Jurnal Bindo Sastra 1 . : 71Ae78 UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI MELALUI PEMBELAJARAN DI LUAR SEMESTER i PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIAH PALEMBANG Ismaiyati Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Palembang Ismaiyati20@gmail. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa sering mengalami kesulitan dalam menulis teks hasil observasi di luar kelas, oleh karena itu peneliti menggunakan model pembelajaran di luar kelas untuk meningkatkan kemampuan menulis teks hasil observasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan pembelajaran di luar kelas dapat meningkatkan kemampuan menulis teks hasil observasi pada mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis teks hasil observasi dengan menggunakan model melalui pembelajaran di luar kelas mahasiswa FKIP UMP. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Researc. yang berarti suatu pengamatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara Lokasi penelitian di FKIP UMP dengan subjek penelitian di Semester i yang berjumlah 33 mahasiswa, terdiri dari 16 mahasiswa laki-laki dan 17 mahasiswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan menulis teks hasil observasi di luar kelas yang bertema Lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang. Dari hasil penelitian dan pembahasan diperoleh simpulan yaitu hasil prasiklus memperoleh nilai rata-rata kelas 62,06 serta persentase keberhasilan belajar mahasiswa 0% . angat renda. Pada siklus I nilai rata-rata kelas 68,88 dengan persentase keberhasilan belajar mahasiswa 18,1% . Hasil siklus II nilai rata-rata kelas 77,42 dengan persentase keberhasilan belajar mahasiswa 81,8% . angat Berdasarkan hasil tes, peneliti menyimpulkan bahwa hipotesis melalui model pembelajaran behavioral system dapat meningkatkan kemampuan menulis teks hasil observasi melalui pembelajaran di luar kelas semester i FKIP UMP terbukti kebenarannya dan hipotesis diterima. Kata kunci: kemampuan, menulis, teks hasil observasi, pembelajaran di luar kelas. Abstract The research was distributed by students often have difficulty writing text observations outside of the classroom, therefore researchers use models of learning outside the classroom to enhance writing skills text observations. Formulation of the problem in this research is whether with learning outside the classroom can improve writing skills text observations on students FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang. The purpose of this research is to improve the ability of writing the text of the observations using the model follow through learning outside the classroom students FKIP UMP. The type of research used in this research is the Research Action class (Classroom Action Researc. which means a observation against learning activities in the form of an action, which is deliberately presented in a classroom and happened in along. Location of research in FKIP UMP. The location of the research in FKIP UMP with the subject of research at Semester i amounted to 33 students, made up of 16 students are male and 17 female students. Data collection techniques used in this research is to test the writing skills of observation results text outside the classroom with theme Environment Faculty of Teacher Training and Educational Sciences University Muhammadiyah Palembang. Research and discussion of the results obtained summary precyycle results obtained average value class 62. 06 and student learning success percentage of 0% . ery lo. On the cycle 1 average value class 68. 88 with student learning success percentage of 18. 1% . The results of the II cycle average value class 77. 42 with learning student success percentage of 81. 8% . ery hig. Based on the test results, researchers concluded that the hypothesis through learning behavioral models system can improve writing skills text observations through the learning outside the classroom semester i FKIP UMP proved his righteousness and the hypothesis is accepted. Keywords: ability, writing, text results of observation, learning outside the classroom. Ismaiyati. Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis APendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Palembang pAeISSN : 2549-5305 eAeISSN: 2579-7379 Pendahuluan Berbahasa kegiatan yang dilakukan manusia dengan manusia lainnya untuk berkomunikasi, bahasa sebagai sarana komunikasi dapat berupa bahasa lisan dan bahasa tulisan. Bahasa Indonesia adalah alat komunikasi bangsa Indonesia yang digunakan sebagai bahasa Nasional dan bahasa Resmi Kenegaraan. Agar dapat digunakan dengan baik dan benar, maka Bahasa Indonesia harus dipelajari pada senua jenjang pendidikan yaitu: pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan Melalui bahasa seseorang juga dapat mengemukakan perasaan menghubungkan daya khayal secara kreatif untuk memikirkan sesuatu yang baru. Dalam . keterampilan berbicara. keterampilan membaca dan . keterampilan menulis (Tarigan, 2008:. Kemampuan Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kemampuan berasal dari kata AumampuAy yang berarti kuasa, bisa, sanggup, melakukan sesuatu, dapat melalukan Menurut Phoenik, . , mengartikan bahwa kemampuan adalah kesanggupan, kecakapan, kekuatan kita berusaha dengan diri sendiri. Sedangkan menurut Rama, . AuKemampuan berarti kapasitas seseorang individu untuk melakukan beragam tugas dalam suatu pekerjaanAy. Lebih lanjut Rama menyatakan kemampuan . adalah sebuah penilaian terkini atas apa yang dapat Berdasarkan pengertian di atas, peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan adalah kesanggupan seseorang dalam melakukan sesuatu. Menulis Menulis adalah suatu proses kreatif. Artinya menulis merupakan sebuah keterampilan yang dilakukan melalui tahapan yang harus dikerjakan dengan mengerahkan keterampilan, seni dan kiat sehingga semuanya berjalan dengan efektifAy (Semi, 2007:. Sedangkan menurut Tarigan . menulis adalah suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langung, tidak secara tatap muka dengan orang lain. AuMenulis merupakan sebuah proses kreatif menuangkan gagasan dalam bahasa tulisan untuk tujuan, menghiburAy. Fungsi dan Tujuan Menulis Menulis keterampilan berbahasa yang dilakukan melalui tahapan yang harus dikerjakan dengan mengerahkan keterampilan, seni, dan kiat sehingga berjalan dengan efektif yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung atau tidak tatap muka dengan orang lain. Pada prinsipnya fungsi utama dari tulisan adalah sebagai alat komunikasi yang tidak langsung. Menulis sangat penting bagi pendidikan karena memudahkan para pelajar untuk berpikir. Menurut (Semi, 2007:. tujuan menulis yaitu: . untuk menceritakan sesuatu. Untuk menjelaskan sesuatu. Untuk meyakinkan dan . Untuk Sedangkan menurut Tarigan . tujuan menulis yaitu. memberitahukan atau mengajar. meyakinkan atau mendesak. menghibur atau menyenangkan dan . mengutarakan atau mengapresiasikan perasaan dan emosi yang berapi-api. Adapun menurut (Dalman, 2014:. tujuan menulis yaitu: . tujuan estetis. tujuan pernyataan diri. tujuan kreatif dan . tujuan konsumtif. Berdasarkan beberapa pendapat di atas, terdapat persamaan dalam fungsi dan tujuan menulis diantaranya adalah untuk memberikan petunjuk, meyakinkan, dan perasaan dan emosi. Jurnal Bindo Sastra 1 . : 71Ae78 Syarat-syarat Menulis Menurut Semi, . , syarat untuk menghasilkan tulisan yang baik dalam menulis sebaiknya menguasai keterampilan dasar, yaitu: . Keterampilan Berbahasa, menulis merupakan suatu kegiatan memindahkan bahasa lisan ke dalam bentuk tulisan dengan memindahkan lambang-lambang grafem. Oleh sebab itu tidak mingkin orang akan lancar menulis apabila tidak memiliki keterampilan . Keterampilan Penyajian, adalah keterampilan yang menyusun gagasan sehingga semuanya kelihatan kompak dan rapi antara yang satu bagian dengan bagian yang lain memperlihatkan kaitan yang harmonis, . Keterampilan Perwajahan, keterampilan menata bentuk fisik sebuah tulisan sehingga tulisan tersebut terlihat rapi dan indah dipandang mata. Observasi Menurut (Wahono, dkk, 2013:. , observasi adalah sebuah teks laporan yang menghadirkan informasi tentang suatu hal secara apa adanya. Teks laporan ini adalah hasil observasi dan analisis secara Intinya, teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang bisa dibuktikan secara ilmiah. Objek yang diamati biasanya bersifat umum. Teks laporan hasil observasi juga disebut teks mengklasifikasi suatu hal menjadi beberapa Struktur dan Langkah-Langkah Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Menurut Kosasih struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikut. Berdasarkan strukturnya, teks laporan hasil observasi dibentuk oleh pendahuluan, isi, dan Penutup. Pendahuluan penjelasan umumatau klasifikasi Isi dalam teks berupa penjelasan deskripsi bagian dan deskripsi Penutup berisikan kesimpulan dari penjabaran objek yang di observasi. Berdasarkan kaidahnya, teks laporab hasil observasi bersifat global dan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, objek yang dibicarakan adalah objek tunggal, dan tidak ada kata penutup dari Langkah-langkah penyusunan teks laporan hasil observasi sebagai berikut. Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang Menyusun kalimat pembukaan. Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alas an terhadap laporan hasil Menulis kalimat penutup. Hal-hal yang harus dilakukan ketika observasi adalah sebagai berikut. Mencatat data yang diperlukan dan menyesuaikan dengan tujuan dan Melakukan melakukan observasi. Menemui narasumber untuk wawancara sebagai bukti penguat dan referensi. Mencatat hasil observasi. Pembelajaran di Luar Kelas Belajar di luar kelas adalah kegiatan belajar mengajar antara guru dan mahasiswa, namun tidak dilakukan di dalam kelas, tetapi dilakukan di luar kesatuan alam terbuka. Selama ini proses belajar mengajar biasanya dilakukan didalam kelas. Padahal jika proses belajar dilakukan di luar kelas mahasiswa lebih aktif dalam belajar, khususnya dalam menulis teks laporan laporan hasil Jika mahasiswa diajak untuk belajar di alam terbuka mahasiswa akan menuangkan pikiran dan imajinasinya kedalam bentuk tulisan. Menurut Husnah, . AuPembelajaran adalah suatu usaha untuk Ismaiyati. Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis membuat peserta didik belajar atau suatu kegiatan untuk membelajarkan peserta Sedangkan menurut Rusman . AuPembelajaran merupakan aspek kegiatan manusia yang kompleks,yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskanAy. Metode Penelitian Rancangan Penelitian Rancangan penelitian diartikan sebagai strategi mengukur suatu penelitian subjek dari mana data dapat diperoleh sesuai dengan karakteristik variabel dan tujuan penelitian. AuMetode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannyaAy (Arikunto, 2013:. Penelitian ini menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kela. dengan maksud untuk menyelidiki ada atau tidaknya perlakuan terhadap pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui pembelajaran di luar kelas. Metode PTK (Penelitian Tindakan Kela. diterapkan dalam bentuk belajar mengajar terhadap satu kelas. Lokasi dan Subjek Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilm Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang. Alasan peneliti melakukan penelitian di FKIP UMP, karena FKIP UMP merupakan tempat peneliti mengajar yang salah satunya merupakan mata kuliah pada semester i di FKIP UMP dan setelah mahasiswa menyelesaikan kuliah, mereka mendapatkan ijazah untuk mengajar di Menengah Pertama ataupun Sekolah Menengah Atas Penelitian ini dilakukan pada semester i. yang berjumlah 33 orang Prosedur Penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kemampuan menulis teks hasil observasi melalui pembelajaran di luar kelas. Untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menulis teks hasil observasi, peneliti memberikan tes awal yang dilaksanakan sebagai bahan refleksi dalam menentukan tindakan selanjutnya dalam proses belajar Penelitian Tindakan Kelas dilakukan secara bersiklus dengan tahapan sebagai berikut. Prasiklus Perencanaan Dalam perencanaan ini, dilakukan paling awal, peneliti menyusun kegiatan yang akan dilakukan dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui pembelajaran di luar kelas. Adapun langkah-langkah . Melakukan observasi kepada Dosen dan Mahasiswa di FKIP UMP, untuk mengetahui kegiatan belajar mengajar khususnya menulis teks laporan hasil observasi yang dilakukan dan apa saja kendala yang dihadapi oleh mahasiswa, . Mempersiapkan silabus mengenai kemampuan menulis teks hasil observasi yang akan diajarkan kepada mahasiswa, . Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPS), . Merencanakan . Merencanakan instrument tes, . Mempersiapkan pembelajaran tentang menulis teks hasil observasi, . Mempersiapkan contoh teks hasil observasi, dan . Menyusun jadwal pelaksanaan. Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan tindakan kelas ini, peneliti melakukan langkahlangkah pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui pembelajaran di luar kelas dalam waktu 2 jam pelajaran. Adapun langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut. Peneliti membuka pelajaran dengan . Peneliti menjelaskan teks hasil observasi danl pembelajaran di luar . Peneliti menjelaskan langkahlangkah . Peneliti memberikan contoh teks hasil observasi, dan Jurnal Bindo Sastra 1 . : 71Ae78 . Mahasiswa mengerjakan tugas menulis teks hasil observasi. Pengamatan Untuk mengetahui hasil atau dampak penelitian tindakan kelas terhadap mahasiswa di samping mengajar juga dilakukan observasi dengan lembar Observasi dilaksanakan saat kegiatan pembelajaran berlangsung, lembar observasi disediakan oleh peneliti untuk mengetahui sikap yang ditunjukkan oleh mahasiswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, seperti: Situasi kegiatan belajar mengajar. Keaktifan mahasiswa. Kemampuan mahasiswa dalam menulis teks laporan Refleksi Dalam tahap evaluasi dan refleksi ini, peneliti mengumpulkan data penelitian berupa hasil tes awal sebelum dilakukan tindakan dan tes akhir yang diberikan Penilaian dilaksanakan selama proses belajar mengajar berlangsung. Data tersebut diolah secara teliti untuk memperoleh gambaran Hasil kesimpulan direflesikan untuk mengetahui kekurangan yang terdapat selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dengan mengetahui kekurangan itu peneliti dapat memperbaiki pada langkah selanjutnya. Siklus I Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti dibantu oleh Dosen yang Pengampu mata kuliah Menulis. Sama halnya dengan prasiklus, langkah-langkah yang dilakukan pengamatan, dan refleksi. Masing-masing aspek ini diuraikan sebagai berikut: Perencanaan Peneliti pembelajaran berdasarkan hasil refleksi pada prasiklus. Namun pada prasiklus, peneliti belum menggunakan pembelajaran di luar kelas dalam menulis teks laporan hasil observasi. Pada siklus 1 peneliti menggunkan model pembelajaran di luar kelas dalam menulis teks laporan Pelaksanaan Di dalam tindakan siklus I ini, peneliti memberikan penjelasan kembali kepada mahasiswa tentang cara menulis teks laporanm hasil observasi yang baik. Selain itu, juga meningkatkan kembali tentang tujuan pembelajaran mengenai materi menulis teks hasil observasi langkah-langkah mahasiswa ditugaskan untuk menulis teks laporan hasil observasi. Pengamatan Pada diberikannya suatu tindakan, secara bersamaan juga dilakukan pengamatan tentang segala sesuatu yang terjadi selama proses pembelajaran berlangsung maupun hasil kerja mahasiswa . dijadikan sebagai masukan dalam refleksi. Pada tindakan ini dapat dilihat dari aktivitas belajar mahasiswa seperti mengamati. Mengasosiasikan, menyimpulkan, dan mengkomunikasikan ke situasi yang berhubungan dengan keadaan lingkungan alam perkuliahan mahasiswa dalam menulis teks hasil observasi. Dari analisis tersebut timbullah ide-ide dan masukan baru yang akan ditemukan saat mahasiswa menulis teks hasil observasi. Refleksi Pada penelitian tindakan siklus 1 ini, peneliti menemukan beberapa kemajuan pada mahasiswa saat menulis teks laporan hasil observasi setelah menggunakan model pembelajaran di luar kelas. Kemudian mahasiswa telah menyampaikan hal-hal yang telah dipelajarinya dalam bentuk penyimpulan materi pelajaran. Hasil dari kerja mahasiswa dan kegiatan mereka selama proses belajar mengajar dinilai dengan aspek-aspek penilaian. Hasil refleksi ini digunakan untuk mengambil langkah pada siklus selanjutnya. Siklus II Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Ismaiyati. Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Pada siklus 2 juga terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi sebagai berikut: Perencanaan Peneliti pembelajaran ini berdasarkan hasil refleksi pada siklus I. Peneliti kembali menugaskan mahasiswa menulis teks hasil observasi setelah penerapan pembelajaran di luar Pelaksanaan Peneliti pembelajaran menulis teks laporan hasil setelah penerapan pembelajaran di luar kelas. Pengamatan Peneliti pengamatan, dalam pelaksaan pengamatan yang menjadi fokus. peningkatan hasil belajar mahasiswa dalam menulis teks laporan hasil observasi. peningkatan keaktifan mahasiswa dalam belajar menulis teks laporan hasil observasi. Refleksi Pada siklus II, terlihat semakin tingginya presentase mahasiswa yang mengerjakan tugas yang diberikan ataupun keaktifan mahasiswa dalam bertanya. Penilaian proses dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung. Instrumen Penelitian Menurut Arikunto . , instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebih cermat, lengkap dan sistematis sehingga lebih mudah Variasi jenis instrumen penelitian adalah tes dan wawancara. Pemilihan instrumen penelitian sangat ditentukan beberapa hal yaitu, objek penelitian, sumber data, waktu, dana, yang tersedia, jumlah tenaga peneliti, dan tehnik digunakan untuk mengolah data apa bila sudah terkumpul. Hasil dan Pembahasan Pembahasan Data Tes Prasiklus Berdasarkan hasil penilaian data tes mahasiswa semester i am menulis teks hasil observasi pada prasiklus yang dilaksanakan pada kegiatan proses belajar mengajar sedang berlangsung dapat diketahui, aktivitas pada saat peneliti memberikan soal dalam bentuk tes kemampuan menulis teks hasil observasi di luar ruangan yang bertema lingkungan Pada tes keterampilan ini, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menulis teks hasil Sedangkan untuk proses pembelajaran, mahasiswa tersebut tidak terlalu antusias . ahasiswa masih belum aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar dan masih belum seriu. Hasil penilaian tes prasiklus dapat diketahui, mahasiswa yang memperoleh nilai 51 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 53 ada 2 orang mahasiswa, mahasiswa yang memperoleh nilai 55 ada 2 orang mahasiswa, mahasiswa yang memperoleh nilai 58 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 60 ada 10 orang , mahasiswa yang memperoleh nilai 62 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 63 ada 3 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 65 ada 8 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 67 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 68 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 72 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 73 ada 1 orang. Untuk nilai terendah diperoleh mahasiswa dengan nilai 51 ada 1 orang dan nilai tertinggi diperoleh mahasiswa dengan nilai 73 ada 1 orang. Hasil pengamatan prasiklus dengan nilai rata-rata 62,06 dengan ketuntasan klasikal 0% . angat renda. Dengan demikian hasil nilai yang didapat belum memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimu. ditetapkan sekolah yaitu 75. Pembahasan Data Tes Siklus I Pada siklus 1 aktivitas mahasiswa dalam proses belajar mengajar sudah mengarah pada pembelajaran yang sudah Peneliti pembelajaran behavioral systems. Model Jurnal Bindo Sastra 1 . : 71Ae78 pembelajaran ini dikenal sebagai model modifikasi perilaku dalam hubungannya dengan respon terhadap tugas-tugas yang diberikan yang berorientasi pada perubahan perilaku yang tadinya tidak bisa menjadi bisa atau tidak tau menjadi tau. Dengan pembelajaran ini, kemampuan mahasiswa dalam menulis teks hasil observasi terlihat antusias dan aktif bertanya sehingga kesulitan mahasiswa dalam menulis teks hasil observasi sudah berkurang. Hal ini dapat dilihat, bahwa mahasiswa yang memperoleh nilai 57 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 63 ada 3 orang, mahasiswa yang memperoleh 65 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 67 ada 5 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 68 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 69 ada 3 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 70 ada 5 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 71 ada 6 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 75 ada 4 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 76 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai. Untuk nilai terendah diperoleh siswa dengan nilai 57 ada 2 orang, dan nilai tertinggi diperoleh mahasiswa dengan nilai 76 ada 2 orang. Pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68,88 dengan ketuntasan klasikal 18,1%. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh Dosen mata kuliah Ketrampilan menulis untuk nilai APKG 1 pada siklus 1 adalah 3,00 . ,09%) dan nilai APKG 2 adalah 3,18 . ,63%). Pembahasan Data Tes Siklus II Pada siklus II aktivitas mahasiswa dalam proses belajar mengajar sudah mengarah pada pembelajaran yang sudah Dengan pembelajaran di luar kelas ini, mahasiswa mampu menceritakan hasil pengamatan objek yang telah diamati mereka, mahasiwa-mahasiswi tersebut sangat menikmati belajar di alam terbuka, perhatian mahasiswa terfokus pada lingkungan objek yang diamati secara Dengan menimbulkan imajinasi siwa untuk menuangkan ide-idenya ke dalam bentuk Pada siklus II ini mahasiswa sangat antusias dan keseriusan mahasiswa sudah terlihat dari perhatian mahasiswa ketika mengerjakan tes kemampuan menulis teks hasil observasi, mahasiswa terlihat dengan mudah menyelesaikannya bahkan ada mengerjakan dalam waktu 25 menit. Dengan demikian kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menulis teks hasil observasi dapat teratasi. Hal ini terlihat dari hasil mahasiswa yang memperoleh nilai 70 ada 3 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 71 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 72 ada 1 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 76 ada 3 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 77 ada 3 orang, mahsiswa yang memperoleh nilai 78 ada 4 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 79 ada 6 orang, nilai yang memperoleh nilai 80 ada 7 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 81 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh nilai 82 ada 2 orang, mahasiswa yang memperoleh. Untuk nilai terendah diperoleh mahasiswa dengan nilai 70 ada 3 orang dan nilai tertinggi diperoleh mahasiswa dengan nilai 82 ada 2 orang Pada siklus II memperoleh nilai ratarata 77,42 dengan ketuntasan klasikal 81,8%. Untuk hasil pengamatan yang telah dilakukan dosen mata kuliah Ketrampilan Menulis, nilai APKG 1 pada siklus II adalah 3,56 . dan nilai APKG 2 adalah 3,64 . Berdasarkan uraian di atas, maka penulis menyimpulkan bahwa mahasiswa semester i FKIP UMP dalam menulis teks hasil observasi dengan pembelajaran di luar kelas dapat meningkat, hal ini terbukti dengan adanya peningkatkan pada siklus I ke siklus II, dari nilai rata-rata 68,88 menjadi 77,42 pada siklus II. Simpulan Berdasarkan hasil analisis data diperoleh simpulan bahwa pembelajaran di luar kelas dapat meningkatkan kemampuan menulis teks hasil observasi pada mahasiswa semester i FKIP UMP. Mahasiswa yang diperoleh nilai pada prasiklus < 75 berjumlah 33 mahasiswa . %), sedangkan mahasiswa yang memperoleh nilai > 75 berjumlah 0 . %) Ismaiyati. Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis dengan nilai rata-rata 62,06. Pada siklus I mahasiswa yang memperoleh nilai < 75 berjumlah 27 orang . %), sedangkan mahasiswa yang memperoleh nilai > 75 berjumlah 6 orang . %), dengan nilai ratarata 66,88. Pada siklus II mahasiswa yang memperoleh nilai mahasiswa < 75 berjumlah 6 orang . %), sedangkan mahasiswa yang memperoleh nilai > 75 berjumlah 27 orang . %), dengan nilai rata-rata 77,42. Dari nilai pengamatan dosen mata kuliah Ketrampilan Menulis, nilai APKG 1 pada siklus 1 3,00 . ,09%) sedangkan nilai APKG II 3,18 . ,63%). Dengan demikian nilai APKG dosen dapat meningkat, dari nilai APKG I 3,00 menjadi 3,18 pada APKG II. Berdasarkan menyimpulkan bahwa hipotesis Aumelalui model pembelajaran di luar kelas dapat meningkatkan kemampuan menulis teks hasil observasi melalui pembelajaran di luar kelas pada mahasiswa semester i FKIP UMPAy terbukti kebenarannya dan hipotesis Daftar Pustaka