Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni 2021 Vol. Model Silabus Komputer Arab Berbasis Keterampilan Abad ke-21 Ihwan Rahman Bahtiar1*. Chakam Failasuf2. Siti Jubaidah3 Universitas Negeri Jakarta 1,2,3 Alamat Surel ihwanrb@unj. *Penulis Korespondensi Kata Kunci Arab Abstrak Globalisasi dan percepatan teknologi informasi pada abad 21 melahirkan paradigma baru dalam dunia pendidikan. Guru tidak hanya dituntut mentransfer pengetahuan, tetapi juga membekali mahasiswanya dengan berbagai keterampilan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah silabus mata kuliah Komputer Arab berbasis keterampilan abad 21 pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Successive Approximation Models 1 (SAM. yang dipadukan dengan model desain silabus Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Model Successive Approximation Models 1 (SAM. terdiri dari 3 tahapan pengembangan yang diawali dan diakhiri dengan evaluasi, tahapan-tahapanya yaitu: . Evaluasi . , . desain, . pengembangan, dan . Evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui kuesioner untuk penilaian tim ahli dan wawancara untuk uji coba satu-satu. Analisis data menggunakan skala Guttman yaitu skor 1 untuk jawab AuYaAy dan 0 untuk AuTidakAy. Berdasarkan hasil penilaian tim ahli dan dan dosen pengampu, silabus yang dikembangkan ini dinilai sangat baik dan sesuai dengan prinsip pengembangan keterampilan abad 21. Pendahuluan Saat ini kita diyakini sedang berada pada era abad 21. Ada dua tantangan besar yang kita hadapi pada abad 21 ini yaitu globalisasi dan perkembangan teknologi. Tantangan pertama, globalisasi. abad 21 memang sangat identic dengan globalisasi di mana sekat antar negara semakin tidak ada (Aslamiah. Abbas, dan Mutiani 2. Dampak adanya globalisasi tersebut adalah terjadinya persaingan yang lebih ketat dalam berbagai bidang karena kita tidak hanya bersaing dengan penduduk lokal tetapi juga masyarakat internasional. Tantangan kedua adalah perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi serta semakin luasnya penggunaan teknologi tersebut menjadi fenomena yang dapat mengubah paradigma pendidikan di abad 21 ini (Farisi 2. Teknologi yang semakin maju bahkan melampaui prediksi sebelumnya melahirkan budaya baru di mana teknologi perlahan menggantikan posisi manusia sebagai tenaga kerja (Arnyana 2. Apa tanggung jawab kita sebagai pendidik menghadapi abad 21 di atas? Sebagai pendidik tentu saja kita perlu berperan aktif untuk membekali siswa dengan berbagai keterampilan abad 21. USbased Partnership for 21st Century Skills (P. , menyebutkan ada empat keterampilan yang diperlukan pada abad ke-21 yaitu AuThe 4CsAy yang merupakan kepanjangan dari communication . , collaboration . , critical thinking . erpikir kriti. , dan creativity . (Skills 2. Trilling dan Fadel (Piirto 2. menyebutkan bahwa keterampilan abad 21 adalah ketrampilan yang mencakup keterampilan kreativitas dan inovasi dalam kerangka keterampilan yang Secara operasional, keterampilan-keterampilan tersebut mencakup kemampuan berpikir kreatif (Think Creativel. , bekerja secara kreatif dengan orang lain (Work Creatively with Other. , dan menerapkan berbagai inovasi (Implement Innovation. Sementara itu. Tan et al. mengidentifikasi bahwa sebelas keterampilan Utama yang diperlukan untuk berhasil di dunia global abad ke-21 yaitu kemampuan komunikasi dan kolaborasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, literasi informasi, literasi media, literasi teknologi informasi, fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi, inisiatif dan pengarahan diri, sosial dan lintas budaya, produktivitas dan akuntabilitas, serta kepemimpinan dan tanggung jawab. Dalam konteks pendidikan, ada sepuluh keterampilan abad ke-21 yang direkomendasikan untuk diterapkan para pendidik kepada siswanya. Sepuluh keterampilan tersebut terklasifikasikan menjadi empat kategori, yaitu way of thinking, way of working, tools for working dan skills for living in the world. Way of thinking mencakup kreativitas, inovasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembuatan Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta 19 | I. Bahtiar. Failasuf, & S. Jubaidah Way of working mencakup keterampilan berkomunikasi, berkolaborasi dan bekerja sama dalam tim. Tools for working mencakup adanya kesadaran sebagai warga negara global maupun lokal, pengembangan hidup dan karir, serta adanya rasa tanggung jawab sebagai pribadi maupun Sedangkan skills for living in the world merupakan keterampilan yang didasarkan pada literasi informasi, penguasaan teknologi informasi dan komunikasi baru, serta kemampuan untuk belajar dan bekerja melalui jaringan sosial digital (Griffin. McGaw, dan Care 2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui kurikulum 2013 pernah merilis kebijakan terkait penerapan 4C . eterampilan abad . dalam kurikulum pendidikan kita. Meskipun demikian, pada tataran penerapannya keterampilan tersebut belum sepenuhnya dapat direalisasikan. Salah satu faktor penyebab hal tersebut adalah silabus yang digunakan belum diintegrasikan dengan keterampilan abad 21 itu sendiri. Komputer Arab merupakan salah satu mata kuliah yang diberikan kepada seluruh mahasiswa Program Studi (Prod. Pendidikan Bahasa Arab se-Indonesia. Meskipun demikian, para dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab kurang memberikan perhatian pada pengembangan mata kuliah ini termasuk penyesuaian perangkat kurikulum . yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kondisi tersebut tentu saja cukup memprihatinkan mengingat sebuah silabus idealnya dapat berubah mengikuti perkembangan zaman yang dihadapinya (Salman Sabbah 2. Kurangnya perhatian dosen-dosen pada pengembangan mata kuliah ini menjadi motivasi bagi peneliti untuk menyelaraskan tujuan, isi materi, metode pembelajaran, dan sistem evaluasi pada mata kuliah Komputer Arab dengan keterampilan Abad 21. Metode Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Adapun model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan silabus ini adalah Successive Approximation Models 1 (SAM . yang dipadukan dengan model desain silabus Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Successive Approximation Models adalah model pengembangan yang dikenalkan oleh Micheal W. Allen pada tahun 2012. SAM dianggap sebagai model pengembangan yang lebih gesit dan responsif serta membuka kesempatan lebih untuk berkolaborasi daripada model lain semisal ADDIE (Wintarti. Abadi, dan Fardah 2. Model SAM 1 pada pengembangan ini digunakan sebagai prosedur pengembangan secara keseluruhan, sedangkan model silabus MBKM digunakan untuk desain pengembangan silabus itu sendiri. Langkah-langkah pengembangan dengan Successive Approximation Models 1 (SAM . ini terdiri dari empat langkah utama yaitu evaluasi . , desain, pengembangan, dan evaluasi akhir. Tujuan atau hasil akhir pengembangan ini adalah menghasilkan produk pembelajaran berupa silabus pembelajaran. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan panduan wawancara. Responden pada penelitian ini terdiri dari mahasiswa, ahli materi, ahli desain pembelajaran, dan rekan sejawat sesama dosen Komputer Arab. Adapun Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Kuesioner diberikan kepada mahasiswa, ahli media, dan ahli desain pembelajaran menggunakan skala instrumen Gutman Ya Ae Tidak. Jawaban AuYaAy diberi skor 1 dan jawaban AuTidakAy diberi skor 0. Skor-skor yang diperoleh tersebut kemudian dihitung menggunakan rumus di bawah. ycu I = . otal skor yang diperole. otal skor maksima. Untuk menginterpretasikan hasil perhitungan yang diperoleh, peneliti kemudian menggunakan tabel klasifikasi skala Guttman berikut. Tabel 1. Kriteria Skala Guttman Interval Skor ycuI > 0,8 0,6 < ycuI O 0,8 0,4 < ycuI O 0,6 0,2 < ycuI O 0,4 ycuI O 0,2 Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Kurang Baik Tidak Baik Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 20 Hasil dan Pembahasan Produk yang dihasilkan pada pengembangan ini adalah silabus mata kuliah Komputer Arab berbasis keterampilan abad 21 pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta. Pengembangan silabus ini menggunakan dua jenis model pengembangan yaitu Successive Approximation Models 1 (SAM . Michael Allen yang dipadukan dengan model desain silabus Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Successive Approximation Models 1 (SAM . digunakan dalam prosedur pengembangan secara keseluruhan, sedangkan model silabus pembelajaran MBKM digunakan untuk desain pengembangan silabus itu sendiri. Langkah-langkah pengembangan dengan Successive Approximation Models 1 (SAM . ini terdiri dari empat langkah utama yaitu evaluasi . , desain, pengembangan, dan evaluasi akhir. Gambar 1. Kolaborasi Successive Approximation Models 1 dengan pengembangan silabus MBKM Evaluasi (Analisi. Pada tahapan evaluasi melakukan analisis kebutuhan dan analisis karakteristik mahasiswa. Analisis kebutuhan Tahap awal yang dilakukan adalah mengumpulkan informasi awal yang dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa dan melakukan wawancara terhadap dosen mata kuliah Komputer Arab. Berikut ini adalah hasil pengumpulan informasi pada tahap awal: Gambar 2. Keterampilan Komputer yang diperlukan mahasiswa Pada diagram di atas dapat kita lihat bahwa dari 59 orang mahasiswa menyatakan memerlukan penguasaan keterampilan-keterampilan komputer yang mencakup materi-materi berikut. Pemahaman tentang komponen dan fungsi perangkat keras pada komputer . Keterampilan menulis dokumen berbahasa Arab . Keterampilan menyusun slide presentasi berbahasa Arab 21 | I. Bahtiar. Failasuf, & S. Jubaidah . Keterampilan menghitung statistika sederhana berbahasa Arab . Keterampilan menggunakan aplikasi manajemen referensi berbahasa Arab . Keterampilan mendesain poster berbahasa Arab . Kemampuan membuat audio-video berbahasa Arab . Membuat aplikasi sederhana berbahasa Arab Alasan kebutuhan mahasiswa terhadap keterampilan-keterampilan tersebut pada dasarnya terbagi pada tiga, yaitu alasan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, mahasiswa memerlukan keterampilan tersebut agar dapat mengerjakan tugas kuliah dan tugas akhir . enyusunan skrips. dengan baik. Sementara untuk jangka menengah, mahasiswa yakin bahwa keterampilan-keterampilan tersebut sangat dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan mereka Adapun untuk jangka panjang, mahasiswa meyakini bahwa keterampilan tersebut merupakan modal dasar agar mereka mampu bersaing secara global di masa depan. Pada gambar di atas dapat dilihat bahwa mayoritas mahasiswa membutuhkan keterampilanketerampilan abad 21 yang terdiri dari formulasi kreativitas, berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, komunikasi, dan literasi teknologi informasi. Secara umum ada dua alasan mengapa mereka membutuhkan keterampilan abad 21 tersebut. Pertama, mahasiswa belum mengetahui keterampilan-keterampilan tersebut dan mereka ingin mengetahuinya. Kedua, mahasiswa khawatir tidak mampu bersaing di masa depan jika tidak menguasai keterampilan abad 21. Gambar 3. Keterampilan abad 21 yang dibutuhkan mahasiswa Dari dua gambar di atas dapat disimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab membutuhkan keterampilan komputer yang diintegrasikan dengan keterampilan abad 21. Meskipun demikian terdapat gap antara keterampilan komputer yang dibutuhkan dengan keterampilan yang sudah dikuasai. Kondisi tersebut dapat dilihat dari hasil kuesioner di bawah ini. Gambar 4. Penguasaan keterampilan komputer pada mahasiswa Meskipun terdapat gap antara keterampilan Komputer Arab yang dibutuhkan dengan yang sudah dikuasai, namun pada dasarnya berbagai keterampilan abadi 21 sudah sebagian diintegrasikan pada proses pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner penguasaan keterampilan Abad 21 pada mahasiswa sebagai berikut. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 22 Gambar 5. Penguasaan keterampilan abad 21 Hasil kuesioner di atas menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa sudah menguasai beberapa keterampilan 21 yang dibutuhkan. Jawaban mahasiswa ini sesuai dengan hasil wawancara dengan dosen pengampu yang menyatakan bahwa sebagian keterampilan abad 21 sudah diintegrasikan pada bentuk penugasan. Meskipun demikian, integrasikan keterampilan abad 21 ini masih perlu dikembangkan terutama pada capaian pembelajaran, materi ajar, dan metode pembelajarannya. Kompetensi Komputer Arab dan keterampilan abad 21 yang ditawarkan pada pengembangan silabus ini bukan saja sesuai dengan kebutuhan mahasiswa melainkan juga dengan keinginan Fakta ini dapat dilihat dari hasil kuesioner di bawah berikut. Gambar 6. Keterampilan komputer yang dibutuhkan mahasiswa Pada dua hasil kuesioner di atas tampak jelas bahwa mayoritas mahasiswa ingin menguasai berbagai keterampilan Komputer Arab dan keterampilan abad 21 yang ditawarkan pada pengembangan silabus ini. Alasan utama mengapa mahasiswa ingin menguasa keterampilanketerampilan tersebut karena keterampilan inilah yang sangat kontekstual dengan bidang pekerjaan mereka di masa depan. Selain itu, mahasiswa ingin mengembangkan diri melalui penguasaan keterampilan Komputer Arab dan keterampilan abad 21 tersebut. 23 | I. Bahtiar. Failasuf, & S. Jubaidah Gambar 7. Keterampilan abad 21 yang dibutuhkan mahasiswa Kesimpulan yang diperoleh dari hasil-hasil kuesioner analisis kebutuhan ini adalah masih diperlukan pengembangan silabus mata kuliah Komputer Arab yang diintegrasikan dengan keterampilan abad 21 meskipun sebagian keterampilan abad 21 ini sudah mulai diterapkan. Kesimpulan ini sesuai dengan hasil wawancara dengan dosen pengampu yang menyampaikan bahwa silabus MK Komputer Arab perlu disusun ulang agar dapat lebih mengakomodasi keterampilan abad 21 lebih banyak lagi. Analisis Karakteristik Mahasiswa Dalam menyusun rencana pembelajaran sangat penting memerhatikan karakteristik mahasiswa yang akan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, mayoritas gaya belajar mereka adalah kinestesis. Gaya belajar kinestesis adalah multimodal yang menggunakan kombinasi fungsi sensoris. Pembelajar kinestesis belajar melalui sentuhan, gerakan, dan tindakan (Muluk. Habiburrahim, dan Rechal 2. Pembelajar kinestesis lebih menyukai terlibat langsung dalam pembelajaran karena mereka akan menekankan pengalaman mereka ketika mempelajari sesuatu (Drago dan Wagner Dengan mayoritas gaya belajar mahasiswa yang kinestesis tersebut, tidak heran jika mayoritas mahasiswa menyatakan mereka lebih suka dengan model pembelajaran yang melibatkan mereka secara langsung. Gambar 8. Karakteristik belajar mahasiswa Perancangan Pada tahap perancangan ini ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh peneliti. Kegiatan ini meliputi analisis capaian pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan evaluasi. Secara terperinci tahapan perancangan ini meliputi kegiatan berikut. Mengidentifikasi CPL yang dibebankan pada mata kuliah. Berdasarkan analisis dokumen dan diskusi tim. CPL yang dibebankan pada mata kuliah Komputer Arab ini terdiri dari S-8. S-9. KU-1. KU-5. P-5. KK-5, dan KK-12. Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. | 24 Merumuskan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) yang bersifat spesifik terhadap mata kuliah berdasarkan CPL yang dibebankan pada MK. CPMK yang dirumuskan pada silabus yang dikembangkan ini terdiri dari sembilan CMPK dikembangkan dari CPL. Merumuskan sub-CPMK yang merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan dirumuskan berdasarkan CPMK. Melakukan analisis pembelajaran untuk memberikan gambaran pada mahasiswa tahapan belajar yang akan dijalani. Melakukan analisis kebutuhan belajar untuk mengetahui kebutuhan keluasan dan kedalaman materi pembelajaran, serta perangkat pembelajaran yang diperlukan. Hasil analisis kedalaman materi ini direpresentasikan dalam bentuk jumlah minggu/pertemuan untuk tiap capaian pembelajaran mata kuliah. Menentukan indikator pencapaian Sub-CPMK sebagai kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi CPL. Menetapkan kriteria penilaian dan mengembangkan instrumen penilaian pembelajaran berdasarkan indikator pencapaian Sub-CPMK. Memilih dan mengembangkan bentuk pembelajaran, metode pembelajaran, dan penugasan mahasiswa sebagai pengalaman belajar. Mengembangkan materi pembelajaran dalam bentuk bahan ajar dan sumber-sumber belajar yang sesuai. Pada silabus yang dikembangkan ini, ditetapkan 13 materi yang akan disampaikan kepada mahasiswa. Materi-materi tersebut diambil dari beberapa referensi utama yang disarikan dalam bentuk salindia . Mengembangkan dan melakukan evaluasi pembelajaran. Evaluasi pembelajaran terdiri dari pertama, evaluasi formatif yang bertujuan untuk melakukan perbaikan dalam proses Kedua, evaluasi sumatif yang bertujuan untuk memutuskan hasil capaian pembelajaran mahasiswa. Pengembangan Pada tahap pengembangan, semua materi Komputer Arab dan prosedur pengembangan yang akan ditempuh dirancang ke dalam bentuk silabus dengan data yang didapat dari tahap pengembangan. Pengembangan silabus mengadopsi model desain silabus MBKM yang sedang diterapkan pada perguruan tinggi saat ini. Tahapan-tahapan pengembangan silabus yang dilakukan adalah sebagai Menuliskan kolom identitas Pada tahap ini peneliti menuliskan kolom identitas diisi sesuai dengan nama sekolah nama mata pelajaran, nama kelas, durasi . Menuliskan capaian pembelajaran Pada tahap ini dituliskan capaian pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa pada mata kuliah Komputer Arab. Menuliskan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) Pada tahap ini dituliskan capaian pembelajaran mata kuliah yang dibebankan pada mata kuliah Komputer Arab. Capaian pembelajaran mata kuliah yang disusun merupakan representasi dari capaian pembelajaran utama Menuliskan sub capaian pembelajaran mata kuliah (Sub-CPMK) Pada tahap ini dituliskan capaian pembelajaran mata kuliah yang dibebankan pada mata kuliah Komputer Arab dikembangkan menjadi beberapa sub bagian. Sub Capaian pembelajaran mata kuliah yang dikembangkan merupakan representasi dari capaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah. Mengidentifikasi materi pokok pembelajaran Pada tahap ini mengidentifikasi materi pokok pembelajaran berdasarkan hasil studi dokumen dan diskusi dengan teman sejawat sesama dosen mata kuliah Komputer arab. Materi pokok pembelajaran di atas kemudian dijabarkan lebih rinci lagi sesuai dengan tingkatan aktivitas maupun ranah pembelajarannya. Mengembangkan kegiatan pembelajaran Pada tahap ini peneliti mengembangkan kegiatan pembelajaran yang dirancang dengan menyebutkan model metode pembelajaran yang akan dilakukan untuk mencapai suatu capaian pembelajaran bagi mahasiswa. Dalam memilih pengalaman belajar semua faktor yang diperlukan 25 | I. Bahtiar. Failasuf, & S. Jubaidah dalam kegiatan pembelajaran harus diintegrasikan dengan pendekatan keterampilan abad 21 yaitu berpikir kritis dan pemecahan masalah, kolaborasi, komunikasi, kreativitas dan inovasi. Hasil pemilihan pengalaman belajar dilakukan dengan berdiskusi dengan dosen, dan desainer Menentukan jenis penilaian Pada tahap ini peneliti menentukan penilaian hasil belajar yang akan digunakan. Penilaian yang akan digunakan dipilih berdasarkan capaian pembelajaran yang akan dicapai. Jenis penilaian yang digunakan dalam silabus yaitu penilaian otentik, penilaian unjuk kerja, dan portofolio. Menentukan alokasi waktu Pada tahap ini ditentukan alokasi waktu dengan mempertimbangkan jumlah keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan dan capaian pembelajaran yang akan dicapai. Jumlah pertemuan mata kuliah ini adalah 16 kali pertemuan dengan masing-masing 2sks per pertemuan. 1 sks terdiri dari 50 kegiatan proses belajar, 60 menit kegiatan penugasan terstruktur, dan 60 menit kegiatan mandiri (Junaidi et al. Menentukan sumber belajar. Pada tahap ini ditentukan sumber belajar yang akan digunakan untuk mempelajari materi tertentu sesuai dengan capaian pembelajaran. Sumber belajar yang digunakan dalam silabus ini adalah buku, jurnal, video tutorial, dan beberapa aplikasi terkait. Wujud dari langkah-langkah pengembangan di atas adalah draf silabus mata Kuliah Komputer Arab yang diintegrasikan dengan keterampilan abad 21 sebagai berikut. Tabel 2. Silabus Komputer Arab berbasis keterampilan abad 21 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA FAKULTAS BAHASA DAN SENI PENDIDIKAN BAHASA ARAB SILABUS SINGKAT MATA KULIAH Nama Kode Kredit Semester Komputer Arab 2335-070-2 2 sks DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memiliki literasi dan kompetensi di bidang TIK terutama yang terkait dengan pembelajaran bahasa Arab. Mata kuliah ini meliputi: mengenal komponen dan fungsi perangkat keras pada komputer, menulis naskah berbahasa Arab, menyusun slide presentasi berbahasa Arab, menghitung statistika deskriptif berbahasa Arab, mengutip referensi berbahasa Arab menggunakan aplikasi pengutipan, mendesain poster berbahasa Arab, memproduksi audio berbahasa Arab, memproduksi video berbahasa Arab, coding aplikasi sederhana berbahasa Arab. Pembelajaran akan dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan student center learning, yang mengedepankan kemandirian mahasiswa untuk mencari dan menemukan pengetahuan serta membangun kompetensi yang diharapkan. Pembelajaran dilaksanakan secara online . alam jaringa. CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) MUATAN K-21 Menjelaskan komponen dan fungsi perangkat keras pada komputer (S-9. KU-1. P-5. KK-. 2 mg Menyusun naskah berbahasa Arab dengan teknik yang tepat (S9. KU-5. P-5. KK-. 1 mg Menyusun presentasi berbahasa Arab dengan teknik yang tepat (S-9. KU-5. P-5. KK-. Menghitung statistika deskriptif berbahasa Arab dengan teknik yang tepat (S-9. KU-3. P-5. KK-. Logika pemecahan masalah, dan literasi TIK Kreativitas, komunikasi, berpikir kritis, dan literasi TIK Kreativitas, komunikasi, literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK Logika pemecahan masalah, dan literasi TIK Prosiding Seminar Nasional Bahasa. Sastra, dan Seni. Vol. Mendemonstrasikan pengutipan referensi berbahasa Arab secara otomatis menggunakan aplikasi manajemen referensi (S8. KU-3. P-5. KK-. 2 mg Merancang poster berbahasa Arab dengan teknik yang tepat (S-9. KU-5. P-5. KK-. Mengembangkan model audio berbahasa Arab dengan teknik yang tepat (S-9. KU-5. P-5. KK-. Mengembangkan model video berbahasa Arab dengan teknik yang tepat (S-9. KU-5. P-5. KK-. 2 mg Merancang aplikasi berbahasa Arab menggunakan bahasa pemrograman sederhana (S-9. KU-5. P-5. KK-. 3 mg | 26 komunikasi, kreativitas, berpikir kritis,pemecahan masalah, kolaborasi, dan literasi TIK Kreativitas, komunikasi, literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK Kreativitas, komunikasi, literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK Kreativitas, komunikasi, literasi informasi, literasi media, dan literasi TIK Logika kreativitas, berpikir kritis, dan literasi TIK SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) Menglasifikasikan komponen perangkat keras . pada komputer (C. Menggambarkan fungsi masing-masing komponen hardware pada komputer (C. Membuat gambar alur kerja komponen hardware pada sistem komputer (C. Mendemonstrasikan pemasangan komponen hardware pada komputer (C. Mengurutkan prosedur memunculkan keyboard Arab pada komputer (C. Mengurutkan prosedur memunculkan angka dan karakter Arab pada aplikasi pengolah kata (C. Menentukan jenis huruf Arab yang sesuai untuk penulisan teks Arab pada aplikasi pengolah kata (C. Menyusun naskah berbahasa Arab menggunakan aplikasi pengolah kata (C. Menentukan aplikasi yang tepat untuk penyusunan slide presentasi berbahasa Arab (C. Mengurutkan prosedur memunculkan angka dan karakter Arab pada aplikasi pembuat presentasi (C. Menentukan jenis huruf Arab yang sesuai untuk penyusunan slide presentasi berbahasa Arab (C. Menyusun slide presentasi berbahasa Arab menggunakan aplikasi pembuat presentasi (C. Menemukan istilah-istilah penting statistik dalam bahasa Arab (C. Mengurutkan prosedur memunculkan angka dan karakter Arab pada aplikasi spreadsheet (C. Menerapkan rumus-rumus statistik sederhana pada aplikasi spreadsheet (C. Menghitung statistik sederhana berbahasa Arab menggunakan aplikasi spreadsheet (C. Menentukan ragam aplikasi manajemen referensi untuk pengutipan referensi berbahasa Arab (C. Mengurutkan prosedur memasukkan berbagai referensi berbahasa Arab pada aplikasi manajemen referensi (C. Menerapkan berbagai gaya selingkung . pengutipan referensi berbahasa Arab aplikasi manajemen referensi (C. Menyusun tulisan ilmiah berbahasa Arab menggunakan aplikasi manajemen referensi (C. Menemukan aplikasi yang tepat untuk menyusun poster berbahasa Arab (C. Menemukan teknik pengaturan penulisan teks Arab pada aplikasi pembuat poster (C. Menentukan teknik yang tepat penyusunan poster berbahasa Arab pada aplikasi pembuat poster (C. Menyusun poster berbahasa Arab menggunakan aplikasi pembuat poster (C. Menentukan aplikasi yang tepat untuk memroduksi audio berbahasa Arab (C. Mendemonstrasikan teknik dasar pengeditan audio pada aplikasi pengedit audio (C. 27 | I. Bahtiar. Failasuf, & S. Jubaidah Membandingkan beberapa aplikasi pengedit audio berbahasa Arab (C. Mengembangkan audio berbahasa Arab menggunakan aplikasi pengedit audio (C. Menentukan aplikasi yang tepat untuk memroduksi video berbahasa Arab (C. Mendemonstrasikan teknik dasar pengeditan video pada aplikasi pengedit video (C. Membandingkan beberapa aplikasi pengedit video berbahasa Arab (C. Mengembangkan video berbahasa Arab menggunakan aplikasi pengedit video (C. Menentukan bahasa pemrograman sederhana untuk merancang aplikasi berbahasa Arab (C. Mendemonstrasikan teknik pemrograman dasar menggunakan bahasa pemrograman sederhana (C. Mendemonstrasikan teknik konversi aplikasi ke dalam bentuk android (C. Merancang aplikasi bahasa Arab sederhana menggunakan bahasa pemrograman sederhana (C. MATERI PEMBELAJARAN Komponen perangkat keras pada komputer, fungsi, cara kerja, dan perakitannya Pengaturan keyboard Arab, angka dan karakter Arab, pemilihan jenis huruf, dan penulisan teks Arab pada aplikasi pengolah kata Pengaturan angka dan karakter Arab, pemilihan jenis huruf, dan penyusunan slide presentasi berbahasa Arab pada aplikasi pembuat presentasi Istilah penelitian dalam bahasa Arab, pengaturan angka dan karakter Arab pada, dan penghitungan statistik sederhana berbahasa Arab pada aplikasi spreadsheet Penggunaan aplikasi manajemen referensi untuk mengutip referensi berbahasa Arab Penggunaan aplikasi pembuat poster pada penyusunan poster berbahasa Arab Penggunaan aplikasi pengedit audio dalam mengembangkan audio berbahasa Arab Penggunaan aplikasi pengedit video dalam mengembangkan video berbahasa Arab Penggunaan bahasa pemrograman sederhana untuk merancang aplikasi berbahasa Arab PUSTAKA