VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GAYA KEPEMIMPINAN MANAJER PROYEK DALAM PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI (Studi Kasus : Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayan. I Wayan DiasaA. I Komang Alit Astrawan Putra2. I Kadek Mahadykha3 . Ni Ketut Sri Astati Sukawati4 1,2,3 Program Studi Teknik Sipil. Universitas Ngurah Rai (UNR). Denpasar. Bali. Indonesia. Program Studi Teknik Sipil Universitas Mahasaraswati Denpasar. Bali. Indonesia. E-mail : diasawayan1963@gmail. com1, alit_consmacivil7a@yahoo. com2, mahadykha35@gmail. sriastatisukawati64956@gmail. Abstrak - Peran Manajer Proyek adalah sebagaiApengatur visi,Amotivator,Apenganalisis, dan penanggung jawab pekerjaan. Pada proyek pembangunan gedung dekanat fakultas kedokteran hewan (FKH) universitas udayana menggunakan struktur balok dan pelat precast, dimana terdapat beberapa kendala pada pekerjaan dilapangan diantaranya keterlambatan produksi dan pengiriman balok precast. OlehAkarena ituAperlu dilakukanApenelitianAuntuk mengetahuiAfaktor-faktorAyang mempengaruhi gaya kepemimpinan Manajer Proyek. Tujuan dari penelitianAiniAadalahAuntuk mengetahuiAfaktor-faktorAyangAmempengaruhiAdanAfaktorAyang palingAdominan mempengaruhi Gaya KepemimpinanAManajerAProyek dalam pelaksanaan proyekAkonstruksiApada pembangunan gedung dekanat fakultas kedokteran hewan (FKH) universitas udayana. Dalam penelitian ini metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner, data yang telah terkumpul selanjutnya diuji terlebih dahulu dengan uji validitas,AreliabilitasAdanAujiAasumsiAklasik. Kemudian dilanjutkan menganalisis data menggunakan AnalisisARegresiALinierABerganda dengan bantuan software SPSS Dari hasil analisis diperoleh bahwa faktor pengetahuan (X. memilikiApengaruhAyang SignifikanAterhadap Gaya Kepemimpinan (Y) dengan nilai t hitung = 3. 230 dan nilai signifikansi 0. Faktor keahlian (X. memiliki pengaruh yang signifikan terhadap gaya kepemimpinan (Y) dengan nilai t hitung = 3. 806 dan nilai signifikansi 0. Faktor motivasi atau sikap (X. tidak memilikiApengaruh yangaSignifikan terhadap gaya kepemimpinan (Y) dengan nilai t hitung = (-0. dan nilai Signifikansi Kata kunci: Gaya Kepemimpinan. AManajer Proyek. AProyek Konstruksi. Abstract - In managing a project there are many aspects that affect the success of a project. One of them lies in the professionalism of the Project Manager. The role of the Project Manager is as a vision organizer, motivator, analyzer, and person in charge of work. In the Udayana University Faculty of Veterinary Medicine dean building construction project using precast beam and plate structures, where there were several obstacles to field work including delays in production and delivery of precast ThereforeAitaais necessary toAconductAresearch toAdetermine the factors that influence the leadership style of the Project Manager. The purpose of this study was to determine the influencing factors and the most dominant factors influencing the leadership style of project managers in implementing construction projects in the construction of the Udayana University Faculty of Veterinary Medicine dean building. In this study the data collection method was carried out using a questionnaire, the data that had been collected was then tested first by testing the validity, reliability and classic assumption tests. Then proceed to analyze the data using Multiple Linear Regression Analysis with the help of SPSS 25. 0 software. From the results of the analysis it was found that the knowledge factor (X. has a significant influence on leadership style (Y) with a t count = 3. 230 and a significance value of 0. The skill factor (X. has a significant influence on leadership style (Y) with a t count = 806 and a significance value of 0. Motivational or attitudinal factors (X. do not have a significant effect on leadership style (Y) with a t count = (-0. and a significance value of 0. Keywords: Leadership Style. Project Manager. Construction Project. I Wayan DiasaA. I Komang Alit Astrawan Putra2. I Kadek Mahadykha3 . Ni Ketut Sri Astati Sukawati4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 PENDAHULUAN Latar Belakang Dalam melaksanakan suatu proyek terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan sebuah proyek. Dimana salahAsatunya terletak keprofesionalanAManajer Proyek. Manajer Proyek harus memiliki skill dalam mempengaruhiApekerja. Peran dari Manajer ProyekAsebagai pengatur visi, motivator, penanggungAjawab Kepemimpinan Manajer Proyek tidakAhanya memiliki pengaruh terhadap keberhasilanAatau kinerjaAproyek, tetapi dapat mempengaruhiAterjadi tidaknyaAtekananAatau stresApada pekerja. Salah satu bentuk pengelolaan proyek yang dilakukan oleh Manajer Proyek adalah melaksanakan seluruh syarat pada kontrak kerja konstruksi yang harus dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayana. Pada Proyek Pembangunan Gedung FKH Universitas Udayana menggunakan struktur balok dan pelat precast, dimana terdapat beberapa kendala pada pekerjaan dilapangan diantaranya keterlambatan produksi dan pengiriman balok precast Keterlambatan kurangnya supervisi dari pihak kontraktor. Pemimpin proyek seharusnya mengambil kebijakan untuk menambah personil supervisi yang bertugas mengontrol dan mengecek produksi beton precast maupun mengecek pengiriman balok agar tepat waktu sesuai schedule yang telah direncanakan. Peran Manajer Proyek diperlukan pada kondisi ini, sehingga harapan kedepannya dapat mempercepat laju proyek. Berdasarkan latar belakang, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Faktor-faktor apakah yangAmempengaruhi gaya kepemimpinan ManajerAProyek dalam pelaksanaan Proyek Konstruksi? Faktor manakah yang paling dominan mempengaruhi gaya kepemimpinan manajer P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 dalamApelaksanaan Konstruksi? Proyek Adapun tujuan dari penelitian ini adalah. UntukAmengetahui faktor-faktorA Gaya KepemimpinanAManajerAProyekA PelaksanaanAProyekAKonstruksi. Untuk mengetahui faktor yang paling Gaya KepemimpinanAManajerAProyekA PelaksanaanAProyekAKonstruksi. TINJAUAN PUSTAKA Manajer proyek Menurut Ervianto, . Brahmantariguna, dkk . mendefinisikan Manajer Proyek adalah seseorang yang mempertanggung jawabkan pekerjaan terhadap pelaksanaanAproyek, dimulaiAdariAkegiatan yangApalingAawal hinggaAproyek selesai. Manajer Proyekabertanggung jawabAterhadap organisasiAinduk,AproyeknyaAsendiri, timAyangAbekerjaAdalam proyeknya. Menurut Heryanto dan Triwibowo, . Brahmantariguna, . menjelaskan seorang Manajer Proyek adalah seorangAyang mempertanggung jawabkanAterhadap kegiatan keseharianA. ay to da. ApengelolaanAproyek untukAkepentinganAorganisasi. Keberhasilan Proyek Konstruksi Kerzer, . dalam Pramesti, . mendefinisikan kriteria keberhasilan proyek ditinjau dari Segi Waktu. Biaya dan Mutu. TetapiAsesuai dengan situasiAperkembangan zamanAkriteria keberhasilan proyek dapat dibedakan sebagai berikut : Sesuaiadengan SesuaiAdengan biaya yang dianggarkan. Pekerjaan spesifikasi tertentu. Diterima oleh Owner. Menurut Savindo. Et Al, . dalam Pramesti, . mendefinisikan keberhasilan konstruksi sebagai berikut : I Wayan DiasaA. I Komang Alit Astrawan Putra2. I Kadek Mahadykha3 . Ni Ketut Sri Astati Sukawati4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 Keberhasilan Organisasi. Kepuasan pemilik, mutu, keindahan, upah dasar, kepusan staf, cocoknya biaya dan waktu, mudah dipasarkan, masalah-masalah konstruksi, pembayaran pemilik lancer, ruang lingkup penerapan yang pasti. METODE PENELITIAN Pengumpulan Data Pengumpulan denganAmenggunakanA Agar mendapatkanAdataAkuantitatif pada pengisian interpretasiAdalamAinstrumentA perlu dibuatkanAskalaApengukuran Variabel diberiAskor padasmasingmasing1jawaban menggunakanAskalaAlikert 5 untuk 1jawaban sangat baik dan 1 untuk jawaban sangat tidak baik. Variable Penelitian Variabel-variabelAdalamApenelitianAini adalah sebagai berikut : Gaya kepemimpinan Manajer Proyek sebagai variabel terikat (Y). Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan Manajer Proyek sebagai variabel bebas (X). A Faktor pengetahuan (X. A Faktor keahlian (X. A Faktor motivasi atau sikap (X. Analisis Data Data yang telah terkumpul selanjutnya akan diujiAterlebih dahuluAdengan Uji Validitas dan Reliabilitas untuk mengetahui data yang terkumpul tersebut Valid dan Reliabel atau tidak dan dilanjutkan dengan Uji Asumsi Klasik. TeknikAanalisisAyang digunakanAdalamApenelitianAiniA teknik analisis kuantitatif dan menggunakan AnalisisARegresiALinier Berganda. Setelah ujiAsignifikansi koefisienAsecaraAsimultan, ujiAsignifikansi koefisien secara parsial, terakhir dilakukan uji koefisien determinasi. Seluruh pengujian P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 dilakukan dengan program bantu statistik SPSS HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umun Responden GambaranAumum Responden yang menjadi Objek dalam penelitian ini yaitu konsultan pengawas, pelaksana lapangan, mandor dan tenaga kerja pada pembangunan gedung dekanat fakultas kedokteran hewan (FKH) universitas udayana. Jumlah responden yang peneliti gunakan sebanyak 40 orang, dibagi menjadi 4 kategori respondenAmenurutAusia, pendidikanAterakhir, pengalaman kerja, status Pengujian Instrument Penelitian UjiAValiditas Tabel 1 Uji Validitas Variabel Pengetahuan (X. Faktor Faktor Pengetahuan (X. Koefisien Korelasi r table 0,841 0,652 0,833 0,860 0,687 0,828 0,841 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 0,312 Disimpulkan bahwa uji validitas variabel faktor pengetahuan (X. diketahui bahwa semua dari item pertanyaan bisa dinyatakan valid karena setiap item pertanyaan memiliki nilai koefisien korelasi > dibandingkan r tabel. Tabel 2 UjiAValiditasAVariabel Faktor Keahlian (X. Faktor Keahlian Koefisien r tabel (X. Korelasi 0,824 0,312 0,606 0,312 0,446 0,312 0,487 0,312 0,634 0,312 0,817 0,312 0,718 0,312 I Wayan DiasaA. I Komang Alit Astrawan Putra2. I Kadek Mahadykha3 . Ni Ketut Sri Astati Sukawati4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 Disimpulkan bahwa uji validitas variabel faktor keahlian (X. diketahui bahwa semua dari item bisaAdinyatakan validAkarena setiap item pertanyaan menghasilkan nilai koefisien korelasi > dibandingkan r tabel. Tabel 3 Uji Validitas Variabel Faktor Motivasi atau Sikap (X. Faktor Keahlian Koefisien r tabel (X. Korelasi 0,689 0,312 0,469 0,312 0,580 0,312 0,600 0,312 0,469 0,312 0,674 0,312 0,680 0,312 Disimpulkan bahwa uji validitas variabel faktor motivasi atau sikap (X. diketahui bahwa bisaAdinyatakan validAkarena setiap item pertanyaan menghasilkan nilai koefisien korelasi > dibandingkan r tabel. Tabel UjiAValiditasAVariabel Gaya Kepemimpinan (Y) Faktor Keahlian Koefisien r tabel (X. Korelasi 0,669 0,312 0,711 0,312 0,416 0,312 0,589 0,312 0,529 0,312 Disimpulkan bahwa uji validitas variabel gaya kepemimpinan (Y) diketahui bahwa semua dari bisaAdinyatakan validAkarena setiap item pertanyaan menghasilkan nilai koefisien korelasi > dibandingkan r tabel. Uji Reliabilitas Table 5 HasilAUjiAReliabilitasAInstrumen Penelitian P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 Variabel Koefisien Alpha Faktor pengetahuan (X. Faktor keahlian (X. 0,900 0,782 Faktor motivasi atau sikap (X. 0,684 Gaya kepemimpinan (Y) 0,769 Disimpulkan bahwa faktor pengetahuan (X. , faktor keahlian (X. , faktor motivasi atau sikap (X. dan gaya kepemimpinan(Y) dinyatakan reliabel, karena seluruh faktor mempunyai koefisien Alpha lebih besar dari 0. Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinearitas Pendeteksian adanya multikolinearitas dapat dilihat pada besaran VIF (Variance Inflation Facto. dan tolerance. Jika nilai tolerance lebih besar dari 0,10 dan nilai VIF lebih kecil dari 10. Tabel 6 Hasil UjiAMultikolinearitas AVariabel ATolerance AVIF Faktor pengetahuan (X. 0,167 5,994 Faktor keahlian (X. 0,131 7,642 Faktor motivasi atau sikap (X. 0,429 2,328 Disimpulkan bahwa semua variabel mempunyai nilai tolerance lebih besar dari 0,10 dan nilai VIT lebih kecil dari 10. Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas yaitu dengan melihat grafik scatterlot dimana yang tidak terdapat pola yang begitu jelas dan titik-titik sudah menyebar diatas maupun dibawahAangka 0 pada smbuAY. I Wayan DiasaA. I Komang Alit Astrawan Putra2. I Kadek Mahadykha3 . Ni Ketut Sri Astati Sukawati4 VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 7 Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Standar Unstandardized dized Coefficients Coeffici Gambar 1 Grafik Scatter Plot Disimpulkan bahwa uji heteroskedastisitas dengan titik-titik yang sudah menyebar diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y, dengan hal ini dalamAmodel regresiAtidak terjadiAheteroskedastisitas sehinggaAmodel regresiAlayak dipakai. Uji Normalitas Distribusi membentukAsuatu garisAlurus diagonal, dan plotingAdata akanAdibandingkanAdengan garis normal. Model Std. Error (Constan. Pengetahuan Keahlian Motivasi atau Sikap Beta Sig. Disimpulkan bahwa semua variabel bebas yaitu pengetahuan (X. , keahlian (X. dan motivasi atau sikap (X. menghasilkan pengaruh yang berbeda terhadap variabel terikat yaitu gaya Pengujian Secara Simultan Pengujian secara simultan menggunakan uji - f. Analisis padaAdasarnya menunjukkanAapakahAsemua Variabel bebas yangAdimasukkanAdalam modelAmemiliki pengaruhAsecaraAbersama-sama Variabel Terikat. Tabel 8 Hasil Uji Signifikansi Koefisien Secara Simultan (Uji - . ANOVAa Model Sum of Squares Regression Residual Total Gambar 2 Grafik Normal Probability Plot Disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dengan bias melihat bahwa sampel yang diuji beradaAdisekitarAgaris danAtidak beradaAjauh digaris P-Plot. Mean Square Berdasarkan data hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model tersebut dapat diterima, serta variabel pengetauan, keahlian I Wayan DiasaA. I Komang Alit Astrawan Putra2. I Kadek Mahadykha3 . Ni Ketut Sri Astati Sukawati4 Sig. VASTUWIDYA Vol. No. Agustus 2025 dan motivasi atau sikap secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap gaya Pengujian SecaraAParsial Pengujian secara ParsialAmenggunakan uji - t. Analisis uji - t menunjukkanAapakah ada atau tidaknyaAvariabel bebasAsecara Parsial atau IndividualAmemberikanApengaruh variabelAterikat. Tabel 9 Hasil Pengujian Uji Ae t P-ISSN 2620-3448 E-ISSN 2723-5548 DisimpulkanAbahwaAKoefisien DeterminasiAsebesar Hal menunjukkanAbahwa 89. 8% dari variabel gaya bersama-sama keahlian, dan motivasi atau sikap. Sedangkan sisanya sebesar 10. 2% dipengaruhi oleh faktorfaktor diluar faktor-faktor tersebut. SIMPULAN Pengujian Koefisien Determinasi Koefisien Determinasi mengukur seberapa persenApengaruhAyang diberikanAvariabel bebas secara simultan terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah makaAdapat disimpulkanAhasil penelitian ini sebagai berikut : Dari mempengaruhi gaya kepemimpinan (Y), (X. memilikiApengaruh SignifikanAterhadapAGaya Kepemimpinan (Y) 230 dan memiliki nilai 003 < = 0. Faktor (X. memilikiApengaruh yangASignifikan Gaya Kepemimpinan (Y) 806 dan memiliki nilai 001 < = 0. Faktor motivasi atau sikap (X. tidak memilikiApengaruhAyang Signifikan terhadapAGaya Kepemimpinan (Y) dengan nilai sebesar (-0. dan memiliki nilai signifikansi 0. 839 > = Dari ketiga faktor pada variabel bebas (X) yaitu faktor pengetahuan (X. , faktor keahlian (X. dan faktor motivasi atau sikap (X. , faktor keahlian (X. memiliki pengaruh yang paling dominan dan signifikan dengan nilai sebesar 806 dengan nilai signifikansi sebesar 001 < = 0. Tabel 10 Hasil Pengujian Determinasi DAFTAR PUSTAKA