TADWIN : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Availableonline at: https://jurnal. id/index. Vol. 6 No. Juni 2025, halaman: 125-140 Copyright A2020. ISSN: 27232409 print/online2774-8936 https://doi. org/10. 19109/tadwin. Pemanfaatan Koleksi Corner Di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Rohana Ritonga1*. Muslih Fathurrahman2 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Indonesia *Korespondensi : rohana0601213060@uinsu. Information Submited: 24-05-2025 Revised: 26-05-2025 Accepted: 12-06-2025 How to cite: Pemanfaatan Koleksi Corner Di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara. TADWIN: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 6. , https://doi. org/10. 19109/tadwin. DOI: doi. org/10. 19109/tadwin. First Publication Right: Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Program Studi Ilmu Perpustakaan. Fakultas Adab dan Humaniora. UIN Raden Fatah Palembang. Indonesia Licensed: This articles licensed under a Creative Commons Attribution-Share A like 4. International License. ABSTRACT The Muhammadiyah University of North Sumatra Library has several corner services that aim to enrich the global insight and literacy of academicians. These services include BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. French Corner. Indian Corner, and Chinese Corner. The purpose of this study was to determine the extent to which the collection available in these corner services is utilized by users, especially students. This study uses a qualitative method with a descriptive Data collection was carried out through direct observation at the corner service location of the Muhammadiyah University of North Sumatra Library. In addition, the author also conducted in-depth interviews with a librarian who understands in detail the management and function of corner services, as well as two users who routinely visit and use these To support data validity, the author also documented various activities related to the use of corner services during the research process. The results of the study show that students have utilized the collections available in each corner, both for academic needs and as additional sources of information about their respective cultures and countries. However, there are several obstacles faced by the users. One of them is that the collections available in several corners are not yet completely complete and are still limited, thus limiting the space for information exploration. addition, the lack of promotion and socialization carried out by the library regarding the existence and benefits of corner services is also a inhibiting factor in optimizing the utilization of these collections. Therefore, it is recommended that the library add relevant collections and improve promotional strategies so that corner services are better known and utilized optimally by the entire academic community. Keywords: Corner services. Utilization of collections Library University. Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. Abstrak Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara memiliki beberapa layanan corner yang bertujuan untuk memperkaya wawasan dan literasi global bagi sivitas akademika. Layanan-layanan tersebut meliputi BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan koleksi yang tersedia di layanan corner tersebut oleh para pemustaka, khususnya mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi layanan corner Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Selain itu, penulis juga melakukan wawancara mendalam dengan seorang pustakawan yang memahami secara detail mengenai pengelolaan dan fungsi layanan corner, serta dua orang pemustaka yang rutin mengunjungi dan memanfaatkan layanan Untuk mendukung validitas data, penulis juga melakukan dokumentasi terhadap berbagai kegiatan yang terkait dengan penggunaan layanan corner selama proses penelitian berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memanfaatkan koleksi yang tersedia di setiap corner, baik untuk kebutuhan akademik maupun sebagai sumber informasi tambahan tentang budaya dan negara masing-masing. Namun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh para pemustaka. Salah satunya adalah koleksi yang tersedia di beberapa corner belum sepenuhnya lengkap dan masih terbatas, sehingga membatasi ruang eksplorasi informasi. Selain itu, masih kurangnya promosi dan sosialisasi yang dilakukan oleh pihak perpustakaan mengenai keberadaan dan manfaat layanan corner juga menjadi faktor penghambat dalam optimalisasi pemanfaatan koleksi tersebut. Oleh karena itu, disarankan agar pihak perpustakaan melakukan penambahan koleksi yang relevan serta meningkatkan strategi promosi agar layanan corner lebih dikenal dan dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh sivitas akademika. Kata kunci: Layanan Corner. Pemanfaatan koleksi. Perpustakaan Perguruan Tinggi PENDAHULUAN Corner perpustakaan adalah area atau sudut tertentu di dalam perpustakaan yang disediakan untuk kegiatan atau koleksi tertentu (Asdi et al. , 2. , biasanya dengan tema khusus Misalnya, ada corner perpustakaan yang dikhususkan untuk buku-buku anak-anak, corner untuk buku-buku referensi, atau corner untuk membaca dengan nyaman dan tenang (Nashihin et al. , 2. Di corner ini, pengunjung bisa dengan mudah menemukan materi atau sumber daya yang mereka cari berdasarkan kategori atau topik yang relevan (Nabila et al. , 2. Selain itu, corner perpustakaan seringkali juga dibuat dengan suasana yang menarik atau nyaman agar pengunjung lebih betah untuk membaca atau belajar (Anim et al. , 2. Corner ini bisa menjadi tempat untuk mencari lebih dalam ke area tertentu sesuai minat pengunjung. Salah satu perpustakaan perguruan tinggi di Sumatera Utara yang memiliki layanan Corner paling lengkap yaitu Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Perpustakaan UMSU memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran dan penelitian di lingkungan kampus (Syahfitri, 2. Perpustakaan UMSU memiliki beberapa layanan corner diantaranya Layanan BI Corner. Thailan Corner. Japan Corner. Pranciss Corner. Indian Corner dan Chinese corner. beberapa Corner yang tersedia di perpustakaan UMSU antara lain Bank Indonesia (BI) Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. India Corner, dan Chinese Corner. Setiap Corner memiliki koleksi buku dan sumber informasi yang beragam. Layanan Corner ini dirancang sebagai bentuk kerja sama dengan berbagai lembaga dan institusi, baik dalam maupun luar negeri, guna mendukung peningkatan kualitas akademik serta literasi informasi bagi mahasiswa (Pratiwi et al. , 2. Keberadaan Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa, terutama bagi mahasiswa luar negeri, dalam mengakses literatur dan referensi yang lebih luas (Safitri, 2. Selain koleksi buku, beberapa Corner juga dilengkapi dengan fasilitas tambahan seperti komputer, televisi, serta ruang baca yang nyaman, sehingga Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. menunjang kegiatan akademik secara optimal (Salsabila, 2. Selain menjadi pusat sumber belajar, layanan Corner di Perpustakaan UMSU juga berperan dalam meningkatkan daya tarik perpustakaan sebagai pusat aktivitas akademik. Konsep ini menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang diskusi serta pengembangan wawasan global bagi mahasiswa (Wijaya et al. , 2. Dengan adanya inovasi layanan tersebut. Perpustakaan UMSU dapat menjadi model bagi perpustakaan lain dalam menghadirkan layanan yang lebih variatif dan relevan dengan kebutuhan akademik di era modern (Metaverse, 2. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia koleksi bahan pustaka, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia (Manaf & Aan Gufroni, 2. Keberadaan corner di perpustakaan UMSU merupakan salah satu wujud kerja sama untuk mendukung peningkatan dan pengembangan akademik (Safitri, 2. Menurut website perpustakaan UMSU, dan melihat mahasiswa-mahasiswa yang sangat antusias ke perpustakaan yang setiap hari ramai berkunjung keperpustakaan UMSU tersebut. Salah satu corner yang paling ramai dikunjungi yaitu corner BI karena selain buku-buku yang banyak, fasilitas yang diberikan BI juga sangat relefan seperi komputer, televisi 43 inchi (Amalia 2. Corner yang ada di perpustakaan UMSU juga menyedikan tempat duduk yang nyaman sehingga mahasiswa yang ingin berdiskusi dan belajar di area tersebut meskipun tidak selalu membaca buku yang tersedia didalamnya. Berdasarkan penelitian sebelumnya yang dihadapi perpustakaan umsu di corner yaitu rendahnya tingkat pemanfaatan koleksi corner oleh pemustaka (Amalia, 2. Sebagian koleksi yang terdapat di corner Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kurang dipahami dari segi bahasa yang digunakan, sehingga menyebabkan rendahnya tingkat pemanfaatan koleksi tersebut oleh pemustaka. Sebagian besar koleksi yang tersedia di corner lebih berfokus pada novel dan aspek budaya dari negara asal masing-masing corner, sehingga informasi yang dibutuhkan pemustaka sering kali tidak ditemukan (Asdi et al. , 2024. Meskipun demikian, terdapat beberapa koleksi yang telah dimanfaatkan dengan baik oleh pengguna perpustakaan (Syahfitri. Selain itu, masih banyak orang-orang yang belum mengetahui bahwa Perpustakaan UMSU menyediakan berbagai corner dengan koleksi dari beberapa negara luar yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan referensi akademik mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memiliki mahasiswa dari berbagai negara, di antaranya Thailand. Kamboja. Yaman, dan Vietnam. Keberagaman latar belakang mahasiswa ini mencerminkan lingkungan akademik yang bersifat multikultural serta mendorong terciptanya interaksi yang baik. Dengan adanya mahasiswa internasional, khususnya yang berasal dari Thailand. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyediakan berbagai fasilitas pendukung guna memenuhi kebutuhan akademik dan literasi mereka. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyediaan koleksi referensi dari berbagai negara yang ditempatkan dalam corner di perpustakaan. Keberadaan corner ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang relevan bagi mahasiswa asing, termasuk mahasiswa asal Thailand, sehingga dapat membantu mereka dalam mengakses literatur yang sesuai dengan kebutuhan akademik. Namun, keterbatasan jumlah koleksi serta kurangnya pemahaman terhadap bahasa yang digunakan dalam koleksi tersebut menjadi kendala utama dalam optimalisasi pemanfaatannya oleh pemustaka. Selain itu, kurangnya promosi dari pihak perpustakaan menyebabkan minimnya kesadaran mahasiswa terhadap ketersediaan koleksi ini. Permasalahan selanjutnya yang dihadapi oleh pemustaka adalah kesulitan dalam menemukan koleksi Corner. Hal ini disebabkan oleh penataan koleksi yang kurang sistematis, di mana buku-buku sering kali tidak ditata berdasarkan aturan pengkodean atau pengelompokan tertentu. Akibatnya, buku-buku dalam koleksi Corner tersusun secara acak. Namun, hingga Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. saat ini, belum terdapat penelitian yang secara spesifik membahas pemanfaatan corner secara keseluruhan di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ketiadaan data empiris yang mengukur efektivitas fasilitas ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana corner tersebut telah dimanfaatkan oleh mahasiswa serta kontribusinya dalam mendukung aktivitas akademik. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang sistematis guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait tingkat pemanfaatan, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta kendala terhadap proses corner tersebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan koleksi corner yang tersedia di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Keberadaan koleksi corner ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperluas wawasan sivitas akademika, khususnya dalam memahami berbagai informasi dan pengetahuan mengenai dunia internasional. Melalui akses terhadap koleksi tersebut, pengguna perpustakaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas terhadap isu-isu global serta kebudayaan luar negeri, yang pada akhirnya mampu meningkatkan literasi komunikasi antarbudaya. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pemanfaatan koleksi corner di perpustakaan universitas muhammadiyah sumatra utara (Sugiyono, 2. Objek penelitian adalah koleksi corner di perpustakaan UMSU sedangkan subjek penelitian terdiri darI pengelola, mahasiswa universitas muhammadiyah sumatra utara. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori literasi informasi serta pemberdayaan komunitas berbasis teknologi, yang secara konseptual mampu menjelaskan bagaimana akses terhadap informasi dapat ditingkatkan melalui intervensi komunitas lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan Wawancara dilaksanakan secara langsung kepada mahasiswa aktif UMSU dan staf perpustakaan untuk menggali pemahaman tentang pemanfatn kolsi corner. Observasi dilakukan dengan mengikuti dan mencatat langsung jalannya aktivitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses analisis dimulai dengan menyaring dan mengelompokkan informasi berdasarkan tema utama seperti pemanfaatan kokeksi corner. Selanjutnya, data disajikan dalam bentuk narasi memperlihatkan pola yang muncul selama pengumpulan data. Tahap akhir berupa penarikan kesimpulan dilakukan dengan mengaitkan temuan lapangan dengan kerangka teori yang digunakan, serta melakukan validasi melalui triangulasi data dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Langkah-langkah ini dilakukan secara sistematis untuk menjawab pertanyaan penelitian dan memastikan akurasi serta keabsahan temuan yang dihasilkan (Habiburrahman, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pemanfaatan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Corner perpustakaan adalah unit layanan khusus yang disediakan oleh perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi tertentu dari pemustaka. Layanan ini biasanya berbentuk ruang atau area tematik yang berisi koleksi dan fasilitas yang relevan dengan topik tertentu, seperti ekonomi, budaya, teknologi, atau kebutuhan khusus. Tujuan utama dari corner perpustakaan adalah untuk mendekatkan informasi spesifik kepada pengguna dan mendukung proses pembelajaran serta penelitian. Menurut Prayogi et al. , layanan corner di perpustakaan dapat berupa koleksi khusus yang ditempatkan secara terpisah dan memiliki ciri khas tertentu, baik dari segi topik maupun bentuknya. Dengan adanya layanan corner, perpustakaan dapat memberikan akses informasi yang lebih terfokus dan mendalam sesuai dengan Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. kebutuhan pemustaka, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif. Pada layanan Corner yang telah disediakan oleh perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara terdapat kumpulan koleksi buku-buku seputar keuangan, bisnis, novel dan banyak lagi yang tentunya akan membantu mahasiswa untuk menyelesaikan tugas kuliah ataupun penelitian yang sedang dijalankan Memiliki koleksi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan informasi pengunjung sangat penting untuk menarik orang ke perpustakaan secara teratur (Fizah & Maskuri Sutomo, 2. Pengguna yang mengunjungi perpustakaan melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan koleksi. Sejumlah faktor mempengaruhi bagaimana kepemilikan perpustakaan digunakan salah satunya yaitu untuk menyelesaikan tugas yang diberkan dosen (Wahyuntini & Sri Endarti, 2. Perpustakaan UMSU memiliki beberapa layanan corner diantaranya Layanan BI Corner. Thailan Corner. Japan Corner. Pranciss Corner. Indian Corner dan Chinese corner. beberapa Corner yang tersedia di perpustakaan UMSU antara lain Bank Indonesia (BI) Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. India Corner, dan Chinese Corner. Setiap Corner memiliki koleksi buku dan sumber informasi yang beragam. Layanan Corner ini dirancang sebagai bentuk kerja sama dengan berbagai lembaga dan institusi, baik dalam maupun luar negeri, guna mendukung peningkatan kualitas akademik serta literasi informasi bagi Di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), terdapat berbagai jenis layanan koleksi corner. Corner ini merupakan pojok khusus yang menyediakan koleksi atau informasi tertentu berdasarkan tema atau negara asal. Dari sekian banyak layanan corner yang tersedia, terdapat tiga corner yang paling sering dimanfaatkan oleh pemustaka, yaitu BI Corner. Japan Corner, dan France Corner (Prancis Corne. Ketiga corner ini cenderung menarik perhatian pengguna karena kelengkapan koleksi, akses informasi yang mudah, serta dukungan kegiatan edukatif yang sering diselenggarakan di dalamnya. BI Corner, misalnya, menyediakan informasi ekonomi dan perbankan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa ekonomi dan bisnis (Perpustakaan UMSU, 2. Sementara itu. Japan Corner dan France Corner menghadirkan berbagai koleksi budaya, bahasa, dan literatur dari masing-masing negara yang sangat menunjang pembelajaran budaya dan bahasa asing. Meskipun ketiga corner tersebut menunjukkan tingkat pemanfaatan yang lebih tinggi, bukan berarti corner lainnya tidak digunakan sama sekali. Penggunaan corner lainnya tetap ada, meskipun dengan frekuensi yang mungkin lebih rendah dibandingkan dengan ketiga corner utama tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa setiap corner memiliki peran penting masing-masing sesuai dengan kebutuhan, minat, dan preferensi pengguna perpustakaan. Keberagaman fungsi dan daya tarik yang dimiliki oleh setiap corner mencerminkan upaya perpustakaan dalam menyediakan layanan yang inklusif dan mampu menjangkau berbagai kalangan pengguna dengan latar belakang dan tujuan kunjungan yang berbeda-beda (Buwana. Pemanfaatan Koleksi BI Corner di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) BI Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia dan UMSU yang diresmikan pada 19 Juli 2017. Keberadaan BI Corner bertujuan untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan di kalangan civitas akademika, serta menyediakan sumber informasi yang relevan dengan kebijakan dan peran Bank Indonesia dalam perekonomian nasional . erpustakaan UMSU). Pemanfaatan BI Corner oleh Mahasiswa UMSU Mahasiswa UMSU memanfaatkan BI Corner sebagai sumber referensi untuk penelitian, tugas kuliah, dan pengembangan pengetahuan di bidang ekonomi, perbankan, serta pengembangan diri. Koleksi buku yang tersedia mencakup berbagai topik, termasuk karya-karya Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. terkenal seperti "Self Driving" dan "Disruption" oleh Rhenald Kasali, serta buku panduan beasiswa seperti "Jurus Ampuh Dapat Beasiswa LPDP" . erpustakaan UMSU) BI Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) telah menjadi salah satu sarana strategis dalam mendukung kegiatan akademik dan pengembangan literasi mahasiswa, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan. Fasilitas yang tersedia di BI Corner meliputi koleksi buku sebanyak 711 judul dengan total 890 eksemplar, satu unit televisi, dan satu unit komputer (PC Lenov. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menunjang pembelajaran interaktif, seperti menonton materi edukatif, mengikuti diskusi kelompok, serta mengakses informasi. Selain sebagai pusat literasi ekonomi. BI Corner juga digunakan mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, khususnya dalam aspek listening, melalui pemutaran video berbahasa asing dan kegiatan diskusi. Lingkungan yang nyaman dan sarana yang lengkap menjadikan BI Corner sebagai salah satu ruang belajar yang produktif dan diminati oleh mahasiswa dari berbagai program studi. Keberadaan BI Corner terbukti memberikan dampak positif terhadap aktivitas akademik di lingkungan UMSU. Mahasiswa menjadi lebih aktif dalam memanfaatkan fasilitas perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat diskusi, kerja kelompok, dan pengembangan keterampilan akademik. Dampak keberadaan BI Corner turut berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan perpustakaan, yang tercermin dari capaian akreditasi A yang diraih oleh Perpustakaan UMSU dari Lembaga Akreditasi Perpustakaan (LAP) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 2018. Pemanfaatan Thailand Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Thailand Corner di Perpustakaan UMSU merupakan hasil kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan Konsulat Kehormatan Kerajaan Thailand di Medan. Peresmian Thailand Corner dilakukan pada tanggal 5 Desember 2024, yang ditandai dengan kunjungan Konsul Kehormatan Thailand. Mr. Martono Angusti, ke UMSU. Dalam kunjungan tersebut. Konsulat Thailand menyerahkan koleksi buku-buku berkualitas tinggi kepada perpustakaan UMSU sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kerja sama budaya antarnegara. Koleksi buku yang dihibahkan oleh Konsulat Thailand mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan budaya, sejarah, dan sistem pendidikan Thailand. Bukubuku ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa mengenai Thailand, serta memperluas wawasan mereka dalam konteks studi Asia Tenggara. Selain itu, keberadaan Thailand Corner juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Thailand melalui pertukaran budaya dan akademik. Thailand Corner yang berada di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi budaya dan sejarah Thailand, tetapi juga telah dimanfaatkan secara aktif oleh sivitas akademika dalam kegiatan pembelajaran dan interaksi multikultural. Fasilitas utama berupa koleksi buku bertema Thailand digunakan sebagai bahan pendukung dalam memahami nilai-nilai budaya, sosial, serta sistem pendidikan di Thailand. Hal ini menjadi semakin relevan karena UMSU juga memiliki mahasiswa asal Thailand yang terlibat langsung dalam proses akademik, sehingga pemanfaatan Thailand Corner turut memperkaya pengalaman belajar lintas budaya. Thailand Corner dirancang sebagai ruang yang nyaman dan Kehadiran fasilitas tambahan seperti bantal duduk memungkinkan mahasiswa untuk menggunakan ruang ini sebagai tempat diskusi, kerja kelompok, dan kegiatan akademik lainnya secara informal namun produktif. Kenyamanan dan fungsi fleksibel dari ruang ini menjadikannya sebagai salah satu area yang cukup diminati oleh mahasiswa dalam menunjang kegiatan belajar. Secara umum, keberadaan Thailand Corner telah memberikan dampak positif terhadap dinamika akademik di lingkungan UMSU. Selain memperluas wawasan mahasiswa mengenai Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. budaya luar. Thailand Corner juga memperkuat hubungan antarbangsa melalui pemahaman budaya dan kerja sama internasional. Hal ini sejalan dengan upaya universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dan menciptakan atmosfer pembelajaran yang terbuka dan Pemanfaatan Japan Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Japan Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merupakan fasilitas yang hadir sebagai hasil kerja sama antara UMSU dan pihak Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memperluas pemahaman mahasiswa serta masyarakat luas terhadap budaya, bahasa, dan perkembangan sosial-ekonomi Jepang. Melalui Japan Corner, mahasiswa mendapatkan akses langsung ke berbagai sumber literatur berkualitas mengenai Jepang, mulai dari sejarah, kebudayaan, teknologi, ekonomi, hingga filsafat dan sastra klasik maupun modern Jepang. Koleksi di Japan Corner mencakup buku-buku pelajaran bahasa Jepang, kamus, buku kebudayaan, novel-novel karya penulis Jepang terkenal, serta materi visual seperti majalah, brosur pariwisata, dan media audiovisual. Mahasiswa dari program studi Bahasa. Hubungan Internasional. Sastra, dan Ilmu Sosial sering memanfaatkan koleksi ini sebagai referensi untuk tugas akhir, makalah, dan bahan presentasi. Selain itu, koleksi Japan Corner juga digunakan oleh mahasiswa yang tertarik mengikuti program beasiswa, pertukaran pelajar, atau kegiatan akademik yang melibatkan institusi pendidikan Jepang. Japan Corner tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga ruang interaksi dan kolaborasi antarbudaya. Berbagai kegiatan seperti pelatihan dasar bahasa Jepang, pemutaran film Jepang, diskusi budaya, dan workshop seni tradisional Jepang . eperti origami dan kaligraf. sering diselenggarakan untuk menarik minat mahasiswa dan memperluas wawasan mereka. Kegiatan-kegiatan ini mendorong pemanfaatan koleksi Japan Corner secara aktif dan menyenangkan, sekaligus menciptakan atmosfer belajar yang dinamis dan Secara keseluruhan, pemanfaatan Japan Corner memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan akademik dan wawasan internasional sivitas akademika UMSU. Melalui akses terhadap informasi dan kebudayaan Jepang, mahasiswa tidak hanya meningkatkan literasi global, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan inovasi yang menjadi ciri khas bangsa Jepang. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan kegiatan rutin. Japan Corner terus berkembang sebagai pusat pembelajaran lintas budaya yang memperkaya pengalaman pendidikan di lingkungan UMSU. Pemanfaatan pranciss Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prancis Corner di Perpustakaan UMSU merupakan sebuah fasilitas khusus yang menyediakan berbagai sumber belajar dan informasi mengenai bahasa, budaya, serta literatur Prancis. Fasilitas ini merupakan hasil kerja sama antara UMSU dan Kedutaan Besar Prancis, bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran bahasa Prancis serta memperkenalkan kebudayaan Prancis kepada sivitas akademika universitas. Sebagian besar pengguna Prancis Corner adalah mahasiswa dari program studi Bahasa Inggris. Hubungan Internasional, dan Pendidikan. Mereka memanfaatkan koleksi yang tersedia untuk keperluan tugas akhir, penelitian, maupun sebagai bahan pembelajaran bahasa asing. Dosen juga menggunakan Prancis Corner sebagai sarana referensi tambahan dan media Beberapa kegiatan seperti French Movie Screening, kelas bahasa Prancis dasar, dan diskusi budaya telah dilaksanakan. Kegiatan ini tidak hanya menarik minat mahasiswa, tetapi juga memperkaya wawasan global mereka. Pemanfaatan Prancis Corner di UMSU meliputi beberapa aspek, antara lain: Sarana Pembelajaran Bahasa Prancis: Mahasiswa dan dosen menggunakan koleksi buku, majalah, dan media audiovisual berbahasa Prancis sebagai bahan belajar maupun Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. referensi akademik. Hal ini sangat membantu khususnya bagi program studi yang mempelajari bahasa asing, sastra, dan hubungan internasional. Pengenalan Budaya Prancis: Prancis Corner juga menyediakan materi dan kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan Prancis, seperti film, dokumenter, dan acara diskusi Ini membantu mahasiswa memperluas wawasan internasional dan memahami keragaman budaya. Dukungan Kegiatan Akademik dan Non-Akademik: Selain sebagai pusat literasi. Prancis Corner menjadi tempat diadakannya berbagai kegiatan seperti workshop bahasa Prancis, pemutaran film Prancis, dan seminar kebudayaan. Kegiatan ini meningkatkan minat dan motivasi belajar mahasiswa. Meski demikian, pemanfaatan Prancis Corner masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman bahasa Prancis di kalangan mahasiswa dan kurangnya sosialisasi mengenai fasilitas ini. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya lebih lanjut dalam meningkatkan promosi dan integrasi Prancis Corner ke dalam kegiatan akademik secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Pemanfaatan India Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) India Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merupakan salah satu sudut koleksi yang disediakan untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan informasi mengenai budaya, sejarah, bahasa, dan perkembangan India kepada mahasiswa dan sivitas akademika. Koleksi ini merupakan hasil kerja sama antara UMSU dan Kedutaan Besar India di Indonesia dalam rangka mempererat hubungan kebudayaan dan pendidikan antar kedua negara. Di India Corner, pengguna dapat menemukan berbagai buku literatur yang membahas tentang filsafat India, agama, sistem pendidikan, politik, seni, teknologi, serta buku pelajaran bahasa Hindi dan Inggris yang berkaitan dengan India. Pemanfaatan India Corner cukup beragam, terutama oleh mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap studi Asia Selatan, hubungan internasional, sastra, atau budaya global. Mahasiswa dapat menggunakan koleksi ini sebagai referensi dalam penyusunan tugas kuliah, karya ilmiah, atau untuk memperluas wawasan mereka mengenai India sebagai salah satu negara dengan sejarah dan peradaban tertua di dunia. Selain itu. India Corner juga sering digunakan sebagai tempat untuk mengadakan kegiatan tematik, seperti diskusi budaya, pemutaran film India, pelatihan bahasa, hingga seminar bersama narasumber dari lembaga pendidikan India atau diaspora India di Indonesia. Keberadaan India Corner memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif dan multikultural di lingkungan kampus UMSU. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan pemahaman lintas budaya. Agar pemanfaatannya semakin optimal, perpustakaan UMSU dapat terus meningkatkan kualitas koleksi dan menyelenggarakan kegiatan rutin berbasis India Corner, sehingga keberadaannya menjadi lebih relevan dan menarik minat lebih banyak pengguna. Dengan demikian. India Corner tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga jembatan hubungan budaya antara Indonesia dan India dalam ranah pendidikan tinggi. Pemanfaatan Chinese Corner Di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara Chinese Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merupakan hasil kerja sama antara UMSU dan Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan, yang diresmikan pada 13 September 2024. Inisiatif ini bertujuan untuk membuka akses lebih luas bagi mahasiswa dan masyarakat terhadap literatur, budaya, serta informasi terkini mengenai Tiongkok. Dengan koleksi yang diklaim sebagai yang terlengkap di Medan. Chinese Corner menjadi pusat sumber daya informasi tentang sejarah, kebudayaan, serta dinamika sosial dan politik Tiongkok Tujuan utamanya adalah mendorong pemahaman antarbudaya dan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok melalui jalur pendidikan dan kebudayaan. Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. Koleksi di Chinese Corner sangat beragam, mencakup topik-topik seperti ajaran Konfusius, sejarah peradaban Tiongkok, seni musik dan arsitektur, kuliner, sastra klasik dan modern, serta studi tentang Islam di Tiongkok. Tidak hanya dalam bentuk buku, koleksi juga tersedia dalam media visual dan digital yang menarik minat pengguna dari berbagai latar belakang studi. Mahasiswa dari jurusan Sastra. Ilmu Sosial. Pendidikan, serta Hubungan Internasional sering memanfaatkan koleksi ini untuk mendukung penulisan karya ilmiah, skripsi, dan kegiatan diskusi akademik. Buku-buku pelajaran bahasa Mandarin juga sangat membantu dalam memperkuat keterampilan berbahasa bagi mereka yang ingin melanjutkan studi atau bekerja sama dengan institusi di Tiongkok. Pemanfaatan Chinese Corner tidak terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga mencakup aktivitas budaya yang bersifat interaktif. Kegiatan seperti pelatihan bahasa Mandarin, pemutaran film-film Tiongkok, pameran budaya, hingga seminar dan kuliah umum bersama perwakilan dari Konsulat Tiongkok sering digelar untuk memperkaya wawasan mahasiswa. Hal ini menjadikan Chinese Corner sebagai ruang belajar dan kolaborasi lintas budaya yang sangat aktif, sekaligus sarana bagi sivitas akademika untuk lebih mengenal nilai-nilai budaya dan perspektif global dari Tiongkok. Secara keseluruhan, keberadaan dan pemanfaatan Chinese Corner di UMSU memberikan kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang terbuka dan Mahasiswa tidak hanya mendapatkan informasi dari sisi akademik, tetapi juga mengembangkan empati dan pemahaman terhadap keanekaragaman budaya dunia. Dengan pengelolaan yang terus ditingkatkan dan dukungan kegiatan rutin. Chinese Corner menjadi aset penting dalam mendukung penguatan literasi global serta menjembatani hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok melalui dunia kampus. Koleksi corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara telah dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa. Koleksi yang ada di corner tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga sebagai sumber informasi tambahan yang memperkaya wawasan mereka. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa koleksi corner memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan minat baca di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Untuk mengkaji pencapaian pemanfaatan koleksi corner , digunakan pendekatan teoritis dari teori penggunaan informasi (Information Use Theor. , pemanfaatan koleksi perpustakaan seperti yang ada di layanan corner di Perpustakaan UMSU dapat diukur melalui indikator-indikator spesifik yang mencerminkan bagaimana informasi yang tersedia benar-benar digunakan oleh pemustaka untuk tujuan tertentu . isalnya pembelajaran, penelitian, atau pengambilan keputusa. Berdasarkan teori tersebut, pemanfaatan koleksi corner mencakup enam pilar utama. Kesesuaian Koleksi dengan Kebutuhan Informasi Pengguna Koleksi yang tersedia di BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner di perpustakaan UMSU umumnya telah disusun untuk mendukung kebutuhan informasi pengguna, khususnya mahasiswa, dosen, dan peneliti (Perpustakaan UMSU, 2. BI Corner, misalnya, menyediakan buku, jurnal, dan publikasi resmi dari Bank Indonesia yang sangat relevan bagi mahasiswa jurusan Ekonomi. Akuntansi, dan Manajemen. Koleksi ini sesuai dengan kebutuhan pengguna yang memerlukan data dan referensi tentang kebijakan ekonomi nasional, sistem keuangan, dan perbankan (Bank Indonesia, 2. Begitu pula dengan Japan Corner dan Chinese Corner, yang menyediakan buku pelajaran bahasa, karya sastra, serta sumber informasi tentang budaya dan teknologi, sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang tertarik atau sedang mempelajari bahasa dan budaya negara tersebut (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Namun demikian, tingkat kesesuaian koleksi juga sangat bergantung pada pemutakhiran dan relevansi kontennya dengan kurikulum yang berlaku serta tren informasi terbaru (Nasution, 2. Koleksi di Prancis. India, dan Thailand Corner sudah Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. mencakup berbagai topik kebudayaan, sejarah, dan bahasa, yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di program studi sastra, hubungan internasional, atau pendidikan (Perpustakaan UMSU, 2. Akan tetapi, untuk meningkatkan efektivitasnya, perlu adanya evaluasi berkala terhadap jenis bahan pustaka dan minat pengguna, agar koleksi yang tersedia selalu relevan dan mendukung proses pembelajaran serta penelitian secara optimal (Hasibuan & Siregar, 2. Dengan demikian, perpustakaan UMSU dapat terus menjadi sumber informasi yang responsif terhadap kebutuhan akademik dan perkembangan global. Frekuensi Penggunaan Koleksi Frekuensi penggunaan koleksi dari berbagai corner di perpustakaan UMSU seperti BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner cenderung bervariasi tergantung pada kebutuhan akademik, minat pengguna, serta program studi yang relevan (Perpustakaan UMSU, 2. BI Corner, misalnya, sering dimanfaatkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis karena menyediakan literatur terkini mengenai kebijakan moneter, sistem keuangan, dan ekonomi makro Indonesia (Bank Indonesia, 2. Sementara itu. Japan Corner dan Chinese Corner relatif sering diakses oleh mahasiswa yang tertarik dengan studi bahasa dan budaya Asia Timur, serta mereka yang mengikuti program pertukaran pelajar atau kegiatan budaya antarnegara (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Di sisi lain. Thailand. Prancis, dan Indian Corner menunjukkan peningkatan penggunaan terutama saat ada kegiatan tematik atau kerja sama akademik lintas budaya (Hasibuan & Siregar, 2. Frekuensi kunjungan ke corner-corner ini juga meningkat ketika perpustakaan mengadakan event seperti pameran buku, diskusi budaya, atau seminar internasional (Nasution, 2. Meski tidak semua corner memiliki tingkat penggunaan yang sama, keberadaan koleksi- koleksi tersebut memberikan opsi literasi yang luas dan beragam bagi seluruh mahasiswa UMSU, sehingga mendukung terciptanya lingkungan akademik yang dinamis dan berwawasan global (Perpustakaan UMSU, 2. Jenis Penggunaan Informasi Pemanfaatan koleksi dari berbagai corner seperti BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merupakan bentuk upaya dalam memperluas wawasan global dan literasi multikultural bagi mahasiswa dan sivitas akademika (Perpustakaan UMSU, 2. Setiap corner menyajikan koleksi yang khas dari negara atau institusi asalnya, mencakup buku-buku literatur, majalah, media audiovisual, hingga referensi kebudayaan, ekonomi, bahasa, dan teknologi (Hasibuan & Siregar, 2. Sebagai contoh. BI Corner menyediakan informasi dan literatur terkait ekonomi, kebijakan moneter, dan perbankan Indonesia, yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa ekonomi dan bisnis (Bank Indonesia, 2. Sementara Japan Corner dan Chinese Corner menghadirkan koleksi tentang budaya, sastra, dan teknologi dari Jepang dan Tiongkok, yang berguna bagi mahasiswa jurusan bahasa atau studi internasional (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Corner-corner ini juga berfungsi sebagai jembatan budaya dan diplomasi pendidikan, memberikan akses kepada mahasiswa untuk mempelajari nilai-nilai dan perkembangan global yang relevan dengan dunia akademik dan profesional (Nasution. Thailand. India, dan Prancis Corner menyediakan referensi tentang sejarah, politik, dan budaya negara masing- masing, yang memperkaya perspektif mahasiswa dalam memahami isu-isu global secara komprehensif (Perpustakaan UMSU, 2. Selain sebagai sumber pembelajaran, corner- corner ini juga sering menjadi pusat kegiatan seperti diskusi budaya, pelatihan bahasa, dan pertukaran informasi internasional, yang Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. mendukung atmosfer akademik yang inklusif dan berwawasan luas di lingkungan perpustakaan UMSU (Sihombing & Yuliani, 2. Tingkat Pemahaman dan Penerapan Informasi Tingkat pemahaman dan penerapan informasi dari koleksi yang tersedia di BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner di perpustakaan UMSU menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah mampu mengakses dan memahami isi koleksi sesuai dengan kebutuhan akademik mereka (Perpustakaan UMSU, 2. Koleksi di BI Corner, misalnya, sering dimanfaatkan untuk penyusunan tugas akhir, karya ilmiah, dan bahan diskusi mata kuliah yang berkaitan dengan ekonomi dan kebijakan keuangan (Bank Indonesia, 2. Mahasiswa tidak hanya membaca, tetapi juga mulai menerapkan informasi tersebut dalam analisis ekonomi atau simulasi kebijakan publik, yang menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konten yang tersedia (Sihombing & Yuliani, 2. Sementara itu, pada corner-corner budaya asing seperti Japan. China. India. Prancis, dan Thailand, tingkat pemahaman informasi terlihat dari kemampuan mahasiswa dalam menyusun esai, presentasi, bahkan kegiatan budaya yang berbasis pada informasi dari koleksi tersebut (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar, lomba debat internasional, maupun seminar lintas budaya, umumnya menggunakan sumber dari corner ini sebagai referensi utama (Hasibuan & Siregar, 2. Dengan meningkatnya literasi multibahasa dan pemahaman lintas budaya di kalangan mahasiswa, penerapan informasi dari koleksi ini menjadi bukti bahwa corner-corner tersebut tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga aplikatif dalam mendukung pengembangan akademik dan kompetensi global mahasiswa UMSU (Nasution, 2. Kepuasan dan Persepsi Pengguna Kepuasan dan persepsi pengguna terhadap pemanfaatan koleksi BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner di perpustakaan UMSU secara umum menunjukkan respons yang positif (Perpustakaan UMSU, 2. Pengguna merasa terbantu dengan tersedianya referensi yang beragam dan spesifik sesuai dengan bidang minat maupun program studi mereka (Hasibuan & Siregar, 2. BI Corner, misalnya, mendapat apresiasi dari mahasiswa ekonomi dan bisnis karena menyediakan data dan literatur yang kredibel dan mutakhir mengenai kebijakan moneter dan keuangan Indonesia (Bank Indonesia, 2. Demikian pula, mahasiswa yang tertarik pada studi budaya dan bahasa asing merasa bahwa Japan Corner. Chinese Corner, dan lainnya memberi kemudahan dalam memahami konteks budaya dan sosial negara terkait (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Meskipun begitu, beberapa pengguna juga menyampaikan masukan mengenai perlunya peningkatan dalam hal pemutakhiran koleksi dan penambahan bahan dalam format digital untuk memudahkan akses (Nasution, 2. Secara keseluruhan, persepsi pengguna terhadap keberadaan corner-corner ini sangat positif karena tidak hanya memberikan informasi akademik, tetapi juga memperluas wawasan global mahasiswa (Sihombing & Yuliani, 2. Kepuasan ini tercermin dari meningkatnya minat untuk mengunjungi area corner, keikutsertaan dalam kegiatan yang diselenggarakan di sekitar corner tersebut, dan penggunaan koleksi sebagai referensi dalam karya ilmiah. Hal ini menunjukkan bahwa koleksi di berbagai corner telah memberi nilai tambah yang signifikan dalam proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa di UMSU (Perpustakaan UMSU, 2. Hambatan dalam Pemanfaatan Informasi Dalam pemanfaatan koleksi BI Corner. Thailand Corner. Japan Corner. Prancis Corner. Indian Corner, dan Chinese Corner di perpustakaan UMSU, terdapat beberapa Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. hambatan yang dirasakan oleh pengguna (Perpustakaan UMSU, 2. Salah satu hambatan utama adalah keterbatasan pemahaman bahasa asing pada koleksi-koleksi tertentu, seperti di Japan. China. Prancis, dan India Corner. Banyak bahan pustaka yang belum dilengkapi dengan terjemahan atau panduan bahasa Indonesia maupun Inggris, sehingga menyulitkan mahasiswa dalam memahami isi materi secara maksimal (Nasution, 2020. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Selain itu, kurangnya bimbingan atau sosialisasi tentang cara pemanfaatan koleksi di tiap corner juga menjadi faktor penghambat dalam optimalisasi informasi yang tersedia (Hasibuan & Siregar. Hambatan lainnya adalah keterbatasan akses terhadap koleksi digital dan kurangnya pembaruan materi yang sesuai dengan perkembangan informasi terkini. Beberapa koleksi cenderung statis dan belum mengalami pembaruan secara rutin, sehingga mengurangi relevansi informasi dengan kebutuhan akademik mahasiswa saat ini (Sihombing & Yuliani, 2. Ruang dan fasilitas fisik di beberapa corner juga masih belum optimal dalam menciptakan suasana yang mendukung untuk belajar atau berdiskusi (Perpustakaan UMSU, 2. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dari pihak perpustakaan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, seperti melalui pelatihan literasi informasi, peningkatan koleksi digital, dan kerja sama dengan institusi luar untuk memperbarui serta memperkaya konten koleksi yang tersedia (Nasution. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Tabel 1. Pengunaan Buku Pada Koleksi Corner Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Nama Corner BI corner Thailand Japan Buku Yang Sering di Pakai/Gunakan Buku Yang Jarang di Pakai/Gunakan Laporan Perekonomian Indonesia Ae 1. Modelling Monetary Policy in Open Bank Indonesia (Digunakan untuk Economies Ae Glenn Hoggarth analisi ekonomi makro dan tugas akhir 2. Financial Markets and Institutions mahasiswa ekonom. disi lam. Ae Frederic S. Mishkin Stabilitas Sistem Keuangan Ae Bank 3. Dan masih banyak lagi Indonesia (Referensi utama dalam kajian kebijakan perbankan dan keuangan negar. Ekonomi Moneter Ae Boediono (Sumber populer bagi mahasiswa ekonomi untuk memahami teori dan praktik Novel-novel yang ada di corner BI hampir semua sering digunakan oleh pengunjung yang ada di BI corner Culture and Customs of Thailand Ae 1. The Thai Legal System: An Introduction Arne Kislenko (Sumber utama tentang Ae Andrew Harding budaya dan tradisi Thailan. Ancient Thai Literature Anthology Ae Thai for Beginners Ae Benjawan Office National Culture Poomsan Becker (Digunakan untuk Commission belajar dasar bahasa Tha. Dan masih banyak lagi Thailand: A Short History Ae David K. Wyatt (Sering dijadikan referensi dalam studi sejarah Asia Tenggar. Minna no Nihongo Ae 3A Corporation 1. Classical Japanese Grammar Ae (Paling banyak digunakan dalam Haruhiko Kindaichi pembelajaran bahasa Jepan. Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. Pranciss India Chinese Japanese Culture Ae Paul Varley 2. Japanese Folktales (Bahasa Jepang (Digunakan Penuh, translas. -NHK mengenal budaya Jepang secara Publications Dan masih banyak lagi Integrated Approach Intermediate Japanese Ae Miura & McGloin (Referensi lanjutan untuk mahasiswa yang belajar bahasa Jepang tingkat menenga. Le Nouveau Taxi! 1 & 2 Ae Capelle 1. La Grammaire des Sentiments en Menand (Seri Franyais Ae Jean-Claude Beacco populer untuk belajar bahasa Prancis 2. EssaisPhilosophiques Franyais Ae dari pemula hingga menenga. Michel Foucault Grammaire Progressive du Franyais Ae 3. Dan masih banyak lagi Maya Grygoire (Digunakan untuk penguatan tata bahasa Pranci. Civilisation Progressive du Franyais Ae Claire Miquel (Referensi utama untuk Prancis secara akademi. The Discovery of India Ae Jawaharlal 1. Classical Sanskrit LiteratureAe A. Nehru (Sering digunakan untuk Warder kajian budaya dan sejarah Indi. Indian Political Theory: Themes and India After Gandhi Ae Ramachandra Thinkers Ae Rajeev Bhargava Guha (Buku populer tentang 3. Dan masih banyak lagi sejarah politik modern Indi. Confucianism and Modern China Ae 1. Selected Works of Mao Zedong Ae Daniel A. Bell (Digunakan untuk Mao Zedong memahami pemikiran Konfusius dan 2. Chinese Characters Etymology Ae modernisasi sosial Tiongko. Laurence C. Thompson Chinese Civilization: A Sourcebook Ae 3. Dan masih banyak lagi Patricia Buckley Ebrey (Referensi budaya dan sejarah klasik Tiongko. Kendala yang dihadapi Mahasiswa dalam Memanfaatkan Koleksi Corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara Berdasarkan kajian pemanfaatan koleksi Corner Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, peneliti menemukan detail tantangan yang dihadapi pengguna saat mencoba memanfaatkan koleksi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian mahasiswa yang pernah memanfaatkan layanan Corner di Perpustakaan UMSU, diketahui bahwa masih terdapat beberapa kendala dalam pemanfaatan layanan tersebut bahwa koleksi yang tersedia di Corner masih terbatas, didominasi oleh buku-buku cerita atau novel, sehingga belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan informasi akademik Selain itu, kurangnya sosialisasi dan informasi mengenai keberadaan serta fungsi layanan Corner menjadi hambatan tersendiri dalam meningkatkan pemanfaatannya oleh sivitas akademika. Salah satu kendala yang dihadapi oleh pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan corner adalah kesulitan dalam menemukan buku yang mereka butuhkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan koleksi buku yang tersedia di setiap corner yang ada di perpustakaan. Selain itu, kurangnya upaya penambahan dan pembaruan koleksi secara berkala pada masing- masing corner. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, ditemukan bahwa sebagian mahasiswa tidak mengetahui keberadaan layanan corner yang tersedia di perpustakaan. Ketidaktahuan ini mengindikasikan adanya kelemahan dalam strategi promosi yang dilakukan oleh pihak perpustakaan. Minimnya upaya Tadwin: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. 6 No. 1 Tahun 2025. Hlm. DOI: 10. 19109/tadwin. sosialisasi dan publikasi mengenai layanan corner menyebabkan informasi terkait tidak tersampaikan secara optimal kepada pemustaka, khususnya kepada mahasiswa sebagai pengguna utama. Meskipun layanan corner memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan akademik dan literasi informasi mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi promosi yang lebih efektif dan terarah agar keberadaan serta manfaat layanan corner dapat diketahui dan dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh sivitas akademika. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa layanan corner di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) telah memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, khususnya pada beberapa corner yang cukup aktif digunakan seperti BI Corner. Japan Corner, dan Prancis Corner. Mahasiswa memanfaatkan koleksi di corner tersebut sebagai sumber literatur tambahan dalam kegiatan akademik, khususnya dalam pembelajaran bahasa asing, studi budaya, dan pengayaan pengetahuan lintas negara. Koleksi yang paling banyak dimanfaatkan adalah buku-buku yang berkaitan dengan novel, bahasa, dan kebudayaan. Buku-buku tersebut dinilai relevan dalam mendukung proses pembelajaran formal maupun minat baca mahasiswa secara mandiri. Selain itu, beberapa mahasiswa juga menjadikan koleksi di corner sebagai referensi tugas kuliah dan bahan literasi untuk memperluas wawasan global, terutama dalam konteks budaya dan kebijakan internasional. Namun, pemanfaatan layanan corner ini masih menghadapi beberapa kendala yang cukup signifikan. Salah satu kendala utama adalah belum lengkapnya koleksi di beberapa corner dan kurangnya pembaruan secara Hal ini menyebabkan keterbatasan informasi yang tersedia dan ketidaksesuaian dengan kebutuhan informasi mahasiswa yang terus berkembang, terutama dalam konteks akademik dan Selain itu, masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui keberadaan layanan corner ini secara menyeluruh. Kurangnya promosi dan sosialisasi dari pihak perpustakaan menjadi faktor utama mengapa layanan ini belum dimanfaatkan secara merata oleh seluruh civitas akademika. Di sisi lain, penataan koleksi yang belum sistematis juga menyulitkan mahasiswa dalam mencari dan menemukan buku yang mereka butuhkan secara cepat dan efisien. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap koleksi dan layanan corner. Perpustakaan UMSU disarankan untuk meningkatkan promosi, menambah koleksi yang relevan dan mutakhir, serta memperbaiki sistem penataan koleksi agar lebih terstruktur. Upaya- upaya ini penting untuk mengoptimalkan peran corner sebagai pusat informasi dan penunjang kegiatan akademik serta literasi mahasiswa di lingkungan kampus. REFERENSI