The effect of anemia during pregnancy on the incidence of premature rupture of membranes Pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini Ari Antini1. Irna Trisnawati2 Poltekkes Kemenkes Bandung Prodi Kebidanan Karawang. Jalan Kertabumi No. Kecamatan Karawang Kulon. Indonesia *1,2 INFO ARTIKEL ARTICLE HISTORY: Artikel diterima: 2 Februari 2026 Artikel direvisi: 13 April 2026 Artikel disetujui: 29 April 2026 KORESPONDEN Ari Antini ari09@gmail. ORIGINAL ARTICLE Halaman: 12 - 20 DOI: https://doi. org/10. 30989/mik. Penerbit: Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. Indonesia. Artikel terbuka yang berlisensi CC-BY-SA ABSTRACT Background: Incidence PROM in Indonesia ranges 4. 5%-6% of all pregnancies, while abroad between 6%-12%. According to RSUD Karawang in 2021. PROM ranked 2nd at 35. One of the maternal deaths with PROM caused by anemia. Anemia is one of the predisposing factors PROM. Incidence pregnancy anemia in Indonesia 12-70%. The prevalence of anemia among pregnant women in Karawang Regency in 2023 was 43. far exceeding the WHO standard of <20%. Objective: to determine the effect anemia during pregnancy with PROM at RSUD Karawang. Methods: cross-sectional design. Univariate, bivariate, and multivariate analyses were conducted using multiple logistic regression. The study population and sample consisted 120 pregnant women at RSUD Karawang in 2024. The sampling technique used accidental sampling. Results: incidencef PROM at RSUD Karawang was 19. The p-value 0. 453 (>0. , indicating no significant association anemia and PROM. This was possible because the data collection period was limited, resulting in only 6% of the surveyed mothers with KPD being found to have anemia. The results multivariate analysis smoking behavior significantly associated with incidence PROM controlling for anemia with p-value of 0. Conclusion: There was no significant association anemia and the incidence PROM at RSUD Karawang Keywords: anemia. delivery mother. premature rupture of membranes. smoking behavior ABSTRAK Latar Belakang: Insiden KPD di Indonesia 4,5%-6% dari seluruh kehamilan. KPD di RSUD Karawang tahun 2021 menduduki peringkat ke 2 sebanyak 35,4%. Salah satu penyebab kematian Ibu KPD adalah anemia. Anemia merupakan faktor predisposisi KPD. Prevalensi anemia kehamilan di Indonesia sebesar 12-70%. Prevalensi anemia ibu hamil di Kabupaten Karawang tahun 2023 sebesar 43,75%, jauh melampaui standar WHO <20%. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian KPD di RSUD Karawang. Metode: analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis univariate, bivaritae dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda. Populasi dan sampel penelitian ibu bersalin di RSUD Karawang tahun 2024 berjumlah 120 Teknik sampling yaitu accidental sampling. Hasil: KPD ibu hamil di RSUD Karawang terdapat 19,2%. Nilai p 0,453 (> 0,. , artinya tidak terdapat hubungan bermakna antara anemia dengan KPD. Hal ini dimungkinkan karena waktu pengambilan data terbatas sehingga responden ibu dengan KPD mengalami anemia hanya ditemukan 6%. Hasil analisis multivariate Perilaku merokok berhubungan secara bermakna dengan kejadian KPD setelah dikontrol oleh anemia dengan nilai p 0,047. Kesimpulan: tidak ada hubungan bermakna anemia dengan kejadian KPD di RSUD Karawang Kata kunci: Anemia. Ibu bersalin. ketuban pecah dini. perilaku merokok https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. PENDAHULUAN langsung terjadi pada ibu akibat KPD adanya Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah keadaan komplikasi seperti febris, infeksi saluran kemih, pecahnya selaput ketuban sebelum persalinan partus lama, perdarahan postpartum dan dan setelah satu jam ditunggu belum ada sebanyak 65% adalah dapat menimbulkan tanda-tanda persalinan. KPD dapat terjadi pada kehamilan aterm maupun kehamilan Penyebab KPD sebenarnya belum KPD dapat meningkatkan risiko ibu dan anak, serta KPD merupakan salah satu beberapa faktor dihubungkan dengan KPD masalah dalam kasus kedaruratan obstetri. yakni distensi uterus berlebihan, merokok. Menurut WHO, kejadian ketuban pecah infeksi, depresi ibu, stress sebelum kehamilan, dini (KPD) berkisar antara 5-10% dari semua pola makan buruk, penyakit periodontal dan KPD preterm terjadi 1% dari semua anemia merupakan penyebab utama terhadap kehamilan dan 70% kasus KPD terjadi pada faktor terjadinya KPD. 4 Salah satu kematian ibu kehamilan aterm. Insiden KPD di Indonesia dengan ketuban pecah dini di akibatkan oleh berkisar 4,5%-6% dari seluruh kehamilan. Kejadian tersebut karena anemia sedangkan di luar negeri insiden KPD antara 6%-12%. India ketuban pecah dini. Prevalensi terjadinya mendokumentasikan insiden 7-12% untuk anemia kehamilan di Indonesia menunjukkan PROM yang 60-70% terjadi pada jangka waktu proporsi 12-70%. 5 Kabupaten Karawang pada Insiden kejadian KPD di beberapa tahun 2022 terdapat 26,7% ibu hamil yang Rumah Sakit di Indonesia cukup bervariasi mengalami anemia, tahun 2023 terdapat diantaranya: di RS Sardjito sebesar 5,3%. RS 43,75% ibu hamil mengalami anemia. Hal ini Hasan Sadikin sebesar 5,05%. RS Cipto Mangunkusumo sebesar 11,22%. RS Pringadi sebesar 2,27% dan RS Kariadi sebesar Karawang, serta jauh melampaui standar 5,10%. Data KPD di RSUD Karawang WHO dimana anemia <20%. Kebanyakan Kabupaten Tahun 2021 tercatat bahwa KPD peringkat ke Ada beberapa faktor penyebab anemia yaitu, anemia delusional . engenceran darah 2 dari komplikasi Kehamilan sebanyak 35,4%. Dampak paling sering KPD sebelum usia kehamilan 37 minggu adalah sindrom distress pernafasan (RDS atau Respiratory Distress Syndro. , yang terjadi pada 10-40% bayi baru lahir. Resiko infeksi akan meningkat, menyebabkan beberapa komplikasi kehamilan prematuritas, asfiksia, hypoksia, prolapsus tali seperti abortus, missed abortus, kelainan pusat, resiko kecacatan, dan hypoplasia paru kongenital, persalinan premature, perdarahan pada janin aterm. Sedangkan penyebab antepartum dan asfiksia neonatum, apabila Pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini Ari Antini. Irna Trisnawati P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Anemia Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. tidak dilakukan penanganan dapat berujung paritas, riwayat KPD, perilaku merokok, serviks Penelitian Berdasarkan hasil penelitian Fatimah, dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah dkk 2022 didapatkan hubungan signifikan Kabupaten Karawang. Penelitian ini akan KPD. Berdasarkan hasil penelitian perveen, 2019 menggunakan data primer berdasarkan pasien yang datang ke RSUD pada tahun 2024. ditemukan 77% ibu hamil dengan anemia berat Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu dan 23% ibu hamil anemia sedang, premature bersalin di RSUD Karawang. Adapun sampel rupture of membrane (PROM)/KPD ditemukan pada penelitian ini adalah sebagian ibu pada ibu hamil dengan anemia sedang. bersalin yang melahirkan di RSUD Karawang Berdasarkan hasil penelitian Natsir, yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu 2019 didapatkan 60 responden mengalami bersalin yang memiliki buku KIA, paritas KPD . %), paritas beresiko 24 orang . %) primigravida, multigravida dan grand multipara, dan anemia beresiko 26 orang . ,3%), sedangkan kriteria eksklusi adalah ibu bersalin disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik chi yang tidak bersedia menjadi responden. square terdapat hubungan kejadian anemia Teknik pengambilan sampel yaitu accidental dengan ketuban pecah dini, nilai p value 0. sampling dengan rumus besar sampel : (P-value < 0. dengan nilai OR 2. ycu Berdasarkan paparan terlihat anemia kehamilan dan KPD masih menjadi masalah di . cs1Oeyu/2 Oo2ycE. Oe ycE ycs1Oeyu OoycE1 . Oe ycEyc. ycEyca. Oe ycEyc. } . cEycu Oe ycEyc. 2 Karawang sehingga Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia kehamilan dengan kejadian Ketuban pecah Besar perhitungan adalah 120 responden. Pada penelitian ini didapatkan 130 responden. dini di Karawang. Prosedur pengumpulan data alurnya BAHAN DAN CARA PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Analisis dilakukan dengan univariate, bivaritae dan multivariate dengan uji regresi logistic ganda. Teknik sampling yaitu penelitian anemia ibu hamil TM 3 dan KPD, variabel konfounding sosial ekonomi, umur. Melakukan berdasarkan catatan rekam medis, input data. Jenis menggunakan data primer RSUD Karawang. Analisa data yang digunakan meliputi analisis frekuensi dari variabel, kemudian dilakukan analisis bivariate untuk mencari hubungan https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. antara dua variable menggunakan uji Chi- Riwayat KPD Ada Riwayat Tidak ada square yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi dan analisis multivariate menggunakan uji regresi logistic ganda . ultiple logistic regresi logistic ganda model faktor resiko ini bertujuan untuk mengestimasi secara valid variabel konfonding. Penelitian Gemeli Tidak Pendidikan Rendah Tinggi Abortus Tidak hubungan satu variabel utama dengan variabel Perilaku Tidak regression tes. dengan model factor resiko. Uji persetujuan dari Tim Komisi Etik Penelitian Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung dengan Nomor 01/KEPK/EC/VI/2024. Sumber Data Primer 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan tabel 1 sebanyak 83,8% HASIL PENELITIAN responden memiliki sosial ekonomi yang Pada penelitian ini diteliti sebanyak rendah karena mempunyai penghasil dibawah 130 orang ibu bersalin. Hasil penelitian ini UMK kabupaten Karawang. Terdapat 63,1% disajikan dalam tabel dibawah ini: responden berumur dalam katagori usia ANALISIS UNIVARIATE Sebagian besar . ,2% responden Tabel 1. Sebaran Variabel Kovariat Pada Ibu Bersalin di RSUD Karawang Frekuensi Persentase Variabel . (%) KPD KPD Tidak KPD Anemia Anemia Tidak Anemia Sosial ekonomi Rendah Tinggi Umur Usia resti Usia sehat tidak memiliki Riwayat KPD. Sebesar 76,2% responden sebagai perokok pasif . erilaku 100% responden belum pernah mengalami abortus selama kehamilan. Sebanyak 96,9% responden tidak mengalami kehamilan kembar (Gemel. dan sebesar 63,8% tingkat Pendidikan responden rendah ANALISIS BIVARIAT Variabel Utama Tabel 2 Sebaran Kejadian KPD dan Anemia Pada Ibu Bersalin Di RSUD Karawang KPD Paritas > 2 tahun O 2 tahun Anemia Pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini Ari Antini. Irna Trisnawati P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Val Total Tidak Oc Oc Oc Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. Tidak Jumlah 0,45 variabel utama . , jika perubahan > 10% maka variabel riwayat KPD merupakan Sumber: Data Primer 2024 Berdasarkan tabel 2 hasil analisis diketahui bahwa dari 42 responden yang mengalami anemia terdapat 6 responden . ,3%) yang mengalami KPD dan dari 88 variable konfounding. Hasil uji diketahui perubahan OR < 10%, maka variabel riwayat KPD dikeluarkan dari model. Tabel 4 Tahap I pemodelan dengan model lengkap (Full Mode. responden yang tidak anemia terdapat 19 responden . ,6%) yang mengalami KPD. Variabel Odds Ratio 95 % CI Hasil analisis diketahui nilai p 0,453 (> 0,. Anemia 0,299 0,582 0,209 Ae 1,618 Riwayat KPD Perilaku 1,000 0,00 0,054 4,424 0,972 Ae 20,140 0,000 bermakna antara anemia dengan kejadian KPD. Constanta ANALISIS MULTIVARIATE Tahap pertama: Seleksi kandidat multivariat Tabel 3 Sebaran Kejadian KPD dan Variabel Kovariat Pada Ibu Bersalin Di RSUD Karawang Nilai Variabel Ket Sosek 0,570 Bukan kandidat Umur 0,626 Bukan kandidat Paritas 0,540 Bukan kandidat Riwayat KPD 0,068 Perilaku 0,024 Cervik Ink Bukan kandidat Gemeli 0,774 Bukan kandidat Sumber: Data Primer 2024 Berdasarkan tabel 3 Hasil seleksi bivariat diketahui bahwa ada 2 variabel yang menjadi kandidat dalam pemodelan untuk analisis multivariat yaitu Riwayat KPD dan Perilaku merokok, karena nilai p < 0,25. Langkah konfounding pada analisis multivariat yaitu sebagai berikut. Sumber: Data Primer 2024 Tahap II merupakan Model akhir analisis multivariat hasilnya sebagai berikut pada tabel dibawah ini Tabel 5 Tahap II Model Akhir Analisis Multivariat Odds Variabel 95 % CI Ratio 0,199 Ae Anemia 0,250 0,550 1,523 Perilaku 1,023 Ae 0,047 4,645 21,098 Constanta 0,582 1,954 Sumber: Data Primer 2024 Berdasarkan diketahui bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara anemia dengan kejadian KPD di RSUD Karawang setelah dikontrol oleh perilaku merokok. Perilaku merokok . erokok pasi. masih berhubungan secara bermakna dengan kejadian KPD setelah dikontrol oleh anemia. Langkah pertama mengeluarkan variabel Riwayat KPD karena nilai p paling besar. KPD perubahan nilai Odds Ratio (OR) pada https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. PEMBAHASAN Menurut PNPK KPD anemia bukan Anemia dengan KPD merupakan faktor predisposisi KPD. Ibu yang Hasil penelitian menunjukkan hasil berisiko mengalami KPD adalah ibu dengan univariat bahwa kejadian KPD di RSUD Karawang sebesar 19,2%, anemia 32,3% mempunyai riwayat infeksi menular seksual, setelah diuji secara bivariate diperoleh nilai p memiliki riwayat persalinan prematur, riwayat 0,453 yang menunjukan tidak ada hubungan sebelumnya, perdarahan pervaginam, atau kejadian KPD. distensi uterus . isalnya pada kehamilan Ketuban pecah dini adalah kondisi multiple atau overdisntens. 12 Hal ini didukung pecahnya kantung ketuban secara tiba-tiba hasil penelitian Anggraeni tahun 2024 yang dimulai atau menyatakan bahwa ada faktor lain selain preterm premature rupture of membranes anemia yang lebih dominan menyebabkan (PPROM) di bawah usia 37 minggu. 10 Faktor ketuban pecah dini. 13 Selain itu juga sejalan yang menyebabkan KPD sejauh ini belum ditemukan, namun penelitian sebelumnya menyatakan Hasil uji diperoleh nilai p -value telah mengidentifikasi berbagai faktor risiko sebesar 0,412 . >0,. Hasil ini menunjukkan termasuk status sosial ekonomi yang buruk, bermakna antara anemia dengan kejadian KPD. 14 Hasil penelitian ini juga didukung oleh diabetes gestasional melitus, keputihan yang Bernandes dkk. yang menyatakan bahwa tidak normal, infeksi saluran kemih dan riwayat anemia defisiensi besi tidak berhubungan ketuban pecah dini kehamilan sebelumnya. secara signifikan dengan kejadian ketuban Ethiopia pecah dini . = 0,. Temuan tersebut tingginya angka kematian ini. Hanya ada menunjukkan bahwa anemia tidak selalu menjadi faktor risiko utama KPD, sehingga prevalensi dan faktor penentu KPD. Namun, kemungkinan terdapat faktor lain yang lebih temuan mereka tidak konsisten dan sulit untuk Hasil penelitian Geremew tahun selaput ketuban sebelum persalinan. KPD Hasil yang tidak signifikan ini juga dapat keputihan yang tidak normal, perdarahan terjadi karena antenatal care (ANC) yang dilakukan ibu selama kehamilan sudah baik. malnutrisi, anemia, dan diabetes gestasional Perbedaan kondisi stres psikologis pada ibu merupakan faktor risiko yang signifikan pada juga dapat mempengaruhi seperti emosi dan KPD. Stres PROM, Sevadani Infeksi Pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini Ari Antini. Irna Trisnawati P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. releasing hormone (CRH) yang disebabkan menjadi rapuh, sehingga dapat menyebabkan peningkatkan dari kadar katekolamin dan ibu dengan jumlah paritas banyak lebih Hal ini akan mempengaruhi produksi berisiko mengalami KPD. Prostagladin akan merangsang kontraksi uterus yang dapat menyebabkan KPD. Berdasarkan disebabkan karena penyebab dari KPD yang Perilaku merokok dengan KPD Hasil penelitian ini kemudian diuji secara multivariat dengan melibatkan 7 Riwayat Sosial KPD, Hasil penelitian ini juga didukung oleh perilaku merokok, serviks inkompeten, dan Kirana, 2022 dimana tidak terdapat hubungan Hasil akhir diketahui bahwa tidak ada bermakna antara anemia dengan kejadian hubungan yang bermakna antara anemia ketuban pecah dini pada niat kehamilan tidak dengan kejadian KPD di RSUD Karawang diinginkan, tidak direncanakan, dan diinginkan setelah dikontrol oleh perilaku merokok, tetapi di RSUD Dr. Kariadi Semarang. Sarah Perilaku merokok . erokok pasi. masih Chairani Zakirah et al. dan Natnael Etsay Assefa kejadian KPD setelah dikontrol oleh anemia. menyatakan bahwa Berdasarkan hasil ini dapat di simpulkan signifikan antara anemia dengan bahwa kejadian KPD lebih dipengaruhi oleh kejadian ketuban pecah dini. Pada penelitian tersebut didapatkan data ibu dengan tanpa anemia memiliki proporsi Menurut Razikhan tahun 2020 faktor risiko untuk terjadinya ketuban pecah dini mengalami KPD dibandingkan dengan ibu (KPD) yaitu berkurangnya asam askorbik yang mengalami anemia. Hasil perilaku merokok. tembaga dan asam askorbik yang berakibat Mawaddahi UH 2021 adalah faktor yang pertumbuhan struktur abnormal diantaranya berhubungan dengan kejadian Ketuban pecah disebabkan karena merokok. Asap rokok dini pada ibu besalin adalah umur, gemelli dan merupakan polutan bagi manusia maupun lingkungan sekitarnya. Asap rokok membuat berdasarkan hasil penelitian ibu dengan KPD lebih berbahaya terhadap perokok pasif sebagian besar pada paritas multigravida. daripada perokok aktif. Asap rokok yang Seperti pendapat zakirah, 2020 menyatakan dihembuskan oleh perokok aktif dan terhirup bahwa vaskularisasi uterus pada ibu yang oleh perokok pasif, sebanyak empat kali lebih telah melakukan persalinan beberapa kali banyak mengandung tar dan nikotin, 5 kali lebih banyak mengandung karbon monoksida mengakibatkan jaringan ikat selaput ketuban yaitu merupakan radikal bebas yang dapat Menurut Rohmatin https://ejournal. id/index. php/mik Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. Ketuban proses metabolisme yang terjadi di korion, pecah dini disebabkan karena berkurangnya kolagen matriks ekstraseluler amnion, dan apoptosis selaput janin berhubungan dengan tekanan intrauterin atau oleh kedua faktor Berkurangnya kekuatan membran rangsangan eksternal seperti penyakit dan diantaranya disebabkan oleh rokok. Rokok peregangan selaput ketuban, desidua dan selaput janin menghasilkan mediator seperti mempengaruhi kekuatan membran ketuban. prostaglandin, sitokinin, dan protein hormon Hasil penelitian ini didukung hasil penelitian Rozikhan tahun 2020 yang menyatakan ada Pergerakan janin, kontraksi rahim, hubungan antara ibu melahirkan dengan KPD . -value berhubungan dengan melemahnya selaput Hasil penelitian ini juga Hal ini didukung hasil penelitian didukung oleh Choirunnisa dkk. dalam Lusiana, dkk tahun 2023 dimana terdapat studi literaturnya yang menyatakan bahwa hubungan bermakna antara paparan asap paparan asap rokok selama kehamilan dapat rokok dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Harapan Insan sendawar Kabupaten 0,003<0,. obstetri, termasuk ketuban pecah dini (KPD). Paparan "enzim Menanggapi Kutai Barat dengan nilai p 0,010 < 0,005. Menurut asumsi peneliti, ibu hamil peningkatan stres oksidatif, hipoksia jaringan sebagai perokok pasif sangat berisiko pada akibat karbon monoksida, serta gangguan kejadian KPD dikarenakan faktor asap rokok sintesis kolagen pada membran ketuban yang dihirup oleh ibu hamil setiap waktu akan sehingga selaput ketuban menjadi lebih rapuh sangat berpengaruh pada rapuhnya selaput dan lebih mudah mengalami ruptur sebelum Hal ini juga diungkapkan Riandari 18 Hal ini diperkuat penelitian tahun 2023, yang menggambarkan Mostafa bahwa bahan kimia dalam asap rokok paparan asap pada ibu hamil merupakan menempel pada pakaian dan berkeliaran di ruangan, di pintu, dan di furnitur selama ketuban pecah dini di RSUD Tugurejo, wanita berminggu-minggu hamil yang terpapar asap rokok seringkali berbulan-bulan yang berhubungan dengan kejadian setelah terbiasa merokok. Racun akan masuk kembali ke udara saat jendela dan pintu seperti abortus. BBLR, pre-eklamsi, abruption dibuka atau saat kipas angin dihidupkan. plasenta dan KPD. Hal ini terjadi karena tar Wanita yang tinggal di daerah dengan dalam asap rokok merupakan radikal bebas yang akan merusak komponen molekul suaminya merokok lebih rentan terkena utama dari sel penyakit ini (Muntoha et al. , 2. Perubahan Pengaruh anemia dalam kehamilan terhadap kejadian ketuban pecah dini Ari Antini. Irna Trisnawati P-ISSN 2252-3413. E-ISSN 2548-6268 selama kehamilan integritas sel. Media Ilmu Kesehatan Vol. No. April 2026 https://doi. org/10. 30989/mik. KEPUSTAKAAN KESIMPULAN Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara anemia dengan kejadian KPD di RSUD Karawang setelah dikontrol oleh perilaku merokok, namun Perilaku merokok . erokok pasi. masih berhubungan secara bermakna dengan kejadian KPD setelah dikontrol oleh anemia. Hasil penelitian ini dapat diterapkan pihak Dinas Kesehatan dalam memperkuat program kesehatan pada ibu hamil khususnya dalam upaya menurunkan kejadian ketuban pecah dini dengan membuat program promosi kesehatan pada ibu hamil dan keluarga terkait bahaya perokok aktif bagi ibu dan janin. Edukasi promosi kesehatan di Posyandu. Puskesmas. PMB. RS. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan pendekatan mixed methode. TERIMA KASIH