Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 20 Nomor 2. Desember 2024 p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 ANALISIS KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PETANI DALAM MENINGKATKAN TARAF HIDUP DI PT AL FATIH PORANG. INDONESIA Analysis of the Socio-Economic Life of Farmers in Improving the Standard of Living at PT Al Fatih Porang. Indonesia Muhammad Faisal Saade. Aminuddin Saade. Annisa. Ramlan. Ariel. Fitrani R. Pendidikan Vokasional Teknik Pertanian. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiah Sidendreng Rappang Jurusan Pertanian. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Program Studi Agribisnis. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Muhammadiah Sidendreng Rappang, *e-mail: faisalsaade07@gmail. Received : 27 Juli 2024: Accepted : 25 Desember 2024 ABSTRAK PT Alfatih Porang Indonesia adalah perusahaan agribisnis yang mengkhususkan diri dalam budidaya porang modern, bermitra dengan petani lokal untuk mengelola lahan. Penelitian ini mengevaluasi dampak program pemberdayaan yang dilakukan perusahaan terhadap standar hidup petani di Kabupaten Sidenreng Rappang. Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi langsung untuk mengetahui perkembangan taraf ekonomi masyarakat tani mitra dan faktor yang mempengaruhi hal tersebut di PT. Al-Fatih Porang Indonesia. Temuan menunjukkan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani, serta penguatan hubungan sosial dan solidaritas. Namun, akses terhadap layanan kesehatan tetap menjadi tantangan yang harus diatasi untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan kualitas hidup petani. Responden terdiri dari 40 petani yang bermitra dengan PT Al-Fatih, dipilih melalui purposive sampling, dengan sebagian besar berpendidikan SMA. Rata-rata pendapatan rumah tangga meningkat dari Rp2. 000 menjadi Rp3. 000, yang merupakan kenaikan sebesar 61,9% setelah bergabung dengan kemitraan. Meski peningkatan pendapatan berdampak positif pada kesejahteraan petani, termasuk aspek pendidikan dan kesehatan, akses dan biaya layanan kesehatan tetap menjadi masalah signifikan. Studi ini menekankan pentingnya dukungan komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup petani. Selain itu, studi ini menyoroti perubahan sosial positif yang dihasilkan dari program pemberdayaan, seperti pembentukan kelompok tani, peningkatan kerja sama, dan dukungan sosial, yang telah menciptakan komunitas pertanian yang lebih kohesif dan produktif. Kata kunci: Al-Fatih Porang. Pemberdayaan Petani dan Pendapatan ABSTRACT PT Alfatih Porang Indonesia is an agribusiness company specializing in modern porang cultivation, partnering with local farmers to manage land. This study evaluates the impact of the company's empowerment programs on the living standards of farmers in Sidenreng Rappang Regency. South Sulawesi. Data were collected through surveys, interviews, and direct observations to analyze changes in household income and the socio-economic effects of this partnership. The findings indicate an increase in farmers' income and welfare, alongside strengthened social relationships and solidarity. However, access to healthcare services remains a challenge that must be addressed to support overall sustainability and quality of life improvement for farmers. Respondents included 40 farmers working with PT Al-Fatih, selected through purposive sampling, with most having high school education. Average household income increased from IDR 2,100,000 to IDR 3,400,000, representing a 61. 9% rise after joining the partnership. While the increase in income has positively impacted farmersAo welfare, including education and health aspects, healthcare access and costs remain significant The study underscores the importance of comprehensive support to improve the quality of life for Diterbitkan Oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa http://ejournal. polbangtan-gowa. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 20 Nomor 2. Desember 2024 p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 Additionally, it highlights the positive social changes resulting from the empowerment program, such as forming farmer groups, increased cooperation, and mutual support, which have fostered a more cohesive and productive farming community. Keywords: Al-Fatih Porang. Farmer Empowerment and Income PENDAHULUAN Indonesia adalah negara agraris yang Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian di bidang bertanian. Sebagian besar penduduk mayoritas tinggi di pedesaan dan menggantungkan hidupnya pada sektor primer khususnya pertanian. Pertanian adalah salah satu sumber pendapatan dan ekonomi bagi manusia,dengan mempunyai tanah dan tanaman yang subur bisa menjadikan seseorang bisa mencapai kebutuhan hidupnya sehari- hari (Lumentut et al. , 2. PT. Al-Fatih Porang Indonesia secara geografis adalah perusahaan yang terletak di sebelah Utara Kota Makassar dan masuk administrasi wilayah di Kecamatan Sidenreng Rappang. Kabupaten Sidrap. Sulawesi Selatan. PT. Al-Fatih Porang Indonesia bergerak pada usaha pengembangan agribisnis porang dengan sistem budidaya modern di atas lahan kebun seluas 50 ha dan terus berkembang hingga saat ini dengan luas lahan kebun budidaya mencapai 90 ha. Sebagian besar penduduk yang bermukim di sekitar lokasi perusahan adalah petani dan pekebun, sehingga perusahaan merekrut mereka sebagai petani yang mengelola kebun perusahaan dan sekaligus sebagai mitra Perusahaan (Ramadhan & Anita, 2. Pemberian edukasi kepada para petani porang bagaimana cara membudidayakan porang dengan baik dengan benar dengan pengalaman uji coba berkali-kali oleh perusahaan, bagaimana memilih bibit porang, menyedikan pasar untuk para petani sebagai tempat menjual hasil produksi porang (Aprilia et al, 2. Pendidikan dapat meningkatkan kemungkinan keberhasilan dalam setiap upaya. Dengan demikian, mendiversifikasi sumber pendapatan rumah tangga untuk mengurangi risiko dan meningkatkan kestabilan Penelitian mengenai kehidupan sosial ekonomi petani dalam meningkatkan taraf hidup cukup banyak dilakukan (Agric et al. , 2024. Pangkur et al. , 2020. Rasoki & Nurmalia, 2023. Suliani et al. , 2. Namun, di Sulawesi Selatan, penelitian yang mengangkat mengenai komoditi porang belum banyak yang melakukan. Pertanyaan yang menarik untuk dikaji yaitu dampak sosial dan ekonomi yang mempengaruh perkembangan porang dan strategi apa yang dilakukan untuk pengembangan selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkembangan taraf ekonomi masyarakat tani mitra dan faktor yang mempengaruhi hal tersebut di PT. Al-Fatih Porang Indonesia. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret-Mei 2024. Penelitian di lakukan di PT. Al-Fatih porang Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang. Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi langsung pada sejumlah petani yang menjadi mitra Perusahaan. Dalam konteks pertanian, peningkatan taraf hidup petani menjadi fokus utama berbagai inisiatif dan program yang dijalankan oleh perusahaan PT. AlFatih Porang Indonesia. Penelitian ini bertujuan pemberdayaan PT. Al-Fatih Porang Indonesia terhadap taraf hidup petani serta mengidentifikasi perubahan dalam hubungan sosial dan solidaritas antar petani setelah mereka bergabung dalam program pemberdayaan tersebut. Survei Metode penelitian dan survei adalah dua pendekatan yang berbeda namun sering digunakan dalam dunia akademis dan riset untuk mengumpulkan data, analisis, dan memahami fenomena tertentu. Survei ini bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai dampak kemitraan dengan PT Alfatih Porang Indonesia terhadap pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga petani. Survei dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan gambaran. Wawancara Wawancara merupakan salah satu metode pengumpulan data kualitatif yang sangat berguna Diterbitkan Oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa http://ejournal. polbangtan-gowa. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 20 Nomor 2. Desember 2024 dalam penelitian pertanian, terutama untuk mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai pengalaman, pandangan, dan persepsi petani terhadap program kemitraan seperti yang dilakukan oleh PT Alfatih Porang Indonesia. Menggunakan analisis Kualitatif Deskriptif untuk mengetahui dampak dari pemberdayaan dari segi konsep kehidupan social ekonomi keluarga petani, perubahan pendapatan, layanan Kesehatan. Perubahan dalam social dan solidaritas di antara petani dan perubahan hubungan sosial dan solidaritas setelah bergabung dengan program di Al- Fatih Porang Indonesia. HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep Kehidupan Sosial Ekonomi Keluarga Petani Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, terutama di daerah pedesaan di mana mayoritas penduduknya mengandalkan pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama mereka. Namun, petani sering menghadapi tantangan seperti akses pasar yang terbatas, teknologi pertanian yang kurang maju, dan fluktuasi harga hasil pertanian yang tidak Dalam konteks ini, perusahaan agribisnis seperti PT Alfatih Porang Indonesia hadir sebagai meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program kemitraan. Kenyataan yang harus diakui bahwa sektor pertanian di Indonesia sebagian besar dibangun oleh petani dengan skala usaha yang relatif kecil. Keadaan pelaku usaha pertanian tersebut setiap tahun semakin bertambah jumlahnya dengan tingkat kesejahteraan yang masih rendah. Masih rendahnya taraf kesejahteraan petani terlihat dari hasil Sensus Pertanian (SP) 2003 yang dibandingkan dengan SP 1993. Skala usaha pertanian yang kecil menghambat petani meningkatkan pendapatannya sehingga sulit keluar dari lingkaran kemiskinan. Masyarakat petani miskin selain luas usahataninya yang sempit, juga disebabkan oleh: produktivitas yang rendah. infrastruktur terbatas. aksesibilitas rendah terhadap modal, teknologi, informasi, dan pasar. rendahnya kapasitas petani (Anantanyu, 2. Responden dalam penelitian ini sebanyak 40 petani dengan pertimbangan bahwa petani p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 tersebut merupakan petani yang bermitra dengan PT. Al-Fatih, pemilihan petani dilakukan dengan Purposive Sampling, dengan rata-rata Pendidikan SMA sebanyak 37 orang dan sarjana sebanyak 3 orang (Tabel. Tabel 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Petani mitra di Al-Patih Porang Indonesia Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase (%) SMP SMA DIPLOMA S1/S2/S3 Total Sumber : Data Primer, 2024 Perubahan Pendapatan Rumah Tangga Petani PT Al Fatih Porang Indonesia merupakan perusahaan agribisnis yang tidak hanya berfokus pada produksi dan pengolahan porang, tetapi juga pada pemberdayaan petani lokal. Perusahaan bekerja sama dengan petani melalui program kemitraan, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Penelitian ini pendapatan rumah tangga petani yang terlibat dalam kemitraan dengan PT Al Fatih Porang Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta memberikan rekomendasi strategis untuk menjaga dan meningkatkan kesejahteraan petani. Rata-rata perubahan pendapatan rumah tangga petani setelah bergabung dengan kemitraan PT Al Fatih Porang Indonesia berdasarkan 40 responden disajikan pada Tabel 2. Tabel 2. Perubahan Pendapatan Petani Mitra PT AL Fatih Keterangan Pendapatan Sebelum Kemitraan (R. Pendapatan Setelah Kemitraan (R. Nilai Rata-rata Perubahan Pendapatan (R. Persentase Perubahan (%) Sumber : Data Primer, 2024 Dimana Pendapatan Sebelum Kemitraan mengacu pada rata-rata pendapatan rumah tangga Diterbitkan Oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa http://ejournal. polbangtan-gowa. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 20 Nomor 2. Desember 2024 petani sebelum mereka bergabung dengan Pendapatan Setelah Kemitraan adalah rata-rata pendapatan rumah tangga petani setelah mereka bergabung dengan kemitraan. Perubahan Pendapatan menggambarkan rata-rata selisih antara pendapatan setelah dan sebelum kemitraan, sedangkan Persentase Perubahan menunjukkan rata-rata persentase perubahan pendapatan tersebut. Pendapatan dan Ekonomi Petani Keluarga merupakan seluruh anggota yang memiliki ikatan darah. Dalam satu keluarga terdapat orang tua . apak dan ib. dan anak . ika Orang tua umumnya kurang memiliki kesadaran, minat, dan pemahaman terhadap peran dan tanggung jawabnya dibandingkan dengan pihak lain yang menduduki posisi strategis dalam pengelolaan keluarga sebagai lembaga pendidikan. Kerja adalah apa yang dibutuhkan manusia, dimana kebutuhan ada dalam diri manusia yang membentuk tujuan yang perlu dicapai seiring berjalannya waktu (Kamal, 2. Untuk mencapai tujuan ini. Masyarakat didorong untuk melakukan aktivitas yang disebut bekerja. Pekerjaan merupakan kegiatan utama manusia dan pekerjaan dilakukan untuk menghasilkan uang bagseseorang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya (Tuwu. Orang tua berperan penting dalam membentuk perilaku anak. Anak-anak masih membutuhkan bimbingan sejak dini terutama bimbingan dari orang-orang sekitarnya (Kamsi et , 2. Peningkatan taraf hidup petani menjadi salah satu fokus utama dalam program pemberdayaan PT Al Fatih Porang Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi tentang pendapatan sebelum bergabung di PT Al Fatih porang Indonesia dan sesudah bergabung di PT. Al-Fatih Porang Indonesia. Penghasilan yang didapatkan sebelum bergabung di PT Al Fatih porang Indonesia beberapa pekerja belum mendapatkan penghasilan, sedangkan setelah bekerja di PT Al Fatih porang Indonesia mereka para petani mendapatkan penghasilan yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga para petani. Dengan pendapatan yang lebih tinggi, petani dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya, termasuk dalam aspek pendidikan dan Kesehatan (Adhani et al. , 2. p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 Layanan Kesehatan Petani Mitra Kesehatan merupakan faktor yang Kesehatan merupakan aksebilitas yang terjangkau atau tidaknya dalam kehidupan masyarakat dan infrastruktur kesehatan sebaiknya harus menyentuh masyarakat luas di pedesaan maupun perkotaan. Seperti yang kita ketahui tidak semua penduduk tinggal di daerah perkotaan, kebanyakan masih tinggal di pedesaan yang mayoritas infrasrukturnya berada di perkotaan. Dan tentu juga mengenai tersedianya tenaga pelayan kesehatan merupakan hal yang harus dipenuhi dalam mewujudkan pembangunan di bidang Kesehatan (Sihombing et , 2. Layanan kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk petani yang berpartisipasi dalam program pemberdayaan PT Al Fatih Porang Indonesia. Meskipun ada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi, beberapa petani masih menghadapi tantangan dalam mengakses layanan kesehatan yang memadai. Banyak petani yang tinggal di daerah terpencil dengan akses terbatas ke fasilitas kesehatan. Jarak yang jauh ke puskesmas atau rumah sakit membuat mereka enggan untuk melakukan pemeriksaan rutin atau mendapatkan perawatan medis saat dibutuhkan. Meskipun pendapatan petani meningkat setelah bergabung dengan PT Al Fatih Porang Indonesia, biaya layanan kesehatan masih menjadi beban bagi sebagian besar petani. Kurangnya asuransi kesehatan atau program bantuan kesehatan membuat mereka harus mengeluarkan biaya yang signifikan untuk perawatan medis. Banyak petani yang kurang memiliki kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit. Kurangnya pendidikan kesehatan dan informasi tentang layanan kesehatan yang tersedia membuat mereka tidak memprioritaskan kesehatan. Perubahan dalam Sosial dan Solidaritas di Antara Petani Petani adalah makhluk rasional yang mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas dalam melakukan suatu tindakan. Demikian juga petani di PT Al Fatih porang Indonesia yang awalnya mereka tidak memiliki bekerja untuk menafkahi keluarganya, setelah bergabung pada Perusahaan Diterbitkan Oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa http://ejournal. polbangtan-gowa. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 20 Nomor 2. Desember 2024 PT Al Fatih porang Indonesia dan mengubah kehidupan ekonomi lebih baik dari sebelumnya. Hubungan sosial dan solidaritas di antara pemberdayaan dan kesejahteraan komunitas. Program pemberdayaan PT Al Fatih Porang Indonesia meningkatkan pendapatan petani tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara mereka. Perubahan Hubungan Sosial dan Solidaritas Setelah Bergabung dengan Program Setelah bergabung dengan PT Al Fatih Porang Indonesia, terjadi perubahan signifikan dalam hubungan sosial dan solidaritas di antara petani yang dapat dilihat pada Gambar1. Pembentukan Kelompok Tani Dukungan Sosial Perubahan dalam sosial dan solidaritas di antara Peningkatan n Kerja Sama dan Gotong Royong Komunikasi dan Pertemuan Rutin Gambar 1. Skema Perubahan dalam Sosial dan Solidaritas di Antara Petani Skema tersebut menjelaskan bahwa pada pembentukan Kelompok Tani, suatu program pemberdayaan mendorong pembentukan kelompok tani dimana petani bekerja sama dalam budidaya porang, berbagi pengetahuan, dan saling mendukung dalam mengatasi tantangan (Siregar. Kelompok tani ini tidak hanya bertujuan memperkuat jaringan sosial di antara para petani. Mereka dapat saling bertukar pengalaman dan teknik terbaru dalam budidaya porang, yang pada gilirannya meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan bersama. p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 Peningkatan Kerja Sama dan Gotong Royong: Petani mulai lebih sering melakukan kerja sama dan gotong royong (Mulia, 2. , baik dalam kegiatan pertanian maupun kegiatan sosial lainnya. Gotong royong menjadi fondasi dalam menyelesaikan berbagai masalah pertanian dan menjadi ajang kebersamaan yang memperkuat ikatan sosial di antara mereka. Kerja sama ini mencakup berbagai aspek mulai dari penyiapan lahan hingga panen, serta kegiatan-kegiatan sosial yang mempererat hubungan kekeluargaan. Komunikasi dan Pertemuan Rutin: Pertemuan rutin kelompok tani memberikan kesempatan bagi petani untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan membahas masalah bersama. Pertemuan ini menjadi forum penting di mana mereka dapat menyampaikan masalah yang dihadapi dan mencari solusi secara kolektif. Selain itu, pertemuan rutin juga menjadi sarana edukasi yang efektif, di mana informasi tentang teknologi baru dan praktik pertanian yang lebih efisien dapat disebarluaskan kepada semua anggota kelompok. Dukungan Sosial: Solidaritas meningkat dengan adanya dukungan sosial, di mana petani saling membantu dalam situasi darurat, seperti sakit atau kebutuhan mendesak lainnya (Devi, et al. Mulia, 2. Dukungan sosial ini mencakup bantuan finansial, moral, dan tenaga, yang semuanya sangat berharga bagi petani dalam menghadapi masa-masa sulit. Solidaritas yang kuat ini juga meningkatkan rasa kebersamaan dan keterikatan emosional di antara para petani, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan Penelitian ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dilakukan oleh PT Al Fatih Porang Indonesia berhasil memperkuat hubungan sosial dan solidaritas di antara petani. Pembentukan kelompok tani, peningkatan kerja sama dan gotong royong, serta perluasan dukungan sosial telah mengubah dinamika sosial dalam komunitas petani menjadi lebih positif dan Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa program pemberdayaan harus mencakup akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan untuk memperluas dampak positifnya. Strategi peningkatan layanan kesehatan, seperti penyediaan fasilitas kesehatan yang mudah diakses dan program edukasi kesehatan, dapat membantu Diterbitkan Oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa http://ejournal. polbangtan-gowa. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 20 Nomor 2. Desember 2024 mengatasi tantangan ini. Selain itu, penguatan dukungan sosial melalui pembentukan kelompok tani, peningkatan kerja sama dan gotong royong, serta pertemuan rutin harus terus didorong untuk memperkuat solidaritas dan kohesi komunitas Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan dan program pemberdayaan yang lebih komprehensif dan KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, penelitian menunjukkan bahwa kemitraan dengan PT. Al-Fatih Porang Indonesia telah memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi petani. Dengan pendapatan yang lebih tinggi, petani dapat memenuhi sehari-hari kesejahteraan keluarga, termasuk dalam aspek pendidikan dan kesehatan. Peningkatan ini juga dipengaruhi oleh pendidikan dan pelatihan yang disediakan oleh perusahaan, yang memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani dalam budidaya porang yang lebih baik dan meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian. Selain itu, program pemberdayaan ini juga berhasil memperkuat hubungan sosial dan solidaritas di antara petani. Pembentukan kelompok tani, peningkatan kerja sama, dan gotong royong menciptakan komunitas petani yang lebih kohesif dan saling mendukung. Namun, meskipun terjadi peningkatan pendapatan, akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan bagi sebagian petani. Jarak yang jauh ke fasilitas kesehatan dan biaya yang tinggi merupakan hambatan utama yang perlu Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pemberdayaan PT. Al-Fatih Porang Indonesia meningkatkan taraf hidup petani, baik secara ekonomi maupun sosial. Namun, upaya lebih lanjut diperlukan untuk memastikan akses layanan kesehatan yang memadai dan keberlanjutan program ini. p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 DAFTAR PUSTAKA