Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ISSN: P 2527-6875 | E 2684-9569 Vol. No. June 2025 | Pages. This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. Interntional Lincese Al-Bahtsu Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Pengaruh Program Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PKB) Terhadap Kompetensi Profesional dan Pedagogis Guru PAI SD Negeri di Kabupaten Selebar Kota Bengkulu Reki Oetalu1. Suhirman2. Mindani3 UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu oetalu@gmail. suhirman@mail. mindani@mail. Abstract The objectives of this study are . to analyze the magnitude of the influence of the Continuous Professional Development Program (PKB) on the competence of elementary school teachers in Bengkulu City. to analyze the magnitude of the influence of the Continuous Professional Development Program (PKB) on the Pedagogy of Elementary School Teachers in Bengkulu City. The type of research used in this study is quantitative research, the research instrument used is a questionnaire, the data analysis technique used is descriptive statistics, basic assumption tests, classical assumption tests, and hypothesis testing using simple linear regression, t-test. Research Results: . There is an influence of the Continuous Professional Development Program (PKB) on the Professional Competence of Elementary School Teachers in Bengkulu City as shown in the calculated t . > t table . % = 1. and the significance level is 0. 046 < 0. So this test shows that Ha is accepted. This means that there is an influence of the Continuous Professional Development Program (PKB) on the Professional Competence of Bengkulu City. There is an influence of the Continuous Professional Development Program (PKB) on the pedagogy of PAI teachers in Public Elementary Schools in Bengkulu City as shown in the calculated t . > t table . % = 1. and a significance level of 0. 007 < 0. So this test shows that Ha is accepted. This means that there is an influence of the continuous professional development program (PKB) on the pedagogy of PAI teachers in Public Elementary Schools in Bengkulu City. Keywords: Continuous Professional Development Program (PKB). Professional Competence. Teacher Pedagogy. How to cite this article: Suhirman. Mindani. Pengaruh Program Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PKB) Terhadap Kompetensi Profesional dan Pedagogis Guru PAI SD Negeri di Kabupaten Selebar Kota Bengkulu. Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 10. , 38-43. Received: 1/25/2025 Revised: 4/25/2025 Accepted: 5/15/2025 Vol. No. June 2025 | Pages. 38-43 | 39 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan negara, semakmur apapun suatu negara itu apabila tidak didukung dengan sumber daya manusia . yang berkualitas maka negara tersebut tidak akan mempertahankan Untuk membangun, mengembangkan, dan mempertahankan kemakmuran suatu negara bukanlah suatu hal yang mudah. Oleh karena itu pendidikan berupaya untuk tidak hanya mengedepankan ilmu pengetahuan dan keterampilan, namun juga mengembangkan sikap dan perilaku peserta didik yang berbudi luhur dan adaptif agar siap untuk memasuki kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, pendidikan haruslah selalu berkembang dengan seiringnya zaman karena pendidikan tidak menyiapkan peserta didik untuk saat ini, tetapi untuk masa depan. Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang sangat penting untuk Komponen-komponen dalam pendidikan seperti pendidik, peserta didik, lembaga pendidikan dan kurikulum pendidikan sangat mempengaruhi keberhasilan suatu Menurut Payong mengatakan guru sangat mempengaruhi belajar siswa. Dari hal itu maka kualitas guru sangat mempengaruhi keberhasilan suatu pendidikan. Guru atau tenaga pendidik merupakan salah satu faktor penentu tercapainya mutu Pendidik dan tenaga kependidikan merupakan salah satu dari Standar Nasional Pendidikan yang memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan Pendidik dan tenaga kependidikan dalam proses pendidikan memegang peran strategis terutama membentuk watak bangsa melalui pengembangan kepribadian dan nilai-nilai yang diinginkan. Beberapa fakta menunjukkan bahwa permasalahan pendidikan yang dihadapi bangsa Indonesia adalah masih rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang pendidikan. Rendahnya mutu pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah proses pembelajaran yang belum mampu menciptakan proses pembelajaran yang Proses belajar mengajar yang diharapkan seorang guru adalah adanya perubahan pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik peserta didik, sehingga pekerjaan ini tidak dapat dilakukan selain seorang guru yang memenuhi standar Hal tersebut bertujuan agar proses dan hasil belajar mengajar terlaksana secara optimal. Manajemen peningkatan mutu sekolah dapat dilaksanakan dengan baik apabila didukung oleh keberadaan guru yang profesional dengan melakukan berbagai pengembangan sesuai dengan kebutuhan sekolahnya masing-masing. Salah satu bentuk aktualisasi tugas guru sebagai tenaga profesional adalah diterbitkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang Undang No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Undang-undang dan peraturan pemerintah ini diharapkan dapat memfasilitasi guru untuk selalu mengembangkan keprofesiannya secara berkelanjutan. Pelaksanaan program pengembangan keprofesian berkelanjutan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian yang diwujudkan dalam bentuk pelaksanaan tugas utama guru untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masa This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 Interntional Lincese 40 | Reki Oetalu1. Suhirman2. Mindani3 depan yang berkaitan dengan profesi guru sebagai tenaga professional yang memiliki Kompetensi profesional adalah kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam, serta metode dan tehnik mengajar yang sesuai dan dipahami oleh peserta didik, dan tidak menimbulkan kesulitan dan keraguan. Kompetensi profesional menuntut setiap guru untuk menguasai materi yang diajarkan termasuk langkah-langkah yang perlu diambil guru dalam memperdalam penguasaan bidang studi yang diampunya. Jadi Kompetensi profesional merupakan kemampuan pendidik yang meliputi penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam sehingga memungkinkannya untuk membimbing peserta didik guna memperoleh kompetensi yang telah ditetapkan, penguasaan dan penghayatan atas landasan dan wawasan kependidikan, serta penguasaan proses-proses kependidikan. Berdasarkan data yg diperoleh melalui wawancara dengan ketua KKG di Kecamatan Selebar kota Bengkulu terkhususkan guru Pendidikan Agama Islam bahwa guru PAI yg terdiri dari 50 orang guru PNS yg sudah berstatus fungsional guru, diketahui bahwa belum ada satupun guru yg mempunyai Pakat golongan IV/b padahal sudah banyak guru dengan masa kerja lebih dari 20 tahun. Dari data juga juga diketahui bahwa masih didapati 9 orang guru yg belum pernah sama sekali mendapat penugasan dari pihak dinas pendidikan untuk mengikuti kegiatan pengembangan diri. Dalam hal melaksanakan publikasi ilmiah baru terdapat 2 orang guru yang pernah membuat dan menyusun penelitian tindakan kelas (PTK). selanjutnya pada komponen karya inivatif terdapat 10 orang yang sudah melaksanakan nya, itupun masih terbatas pada pembuatan media belajar yang sederhana. METODE Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono, penelitian kuantitatif adalah metode positivistik karena berlandasakan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di gunakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif,. Kuantitatif asosiatif yaitu penelitian yang bersifat menanyakan hubungan antar dua variabel atau Lokasi penelitian ini dilakukan di SD Negeri Di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 25 guru PAI di SD Negeri Di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket, teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi dasar,uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan regresi linier sederhada dan regresi linier berganda, uji t dan uji F. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang di peroleh dari pengaruh program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) terhadap kompetensi profesional dan padegogik guru PAI SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dapat dijelaskan bahwa: Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. June 2025 | Pages. 38-43 | 41 Pengaruh program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) (X) terhadap kompetensi profesional (Y. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional yang ditunjukkan dengan nilai koefisien X Y1 sama dengan 0. dengan menggunakan uji t, maka diperoleh t hitung 2. 053 > t tabel . %= 1,. , dan pada taraf signifikansi 0,000< 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukan bahwa Ha di Hal ini berarti bahwa Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) terhadap kompetensi profesional di SD Negeri Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dapat diterima. Temuan penelitian ini sesuai dengan teori Rachmawati. Guru juga dapat mengembangkan diri melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi yang bertujuan agar kualitas keprofesionalan dapat tercapai secara berkesinambungan. Proses ini diharapkan membantu guru dan kepala sekolah agar benar-benar siap dalam menghadapi jabatannya untuk menciptakan motivasi kerja yang kuat. Berkenaan dengan standar program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) Sahertian . menyatakan bahwa, standar program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) itu berhubungan dengan kualitas guru dalam menjalankan tugasnya seperti: . bekerja dengan siswa secara individual, . persiapan dan perencanaan pembelajaran, . pendayagunaan media pembelajaran, . melibatkan siswa dalam berbagai pengalaman belajar, dan . kepemimpinan yang aktif dari guru. Seperti penelitian yang dilakukan oleh Hartini membuktikan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja kepala sekolah sedangkan penelitian ini membuktikan bahwa motivasi kerja berpengaruh terhadap program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB). Penelitian yang dilakukan oleh Hartini menunjukkan bahwa sumbangan efektif yang diberikan terhadap kinerja kepala sekolah besar sekali yaitu sebesar 59,7%, sedangkan sumbangan motivasi kerja terhadap kinerja guru cukup tinggi yaitu 41,9%. Hal ini juga sejalan dengan pendapat Hikmat yang mengemukakan bahwa tujuantujuan motivasi tersebut merupakan bagian dari pengertian motivasi yang sesungguhnya. Dalam organisasi pendidikan, motivasi kerja sangat dibutuhkan demi kelancaran penyelenggaraan proses pembelajaran dan sebagainya. Motivasi untuk para guru atau dosen dapat dilakukan dengan memberi bantuan kuliah, memberi beasiswa, meningkatkan insentif dan honor dari pekerjaannya, dan sebagainya. Motivasi sebagaimana dilakukan oleh pemerintah untuk dosen telah terasa manfaatnya, misalnya dengan memberi bantuan untuk pembuatan buku daras, penelitian, pembuatan SAP, uang transport, menghadiri seminar, diskusi, rapat, dan sebagainya. Didukung dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Nudiya AS dan Agus Budiman, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi profesional. Hasil penelitian lain yang dilakukan oleh Abdul Halik. This Article is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 Interntional Lincese 42 | Reki Oetalu1. Suhirman2. Mindani3 juga menunjukkan bahwa nilai program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) berpengaruh positif terhadap motivasi Kariawan. Pengaruh Program Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan (PKB) (X) Terhadap Pedagogik Guru PAI (Y. Dari hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Program Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan (PKB) terhadap Pedagogik Guru PAI yang ditunjukkan koefisien X Y2= 0. 435 dengan menggunakan uji t, maka diperoleh t hitung 2,862 > t tabel . % = 1,. dan pada taraf signifikan 0,007 < 0,05. Sehingga dalam pengajuan ini menunjukan bahwa Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh Program Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan (PKB) terhadap Pedagogik Guru PAI SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dapat diterima. Temuan penelitian ini sesuai dengan Data yang dikumpulkan bersumber dari tiga KKG SD Negeri di gugus PAI yang mendapatkan program PKB aspek pedagogik guru, yakni KKG SD N 66. KKG SD N 79. KKG SD N 101. KKG SD N 104 dan KKG SD N 56. Arah temuan baru penelitian atau novelty dalam penelitian ini yaitu menemukan efektivitas program keprofesian berkelanjutan pada guru PAI perspektif pedagogik guru. Manfaat pengembangan ilmu bagi lingkungan pendidikan khususnya untuk Program Studi Pendidikan Guru pendididkan agama Islam terkait penelitian yang dilakukan antara lain: Memberikan sumbangsih pandangan bahwa program keprofesian berkelanjutan pada guru PAI bukan hanya acara yang bersifat seremonial belaka melainkan upaya nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan. Program keprofesian berkelanjutan pada guru PAI yang direalisasikan melalui KKG tidak hanya selesai sampai pelaksanaan, namun perlu adanya follow up yang sistematis dan terukur guna mengawal keberlanjutan manfaat program tersebut. Pentingnya evaluasi program keprofesian berkelanjutan pada guru PAI secara berkala, seperti setiap satu semester sekali selama waktu yang ditentukan dalam rangka menindaklanjuti kekurangan atau kelemahan yang ada. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan secara teorotis dan empiris datta hasil penelitian tentang pengaruh program pengembanagan keprofesional berkelanjutan (PKB) terhadap kompetensi profesional dan Pedagogik guru PAI SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : Ada pengaruh program pengembanagan keprofesional berkelanjutan (PKB) terhadap kompetensi profesional guru SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu yang ditunjukan pada t hitung . > t tabel . % = 1,. dan taraf signifikansi 0,046 < 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukkan bahwa Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh program pengembanagan keprofesional berkelanjutan (PKB) terhadap kompetensi professional SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. Ada pengaruh program pengembanagan keprofesional berkelanjutan (PKB) Pedagogik guru PAI SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu yang ditunjukan pada t hitung . > t tabel . % = 1,. dan taraf signifikansi 0,007 < 0,05. Sehingga dalam pengujian ini menunjukkan bahwa Ha diterima. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh Publish by UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Vol. No. June 2025 | Pages. 38-43 | 43 program pengembangan keprofesional berkelanjutan (PKB) Pedagogik guru PAI SD Negeri di Kecamatan Selebar Kota Bengkulu. DAFTAR PUSTAKA