Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. TANTANGAN PENGEMBANGAN KURIKULUM FIKIH PADA MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH MIFTAHUSSAAoADAH DESA BANJARWINANGUN PETANAHAN Wahyuningsih. Fibriyan Irodati Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen E-mail : wahyuningsih181100@gmail. Abstract This study aims to identify, analyze, and understand in depth the challenges in the development of the Islamic jurisprudence curriculum faced by Madrasah Diniyah Takniliyah Miftahussa'adah. Banjarwinangun Village. Petanahan District. Kebumen Regency. The research method used is qualitative with a case study approach carried out by taking data sources from the principal, teachers and students of MDT Miftahussa'adah through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, validated by source triangulation, then analyzed interactively. The results of the study indicate that MDT Miftahussa'adah faces challenges in learning methods that are not yet innovative, teacher and student discipline, student interest and motivation in learning, facilities and infrastructure, and curriculum factors. These various challenges require innovative strategies so that Islamic religious education remains relevant and attractive to the younger Keywords: Challenges of Curriculum Development. Curriculum Development. Jurisprudence Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami secara mendalam mengenai tantangan dalam pegembangan kurikulum fikih yang dihadapi Madrasah Diniyah Takniliyah MiftahussaAoadah Desa Banjarwinangun Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan mengambil sumber data dari kepala, guru, dan santri MDT MiftahussaAoadah melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dan divalidasi dengan triangulasi sumber, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MDT MiftahussaAoadah menghadapi tantangan dalam metode pembelajaran yang belum inovatif, disiplin guru dan santri, minat dan motivasi belajar santri, sarana dan prasarana, serta faktor kurikulum. Berbagai tantangan ini memerlukan strategi inovatif supaya pendidikan agama Islam tetap relevan dan menarik bagi generasi muda. Kata kunci: Fikih. Pengembangan Kurikulum. Tantangan Pengembangan Kurikulum Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. PENDAHULUAN Pendidikan menurut H. Horne adalah proses yang dilakukan terus menerus dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada Tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia. 1 Berdasarkan pengertian pendidikan yang digagas oleh H. Horne, dapat dipahami bahwa peran pendidikan sangatlah penting dalam mengembangkan peradaban Begitupun dalam peradaban Islam, pendidikan agama Islam memegang peranan krusial dalam membentuk karakter dan moral generasi muda, khususnya anak-anak. 2 Selain itu. Allah mewajibkan setiap umatnya mempelajarinya sesuai dengan firman Allah swt. yang termaktub dalam Q. S At-Taubah ayat 122 yang secara eksplisit menerangkan hukum-hukum mencari ilmu dan mempelajari ilmu agama. a AaO aI aEIa eE aIe Ia Ia eOIa aEOa eIA aa eO E ac U AaEa eOaE IaA aa Ia eI aE aE A eaCa s aI eI aN eIA AEO aeI aO aEOa eI aa eO Ca eO aI aN eI aa a aa eOA a A aiOAaU aEOaCac aN eO AaOA aEa eO aN eI Ea aEac aN eI aO ea a eOIA AuTidak sepatutnya orang-orang mukmin pergi semuanya . e medan peran. Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi . inggal bersama Rasululla. untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya?Ay Wadah untuk mempelajari pendidikan Islam dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan, salah satunya adalah lembaga pendidikan Islam nonformal Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). MDT mengajarkan nilai-nilai ke-Islaman yang berada di lingkungan pondok pesantren, musala, dan masjid. Kiai dan guru di lembaga ini mengajarkan berbagai disiplin ilmu agama Islam yang menjadikan kitab-kitab klasik sebagai sumber rujukan, seperti: akidah, akhlak, fikih. Al-QurAoan dan tafsir, tarikh . , dan berbagai ilmu ke-Islaman lainnya. Tidak dapat dipungkiri, madrasah diniyah berperan penting dalam menyebarkan ilmu agama Islam di Indonesia khususnya untuk anak-anak. Sebenarnya, pada sekolah formal terdapat mata pelajaran Abd Rahman et al. AuPengertian Pendidikan. Ilmu Pendidikan Dan Unsur-Unsur Pendidikan,Ay Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam 2, no. : 4Ae5. Fatimah. Eliyanto. , & Huda. Internalisasi nilai-nilai religius melalui blended Alhamra Jurnal Studi Islam, 3. , 169-179. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Pendidikan Agama Islam (PAI), yang mana dalam mata pelajaran tersebut pada hakikatnya sudah memuat nilai-nilai karakter, moral dan akhlak. 3 Namun karena kurangnya waktu untuk mengajarkan PAI secara mendalam pada pembelajaran di sekolah formal, dewasa ini Madrasah Diniyah Takmiliyah berfungsi sebagai pelengkap bagi pendidikan formal. Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah di Desa Banjarwinangun merupakan salah satu lembaga keagamaan nonformal yang memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan pemahaman agama Islam generasi muda. MDT ini berupaya memberikan pendidikan agama yang komprehensif, khususnya dalam bidang fikih sebagai landasan praktik ibadah dan muamalah sehari-hari. Namun, pengembangan kurikulum fikih di MDT MiftahussaAoadah sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan signifikan yang dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Permasalahan ini menjadi krusial mengingat dinamika sosial, perkembangan teknologi, dan perubahan kebutuhan peserta didik yang menuntut adaptasi kurikulum secara berkelanjutan. Penelitian ini berawal dari observasi awal yang mengindikasi adanya permasalahan yang menjadi tantangan dalam pengembangan kurikulum fikih di MDT MiftahussaAoadah. Tantangan tersebut meliputi . Metode pembelajaran dan kurikulum fikih yang mungkin belum inovatif, sehingga pembelajaran terasa monoton atau kurang menarik . Minat dan motivasi anak-anak yang masih rendah . Guru dan santri masih kurang disiplin . Sarana prasarana yang belum terpenuhi mengakibatkan pembelajaran kurang maksimal . Faktor kurikulum yang masih belum terencana. Menyadari kompleksitas permasalahan di atas, penelitian ini menawarkan wawasan dan rencana pemecahan masalah yang terintegrasi dan sistematis. Pertama, terkait dengan metode pembelajaran dan kurikulum fikih yang belum inovatif, penulis akan menganalisis secara mendalam materi yang dapat disajikan dengan pendekatan lebih kreatif dan adaptif. Penerapan metode pembelajaran aktif seperti stimulasi, atau diskusi kelompok akan mendorong pemecahan Fibriyan Irodati. AuCapaian Internalisasi Nilai-Nilai Religius Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam,Ay JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam 1, no. : 47, https://doi. org/10. 33507/pai. Zainal Arifin. AuRevitalisasi Fungsi Madrasah Diniah Sebagai Sarana Pendidikan Agama Islam,Ay Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 04, no. : 333, https://doi. org/10. 37850/taAoawun. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. kebosanan santri. Kedua, terkait minat dan motivasi belajar santri, penulis akan menganalisis faktor penyebabnya. Ketiga, guna mengatasi masalah kedisiplinan guru dan santri, penulis mengusulkan penyusunan tata tertib yang jelas dan disepakati bersama. Keempat, terkait keterbatasan sarana dan prasarana, peneliti akan mengidentifikasi kebutuhan prioritas. Kelima, mengatasi kurikulum yang belum terencana, penulis akan merekomendasikan pembuatan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terstruktur dan berkesinambungan. Penelitian ini memiliki harapan besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah khususnya, dan Madrasah Diniyah Takmiliyah lain pada umumnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan: . Pemetaan yang jelas mengenai tantangan dan potensi madrasah sehingga pihak madrasah memberikan gambaran komprehensif untuk perbaikan . Rekomendasi kebijakan dan program yang praktis dan dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama . Inspirasi bagi madrasah diniyah lain yang mendapatkan tantangan serupa . Rujukan bagi pemerintah daerah, dan lembaga swadaya masyarakat terhadap pengembangan pendidikan agama Islam di pedesaan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan tidak hanya berhenti pada identifikasi masalah, melainkan juga menawarkan solusi konstruktif untuk mewujudkan kurikulum fikih yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak-anak di Desa Banjarwinangun Kecamatan Petanahan. METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah skema untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan 5 Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang tantangan pengembangan kurikulum fikih yang dihadapi Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah. Peneliti berperan sebagai instrumen utama di lapangan yang secara aktif mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan informan kunci seperti kepala, guru fikih, dan santri MDT MiftahussaAoadah, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Muhammad Ramdhan. Metode Penelitian (Surayaba: Cipta Media Nusantara, 2. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Metodologi penelitian adalah upaya untuk menyelidiki dan menelusuri suatu masalah dengan menggunakan cara kerja ilmiah untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis data, serta mengambil kesimpulan secara sistematis dan objektif guna memecahkan suatu masalah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan pendekatan kualitatif didasarkan pada tujuan penelitian untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai berbagai tantangan yang dihadapi oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah dalam mengembangkan kurikulum fikih bagi anak-anak di Desa Banjarwinangun Petanahan. Penulis berperan sebagai instrumen kunci di lapangan, aktif berinteraksi dengan subjek penelitian yaitu MDT MiftahussaAoadah, serta para informan yang meliputi kepala, guru mata pelajaran fikih, dan santri MDT MiftahussaAoadah. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling untuk memastikan data yang terkumpul relevan dan kaya. Data premier dikumpulkan dengan wawancara mendalam, yang bersifat semi terstruktur, di mana peneliti menggali informasi secara mendetail mengenai berbagai tantangan, faktor penyebab, serta upaya penanganan dari perspektif informan. Proses wawancara direkam dan didukung dengan catatan ketika di lapangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis data interaktif Miles dan Huberman, yang dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. 7 Untuk memastikan keabsahan temuan, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah terletak di Dukuh Bedogol. Desa Banjarwinangun. Kecamatan Petanahan. Kabupaten Kebumen. MDT ini berdiri pada tahun 2011 oleh Gus Mokh. Istajib. Pd. Beliau termotivasi mendirikan MDT ini setelah berdiskusi dengan seorang teman, yang kemudian menginspirasi beliau untuk menciptakan sebuah wadah pendidikan agama Islam bagi anak-anak muda di lingkungannya. Nama MiftahussaAoadah sendiri diambil dari nama masjid yang menjadi tempat awal H RifaAoi Abubakar. Pengantar Metodologi Penelitian (Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, 2. Qomaruddin Qomaruddin and Halimah SaAodiyah. AuKajian Teoritis Tentang Teknik Analisis Data Dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley. Miles Dan Huberman,Ay Journal of Management. Accounting, and Administration 1, no. : 77Ae84, https://doi. org/10. 52620/jomaa. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. diselenggarakannya kegiatan Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah, sekaligus menjadi penanda awal perjuangan MDT ini. Awal mulanya, kegiatan MDT ini berada di gedung masjid. Namun, seiring berjalannya waktu MDT MiftahussaAoadah terus berkembang pesat yang ditandai dengan jumlah santri yang terus bertambah, serta adanya pembangunan gedung baru yang dikhususkan untuk kegiatan pembelajaran yang terletak di selatan masjid. Keberhasilan suatu institusi pendidikan seringkali tidak lepas dari dukungan fasilitas yang ada. Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah memiliki kondisi sarana prasarana yang cukup memadai. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam menunjang kualitas pendidikan agama, mulai dari ruang kelas yang nyaman hingga fasilitas pendukung lainnya. MDT ini memiliki santri yang terbilang banyak dengan jumlah lebih dari seratus santri. MDT MiftahussAoadah memiliki sebelas tenaga pengajar yang sangat potensial dengan latar belakang lulusan perguruan tinggi dan alumni pondok pesantren. Tidak dapat dipungkiri bahwasannya dalam melaksanakan pendidikan, lembaga pendidikan nonformal belum terstruktur seperti pendidikan formal. Hal ini juga berpengaruh terhadap kurikulum yang diterapkan. Termasuk dalam kurikulum fikih yang belum mengalami pengembangan secara signifikan karena menghadapi berbagai macam tantangan. Tantangan menurut buku Ketahanan Emosional yang disampaikan oleh Supinah memilik pengertian suatu keadaan yang dihadapi untuk menggugah kemampuan dalam melaksanakan tugas dan fungsi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. 10 Tantangan yang dihadapi Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah dalam pengembangan kurikulum diantaranya adalah sebagai berikut: Tantangan yang Dihadapi Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah Metode Pembelajaran dan Kurikulum yang Belum Inovatif Hasil penelitian yang penulis dapatkan melalui observasi menunjukkan bahwasannya kurikulum dan metode pembelajaran di Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah cenderung kurang inovatif, sehingga sering kali menimbulkan kesan Mokh. Istajib. AuSejarah MDT MiftahussaAoadahAy. Wawancara, 1 Juni 2025. Observasi sarana dan prasarana di MDT MiftahussaAoadah, 2 Juni 2025. Faidatus Sholihah et al. AuTantangan Guru Agama Islam Dalam Mengajarkan,Ay Jirs 2, no. : 611, doi: https://doi. org/10. 61722/jirs. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Penulis melakukan observasi ketika pembelajaran fikih di kelas 4 Guru hanya menggunakan satu metode pembelajaran saja, yakni Adapun tanya jawab, itu hanya menjadi selingan untuk menanyakan materi yang mungkin belum santri pahami. Santri terlihat memperhatikan ketika diawal, namun terlihat tidak fokus pada pertengahan pembelajaran. Gambar 1. Kegiatan Pembelajaran Fikih Kelas 4 Awaliyah Kepala Madrasah. Gus Mokh. Istajib. I mengungkapkan, bahwasannya Madrasah Diniyah sistem belajarnya hampir sama dengan pondok pesantren yang menggunakan kitab-kitab klasik sebagai sumber rujukan. Cara mengajarnya pun sama, hampir semua guru menyampaikan materi dengan menggunakan metode Selain itu, waktu pembelajaran yang tergolong singkat dengan waktu sekitar 20-30 menit dinilai kurang memungkinkan untuk menggunakan metode yang lebih inovatif seperti di sekolah formal. Pernyataan tersebut diperkuat oleh pernyataan dari lima santri kelas 4 awaliyah yang merasa bahwa pelajaran fikih di kelas seringkali terasa membosankan, walaupun terkadang diselingi sesi tanya jawab tapi suasana pembelajaran belum sepenuhnya hidup. Tantangan ini mencerminkan dilema antara mempertahankan tradisi keilmuan Islam dan juga tuntutan adaptasi pedagogis. Kurikulum fikih yang menganut kitab klasik tanpa adanya modifikasi metode penyampaian yang sesuai dengan gaya belajar anak pada era sekarang, bisa menyebabkan ketidaksesuaian. Pembelajaran yang monoton tidak hanya dapat menurunkan motivasi belajar santri, tetapi juga dapat Observasi kegiatan pembelajaran fikih di kelas 4 awaliyah, 14 Juli 2025. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. menghambat cara berpikir kritis dan kreativitas dalam memahami agama. Pada kasus ini. MDT MiftahussaAoadah memiliki tantangan untuk berinovasi dalam kurikulum dan metode pembelajaran. Inovasi metode dan kurikulum dalam mata pelajaran fikih sangat diperlukan guna menjawab tantangan zaman dan meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu alasan pentingnya inovasi metode pembelajaran fikih yaitu meningkatkan literasi dan keterlibatan santri. Kurikulum yang inovatif mendukung pendekatan pembelajaran aktif, seperti 4M . embaca, menyimak, menulis, menyampaika. , untuk membangun keterlibatan santri dan meningkatkan kompetensi literasi mereka. 12 Peningkatan literasi santri dapat menghasilkan generasi muslim yang cerdas, kritis, adaptif, dan berakhlak mulia, yang tidak hanya menguasai ilmu agama tetapi juga mampu berkontribusi secara signifikan dalam membangun peradaban yang Islami dan berkelanjutan. Tenaga Pengajar dan Santri Masih Kurang Disiplin Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan kepala MDT MiftahussaAoadah terindikasi adanya tantangan terkait tingkat kedisiplinan, baik dari guru ataupun dari santri Madrasah Diniyah MiftahussaAoadah. Pihak MDT mempunyai tantangan untuk mencari solusi supaya kedisplinan di MDT MiftahussaAoadah dapat berangsur membaik. Ketika penulis melakukan observasi di lokasi penelitian, penulis melihat guru fikih datang tepat waktu. Namun beberapa santri terlihat telat masuk ke dalam kelas. 13 Kepala MDT mengakui bahwasannya kedisiplinan di MDT ini masih dalam proses perbaikan, baik oleh guru maupun santri. Masih ada beberapa guru yang belum tepat waktu, yang disebabkan tuntutan pekerjaan dari pagi hingga sore. Kepala MDT mengatakan bahwasannya tenaga pengajar fikih khususnya kelas 4 awaliyah terkadang belum dapat datang sesuai waktu yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan jarak antar rumah guru fikih dengan MDT MiftahussaAoadah membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena guru yang belum Wini Dirgahayu and Budiman Budiman. AuInovasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam,Ay Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2, no. : 279. Observasi kedisiplinan guru dan santri MDT MiftahussaAoadah ketika pembelajaran fikih, 14 Juli 2025. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. bisa datang tepat waktu, mengakibatkan turunnya motivasi kedisiplinan santri untuk datang lebih awal. Selain itu, santri masih sering tidak berangkat tanpa alasan yang jelas yang disebabkan oleh rendahnya minat dan motivasi belajar santri. Masalah disiplin adalah tantangan multidimensi yang tidak hanya dilihat dari Kedisiplinan seorang guru sangat berarti bagi keberhasilan guru dalam mengajar dan memajukan institusi, serta dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Pada sebuah sekolah atau lembaga yang tertib, akan tercipta proses belajar yang Sebaliknya, pada sekolah atau lembaga yang tidak tertib kondisinya akan berbeda dengan sekolah atau lembaga dengan tingkat disiplin yang tinggi. 15 Pada sisi lain, kurangnya disiplin santri dapat menjadi menjadi indikator rendahnya minat motivasi belajar mereka, atau kurangnya penegakan atauran yang konsisten. Keterkaitan antara disiplin guru dan santri adalah siklus: jika guru kurang disiplin, santri akan mencontoh. Begitupun sebaliknya, santri yang kurang disiplin dapat menurunkan semangat guru. Temuan ini menyoroti bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah sangat krusial dalam membangun budaya disiplin dan komitmen di seluruh elemen madrasah. Rendahnya Minat dan Motivasi Belajar Santri Departemen Pendidikan Nasional mengartikan minat dengan kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, gairah, dan keinginan. 16 Adapun pengertian motivasi menurut Sardiman, motivasi merupakan daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek untuk melaksanakan kegiatan tertentu demi tercapainya sebuah tujuan. Berdasarkan pengertian tersebut, dapat dipahami bahwa penting sekali untuk mengaitkan minat dan motivasi dengan proses belajar. Keduanya merupakan pilar utama yang mendorong seseorang untuk terlibat aktif dan berhasil dalam setiap Minat Mokh. Istajib. AuKedisiplinan Guru dan SantriAy. Wawancara, 1 Juni 2025 Ahmad Nashir. AuPengaruh Kesiplinan Guru Terhadap Prestasi Belajar,Ay Jurnal Tarbawi 1, no. : 22- Nurhayati and Julita Sari Nasution. AuHubungan Antara Motivasi Belajar Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Pada Siswa Kelas Vi Smpit Fajar Ilahi Batam,Ay Jurnal AS-SAID 2, no. : 107. Nurhayati and Nasution. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. mengeksplorasi, sementara motivasi menjadi dorongan untuk mewujudkan eksplorasi tersebut menjadi tindakan nyata dalam proses belajar. Minat dan motivasi belajar santri merupakan faktor yang sangat krusial dalam keberhasilan proses pendidikan agama Islam. Hasil penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah mengahadapi tantangan signifikan perihal rendahnya minat dan motivasi belajar pada sebagian santrinya ketika pembelajaran fikih. Fenomena seperti ini termanifestasi dalam beberapa tingkah laku, seperti kurangnya antusiasme saat mengikuti pembelajaran, kurangnya inisiatif untuk bertanya atau berdiskusi, hingga kecenderungan untuk sering datang terlambat atau bahkan tidak hadir tanpa adanya alasan yang jelas. Pada santri kelas 4 awaliyah, peneliti mengamati perilaku santri yang sudah menanyakan kepulangan di awal pembelajaran. Selain itu, saat pembelajaran berlangsung, tidak sedikit santri yang terlihat kurang fokus dan juga bergurau dengan teman Berdasarkan pengamatan kepala MDT MiftahussaAoadah, beliau mengatakan bahwa untuk kegiatan Taman Pendidikan Al-QurAoan (TPQ), para santri sudah cukup Tetapi untuk kegiatan pembelajaran Madrasah Diniyah masih minim sekali minat dan motivasi belajarnya. Permasalahan ini tidak hanya pada mata pelajaran fikih saja, namun pada mata pelajaran yang lainnya juga. Ketika pembelajaran sedang berlangsung, sebagian santri ada yang kelihatan gelisah karena ingin kegiatan belajar segera selesai. Bahkan, tidak jarang ada santri yang menanyakan jam kepulangan ketika di awal pembelajaran. 19 Guru mata pelajaran fikih kelas 4 awaliyah juga menambahkan, bahwasannya ketika di kelas ada anak-anak yang suka mengobrol dan bergurau dengan temannya. 20 Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa sebagian santri menunjukkan sikap kurangnya minat dan motivasi ketika kegiatan pembelajaran. Rendahnya minat dan motivasi belajar santri di MDT MiftahussaAoadah adalah Observasi minat dan motivasi bejajar santi di kelas 4 awaliyah, 14 Juli 2025. Mokh. Istajib. AuMinat dan Motivasi Belajar SantriAy. Wawancara, 1 Juni 2025. Moh. Muslim. AuMinat dan Motivali Belajar SantriAy. Wawancara, 14 Juli 2025. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. cerminan dari beberapa faktor kompleks yang berkaitan, bukan hanya sekadar kemalasan santri. Faktor yang dapat menyebabkan rendahnya minat dan motivasi santri dapat berasal dari faktor internal yang berasal dari dalam diri santri yang mempunyai rasa ingin tahu dan motivasi yang besar untuk mencapai prestasi belajar tanpa adanya paksaan dari siapapun. Selain itu, juga dapat berasal dari faktor eksternal seperti guru, lingkungan keluarga dan lingkungan pertemanan. 21 Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah memiliki tantangan untuk mencari informasi terkait faktor apa saja yang membuat santri kurang minat dan motivasi terhadap pembelajaran fikih. Setelah itu, pihak MDT mempunyai tantangan yang selanjutnya, yakni mencari solusi dari permasalahan yang ada. Sarana dan Prasarana Penulis melakukan observasi ke Madrasah Diniyah MiftahussaAoadah dan mendapatkan temuan bahwasannya sarana prasarana di MDT masih kurang lengkap. Contohnya seperti kurangnya sarana prasarana teknologi seperti proyektor. Selain itu, buku bacaan fikih yang belum ada. Hanya ada satu buku pegangan saja yakni kitab kuning yang terjemahnya akan santri dapatkan ketika pembelajarn saja. 22 Kepala MDT MiftahussaAoadah membenarkan hal ini, bahwasannya santri hanya memiliki satu kitab fikih pegangan ketika berada di kelas itu. Dari pihak MDT tidak menyediakan kitab atau buku tambahan lain. 23 Teknologi memiliki peran penting dalam pendidikan, karena menjadi salah satu pemicu gairah belajar santri. Penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran yang disesuaikan dapat memberi kontribusi untuk pembelajaran yang efektif. 24 Santri yang kurang memiliki gairah ketika proses pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar yang kurang maksimal. Berdasarkan pemaparan Dhiya Juliana Putri et al. AuFaktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Belajar Siswa Di Kecamatan Larangan Tangerang,Ay no. Observasi sarana dan prasarana di MDT MiftahussaAoadah, 2 Juni 2025. Mokh. Istjib. AuBuku Pegangan SantriAy. Wawancara, 1 Juni 2025. E Mukaromah. AuPemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Dalam Meningkatkan Gairah Belajar Siswa,Ay Indonesian Journal of Education Management & A 4, no. : 180Ae85, https://jurnal. id/ijemar/article/view/4381https://jurnal. id/index. php/ijemar/article/viewFile/ 4381/3450. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. tersebut dapat disimpulkan bahwasannya sarana dan prasarana yang kurang maksimal menjadi tantangan dalam pengembangan jurikulum fikih karena secara langsung memengaruhi kualitas dan efektifitas proses pembelajaran. Faktor Kurikulum Pada saat pembelajaran berlangung, penulis tidak melihat guru membawa modul atau rencana pembelajaran. Guru hanya berpacu pada kitab. 25 Struktur kepengurusan di Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah belum berfungsi sebagaimana mestinya. Semua tugas masih dibebankan kepada kepala MDT. Termasuk dalam perencanaan kurikulum, pada kurikulum fikih yang merencanakan dalah kepala MDT. Kurikulum fikih yang berjalan tidak disusun dengan dokumen resmi yang dapat dibaca oleh tenaga pengajar. Kurikulum fikih yang berjalan selama ini hanyalah rancangan-rancangan kepala MDT yang kemudian disampaikan kepada guru fikih. 26 Kurikulum yang belum terencana pada dasarnya adalah akar masalah yang memperparah proses pengembangan kurikulum. Itu sebanya. MDT MiftahussaAoadah memiliki tantangan untuk membuat kurikulum fikih lebih terarah dan terstruktur. Kepengurusan di MDT MiftahussaAoadah belum dapat berfungsi sebagaimana Semua peran yang ada sepenuhnya dipegang oleh kepala MDT. Bahkan, tentang perencanaan kurikulum pun belum dibuat dalam bentuk dokumen. Kurikulum yang berjalan hanya baru strategi atau rancangan dari kepala MDT yang mana nantinya akan disampaikan kepada guru fikih. Padahal, kurikulum memegang peran yang sangat krusial terhadap jalannya kegiatan. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dari Zainuri, bahwasannya dalam kegiatan pendidikan kurikulum berfungsi sebagai landasan utama yang menghubungkan berbagai komponen secara sistematis. kurikulum tidak dirancang dengan maksimal, maka tujuan dari kurikulum itu sendiri tidak dapat terealisasikan dengan maksimal. Observasi rancangan pembelajarn di MDT MiftahussaAoadah, 14 Juli 2025. Mokh. Istajib. AuRancangan Kurikulum FikihAy. Wawancara, 1 Juni 2025. Jumadil Ranto Mulia et al. AuPeranan Kurikulum Dalam Mencapai Tujuan Pendidikan,Ay El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 9, no. : 35, https://doi. org/10. 19109/elidare. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Penyebab Tantangan Dihadapi Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan kepala dan santri MDT MiftahussaAoadah, penulis menemukan data sebagai berikut:28 Metode Pembelajaran dan Kurikulum yang Belum Inovatif . Ketergantungan pada kurikulum dan kitab klasik tanpa adanya modifikasi atau penyesuaian terhadap karakter santri . Waktu pembelajaran yang tergolong singkat 20-30 menit, sehingga tidak memungkinkan adanya metode pembejaran yang kompleks seperti di sekolah . Keterbatasan pembelajaran yang variatif dan menarik . Belum ada fasilitas dan media pembelajaran modern seperti proyektor dan alat peraga interaktif yang mendukung inovasi terhadap metode belajar. Kurangnya pelatihan atau lokakarya bagi guru tentang metode pengajaran terkini. Tenaga Pengajar dan Santri Masih Kurang Disiplin . Sebagian guru di MDT MiftahussaAoadah bekerja dari pagi-sore . Jarak tempuh guru ke MDT MiftahussaAoadah yang cukup jauh . Kurangnya pengawasan dan evaluasi disiplin yang konsisten . Rendahnya motivasi belajar santri . Kurangnya keteladanan dari pihak guru atau lingkungan . Aturan dan konsekuensi disipliner yang belum diterapkan secara konsisten . Santri sudah lelah di sekolah karena pulang terlalu sore, atau adanya kegiatan sekolah di luar jam pelajaran. Rendahnya Minat dan Motivasi Belajar Santri Penulis telah melakukan wawancara kepala beberapa santri kelas 4 awaliyah Mokh. Istajib. AuTantangan yang Dihadapi MDT MiftahusaAoadah dalam mengembangkan kurikulum FikihAy. Wawancara, 1 Juni 2025. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. bahwasannya mereka kurang kurang tertarik pada pembelajaran fikih karena mereka hanya mendengarkan saja. Selain itu, padatnya kegiatan di sekolah membuat mereka lelah dan menurunkan semangat belajar di MDT. Sarana dan Prasarana Kepala MDT mengatakan bahwa belum ada dana untuk pengadaan alat Dana yang ada diprioritaskan untuk kelengkapan fasilitas gedung dan operasional Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah. Faktor Kurikulum . Sistem kepengurusan MDT seperti bidang kurikulum yang belum berjalan sebagaimana mestinya . Kurikulum yang ada belum didokumentasikan karena baru rancangan-rancangan kepala MDT . Belum ada pembahasan khusus antara kepala MDT dengan guru terkait pengembangan kurikulum . Kurangnya kepahaman guru terkait pentingya kurikulum Potensi yang Dimiliki Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah Pengertian potensi pada Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dapat dikembangkan. 29 Sedangkan menurut Majdi, potensi adalah serangkaian kemampuan, kesanggupan, kekuatan, ataupun daya yang mempunyai kemungkinan untuk bisa dikembangkan lagi menjadi bentuk yang lebih 30 Berdasarkan dua pengertian tersebut, potensi merupakan sesuatu yang dapat dikembangkan untuk mencapai bentuk atau tingkat yang lebih besar. Madrasah Diniyah MiftahussaAoadah adalah lembaga pendidikan Islam nonformal yang potensial. Potensi yang MDT ini miliki adalah sebagian besar SDM guru yang berpendidikan tinggi, serta lulusan pondok pesantren. Banyak dari tenaga pengajar yang Aam Amaliyah and Azwar Rahmat. AuPengembangan Potensi Diri Peserta Didik Melalui Proses Pendidikan,Ay At-Ta`Dib 5, no. : 29, https://doi. org/10. 32832/at-tadib. Alam Putra Gumara. AuAnalisis Potensi Pengembangan Homestay Di Jorong Sungai Angek Desa Wisata SimarasokAy (Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, 2. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. berkecimpung di dunia pendidikan. 31 Selain itu. MDT ini memiliki sarana prasarana yang cukup memadai seperti adanya gedung MDT dengan enam ruang kelas serta satu aula yang sangat memadai untuk kegiatan pembelajaran. 32 Jumlah santri yang cukup banyak, serta bertambah tiap tahunnya juga menjadi potensi semakin luasnya MDT MiftahussaAoadah dalam mengembangkan pendidikan agama Islam, baik di Desa Banjarwinangun maupun sekitarnya. Solusi dan Rekomendasi Pengertian solusi menurut Munif Chatib adalah cara atau jalan yang digunakan untuk memecahkan atau menyelesaikan masalah tanpa adanya tekanan. 33 Pada ilmu komputer, pengertian rekomendasi adalah tindakan yang menghasilkan saran bagi individu lain berdasarkan perhitungan tertentu. 34 Berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan kepala MDT MiftahussaAoadah, penulis mendapatkan temuan solusi dan rekomendasi sebagai berikut:35 Metode Pembelajaran dan Kurikulum yang Belum Inovatif . Menggunakan media pembelajaran yang ringan . Mengadakan pelatihan atau lokakarya bagi guru tentang metode pengajaran Melihat potensi yang ada, narasumber bisa dari guru di MDT MiftahussaAoadah sendiri yang mempunyai pengalaman dan pengetahuan lebih di bidang ini. Mengadakan pertemuan khusus yang membahas metode pembelajaran dan Tenaga Pengajar dan Santri Masih Kurang Disiplin Mokh. Istajib. AuPotensi yang ada di MDT MiftahusaAoadah dalam mengembangkan kurikulum FikihAy. Wawancara, 1 Juni 2025. Observasi Sarana dan Prasarana di MDT MiftahussaAoadah, 2 Juni 2025. Elma Abadiyah et al. AuSolusi Terhadap Permasalahan Internal Dan Eksternal Pada Seksi Pendidikan Diniyah Dan Pondok Pesantren Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto,Ay Jurnal Administrasi Pendidikan Islam 2, no. : 160, https://doi. org/10. 15642/japi. Erwin Erwin. Viny Christanti Mawardi, and Janson Hendryli. AuPenggunaan Metode Collaborative Filtering Based Untuk Rekomendasi Kendaraan Bermotor,Ay Jurnal Ilmu Komputer Dan Sistem Informasi 10, no. : 1, https://doi. org/10. 24912/jiksi. Mokh. Istajib. AuSolusi dan Rekomendasi Untuk Tantangan yang DihadapiAy. Wawancara, 1 Juni 2025. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. Mengadakan forum komunikasi rutin antara kepala MDT dan guru untuk membahas menganai kendala dan solusi . Memberikan reward kepada guru atau santri dengan konsisten dan edukatif. Rendahnya Minat dan Motivasi Belajar Santri . Adanya kerja sama dengan orang tua untuk memberikan motivasi kepada santri . Guru dan orang tua bersama-sama memberikan pengertian tentang pentingnya ilmu agama kepada santri . Adanya inovasi terhadap pembelajaran supaya lebih menarik. Sarana dan Prasarana . Alokasi anggaran bertahap, misalnya setelah fasilitas gedung terpenuhi dan operasional cukup terpenuhi, prioritaskan pengadaan alat elektronik sebagai bagian dari rencana anggaran tahunan di masa mendatang . Penggunaan teknologi alternatif biaya rendah. Jika kebutuhan alat elektronik belum mendesak dan spesifik, pertimbangkan opsi sementara dengan biaya lebih Misalnya, penggunaan proyektor dari ponsel, tablet, atau laptop jika itu memadai untuk kebutuhan awal . Pengajuan proposal kepada perusahaan elektronik, bank, atau yayasan filantropi. Faktor Kurikulum . Melakukan rapat internal antara kepala MDT dengan guru terkait tugas-tugas kepengurusan yang harus dijalankan serta memberikan kepahaman guru tentang pentingnya kurikulum demi tercapainya tujuan pendidikan. Merancang kurikulum fikih dan didokumentasikan supaya dapat berjalan dengan . Pembuatan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terstruktur dan berkesinambungan. KESIMPULAN Penelitian ini mengidentifikasi lima tantangan utama dalam pengembanagan kurikulum fikih di Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah, yaitu metode pembalajaran dan Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 4 . Tahun 2025: 483-501 ISSN: 2829-5072 Jalan Tentara Pelajar No 55B. Telp: ( 0. 385902 Kebumen 54312 Web jurnal : w. iainu-kebumen. id email: tarbichannel@gmail. kurikulum yang kurang inovatif, tenaga pengajar dan santri yang masih kurang disiplin, rendahnya minat dan motivasi belajar santri, sarana dan prasarana yang kurang maksimal, serta faktor kurikulum yang belum mendapat perhatian serius. Tantangan-tantangan ini saling berkaitan satu sama lain, yang mencerminkan ketidakselarasan antara praktik madrasah dengan kebutuhan santri modern dan pengaruh lingkungan digital. Meski demikian. MDT MiftahussaAoadah memiliki potensi kuat untuk mengembangkan kurikulum fikih seperti tenaga pendidik yang kompeten dan sarana dasar yang dapat dioptimalkan. Mengatasi masalah ini diperlukan adanya inovasi pedagogik, penguatan kepemimpinan, peningkatan pelibatan komunitas, demi menciptakan pendidikan agama Islam di area Madrasah Diniyah Takmiliyah MiftahussaAoadah yang relevan dan menarik. DAFTAR PUSTAKA