Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika SISTEM MONITORING DAN KONTROL KUALITAS AIR PADA AKUARIUM Muhtadil Haq. Denny Irawan. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatra No 101. Gresik 61121. Jawa Timur. Indonesia E-mail : . muhtadilhaqq@gmail. com, . den2mas@umg. ABSTRAK Akuarium, yaitu sebuah kaca yang dibuat sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai habitat buatan untuk ikan mas koki. Akuarium akan dibuat senyaman mungkin untuk ditinggali ikan agar tidak mudah mengalami stres dan mati. Permasalahan yang sering dialami oleh pemilik akuarium, pemilik masih banyak yang belum memperhatikan kondisi dalam lingkungan akuarium yaitu PH air, suhu, kekeruhan, kadar garam. Maka dibuat akuarium ini dengan menggunakan sensor PH air, sensor suhu, sensor kekeruhan dan sensor salinitas untuk melakukan pembacaan kualitas air kemudian diproses dalam ESP32 berdasarkan hasil dari pembacaan sensor tersebut akan ditampilkan di layar LCD dan dicatat di Google Spreadsheet. ESP32 akan memberi perintah kepada pompa untuk melarutkan larutan yang sudah disetting untuk menetralkan PH air 6,5-7,5 apabila air tersebut dalam kondisi basa atau asam. Ketika sensor suhu mencapai 25AC, heater akan menyala, tetapi ketika suhu di atas 30AC tidak ada aksi. Pompa juga akan menyala untuk mengatur kekeruhan air dan kadar garam air yang normal, dan akan mati jika air sudah dalam kondisi kekeruhan yang baik yaitu dibawah 10 NTU dan kondisi kadar garam yang baik yaitu 4 ppt. Sistem ini dapat memonitoring dan mengendalikan kulitas air secara realtime dan mampu memberikan notifikasi ketika kualitas air melebihi nilai setandar yang telah ditentukan. Dari kondisi diatas, dibuatlah alat dengan parameter kualitas air yang tercatat dengan baik, sehingga ikan tumbuh dengan baik dan tidak mengalami stres atau kematian. Kata kunci : Akuarium. Pengendalian. Kualitas Air ABSTRACT Aquarium, which is a glass made in such a way that it functions as an artificial habitat for The aquarium will be made as comfortable as possible for the fish to live in so that they do not easily experience stress and die. The problems often experienced by aquarium owners, many owners still do not pay attention to the conditions in the aquarium environment, namely water pH, temperature, turbidity, salt levels. So this aquarium was created using a water PH sensor, temperature sensor, turbidity sensor and salinity sensor to take water quality readings and then process them in ESP32 using the results of these sensor readings which will be displayed on the LCD screen and recorded in Google SPedsheed. ESP32 will give orders to the pump to dissolve the solution that has been set to neutralize the water pH of 6. 5 if the water is in alkaline/acidic When the temperature sensor reaches 25AC the heater will turn on, but when the temperature is above 30AC there is no action. The pump will also turn on to regulate water turbidity and normal water salt levels, and will turn off if the water is in good turbidity conditions, namely below 10 NTU and good salt levels, namely 4 ppt. This system can monitor and control water quality in real time and is able to provide notifications when water quality exceeds a predetermined standard By making this tool, the water quality parameters are recorded well, so that the fish grow well and do not experience stress or death. Keywords : Aquarium. Control. Water Quality Diterima Redaksi : 18-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika PENDAHULUAN mengontrol dan memonitoring kualitas air dengan baik. Adapun kualitas air yang baik untuk Indonesia merupakan sebagai negara budidaya ikan hias yaitu suhu 25A-30A . PH 6,5yang memiliki dari 1. 100 spesies ikan hias air 7,5, kekeruhan 10 NTU dan Kadar garam 4 tawar yang ada di dunia, 300 spesies diantaranya ppt. berasal dari Indonesia. Maka dari itu ikan mas Berdasarkan uraian tersebut, maka dari itu koki adalah salah satu spesies ikan hias air tawar dibuat alat pengontrol akuarium pada budidaya yang banyak di negara Indonesia. Berdasarkan ikan hias yang dapat membantu kebutuhan ikan data dari kementrian kelautan peningkatan dan kualitas air. Sistem ini dapat dikontrol dan produksi ikan hias nasional terus mengalami dimonitoring melalui smartphone. ESP32 peningkatan dari 1,314 miliyar ekor pada tahun sebagai pusat kontrol, sensor PH sebagai 2015 menjadi 1,684 ekor pada tahun 2019. pengukur keasaman air, sensor DS18B20 sebagai Demikian pula dari sisi permintaan, nilai ekspor modul sensor suhu air, sensor TDS sebagai modul ikan hias asal indonesia melonjak dari 21 juta sensor kekeruhan air, sensor sanilitas sebagai USD sampai tahun 2012 menjadi 30,8 juta USD modul kadar garam air. Google Spreadsheet hingga pada tahun 2020 menjadi 34,55 USD. digunakan sebagai pencatatan setiap terjadi Air bersih merupakan sumber utama yang perubahan pembacaan sensor dan juga sangat diperlukan makhluk hidup, khususnya menyimpan data hasil sensor. dalam pemeliharaan ikan mas koki. Budidaya ikan mas koki memerlukan kualitas air yang baik, agar tidak terkena parasit dan penyakit yang 2. METODE PENELITIAN mengakibatkan kematian. Air berkualitas baik Metode penelitian ini dimulai dengan tidak hanya dilihat dari kejernihannya saja. studi literatur. Adapun literatur-literatur yang Dalam pemeliharaan ikan mas koki, beberapa dipelajari adalah : unsur perlu yang diperhatikan seperti PH air,suhu a. Pengkonfigurasian ESP32 air,kekeruhan air dan kadar garam. Monitoring b. Pengaplikasian Sensor PH kualitas air dalam budidaya ikan mas koki adalah c. Pengaplikasian Sensor Suhu salah satu faktor utama untuk menjaga kualitas d. Pengaplikasian Sensor Salinitas air yang baik dan berkulitas, sehingga ikan tidak e. Pengaplikasian Sensor Kekeruhan mudah stres dan mati. Penggunaan Google Spreadsheet Permasalahan yang sering terjadi, para pemilik akuarium belum memperhatikan unsur- 2. 1 Perancangan Sistem unsur tersebut terlebih sibuk dengan rutinitas Dalam tahap ini berisikan perancangan sehari-harinya. Sehingga pemilik akuarium tidak prototype alat sistem kontrol kualitas air yang sempat melakukan pengecekan PH, suhu air, memiliki sumber tegangan DC 12V seperti yang kekeruhan air dan kadar garam terlebih ketika disajikan pada gambar 1. Sumber tersebut para pemilik pergi keluar rumah, akuarium didapatkan dari adaptor/power supply. tersebut tidak terawat dengan baik hal ini akan mempengaruhi kondisi ikan tersebut. Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik akuarium dan keterbatasan alat pengukur kualitas air mengakibatkan ikan mengalami stres, mudah terkena penyakit bahkan bisa sampai Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk membantu para budidaya ikan hias agar mudah mengontrol kualitas air yang ideal untuk mengurangi kematian pada pembudidaya ikan Dengan diciptakan alat kontrol kualitas air ini juga menciptakan kualitas air yang baik untuk Gambar 1. Blok Diagram Sistem budidaya ikan hias sehingga para pemilik dapat Diterima Redaksi : 18-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 76-82 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Dalam tahapan blok sistem ini berisikan perancangan prototype alat sistem kontrol kualitas air dengan daya yang memiliki sumber tegangan DC 12V, dimana sumber tersebut didapatkan dari adaptor. Sumber daya dipakai untuk mengaktifkan ESP32 yang kemudian akan melakukan proses pembacaan sensor. Dimana input sensor PH dipakai untuk mendeteksi keasaman air, sensor suhu dipakai untuk mendeteksi suhu air, sensor turbidity untuk mendeteksi kekeruhan air dan sensor salinitas untuk mendeteksi kadar garam air. ESP32 berguna sebagai sistem kontrol yang bisa menggerakkan output pompa 1,2,3 dan heater melalui perantara relay. Output akan menyala dan mati berdasarkan nilai variabel yang telah Hasil pembacaan dari ketiga sensor tersebut akan ditampilkan dilayar monitor yaitu LCD. Kemudian untuk mengakses hasil / data yang telah di input bisa melalui Google Spreadsheet yang berperan sebagai pencatat data Dari rancangan proses kerja sistem diatas dapat dijelaskan bahwa alat yang dibuat mempunyai proses fungsi : Pertama sensor PH, sensor Suhu, sensor Turbidity dan sensor Salinitas mengambil data nilai kualitas air yaitu keasaman, suhu air, kekeruhan dan kadar garam sebagai input data Setelah proses input data selesai, selanjutnya data akan diproses ESP32 . Dari pemrosesan tersebut akan menghasilkan output pada pin ESP32, kemudian pin tersebut digunakan untuk menghubungkan ke pompa dan heater sebagai 2 Desain Hardware Desain Hardware seperti ditunjukkan pada gambar 2 disini untuk menunjukan bentuk fisik dari rangkaian komponen-komponen yang dipakai untuk membangun dan menjalankan prototype alat sistem monitoring dan kontrol kualitas air pada akuarium. Desain Hardware dapat dilihat pada gambar berikut. Gambar 2. Desain Hardware 3 Proses Kerja Sistem Gambar 3. Flowchart Kerja Sistem Dalam tahapan ini berisi tentang Terdapat 4 sensor dimana masing-masing pemaparan alur prinsip kerja sistem yang disusun A sensor sudah ditentukan nilai variabel normalnya, seperti pada gambar 3 sebagai berikut. jika nilainya menyatakan lebih rendah dari Diterima Redaksi : 18-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 76-82 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika keadaan normal maka ESP32 akan memberikan perintah kepada pompa air tersebut untuk melarutkan larutan yang sudah disetting untuk menetralkan kualitas air pada objek dan heater sebagai mensetabilkan suhu air. sensor kekeruhan dapat dilihat pada gambar 5 Layar monitor / LCD berperan untuk menampilkan data parameter pembacaan dari sensor PH. Suhu. Turbidity. Salinitas dan Google Spreadsheet juga melakukan pencatatan setiap terjadi perubahan pembacaan sensor dan juga menyimpan data hasil pembacaan sensor. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini berisikan data hasil dari beberapa pengujian pada ke empat sensor untuk sistem monitoring dan kontrol pada kualitas air untuk ikan mas koki pada akuarium. 1 Hasil Rancangan Sistem Rancangan sistem pada alat ini memakai mikrokontroler ESP32 dengan menggunakan sensor PH untuk mendeteksi kadar keasaman air, sensor suhu untuk mendeteksi suhu air, turbidity sensor untuk mendeteksi kekeruhan air dan sensor salinitas untuk mendeteteksi kadar garam Bentuk fisik dari alat tersebut dapat dilihat pada gambar 4 berikut. Gambar 5. Letak Sensor Pada Rancangan Sistem Kontrol 2 Kalibrasi Sensor Kalibrasi Sensor PH Proses kalibrasi sebuah sensor dilakukan supaya sensor tersebut dapat melakukan pembacaan nilai parameter yang memiliki akurasi yang tinggi. Proses kalibrasi sensor ini dilakukan berulang kali dengan membuat program sensor untuk menyesuaikan nilai yang terbaca oleh sensor dengan menggunakan PH buffer dan juga pembanding PH meter. Kalibrasi sensor PH dilakukan dari pengambilan parameter asam, netral dan basa. Data kalibrasi dapat dilihat pada tabel 1 berikut. Tabel 1. Kalibrasi Sensor PH Gambar 4. Prototype Sistem Kontrol Kualitas Air Pada penelitian ini proses pengujiannya dilakukan pada obyek aquarium ukuran panjang 25cm, lebar 15cm dan tinggi 15cm. Peletakan sensor PH, sensor suhu, sensor salinitas dan NO. Sensor PH PH Meter Error ( ) 7,50 0,53 0,71 Kalibrasi Sensor Suhu Pada proses kalibrasi sensor suhu ini menggunakan program ESP32 yang memberikan perintah kepada sensor suhu kemudian thermometer atau pendeteksi suhu. Data hasil kalibrasi dapat dilihat pada tabel 2 berikut. Diterima Redaksi : 18-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 76-82 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Tabel 2. Kalibrasi Sensor Suhu 3 Hasil Pengujian Keseluruhan NO. Sensor Suhu Suhu Meter Error ( ) 0,09 24,41A 0,20 0,42 Pada tahapan ini dilakukan pengujian keberhasilan keseluruhan sistem meliputi pembacaan sensor PH Suhu Kekeruhan dan Salinitas secara bersamaan sehingga dapat menghasilkan output yang berupa tegangan untuk menggerakkan heater dan pompa air untuk melarutkan air ke dalam objek aquarium. Tabel 5 berikut merupakan tabel hasil pengujian Kalibrasi Sensor Kekeruhan Proses kalibrasi sensor langsung menggunakan kode acuan rumus baku. Sensor kekeruhan yang memiliki keluaran awal analog kemudian setelah diprogram dapat menghasilkan keluaran NTU, hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil pengukuran sensor mendekati hasil pengukuran alat standar ukur kekeruhan air. Tabel 3 berikut merupakan data hasil pengujian. Tabel 5. Pengujian Keseluruhan Tabel 3. Data Kalibrasi Sensor Kekeruhan NO. Sensor Kekeruhan Kalibrasi Sensor Salinitas Proses kalibrasi sensor salinitas dilakukan dengan cara pengujian menggunakan sensor salinitas yang telah diprogram menggunakan ESP32 membaca nilai parameter air kemudian menggunakan pembanding alat ukur salinitas yaitu TDS meter. Data hasil kalibrasi sensor salinitas dan pembacaan oleh TDS meter dapat dilihat pada tabel 4 berikut. Tabel 4. Kalibrasi Sensor Salinitas NO. TDS Error ( ) Sensor Salinitas 06 PPT 09 PPT 34 PPT 8,39 PPT 0,59 24 PPT 34 PPT 0,81 Pada tabel tersebut dapat dilihat bahwa pengujian dilakukan saat parameter PH air asam . kekeruhan air . NTU) suhu air . dan kadar garam air . PPT) kemudian pompa menyala dan heater menyala ditunjukkan dengan nilai input yang tidak sesuai dengan nilai normalnya, maka pompa tersebut akan menyala untuk melarutkan larutan untuk menyetabilkan air dan heater untuk menyetabilkan suhu air. Ketika PH mencapai . , kekeruhan air mencapai . NTU), suhu air mencapai . dan kadar garam mencapai . PPT) berhasil membuat kualitas air normal dan sesuai nilai yang ditentukan maka pompa dan heater secara otomatis akan mati. 4 Keberhasilan Penyimpanan Data di Google Spreadsheet Dari beberapa percobaan pengujian dan hasil pengamatan, data hasil monitoring dan kontrol kualitas air tersebut berhasil disimpan di Google Spreadsheet agar dapat dilihat kapan saja saat diperlukan. Gambar 6 adalah hasil penyimpanan data di Google Spreadsheet dapat dilihat dibawah ini. Diterima Redaksi : 18-04-2024 | Selesai Revisi : 07-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Gambar 6. Hasil Penyimpanan Data di Google Spreadsheet. KESIMPULAN Dari pengujian tersebut,terdapat beberapa Alat yang diujiakan berjalan dengan Berfungsinya Google Spreadsheet sebagai pengujian dan hasil pengamatan, data hasil monitoring dan kontrol kualitas air akuarium tersebut berhasil disimpan di Google Spreadsheet . dan tercatat dengan baik saat terjadi perubahan pada sensor. Pemberian larutan secara otomatis melalui pompa untuk menetralkan setiap terjadi perubahan pada sensor yang tidak sesuai nilai normalnya dan akan berhenti saat sudah . mencapai nilai normalnya. Heater secara otomatis menyala saat nilai tidak sesuai dengan nilai normalnya dan akan berhenti saat suhu sudah mencapai nilai normalnya. Alat tersebut dapat memonitoring dan mengontrol kulitas air secara realtime dan mampu memberikan . notifikasi ketika kualitas air melebihi nilai standar yang telah ditentukan. Dengan dibuatnya alat tersebut, parameter kualitas air tercatat dengan baik, sehingga ikan tumbuh dengan baik dan tidak mengalami stres atau kematian. https://w. id/djpb/ikan-hiassebagai-pemantik-pembangunanperikanan-budidaya-berbasisekspor65c2ffd484404/detail. Bhawiyuga dan W. Yahya. AuSistem Monitoring Kualitas Air Kolam Budidaya Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Berbasis Protokol LoRa,Ay Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 6, no. 1, hlm. 99Ae106. Jan 2019, doi: 25126/jtiik. Athavani. Desai. Ruthwick, dan A. Raviteja. AuSmart Aquarium,Ay International Journal Of Advanced Research in Engineering & Management (IJAREM), vol. 3, no. 6, hlm. 51Ae54, 2017. Kurniawan. AuEstimasi Tingkat Keasaman Air Hujan . H) Akibat Absorpsi Gas NO2 dan SO2,Ay Jurnal Ilmu Lingkungan, vol. 17, no. 3, hlm. Des 2019, doi: 10. 14710/jil. Hamid. , & Harmadi. Sistem Kontrol Kualitas Air Pada Akuarium Ikan Hias Air Tawar dan Monitoring Via Telegram Berbasis IoT. Jurnal Fisika Unand, 12. , 452-458. Muhammad Nizam. Haris Yuana. Zunita Wulansari. AuMikrokontroler ESP32Sebagai Alat Monitoring Pintu Berbasis WEBAy. JATI(Jurnal Mahasiswa Teknik Informatik. Vol. 6 No. 2 Institut Teknologi Nasional Malang, 2022. I Putu Yoga Prameisa Pratama. Kadek Suar Wibawa. I Made Agus Dwi Suarjaya. AuPeerancangan PH Meter Dengan Sensor PH Air Berbasis ArduinoAy. JITTER-Jurnal Ilmiah Teknologi dan Komputer Vol. No. 2, 2022. Akbar. Pengontrol Suhu Air Menggunakan Sensor DS18B20 Berbasis DAFTAR PUSTAKA