digunakan untuk merekam atau membuat video pembelajaran interaktif. Sesi kedua diakhiri dengan tanya jawab tentang apa Elvandri Yogi Pratama. Nurashri Partasiwi. Riska Alfiawati. Vivo Septa Hadiyasa. Rahma Fajri Febriansa Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. saja yang diperlukan dalam pembuatan video pembelajaran hingga kesulitankesulitan yang akan dialami Ketika membuat sebuah video pembelajaran Materi yang disampaikan oleh narasumber pada sesi ketiga yaitu tentang langkah-langkah atau proses pembuatan video pembelaaran interaktif yang sesuai dengan kebutuhan proses pembelajaran. Narasumber membuat sebuah video pembelajaran, guru harus memilih materi yang memungkinkan untuk dibuatkan video Materi ketiga juga diakhiri dengan tanya jawab dan diskusi terkait dengan proses pembuatan sebuah video Penggunaan media di sekolah oleh guru dirasa belum maksimal, terkadang guru belum memiliki kreativitas dalam mengembangkan media pembelajaran. Banyak sekali fasilitas modern yang dijumpai di sekolah namun belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan dengan baik oleh guru, misalnya penggunaan Proses pembelajaran di sekolah sangat beragam tergantung kemampuan guru, kemampuan siswa dan fasilitas yang disediakan oleh Sekolah yang memiliki fasilitas yang baik dan memadai belum tentu memiliki guru yang kreatif dan inovatif. Guru terkadang memiliki keterbatasan dalam mengolah informasi dan juga mempresentasikan pembelajaran terutama pembelajaran yang bersifat abstrak di dalam kelas. Dalam pembuatan media video ini, guru dapat memanfaatkan fasilitas software computer seperti movie maker maupun pinnacle untuk merancang dan menyusun materi pembelajaran. Pemanfaatan software tersebut dapat membantu guru dalam mengembangkan media yang disesuaikan dengan materi menggunakan bantuan laptop dan Sehingga proyrktor serta fasilitas modern lainnya yang dimiliki sekolah dapat dimanfaatkan dalam proses Siswa akan mudah bosan jika guru mengajarkan pembelajaran hanya menggunakan bahasa verbal dan tidak menggunakan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari. Contoh-contoh pembelajaran yang bersifat konkret tersebut dapat ditayangkan melalui media video yang ditampilkan di depan kelas. Penggunaan aktivitas belajar karena siswa lebih mampu menyerap informasi lebih dari satu indera. Video interaktif dibuat dengan menggunakan aplikasi Adobe Flash CS6. Tim Madcoms (Wibowo, menyatakan bahwa Adobe Flash CS6 merupakan sebuah program animasi yang sudah banyak digunakan oleh para pembuat animasi . Aplikasi Adobe Flash CS6 digunakan para animator untuk membuat animasi interaktif maupun non interaktif, seperti animasi pada halaman web, animasi kartun, presentasi, portofolio sebuah perusahaan, game dan beberapa media animasi lainnya. Keunggulan program Adobe Flash Professional CS6 dibandingkan dengan program lain yang sejenis, antara lain: . Mampu membuat tombol interakif dengan sebuah movie atau objek yang lain, . Mampu membuat perubahan transparansi warna dalam movie, . Mampu membuat perubahan animasi dari satu bentuk ke bentuk lain, . Mampu membuat gerakan animasi dengan mengikuti alur yang telah Setelah seluruh materi disajikan, selanjutnya peserta diminta untuk menentukan materi apa yang akan dibuat video pembelajarannya. Peserta diberikan kesempatan untuk diskusi atau saling bertukar ide dengan peserta lain. Setiap pserta harus bisa menjelaskan rancangan Workshop Pembuatan Video Pembelajaran Bagi Guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan atau konsep video pembelajaran yang akan dibuat. Salah satu kelebihan media video pembelajaran adalah dapat menyajikan gambar bergerak pada siswa, disamping suara yang menyertainya, sehingga siswa merasa seperti berada disuatu tempat yang sama dengan program yang ditayangkan video (Daryanto, 2. Selain itu menurut Purwanto . Secara umum kelebihan media video pembelajaran . Mengatasi keterbatasan jarak dan waktu. Dapat diulang untuk menambah kejelasan. Pesan yang disampaikan cepat dan mudah . Mengembangkan pikiran, imajinasi dan pendapat siswa. Memperjelas hal-hal yang abstrak dan memberikan gambaran yang lebih relistis. Sangat baik menjelaskan suatu proses dan ketrampilan, mampu menunjukkan rangsangan yang sesuai dengan tujuan dan respon yang diharapkan dari siswa. Semua siswa dapat belajar baik yang pandai ataupun yang kurang pandai. Menumbuhkan minat dan motivasi Dalam interaktif harus terjadi interaksi atau hubungan timbal balik antara pengguna dengan media itu sendiri. Hal ini sejalan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Yasa, dkk bahwa suatu media dikatakan interaktif apabila terjadi keterlibatan antara peserta didik dengan media tersebut sehingga peserta didik tidak hanya sekedar melihat atau mendengarkan materi di dalam media tersebut saja (Wardani & Syofyan, 2. Untuk pembelajaran, tentunya berbeda dengan pembuatan video untuk keperluan pribadi. Menurut Daryanto . , langkahlangkah pembelajaran adalah menentukan ide, merumuskan tujuan, melakukan survey atau mengumpulkan bahan materi, membuat garis besar isi, membuat treatment, membuat story board, dan menulis naskah. Menurut Riyana . untuk menghasilkan video pembelajaran yang penggunanya maka pengembangan video karakteristik video pembelajaran, yaitu bersahabat/akrab dengan penggunanya, representasi isi, visualisasi dengan media, menggunakan resolusi yang tinggi, dapat digunakan secara klasikal atau individu. Karakteristik tambahan sebagai video pembelajaran interaktif adalah adanya tambahan tombol-tombol navigasi yang dapat digunakan untuk mengoperasikan video pembelajaran. Selain itu juga disediakan program animasi yang dapat dijalankan, sehingga diharapkan siswa lebih mudah dalam memahami suatu konsep materi pelajaran. Berdasarkan apa yang diperoleh dari pemanfaatan video pembelajaran di sekolah bahwa media yang digunakan dapat menyampaikan pesan maupun konsep yang diajarkan kepada siswa. Pesan maupun konsep yang dimaksud diberikan oleh guru. Oleh karena itu seorang guru haruslah kreatif dalam memilih suatu media pembelajaran yang sesuai dengan materi, tujuan, karakteristik siswa dan juga fasilitas di sekolah. Media yang baik adalah media yang mampu pembelajaran menjadi meningkat. Dengan peningkatakan tersebut, diharapkan siswa mampu memahami konsep lebih baik dan Berdasarkan pendapat Edgar Dale, penggunaan media video dapat meningkatkan daya ingat siswa mencapai 50%. Agar lebih maksimal penggunaan media video dapat dikolaborasikan dengan pengerjaan LKS (Lembar Kegiatan Sisw. dalam suatu mempresentasikan hasil diskusi. Berdasarkan hasil evaluasi, terlihat bahwa peserta workshop pembuatan video pembelajaran bagi guru SMK Tri Sukses Natar Lampung Selatan mampu membuat Elvandri Yogi Pratama. Nurashri Partasiwi. Riska Alfiawati. Vivo Septa Hadiyasa. Rahma Fajri Febriansa Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Vol. No. pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan selama proses pembelajaran Hasil tersebut sesuai dengan target atau harapan tim Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP PGRI Bandar Lampung. SIMPULAN Berdasarkan workshop pembuatan video pembelajaran bagi guru smk tri sukses natar lampung selatan dapat disimpulkan bahwa seiring perkembangan teknologi, guru harus mampu membuat atau menyiapkan video pembelajaran sesuai dengan kebutuhan guru harus mampu berkreasi atau kreatif Mengingat akan besarnya manfaat yang diperoleh dari kegiatan tersebut, kegiatan serupa dapat dilakukan berulang dengan diikuti pengembangan materi kegiatan. DAFTAR PUSTAKA