Peran Makna Hidup Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pondok Pesantren Santri SMP Insan Kamil Sidoarjo PERAN MAKNA HIDUP DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SANTRI SMP PONDOK PESANTREN INSAN KAMIL SIDOARJO Af Idah Khoirotul Ilma Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya Email : af. 20040@mhs. Dr. Ari Khusumadewi. Pd. Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya Email : arikhusumadewi@unesa. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran makna hidup terhadap kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesanren Insan Kamil Sidoarjo. Penelitian ini yaitu penelitian ex-post facto menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode nonparametrik. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa SMP di Pondok Pesantren Insan Kamil Kabupaten Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total Sampel pada penelitian ini berjumlah 76 siswa yang terdiri dari kelas VII berjumlah 22, kelas Vi berjumlah 27, kelas IX berjumlah 27. Alat ukur yang digunakan terdiri dari dua skala yaitu skala makna hidup dan skala kesejahteraan psikologis. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan teknik regresi logistik ordinal. Hasil Penelitian menunjukkan perolehan nilai p-value sebesar 0,000, maka keputusan yang dapat diambil adalah adanya peran penting makna hidup dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesanren Insan Kamil Sidoarjo. Besarnya kontribusi makna hidup dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesanren Insan Kamil Sidoarjo adalah sebesar 43,6%. Kata kunci: Makna hidup. Kesejahteraan psikologis Abstract This study aims to find out the role of the meaning of life on the psychological well-being of students of Pondok Pesanren Insan Kamil Sidoarjo. This research includes ex-post facto research using a quantitative approach with a nonparametric method. The population in this study is junior high school students at the Insan Kamil Islamic Boarding School. Sidoarjo Regency. The sampling technique in this study uses the total sampling technique. The sample in this study amounted to 76 students consisting of 22 in class VII, 27 in class Vi, and 27 in class IX. The measuring tool used consists of two scales, namely the life meaning scale and the psychological well-being The data analysis technique used in this study is using ordinal logistic regression techniques. The results of the study showed that the p-value was obtained of 0. 000, so the decision that can be taken has an important role in improving the psychological well-being of students of Pondok Pesanren Insan Kamil Sidoarjo Junior High School. The contribution of the meaning of life in improving the psychological well-being of students of Pondok Pesanren Insan Kamil Sidoarjo is 43. Keywords: Meaning of life. Psychological well-being PENDAHULUAN Mengkaji persoalan yang berkaitan dengan remaja, khususnya di lingkungan pesantren memang selalu menarik. Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, dan asal usulnya dapat ditelusuri sejak masuknya Islam. Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama Islam mempunyai keistimewaan sebagai salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia (Syafe'I. Pada mulanya pesantren tidak hanya fokus pada perluasan ilmu santri saja, tetapi juga membina motivasi, akhlak, spiritualitas, dan nilai-nilai, serta mempersiapkan mereka menuju kehidupan yang rendah hati dan berhati suci (Astuti, 2. Dalam perkembanganya, pondok pesantren diakui oleh kebanyakan orang bahwa pondok adalah tempat yang mampu memberikan dampak yang baik, positif kepada individu terutama pada remaja yang memang mudah sekali terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Hal ini dikarenakan selain anak melatih dalam mempraktekkan nilai-nilai agama ke dalam aktivitas sehari-hari, siswa juga belajar menjadi mandiri. Pendidikan yang diberikan di pesantren dipandang cocok untuk menumbuhkan kemandirian dan secara bertahap beralih dari ketergantungan pada sikap orang tua. Keterampilan, solidaritas dan empati juga Pondok pesantren sangat memperhatikan pendidikan santri, baik dari segi sikap maupun perilaku. Selain membekali mereka Peran Makna Hidup Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pondok Pesantren Santri SMP Insan Kamil Sidoarjo dengan keterampilan berwirausaha melalui juga diberikan berbagai keterampilan lain melalui kegiatan ekstrakurikuler yang beragam. dapat mengembangkan pribadinya diberbagai bidang (Qodir, 2. Ketika berada pada pondok pesantren, santri mungkin menghadapi berbagai tantangan dan situasi sulit. Jika santri bisa dan mampu dalam mengatasi dan menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi tersebut, potensi diri mereka akan berkembang lebih baik. Hal ini berhubungan dengan kesejahteraan psikologis, yang mencakup fungsi optimal dan positif dari individu. (Ryan dan Deci, 2. , kesejahteraan psikologis seorang individu merupakan potensi dirinya yang sebenarnya untuk bertindak mandiri dan melawan tekanan sosial . Mereka mampu mengalami pertumbuhan dan perkembangan pribadi seiring berjalannya Selanjutnya, mereka mengakui sifat dan kekurangan yang dimilikinya . enerimaan dir. , mempunyai tujuan hidup yang tercermin dalam sikap dan tingkah lakunya, membuat dan memilih lingkungan yang sesuai dengan nilai dan kebutuhan individunya . enguasaan lingkunga. , serta menghargai dan pertahankan hal positif. dengan individu lain. (Ryff, 1. Menurut Handayani . , seseorang yang sudah mencapai kesejahteraan psikologisya mereka mendapatkan kebahagiaan. Mental yang sehat dan positif, dan pengembangan pribadi. Kesehatan mental yang baik dan positif tidak hanya melulu tentang bebas dari penyakit mental, tetapi juga memiliki perasaan psikologis yang Sejahtera yang terkait dengan perasaan sejahtera secara keseluruhan (Keyes & Shapiro, 2004. Ryff & Singer, 1998, dalam Papalia. Olds & Feldman, 2. Selain itu, kesejahteraan psikologis tidak berarti seseorang selalu merasa baik. Hiduptidak selalu mulus terkadang juga ada pengalaman yang menyakitkan atau tidak sesuai ekspektasi, seperti hal yang membuat kecewa, kegagalan, dan kesedihan (Huppert, 2. Setiap santri punya tingkat kesejahteraan psikologis yang berbeda, menurut hasil wawancara bersama pengurus pesantren yang dilakukan peneliti didapatkan kesimpulan bahwa masih banyak santri yang belum bisa memenuhi keenam dimensi kesejahteraan psikologis yang meliputi aspek kemandirian . eberapa santri merasa malu ketika mengajukan asumsinya didepan banyak orang, aspek penguasaan lingkungan . eberapa santri masih susah melupakan kebiasaan lama dirumah sehingga penguasaan lingkungan pesantren kurang optimal seperti susah dalam mengatur jadwal, keteteran dkk. ), aspek hubungan positif dengan orang lain . eberapa santri merasa kesepia. , aspek penerimaan diri . eberapa santri merasa insecure dengan teman sebayanya karena aspek kepribadian yang dinilai lebih unggul dari diriny. , aspek pengembangan diri . eberapa santri merasa dirinya hidup hanya begitu saja tidak ada perkembangan dan yang terakhir aspek tujuan hidup . eberapa santri merasa bingung dengan rencana kedepanya seperti ap. dari hasil wawancara tersebut dapat dibuktikan bahwa beberapa santri Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo belum Kesejahteraan mengarahkan individu agar menjadi pribadi yang kreatif dan mampu memahami apa yang dilakukan dirinya sendiri. Terdapat berbagai faktor yang bisa mempengaruhi kesejahteraan psikologis termasuk kelas sosial, kedudukan ekonomi, pendidikan, kepribadian, pekerjaan, agama, status perkawinan, gaya pengasuhan keluarga selama masa kanakkanak, kesejahteraan fisik, keyakinan dan perasaan, jenis kelamin, usia, dan dukungan sosial (Ryff, 1. dalam Utami & Amawidayati, 2007. Saputra dkk, 2. Faktor demografis seperti usia, status sosial dan budaya, jenis kelamin, serta pandangan kontrol dan evaluasi pengalaman hidup juga terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis (Ryyf, 1. , religiusitas (Batubara, 2019, dan faktor genetik menurut Huppert (Zahrah & Sukirno, 2. Evaluasi pengalaman hidup menjadi salah satu faktor yang bisa berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis seseorang. Sehingga ssantri perlu dalam memahami makna hidup agar lebih mudah dalam mengevaluasi pengalaman hidup mereka. Individu yang mempunyai kesejahteraan psikologis yang bagus individu tersebut dapat mengatur secara berhasil dan mampu memanfaatkan peluang dengan tegas untuk mengembangkan diri atau memajukan kapasitasnya (Ryff, 1. Ketika individu yang belum berhasil dalam menentukan dan memenuhi makna hidupnya, mengakibatkan semacam frustasi (Frankl, 2. Keluhan utama bahwa hidup terasa hampa dan tanpa makna dapat menyebabkan individu kehilangan minat dan Mereka mungkin merasakan kekosongan emosional karena kehidupan terasa rutin, mekanis, dan membosankan. Hal ini juga bisa membuat Peran Makna Hidup Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pondok Pesantren Santri SMP Insan Kamil Sidoarjo mereka bingung mengenai tindakan yang dianjurkan dan tindakan yang disarankan untuk tidak dilakukan. Sehingga makna hidup juga merupakan prediktor bagi kesejahteraan psikologis seseorang. Dalam penelitian menjelaskan bahwa makna hidup adalah variable prediktor yang signifikan dari kesejahteraan psikologis, khususnya pada dimensi penerimaan diri, tujuan hidup dan penguasaan lingkungan. Menurut Frank makna hidup merupakan motivasi utama bagi individu dalam usahanya mencapai tujuan hidup. Konsep makna dalam kehidupan mencakup kepuasan hidup, persepsi, pengalaman, dan proyeksi tujuan masa depan, dan hal ini dianggap sebagai faktor kontributor penting. Hasil penelitian lain mengindikasikan bahwa semakin besar makna hidup seseorang, semakin meningkat kesejahteraan psikologis, fungsi sosial, menurunya tingkat kecemasan, dan menurunya tingkat depresi (Kleftaras dan Psarra, 2. Berdasarkan uraian diatas dan fakta lapangan, sehingga peran makna hidup diduga dapat menjadi faktor untuk meningkatkan kesejahteraan santri didukung dengan teori makna hidup pada beberapa penelitian terdahulu yang mengatakan adanya signifikansi terhadap kesejahteraan menggunakan konsep pengaruh membantu peneliti untuk memahami dan mengeksplorasi hubungan sebab-akibat antara variabel yang diteliti. yang dikembangkan oleh peneliti dan skala kesejahteraan psikologis yang dikembangkan oleh Ari Khusumadewi . dengan menggunakan aspek dari (Ryff, 1. menggunkan populasi yang sama dengan penelitian ini yaitu SMP. Validitas item sebanyak 22 pada skala makna hidup berada diantara nilai 0,422 sampai dengan 0,677 dengan reabilitas 0,843 kemudian pada skala kesejahteraan psikologis tidak perlu dilakukan uji validitas ulang karena sudah diuji validitas oleh peneliti sebelumnya dengan menggunakan uji validitas dan HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis data menggunakan regresi logistik ordinal dilakukan untuk memahami sejauhmana peran makna hidup dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo. Analisis regresi logistik ordinal adalah strategi faktual yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antar variabel respons yang memiliki lebih dari dua kategori dan berskala ordinal dengan variabel Metode ini mengadaptasi regresi logistik untuk mengatasi kasus di mana variabel respons tidak hanya biner . ua kategor. , tetapi memiliki lebih dari dua tingkatan atau kategori yang Pendekatan ini memungkinkan kita untuk mempengaruhi kemungkinan atau probabilitas dari masing-masing kategori respons yang berbeda dalam skala ordinal tersebut (Agresti, 2. Indikator yang digunakan adalah jika nilai signifikansi p-value kurang dari 0,05 . < 0,. maka Ha diterima. Inferensi statistik dalam analisis regresi logistik ordinal meliputi 4 hal yaitu . Uji Model of Fit Uji Parsial Uji Kesesuaian Model Uji Koefisien Determinasi Uji Model of Fit Tabel 1. Uji Model of Fit Model Fitting Information Model -2 Log Chidf Sig. Likelihood Square Intercept Only Final Link function: Logit. METODE Metode penelitian yang dipakai dalam menganalisis peran makna hidup dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP adalah menggunakan metode kuantitatif. Analisis yang digunakan yaitu menggunakan uji regresi logistik ordinal karena Informasi dalam pemikiran ini tidak disebarluaskan secara teratur atau berdistribusi tidak normal sehingga menggunakan strategi nonparametrik yaitu regresi logistik ordinal, software yang digunakan yaitu IBM SPSS Statistic Analisis data ini dipilih karena untuk menjawab hipotesis yang dikemukakan dan agar bisa lebih mengetahui seberapa besar peran makna hidup dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo dengan jumlah 76 subjek. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik total sampling yaitu dimana keseluruhan populasi dijadikan sampel yaitu keselutuhan SMP kelas VII. Vi dan IX). Instrumen yang digunakan adalah skala makna hidup menggunakan aspek dari (Steger, 2. isi item Peran Makna Hidup Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pondok Pesantren Santri SMP Insan Kamil Sidoarjo Hasil tabel. 1 menunjukkan nilai loglikehood untuk model intercept-only adalah 70. sedangkan untuk model final yang mencakup variabel prediktor adalah 43. Penurunan signifikan dalam nilai log-likelihood dari model intercept-only ke model final menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kesesuaian model dengan data observasi. Hal ini menunjukkan bahwa variabel prediktor yang dimasukkan secara efektif meningkatkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi dalam respons ordinal yang Uji Estimate Parameter Tabel 2. Uji Estimate Parameter Parameter Estimates Estimate Std. Wald df Sig. Error [Y = 521 1 . Threshold Location X1 634 1 . Link function: Logit. Berdasarkan hasil tabel 5 menunjukkan bahwa nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,436. Nilai Nagelkerke menunjukkan bahwa 43,6% kesejahteraan psikologis dipengaruhi oleh variabel dependent, sisanya sebesar 56,4% dijelaskan oleh variasi lain diluar model penelitian. Dari hasil kajian data menegaskan bahwa makna hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo memiliki nilai signifikansi sebesar 0,001 . ,001< 0,. Penelitian ini satu arah dengan penelitian yang dilakukan oleh Steger, dkk. yang menunjukkan bahwa seseorang atau individu yang merasa memiliki makna hidup, mereka lebih memahami kepribadian mereka sendiri, dunia sekelilingnya, dan memiliki hubungan yang positif dengan sekitarnya, artinya ada dampak penting antara makna hidup dan kesejahteraan mental. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis adalah mengevaluasi pengalaman hidup (Huppert, 2. Sehingga dengan santri memahami makna hidup mereka yang mana makna hidup meliputi 2 aspek yakni search of meaning . encari makn. bisa diartikan sebagai kualitas, konsentrasi, keinginan dan usaha seseorang untuk membangun dan mengembangkan pemahamannya tentang arti, makna dan alasan hidup kemudian presence of meaning . eberadaan makn. dimana pencarian makna hidup terjadi saat individu memahami diri mereka sendiri dan dunia di sekitar mereka, mengidentifikasi pencapaian-pencapaian yang telah mereka raih dalam hidup (Steger, 2. , sehingga santri mampu mengevaluasi pengalaman hidup apa yang mereka lalui maka tujuan hidup kedepanya akan tergambar dengan mudah. Dari hasil penelitian ini dapat dijadikn gambaran atau informasi bahwa makna hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dengan harapan pondok dapat dijadikan pertimbangan dalam merancag program atau layanan untuk santri seperti dalam bentuk layanan kolaborasi seperti pesantren bersama guru BK melakukan kolaborasi membuatprog ram webinar terkait kesejahteraan psikologis. Program ini bertujuan untuk menghadirkan pengetahuan dan kemampuan kepada siswa beserta walisantri mengenai pentingnya kesejahteraan mental dan bagaimana mencapainya . isa pada waktu MPLS, penerimaan raport, maupun pada waktu yang diprogramka. dan kemudian guru Bimbingan dan Hasil tabel 2 menunjukkan bahwa variabel makna hidup memiliki nilai signifikansi 0,000, nilai tersebut lebih kecil dari alpha . ,000 < 0,. Artinya Ha diterima variabel makna hidup mempengaruhi kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo. Uji Kesesuaian Model Ukuran yang biasa digunakan adalah dengan menggunakan metode Daviance. Hipotesis yang digunakan adalah : H0 : Model cukup memenuhi . H1 : Model tidak cukup memenuhi Tabel 4. Uji Kesesuaian Model Chidf Sig Square Deviance 33. 051 26 161 Berdasarkan hasil tabel 4. Diperoleh pada statistic Daviance diperoleh nilai p-value 0,161 yang artinya lebih besar dari 0,05 . ,161>0,. Berdasarkan uji tersebut, maka H0 gagal tolak sehingga dapat disimpulkan bahwa model yang digunakan cukup memenuhi . Uji Koefisien Determinasi Tabel 5. Uji Koefisien Determinasi Pseudo R-Square Cox and Snell Nagelkerke Peran Makna Hidup Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pondok Pesantren Santri SMP Insan Kamil Sidoarjo Konseling mengimplementasikan kepada santri secara langsung dengan membuat program Guru BK berkolaborasi bersama sekolah mengadakan program yang membantu santri mengenali dan mengembangkan potensi diri mereka, seperti pelatihan keterampilan, hobi, dan bakat. Workshop tentang perencanaan masa depan dan penting juga untuk mempertimbangkan penambahan lebih ekstrakurikuler yang tersedia masih terbatas, program ini dapat memudahkan siswa dalam menentukan tujuan hidup mereka dan menemukan arah hidup mereka yang merupakan aspek dari makna hidup. Sehingga orang tua berharap bahwa bimbingan yang diberikan akan membantu meningkatkan kesejateraan psikologis anak mereka, termasuk dalam meningkatkan kebahagiaan, kepuasan hidup dan kepuasan mental. Pemahaman akan makna hidup sangat penting bagi santri karena hal ini memberikan mereka kejelasan mengenai tujuan hidup mereka. Dengan memiliki pemahaman ini, santri tidak lagi merasa bingung atau kehilangan arah dalam kehidupan mereka. Sebaliknya, mereka memiliki landasan yang kuat untuk menetapkan prioritas, mengelola lingkungan sekitar, dan membangun hubungan yang positif dengan orang lain. Ini juga membantu mereka untuk berkembang secara pribadi, menerima diri sendiri dengan lebih baik, dan mengembangkan kemandirian dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, pemahaman akan tujuan hidup tidak hanya membawa kejelasan, tetapi juga membentuk fondasi yang kokoh untuk mencapai ke enam aspek kesejahteraan psikologis yang menyeluruh bagi Meskipun hasil koefisien determinasi menunjukkan besaran pengaruh tidak sepenuhnya tetapi 43,6% yang artinya hampir setengah dari kesejahteraan psikologis dipengaruhi oleh makna hidup sehingga dapat dinyatakan bahwa makna hidup berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo. PENUTUP Simpulan Merujuk kembali temuan dari analisis dan pembahasan yang kita ada pada bab sebelumnya. maka bisa diambil simpulan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara makna hidup terhadap kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo. Hal tersebut menerangkan bahwa asumsi penelitian ini yang menyatakan makna hidup berperan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis santri SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo diterima. Saran Berdasarkan hasil penelitian diatas, bahwa adanya pengaruh yang signifikan makna hidup terhadap kesejahteraan psikologis siswa SMP Pondok Pesantren Insan Kamil Sidoarjo dengan nilai koefisien sebesar 43,6%. Mengingat pentingnya individu untuk memiliki keejahteraan psikologis yang tinggi, karena semakin tinggi kesejahteraan seseorang, maka taraf kesehatan menjadi meningkat serta menunjukkan seberapa besar, kualitas, fungsi dan harapan hidup dalam diri individu, maka dapat diberikan saran sebagai berikut: Bagi santri Diharapkan dengan mengetahui dan memahami pengaruh dukungan sosial terhadap menghindari diri atau mencegah dari beberapa faktor yang dapat menurunkan kesejahteraan psikologis, siswa dapat memanfaatkan dukungan sosial yang dimiliki dan juga memahami makna kebermaknaan hidup. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis di pesantren. Disamping itu santri juga bisa mendapatkan layanan Bimbingan dan Konseling yang tepat. Bagi Pondok Pesantren Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi deskriptif terkait kesejahteraan psikologis pada santri, sehingga dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis santri dan merancang program atau kegiatan layanan untuk santri, misalnya dalam bentuk layanan kerjasama Bagi guru BK, guru pengajar, peserta didik, dan orang tua atau anggota keluarga . egiatan dapat dilakukan ketika MPLS, penerimaan raport, ataupun waktu yang telah direncanaka. , baik yang bersifat preventif maupun kuratif. Bagi peneliti selanjutnya Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, terlihat bahwa besarnya koefisien menunjukkan penelitian sebesar 43,6% yang menunjukkan hampir setengah dari variasi kesejahteraan psikologis siswa dapat dijelaskan oleh variabel-variabel yang dimasukkan dalam model ini dan memungkinkan adanya peluang untuk menambah variabel bebas yang diprediksi mempunyai pengaruh besar terhadap kesejahteraan psikologis. Adapun variabel Peran Makna Hidup Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pondok Pesantren Santri SMP Insan Kamil Sidoarjo direkomendasikan peneliti adalah faktor demografis, seperti . sia, status sosial, dan budaya, jenis kelami. , locus of control, kepribadian religiusitas, dan faktor genetik. Winarsunu. Tulus. Statistik Dalam Penelitian Psikologi dan Penelitian. Malang: UMM Press. DAFTAR PUSTAKA