Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. Penyuluhan Tentang Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Program Keluarga Berencana (KB) dengan Pasangan /Wanita Usia Subur di Klinik Pratama Tanjung Sharfina Haslin1*. Rinawati Sembiring2 . Friska Megawati Sitorus3 Universitas Sari Mutiara Indonesia. Kota Medan. Sumatera Utara. Indonesia *penulis korespondensi : sharfinahaslin97@gmail. Abstrak. Pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi dan tidak terkendali akan berdampak negatif terhadap aspek kehidupan seperti bidang sosial, ekonomi, maupun politik dan pada akhirnya akan menghambat kegiatan pembangunan nasional. Salah satu alternatif yang digunakan adalah dengan kegiatan penyuluhan program KB. Tujuan program KB yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak melalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia serta terciptanya penduduk yang berkualitas, sumber daya manusia yang bermutu dan meningkatknya kesejahteraan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman tentang penting pelaksanaan program KB di Klinik Pratama Tanjung. Metode kegiatan berupa penyuluhan dengan ceramah interaktif. Hasil kegiatan dihadiri oleh 18 peserta, dimana 50% diantaranya tidak mengikuti program KB. Terdapat faktor-faktor yang menyebabkan tidak terlaksananya program KB seperti kurangnya pengetahuan orang tua mengenai KB, biaya KB yang relatif mahal, dan adanya efek samping yang ditimbulkan. Abstract. Uncontrolled population growth will have a negative impact on aspects of life such as the social, economic, and political fields and will ultimately hamper national development activities. One alternative that is used is the family planning program extension activities. The purpose of the family planning program is to improve the welfare of mothers and children through birth control and population growth control in Indonesia as well as the creation of a quality population, quality human resources and increasing family This service activity aims to provide education and understanding about the importance of implementing the family planning program in Klinik Pratama Tanjung. The method of activity is counseling with interactive lectures. The results of the activity were attended by 18 participants, of which 50% did not participate in the family planning program. There are factors that cause the family planning program not to be implemented, such as the lack of parental knowledge about family planning, the relatively high cost of family planning, and the side effects it causes. Historis Artikel: Diterima: 19 Juli 2023 Direvisi: 29 Juli 2023 Disetujui: 07 Agustus 2023 Kata Kunci: Penyuluhan. KB. Deli Serdang PENDAHULUAN Program Keluarga Berencana (KB) adalah program nasional yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan ibu, anak dan keluarga, serta bangsa dan negara. Menurut WHO. KB adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval kehamilan, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami istri dan menentukan jumlah anak dalam keluarga (Marhaeni dkk, 2. Program Keluarga Berencana (KB) menurut Undang-Undang No 52 Tahun 2009 adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melaui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Menurut Handayani . , tanpa gerakan KB yang makin intensif maka manusia akan terjebak pada kemiskinan, kemelaraan, dan kebodohan yang merupakan malapetaka manusia yang paling dahsyat dan mencengkam (Oviana & Putri. Kebijakan program keluarga berencana (KB) terutama ditujukan untuk menurunkan angka fertilitas dengan mengenalkan program penjarangan kelahiran dan peningkatan kesejahteraan para ibu yang berguna untuk membangun pertumbuhan ekonomi yang lebih baik serta mampu menciptakan keluarga yang berkualitas dan sejahtera dengan tingkat kelahiran dapatterkendali (Oviana & Putri, 2. Menurut Audina & Aida, . , cakupan peserta KB baru dan KB aktif di Indonesia pada tahun 2014 Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. dengan jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 47. 002 sedangkan peserta KB baru sebanyak 961 khususnya AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahi. Di Indonesia cakupan berKB masih sangat didominasi oleh kaum wanita tetapi hanya suntik dan pil. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan program Keluarga Berencana (KB), namun program tersebut mulai melemah dari berbagai sudut pandang, mulai dari pencapaian peserta KB yang mengalami penurunan, dan juga kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya program tersebut sebagai keperluan Kesehatan serta kesejahteraan di masa yang akan datang. Berbagai macam hambatan terjadi pada tingkat daerah, kelurahan. RT/RW, atau bahkan dari masyarakat sendiri. Pengetahuan minim terkait program tersebut menjadikan timbulnya rasa kurang tertarik masyarakat untuk ikut serta dalam program KB (Istiadi & Weni. Menurut Zia . , terdapat beberapa faktor yang menyebabkan individu tidak menggunakan metode atau alat KB seperti faktor kesuburan . ramenopause dan histerektom. , keinginan untuk memiliki banyak anak, efek samping dari kontrasepsi, sedangkan pada pria karena faktor kesuburan, individu dan pasangan menolak, larangan agama, kurang pengetahuan, jarak jauh dari ke tempat pelayanan KB, biaya yang relatif mahal dan merasa tidak nyaman. Sehingga perlu dilakukan penyuluhan tentang KB di Klinik Pratama Tanjung Kec. Deli Tua. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat khususnya keluarga pasangan usia subur tentang pentingnya pengetahuan tentang KB. METODE Metode pelaksanaan yang digunakan untuk penyuluhan AuPenyuluhan Tentang Pemilihan Alat Kontrasepsi pada Program Keluarga Berencana (KB) dengan Pasangan /Wanita Usia SuburAy ini merupakan serangkaian proses kegiatan yang dilaksanakan secara sistematis dan terencana yang meliputi tahapan berikut Dari Tahapan AeTahapan diatas dapat di deskripsikan sebagai berikut Kajian masalah melalui aspek teori/jurnal pendukung, adanya fenomena dan penetapan masalah Alternatif penyelesaian masalah melalui kegiatan penyuluhan Survei kelompok sasaran yaitu masyarakat khususnya keluarga di Dusun II Desa Mekar Sari Perencanaan Kegiatan dengan penentuan topik, pembagian tugas tim, mempersiapkan proposal Pelaksanaan kegiatan dengan rangkaian acara seperti pembukaan kegiatan dan kata sambutan, penyampaian materi oleh narasumber, diskusi, tanya jawab dan dokumentasi serta penutup Evaluasi kegiatan dengan mengevaluasi dampak sebelum dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian Penyusunan laporan kegiatan masyarakat Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif menggunakan LCD Proyektor, tanya jawab, diskusi dan pemberian pertanyaan terbuka kepada masyarakat. Kegiatan diawali dengan pemberian pertanyaan berkaitan dengan jumlah anak pada masing-masing peserta. Pemberian materi penyuluhan tentang KB (Definisi KB. Tujuan KB. Ruang Lingkup KB. Jenis- jenis Metode KB). Kegiatan ini dilakukan secara luring di Klinik Pratama Tanjung dengan menerapkan protokol kesehatan, kegiatan ini dihadiri sebanyak 18 Rangkaian kegiatan penyuluhan dimulai dari pukul 09. 00 Ae 12. 00 WIB. Kegiatan penyuluhan ini menghadirkan nara sumber yang kompeten dibidangnya yaitu Dosen Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Keluarga Berencana. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. HASIL DAN PEMBAHASAN Program Keluarga Berencana menurut UU No. 10 Tahun 1992 . entang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahter. adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan Usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil. Bahagia, dan sejahtera. Tujuan program KB yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga kecil yang Bahagia dan sejahtera melalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia serta terciptanya penduduk yang berkualitas, sumber daya manusia yang bermutu dan meningkatknya kesejahteraan keluarga. Menurut Priyanti & Agustin . , terdapat beberaca metode dalam menjalankan program KB yaitu: Metode Sederhana KB Alami: metode kalender, metode suhu basal, metode lendir serviks, metode sim Coitus Interuptus Dengan Alat Mekanisme/Barier: kondom, barrier intra vaginal, spermisida Metode Modern Kontrasepsi hormonal: Oral kontrasepsi . il KB), suntikan/injeksi . Depoprovera. Depogesto. , impant/subkutis Intra Uteri Devices (IUD/AKDR) Sterilisasi: pada Wanita . , pada pria (Vasektom. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri oleh 18 peserta yang didominasi oleh pada Wanita/Ibu. Dari peserta yang hadir terdapat 50% tidak mengikuti program KB. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor seperti masyarakat masih menyakini banyak anak banyak rejeki, biaya KB yang relative mahal, adanya efek samping yang ditimbulkan dan ada beberapa keluarga yang anaknya berjenis kelamin perempuan semua dan laki-laki semua. Menurut Zia . , terdapat beberapa faktor yang menyebabkan individu tidak menggunakan metode atau alat KB seperti faktor kesuburan . ramenopause dan histerektom. , keinginan untuk memiliki banyak anak, efek samping dari kontrasepsi, sedangkan pada pria karena faktor kesuburan, individu dan pasangan menolak, larangan agama, kurang pengetahuan, jarak jauh dari ke tempat pelayanan KB, biaya yang relatif mahal dan merasa tidak nyaman. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa masyarakat terutama keluarga memahami tentang pentingnya mengikuti program Keluarga Berencana (KB), adanya faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan progran KB di Klinik Pratama Tajung Desa Mekar Sari Kec. Deli Tua, seperti masyarakat masih menyakini banyak anak banyak rejeki, biaya KB yang relative mahal, adanya efek samping yang ditimbulkan dan ada beberapa keluarga yang keturunannya berjenis kelamin perempuan semua dan laki-laki semua. Journal Abdimas Mutiara Journal Abdimas Mutiara 07 Agustus 2023. Vol. 5 No. http://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM abdimasmutiara@gmail. DAFTAR PUSTAKA