JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Klasterisasi Data Kendaraan Bermotor Berdasarkan Tunggakan Pajak Pada Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan Menggunakan Metode K-Means Clustering Edoar Wiradiansya1. Lena Elfianty2. Jhoanne Fredricka3 1,2,3 Jurusan Ilmu Komputer. Fakultas Informatika. Universitas Dehasen Bengkulu Jl. Meranti Raya No. 32 Bengkulu. Telp. Email: 1edoarwiradiansya@gmail. com, 2tLena. Elfianty@unived. id 3fredrickajhoanne@gmail. ABSTRAK Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan instansi pemerintah yang memberikan pelayanan ke masyarakat salah satunya yaitu pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selama ini untuk pengelolaan data pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor tersebut sudah menggunakan aplikasi, dimana semua kendaraan bermotor akan terdata baik yang sudah membayar pajak maupun yang mengalami tunggakan pajak kendaraan Namun data-data tersebut hanya sebatas pengarsipan dan tidak diolah lebih lanjut untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat, seperti mengidentifikasi kendaraan bermotor berdasarkan hasil pengelompokan data tunggakan pajak kendaraan bermotor. Klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak pada Kantor Samsat menggunakan Metode K-Means Clustering dapat memberikan informasi hasil pengelompokan data kendaraan berdasarkan tunggakan pajak yang masuk ke dalam cluster tinggi dan cluster rendah sebagai bahan evaluasi di Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan, serta dapat mempermudah pihak Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mengidentifikasi kendaraan bermotor berdasarkan hasil pengelompokan data tunggakan pajak. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada data tunggakan pajak kendaraan bermotor, diperoleh hasil pengelompokan melalui Metode K-Means yakni wilayah pada Kabupaten Bengkulu Selatan yang memiliki tingkat tunggakan pajak tertinggi (Cluster C. yaitu Kelurahan/Desa Padang Kapuk. Air Sulau. Padang Sialang, dan Pagar Gading, sedangkan wilayah (Cluster C. yang memiliki tingkat tunggakan pajak terendah yaitu Kelurahan/Desa Air Sulau. Padang Burnai. Padang Nibung. Tanjung Aur, dan Pasar Pino. Kata Kunci : Klasterisasi. Tunggakan Pajak. K-Means Clustering. Samsat Bengkulu Selatan ABSTRACT The South Bengkulu Regency Samsat Office is a government agency that provides services to the community, one of which is paying motor vehicle taxes. So far, the office has used an application to manage data on motor vehicle tax payments, where all motor vehicles will be recorded, both those who have paid tax and those who have motor vehicle tax arrears. However, this data is only limited to archiving and is not processed further to obtain useful information, such as identifying motor vehicles based on the results of grouping data on motor vehicle tax arrears. Clustering motor vehicle data based on tax arrears at the Samsat Office using the K-Means Clustering Method can provide information on the results of grouping vehicle data based on tax arrears into high clusters and low clusters as evaluation material at the South Bengkulu Regency Samsat Office, and can make things easier for the Office. South Bengkulu Regency Samsat in identifying motorized vehicles based on the results of grouping data on tax arrears. Based on tests that have been carried out on data on motor vehicle tax arrears, grouping results were obtained using the K-Means method, namely the areas in South Bengkulu Regency that have the highest level of tax arrears (Cluster C. , namely the sub-districts/villages of Padang Kapuk. Air Sulau. Padang Sialang, and Pagar Gading, while the areas (Cluster C. that have the lowest level of tax arrears are Air Sulau Subdistrict/Village. Padang Burnai. Padang Nibung. Tanjung Aur, and Pasar Pino. Keywords: Clustering. Tax Arrears. K-Means Clustering. South Bengkulu Samsat Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 PENDAHULUAN Kendaraan Bermotor adalah kendaraan bermotor beroda beserta gandengannya, yang dioperasikan di semua jenis jalan darat dan kendaraan bermotor yang dioperasikan di air dengan ukuran isi kotor GT 5 . Gross Tonnag. sampai dengan GT 7 . Gross Tonnag. (Fitri, et al. , 2. Tunggakan adalah suatu utang atau kewajiban lain yang telah jatuh tempo namun belum dilakukan pembayaran sepenuhnya atas penggunaan jasa atau produk tersebut oleh pihak yang berhutang (Adriansyah & Nurwani, 2. Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu jenis pajak daerah provinsi. Sebagai Pajak daerah provinsi. Sebagai Pajak daerah provinsi pada hakikatnya tidak dapat berfungsi bila tidak memiliki objek yang dapat dikenakan pajak (Basry & Ahad, 2. Algoritma K-Means merupakan salah satu algoritma clustering yang masuk dalam kelompok unsupervised learning yang digunakan untuk membagi data menjadi beberapa kelompok dengan sistem partisi. Algoritma ini menerima masukan berupa data tanpa label kelas. Pada algoritma K-Means, komputer mengelompokkan sendiri data-data yang menjadi masukannya tanpa mengetahui terlebih dahulu target kelasnya. Masukan yang diterima adalah data atau objek dan k buah kelompok . yang diinginkan. Algoritma ini akan mengelompokkan data atau objek ke dalam k buah kelompok tersebut (Wanto, et al. , 2. Salah satu Metode yang digunakan dalam proses pengelompokan data tersebut yaitu Metode K-Means Clustering. Metode ini merupakan salah satu algoritma clustering yang masuk dalam kelompok unsupervised learning yang digunakan untuk membagi data menjadi beberapa kelompok dengan sistem partisi. Pada Metode K-Means, komputer mengelompokkan sendiri data-data yang menjadi masukannya tanpa mengetahui terlebih dahulu target Masukan yang diterima adalah data atau objek dan k buah kelompok . yang diinginkan. Metode ini akan mengelompokkan data atau objek ke dalam k buah kelompok tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan data mining untuk menggali data tunggakan pajak kendaraan bermotor tersebut agar diperoleh informasi yang bermanfaat bagi Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu dapat mengetahui kendaraan bermotor mana saja yang masuk ke kelompok tinggi dan kendaraan bermotor yang masuk ke kelompok rendah berdasarkan atribut penilaian tahun kendaraan bermotor, bulan tunggakan dan jumlah tunggakan pada setiap kendaraan bermotor. Dengan adanya penerapan data mining ini diharapkan dapat mempermudah pihak Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mengidentifikasi kendaraan bermotor berdasarkan hasil pengelompokan data tunggakan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi klasterisasi data kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan dan untuk mengetahui informasi pengelompokan data kendaraan berdasarkan tunggakan pajak yang masuk ke dalam cluster tinggi dan cluster rendah sebagai bahan evaluasi di Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode Waterfall. Metode waterfall sering dinamakan siklus hidup klasik . lassic life cycl. , dimana hal ini menggambarkan pendekatan yang sistematis dan juga berurutan pada pengembangan perangkat lunak, dimulai dengan spesifikasi kebutuhan pengguna lalu berlanjut melalui tahapan-tahapan perencanaan . , permodelan . , konstruksi . , serta penyerahan sistem ke para pelanggan/pengguna . , yang diakhiri dengan dukungan pada perangkat lunak lengkap yang dihasilkan. Tahapan metode waterfall dapat dilihat pada gambar 1. Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 1. Tahapan Metode Waterfall Keterangan : Requirement analysis and definition Pada tahap ini akan dilakukan analisis terhadap sistem yang akan dibuat berdasarkan kendala yang ditemukan, kemudian didefinisikan secara rinci dan berfungsi sebagai spesifikasi sistem. System and software design Pada tahap ini akan dilakukan perancangan sistem dengan mengalokasikan kebutuhan -kebutuhan sistem baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan membentuk arsitektur sistem secara keseluruhan. Implementation and unit testing Pada tahap ini akan dilakukan realisasi terhadap perancangan perangkat lunak yang telah dibuat sebagai serangkaian program atau unit program. Kemudian dilakukan pengujian terhadap unit program tersebut. Integration and system testing Pada tahap ini akan dilakukan penggabungan unit-unit program yang telah diuji sebagai sebuah sistem Operation and maintenance Pada tahap ini akan dilakukan pengoperasian terhadap perangkat lunak dan melakukan perbaikan secara berkala untuk meningkatkan kinerja dari perangkat lunak tersebut. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah dilakukan pengujian menggunakan data tunggakan pajak kendaraan bermotor pada Bulan Agustus 2023 yang diperoleh dari Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Metode K-Means Clustering, diperoleh hasil pengelompokan berupa wilayah kelurahan/desa dari setiap kendaraan bermotor, dimana parameter penilaian yang digunakan dilihat dari jumlah bulan tunggakan dan jumlah tunggakan. Dari data 15 tunggakan pajak kendaraan bermotor terdapat 4 kendaraan bermotor yang masuk ke dalam cluster C1 dan 11 kendaraan bermotor masuk ke dalam cluster C2. Kemudian menghitung jumlah total kendaraan pada setiap cluster dengan melihat wilayah kelurahan/desa, sehingga diperoleh grafik pada gambar 2. Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 2. Grafik Hasil Klasterisasi Dari hasil pengelompokan tersebut pada Gambar 2. dapat disimpulkan bahwa, wilayah pada Kabupaten Bengkulu Selatan yang memiliki tingkat tunggakan pajak tertinggi yaitu Kelurahan/Desa Padang Kapuk. Air Sulau. Padang Sialang, dan Pagar Gading, sedangkan wilayah yang memiliki tingkat tunggakan pajak terendah yaitu Kelurahan/Desa Air Sulau. Padang Burnai. Padang Nibung. Tanjung Aur, dan Pasar Pino. Pembahasan Klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak pada Kantor Samsat menggunakan Metode K-Means Clustering dibangun suatu aplikasi berbasis web. Adapun antarmuka aplikasi Klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak pada Kantor Samsat menggunakan Metode K-Means Clustering, antara lain : Login Admin Merupakan antarmuka aplikasi yang digunakan untuk memverifikasi admin dengan username dan password yang telah diisi. Jika username dan password yang diisi benar, maka admin akan masuk ke menu utama admin. Namun jika salah, maka admin tidak dapat mengakses menu utama admin pada aplikasi. Adapun halaman login admin seperti Gambar 3. Gambar 3. Halaman Login Menu Utama Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Merupakan antarmuka aplikasi yang digunakan oleh admin untuk mempermudah proses pengolahan data yang dilakukan, dimana terdapat sub menu input data, output data, dan logout yang memiliki fungsi berbeda-beda. Adapun menu utama admin, seperti Gambar 4. Gambar 4. Halaman Menu Utama Input Data Admin Merupakan antarmuka aplikasi yang digunakan oleh admin untuk mengolah data admin yang akan mengelola aplikasi ini dengan cara menambah, menghapus serta mengoreksi data admin. Adapun input data admin seperti Gambar 5. Halaman Input Data Admin Input Data Kendaraan Bermotor Merupakan antarmuka aplikasi yang digunakan oleh admin untuk mengolah data kendaraan bermotor pada aplikasi dengan cara menambah, mengoreksi serta menghapus data kendaraan bermotor. Adapun input data kendaraan bermotor seperti Gambar 6. Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 6. Halaman Input Data Kendaraan Bermotor Input Data Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Merupakan antarmuka aplikasi yang digunakan oleh admin untuk mengolah data tunggakan pajak kendaraan bermotor pada aplikasi dengan cara menambah, mengoreksi serta menghapus data tunggakan pajak kendaraan bermotor. Adapun input data tunggakan pajak kendaraan bermotor seperti Gambar 7. Gambar 7. Halaman Input Data Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Klasterisasi Metode K-Means Merupakan antarmuka aplikasi yang digunakan oleh admin untuk menjalankan proses klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak melalui tahapan dari Metode K-Means Clustering. Pada form ini akan menghasilkan 2 cluster yaitu tinggi dan rendah sebagai bahan evaluasi untuk kantor Samsat. Adapun input data klasterisasi metode K-Means seperti Gambar 8. Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Gambar 8. Halaman Klasterisasi Metode K-Means . Gambar 9. Halaman Klasterisasi Metode K-Means . Output Laporan Hasil Klasterisasi Kendaraan Bermotor Merupakan antarmuka aplikasi yang memberikan informasi output hasil dari proses klasterisasi kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak per tahun. Dari hasil dari proses klasterisasi kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak per tahun dapat disimpulkan bahwa, wilayah pada Kabupaten Bengkulu Selatan yang memiliki tingkat tunggakan pajak tertinggi yaitu Kelurahan/Desa Padang Kapuk. Air Sulau. Padang Sialang, dan Pagar Gading, sedangkan wilayah yang memiliki tingkat tunggakan pajak terendah yaitu Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Kelurahan/Desa Air Sulau. Padang Burnai. Padang Nibung. Tanjung Aur, dan Pasar Pino. Adapun output laporan hasil klasterisasi kendaraan bermotor seperti Gambar 10. Gambar 10. Output Laporan Hasil Klasterisasi Kendaraan Bermotor Pengujian Sistem Pengujian dilakukan dengan cara menguji coba fungsionalitas dari aplikasi Klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak pada Kantor Samsat menggunakan Metode K-Means Clustering. Adapun hasil pengujian menggunakan metode black box, terlihat pada Tabel 1. Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 Tabel 1. Hasil Pengujian Komponen Yang Diuji Login Skenario Pengujian Hasil Pengujian Ket Memasukkan username Sistem menolak akses login tersebut Berhasil dan password yang salah dengan pesan sesuai Memasukkan username Sistem menerima akses login Berhasil dan password yang tersebut dengan memberikan pesan sesuai berhasil dan menampilkan halaman harapan menu utama Input Data Memasukkan data Sistem menolak menyimpan data Berhasil Kendaraan bermotor dan menampilkan pesan gagal Bermotor yang sudah ada dalam Memasukkan data Sistem berhasil menyimpan data dan Berhasil bermotor menampilkan pesan berhasil yang belum ada dalam Input Data Memasukkan data Sistem menolak menyimpan data Berhasil Tunggakan Pajak tunggakan pajak yang dan menampilkan pesan gagal Memasukkan data Sistem berhasil menyimpan data dan Berhasil tunggakan pajak yang menampilkan pesan berhasil Klasterisasi K- Menjalankan proses Sistem berhasil menjalankan proses Berhasil Means melalui klasterisasi terhadap data tunggakan sesuai Metode K-Means pajak kendaraan bermotor dan harapan pengelompokkan menjadi 2 cluster Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa fungsional dari aplikasi Klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak pada kantor Samsat menggunakan Metode KMeans sesuai harapan dan dapat menjalankan proses klasterisasi melalui Metode K-Means terhadap data tunggakan pajak kendaraan bermotor sehingga menampilkan hasil pengelompokkan menjadi 2 cluster KESIMPULAN Aplikasi klasterisasi data kendaraan bermotor dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Klasterisasi data kendaraan bermotor berdasarkan tunggakan pajak pada Kantor Samsat menggunakan Metode K-Means Clustering dapat memberikan informasi hasil pengelompokan data kendaraan berdasarkan tunggakan pajak yang masuk ke dalam cluster tinggi dan cluster rendah sebagai bahan evaluasi di Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan, serta dapat mempermudah pihak Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mengidentifikasi kendaraan bermotor berdasarkan hasil pengelompokan data tunggakan pajak dengan tunggakan pajak tertinggi (Cluster C. yaitu Kelurahan/Desa Padang Kapuk. Air Sulau. Padang Sialang, dan PagarGading, sedangkan wilayah (Cluster C. yang memiliki tingkat tunggakan pajak terendah yaitu Kelurahan/Desa Air Sulau. Padang Burnai. Padang Nibung. Tanjung Aur. Game Edukasi Berbasis Augmented Reality (AR) Menggunakan Metode MarkerBased Tracking dalam Perancangan Aplikasi Tata Surya Oleh : Diah Aryani. Noviandi. Nenden Siti Fatonah. Habibullah Akbar JUKI : Jurnal Komputer dan Informatika Volume 6 Nomor 2 Nopember 2024 e-ISSN : 2722-4368 dan Pasar Pino. Dengan adanya hasil klasterisasi ini dapat membantu pihak Kantor Samsat Kabupaten Bengkulu Selatan dalam melakukan evaluasi terkait daerah yang termasuk ke dalam tunggakan pajak DAFTAR PUSTAKA