ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung Evi Meidasari. Andi Surya. Desmon. Bambang Pratowo. Universitas Mitra Indonesia . Universitas Bandar Lampung . evi@umitra. desmon@umitra. ABSTRACT Becoming an entrepreneur is now starting to be sought after by many groups, this is because entrepreneurship has more advantages than being an employee or employee of a company. Apart from that, entrepreneurship opens up opportunities to create jobs for ourselves and also for others, making it possible for us to no longer be job seekers and teaches the importance of courage and creativity. One target who has the potential to hone independence through entrepreneurial activities is Vocational High School students, where Vocational High Schools are educational institutions that forge female students to be independent, creative in accordance with the majors taken while at Vocational High School (Vocational Schoo. , the Vocational High School education level is an age that is reaching a high level of creativity, apart from that. Vocational High School students can also apply the Entrepreneurship subjects they have acquired while at school so it is hoped that Vocational High School students is able to compete and is able to face quite high competition and is ready to enter the business world. Keywords: Vocational School. Entrepreneurship, key holder. ABSTRAK Menjadi wirausaha saat ini mulai diminati oleh banyak kalangan, hal tersebut dikarenakan wirausaha memiliki keuntungan yang lebih dibandingkan menjadi seorang karyawan atau pegawai pada suatu perusahaan. Selain itu, wirausaha membuka peluang membuka lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan juga bagi orang lain sehingga memungkinkan kita tidak lagi menjadi pencari kerja . ob seeke. serta mengajarkan pentingnya keberanian serta kreativitas. Salah satu sasaran yang berpotensi untuk diasah kemandirian melalui kegiatan berwirausaha adalah siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan, dimana Sekolah Menengah Kejuruan merupakan lembaga pendidikan yang menempa siswa siswi untuk mandiri, berkreativitas sesuai dengan jurusan yang ditempuh selama dibangku Sekolah Menengah Kejuruan, jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan merupakan usia yang sedang mencapai tingkat kreativitas yang tinggi, selain itu siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan juga dapat mengaplikasikan mata pelajaran Kewirausahaan yang mereka peroleh selama dibangku sekolah sehingga diharapkan siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan mampu bersaing serta sanggup menghadapi persaingan yang cukup tinggi serta siap masuk ke dunia usaha. Kata kunci : SMK. Wirausaha, key holder. Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung (Evi Meidasari dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 PENDAHULUAN Kewirausahaan (Kasmir. yaitu orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Berjiwa berani mengambil resiko yaitu bermental mansiri dan berani memulai usaha, tanpa diliputi rasa takut dan cemas sekalipun dalam kondisi yant tidak pasti. Menurut Peter F. Druker . alam Kasmir, 2. mengatakan bahwa kewirausahaan merupaan kemampuan dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Pengertian ini mengandung maksud bahawa seorang wirausahawan adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, berbeda dari yang lain atau menciptakan sesuatu yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumya. Menjadi wirausaha saat ini mulai diminati oleh banyak kalangan, hal tersebut dikarenakan wirausaha memiliki keuntungan yang lebih dibandingkan menjadi seorang karyawan atau pegawai pada suatu perusahaan. Selain itu dengan berwirausaha membuka peluang lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan juga bagi orang lain sehingga memungkinkan kita tidak lagi menjadi pencari kerja . ob seeke. serta mengajarkan pentingnya keberanian serta kreativitas. Salah satu sasaran yang berpotensi untuk diasah kemandirian melalui kegiatan berwirausaha adalah siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dimana Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan yang menempa siswa siswi untuk mandiri, berkreativitas sesuai dengan jurusan yang ditempuh selama dibangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan usia yang sedang mencapai tingkat kreativitas yang tinggi, selain itu siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) juga dapat mengaplikasikan mata pelajaran Kewirausahaan yang mereka peroleh selama dibangku sekolah sehingga diharapkan siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mampu bersaing serta sanggup menghadapi persaingan yang cukup tinggi serta siap masuk ke dunia usaha/bisnis, selain itu diharapkan kelak siswa siswi kelas XII SMK YPPL Panjang Bandar Lampung mampu menyerap tenaga kerja serta membuka lapangan pekerjaan baru. Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung (Evi Meidasari dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Pelatihan keterampilan dalam berwirausaha pembuatan key holder dari talenan kayu diberikan pada siswa siswi kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YPPL Bandar Lampung karena kami melihat peluang usaha kekinian yang saat ini cukup diminati, memiliki pangsa pasar yang tinggi, bahan baku mudah diperoleh, serta proses pembuatan yang mudah, dan modal yang tidak terlalu besar. Masalah : materi pelatihan pembuatan key holder dari talenen kayu menekankan kemandirian dan kreativitas yang belum siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung dapatkan dibangku sekolah, selain itu juga sebagai modal untuk memulai berwirausaha dengan harapan kelak dikemudian hari siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung menjadi wirausaha yang kreatif dan mandiri. Tujuan : diadakannya pengabdian ini adalah untuk memberikan ilmu pengetahuan, skill serta motivasi dan semangat dibidang kreativitas dalam mengolah talenan kayu menjadi key holder yang memiliki nilai seni dan nilai jual yang tinggi. Manfaat yang akan diperoleh sesudah diadakannya pengabdian ini adalah : Menumbuhkan dan memotivasi semangat berkreativitas dalam mengolah talenan kayu. Menumbuhkan semangat berwirausaha dengan kreativitas dan keterampilan untuk membuka lapangan kerja Mempersiapkan generasi muda khususnya SMK YPPL Panjang Bandar Lampung untuk berkompetisi dan melihat peluang usaha dengan memanfaatkan bahan baku yang ada disekitar kita Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung (Evi Meidasari dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 METODE PENELITIAN Materi yang akan diberikan pada kegiatan adalah sebagai berikut : Materi seputar kewirausahaan dengan sumber materi berupa modul. Dimana penyampaian materi dengan cara penjabaran materi secara langsung di depan kelas. Praktek pembuatan key holder talenan kayu Dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi oleh siswa siswi SMK dalam berwirausaha yaitu terciptanya siswa siswi SMK yang terampil, madiri, serta kreatif dalam menciptakan produk kreatifitas dengan memanfaatkan talenan kayu yang layak jual, serta memiliki wawasan dan pengetahuan tentang wirausaha sehingga mampu menjadi pengusaha yang sukses. Metode penyampaian pengabdian ini dilakukan secara langsung yaitu metode praktek atau aplikasi secara langsung didepan kelas, mengingat pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan waktu yang singkat. Setiap siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung memperoleh masing masing 1 . buah key holder talenan kayu. HASIL DAN PEMBAHASAN Seorang entreprenuer tidak cukup mengandalkan strategi yang jitu dalam suatu usaha, namun memerlukan gagasan kreatif dalam pembuatan produk (Modul Kewirausahaan. Rhenal Kasali. Penerbit Hikmah (PT Mizan Publik. Jakarta. Kegiatan pengabdian pembuatan key holder talenan kayu yang diikuti oleh siswa siswi kelas XII SMK YPPL Panjang Bandar Lampung dihadiri oleh 40 . mpat pulu. orang siswa siswi dan 1 . guru bidang studi Kewirausahaan. Selama kegiatan berlangsung siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung begitu antusias mengikuti penyajian materi kewirausahaan dan praktek pembuatan key holder talenan kayu baik Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung (Evi Meidasari dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 saat aplikasi atau praktek maupun pada saat sesi tanya jawab. Sebelum penyampaian materi, siswa siswi mengisi absensi terlebih dahulu, yang dilanjutkan dengan penyampaian materi kewirausahaan dan dilanjutkan dengan proses pembuatan key holder talenan kayu, adapun bahan baku pembuatan key holder sebagai berikut : Tabel 1. Bahan Baku pembuatan key holder talenan kayu Bahan Baku Talenan Kayu. Spidol Cat semprot. Obeng Pengait bentuk S ukuran kecil Lem Kertas Sumber : data diolah Gambar 1. Proses pembuatan key holder Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung (Evi Meidasari dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 Dokumentasi kegiatan pengabdian Berdasarkan hasil pengabdian pelatihan pembuatan key holder talenan kayu pada siswa siswi kelas XII SMK YPPL Panjang Bandar Lampung, dapat diketahui bahwa minat berwirausaha pada siswa siswi SMK cukup tinggi, yang bisa dilihat selama kegiatan berlangsung siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung begitu antusias mengikuti penyajian materi maupun pada saat sesi tanya jawab berlangsung, dan diharapkan siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung dapat memahami bahwa berwirausaha dengan mandiri, kreatifitas, dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku yang berada disekitar kita. Pelatihan Kreativitas Pembuatan Key Holder Talenan Kayu di SMK YPPL Panjang Bandar Lampung (Evi Meidasari dk. ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2745-8938 Vol. No. April 2024 KESIMPULAN Siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung kelas XII sangat antusias dalam menerima materi pelatihan yang diberikan dengan pelatihan yang telah dilaksanakan diharapkan siswa siswi SMK YPPL Panjang Bandar Lampung kelas XII dapat mengaplikasikan sehingga dapat membuka peluang usaha serta membantu membuka lapangan kerja sehingga turut membantu pemerintah dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran, selain itu adanya pelatihan diharapkan memotivasi siswa siswi untuk menggali potensi diri serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan bahan baku yang ada disekitas kita sehingga menghasilkan produk yang memiliki nilai value serta keunikan dan bermanfaat bagi masyarakat. DAFTAR PUSTAKA