Jurnal Mina Sains ISSN: 2407-9030 Volume 5 Nomor 2. Oktober 2019 PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG Spirulina platensis PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN MAS KOKI (Carassius auratu. THE EFFECT OF Spirulina platensis FLUOR SUPPLEMENTATION TO ARTIFICIAL FEED ON INCREASING OF GOLDFISH (Carassius auratu. COLOR QUALITY. Fitriyani Gumilarsah1. Mulyana2. Fia Sri Mumpuni2 Mahasiswi S1 Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian. Universitas Djuanda Staf Pengajar Program Studi Akuakultur Fakultuas Pertanian. Universitas Djuanda E-mail : fitriyanigsah@gmail. ABSTRACT The experimental research was carried out on October 2018 at The Fisheries Laboratory. Djuanda University. Bogor. The research is aimed to know the effect of Spirulina platensis fluor supplementation to artificial feed on increasing of goldfish color quality. The experimental research used completely randomized design with 4 treatments and each 3 The treatments are A (Contro. B . he supplementation of Spirulina platensis fluor with a dose of 3 %/1 kg of artificial fee. C . he supplementation of Spirulina platensis fluor with a dose of 6 %/1 kg of artificial fee. , dan D . he supplementation of Spirulina platensis fluor with a dose of 9 %/1 kg of artificial fee. The increasing of color quality and the survival rate of goldfish has been evaluated. The results of research showed that the fish color changes on the thirteenth day began to look thick and bright. The best dose is obtained in treatmens C and D. The survival rate of 100 % in all treatments. Key words : Color quality. Goldfish. Spirulina platensis, survival rate ABSTRAK Percobaan pada penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018, bertempat di Laboratorium Perikanan Universitas Djuanda Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Spirulina platensis dalam pakan buatan terhadap peningkatan kualitas warna ikan mas koki (Carassius auratu. Percobaan pada penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan masing-masing sebanyak 3 ulangan. Sebagai perlakuan adalah A . B . enambahan tepung Spirulina platensis dengan dosis 3%/1 kg pakan buata. C . enambahan tepung Spirulina platensis dengan dosis 6 %/1 kg pakan buata. , dan D . enambahan tepung Spirulina platensis dengan dosis 9 %/1 kg pakan buatan. Parameter yang diamati meliputi peningkatan kualitas warna dan kelangsungan hidup ikan mas koki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan warna ikan pada hari ke-13 mulai terlihat pekat dan cerah. Dosis terbaik diperoleh pada perlakuan C dan D. Kelangsungan hidup ikan sebesar 100% pada semua perlakuan. Kata kunci : Ikan mas koki, kelangsungan hidup, kualitas warna. Spirulina platensis. Fitriyani Gumilarsah. Mulyana. Fia Sri Mumpuni. Pengaruh Penambahan Tepung Spirulina platensis pada Pakan Buatan terhadap Peningkatan Kualitas Warna Ikan Mas Koki (Carassius auratu. Jurnal Mina Sains 5. : 109 - 117. Gumilarsah et al. PENDAHULUAN Ikan hias banyak digemari oleh konsumen karena memiliki keindahan yang bisa menarik minat konsumen, meliputi warna, bentuk tubuh, dan sifat-sifat khusus Perkembangan nilai ekspor ikan mas koki pada tahun 2012 sebesar US$ 5000, tahun 2013 US$ 7000, tahun 2014 US$ 3000, tahun 2015 dan tahun 2016 tidak memiliki nilai ekspor karena tidak produksi (KKP 2. Dalam usaha budidaya ikan mas koki terdapat beberapa faktor yang sangat menentukan bagi keberhasilan budidaya tersebut, faktor tersebut antara lain yaitu kualitas warna sebagai daya tarik, ukuran, bentuk, kelengkapan fisik, kesehatan atau perilaku yang gesit. Warna adalah salah pembudidaya karena warna ikan dapat memudar dan tidak mencolok apabila terlalu lama dipelihara di dalam kolam atau akuarium (Lesmana 2. Hal ini mempengaruhi daya tarik pada ikan hias sehingga harga akan relatif rendah atau turun, berdasarkan hal itu diperlukan adanya pemenuhan kebutuhan mendasar dalam peningkatan warna untuk ikan mas koki (Carassius auratu. Hewan mensintesis karotenoid dalam tubuhnya karena karotenoid adalah pigmen organik yang terdapat pada kloroplas dan kromoplas yang ada pada tumbuhan dan organisme seperti ganggang, bakteri fotosintetik atau non fotosintetik dan fungi non fotosintetik, oleh karena itu ikan harus mendapatkan Diperlukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas warna (Saputra et al. Terutama pada Pemberian pakan yang mengandung karotenoid adalah cara yang efisien untuk memperbaiki proses pigmentasi pada ikan koki (Sukarman et al 2. Spirulina platensis merupakan pakan alami yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas warna ikan karena memiliki kandungan karoten (Sussana et Pengaruh Penambahan Tepung Spirulina Karotenoid dapat berasal dari bahan kimia . elative kurang aman bagi ikan ataupun lingkunagan peraira. maupun bahan alami, baik itu berasal dari hewan atau tanaman. Barus et al. menyatakan bahwa pemberian pakan yang mengandung Spirulina sebanyak 3% dalam 1 kg pakan buatan dapat memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan intensitas warna ikan mas koki (Carassius auratu. namun belum ditemukan dosis yang optimal pemakaian tepung spirulina terhadap warna ikan mas Diperlukan penelitian untuk mencari dosis yang tepat untuk pemakaian tepung Spirulina platensis pada pakan buatan terhadap peningkatan kualitas warna ikan mas koki. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Spirulina pada pakan buatan terhadap peningkatan kualitas warna dan kelangsungan hidup ikan mas koki (Carassius auratu. dengan dosis yang berbeda. MATERI DAN METODE Waktu dan Tempat Percobaan ini dilaksanakan pada Oktober 2018 - Februari 2019 bertempat di Laboratorium Perikanan Universitas Djuanda Bogor. Alat dan Bahan Peralatan dalam percobaan ini adalah wadah pemeliharaan berupa akuarium sebanyak 1 unit ukuran 100 cm x 40 cm x 40 cm, wadah percobaan akuarium 12 unit ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm, blender, kulkas, plastik kiloan, sendok, panci, pompa aerator, selang aerasi, selang sipon, batu aerasi, toples, timbangan digital, pH meter untuk mengukur pH air, termometer untuk mengukur suhu air. DO meter, dan seser untuk mengambil ikan. Bahan yang dipakai adalah benih ikan mas koki (Carassius auratu. berumur 2 bulan dengan Panjang rata-rata 1-1,5 cm dan berat 0,5 Ae 1 g, tepung Spirulina, dan pakan buatan. Jurnal Mina Sains ISSN: 2407-9030 Volume 5 Nomor 2. Oktober 2019 Rancangan Percobaan Rancangan digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah dengan penambahan tepung spirulina pada pakan buatan dengan dosis yang berbeda. Perlakuan yang diberikan sebagai berikut. A : Tanpa penambahan tepung Spirulina . B : Penambahan tepung Spirulina 3%/1 kg pakan buatan C : Penambahan tepung Spirulina 6%/1 kg pakan buatan D : Penambahan tepung Spirulina 9%/1 kg pakan buatan Model persamaan linier berdasarkan Steel dan Torrie . adalah sebagai berikut: Yij = j ij Keterangan : Yij = Data hasil pengamatan pada perlakuan ke-i dan ulangan ke-j = Nilai tengah dari populasi j = Pengaruh perlakuan ke-i ij = Galat perlakuan ke-i dan ulangan = Perlakuan . = A. = Ulangan . = 1, 2, . METODE PENELITIAN Persiapan Wadah Wadah pemeliharaan ikan mas koki menggunakan akuarium berukuran 100 cm x 40 cm x 40 cm sebanyak 1 buah dan wadah percobaan sebanyak 12 buah dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm. Sebelum digunakan, akuarium terlebih dahulu dibersihkan menggunakan sabun, setelah bersih wadah pemeliharaan diisi air dengan ketinggian 20 cm untuk setiap wadah Prosedur Percobaan Benih ikan mas koki (Carassius auratu. yang digunakan pada setiap perlakuan sebanyak 10 ekor dengan panjang rata-rata 1 Ae 1,5 cm dan berat 0,5 - 1 g, benih ikan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu benih ikan yang berasal dari satu induk dan sudah dipelihara selama 2 bulan, diberi pakan buatan secara at satiation sebanyak 2 kali sehari, yaitu pada 00 dan 16. 00 WIB. Untuk menjaga kualitas air pemeliharaan dilakukan pergantian air dan penyiponan selama 2 kali sehari pada media pemeliharaan. Tepung Spirulina digunakan dalam uji coba penelitian ini berasal dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara. Jawa Tengah. Pakan buatan merk HI-PRO-VIT dengan kadar protein 29,84% dan kadar air 10,63%. Pakan yang akan digunakan ditimbang menggunakan timbangan digital kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang sudah diberi kode sesuai dosis agar mudah Pakan dimasukkan kedalam blender kemudian tambahkan air yaitu 1 : 1 untuk tahap penghancuran, setelah pakan hancur kemudian masukkan tepung Spirulina ke dalam blender agar menyatu dengan pakan. Setelah tepung Spirulina dan pakan buatan hancur kemudian dimasukkan ke dalam toples dan ditutup rapat. Cara ini dilakukan sebanyak 4 kali sesuai dengan Setelah pembuatan pakan selesai kemudian pakan dimasukkan kedalam lemari es. Ikan yang akan diberikan pakan ditimbang secara keseluruhan pada setiap Hal ini dilakukan agar mengetahui dosis pemberian pakan yang akan digunakan. Parameter Uji Pengukuran Warna Pengukuran warna yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu sebelum diberi pakan yang dicampur Spirulina pada hari ke - 0, kemudian setelah diberi pakan Spirulina pada hari ke-7, ke14, ke-21, dan ke-28. Pengamatan menggunakan kertas M-TCF yang sudah dimodifikasi (Gambar . Cara pengamatan yaitu difokuskan pada dua warna yang mendekati pada warna tubuh ikan uji, pengamatan dilakukan secara visual dengan cara membandingkan warna asli ikan pada kertas pengukur warna. Pengamatan terhadap warna ikan dilakukan dengan Gumilarsah et al. pemberian nilai dimulai dari skor terkecil 1, 2, 3 hingga skor terbesar yaitu 30 dengan gradasi warna dari orange muda hingga merah tua. Gambar 1 Kertas Modified Toca Colour Finder (M TCF) Kelangsungan Hidup (SR) Kelangsungan persentase jumlah ikan yang hidup setelah Menurut Effendie . Kelangsungan hidup dapat dihitung menggunakan rumus : ycAyc ycIycI = y 100% ycA0 Keterangan : SR = Kelangsungan hidup benih (%) Nt = Jumlah pemeliharaan . No = Jumlah ikan awal pemeliharaan . Awal Tengah Pengaruh Penambahan Tepung Spirulina Parameter Penunjang Parameter Kualitas Air Parameter kualitas air yang diukur adalah DO, pH, suhu, dan amonia. Parameter DO diukur menggunakan DOmeter, pH-diukur menggunakan pH-meter, d parameter suhu diukur dengan menggunakan thermometer dan pengukuran ammonia menggunakan spektrofotometer. Pengukuran dilakukan 9 kali selama pemeliharaan, yaitu pada minggu pertama penelitian 3 kali, pertengahan penelitian 3 kali dan akhir pemeliharaan 3 kali. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Peningkatan Kualitas Warna Dari Percobaan yang telah dilakukan pada masing-masing perlakuan terhadap perbedaan peningkatan kualitas warna ikan mas koki (Carassius auratu. selama 28 hari didapatkan hasil sebagai berikut. (Gambar 2 dan Tabel . Akhir Perlakuan A (Kontro. Perlakuan B Spirulina 3% Perlakuan C Spirulina . %) Perlakuan D Spirulina . %) Gambar 3 Perubahan Warna Ikan Mas Koki (Carassius auratu. Jurnal Mina Sains ISSN: 2407-9030 Volume 5 Nomor 2. Oktober 2019 Tabel 1 Perubahan Warna Ikan Mas Koki (Carassius auratu. Ulangan Perlakuan Rata-rata 1,5a 2,5b 5,5c 5,1c Hasil Uji Duncan perubahan warna ikan mas koki menunjukkan perlakuan C dengan dosis 6% sama dengan perlakuan D dengan dosis 9%. Perlakuan C berbeda nyata dengan perlakuan B dan perlakuan B berbeda nyata dengan perlakuan A (Tabel Perubahan warna ikan mas koki dengan nilai tertinggi yaitu pada perlakuan C dengan dosis 6% dan perlkauan D dengan dosis 9%, diikuti perlakuan B dosis 3% dan yang terendah yaitu perlakuan A dosis 0%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C dan D memberikan pengaruh yang lebih efektif dibandingkan perlakuan B dan A (Gambar . yaitu 100% (Tabel . dari semua perlakuan. Hal ini membuktikan bahwa pemberian yang mengandung Spirulina platensis tidak berpengaruh nyata untuk kelangsungan hidup ikan mas koki karena ikan mas koki mendapatkan nutrisi yang memenuhi kebutuhan dan lingkungan perairan yang cocok selama penelitian. Tabel 2 Kelangsungan Hidup Ikan Mas Koki Perlakuan Persentase Kelangsungan Hidup Ikan Mas Koki (%) Kualitas air Hari ke Hari ke Hari ke Hari ke Gambar 3 Perubahan Warna Ikan Mas Koki (Carassius auratu. Kelangsungan Hidup Ikan Mas Koki Nilai kelangsungan hidup ikan mas koki selama percobaan yang dilakukan Kualitas air berpengaruh terhadap proses metabolisme ikan mas koki. Apabila kualitas air buruk maka akan menyebabkan ikan menjadi stres, tidak sehat, bahkan berakibat buruk dan berujung pada Stress pada ikan hias berdampak negatif terhadap warna ikan hal ini sependapat dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Antono 2010. Untuk itu perlu dilakukan manajemen kualitas air agar kualitas air tetap baik pada ikan. Selama percobaan dilakukan, parameter kualitas air yang diamati pada (Tabel . Tabel 3 Parameter Kualitas Air Wadah Parameter Suhu . C) 25,6Ae27,2 25,7Ae27,4 25,6Ae27,5 25,6Ae27,2 7,2Ae8. 7,3Ae8,0 7,3Ae8,3 7,6Ae7,9 DO . g/L) 6,2-7,1 6,6-7,1 6,2-7,0 6,9-7,1 NH3 . g/L) 0,01-0,10 0,02-0,20 0,02-0,20 0,10-0,30 Gumilarsah et al. Pembahasan Peningkatan Kualitas Warna Penambahan tepung Spirulina pada pakan buatan berpengaruh nyata terhadap peningkatan kualitas warna ikan mas koki (Gambar . Peningkatan kualitas warna mulai tampak pada hari ke-13 (Gambar . masa pemeliharaan karena karotenoid dalam Spirulina telah diserap dan Hal ini diduga karena ikan masih beradaptasi dengan jenis pakan yang diberikan dan juga dapat disebabkan karena pemberian dosis yang berbeda memberikan dampak peningkatan kualitas warna yang tidak terlalu signifikan pada sepuluh hari Tidak meningkatnya warna ikan secara signifikan pada sepuluh hari pertama juga diduga karena ikan uji yang digunakan belum mencapai umur yang tepat dalam menyerap sumber karoten yang diberikan dengan baik. Menurut Antono . semakin lama waktu pemeliharaan ikan mas koki yang diberi pakan yang mengandung karotenoid, maka akan semakin besar persentase perubahan warnanya, namun apabila diberikan pakan yang tidak mengandung karotenoid maka warnanya akan menjadi pudar. Peningkatan kualitas warna diamati pada hari ke-0 percobaan sebelum diberi pakan yang mengandung tepung Spirulina platenis, kemudian pada hari ke-7, ke-14, dan hari ke-28 (Gambar . setelah diberi pakan yang mengandung Spirulina. Berdasarkan data yang didapatkan selama percobaan yang telah dilakukan, bahwa peningkatan kualitas warna pada perlakuan C dan D (Tabel . merupakan peningkatan kualitas warna terbaik (Gambar . dibandingkan perlakuan B dengan nilai akhir 1,6, kemudian disusul perlakuan A dengan nilai akhir paling rendah yaitu 1,23. Peningkatan kualitas warna pada perlakuan C dan D diduga karena dosis tepung Spirulina yang mengandung karotenoid dan xantofil yang dicampur dengan pakan buatan sudah mencukupi kebutuhan karotenoid dalam tubuh ikan. Sedangkan untuk ikan yang warnanya tidak Pengaruh Penambahan Tepung Spirulina merata seperti perlakuan B diduga karena dosis tepung Spirulina yang digunakan kurang optimal sehingga karoten yang disintesis dan terakumulasi hanya sedikit sehingga terserap hanya pada bagian Tepung Spirulina merupakan sumber karotenoid alami yang ditambahkan dalam pakan buatan akan terserap ke dalam tubuh ikan mas koki. Penyerapan karotenoid dalam sel-sel jaringan akan mempengaruhi sel-sel pigmen . dalam kulit Kandungan karotenoid yang terdapat dalam tepung Spirulina akan meningkatkan . sehingga warna merah dan orange yang dihasilkan akan tampak lebih jelas (Sholichin et al. Hal ini menunjukkan bahwa dengan dosis 6% Spirulina pada satu kilogram pakan buatan sudah mencukupi kebutuhan karotenoid untuk ikan mas koki. Menurut Sukarman et al. ikan koi dan koki termasuk ikan omnivora sehingga memiliki mengkonversi karotenoid. Pada sisik ikan koi, kulit dan ekor merupakan jaringan sedangkan daging merupakan tempat Konsentrasi total karotenoid pada masingmasing jaringan sangat tergantung pada sumber dan jenis karotenoid yang diberikan melalui pakan. Semakin tinggi nilai chorma ikan maka semakin tinggi pula nilai karotenoid yang terkandung pada jaringan tubuh ikan. Menurut Satyani et al. pemberian karoten ke dalam pakan memiliki batas maksimal artinya jika karoten ditambahkan ke dalam pakan dalam jumlah berlebih pada titik tertentu tidak akan memberikan perubahan warna yang lebih baik bahkan mungkin menurunkan nilai warna. Kelangsungan Hidup Nilai kelangsungan hidup ikan mas koki selama percobaan yang dilakukan yaitu 100% (Tabel . dari semua perlakuan. Jurnal Mina Sains ISSN: 2407-9030 Volume 5 Nomor 2. Oktober 2019 Hal ini membuktikan bahwa pemberian yang mengandung Spirulina platensis tidak berpengaruh nyata untuk kelangsungan hidup ikan mas koki karena ikan mas koki mendapatkan nutrisi yang memenuhi kebutuhan dan lingkungan perairan yang cocok selama penelitian. Ikan mas koki yang diberikan pakan berupa tepung kepala udang tingkat kelangsungan hidupnya yaitu 77,5%. Hal ini disebabkan oleh faktor kualitas air yang menurun yaitu meningkatnya kadar ammonium dan nitrit yang disebabkan oleh adanya akumulasi pakan dan hasil metabolism ikan (Fitriana et al. Kualitas Air Nilai kualitas air ikan selama penelitian masih tergolong normal untuk kelangsungan hidup ikan mas koki, yaitu suhu 25,6 Ae 27,2 oC, pH 7,3 Ae 8,0. DO 6,2 Ae 7,0 mg/L. dan amonia (NH. 0,01 Ae 0,2 mg/L. Menururt Muarif . suhu 22 Ae 30 oC berada pada kisaran nilai yang sesuai untuk budidaya perikanan. Menurut Boyd et al. nilai pH yang baik dan layak untuk kegiatan budidaya yaitu pH 6,8 Ae 8,5 dan DO lebih dari 5 mg/L menururt Tatangindatu et al. layak untuk budidaya perairan, sedangkan untuk amonia (NH. menurut Linne et al. apabila amonia lebih dari 0,5 mg/L makan perairan sudah dianggap tercemar dan dapat mengakibatkan kematian pada ikan dalam waktu yang singkat (Durborow et al. saat percobaan dilakukan, ammonia masih dalam kisaran optimal yaitu 0,01 Ae 0,2 mg/L dikarenakan wadah pemeliharaan sering dibersihkan atau disipon dan tidak adanya sisa pakan yang terbuang. KESIMPULAN DAN SARAN %/1 kg paka. dan D . %/1 kg paka. , diikuti percobaan B . %/1 kg paka. , dan yang terendah yaitu percobaan A atau kontrol . %/1 kg paka. Selama penelitian yang dilakukan Spirulina berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan mas koki, kualitas air yang didapatkan selama penelitian yaitu, suhu 25,6 Ae 27,5 oC, pH 7,2 Ae 8. DO 6,2 Ae 7,1 mg/L dan ammonia 0,01 Ae 0,2 mg/L. Saran Perlu dilakukan penelitian tentang peningkatan kualitas warna ikan mas koki (Carassius auratu. dengan sumber karotenoid yang berbeda kemudian dibandingkan dengan tepung Spirulina DAFTAR PUSTAKA