Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. METODE PENELITIAN KUALITATIF DALAM BIDANG BIMBINGAN DAN KONSELING Galang Surya Gumilang Bimbingan dan Konseling. Universitas Nusantara PGRI Kediri email: galangsuryagumilang@yahoo. Abstract This article describes and discusses the nature of qualitative research methods, the characteristics of qualitative research methods, the position of qualitative research methods in guidance and counseling, qualitative research methods in guidance and counseling: reflections on Indonesia, alternative types of qualitative research methods in guidance and counseling, data collection methods qualitative research in guidance and counseling, the stages of qualitative research in guidance and counseling. Qualitative research methods can be applied in guidance and counseling kaena forward objektifistik based on real data in the field. Type of qualitative research papers are suitable to be applied in the study guidance and counseling that is the type of hermeneutics, ethnography, case studies, and phenomenology because it is often used by researchers and practitioners in the field of guidance and counseling. Key words: Qualitative research method, guidance and counseling. tidak berbentuk angka, lebih banyak PENDAHULUAN Penelitian pada hakikatnya adalah dokumen tertulis dan tidak tertulis. tentang sistem yang ada . Kedua, penelitian kualitatif tidak pada objek yang sedang diteliti, maka memiliki rumus atau aturan absolut untuk mengolah dan menganalisis data. menemukan informasi tentang sistem Pada Cara permasalahan, identifikasi faktor dan penyusunan teori menjadi ciri-khas bervariasi baik dengan menggunakan Riset kuantitatif berciri-khas metode kuantitatif, kualitatif, maupun menstrukturkan hubungan antar faktor menggabungkan dari kedua metode atau mengklarifikasi hubungan antar Setiap metode yang diambil Karena itu, riset kuantitatif memerlukan rancangan atau prosedur sering dikatakan membuktikan hipotesis Penelitian kualitatif memiliki atau teori, bukan menyusun teori. dua ciri utama, yaitu: Pertama, data Kehadiran hipotesis atau teori, sebelum Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. memulai riset, mutlak dibutuhkan pada memiliki ciri atau karakteristik yang riset kuantitatif. Sebaliknya hipotesis membedakan dengan penelitian jenis atau teori tidak mutlak dibutuhkan pada Secara umum definisi penelitian Penelitian dilakukan pada kondisi alamiah dan berganda dalam fokus, yang melibatkan bersifat penemuan. Dalam penelitian suatu pendekatan interpretatif dan wajib kualitatif, peneliti sebagai instrumen terhadap setiap pokok permasalahannya. Oleh karena itu, peneliti harus Ini berarti penelitian kualitatif bekerja memiliki bekal teori dan wawasan yang luas jadi bisa bertanya, menganalisis, berupaya untuk memahami, memberi dan mengkonstruksi obyek yang diteliti tafsiran pada fenomena yang dilihat dari menjadi lebih jelas. Penelitian ini lebih menekankan pada makna dan terikat Penelitian kualitatif digunakan orang-orang Penelitian kualitatif melibatkan penggunaan dan pengumpulan berbagai mengetahui makna yang tersembunyi, bahan empiris, seperti studi kasus, untuk memahami interaksi sosial, untuk riwayat hidup, wawancara, pengamatan, teks sejarah, interaksional dan visual: meneliti sejarah perkembangan. Istilah yang menggambarkan momen rutin dan problematis, serta maknanya dalam menurut Kirk dan Miller . pada mulanya bersumber pada pengamatan (Denzim & Lincoln,1. Penelitian kualitatif yang dipertentangkan dengan kualitatif secara inheren merupakan multi-metode di dalam satu fokus, yaitu metodologi kualitatif adalah tradisi yang dikendalikan oleh masalah yang tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial Penggunaan multi-metode atau yang secara fundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dan orang-orang mendapatkan pemahaman yang lebih tersebut dalam bahasanya dan dalam mendalam mengenai fenomena yang Penelitian sedang diteliti. Yang bernama realitas Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. obyektif sebetulnya tidak pernah bisa Proses penelitian kualitatif bersifat Triangulation bukanlah alat induktif atau Audari bawah ke atasAy. atau strategi untuk pembuktian, tetapi Dalam konteks ini peneliti melahirkan teori baru atau mengembangkan teori berdasarkan pada data yang terkumpul Kombinasi yang dilakukan multi-metode, selama penelitian lapangan. Ini berarti bahan-bahan penelitian kualitatif bersifat eksploratif empiris, sudut pandang dan pengamatan disebabkan terbatasnya pengetahuan yang teratur tampaknya menjadi strategi yang lebih baik untuk menambah tentang suatu tema penelitian. Pandangan kualitatif tentang perilaku manusia suatu penelitian. adalah bersifat dinamis, mengalir, situasional, sosial, kontekstual, dan PEMBAHASAN Karakteristik Metode memiliki karakteristik yang berbeda Tujuan penelitian kualitatif adalah: deskripsi, eksplorasi, dan discovey. Fokus penelitian adalah penekanan dengan metode penelitian kuantitatif. pada sudut yang lebih luas dan lebih Johnson . etimbang Hanurawan: 2. karakteristik metode penelitian kualitatif sebagai berikut: pandang lebih sempit, seperti hanya Para ahli penelitian kualitatif memiliki menguji hipotesi. Dalam hal ini, pandangan bahwa hakekat realitas adalah bersifat: subjektif, personal, dan merupakan hasil dari konstruksi fenomena untuk mengungkap secara Pemahaman tentang hakekat lebih kaya dan lebih bermakna tentang suatu fenomena yang menjadi objek Christensen . alam penelitian kuantitatif yang memiliki keyakinan filosofis bahwa realitas Hakekat observasi pada penelitian alamiah atau ini berarti melakukan dipelajari/kebenaran fenomena berada penelitian terhadap objek fenomena di luar subjektifitas manusia sebagai perilaku itu terjadi. eneliti Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. Alat pengumpul data dalam penelitian dasar filosofis yaitu post-positivistik mendalam, observasi partisipasi, field karena digunakan pada kondisi obyek notes, atau open ended. Data yang yang alamiah yaitu peneliti sebagai terkumpul dari alat pengumpul data dapat berbentuk kata-kata, gambargambar, dan dokumen-dokumen. Analisis kualitatif dilakukan melalui prosedur alat utama. Menurut Lincoln & Guba instrumen in naturalistic inquiry is the human . nstrumen penelitian yaitu pengembangan pola, tema, dan ciri- manusia itu sendir. Oleh karena itu, ciri umum. peneliti sebagai instrument utama yang memiliki andil dalam penelitian. kualitatif tidak dimaksudkan untuk Selain itu, penelitian kualitatif juga digeneralisasikan pada subjek lain dan pada tempat yang lain. Ini berarti mendeskripsikan, dan mengeksplanasi. Temuan representasi lebih dari sudut pandang dari dalam subjek . Khusus untuk penelitian kualitatif. Mappiare Bentuk rujukan langsung dari partisipan atau . Koentjaraningrat sebagai penelitian yang bersifat AumenjelajahAy. Eksplorasi dilakukan untuk mengetahui suatu subjek penelitian. Nampak nantinya akan di telaah lebih lanjut. Kedudukan Penelitian Kualitatif dalam Bimbingan dan Konseling Penelitian kualitatif, penelitian Tujuan kuantitatif dan penelitian campuran menguraikan keadaan fenomena yang sama-sama mencari dan menemukan (Mappiare, 2. Deskripsi ialah Walaupun sama-sama kebenaran ilmiah, kedudukan penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif dan Gambaran fenomena tersebut yang penelitian campuran dalam bimbingan paparkan dan ditelaah . dan konseling sangat berbeda. sesuai dengan sudut pandang peneliti Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. kategori/tema. Pemaknaan sesuai dengan apa yang ditemukan di Mappiare untuk design penelitian masih banyak . kuantitatif, penelitian pengembangan, merupakan tataran tujuan Autertinggi penelitian korelasional, dan penelitian dan terkompleks suatu riset. Secara Oleh karena itu, untuk harfiah, eksplanatif berarti bersifat kedudukan penelitian kualitatif dalam bimbingan dan konseling hanya sebagai eksplanasi riset dengan menghasilkan penyeimbang karena masih di dominasi lebih rinci mengenai hubungan, dan penelitian kuantitatif yang sifatnya lebih pengaruh antar kategori fenomena. meluas daripada penelitian kualitatif Pada bagian eksplanasi, peneliti sudah masuk pada rekonstruksi teori dan pertanyaan/fokus penelitian. Peneliti eksplanasi membahas lebih dalam lagi sebagai diskusi mendalam. pokok-pokok Alternatif Tipe Metode Penelitian Kualitatif Dalam Bimbingan dan Konseling Penelitian kualitatif sangat cocok mengaitkan dengan teori yang relevan Kedudukan proposisi yang sudah ditelaah. Jadi konseling karena secara esensi, penelitian kualitatif menemukan fenomena-fenomena Misalkan, mengupas tuntas mengenai siswa bullying, konseling yaitu sebagai penyeimbang peneliti disarankan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe studi kasus atau fenomenologi. Oleh karena itu, sudah didominasi penelitian kuantitatif seperti dijadikan sebagai penelitian utama yang Alasan penelitian kuantitatif yaitu bimbingan dan konseling erat kaitannya dengan tingkahlaku, kognitif, dll. Sehingga mengedepankan objektivistik berdasarkan data riil di lapangan. Metode memiliki tipe yang bermacam-macam. Tipe penelitian kualitatif yang dapat dijadikan sebagai alternative tipe metode penelitian Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. kualitatif dalam bimbingan dan konseling Hermeneutika AuJurgen sebagai berikut: Hermeneutika Fenomenologis Hermeneutika RicoeurAy, dan Hermeneutika Ganda. Dari 8 Hermeneutika ialah tipe penelitian tipe hermeneutika, yang relevan digunakan HabermasAy. AuPaul dalam bimbingan dan konseling yaitu menafsirkan buku teks. Palmer . hermeneutika Gadamerian, hermeneutika menyatakan hermeneutika adalah studi pemahaman, khususnya tugas pemahaman hermeneutika ganda. Adapun penjelasannya Ilmu alam mempunyai metode-metode sebagai berikut: pemahaman tentang obyek-obyek natural. AuPaul RicoeurAy Hermeneutika Gadamerian AukaryaAy memerlukan hermeneutik. Auilmu Alvesson dan Skoldberg . riset pengetahuanAy pemahaman memposisikan hermeneutik dibagi menjadi dua yaitu karya sebagai karya. Sejauh karya-karya itu sebagai obyek, karya-karya tersebut dapat hermeneutic. dan hermeneutik alektik dipertanggung-jawabkan bagi . lectic metode sains . bjectivist Tataran Gadamerian membutuhkan bentuk pemahaman yang . bjectivist Pokok dari interpretasi. karya-karya Mappiare . menjelaskan hermeneutika hermeneutika Gadamerian yaitu terdapat (Hik. harus mempunyai tujuan yang lebih pada sebuah pola lingkaran hermeneutik. Lingkaran tersebut terdiri dari pola naik hambatan dalam cara menemukan kembali turun antara bagian . dan keseluruhan tujuan asli penulis. Tipe riset hermeneutika . untuk memahami makna dalam sebuah teks sehingga maksud dan maknaa di balik pengalaman yaitu butir-butir peristiwa dan Preunderstanding makna-makna dipahami secara penuh. Tipe hermeneutika dibagi menjadi 8 . ihat yaituHermeneutika Gadamerian. Hermeneutika Hermeneutika Eksistensial Betti. Ontologis AuMartin HeideggerAy. Hermeneutika Teologis AuRudolf BultmannAy. Hermeneutika AuKarl-Otto Gambar 1. Lingkaran Hermeneutik Gadamerian (Alvesson &Skoldberg. ApelAy. Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. Bagian . ) berjudul Nilai-nilai Pribadi Ideal pemahaman kita pada keseluruhan dan Konseli dalam Serat Wulangreh. sebaliknya pengubahan pada pemahaman Hermemenutika kita terhadap keseluruhan . akan AuPaul RicoeurAy mengubah pemahaman kita pada bagian Palmer . Paul Ricoeur dalam dan seterusnya. Mappiare . antara part dan whole akan menghasilkan pemahaman hermeneutika yang mengacu balik pada yang melandasi makna . nderstanding of fokus eksegesis tekstual sebagai elemen underlying meanin. Hal ini menandakan distingtif dan sentral dalam hermeneutika. bahwa dalam proses interpretatif terjadi Yang di maksud dengan hermeneutika proses interaksi antara peneliti . adalah teori tentang kaidah-kaidah yang dan teks . memiliki kepentingan menata sebuah eksegesis, dengan kata lain, sebuah interpretasi teks partikular atau kepentingan, bahasa, dan budaya. Dapat IAontretation, kumpulan potensi tanda-tanda keberadaan yang dipandang sebagai sebuah teks. hermeneutik Gadamerian sebagai metode Hermeneutika adalah proses penguraian penafsiran teks masa lalu agar dapar yang beranjak dari isis dan makna yang dipahami pada masa sekarang melalui nampak ke arah makna terpendam dan siklus antara part dan whole dengan menggunakan bahasa sebagai alat utama Palmer dalam menafsirkan makna teks. Ricoeur membedakan antara simbol univokal dan Dalam bimbingan dan konseling. Simbol univokal adalah tanda hermeneutika Gadamerian digunakan dalam dengan satu makna yang ditandai, seperti penelitian konseling lintas budaya dengan simbol dalam logika simbol, sementara menggunakan media buku teks. Alasannya simbol equivokal adalah fokus sebenarnya karena mengandung kearifan lokal budaya dari hermeneutika. Karena hermeneutika Indonesia Penelitian Gadamerian harus terkait dengan teks simbolik yang memiliki multi-makna . ultiple meanin. , ia dapat membentuk kesatuan semantik yang memiliki . eperti dalam mito. makna konseling oleh Gumilang . berjudul permukaan yang betul-betul koheren dan Identifikasi Posisi Diri dan Sikap Dasar sekaligus mempunyai signifikansi lebih Konselor dari Teks Semar (Kajian Analisis Hermeneutika adalah sistem dimana Hermeneutik Gadamerian dan Prafitralia signifikansi mendalam diketahui di bawah kandungan yang nampak. Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. Moustakas . alam Mappiare: 2. penafsiran atas tindakannya sendiri dan analisis hermeneutika Ricoeur melibatkan tindakan orang-orang lain. bahwa teori empat kriteria yaitu . Pembatasan atau dibangun melalui penafsiran peneliti atas pendalaman pada makna, . Penguraian tafsiran tindakan agen/actor terteliti. pada beberapa hal dari maksud fikiran . , . Keperluan Analisis hermeneutika ganda adalah Alvesson menginterpretasi panduan, protokol, dan Skoldberg . , analisis hermeneutika teks, sebagai keseluruhan, keutuhan makna bersusun adalah metode yang melalui yang saling mengait, . Rentang universal penafsiran atas penafsiran . tidak dari sajian, yaitu potensialitasnya bagi interpretasi ganda, multiple interpretations. Giddens melainkan menjangkau penafsiran Dalam bimbingan dan konseling, tingkat tiga yaitu Autriple hermeneuticsAy atau hermeneutika Ricoeur digunakan dalam tingkat empat yaitu Auquadri hermeneuticsAy. penelitian konseling lintas budaya dengan Mappiare . latar penelitian karena mengandung kearifan lokal budaya hermeneutika bersusun adalah sangat luas. Indonesia menggunakan media buku teks. Alasannya Sebagaimana ganda/analisis hermeneutika bersusun dapat dilakukan dalam latar masyarakat umum Penelitian oleh Zubaidah . berjudul Telaah Konteks bimbingan dan konseling, atau Nilai-Nilai Pepatah Petitih Minangkabau dan Kontribusinya Dalam Pelaksanaan Alvesson dan Skoldberg . tahap Konseling. Hermeneutika Ganda hermeneutika ganda yaitu . pengamatan Mappiare . hermeneutika ganda dan catatan lapangan dilakukan secara . ouble hermeneuti. atau HG, dicetuskan komprehensif, utuh, namun terfokus. oleh Anthony Giddens, merupakan salah interpretasi bersusun dalam mana dilakukan satu subtype riset kualitatif yang menyakini perluasan pengertian teks demikian itu. Metode Giddens. HG, berlandaskan pada Ricoeurdalam bimbingan dan konseling filosofi yang menyakini bahwa fenomena pendidikan/sekolah. Dalam bimbingan dan konseling, interpretasi, bahwa manusia . gen/acto. penelitian konseling lintas budaya dengan Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. gabungan tipe riset lainnya. Misalkan . kuantitas, kualitas dalam mana pemaknaan At- yang memunculkan suatu konsep atau konstruk ditarik dari sekumpulan data Lembaga Pendidikan Formal Pada Pondok sesifat yang mendukungnya secara induktif. Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorej. namun tetaplah mengutamakan emic views. Etnografi interpretif, jenis lainya disebutkan Arifin berjudulImplementasi Tawazun Nilai-nilai Konseling (Studi hermeneutika dan etnografi. pula sebagai critical ethnography atau Etnografi postmodern ethnography menekankan pada Hanurawan . etnografi adalah . tau model atau rancangan dalam penelitian interpretasi, menekankan pada refleksi kualitatif yang pada awalnya berkembang kritik dan soal-soal representasi dan narasi. cukup pesat dalam bidang aantropologi Dalam bimbingan dan konseling, diawal abad 20. Johnson & Christensen . model etnografi adalah model penelitian konseling lintas budaya karena penelitian kualitatif yang memiliki tujuan dalam budaya masih terdapat percikan- mendeskripsikan karakteristik kultural yang paradigm berpikir, komunikasi,dll. Contoh sekelompok orang yang menjadi anggota penelitian etnografi dalam bimbingan dan sebuah kelompok masyarakat konseling adalah: Identifikasi Kepribadian Konselor menurut Perpektif Etnik Jawa di melakukan interpretasi terhadap manifestasi Kota Surakarta (Kajian Analisis Perpektif terbuka maupun manifestasi abu-abu dari Etnografi Kritik Eric From. suatu kebudayaan. Peneliti Alvesson Skoldberg Studi Kasus . Hanurawan . penelitian studi mengidenfitikasi 3 kategori tipe riset kasus adalah penelitian yang menggunakan etnografi yaitu: . etnografi Auberskala beragam metode dan beragam sumber data. luasAy atau Aufull scale ethnographyAy, . Ini berarti dalam penelitian studi kasus, etnografi kritik terfokus atau focused pendekatan metodologi . lat pengumpul critical ethnography, dan . etnografi dat. yang bersifat eklektik . enggunaan alat pengumpul data yang membantu tujuan ethnographies and interview. Mereka juga Johnson & Christensen . tujuan menjadi 2 jenis yaitu inductive ethnography penelitian studi kasus adalah deskripsi dan interpretive ethnography. Etnografi tentang konteks dan terjadinya suatu kasus. Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. Selain itu fokus utama juga dapat diarahkan hubungan alamiah dari tindakan di dalam pada pembahasan tentang tema, isu, dan alam semesta. Intersubyektifitas adalah implikasi yang ada pada suatu kasus. Selain konsep untuk menjelaskan hubungan dan itu fokus utama juga dapat diarahkan pada Relatedness to the wolrd merupakan bagian implikasi yang ada pada suatu kasus. Dalam bimbingan dan konseling, penelitian studi kasus digunakan untuk Kesimpulannya, meneliti gejala dan fenomena kasus yang Contoh penelitian etnografi dalam penelitian kualitatif yang berfokus pada bimbingan dan konseling adalah: Profil Siswa Korban Bullying (Kajian Studi Kasus memahami arti peristiwa dan kaitannya di SMA Amart. terhadap orang-orang yang berada dalam situasi tersebut. Fenomenologi Hanurawan . Dalam bimbingan dan konseling, penelitian fenomenologi digunakan untuk filsafat eksistensial yang berkembang di negara-negara Eropa Kontinental, seperti mengenai fenomena dalami peneliti di Prancis dan Jerman, dengan salah satu tokoh utamanya Edmund Husserl. Tujuan komprehensif menurut pengalaman subjek penelitian kualitatif dengan model atau rancangan fenomenologi adalah memahami esensi . tentang pengalaman dunia konseling adalah: Konsep Diri Siswa Autis terdalam individu . nner worl. tentang Sekolah Autis Jodipati (Kajian Analisis suatu fenomena berdasarkan perspektif Fenomenologi Empiri. sungguh-sungguh Contoh individu itu sendiri. Heidegger . alam Smith, dll: 2. konsep fenomenologi adalah mengenai orang yang selalu tidak dapat dihapuskan Metode Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif dalam Bidang Bimbingan dan Konseling Metode dari dalam konteks dunianya . erson-in- merupakan unsur yang sangat penting untuk contex. dan intersubyektifitas. Keduanya menemukan dan mengeksplorasi fenomena- Intersubyektifitas sebagai berikut: Metode . , tumpah tindih . ver-lappin. dan Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. Data Primer Observasi Kualitatif Johnson Wawancara Kualitatif Johnson Christensen Christensen wawancara adalah metode pengumpul data observasi kualitatif adalah observasi yang dilakukan oleh peneliti dalam setting menunjukkan peneliti sebagai pewawancara alamiah dengan tujuan mengeksplorasi atau mengajukan sejumlah pertanyaan pada menggali suatu makna. Selama proses observasi, peneliti perlu membuat field Mcleod . wawancara notes selama dan sesudah proses observasi berkenaan dengan peristiwa atau fenomena mengumpulkan data penelitian yang rinci penting yang ada dalam konteks penelitian dan subjek penelitian. memungkinkan terus-menerus pemantauan Johnson Christensen Kehadiran mengenai informasi yang dikumpulkan, dan menjabarkan 4 tipe observasi kualitatif peneliti memeriksa apa yang dikatakan oleh . participant as-observer, . observer as- Wawancara yang digunakan dalam participant, . complete observer. Lincoln penelitian kualitatif ialah in-depth interview Guba pemanfaatan observasi yaitu: . teknik informasi yang mendalam tentang makna secara langsung, . teknik observasi perilaku, persepsi, keyakinan, motivasi, dll. memungkinkan melihat dan mengamati diri Tohirin . dalam penelitian kualitatif, wawancara mendalam . ndepth intervie. peneliti mencatat peristiwa dalam situasi biasanya dilakukan secara tidak berstruktur. Data yang dikumpulkan melalui wawancara proporsional maupun pengetahuan yang langsung diperoleh dari data, . sering diperoleh melalui percakapan atau tanya terjadi ada keraguan pada peneliti, . teknik observasi memungkinkan peneliti wawancara memiliki banyak kelemahan mampu memahami situasi-situasi yang dan akan sangat sulit menulis sambil rumit, . dalam kasus-kasus tertentu melakukan wawancara serta sulit dibedakan dimana teknik komunikasi lainnya tidak mana data deskriptif dan mana data hasil dimungkinkan, observasi dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat. Oleh Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. instrumen pembantu alat perekam . ape topik pokok yang akan diungkap/digali dalam penelitian. Pertanyaan-pertanyaan Data Sekunder dalam fokus penelitian harus didukung oleh Dokumen-dokumen Kualitatif alasan-alasan yang jelas. Alasan-alasan Creswell . selama penelitian, sesuai dengan sifat penelitian kualitatif peneliti juga mengumpulkan dokumen- yang holistik, induktif, naturalistik sesuai dokumen kualitatif. Dokumen ini bisa gejala-gejala berupa dokumen public . eperti Koran, pertanyaan tersebut diajukan setelah ada makalah, laporan kanto. atau dokumen privat . eperti buku harian, diary, surat, merupakan bagian dari penelitian kualitatif. Misalnya, contoh pertanyaan dalam fokus penelitian adalah sebagai berikut: . Dokumen Resmi Johnson Christensen yang diteliti. Pertanyaan- Bagaimanakah dokumen resmi adalah segala sesuatu dalam psikis siswa inklusi di SD Autis Jodhipati? bentuk tulisan, foto, dan rekaman elektronik . Bagaimanakah deskripsi karakteristik yang diciptakan oleh institusi organisasi fisik siswa inklusi di SD Autis Jodhipati? . Dokumen Tahap Memilih Tipe Penelitian Penelitian kualitatif memiliki banyak didalamnya termasuk materi audio visual Terkadang khalayak menggunakan (Creswell, 2. Data ini bisa berupa foto, objek-objek seni, videotape, atau segala penelitian deskriptif saja tanpa menyebut jenis suara/bunyi. dengan tegas tipe penelitian kualitatif mana yang akan digunakan dalam penelitian. Hal Tahap-Tahap Penelitian Kualitatif Dalam Bimbingan dan Konseling Tahap Identifikasi dan Memfokuskan Penelitian Suatu penelitian selalu berawal dari bisa dikatakan spesifik karena penelitian kualitatif memiliki ciri khas tersendiri yaitu fokus dengan tipe riset yang berbeda satu dengan yang lainnya. Misalnya, contoh merumuskannya dalam bentuk pertanyaan pemilihan tipe penelitian kualitatif seperti penelitan yang penggambarannya harus jelas mengenai hal yang ingin diteliti oleh berjudul AuIdentifikasi Posisi Diri dan Sikap calon peneliti. Dalam penelitian kualitatif. Dasar Konselor dari Teks Semar (Kajian rumusan masalah namanya fokus penelitian Analisis Hermeneutik Gadameria. Ay. tersebut memang tidak salah tetapi belum Gumilang pertanyaan-pertanyaan yang mengacu pada cakupan atau topic155 Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. penyorotan secara tajam atau sermat. Tahap Pengumpulan data Penelitian memeriksa perbedaan dan persamaan, dan Pengumpulan data dilakukan dengan cara menginterpretasikan pola-pola atau tema- studi pendahuluan . tudi pra-lapanga. , tema yang bermakna. Kebermaknaan dalam analisis data kualitatif adalah ditentukan oleh maksud dan tujuan khusus suatu wawancara semi terstruktur, dokumentasi. Dalam membangding-bandingkan, proyek penelitian yang sedang dilakukan. Display Data pengumpulan data dapat dipilih salah daru Data Collection atau bisa dipilih lebih dari satu secara Pemilihan lebih dari satu dalam Conclusion: Conclusi drawing/ve /verifyi penelitian kualitatif dimungkinkan karena penelitian kualitatif merupakan penelitian memiliki variasi metode termasuk dalam Data Reduction hal pengumpulan data. Tahap Analisis dan Interpretasi Data Miles dan Huberman . secara umum, terdapat tiga jalur analisis data Gambar 2. Analisis Data Kualitatif (Miles dan Huberman: 1. Display kualitatif yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Reduksi data Reduksi pengabstrakan dan transformasi data kasar transformasi data yang masih kasar dari yang muncul dari catatan-catatan tertulis di hasil pengumpulan data dilapangan. Selama Penyajian data adalah kegiatan berlangsung, peneliti melakukan reduksi selanjutnya seperti meringkas, mengkode. Penarikan mengelompokkan hasil sesuai dengan fokus kesimpulan adalah dimana peneliti terus Hal ini terus dilakukan saat menarik kesimpulan pada saat di lapangan. penelitian, sesudah penelitian, dan tahap Mappiare . kegiatan analisis penyusunan laporan akhir penelitian. Oleh tema-tema karena itu, reduksi data bertujuan untuk Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. Dalam merefleksi, perlu kehati-hatian agar mengarahkan, memartisi dan membuat tidak mengarang cerita yang sebetulnya temuan di lapangan yang tidak relevan, dan tidak ada di lapangan atau mengada-ngada mengorganisir data agar dapat direfleksi, dengan menambahkan data yang tidak verifikasi, dan pengambilan kesimpulan penting dan tidak didukung. Selanjutnya yang tepat sesuai dengan fokus penelitian. Penyajian data sebagai sekumpulan informasi yang tersusun serta memberi . engambilan kesimpulan/verifikasi dengan menggolong-golongkan ke proses kategorisasi/tema sesuai fokus penelitian. KESIMPULAN Peneliti memaparkan hasil Penelitian kualitatif merupakan temuan di lapangan ibarat seperti Auair yang penelitian saintifik yang objektivistik mengalirAy tanpa dikelompokkan terlebih Ketika melakukan penyajian data, peneliti lebih mudah dalam memahami dan nantinya mengelompokkan data dalam tema/kategori. Dengan penyajian data, peneliti bisa bekerja lebih dan berorientasi pada metode refleksif. Tujuan eksplorasi data, deskripsi data, dan eksplanasi data. Dalam bimbingan dan konseling, penelitian kualitatif sangat cepat dan tepat dalam pengkodean dan pengambilan keputusan berdasarkan fokus melihat gejala fenomenal-fenomena riil Penyajian data tidak terpisahkan di lapangan seperti fenomena siswa dari analisis data penelitian kualitatif. Penyajian Tetapi sebagaimana reduksi data juga bagian dari realitasnya, penelitian kualitatif hanya Penyajian data dalam penelitian kualitatif pada umumnya yaitu matrik, grafik, bagan, dan teks naratif. Penarikan kesimpulan/verifikasi penelitian kualitatif. Penarikan kesimpulan peneliti dan praktisi bimbingan dan konseling cenderung memilih penelitian Oleh karena itu, sudah saatnya penelitian kualitatif dijadikan refleksi data. Hasil paparan data tersebut di kualitatif memiliki kekhasan yang unik refleksikan dengan melengkapi kembali sesuai dengan perpektif peneliti. berdasarkan kerjadian nyata di lapangan. Diterbitkan Oleh: http://ejournal. stkipmpringsewu-lpg. id/index. php/fokus Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung Jurnal Fokus Konseling Volume 2 No. Agustus 2016 Hlm. DAFTAR PUSTAKA