Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK Nurkafidz Nizam Fahmi1. Nuril Afifal Wahyu2 E-mail: fahminizam26@gmail. com1, nafifalwahyu16@gmail. Universitas KH. Mukhtar Syafaat Blokagung Banyuwangi Abstrak Sekolah Ramah Anak menjadi hal yang bisa diterapkan untuk meningkatkan pendidikan karakter. Sekolah Ramah Anak perlu diterapkan secara maksimal oleh seluruh komponen pendidikan demi memenuhi hak peserta didik. Moral peserta didik yang terlihat belum diterapkan dengan baik di ruang lingkup sekolah, moral sangatlah penting untuk membuat pribadi menjadi lebih baik. Dengan demikian, maka dibutuhkanlah revolusi pendidikan sebagai upaya pembaruan sistem pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mampu menghargai dan memenuhi hak anak. Tujuan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah: . Untuk mengetahui definisi dari Manajemen Sekolah Ramah Anak (SRA) . Untuk mengetahui secara nyata bagaimana dampak Kompetensi pada peserta didik setelah diterapkannya sistem SRA di SD Darussalam Blokagung. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriftif. pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan Analisis deskriptif sendiri merupakan metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya kemudian disusun,diolah untuk dapat memberiikan gambaran mengenai masalah yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah terdapatnya dua aspek yang mencakup tentang sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung. Kedua unsur tersebut mencakup tentang Manajemen sekolah ramah anak (SRA) yaitu meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan Adapun kendalanya meliputi fasilitas dan keadminsitrasian. Dan solusinya dengan cara mengedukasi dan memotivasi seluruh lini yang bersangkutan pada pelaksanaan sekolah ramah anak Kata Kunci: Manajemen Sekolah Ramah Anak. Kompetensi Abstrack Child-Friendly Schools are something that can be implemented to improve character Child-Friendly Schools need to be implemented optimally by all educational components in order to fulfill students' rights. It seems that the morals of students have not been implemented well within the scope of the school. Morals are very important to make individuals better. Thus, an educational revolution is needed as an effort to reform the education system to create a learning environment that is able to respect and fulfill children's rights. The objectives set in this research are: . To find out the definition of Child Friendly School Management (SRA) . To find out in real terms the impact of Competency on students after implementing the SRA system at SD Darussalam Blokagung. This research uses descriptive qualitative analysis. Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Researchers collected data using observation, interviews and documentation methods. Descriptive analysis itself is a research method by collecting actual data and then compiling and processing it to provide an overview of the existing problem. The results of this research are that there are two aspects that cover child-friendly schools at SD Darussalam Blokagung. These two elements cover child-friendly school management (SRA), namely planning, organizing, implementing and evaluating. The obstacles include facilities and administration. And the solution is to educate and motivate all lines concerned in implementing child-friendly schools Keywords: Child-Friendly Schools management. Competence PENDAHULUAN Salah satu dasar penyusunan Kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA) adalah untuk menjawab, menjamin, dan melindungi hak-hak anak serta memastikan bahwa lembaga pendidikan dapat memfasilitasi pengembangan minat, bakat, dan kapasitas Selain itu. SRA bertujuan untuk mengajarkan anak-anak untuk hidup dalam lingkungan yang inklusif, menghargai satu sama lain, dan bekerja bersama demi kemajuan dan perdamaian. Lembaga pendidikan diharapkan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan spiritual. Dalam undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 5 bahwa AuSetiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutuAy. Anak juga juga sepatasnya mendapatkan pendidikan yang aman dan jauh dari kekerasan sebagaimana komitmen pemerintah yang terdapat dalam undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 yaitu dalam tentang perlindungan anak Pasal 1 Nomor 33 Pasal 54 Ayat . bahwa Au Anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan pendidik,tenaga kependidikan,aparat pemerintah, dan/ masyarakat. Sekolah ramah anak tentunya melibatkan kompetensi yang ada pada peserta didik, kompetensi sendiri ialah suatu aspek yang terkait dengan kapasitas dan keahlian personal dalam mencapai hasil yang diinginkan. (International Organization for Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Standardization, 2. Keterampilan tidak hanya melibatkan pengetahuan, sikap, dan kemampuan praktis, melainkan juga perlu disesuaikan dengan tuntutan kontekstual dan keadaan lingkungan, seperti yang dikemukakan oleh Musfah . 1: . Kompetensi diartikan sebagai kapabilitas personal yang mencakup pemahaman, keahlian teknis, dan orientasi mental yang tercermin dalam hasil karya yang signifikan bagi individu dan konteks sosialnya. Namun yang terpenting adalah dengan adanya pendidikan dapat membentukn karakter religius pada peserta didik terlebih peserta didik pada sekolah yang berasa di pesantren (Rosid dan Alfaruq, 2. Hal mendasar dalam sekolah ramah anak adalah mengubah paradigma berpikir orang-orang dewasa disekolah untuk berubah menjadi manusia manusia ramah. Sebagaimana Allah berfirman dalam al-QurAoan Surat Ali Imran, . AaI I IA AIA AI I IA Aa I s a Na a IA aAI I IA a A E aCEA AE aO Ia aA I aaEa IIA a A AaUc aEOA a A aEIe acO aII aOEA a A aaEaIo aOEaO aEIA a AcEE EIA a aI aa I aIA AO aO IN II a IaE II ao Aa II A OacE IE EO NcEEai a acI NcEE aaO IEI OEaEa IA AOA a a a a ca a a a a aa a a a a a a a aa Artinya: AuMaka, berkat Rahmat Allah engkau (Nabi Muhamma. berlaku lemah lembut terhadap mereka. Seandainya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka akan menjauh dari sekitarmu. Oleh karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam segala urusan . Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-NyaAy(Ali Imran, 3:. Ayat di atas mengindikasikan bahwa berkomunikasi dengan lemah lembut dan bijaksana merupakan metode yang optimal dalam membangun ikatan keluarga yang Proses pendidikan yang masih menempatkan murid sebagai objek dan memberikan otoritas mutlak pada guru dapat mengakibatkan penurunan potensi yang signifikan pada para peserta didik. Kejadian intimidasi di lingkungan sekolah atau madrasah dapat dengan mudah menghasilkan dampak yang merugikan, termasuk gangguan emosional, kesedihan, bahkan trauma, yang berpotensi mengurangi rasa nyaman dan kepercayaan terhadap lingkungan pendidikan. Selain itu, kurikulum dan metode pembelajaran masih terfokus pada pencapaian tujuan kognitif semata. Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Dampaknya, pengembangan karakter tidak diberikan prioritas yang cukup, dan pengawasan terhadap proses pendidikan menjadi kurang efektif. SD Darussalam adalah salah satu institusi yang telah menerapkan Prinsip Sekolah yang Berkesinambungan Anak dari beberapa institusi yang terletak di Karena itu, peneliti merasa tertarik untuk mengkaji tentang Pengelolaan Institusi Sekolah yang Memperhatikan Kesejahteraan Anak dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di SD Darussalam Blokagung Banyuwangi. METODE PENELITIAN Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini yakni melalui pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk meninjau jenis strategi penyelidikan yang melibatkan pengamatan kesimpulan dari pengamatan, pemahaman konsep, teori, karakteristik, kasus, simbol, dan bahkan penelitian meja pada fenomena tertentu. terfokus dan multimodal, objektif dan komprehensif. menggunakan beberapa metode, menyempurnakan kualitas, dan dikomunikasikan dengan cara yang mudah. Hal ini sesuai dengan pendapat Yusuf . Penelitian ini akan mendeskripsikan dan mengkaji secara mendalam permasalahan yang berhubungan dengan pengelolan mutu dalam meningkatkan mutu santri. Adapun penelitian yang digunakan pada penelitian adalah penelitian Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dikhususkan untuk memberikan gejala dan fakta atau kejadian-kejadian secara akurat dan sistematis, mengenai daerah tertentu atau sifat-sifat populasi. Melalui penelitian ini, peneliti berusaha mengungkapkan secara mendalam. Data yang dikelompokkan pada penelitian ini sifatnya deskriptif yaitu penjelasan secara faktual terkait manajemen pendidikan pesantren dalam meningkatkan kompetensi santri. Data yang terdapat dalam penelitian ini berupa kata yang di ucapkan oleh informan sesuai dengan yang ada di lapangan, dipikirkan, dirasakan, dan yang dialami oleh informan sumber data. Sesuai dengan penelitian ini, nantinya peneliti akan mencari data-data deskriptif Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di SD Darussalam Blokagung Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Penelitian ini sedang dilakukan di SD Darussalam Blokagung Banyuwangi. Jawa Timur. Kehadiran peneliti pada penelitian sangatlah utama seperti yang dikatakan Patton . , bahwa ada dua teknik pengambilan sampel peserta dalam penelitian Pertama, pengambilan sampel probabilitas acak melibatkan pemilihan sampel secara acak dari populasi sambil memperhitungkan jumlah sampel untuk memastikan bahwa sampel dapat digeneralisasi ke populasi. Kedua, pengambilan sampel yang disengaja melibatkan pemilihan sampel berdasarkan tujuan penelitian tanpa mempertimbangkan potensinya untuk generalisasi. Pernyataan atau pernyataan palsu yang tidak sesuai dengan informasi yang diberikan serta dipengaruhi oleh waktu dan uang yang telah ditahan sejak dimulainya penelitian. Hal tersebut disebabkan oleh fakta bahwa mayoritas proyek penelitian memiliki makalah penelitian berkualitas amat buruk, bahkan ketika mereka adalah proyek penelitian kualitatif. Ketepatan waktu makalah penelitian tidak selaras dengan tujuan yang diharapkan para peneliti untuk dicapai, dan tidak mungkin menggunakan banyak waktu dengan jumlah uang yang sangat besar. Subyek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling ini adalah teknik mengambil informan atau narasumber dengan tujuan tertentu sesuai dengan tema penelitian karena orang tersebut dianggap memiliki informasi yang diperlukan bagi penelitian. Dalam hal ini peneliti memilih informan yang dianggap mengetahui permasalahan terkait manajemen sekolah ramah anak dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di SD Darussalam Balokagung Banyuwangi yang akan dikaji serta mampu memberikan informasi yang dapat dikembangkan untuk memperoleh data. Penentuan penelitian ini adalah Kepala sekolah . Guru dan Siswa Sumber data primer adalah informasi yang dimasukkan dalam analisis masalah penelitian tertentu. Dalam hal ini, data primer ialah informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti wawancara. Didalam penelitian tersebut, wawancara yang dilakukan bekerja sama dengan peneliti/penyelidik, administrator sekolah/pondok pesantren, gurus/pengurus, dan siswa/santri. Tujuan wawancara ini adalah untuk Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. mengumpulkan informasi yang akurat tentang tanggapan pendapat responden dengan kualitas kualitatif. Selain itu, data awal diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Sedangkan sumber data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data melalui pengumpulan data, seperti lewat dokumen atau lewat orang lain. Data pada penelitian ini yaitu berupa sejarah SD Darussalam Blokagung Banyuwangi, visi dan misi, kegiatan santri serta berbagai lembaga-lembaga penunjang kompetensi peserta didik yang relevan yang berkaitan dengan pembahasan dalam penelitian ini. Analisis data adalah suatu proses sistematis pengumpulan data dari wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian mengorganisasikan data tersebut ke dalam kategori-kategori dan memilih apa yang penting dan apa yang akan dipelajari, serta membuat kesimpulan yang mudah dipahami diri sendiri ataupun orang lain dan hal ini sesuai dengan ungkapan Sugiyono . Dalam penelitian ini proses analisis data dilakuka secara berkesinambungan dari awal hingga akhir, baik di dunia nyata maupun di luar dunia nyata, dengan menggunakan metode seperti yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yang berupa: reduksi data, penyajian informasi, dan data yang terorganisir, terfokus, serta tersusun secara sistematis. Kemudian agar usaha pengumpulan data dari SD Darussalam Blokagung Banyuwangi bisa menghasilkan data yang maksimal, perlu ditentukan teknik pengumpulan data yang akurat. Prosedur yang digunakan yaitu dengan observasi, interview atau wawancara, dan dokumentasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Proses Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik di SD Darussalam Blokagung Banyuwangi Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan SD Darussalam Blokagung Banyuwangi mengenai manajemen sekolah ramah anak dalam meningkatkan kompetensi peserta didik, penulis terjun di lapangan dengan cara mencari data yang didapat melalui observasi semi partisipan, wawancara semi terstruktur dan Pada bagian ini akan membahas mengenai yang berkaitan data yang Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. sudah ditemukan dilapangan dengan teori yang relevan, pembahasan akan dirinci sesuai bedasarkan fokus penelitian yang sudah ditemukan sebagai berikut: Perencanaan (Plannin. Perencanaan Sekolah ramah anak ini merupakan suatu sistem yang diterapkan di SD Darussalam Blokagung, guna untuk menjalankan sistem yang nyaman dan ramah untuk peserta didik, dan adanya program ini juga ada intruksi dari pengasuh dan yayasan pondok pesantren Darussalam Blokagung, salah satu cara untuk mengembangkan kompetensi siswa-siswi SD Darussalam Blokagung. Sosialisasi dilakukan pihak-pihak terkait dalam rangka memberikan layanan infornmasi yang memadai kepada pihak yang menererima seperti siswa itu Sosialisasi pertama biasanya diberikan pemerintah kepada sekolah, kepala sekolah, tim pengembangan, dan guru penggerak. sosialisasi dari kepala sekolah kepada guru-guru dan siswa. sosialisasi dari guru kepada sosialisasi dari kepala sekolah kepada orangtua dan masyarakat. Tujuan dilakukannya sosialisasi adalah untuk menyamakan visi dan misi dalam rangka pembentukan sekolah ramah anak dan menciptakan ruang bagi anak untuk membahas perencanaan kebijakan, pembelajaran, pengawasan, dan perlindungan pengaduan di sekolah sesuai tingkat kematangan anak. Konsultasi. Selaras dengan pertanyaan sebelumnya yaitu sosialiasi, maka tahap perencanaan selanjutnya yakni konsultasi terhadap anak ataupun semua pihak yang bersangkutan dengan sekolah ramah anak. Di SD Darusalam Blokagung juga terdapat Lembaga yang menampung perkonsultasian dan sosial yaitu LSD (Lembaga Sosial Darussala. dan LBKD (Lembaga Bimbingan Konseling Darusala. Pengorganisasian (Organizin. partisipasi kepala sekolah, komite, orang tua dan siswa memiliki peran yang sangat penting dan memiliki peran yang strategis dalam membangun dan membentuk berbentuk berbagai prasyarat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan SRA ini. Semua yang berpatisipasi ini berkomitmen untuk mengembangkan Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. sekolah ramah anak dengan menciptakan program atau kebijakan tentang sekolah ramah anak. Kepala sekolah beserta komite dan siswa membentuk tim pelaksana sekolah ramah anak yang bertugas mengoordinasi pengembangan, sosialisasi. Menyusun, melaksanakan, dan mengevaluasi sekolah ramah anak. Pencapian tujuan program SRA ditentukan oleh Kerjasama tim yang melibatkan semua komponen didalam sekolah. Oleh karena itu sekolah merupakan ssebuah sistem yang mana terdapat komponen-komponen didalamnya sehingga apabila salah satu komponen tersebut tidak bekerja maka akan mempengaruhi ketidak omptimalnya sistem. Mengidentifikasi potensi, kapasitas, kerentanan, dan ancaman disekolah Dalam hal ini semua yang berkomitmen dan semua lingkup ikut andil dalam mengidentifikasi sebuah problem yang dialami oleh peserta didik. Khusunya terkait dengan kekerasan, bullyng, dan sesuatu yang menjadikan tidak kenyamanannya siswa disekolah. Pengorganisasian . SD Darussalam Blokagung memiliki struktur organisasi terkait dengan sekolah ramah anak yang didalamnya terdapat pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab yang berbeda beda. Dengan adanya struktur organisasi memudahkan sekolah untuk mencapai tujuan program sekolah ramah anak dalam hal meningkatkan kompetensi peserta didik Pengawasan (Controllin. Pelaksanaan manajemen pengorganisasian sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagug untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dengan cara: Rapat pengondisian yang aktual artinya baik kepala sekolah atau komite yang bersangkutan senantiasa meninjau kegiatan dan perkembangan peserta didik SD Darusalam Blogaung dalam meningkatkan kompetensi dibidangnya. Bila suatu hari terdapat hal-hal yang sifatnya mendadak seperti kegiatan tersebut belum berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan dan tidak ada dalam program sekolah ramah anak, maka komite sekolah akan membuat keputusan Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. yang sesuai dengan mempertimbangkan kemaslahatan guna untuk mencari jalan Pelaksanaan (Actuatin. Dalam hal pelaksanaan sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagug ini, tim pengembangan dan seluruh pihak yang terkait melaksanakan programprogram sekolah ramah anak yang sudah dirapatkan dan dikonsep. Pada tahap ini subjek utama yaitu peserta didik. Dan dibutuhkan juga komitmen antara semua komite sekolah, kerja sama tim, dan membangun jejaring . dengan warga sekolah. Pelaksanaan program sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung yang sudah dikonsep dan dirancang sedemikian rupa ini meliputi Penataan fisik sekolah. Penataan psikis sekolah. Penataan pembelajaran, pengaduan, dan penanaman nilai-nilai karakter. Pengawasan (Controllin. Pada tahap ini, tim pengembangan melaksanakan proses pemantauan dan evaluasi atas rencan aksi Gerakan sekolah sehat, aman, dan ramah anak. Evalusi dan pemantauan ini di SD Darussalam Blokagug diselenggarakan pada rapat bulanan yang kemudian tim dari SD Darussalam Blokagung mengevalusaikan dan melaporkan ke Yayasan pondok pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi dalam acara rapat bulanannya. Kendala dan Solusi terhadap kompetensi peserta didik dengan adanya sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung Banyuwangi. Kendala Sebagaimana temuan-temuan di atas, dengan melihat data hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti, dapat di ketahui SD Darussalam Blokagung telah merealisasikan program sekolah ramah anak. seperti yang telah dijabarkan diatas. SD Darussalam Blokagung telah mengupayakan program sekolah ramah anak dengan berbagai hal yang tidak lain untuk menciptakan program ini tercapai dengan tujuan yang diharapkan. Meskipun sekolah telah Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. mengupayakan atas berjalannya program ini dengan sebaik mungkin masih dikatakan belum optimal Seperti lingkungan sekolah, fasilitas sekolah dan suasana sekolah. Hal ini juga terkadang akan menjadi penghambat kepada peserta didik. Adapun sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung juga terdiri dari beberapa siswa yang sebagian menempat di pondok pesantren dan sebagian yang lain adalah penduduk setempat. Solusi SD Darussalam Blokagung dalam mengatasi kendala dan masalah yang menyangkut dengan sekolah ramah anak segera mungkin untuk mentindak Meskipun SD Darussalam Blokagung terdapat kendala dari fisik sekolah atau fasilitas sekolah yang menjadi penghambat jalannya program sekolah ramah ini, masih berjalan sesuai dengan konsep sekolah ramah anak. KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan mengenai manajemen sekolah ramah anak dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di SD Darussalam Blokagung bahwa: Proses manajemen sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung merujuk pada 4 komponen dasar yaitu antara lain: perencanaan (Plannin. , (Organizin. , (Actuatin. , (Controllin. Perencanaan Perencanaan Program Sekolah Ramah Anak di SD Darussalam Blokagung meliputi: . Melakukan sosialiasi, . Konsultasi, . Membentuk kebijakan sekolah ramah anak, . Membentuk tim pelaksana, . Mengidentifikasi potensi, kapasitas, kerentanan, dan ancaman disekolah b. Pengorganisasian Pengorganisasian di SD Darussalam Blokagung memiliki struktur organisasi terkait dengan sekolah ramah anak yang didalamnya terdapat pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab yang berbeda beda. Pelaksanaan Pelaksanaan program sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung meliputi . Penataan fisik sekolah, . Penataan psikis sekolah, . Penataan pembelajaran, . Pengaduan, . Penanaman nilai-nilai karakter dan seni budaya, . Pendidik dan tenaga kependidikan Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik Nurkafidz Nizam Fahmi. Nuril Afifal Wahyu Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 244-254. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. yang terlatih. Pengawasan Pada langkah pengawasan sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung, melakukan pemantauan atas rencana aksi gerakan sekolah sehat, aman , ramah anak, dan menyenangkan sebelum melakukan pengevaluasian serta rapat bulanan yang di ikuti oleh seluruh unit yayasan pondok pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Terdapat beberapa kendala dalam menjalankan program sekolah ramah anak di SD Darussalam Blokagung, yaitu melliputi: . Kendala dalam fasilitas, . Kendala keadministrasian. Adapun Solusi dalam mengatasi kendala tersebut yaitu dengan cara mengedukasi dan memberikan motivasi kepada peserta DAFTAR PUSTAKA