Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Juni, 2024, pp. 009 - 014 PELATIHAN TERAPI KOMPLEMENTER AKUPRESUR AWAM UNTUK NYERI KEPALA,MUAL MUNTAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU PERMATA Defrima Oka Surya1. Fitri Wahyuni S2. Dewi Susilawati3. Armein Syahid4. Vivi Syofia Sapardi5. Dedi Adha6. Yusriana7. Viki Yusri8. Zulham Efendi9. Afrizal10. Ria Desnita11 4,8 Prodi D i Keperawatan/Universitas MERCUBAKTIJAYA 2,5,6,7,9,10,11Prodi S1 Keperawatan/Universitas MERCUBAKTIJAYA 3Prodi S1 Kebidanan/Universitas MERCUBAKTIJAYA E-mail : defrima. okasurya@gmail. Abstrak: Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok rentan yang memiliki risiko terjadinya masalah permasalahan kesehatan yang terjadi pada lansia sebagai akibat bertambah usia, pola hidup dan lingkungan sehingga menyebabkan terjadinya penyakit degeneratif salah satunya adalah Hipertensi yang mengakibatkan nyeri kepala, mual muntah dan gangguan kesehata reproduksi . RW 09 Kelurahan Gunung Sarik. Kuranji adalah RW yang memiliki banyak Lansia hipertensi dengan jumlah 32 orang dan memiliki kader 4 orang Berdasarkan survey awal yang dilakukan pada 12 orang Lansia hipertensi di RW 12 Kelurahan Gunung Sarik. Kuranji Padang didapatkan keterangan selama ini usaha yang mereka lakukan untuk mengatasi hipertensinya yaitu dengan mengunakan terapi herbal dan farmakologis. Penerapan terapi komplementer akupresur belum dilakukan di tatanan perawatan pada Lansia Hipertensi. Metode: Masalah hipertensi pada lansia diatasi dengan pendampingan dan pelatihan akupresur awam anggota keluarga lansia dengan kegiatan meliputi edukasi mengenai akupresur awam untuk pengendalian hipertensi pada lansia, pelatihan dan pendampingan akupresur awam pada anggota keluarga. Hasil: Setelah kegiatan pendampingan dan pelatihan akupresur awam didapatkan hasil terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan terapi akupresur untuk masalah hipertensi Kata Kunci: Akupresur. Hipertensi. Lansia Abstract: Background: The elderly are a vulnerable group who are at risk of developing health problems. Many health problems that occur in the elderly as a result of increasing age, lifestyle and environment, causing degenerative diseases, one of which is hypertension. RW 12 Gunung sarik. Kuranji is RT that have a lot of elderly hypertension with a total of 32 people. Based on an initial survey conducted on 12 elderly hypertensive people in RW 12 Gunung Sarik Village. Kuranji Padang, it was found that the efforts they had made to overcome their hypertension were using herbal and pharmacological therapies. The application of complementary acupressure therapy has not been carried out in the care setting for the elderly with hypertension Method: After the general acupressure mentoring and training activities, it was found that there was an increase in the knowledge and skills of the elderly and their families in performing acupressure therapy for hypertension problems. Keywords: Accpresur. Hipertention. Elderly ISSN: 2797-3239 (ONLINE) https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Juni, 2024, pp. 009 - 014 Pendahuluan Lansia (Lanjut Usi. merupakan seseorang yang telah mencapai usia lanjut dan mengalami suatu proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri/mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya secara perlahan-lahan,sehingga tidak dapat bertahan terhadap perbaikan kerusakan yang diderita dan infeksi. Seiring dengan meningkatnya usia terjadi juga peningkatan kejadian penyakit karena proses degeneratif diantaranya adalah Hipertensi. Diabetes Mellitus. Gagal Ginjal dan Stroke. Masalah kesehatan yang paling tinggi kejadiannya pada kelompok lansia akibat proses degeneratif adalah hipertensi (Rasmaliah. Parida Hanum, 2. Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah diatas nilai normal. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sekitar 140 mmHg atau tekanan diastolik sekitar 90 mmHg. Hipertensi merupakan masalah yang perlu diwaspadai, karena tidak ada tanda gejala khusus pada penyakit hipertensi dan beberapa orang masih merasa sehat untuk beraktivitas seperti biasanya. Hipertensi jika tidak dikendalikan akan beresiko terjadi komplikasi seperti Stroke, ganguan jantung, gangguan gingal bahkan Demensia pada lansia (Black & Hawks, 2. Pengontrolan hipertensi pada lansia membutuhkan pelayanan kesehatan terpadu yang mencakup upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif serta dukungan keluarga sebagai support system yang menunjang keberhasilan pengobatan dan perawatan hipertensi lansia. Terapi Komplementer ikut berperan dalam pengontrolan hipertensi pada lansia dan terbukti efektif dalam mengontrol tekanan Salah satu terapi komplementer yang bisa di aplikasikan kepada lansia dengan hipertensi adalah akupresur. Akupresur adalah bagian dari ilmu akupunktur yang menggunakan jari dan tangan untuk manipulasi titik-titik akupunktur dan meridian (Surya & Desnita, 2. Manipulasi dengan jari dan tangan merupakan bagian dari Terapi akupresur bisa dilakukan oleh masyarakat awam secara mandiri pada penyakit yang lazim terjadi pada masyarakat dengan pengawasan dari terapis professional yang bersertifikat. Hal tersebut menjadi peluang bagi tenaga kesehatan untuk melatih anggota keluarga dalam merawat angota keluarga yang sakit dengan terapi komplementer akupresur awam. Sehingga dapat meminimalkan komplikasi hipertensi pada lansia dan akhirnya meningkatkan derajat kesehatan lansia (Aminuddin et al. , 2. RW 09 Kelurahan Gunung Sarik. Kecamatan Kuranji. Kota Padang merupakan salah satu RW yang memiliki banyak Lansia dengan hipertensi. Data hipertensi yang didapatkan dari survey awal yang dilakukan pada April 2021 diperoleh data RW 12 didapatkan 32 oranga dengan Hipertensi dan 47% telah mengalami komplikasi. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada 12 orang pasien hipertensi yang ada ada di RW 12 didapatkan keterangan selama ini usaha yang mereka lakukan untuk mengatasi hipertensinya yaitu dengan mengunakan terapi herbal dan farmakologis. Terapi komplementer Akupresur belum pernah dilakukan. Klien dan keluarga juga tidak mengetahui bahwa terapi akupresur dapat menurunkan tekanan darah. Dari 12 orang pasien, yakni 2 orang menggunakan terapi jus labu siam untuk mengurangi ISSN: 2797-3239 (ONLINE) https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Juni, 2024, pp. 009 - 014 tekanan darah tingginya, 2 orang menggunakan air rebusan daun binahong, dan 8 orang lagi hanya mengkonsumsi obat farmakologi untuk menurunkan tekanan darahnya. Untuk mengontrol tekanan darah dan mengatasi terjadinya komplikasi serta meningkatkan derajat kesehatan Lansia perlu dikembangkan upaya pembinaan kesehatan lansia. Salah satu upaya yang belum pernah dikembangkan di RW 109 Kelurahan Gunung Sarik adalah sosialisasi, pendampingan dan pelatihan keluarga dalam memanfaatkan terapi komplementer akupresur awam untuk mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Upaya ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap serta keterampilan keluarga dalam melakukan akupresur secara mandiri kepada lansia untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah segala resiko komplikasi yang dapat terjadi akibat hipertensi sehingga Lansia dapat hidup secara sehat, aman dan menjalani kehidupan masa tua yang berkualitas. Metode Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi, pelatihan dan pendampingan keluarga dalam terapi akupresur untuk lansia dengan hipertensi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 25 NovemberAe1 Desember 2022 secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan. Rincian pelaksanaan kegiatan terdapat pada tabel Waktu Tahap Persiapan 25 November 2022 26 November2022 27 November 2022 27 November 2022 Tabel 1. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Koordinasi tim serta rapat tim untuk merancang kegiatan Sosialisasi rencana kegiatan dengan mitra dengan diskusi bersama RW, kader dan warga secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan Merancang metode pelaksanaan untuk pemecahan masalah Melaksanakan pre-test untuk menilai pengetahuan keluarga tentang hipertensi dan akupresur awam untuk hipertensi dengan jumlah 10 orang Tahap Implementasi 1 Desember 2022 Sosialisasi tentang hipertensi dan akupresur awam pada 1 Desember 2022 Pelatihan akupresur awam untuk nyeri kepala, mual muntah Tahap Evaluasi 17 Oktober 2021 Melaksanakan post-test untuk menilai pengetahuan keluarga dan ketepatan keluarga dalam melkaukan terapi akupresur awam dengan jumlah 10 orang 30 Oktober 2021 Evaluasi dengan mendengarkan masukan mitra terkait program yang sudah dijalankan ISSN: 2797-3239 (ONLINE) https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Juni, 2024, pp. 009 - 014 Hasil Hasil yang dicapai dari program yang telah dilakukan dapat dilihat pada tabel Tabel 2. Program Kegiatan dan Hasil yang Dicapai Program Kegiatan Hasil yang dicapai Sosialisasi tentang hipertensi Pengetahuan keluarga dan lansia tentang nyeri kepala, mual muntah dan hipertensi mengalami peningkatan kesehtan reproduksi Sosialisasi akupresur untuk Pengetahuan keluarga lansia dengan lansia dengan hipertensi nyeri hipertensi mengalami peningkatan kepala, mual muntah dan kesehtan reproduksi Pelatihan akupresur awam Keluarga mampu melakukan terapi pada kader lansia dengan akupresur awam pada lansia dengan hipertensi nyeri kepala, mual hipertensi Melaksanakan pre-test dan Mendapatkan data kuantitatif tingkat post-test untuk mengevaluasi pengetahuan keluarga sebelum dan dan setelah kegiatan PKM selesai tentang keterampilan keluarga dengan hipertensi dan akupresur awam. Dimana jumlah 10 orang didapatkan 9 orang . %) peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah dibandingkan skor pengetahuan sebelum dan sesudah program PKM. Gambaran pengetahuan keluarga lansia sebelum dan sesudah pelaksanaan program PKM ini adalah sebagai berikut: Tabel 3. Distribusi Frekuensi Tingkat Pengetahuan Keluarga tentang nyeri kepala, mual muntah dan kesehtan reproduksi Sebelum dan Sesudah Pelaksanaan Program PKM . = . Pre-test Post-test Pengetahuan Baik Kurang Baik Total Berdasarkan tabel 3 di atas diketahui bahwa sebelum pelaksanaan program PKM, sebagian besar keluarga lansia . %) memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang Hipertensi. Setelah implementasi program PKM terjadi peningkatan pengetahuan ISSN: 2797-3239 (ONLINE) https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Juni, 2024, pp. 009 - 014 dimana 90% keluarga lansia sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang nyeri kepala, mual muntah dan kesehtan reproduksi Dokumentasi dari kegiatan yang sudah dilakukan dapat dilihat pada gambar Gambar 1. Sosialisasi Materi Gambar 2. Pelatihan Akupresur Awam Diskusi Lansia merupakan kelompok rentan yang ada di sebuah keluarga, peran keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit sangat diperlukan dalam peningkatan derajat kesehatan anggota keluarga, namun belum semua anggota kelurga mampu merawat anggota keluarga yang sakit (Friedman et al. , 2. Keluarga dengan lansia hipertensi di RW 12 memiliki pengetahuan yang kurang baik dalam merawat anggota kelurga yang sakit dengan hipertensi. Lansia rentan mengalami komplikasi penyakit hipertensi yang dialaminya diantaranya gangguan jantung dan stroke Tidak optimalnya peran kelurga dalam merawat anggota keluarga yang sakit dapat memperburuk keadan lansia dengan hipertensi. Lansia di keluarga memerlukan perhatian khusus terkait dalam merawat kesehatannya yang perlu di lakukan secara Program kegiatan yang sudah dilakukan berupa sosialisasi tentang hipertensi dan akupresur awam untuk lansia dengan hipertensi dan membentuk kelompok keluarga dengan lansia hipertensi yang menjadi wadah dalam berbagi informasi dan kelompok pendukung dalam merawat anggota keluarga yaitu lansia dengan hipertensi. Terapi akupresur yang diberikan pada penderita hipertensi menyebabkan penurunan stres, peredaran darah menjadi lancar dan klien menjadi rileks sehingga tekanan darah berangsur-angsur menjadi turun (Aminuddin et al. , 2. Akupresur dapat menstimulasi saraf-saraf di superficial kulit yang kemudian diteruskan ke otak di bagian hipotalamus. Sistem saraf desenden melepaskan opiat endogen seperti hormon Pengeluaran hormon endorphin mengakibatkan meningkatnya kadar hormon endorphin di dalam tubuh yang akan meningkatkan produksi kerja hormon Peningkatan hormon dopamin mengakibatkan terjadinya peningkatan aktivitas sistem saraf parasimpatis. Sistem saraf parasimpatis berfungsi mengontrol aktivitas yang berlangsung dan bekerja pada saat tubuh rileks, sehingga penderita hipertensi mempersepsikan sentuhan sebagai stimulus respon relaksasi dan menyebabkan penurunan tekanan darah (Aminuddin et al. , 2. (Sukmadi et al. , 2. ISSN: 2797-3239 (ONLINE) https://doi. org/10. 36984/jam. Jurnal ABDI MERCUSUAR Vol. No. Juni, 2024, pp. 009 - 014 Kesimpulan dan Saran Pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan terapi akupresur awam pada lansia dengan hipertensi dengan melakukan sosialisasi dan melatih anggota keluarga tentang akupresur awan untuk lansia dengan hipertensi sehingga bisa membanntu lansia dlaam mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya nyeri kepala, mual muntah pada lansia hipertensi. Ucapan Terima Kasih