PENGARUH MOTIVASI DAN PERSEPSI KUALITAS SERTA SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA SCOOPY DI SAMARINDA Hermawan Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email : hermawanmawan800@rocketmail. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor motivasi konsumen, persepsi kualitas, dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data kualitatif yang diperoleh dari hasil pengamatan dan data kuantitatif yang diperoleh dari penyebaran kuesioner Sampel yang dipergunakan sebanyak 100 responden. Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling. Alat analisis yang dipergunakan analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis menggunakan uji F dan uji t. Hasil dari perhitungan regresi yang dihasilkan menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan atau searah antara variabel motivasi, persepsi, dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian motor Honda Scoopy di Samarinda. Maksudnya, apabila variabel independen ada penambahan maka variabel dependen juga mengalami penambahan dan Dari hasil uji F menunjukkan bahwa variabel motivasi independen secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap konsumen pembeli kendaraan sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda sehinga Ha diterima. Kata kunci : Motivasi. Persepsi Kualitas. Sikap Konsumen. Keputusan Pembelian. Pendahuluan Perkembangan usaha dewasa ini telah persaingan di segala bidang. Melihat kondisi tersebut menyebabkan pebisnis semakin dituntut untuk mempunyai strategi yang tepat dalam memenuhi target Dalam persaingan masing-masing perusahaan harus dapat memenangkan persaingan tersebut dengan menampilkan produk yang terbaik dan dapat memenuhi selera konsumen yang selalu berkembang dan berubah-ubah. Seiring dengan perkembangan jaman dan semakin meningkatnya kebutuhan alat transpotasi membawa angin segar bagi perusahaan otomotif terutama di bidang sepeda motor, yang mana sangat dibutuhkan oleh banyak orang selain Persaingan yang semakin ketat terjadi di dalam dunia otomotif khususnya produk sepeda motor karena produk ini merupakan alat transportasi darat yang paling dominan banyak dimiliki dan dibutuhkan oleh masyarakat. Saat ini banyak sekali bermunculan merek sepeda motor dengan berbagai model, desain, memberikan kualitas yang bagus, dan harga yang cukup bersaing. Hal ini ditunjukkan pada semakin maraknya bisnis ini dengan perkembangan yang sangat pesat. Bagi perusahaan yang bergerak di bidang otomotif hal ini merupakan suatu peluang untuk menguasai pangsa pasar. PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan salah satu merek motor yang ada di Indonesia. PT AHM merupakan sinergi keunggulan teknologi dan jaringan Indonesia, pengembangan kerja sama antara Honda Motor Company Limited. Jepang, dan PT Astra Internasional Tbk. Indonesia. Keunggulan teknologi Honda Motor diakui di seluruh dunia dan telah dibuktikan dalam berbagai kesempatan, baik di jalan raya maupun di lintasan balap. Honda pun mengembangkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yaitu mesin AubandelAy dan irit bahan bakar, sehingga menjadikannya sebagai pelopor kendaraan roda dua yang ekonomis. Honda (PT AHM) sampai saat ini masih menjadi salah satu raja di pasar sepeda motor, dapat dilihat dari tabel Tabel 1 Data Penjualan Sepeda Motor Bulan Januari Ae Juni Tahun 2016 Ja Fe M A M Ju Tot nu br ar pri ei ni ari ua et Suz Kawa TVS Sumber : Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia. AISI. Kendati posisinya masih teratas dan volume penjualan meningkat, dari sisi persaingan Honda terus dibayang-bayangi oleh pesaingnya yaitu Yamaha. Meskipun rentang penguasaan pasar Honda dengan pesaingnya Yamaha cukup jauh. Honda harus selalu siap dalam menghadapi Untuk menghadapi persaingan tersebut produk Honda selalu menciptakan penemuan - penemuan baru yang disesuaikan dengan perkembangan jaman dan keinginan dari masyarakat agar produknya tetap laku dipasaran. Scoopy merupakan salah satu tipe skuter matik yang ditawarkan oleh Honda (PT AHM). Honda Scoopy memiliki desain produk dan warna-warna yang menarik sehingga dapat digunakan oleh kalangan anak muda maupun orang tua. Salah satu keunggulan skuter matik Honda Scoopy adalah kualitas produk yang tidak kalah dengan tipe motor sejenis lainnya dan kemudahan mendapatkan spare part apabila motor mengalami kerusakan. Semakin majunya teknologi dalam bidang otomotif, berkembang pula strategi yang harus dijalankan perusahaan agar dapat membuat konsumen untuk membeli sepeda motor Honda Scoopy. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat menciptakan inovasi yang baru agar dapat menjadi salah satu pembentukan motivasi konsumen, persepsi kualitas dan sikap konsumen dalam melakukan pengambilan keputusan Sehubungan dengan keberadaan perilakunya maka produsen harus benarbenar tanggap agar dapat memotivasi konsumen, memberikan persepsi tentang kualitas produk, serta membuat konsumen menyatakan sikap untuk membeli atau menggunakan produk sepeda motor Honda Scoopy. Rumusan Masalah. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas maka dapat disampaikan permasalahan sebagai berikut: Apakah berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda Scoopy di Samarinda ? Apakah berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda Scoopy di Samarinda ? Apakah sikap konsumen berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda Scoopy di Samarinda ? Apakah motivasi konsumen, persepsi kualitas, dan sikap konsumen berpengaruh terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda Scoopy di Samarinda ? II. Landasan Teori Keputusan Pembelian Proses pembelian pada setiap orang pada dasarnya adalah sama, hanya saja semua proses tersebut tidak semua dilaksanakan oleh para Schiffman dan Kanuk yang dikutip oleh Etta Mamang Sangadji dan Sopiah . mendefinisikan keputusan sebagai pemilihan suatu tindakan dari dua pilihan alternatif atau lebih. Menurut Setiadi . yang dikutip oleh Etta Mamang Sangadji dan Sopiah . bahwa inti dari pengambilan keputusan konsumen adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua perilaku alternatif atau lebih, dan memilih salah satu diantaranya. Hasil dari proses pengintegrasian ini adalah suatu pilihan yang disajikan secara kognitif sebagai keinginan berprilaku. Menurut Kotler dan Keller . ada lima tahap yang dilalui konsumen dalam mengambil keputusan untuk memilih : Pengenalan masalah. Pencarian informasi. Evaluasi alternatif. Keputusan pembelian. Perilaku pasca pembelian. Motivasi Motivasi adalah dorongan yang muncul dari dalam diri atau dari luar diri . penggerak ke arah tujuan yang ingin Menurut Sopiah . motivasi konsumen merupakan daya pendorong yang mengakibatkan seorang anggota mau dan rela untuk menggerakkan kemampuan dalam bentuk keahlian atau keterampilan, menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran Menurut American Encyclopedia motivasi adalah kecenderungan . uatu sifat pokok pertentanga. dalam diri seseorang yang membangkitkan topangan dan Teori motivasi Abraham Maslow dikenal juga sebagai teori hirarki disebutkan darimana kebutuhan manusia dapat disusun secara hirarki. Kebutuhan paling atas menjadi motivator utama jika kebutuhan tingkat bawah semua sudah Persepsi Kualitas Persepsi kualitas merupakan persepsi konsumen terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa layanan yang sama dnegan maksud yang Menurut Zeithaml dalam Muafi dan Effendi . persepsi terhadap kualitas dapat didefinisikan sebagai persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan dari suatu produk atau jasa layanan yang berkaitan dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan. Sedangkan menurut Durianto, et al . persepsi kualitas merupakan pembahasan pelanggan terhadap produk dan atau atribut yang dimiliki produk . epentingan tiap pelanggan berbed. Persepsi kualitas meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan bagaimana suatu merek dipersepsikan sehingga dengan diketahuinya persepsi pelanggan terhadap kualitas dari merek yang dimiliki maka perusahaan dapat menentukan langkahlangkah apa yang dapat diambil guna memperkuat persepsi pelanggan terhadap merek yang dimiliki oleh perusahaan Persepsi kualitas dipengaruhi oleh dua dimensi, yaitu dalam bentuk kualitas produk dan kualitas jasa. Sikap Konsumen Sikap adalah inti dari perasaan suka atau tidak suka seseorang terhadap suatu objek tertentu. Sikap merupakan tanggapan perasaan seseorang terhadap objek tertentu. Sikap konsumen adalah tanggapan perasaan konsumen yang bisa berupa perasaan suka atau tidak suka terhadap objek tertentu, misalnya bagaimana sikap konsumen terhadap kinerja produk, bagaimana sikap konsumen terhadap merek perusahaan, bagaimana sikap konsumen terhadap harga produk, bagaimana sikap perusahaan yang ditayangkan di TV, dan Menurut Philip Kotler . yang dikutip oleh Etta Mamang Sangadji dan Sopiah . , sikap adalah perilaku yang menunjukkan apa yang disukai dan tidak disukai konsumen. Menurut Engel et al, . dikutip oleh Etta Mamang Sangadji dan Sopiah . sikap adalah suatu mental dan saraf yang berkaitan dengan kesiapan untuk menanggapi, diorganisasi pengalaman, dan memiliki pengaruh yang mengarahkan dan/atau dinamis terhadap Menurut Etta Mamang Sangadji dan Sopiah . struktur sikap terdiri atas 3 komponen yang saling menunjang Komponen kognitif merupakan representif apa yang dipercayai oleh individu pemilik sikap. Komponen perasaan yang menyangkut aspek Komponen konatif merupakan aspek kecenderungan berprilaku tertentu sesuai dengan sikap yang dimiliki oleh seseorang. Kerangka Konsep Berdasarkan dasar teori yang telah diuraikan, maka sebuah model untuk penelitian ini yang nampak pada gambar. Model tersebut terdiri dari tiga variabel konsumen, persepsi kualitas, dan sikap konsumen serta satu variabel dependen yaitu keputusan pembelian. Konsep teori tersebut disusun dalam suatu kerangka konsep sebagai berikut : Gambar 1 Kerangka Konsep Motivasi (X. Persepsi (X. Sikap (X. Keputusan Pembelian (Y) Hipotesis H1 : H2 : H3 : H4 : Motivasi pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Persepsi kualitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Sikap konsumen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Motivasi kualitas, dan sikap konsumen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Metode Penelitian Jenis dan Sumber Data Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dari hasil pengamatan dan kuantitatif dari hasil penyebaran kuesioner responden. Sehingga data yang diperoleh berhubungan dengan masalah yang dikemukakan. Sumber data yang digunakan ialah primer dan sekunder. Tekhnik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan beberapa cara yaitu penelitian lapangan, penyebaran kuesioner dan penelitian kepustakaan. Identifikasi Variabel Variabel Independen : - Motivasi (X. - Persepsi Kualitas (X. - Sikap Konsumen (X. Variabel Dependen - Keputusan Pembelian (Y) Definisi Operasional Motivasi konsumen : adalah dorongan yang muncul dari dalam diri atau dari luar diri . penggerak ke arah tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk melakukan pembelian sepeda motor Honda Scoopy. Persepsi kualitas : adalah persepsi pelanggan terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan dari produk sepeda motor Honda Scoopy yang berkaitan dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan. Sikap konsumen : adalah suatu kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk sepeda motor Honda Scoopy dalam masalah-masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsekuen. Teknik Pengambilan Sampel Teknik digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan non probability sampling yaitu purposive sampling. Berdasarkan purposive sampling, peneliti memilih sampel purposif secara subyektif dan dalam pemilihan sampel digunakan pertimbangan tertentu yang disesuaikan dengan tujuan atau masalah penelitian yang Menurut Widiyanto . apabila populasi berukuran besar dan jumlahnya tidak diketahui maka digunakan rumus : ycs2 ycu= 4. cAycuyc. 2 1,982 ycu= 4. 2 = 98,01 OO 98 . ibulatkan menjadi . Alat Analisis Data Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel penggangu atau residual memiliki memiliki distribusi normal atau tidak. Untuk melakukan uji normalitas dapat dengan memakai One Sample Kalmogorov- Smirnov dengan menggunakan taraf 0,1. Data berdistribusi normal jika signifikansi leih dari 10% atau 0,1. Uji Reliabilitas Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2. Untuk menguji keandalan kuesioner yang digunakan, maka dilakukan analisis reliabilitas berdasarkan koefisien Alpha Cronbach. Koefisien Alpha Cronbach menafsirkan korelasi antara skala yang dibuat dengan semua skala indikator yang ada dengan keyakinan tingkat kendala. Indikator yang dapat diterima apabila koefisien alpha diatas 0,60. Menurut Nunnaly . dalam Ghozali . suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,60. Uji Validitas Untuk menilai apakah isi instrumen mempunyai validitas yang tinggi atau tidak, maka perlu dilakuka uji validitas. Validitas kesesuaian alat ukur yang digunakan Dalam penelitian ini uji validitas diuji menggunakan uji bivariat Jika nilai korelasi diatas 0,5 dan signifikan maka dinyatakan valid. Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinieritas Menurut Dwi P. ,( 2008:. Ada beberapa metode pengujian, yaitu dengan melihat nilai variance inflation factor VIF ), dengan membandingkan nilai koefisien determinasi individual ( rA ) dengan nilai determinsi seretntak ( RA). Dan dengan melihat nilai eignvalue dan condition index Uji Heteroskedastisitas Menurut Dwi. P ( 2008:. , uji hetokeditasitas, yaitu adanya ketidak samaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi. Dalam model regresi tidak boleh ada gejala Ada beberapa metode pengujian yang bisa digunakan diantaranya yaitu Uji Park. Uji Glesjer. Melihat Pola Grafik Regresi, dan uji koefisien korelasi Spearman. Uji Autokorelasi Menurut Dwi. P . 8 : 47 ), uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi kelasik autokorelasi, yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada suatu pengamatan dengan pengamatan lain pada model regresi. Dalam model regresi tidak boleh ada autokorelasi. Metode pengujian yang sering diigunakan adalah dengan Uji Durbin-Watson. Regresi Linier Berganda Untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel bebas terhadap keputusan pembelian, maka dipergunakan Model Regresi Linier Berganda rumusnya dikemukakan oleh Rangkuti . sebagai berikut : Y = a b1X1 b2X2 b3X3 e Uji F Pengujian secara serentak dilakukan untuk mengetahui besarnya pengaruh semua variabel bebas terhadap variabel Uji T Pengujian digunakan untuk menguji apakah setiap mempunyai pengaruh atau tidak terhadap variabel terikat maka selanjutnya dapat dijelaskan variabel mana yang diantara variabel bebas tersebut yang dominan berpengaruh terhadap variabel terikat IV. Hasil Penelitian Tanggapan Responden Penyajian Data Berdasarkan data dari 100 responden yang menggunakan produk sepeda motor Honda Scoopy melalui daftar pertanyaan didapat kondisi responden tentang jenis kelamin dan usia. Tabel 2 Jenis Jumlah Presentase No. Pernyataan STS Kemungkinan kecil Honda Scoopy Kelamin Responden Laki Ae Laki Perempuan Jumlah Honda Scoopy memiliki daya tahan mesin yang lebih motor matik sejenis Tabel 5 Frekuensi Tanggapan Responden Tentang Sikap Konsumen Skor Variabel Penelitian Berdasarkan kuesioner sebagaimana lampiran 1 dari 100 responden, maka diperoleh tanggapantanggapan, yang mana tanggapan Sangat Setuju (SS). Setuju (S). Netral (N). Tidak Setuju (TS). Sangat Tidak Setuju (STS). (X. Tanggapan Responden No. Tanggapan Responden Pernyataan Anda Model Honda STS Scoopy bervariasi. Tabel 3 Frekuensi Tanggapan Responden Tentang Motivasi (X. No. Pernyataan Kombinasi Honda Scoopy STS Bahan bakar sepeda Honda Scoopy irit. Anda Tabel 6 Frekuensi Tanggapan Responden Tentang Keputusan Pembelian (Y) Anda Tanggapan Responden No. percaya diri. Tabel 4 Frekunsi Tanggapan Responden Tentang Persepsi Kualitas Pernyataan Anda Honda Scoopy STS (X. Anda karena suku cadang mudah didapatkan. Anda Tanggapan Responden No. Pernyataan STS Uji Reliabilitas Tabel 8 Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Alpha Status Motivasi (X. Reliabel Persepsi Kualitas Reliabel Sikap (X. Reliabel Keputusan Reliabel (X. Analisis dan Pembahasan Uji Normalitas Pembelian (Y) Gambar 2 Uji Normalitas Uji reliabilitas adalah tingkat kestabilan suatu alat pengukur dalam suatu gejala / kejadian. Suatu konstruk atau memberikan nilai Cronbach Alpha > 0. Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinieritas Tabel 9 Nilai Tolerance dan VIP Collinearity Berdasarkan hasil olahan data yang terlihat pada gambar di atas, diperoleh bahwa data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti garis itu, maka model regresi memenuhi asumsi Ae asumsi Butir r hitung Motivasi (X. r tabel Ket. Valid Valid Valid Persepsi Valid Kualitas (X. Statistic Status Tolerance VIF Motivasi X1 Tidak Ada Persepsi Kualitas Tidak Ada Tidak Ada Gejala Sikap X3 Gejala Gejala Uji Validitas Tabel 7 Uji Validitas Variabel Model Valid Valid Sikap Konsumen (X. Valid Keputusan Valid Pembelian (Y) Hasil nilai Tolerance dari masingmasing variabel independen lebih dari 0. dan nilai VIF nya kurang dari 10. Maka dapat disimpulkan bahwa model regresi yang sudah dianalisis tidak terjadi masalah Valid Valid Uji Heteroskedastisitas Gambar 3 Grafik Scatterplot Valid Valid Berdasarkan pengujian pada tabel uji validitas diatas, diketahui bahwa nilai r hitung dari semua indikator variabel lebih besar dari r tabel. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa semua indikator dalam penelitian ini adalah valid Dari grafik scatterplot di atas dapat dilihat bahwa tidak ada pola yang jelas serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 . pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas. Tabel 10 Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Uji Autokorelasi Tabel 9 Hasil Uji Autokorelasi Coefficients Std. Model Error Beta Sig. (Constan. Durbin- Square Square Estimate Watson Model Summaryb Std. Adjusted Error of Model Predictors: (Constan. X3. X1. X2 Dependent Variable: Y Berdasarkan diketahui nilai DW 1. 842, nilai signifikansi adalah 5%, jumlah sampel N=100 dan jumlah variabel independen adalah 3 (K=. maka diperolah nilai du 1. Nilai DW lebih besar dari batas atas . dan kurang dari . -d. 74 = 2. sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi. Uji Regresi Linier Berganda Analisis yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara variable independen (X) dengan variable dependen (Y). Dalam penelitian ini variable independen (X) adalah motivasi, persepsi kualitas, dan sikap konsumen. Sedangkan variable dependen (Y) adalah keputusan pembelian kendaraan sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda, maka akan dipergunakan persamaan regresi linier SPSS (Statistical Product and Service Solutio. 00, sehingga hipotesis yang dikemukakan dapat di uji kebenarannya. Dependent Variable: Y Berdasarkan hasil pada tabel di atas, maka dapat dibuat model persamaan regresi linear berganda untuk penelitian ini sebagai Y = 4. 159 X1 0. 204 X2 0. Pengujian Hipotesis Uji F Uji F digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap variabel Pengujian ini membandingkan Fhitung dengan Ftabel. Tabel 11 Uji F ANOVAb Sum of Mean Model Squares Df Square Regression Residual Total Sig. Predictors: (Constan. X3. X1. X2 Dependent Variable: Karena F hitung > F tabel . , maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel independen Motivasi (X. Persepsi Kualitas (X. , dan Sikap Konsumen (X. berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen Keputusan Pembelian Kendaraan Sepeda Motor Honda Scoopy (Y). Uji T Pengujian secara pasrial . digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial atau secara individual, dan dapat pula digunakan untuk melihat pengaruh variabel bebas yang paling Secara teknis pengujiannya dilakukan dengan membandingkan nilai dengan nilai ttabel pada taraf 0,05. Dengan menggunakan tingkat keyakinan 95%, = 05 . %). Tabel 12 Uji T Coefficientsa Standardize Unstandardize d Coefficients Coefficients Std. Model 1 (Constant Error Beta Sig. Dependent Variable: Y Variabel motivasi konsumen (X. berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, karena t hitung lebih besar dari t tabel . hitung = 1. > t tabel = 1. dan tingkat signifikan > 0. 05 sehingga Ho diterima dan Ha Variabel persepsi kualitas (X. berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, karena t hitung lebih besar dari t tabel . hitung = 248 > t tabel = 1. dan tingkat signifikan < 0. 05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Variabel sikap konsumen (X. berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, karena t hitung l ebih besar dari t tabel . hitung = 007 > t tabel = 1. tingkat signifikan < 0. 05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Pembahasan Berdasarkan pada analisis yang telah dikemukakan diatas, maka dapat dijelaskan bahwa dari persamaan regresi tersebut bernilai positif, artinya bahwa variabel Ae variabel Motivasi (X. Persepi Kualitas (X. Sikap Konsumen (X. , berpengaruh terhadap keputusan pembelian kendaraan sepeda motor Honda Scoopy. Selanjutnya hipotesis digunakan uji-f . ji bersamasam. dengan membandingkan nilai F hitung dengan F tabel dengan tingkat signifikan 95% atau a = 0. 05 diperoleh nilai F hitung = 604 dan F tabel = 3. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Motivasi (X. Persepi Kualitas (X. Sikap Konsumen (X. secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian kendaraan sepeda Motor Honda Scoopy di Samarinda. Pengaruh Motivasi Konsumen (X. adalah sebesar 1. 757 lebih besar dari t tabel . 757 > 1. dan signifikansinya . lebih besar dari yang disyaratkan . > 0. Hasil ini menunjukan bahwa berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Pengaruh Persepsi Kualitas (X. adalah sebesar adalah sebesar 2. 248 lebih besar dari t tabel . 248 > 1. dan signifikansinya . lebih kecil dari yang disyaratkan . 027 < 0. Hasil ini menunjukkan bahwa variabel persepsi kualitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Hal ini berarti persepsi kualitas merupakan salah satu faktor yang dapat mendorong konsumen untuk melakukan pembelian produk sepeda motor Honda Scoopy. Konsumen percaya berdasarkan evaluasi mereka terhadap kualitas akan dapat membantu dalam mempertimbangkan produk mana yang akan mereka beli. Pengaruh positif ini nampak pada sebagian besar pernyataan konsumen sepeda motor Honda Scoopy yang menyatakan bahwa mereka memilih membeli sepeda motor Honda Scoopy karena menurut mereka kualitas suku cadang serta daya tahan mesin yang baik. Pengaruh Sikap Konsumen (X. adalah sebesar 2. 007 lebih besar dari t tabel . 007 > 1. dan signifikansinya . lebih kecil dari yang disyaratkan . Hasil ini menunjukkan bahwa variabel sikap konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Hal ini berarti juga bahwa jika sikap konsumen semakin baik, maka akan mengakibatkan semakin tinggi kesediaan konsumen untuk melakukan pembelian produk sepeda motor Honda Scoopy. Hal ini dapat dilihat dari sikap konsumen terhadap model sepeda motor yang bervariasi, kombinasi warna, dan bahan bakar yang irit, maka dapat disimpulkan bahwa sikap konsumen mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. VI. Penutup Kesimpulan Dari analisis statistik dengan menggunakan alat bantu Statistic Problem and Statistical Solution (SPSS) versi 16. pada bab V sebagai bab analisis dan pembahasan tentang Pengaruh Motivasi. Persepsi Kualitas, dan Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda Scoopy di Samarinda, maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai Variabel motivasi (X. mempunyai pengaruh yang positif dan tidak keputusan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Variabel persepsi kualitas (X. mempunyai pengaruh yang positif dan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Variabel sikap konsumen (X. mempunyai pengaruh yang positif dan pembelian sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Dari ketiga variabel tersebut diketahui variabel persepsi kualitas (X. keputusan pembelian diantara variabel lain yang diteliti. Kemudian pengaruh terbesar lainnya adalah variabel sikap konsumen (X. dan variabel motivasi konsumen (X. Saran Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka beberapa saran Ae saran dapat dikemukakan, antara lain : Disarankan untuk PT. Astra Honda Motor (AHM) untuk meningkatkan variabel persepsi kualitas, karena variabel ini yang berpengaruh secara Artinya keputusan pembelian konsumen lebih disebabkan karena unsur-unsur persepsi kualitas yakni kualitas suku cadang, kualitas produk, serta daya tahan mesin. Hasil pengujian analisis dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber tambahan referensi penelitian selanjutnya dan informasi bagi penyusunan rencana strategis sepeda motor Honda Scoopy di Samarinda. Bagi kalangan akademis atau peneliti, diharapkan hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai acuan dan sebagai yang sejenis serta berguna untuk ilmu pengetahuan d yang akan datang. DAFTAR PUSTAKA