Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA DINI MELALUI IRINGAN ALAT MUSIK GITAR DAN PIANIKA Sherly Sabhira Universitas Jambi sherlyysabhiraa@gmail.com Christin Natalia Purba Universitas Jambi christinjbii@gmail.com Nur Khalisah Universitas Jambi nurkhalisa688@gmail.com Sri Indriani Harianja Universitas Jambi sriindrianiharianja@unja.ac.id Nyimas Muazzomi Universitas Jambi nyimas.muazzomi@unja.ac.id Abstrak Kecerdasan musikal pada anak usia dini merupakan kemampuan memahami, memproduksi, dan mengekspresikan musik yang mencakup ritme, nada, harmoni, dan ekspresi. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran alat musik gitar dan pianika dalam meningkatkan kecerdasan musikal serta perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber, termasuk jurnal ilmiah dan buku referensi yang membahas keterkaitan antara musik dan perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gitar dan pianika dalam pembelajaran dapat membantu anak memahami konsep musik secara lebih mendalam, meningkatkan daya ingat musikal, serta memperkuat koordinasi tangan dan jari, yang berkontribusi pada perkembangan motorik halus. Selain itu, aktivitas musik yang dilakukan dalam kelompok juga mampu meningkatkan keterampilan sosial anak. Pembelajaran berbasis musik yang mengombinasikan permainan dan instrumen terbukti lebih efektif dalam menumbuhkan minat serta keterampilan musikal anak usia dini. Selain aspek musikal, penggunaan alat musik juga memberikan dampak positif terhadap keterampilan kognitif anak. Anak-anak yang terbiasa bermain musik cenderung memiliki fokus dan konsentrasi yang lebih baik, serta mampu mengenali pola bunyi dengan lebih akurat. Kegiatan ini juga melatih koordinasi antara tangan dan mata, yang berperan penting dalam kesiapan menulis anak. Penting bagi pendidik PAUD untuk mendapatkan pelatihan yang memadai dalam pengajaran musik agar mampu mengoptimalkan pembelajaran berbasis alat musik sederhana. Dengan demikian, pendidikan musik sejak dini tidak hanya berdampak pada kecerdasan musikal, tetapi juga pada keterampilan motorik, sosial, dan kognitif anak. Studi ini merekomendasikan integrasi musik sebagai bagian dari kurikulum PAUD untuk mendukung perkembangan anak secara holistik. Kata Kunci: kecerdasaan musikal, gitar, pianika, anak usia dini, instrumen P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 1 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 Abstract Musical intelligence in early childhood is the ability to understand, produce, and express music that includes rhythm, tone, harmony, and expression. This study aims to explore the role of guitar and pianica musical instruments in improving musical intelligence and fine motor development in early childhood. The method used in this study is a literature study by analyzing various sources, including scientific journals and reference books that discuss the relationship between music and child development. The results of the study indicate that the use of guitar and pianica in learning can help children understand the concept of music more deeply, improve musical memory, and strengthen hand and finger coordination, which contributes to fine motor development. In addition, musical activities carried out in groups can also improve children's social skills. Music-based learning that combines games and instruments has been shown to be more effective in fostering interest and musical skills in early childhood. In addition to the musical aspect, the use of musical instruments also has a positive impact on children's cognitive skills. Children who are accustomed to playing music tend to have better focus and concentration, and are able to recognize sound patterns more accurately. This activity also trains hand and eye coordination, which plays an important role in children's writing readiness. It is important for PAUD educators to receive adequate training in music teaching in order to optimize simple musical instrument-based learning. Thus, early music education not only impacts musical intelligence, but also children's motor, social, and cognitive skills. This study recommends the integration of music as part of the PAUD curriculum to support holistic child development. Keywords: musical intelligence, guitar, piano, early childhood, instrument PENDAHULUAN keterampilannya. Oleh karena itu, Anak usia dini disebut “masa keemasan” prasekolah harus menawarkan berbagai karena anak tumbuh dan berkembang kegiatan untuk mengembangkan seluruh dengan sangat cepat. Anak mengalami aspek perkembangan meliputi perkembangan tersebut adalah kognitif, sosial, bahasa, fisik, emosional dan seni. Namun emosional dan bahasa. Masing-masing tidak hanya lima aspek perkembangan yang faktor harus dicapai, tetapi juga aspek kecerdasan yang perkembangan fisik, tersebut mental, saling mempengaruhi, perkembangan lainnya, yang mempengaruhi aspek perkembangan kecerdasan matematik, kecerdasan visual, lainnya (Tatminingsih, 2016). Oleh karena kecerdasan itu, pendidikan anak usia dini penting untuk intrapersonal, kecerdasan interpersonal, membantu kecerdasan kinestetik, kecerdasan bahasa, dan membentuk karakter anak sejak dini. Menurut naturalis, linguistic, kecerdasan dan kecerdasan musik. Oleh karena itu, 2023) kami mengambil materi terkait kecerdasan Pendidikan bagi anak usia ini merupakan musikal , Kecerdasan musikal ini juga salah pendidikan mendorong (Nursalsabila, kecerdasan Bidang menghalangi satu aspek perkembangan mengembangkan seperti anak. yang dirancang untuk satu aspek pengembangan kecerdasan pertumbuhan dan kepada anak,Kecerdasan musik ini juga perkembangan anak guna meningkatkan P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 2 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 memungkinkan anak dapat mengenal suara Febriana & Sofyan, (2022). Kecerdasan seperti irama dan bunyi. setiap anak itu unik, jadi tidak ada dua anak Menurut D. Setiawan et al., (2022) atau lebih yang sama kemampuannya. Aktivitas seni sangat bermanfaat untuk Setiap anak dilahirkan dengan potensi yang anak usia dini dan memengaruhi kecerdasan berbeda mereka memiliki kekuatan, bakat, anak dalam proses perkembangannya. dan minat masing-masing. Kegiatan seni seperti bernyanyi, Sejalan dengan pendapat Ifadloh & menggambar, dan bermain alat musik dapat Widayati, meningkatkan kecerdasan musikal anak adalah serta memberikan pengaruh positif terhadap menyimpan nada di dalam benaknya, aspek sosial dan emosional mereka mengingat irama, dan secara emosional Sejalan dengan pendapat Maysyarah Telaumbanua et al., (2024) bahwa (2021) kecerdasan kemampuan musikal seseorang untuk terpengaruh oleh musik. Anak dengan kecerdasan ini cenderung Kecerdasan musikal merupakan salah satu mendengarkan kecerdasan yang perlu dikembangkan pada tersebut, bahkan dapat menyanyikan atau anak usia dini karena dapat berpengaruh memainkan lagu tersebut dengan nada yang pada kecerdasan lain yang ada pada diri tepat anak. Kecerdasan musikal tidak hanya lagu, senang Kecerdasan menikmati musikal lagu melibatkan mencakup kemampuan vokal atau kepekaan terhadap ritme, melodi, dan bunyi instrumen, tetapi membangun musik lainnya. Anak yang kecerdasan pemahaman mendalam terhadap elemen- musikalnya tinggi memiliki pemahaman elemen musik, ritme, melodi, harmoni, dan musik yang baik, baik secara intuitif ekspresi artistik maupun analitik Widhianawati, (2011). juga Kecerdasan musikal adalah salah Menurut Febrianti & subandji dalam satu dari banyak keterampilan kognitif yang jurnal penting untuk perkembangan anak usia dini. Kecerdasan musikal mencakup kemampuan Kecerdasan musik adalah kemampuan seseorang dalam mempersepsi, memahami, menghafal berbagai nada dan irama serta memproduksi dan mereproduksinya pertunjukan Seseorang dengan pengetahuan musik yang tahu cara kuat mampu fokus pada elemen musik mendengarkan musik, menyukai musik, seperti ritme, nada, harmoni, dan ekspresi. dan Perkembangan pengetahuan musik anak di musik. Anak-anak dapat dalam yang menyanyi/memainkan lagu dengan lirik yang tepat adalah hal yang baik P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 tingkat (Andari & Wiguna, (2023) mereproduksi musik. prasekolah hendaknya 3 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 memperhatikan perkembangan anak dan karakteristik lingkungannya, Menyediakan lingkungan memahami yang aman dan merangsang bagi anak-anak. lingkungan belajar seraya bermain. Oleh karena itu, untuk meningkatkan membatu kecerdasan anak musikalnya Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat musik gitar dan pianika dalam dapat dilakukan dengan berbagai cara salah meningkatkan kecerdasan musikal dan satunya dengan bermain pianikan dan gitar. perkembangan motorik halus anak usia dini. Kegiatan Selain itu, penelitian ini juga bertujuan bermain pianika dan gitar merupakan salah satu kegiatan yang dapat untuk memberikan wawasan menarik perhatian anak-anak. Selain itu, bagaimana dalam kegiatan ini juga dapat menjadi salah efektif dapat diterapkan di lingkungan satu cara yang efektif untuk membantu anak pendidikan anak usia dini. pembelajaran tentang musik yang mengembangkan kecerdasan musikalnya. Menurut E effendi, dkk, (2024) METODE PENELITIAN kecerdasan musikal pada anak usia dini Penelitian ini menggunakan metode memiliki kontribusi signifikan terhadap studi pustaka (literature review), yang pengembangan berbagai bertujuan kognitif, kemampuan seperti kemampuan untuk mengkaji penelitian berpikir terdahulu mengenai penggunaan alat musik kreatif, memori, dan pemecahan masalah. gitar dan pianika dalam mendukung Selain itu, kegiatan musikal pada usia dini kecerdasan musikal dan perkembangan juga berperan penting dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini. Sumber keterampilan sosial anak, seperti kerjasama, literatur yang dianalisis meliputi jurnal komunikasi, dan penghargaan terhadap ilmiah, perbedaan. penelitian yang dipublikasikan dalam kurun Bermain Musik untuk Anak-anak juga Mendorong ekspresi diri anak dan keterampilan motorik, buku referensi, dan laporan waktu 2017-2023. Kajian ini berfokus pada bagaimana Meningkatkan alat musik sederhana dapat digunakan kepercayaan diri, Memberikan pengetahuan dalam pembelajaran anak usia dini serta tentang dampaknya permainan perkembangan dan terhadap perkembangan Membantu musikal dan keterampilan motorik mereka. keterampilan Penelitian ini tidak melibatkan observasi mendengarkan anak-anak, Membantu anak- atau eksperimen langsung di lapangan, anak belajar dan berinteraksi dengan tetapi lebih berfokus pada teknik analisis mengembangkan musikal, musik P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 4 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 tematik yaitu degan menganalisis temuan- Selain itu, penelitian oleh Pratiwi et temuan sebelumnya yang berkaitan dengan al. (2023) menemukan bahwa keterampilan efektivitas penggunaan alat musik dalam motorik halus anak meningkat signifikan mendukung perkembangan musikal dan ketika mereka memainkan pianika secara motorik halus anak usia dini. rutin, karena koordinasi tangan dan jari yang lebih aktif terlatih. Musik juga terbukti HASIL DAN PEMBAHASAN Menurut mampu meningkatkan keterampilan sosial Ningsih (2020), anak dengan mendorong kerja sama dan penggunaan alat musik perkusi dalam interaksi dalam kegiatan kelompok pembelajaran PAUD dapat meningkatkan Virganta, (2023). Ketika anak-anak kecerdasan musikal anak dengan membantu memainkan mereka mengenali pola ritme dan melodi. mengoordinasikan Studi lain oleh Rahmayanti et al. (2022) gerakan jari mereka pada tuts, yang melatih menunjukkan alat keterampilan motorik halus mereka secara musik modern seperti gitar dan pianika intensif. Hal serupa terjadi pada gitar, di lebih menarik bagi anak-anak dibandingkan mana anak-anak harus menekan senar permainan karena dengan satu tangan sambil memetiknya memberikan pengalaman bermain yang dengan tangan lain. Studi Yunia & lebih interaktif. Hal ini dikarenakan gitar Handayaningrum dan pianika memungkinkan anak untuk bahwa langsung menghasilkan bunyi dengan cara meningkatkan koordinasi tangan dan jari, yang mudah, sehingga mereka lebih tetapi juga mempercepat perkembangan termotivasi Menurut keterampilan menulis di kemudian hari. penelitian Putri et al. (2020), anak yang Dibandingkan dengan kegiatan seperti memainkan menggambar atau menulis, bermain alat bahwa musik untuk alat penggunaan tradisional, belajar. musik bertali dan pianika, aktivitas harus pernapasan dengan (2021) ini bertekanan tuts cenderung lebih cepat musik memahami konsep nada dibandingkan respons otot kecil di tangan. hanya dengan menyanyi tanpa iringan alat lebih mereka pianika suara memberikan dihasilkan sendiri dapat tidak menstimulasi hanya kecepatan Kombinasi alat musik gitar dan musik. Selain itu, pengalaman mendengar yang menunjukkan dalam pembelajaran PAUD keuntungan ganda: meningkatkan daya ingat musikal anak, meningkatkan kemampuan musikal dan sebagaimana dikemukakan oleh Pratiwi et melatih keterampilan motorik anak secara al. (2023). simultan. Oleh karena itu, guru PAUD P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 5 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 disarankan untuk mengintegrasikan perkembangan anak dan diwujudkan dalam aktivitas musik dalam pembelajaran guna suasana belajar sambil bermain. meningkatkan keterampilan musikal dan Upaya Guru Dalam Meningkatkan motorik anak secara optimal. Misalnya, Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini dalam satu sesi pembelajaran, guru dapat mengajak anak-anak bernyanyi sambil memainkan pianika dan gitar secara bergiliran. Selain itu, penggunaan metode belajar berbasis lagu-lagu tematik dapat membantu anak mengingat konsep akademik dengan lebih mudah. Menurut penelitian Serani (2019), anak-anak yang sering terlibat dalam aktivitas musik sejak dini cenderung memiliki keterampilan berpikir kreatif yang lebih baik saat memasuki jenjang sekolah dasar. Oleh karena itu, pelatihan guru dalam pengajaran musik sebaiknya menjadi bagian dari program pengembangan profesional di PAUD. Ada banyak cara untuk mengembangkan kesadaran bermusik pada anak usia dini, misalnya dengan bermain, menyanyi, bersenandung, memprediksi nada, bermain di brass band, menikmati musik, membacakan judul lagu dan menciptakan ritme. Tujuan dari berbagai teknik ini adalah untuk mengembangkan kekuatan. untuk mengklasifikasikan, memproduksi mengenali, mengarang berbagai jenis dan musik (Rosydiana, 2017). Guru di tingkat PAUD harus memperhatikan karakteristik P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 Musik merupakan bagian penting dalam pendidikan anak usia dini karena membantu meningkatkan kognitif, keterampilan ekspresi emosional kecerdasan motorik, anak. dan Menurut penelitian Pratiwi et al. (2023), anak-anak yang aktif dalam kegiatan bermusik memiliki kemampuan sosial yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak y ang tidak terpapar musik secara rutin. Oleh karena itu, guru PAUD memiliki peran penting dalam mengintegrasikan musik ke dalam pembelajaran anak sejak dini. Pendidik menyesuaikan di PAUD perlu pembelajaran dengan kecerdasan yang dimiliki anak, termasuk kecerdasan musikal. Salah satu cara yang efektif adalah dengan memanfaatkan alat musik sederhana seperti pianika atau gitar untuk membantu anak mengenali nada dan irama, serta meningkatkan koordinasi motorik halus mereka Ardiana, (2022). Para pendidik terlihat dapat meningkatkan literasi musik pada anak usia dini melalui pengembangan kemampuan anak dalam memainkan alat musik. Dahulu guru mengembangkan pengetahuan musik anak melalui permainan tradisional Kentungan. Namun ada respon dari anak- 6 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 anak, anak-anak merasa terganggu dengan bersama, di mana anak-anak mulai dengan penggunaan/pukulan yang berat sehingga mendengarkan, lalu mencoba mengikuti ritme dan suaranya kurang jelas dan ritme dengan tepukan tangan sebelum konsisten (Rahmayanti et al., 2022). akhirnya memainkan alat musik secara Namun sekarang di zaman era modern guru langsung. Metode ini sesuai dengan dengan sangat mudah untuk menstimulasi penelitian Yunia dan Handayaningrum kecerdasan musikal anak dengan alat musik (2021), yang sudah sangat canggih. Penggunaan pendekatan bertahap dalam pengajaran alat musik modern dapat membuat kegiatan musik membantu anak memahami ritme musik lebih menarik dan interaktif bagi dan nada dengan lebih baik. anak-anak, serta dapat dipadukan dengan yang Hasil menunjukkan penelitian bahwa kreativitas dan keaslian musik melalui kecerdasan musikal anak usia dini dapat iringan gitar dan pianika. Menggunakan dilakukan Alat Musik yang Sederhana , Gitar dan menggunakan satu jenis alat musik saja. Pianika adalah alat musik yang sederhana Guru dapat menggabungkan permainan dan mudah digunakan oleh anak-anak. alat musik tradisional, seperti kentongan, Mereka anak-anak dengan alat musik perkusi lainnya untuk memahami konsep nada dan ritme dengan membentuk kesatuan irama dan nada. cara menarik. Selain itu, kreativitas dan inovasi guru Menggabungkan Musik dengan Aktivitas sangat berperan dalam menarik minat anak Fisik, Permainan yang melibatkan aktivitas dalam bermain musik, sehingga anak lebih fisik seperti bermain gitar atau pianika antusias dan tidak cepat bosan (Rahmayanti dapat membantu anak-anak meningkatkan et al., 2022). yang membantu interaktif dan guru menunjukkan permainan tradisional untuk meningkatkan dapat upaya bahwa dengan meningkatkan tidak hanya kemampuan motorik mereka. Selain itu, Menurut Virganta (2023) Dalam musik juga dapat melatih rasa dan daya proses belajar mengajar musik di sekolah, ingat anak-anak dalam memahami nada anak hendaknya merasakan musik dengan dan irama. Mengajarkan Cara Memainkan mendengarkan, Alat Musik, Guru harus mengajarkan cara bernyanyi, membaca notasi dan bergerak memainkan gitar dan pianika secara mengikuti interaktif. memperoleh gambaran utuh tentang musik. Guru dapat mengenalkan gitar dan pianika melalui kegiatan bernyanyi P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 memainkan musik sehingga musik, siswa Melalui pemahaman anak terhadap konsep musik seperti ritme, melodi, harmoni, gaya 7 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 dan gaya serta ekspresi sebagai bagian dari dini. pengalaman bermusik, maka ditanamkan Alat musik pianika memiliki tuts kesadaran akan perlunya musik dalam yang kehidupan dapat memudahkan anak-anak untuk belajar mengembangkan kecerdasan musikal anak. mengenalinya. Dengan hanya meniup dan Oleh menekan tuts, mereka dapat dengan cepat anak, karena serta itu sangat penting mengenalkan musik pada anak. terdiri dari nada-nada, dan menghasilkan suara yang menyenangkan. Kurikulum PAUD, musik bukan Memainkan pianika juga dapat membantu hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dalam pengembangan dari pembelajaran berbasis bermain. Guru motorik halus dapat mengintegrasikan alat musik ke mengkoordinasikan dalam berbagai aspek pembelajaran, seperti gerakan jari secara bersamaan, yang pengenalan angka melalui lagu, atau penting untuk perkembangan fisik mereka. latihan motorik melalui permainan musik Meskipun memiliki banyak manfaat, anak. Mereka belajar pernapasan dan yang melibatkan gerakan tubuh. Hal ini masih sejalan dengan penelitian Setiawan (2022), menghadapi tantangan dalam mengajarkan yang menekankan bahwa penggunaan musik kepada anak-anak. Salah satu musik dalam pembelajaran anak usia dini tantangan utama adalah keterbatasan alat dapat meningkatkan keterlibatan serta musik yang tersedia di sekolah. Selain itu, motivasi belajar anak. tidak semua guru memiliki latar belakang Musik adalah instrumen yang banyak keterampilan pendidikan guru musik, PAUD sehingga yang mereka diciptakan atau dimodifikasi untuk tujuan kesulitan dalam mengajarkan keterampilan memainkan musik, Alat musik yang bermusik kepada menghasilkan mengatasi hal bunyi yang dapat anak-anak. ini, sekolah Untuk dapat dimanipulasi oleh pemusik ialah Gitar mengadakan pelatihan dasar bermain alat Gitar adalah salah satu alat musik yang musik bagi guru, serta memanfaatkan mengeluarkan suara dari senar, san ditandai media digital sebagai sarana pembelajaran dengan musik yang lebih interaktif (Virganta, gerakan ritmisnya. Gitar menghasilkan ritme, melodi, dan harmoni 2023). yang unik dan dapat dimainkan oleh Pengenalan Instrumen Bermain Gitar berbagai alat musik. Tidak hanya gitar alat Dan Pianika Terhadap Kecerdasan musik pianika juga menjadi salah satu yang Musikal Pada Anak Usia Dini sangat mudah dikenalkan pada anak usia P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 Gitar dan pianika dipilih dalam 8 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 penelitian ini karena keduanya merupakan selera dan kebutuhan pemain gitar, salah alat musik yang mudah dimainkan oleh satunya terhadap gitar akustik atau biasa anak-anak usia dini. Menurut penelitian juga disebut folk gitar. Selain alat musik Yunia dan Handayaningrum (2021), alat gitar pianika juga mejadi salah satu musik bertali seperti gitar dapat membantu pengenalan instrumen yang baik untuk anak memahami ritme dan harmoni lebih anak usia dini. cepat dibandingkan alat musik perkusi, sementara pianika dapat membantu anak dalam mengenali notasi musik secara visual. Selain itu, kedua alat musik ini juga memungkinkan anak untuk Gambar 1. Gitar mengembangkan koordinasi tangan dan mata secara simultan, yang berkontribusi pada perkembangan motorik halus mereka. Gitar adalah suatu jenis instrumen yang baik untuk anak-anak. Bernyanyi dengan diiringi musik gitar akan menyenangkan dan merangsang serta memotivasi anak untuk bernyanyi dengan lebih percaya diri, bersemangat dan tidak mudah bosan serta memberikan kesempatan pada anak untuk melepaskan emosi yang sesuai dengan suasana lagu (Nursalsabila, 2023). Gitar tidak hanya memiiki satu jeni tapi gitar memiliki berbagai jenis gitar dengan berbagai macam genre yang unik. Menurut Anwar, Wasta, & Husen, (2020) Jenis gitar bermacam-macam, yaitu gitar klasik, gitar flamenco, gitar akustik (folk), gitar akustik elektrik dan gitar elektrik. Gitar tersebut memiliki peminatnya masing- masing, tergantung P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 Alat musik gitar digunakan untu anak belajar membedakan not-not sederhana, anak dapat bernyanyi dengan tempo sebuah lagu, dan bernyanyi dengan iringan gitar memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan emosinya dalam suasana musik, Anak menjadi percaya diri, semangat dan tidak mudah menyerah. merespons ritme Anak-anak dengan cara dapat yang berbeda-beda dengan bertepuk tangan, melompat, berputar, dan lain-lain ((Putri et al., 2020). Bermain gitar memerlukan koordinasi antara tangan dan jari, Melalui proses belajar dan bermain gitar, anak dapat meningkatkan percaya diri dan kecerdasan musikal anak tersebut serta dapat meningkatkan keterampilan motorik halus dan keseimbangan, serta tidak akan cepat lelah karena melihat hal-hal baru dan menantang. 9 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 karena praktis dan serbaguna, Maka oleh karena itu sangan mudah dikenalkan untuk anak. Mengenalkan instrumen musik gitar itu juga bisa dengan anak bernyanyi dan diiringin dengan alat musik gitar. Gambar 2. Instrumen Gitar Twingkeltwingkel Guru memainkan gitar dan anakanak bernyanyi bersama, seperti dalam lagu "Twinkle Twinkle Little Star," mereka Gambar 3.Pianika tidak hanya menikmati musik tetapi juga Pada pertemuan pertama sebelum mengembangkan berbagai keterampilan memainkan instrumen pianika, anak-anak penting. Ketika anak-anak belajar bersama biasanya dikenalkan dengan kelengkapan dalam kelompok atau dengan seorang guru, pianika. Anak-anak belajar tentang tuts mereka sama, pianika dan bagaimana masing-masing tuts menghargai pendapat orang lain, dan dihubungkan dengan angka atau simbol membangun hubungan sosial yang positif. tertentu. Misalnya, tuts pertama adalah Ibu Oleh karena itu Musik bagi anak usia dini jari, tuts kedua adalah Jari telunjuk, tuts itu sangat menyenangkan dan membuat ketiga adalah Jari tengah, tuts keempat mereka bisa mengekspresikan diri mereka. adalah Jari manis, dan tuts kelima adalah belajar untuk bekerja bagian Jari kelingking. Anak-anak juga belajar penting dari pendidikan sekolah, yang tentang simbol notasi angka atau huruf mendorong pembelajaran budaya dan yang digunakan untuk menandai nada pada kreatif. Oleh karena itu, Harus diajarkan tuts kepada anak-anak .Tujuan mengenalkan mengenali dan memainkan nada yang instrumen musik gitar ini ialah adalah tepat. Musik untuk gitar merangsang meningkatkan apresiasi merupakan kepekaan perkembangan musik, dan anak pianika. Ini membantu mereka dan sosial, dapat mengekspresi diri melalui instrumen musik gitar. Mengenalkan instrumen gitar juga merupakan alat musik yang populer dikenal P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 Gambar 4. Notasi Angka Lagu Twingkel-twingkel. 10 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 Setelah anak melihat notasi angka bermain musik bersama. diatas selanjutnya anak memainkan pianika Pengenalan alat musik gitar dan dengan lagu “Twingkel-twingkel” yang pianika kepada anak usia dini dapat setiap not dibaca atau bisa dengan arahan dilakukan secara bertahap agar mereka dari guru kelas pianika, jadi anak mengikuti tidak arahan guru dengan baik. Anak akan memainkannya. merasa senang dengan mengeluarkan bunyi Virganta (2023), pendekatan yang dapat yang menyenangkan dari setaip tiupan digunakan adalah sebagai berikut: yang dihasilkan. 1. Tahap merasa kesulitan Menurut dalam penelitian Mendengarkan: Anak Bermain musik pianika bukan hanya diperkenalkan dengan suara gitar dan kegiatan yang menyenangkan, namun juga pianika melalui lagu-lagu sederhana. merupakan cara meningkatkan efektif untuk 2. Tahap Eksplorasi: Anak diberikan keterampilan dan kesempatan untuk menyentuh dan kemampuan anak yang mungkin belum memainkan nada secara bebas. diketahui. Alat musik sederhana yang bisa 3. Tahap Pembelajaran Bertahap: Guru dimainkan anak-anak, kesempatan untuk pianika adalah mulai mengajarkan teknik dasar, mengembangkan seperti menekan senar gitar atau keterampilan bermusik mereka. Dengan meniup pianika dengan benar. bermain pianika, anak belajar memahami 4. Tahap Kolaborasi: Anak-anak mulai musik, memahami ritme, dan mempunyai bermain bersama dalam kelompok kesempatan untuk mengekspresikan diri untuk melatih keterampilan musikal secara kreatif melalui musik (Siregar et al., dan sosial mereka. 2023). Bermain musik pianika juga dapat Musik membantu anak dapat meningkatkan mengembangkan kecerdasan, yang disebut dengan “efek kemampuan motorik halusnya, terutama Mozart”. Hal ini terlihat ketika ibu hamil saat ia menekan tuts piano dengan jari. merasa nyaman, seperti sedang bersantai Selain itu, melalui pengalaman bermain sambil bernyanyi, maka anaknya akan musik, anak dapat belajar koordinasi lebih mengerti dibandingkan anak yang tangan-mata tidak dan mengembangkan disuguhi musik. Suara musik pendengaran musiknya. Kegiatan ini tidak merangsang otak untuk mempelajari segala hanya merangsang perkembangan kognitif, sesuatu (Pratiwi et al., 2023). Anak-anak tetapi meningkatkan usia dini menggunakan musik untuk keterampilan sosial anak, terutama saat mengekspresikan ide-ide mereka secara juga dapat P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 11 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 individu dan kelompok. Kegiatan bermusik dapat mengembangkan minat kegiatan pembelajaran musik. dan kemampuan bermusik anak. Sejalan dengan kajian literatur Fitroh & Khasanah, (2016) bahwa Musik Hasil kajian menunjukkan bahwa mengandung tiga komponen yang dapat penggunaan alat musik gitar dan pianika mempengaruhi manusia: beat yang dapat dalam pembelajaran PAUD berkontribusi mempengaruhi tubuh untuk bergerak, ritme signifikan terhadap kecerdasan musikal yang dapat mempengaruhi jiwa untuk anak. Musik yang dimainkan secara aktif pendengarnya, dan harmoni yang dapat (misalnya dengan gitar dan pianika) mempengaruhi roh manusia agar menjadi memberikan efek lebih kuat dibandingkan tenang dan rileks. Hasil penelitian ini hanya mendengarkan lagu secara pasif menunjukkan bahwa ada pengaruh yang Alya, (2019). cukup besar dalam penggunaan musik Selain itu, musik juga dapat sebagai stimulus kecerdasan emosi anak, merangsang anak untuk fokus pada irama terutama melalui kebiasaan mendengarkan dengan cara bertepuk tangan, melompat, musik di lingkungan keluarga dan sekolah berputar dan lain-lain. Kegiatan belajar Penelitian oleh Pratiwi et al. (2023) gitar dan pianika semacam ini merupakan menunjukkan bahwa bermain alat musik kegiatan play-learning atau belajar sambil tidak hanya meningkatkan kecerdasan bermain, dengan harapan anak-anak akan musikal, senang bermain gitar dan pianika juga perkembangan mempengaruhi perkembangan meningkatkan kemampuan mereka dalam pengetahuan musikal anak. Oleh karena itu, mengingat pola suara dan memahami perlu adanya program pelatihan guru struktur lagu. Selain itu, aktivitas bermain PAUD untuk memotivasi anak kecil alat musik seperti gitar dan pianika juga melalui musik gitar dan pianika Menurut melatih fungsi eksekutif otak, termasuk Hovey dalam jurnal (A. Y. Setiawan, 2022) perhatian, konsentrasi, dan kontrol impuls, banyak aspek yang perlu diperhatikan yang sangat penting dalam pembelajaran di ketika memainkan suatu alat musik, antara usia dini. lain nada, pengucapan, ketepatan dan gaya. Namun untuk dapat memahami tetapi Sebagai pembelajaran, juga kognitif bagian mempercepat anak dengan dari proses anak-anak dapat sepenuhnya situasi ini, harus ada proses diperkenalkan dengan lagu-lagu sederhana dan sumber daya untuk mendukung guru seperti "Twinkle Twinkle Little Star" atau dan peserta didik dalam melaksanakan "Balonku Ada Lima", yang memiliki pola P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 12 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 nada yang mudah diikuti. Guru dapat bermain musik perlunya kekompokan, jadi mengajak anak-anak bernyanyi sambil anak diminta agar lebih jeli mendengarkan memainkan nada dasar dengan pianika, dan merasakan kapan akan main dan kapan atau mengikuti ritme dengan gitar secara akan berhenti. bertahap. Dengan cara ini, anak-anak tidak Metode ini sangat bermanfaat bagi hanya belajar memainkan alat musik, tetapi anak juga memahami konsep ritme dan harmoni memungkinkan dengan lebih baik. mengembangkan keterampilan bermusik Menurut Yunia & Handayaningrum, (2021)Metode latihan bermain pianika, karena mereka untuk dan menjadi lebih percaya diri dalam adalah metode bermain. Metode latihan juga mendorong pengajaran yang digunakan dalam anak-anak untuk berpartisipasi dalam pelajaran pianika dikelas, yang kegiatan memperoleh keterampilan yang dicapai musik, Menurut pianika ini ialah: menemukan 1. Materi pembelajaran dengan lirik yang melalui seperti lagu Twingkle- rasa tanggung jawab dan kesenangan. oleh anak. Kelebihan dalam metode kelas menarik menumbuhkan (Rakimahwati, bahwa iringan memberikan stimulasi alat dampak musik dapat yang berbeda musikal anak. twingkle, jadi anak lebih mudah tertarik terhadap untuk memainkan alat musik pianika. Penelitiannya menunjukkan bahwa anak- 2. Mengembangkan keterampilan belajar anak yang belajar dengan iringan gitar melalui bimbingan guru, menyediakan mengalami kesempatan musikal latihan rutin, kecerdasan musik 2017) peningkatan yang lebih kecerdasan signifikan menumbuhkan kebiasaan bermain yang dibandingkan mereka yang belajar dengan baik bagi anak. Jadi anak mulai iringan tamborin. Hal ini ditunjukkan mengetahui dengan skor rata-rata kecerdasan musikal simbol mengimplementasikan notasi, notasi saat memainkan pianika yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen (88,0) dibandingkan dengan 3. Mengembangkan keterampilan kelompok kontrol (78,9). Temuan ini bermusik, jika sewaktu-waktu mengindikasikan bahwa alat musik yang dibutuhkan saat perfrom acara disekolah. Dapat digunakan dalam pembelajaran dapat memengaruhi perkembangan musikal anak menumbuhkan tanggung secara berbeda. jawab dalam bermusik Pada dasarnya dalam P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 13 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 Menurut Kristiana et al., (2021) mengungkapkan bahwa perkusi dapat membantu anak mengenali kecerdasan pola ritme dan melodi dalam berbagai jenis musikal anak usia dini dapat berkembang lagu dan latihan ritmik yang dilakukan melalui secara rutin di lingkungan pembelajaran pemahaman nada dasar, menyesuaikan tempo, mengikuti irama anak usia dini, lagu, dan memainkan melodi lagu. Studi ini mempercepat pemahaman mereka terhadap juga menemukan bahwa anak-anak yang unsur-unsur musik. Hal ini juga didukung lebih sering berlatih musik memiliki oleh penelitian dari Wahyuni et al. (2021), kemampuan lebih baik dalam membedakan yang menemukan bahwa anak-anak yang nada dan mengikuti irama lagu dengan diberikan stimulasi musik secara aktif stabil. Selain itu, faktor lingkungan dan mengalami peningkatan daya ingat dan pengalaman musikal anak turut berperan konsentrasi dalam perkembangan musikal mereka musikal. dalam sehingga dapat memahami pola Penelitian oleh (Sari et al., 2021) Secara keseluruhan, pengenalan alat juga menunjukkan bahwa kecerdasan musik gitar dan pianika sebagai media musikal anak usia dini berkembang melalui pembelajaran pemahaman nada dasar, menyesuaikan kecerdasan musikal dan motorik halus anak tempo, mengikuti dalam meningkatkan irama lagu, dan usia dini merupakan pendekatan yang Studi ini juga efektif memainkan melodi. menemukan bahwa dan menyenangkan. Dengan perkembangan mengintegrasikan musik ke dalam proses kecerdasan musikal anak dipengaruhi oleh pembelajaran, diharapkan anak-anak dapat faktor minat, bakat, pengalaman musikal, merasakan serta dukungan lingkungan. Anak-anak berkelanjutan yang lebih sering terekspos pada musik mereka, baik secara musikal maupun memiliki pemahaman yang lebih baik motorik. manfaat dalam positif yang perkembangan tentang ritme dan melodi, serta mampu memainkan alat musik dengan lebih PENUTUP percaya diri. Kesimpulan Hasil kajian menunjukkan bahwa Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat musik gitar dan pianika penggunaan alat musik gitar dan pianika dalam pembelajaran PAUD berkontribusi dalam signifikan terhadap kecerdasan musikal memiliki manfaat yang signifikan dalam anak. Menurut Ningsih (2020), alat musik meningkatkan kecerdasan musikal dan P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 pembelajaran anak usia dini 14 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 perkembangan motorik halus. Dari hasil mendukung analisis, ditemukan bahwa anak yang rutin motorik anak terlibat dalam aktivitas bermain gitar dan mengembangkan pianika lebih mampu mengenali nada, berbasis musik yang lebih optimal. ritme, serta memiliki daya ingat musikal Saran yang lebih baik dibandingkan anak yang kecerdasan Guru musikal dan usia dini, serta model pembelajaran perlu dilatih untuk hanya mendengarkan musik pasif. Selain mengajarkan musik secara interaktif dan itu, bermain alat musik juga terbukti menyenangkan, sehingga anak-anak dapat meningkatkan koordinasi tangan dan jari, belajar dengan cara yang lebih efektif. yang berkontribusi pada keterampilan Sekolah motorik halus anak. mengintegrasikan musik dalam kurikulum dan pendidik sebaiknya Dari aspek sosial, anak-anak yang PAUD untuk merangsang perkembangan aktif bermain musik bersama lebih mudah kecerdasan musikal anak. Memperkenalkan membangun interaksi sosial, kerja sama, alat musik sederhana seperti gitar dan serta pianika kepercayaan diri dalam dapat membuat pembelajaran mengekspresikan ide musikal mereka. Hasil musik lebih menarik dan interaktif bagi penelitian anak-anak. juga pembelajaran menunjukkan berbasis yang Sekolah dan pendidik sebaiknya dilakukan secara konsisten di PAUD dapat mengintegrasikan musik dalam kurikulum meningkatkan minat anak dalam bidang PAUD untuk merangsang perkembangan musik serta mempersiapkan mereka dengan kecerdasan musikal anak. Memperkenalkan keterampilan alat musik sederhana seperti gitar dan dasar musik bahwa yang mendukung perkembangan akademik di masa depan. pianika Oleh karena itu, guru PAUD perlu musik lebih menarik dan interaktif bagi diberikan anak-anak. pelatihan mengenai metode pengajaran musik yang interaktif dan dapat membuat Mengadakan berbagai musik menyediakan alat musik sederhana sebagai menyanyi, bagian dari kurikulum pendidikan anak usia meningkatkan keterlibatan anak dalam dini. proses belajar rekomendasi, melibatkan kegiatan efektif, serta sekolah diharapkan dapat Sebagai yang pembelajaran dan permainan, gerakan untuk penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas alat musik lain P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 dalam 15 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 DAFTAR PUSTAKA Alya, S. (2019). pengaruh media musik dan lagu terhadap perkembangan otak anak usia dini. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle /123456789/1091/RED2017-Eng8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y% 0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurb eco.2008.06.005%0Ahttps://www.resea rchgate.net/publication/305320484_SIS TEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT _STRATEGI_MELESTARI Andari, I. A. M. Y., & Wiguna, I. B. A. A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Menstimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini. Widya Sundaram : Jurnal Pendidikan Seni Dan Budaya, 1(1), 55–70. https://doi.org/10.53977/jws.v1i1.1019 Anne febryane effendi, resa respati, E. (2024). pentingnya kecerdasan musikan pada ank usia dini. 15(2), 276–282. Anwar, C. S., Wasta, A., & Husen, W. R. (2020). Analisis Pembelajaran Gitar Akustik Di Sekolah Musik Musicaisha Kota Tasikmalaya. Magelaran: Jurnal Pendidikan …, 3(1), 109–113. Ardiana, R. (2022). Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.37985/murhum.v3i1.6 5 Febriana, D., & Sofyan, A. (2022). Analisis Pengembangan Bakat Terhadap Kecerdasan Musikal Dalam Animasi “ Bing Bunny : Moment Musikal .” JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research, 21–28. Fitroh, S. F., & Khasanah, S. M. (2016). Musik Sebagai Stimulus Pada Kecerdasan Emosi Anak (Studi Kasus TK A Di Kelompok Bermain Kasih Ibu). Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 3(1), 1–75. P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 Ifadloh, L., & Widayati, S. (2021). Pengaruh Youtube Konten Musik Anak Terhadap Kecerdasan Musikal Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan Dan Gizi Anak Usia Dini, 2(2), 107–116. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jt Kristiana, L., Wahyuningsih, S., & Pudyaningtyas, A. R. (2021). Profil Kecerdasan Musikal Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara Cendekia, 9(2), 85. https://doi.org/10.20961/kc.v9i2.48456 Maysyarah Telaumbanua, S., Parinduri, D. A. F., Khairani br Nasution, A., & Lubis, H. Z. (2024). Pengaruh Penerapan Mmetode Bernyanyi Terhadap Perkembangan Kecerdasan Musikal Pada Anak Usia Dini. Journal on Islamic Education, 8(1), 27–33. http://studentjournal.umpo.ac.id/index.p hp/tarbawi Nursalsabila, R. (2023). Pengaruh Iringan Musik Gitar Terhadap Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini: Penelitian di TK IT Mutiara Hati Baleendah Kab. Bandung. Journal of Islamic Early Childhood …, 2, 31–42. Pratiwi, R. U., Damanik, M. R. A., Maimanah, A., Yunita, Z., Daulay, M., Marpaung, Z. E., & Sit, M. (2023). Upaya Meningkatkan Kecerdasan Musik Melalui Kegiatan Bernyanyi Bersama Di Tk It Nurul Ilmi Medan. Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 181–191. https://doi.org/10.46773/alathfal.v4i2.8 57 Putri, M. A., Yeni, I., & Rakimahwati, R. (2020). Pengaruh Iringan Gitar Terhadap Kecerdasan Emosional Anak di PAUD Terpadu Bhakti Bunda Padang. Journal on Teacher Education, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.31004/jote.v1i1.500 Rahmayanti, Z., Marlisa, L., & Tisnawati, N. (2022). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kecedasan Musikal Anak Usia Dini Menggunakan Permaianan 16 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. Maret 2025 . Vol 10. No. 01 Received: Oktober 2024 Accepted: Oktober 2024 Published: Maret 2025 Article DOI: 10.24903/jw.v10i1.1882 Tradisional Kentongan. Thufulah: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 1(2), 27–36. https://doi.org/10.24127/thufulah.v1i2.3 470 Rakimahwati. (2017). Pengaruh Iringan Gitar Terhadap Kecerdasan Musikal Siswa Anak Usia Dini. Ilmu Pendidikan, 19– 24. Rosydiana, E. (2017). Meningkatkan Kecerdasan Musik Melalui Permainan Angklung Di Paud Aulia. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 53–64. Sari, A. P., Hariyanti, D. P. D., & Purwadi, P. (2021). Analisis Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Dengan Bermain Alat Musik Angklung Di Kelompok B. Wawasan Pendidikan, 1(2), 225–233. https://doi.org/10.26877/wp.v1i2.8839 Virganta, A. L. (2023). Permainan Pola Ritme Musik Berbasis Budaya Sebagai Upaya Stimulasi Kecerdasan Musikal Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas, 9(1), 41. https://doi.org/10.24114/jbrue.v9i1.478 98 Widhianawati, N. (2011). Pengaruh Pembelajaran Gerak Dan Lagu Dalam Meningkatkan Kecerdasan Musikal Dan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Pendidikan, Edisi Khus(2), 154–163. https://etheses.uinsgd.ac.id/19192/5/4_b ab1.pdf Yunia, K., & Handayaningrum, W. (2021). Pengembangan Kognitif melalui Pembelajaran Alat Musik Pianika pada Anak TK BDI TK Golden Sun, Driyorejo, Gresik. 2(2), 35. Setiawan, A. Y. (2022). Upaya Peningkatan Keterampilan Bermain Pianika melalui Penerapan Etude Piano Czerny pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Tari Universitas Lampung. … of Music Education and Performing Arts, 2(1), 21–25. Setiawan, D., Hardiyani, I. K., Aulia, A., & Hidayat, A. (2022). Memaknai Kecerdasan melalui Aktivitas Seni: Analisis Kualitatif Pengembangan Kreativitas pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4507–4518. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.25 21 Siregar, I. R., Roaina, L., Lubis, N. A., & Lubis, H. Z. (2023). Meningkatkan Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini Melalui Alat Musik Pianika di TK Cambridge Binjai. IJM: Indonesian Journal of Multidisciplinary, 1(6), 2510–2516. Tatminingsih, S. (2016). Hakikat Anak Usia Dini. Perkembangan Dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini, 1, 1– 65. P-ISSN : 2502-8197, E-ISSN : 2502-8189 17