Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi. Desain. Seni Budaya Volume. No. 1 Februari 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 DOI: https://doi. org/10. 62383/filosofi. Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Suci Silvia Ningsih Universitas Negeri Padang Herlinda Mansyur Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka. Air Tawar Barat. Padang. Indonesia Korespondensi penulis: sucisilvian@gmail. Abstract: This study aims to reveal and describe the process of implementing dance self-development at SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. This type of research is qualitative research with descriptive methods of analysis. The research instrument is the researcher himself and is assisted by supporting tools such as stationery and cameras. Data were collected through observation techniques, interviews, literature studies, and The analyzing steps are carried out through data collection, data reduction, data presentation and data verification. The results showed that the self-development of dance at SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan was carried out through the planning, implementation and evaluation stages. Planning is carried out through collaboration between the Principal. Student Representatives and Guidance teachers so that selfdevelopment can be carried out conducively. The implementation of dance self-development activities is carried out outside school class hours. Evaluations are conducted by principals, student representatives, coaches/trainers conducted in midterm exams. In its implementation, the self-development of dance has been going well. Supporting factors in the implementation of dance self-development are . vailability of facilities and infrastructure as support in dance self-development activities. While the inhibiting factor in this dance self-development activity is the absence of student dance bases so that students are slow to understand the movements given. However, these inhibiting factors can be overcome by the coach with the drill practice method, which is an exercise by repeating the movements given so that students can do the movements and make groups so that they can learn with their Keywords: self-development, dance, research Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan proses pelaksanaan pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, studi pustaka, dan Langkah-langkah menganalisis dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan yang dilakukan melalui kerjasama antar Kepala Sekolah. Wakil Kesiswaan dan guru Pembina sehingga pengembangan diri dapat terlaksana dengan kondusif. Pelaksanaan kegiatan pengembangan diri seni tari dilaksanakan di luar jam pelajaran sekolah. Evaluasi dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kesiswaan, pembina/pelatih yang dilaksanakan pada ujian tengah semester. Dalam pelaksanaan nya pengembangan diri seni tari sudah berjalan dengan baik. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pengembangan diri seni tari yaitu . etersediaan sarana dan prasarana sebagai penunjang dalam kegiatan pengembangan diri seni tari. Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan pengembangan diri seni tari ini yaitu tidak adanya besik tari siswa sehingga siswa lambat memahami gerakan yang diberikan. Namun faktor penghambat tersebut dapat diatasi oleh pembina dengan metode latihan drill yaitu latihan dengan mengulang-ulang gerak yang diberikan hingga siswa dapat melakukan gerakan tersebut serta membuat kelompok agar mereka bisa belajar dengan temannya. Kata kunci: pengembangan diri, seni tari, penelitian LATAR BELAKANG Manusia sering di istilahkan sebagai makhluk pendidikan sepanjang hayat. Manusia akan terus belajar baik itu bersifat pengetahuan, maupun yang bersifat keterampilan. Received: Januari 02, 2024. Accepted: Februari 03, 2024. Published: Februari 29, 2024 * Suci Silvia Ningsih, sucisilvian@gmail. Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mencerdaskan bangsa. Ini sesuai dengan UndangUndang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003 yang mengatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan begitu sekolah merupakan lembaga pendidikan yang harus menampung peserta didik dan membina mereka agar memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan layak untuk masa depan mereka. Dalam Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006, bahwa tujuan umum program pengembangan diri yaitu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, kondisi dan perkembangan siswa dengan memperhatikan kondisi sekolah. Sedangkan tujuan khusus pengembangan diri yaitu menunjang pendidikan siswa dalam mengembangkan bakat, minat, kreativitas, kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan keagamaan, kemampuan sosial, kemampuan belajar wawasan dan perencanaan karir, dan kemampuan dalam pemecahan Menurut Yayat Suharyat . 2: . , istilah pengembangan artinya penyusunan, pelaksanaan, penilaian dan penyempurnaan dalam suatu kegiatan. Sedangkan menurut Sudjana . alam Nurul Arifah 2014: 7-. Pengembangan ialah suatu proses pendidikan jangka panjang yang terorganisir, dengan menggunakan prosedur yang sistematis berupa pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan umum. Pelaksanaan pengembangan diri di laksanakan pada lembaga-lembaga pendidikan formal, salah satu nya di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan yang memiliki prestasi akademis yang baik. Salah satu kegiatan pengembangan diri yang ada di sekolah ini yaitu pengembangan diri seni tari. Menurut Sari & Mansyur . 9: . seni tari adalah ciptaan manusia yang sungguh-sungguh indah. Pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan dibina oleh guru seni budaya yang memiliki latar belakang pendidikan seni musik yaitu ibuk Meriyen Sagita S. Pd. Pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan di ikuti oleh kelas X yang terdiri dari 11 orang siswa perempuan, dan kelas XI sebanyak 9 orang siswa perempuan. Menurut Mulyasa . alam Aziza Meria, 2018:. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan belajar dan pengembangan karir peserta didik. Agar pengembangan diri dapat berjalan dengan efektif dan efisien, maka di perlukan pengelolaan yang baik. Adapun FILOSOFI - VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 pengelolaan kegiatan pengembangan diri meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan (Ayu Lestari, 2022:. Pada observasi awal penelitian, peneliti mengamati kegiatan pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan belum optimal. Tari yang diajarkan oleh guru adalah tari galombang kreasi kreasi. Tari galombang adalah tari yang ditampilkan ketika adanya pertemuan dua pihak dalam masyarakat Minang. Disajikan oleh pihak yang menerima tamu, untuk menghormati tamu yang datang, sebagai pembuka dalam sebuah pertemuan antara dua pihak yang bertemu. Tari galombang memiliki gerakan yang lembut namun terlihat tegas. Dalam kegiatan pengembangan diri kegagalan guru dalam mentransformasikan pelajaran kepada siswa jelas disebabkan oleh pemilihan metodenya. Ibuk Meri sebagai guru pembina pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan mengajarkan gerak tari kepada siswa dengan menggunakan metode demonstrasi yaitu dengan memperagakan atau mempertunjukkan kepada peserta didik tentang gerak tari galombang kreasi yang akan dipelajari. Namun ketika pelaksanaan peserta didik masih terlihat kaku saat memperagakan gerak yang di ajarkan oleh guru dikarenakan kurang menguasai teknik dari tari Siswa cenderung hanya bisa melakukan gerak yang diberikan sehingga unsur dari tari menjadi kurang tersampaikan baik dari segi wiraga, wirasa, wirama maupun wirupa. Selama pelaksanaan kegiatan, peneliti melihat ada siswa yang antusias dengan mengulang gerakan tari, ada yang berbicara dengan temannya dan ada yang sibuk bermain Pelatih sudah menegur siswa tersebut, tetapi siswa masih tetap mencuri waktu bermain handphone. Selain itu latihan menari yang tidak sesuai dengan jadwal serta belum adanya ruang khusus sehingga latihan sering berpindah-pindah tempat. Kegiatan pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan didukung dengan media USB dan speaker. Menurut Soedarsono . alam Dike, 2020:. tari ialah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak ritmis yang indah. Sedangkan menurut Indrayuda . tari adalah suatu aktivitas manusia yang diungkapkan melalui gerak dan ekspresi yang terencana tersusun dan terpola dengan jelas. KAJIAN TEORITIS Pengembangan Menurut Yayat Suharyat . 2: . , istilah pengembangan artinya penyusunan, pelaksanaan, penilaian dan penyempurnaan dalam suatu kegiatan. Sedangkan menurut Sudjana . alam Nurul Arifah. 2002: 7-. pengembangan ialah suatu proses pendidikan jangka panjang Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan yang terorganisir, dengan menggunakan prosedur yang sistematis berupa pengetahuan konseptual dan teoritis untuk tujuan umum. Pengembangan Diri Menurut Mulyasa . alam Aziza Meria, 2018:. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan belajar dan pengembangan karir peserta didik. Pengelolaan Pengembangan Diri Menurut Indah Ayu Lestari . , agar pengembangan diri dapat berjalan dengan efektif dan efisien, maka di perlukan pengelolaan yang baik. Seni Tari Menurut Nerosti . seni tari merupakan karya seni atau ungkapan perasaan manusia yang disampaikan melalui media gerak yang berirama dan indah. Sedangkan menurut Soedarsono . alam Dike, 2020:. tari ialah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak ritmis yang indah. Untuk menghasilkan gerak yang indah membutuhkan proses pengolahan atau penggarapan terlebih dahulu, pengelolaan unsur keindahan yang bersifat stilatif dan distortif. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Penelitian ini berusaha untuk membuat deskripsi yang memberikan gambaran tentang suatu keadaan sebagaimana mestinya melalui data-data yang dikumpulkan berupa naskah misalnya hasil rekaman, catatan-catatan lapangan, dan dokumentasi (Kaelan, 2012: 5-. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat pendukung seperti alat tulis dan Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, studi pustaka, dan Langkah-langkah menganalisis dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Miles dan Huberman . alam Sugiono, 2011:. mengemukakan bahwa aktifitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara terus menerus secara tuntas, sehingga datanya jenuh. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Perencanaan Proses perencanaan kegiatan pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir: FILOSOFI - VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 . Penentuan Pembina dan Pelatih Kegiatan . Program Kegiatan Pengembangan Diri Seni Tari . Sarana dan Prasarana Pelaksanaan Kegiatan Pada pertemuan pertama, siswa diminta pemanasan secara mandiri yang dipimpin oleh salah satu temannya kemudian yang lain mengikuti. Pada saat pemanasan ada 2 orang siswa yang kurang fokus saat melakukan pemanasan karena sesekali mengobrol dengan temannya dan bercanda. Sedangkan 7 orang lainnya fokus. Selanjutnya olah tubuh berupa penguatan kuda-kuda. Siswa akan diminta untuk membuka kaki dan menahan kuda-kuda satu selama 1y8 hitungan setelah itu posisi semula, lalu dilanjutkan kuda-kuda dua dengan hitungan yang sama dan begitu seterusnya sampai kuda-kuda tiga. Setelah itu siswa diminta untuk berlari mengelilingi lingkaran sebanyak 2 kali. Kegiatan berikutnya yaitu guru memberikan gerak tari gelombang. Dimulai dengan guru mengarahkan siswa untuk membentuk baris berbanjar yang mana siswa dibagi menjadi 2 barisan berbanjar kemudian. Guru memperagakan gerak masuk dalam tari ini yaitu gerak salam pembuka dengan posisi kaki rapat. Kemudian jalan ke depan membentuk garis bebanjar dan hitungan 1x 8. Dari 6 orang penari ada 3 orang yang barisan bershaf di bagian belakang yang memegang carano. Selanjutnya ragam 1 guru memberikan gerak sambah dengan tangan kedepan 2 hitungan kemudian 6 hitungan lagi mengayunkan tangan kanan dan kekiri 2x8. Lalu ragam2 dilanjutkan gerak tangan kanan di atas dan kiri di depan secara bergantian begitu juga dengan kaki saling bergantian menukar kaki kedepan 1x8. Kemudian guru meminta siswa untuk mengulang gerakan dari gerak masuk hingga ragam1 dan 2 yang sudah diberikan dengan hitungan dari guru. Guru memperhatikan dan memperbaiki gerak siswa yang salah dan siswa akan bertanya kepada guru jika lupa Setelah siswa merasa sudah hafal siswa akan melapor kepada guru, lalu guru meminta siswa untuk mengulangi gerak masuk sampai ragam2 yang sudah diberikan dengan hitungan dari guru setelah itu menyesuaikan gerak dengan musik. Pada pertemuan kedua, guru meminta siswa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk menghindari cedera ketika melakukan tarian. Setelah siswa melakukan pemanasan, guru meminta siswa untuk memgulang gerak tari yang sudah dipelajari sebelumnya yaitu ragam 1 dan 2 dengan di iringi musik. Setelah siswa mengulang ragam1 dan 2, guru memperagakan ragam3 yaitu hitungan 12 gerak memutar di tempat searah jarum jam dengan posisi tangan kanan kedepan dan tangan kiri di atas dan pada hitungan 3-4 balas gerakan memutar di tempat berlawanan Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan jarum jam dengan posisi tangan kanan di atas dan tangan kiri ke depan. Begitu pula hitungan 5-8 kembali mengulang gerak seperti pada hitungan 1-4. Setelah guru memperagakan gerak tambahan, guru meminta siswa untuk mengulang gerak tersebut. Kemudian guru memperagakan ragam4 yaitu posisi kaki pitunggua 1, pada hitungan 1 gerak mancabiak di sebelah kanan dan pandangan ke arah tangan kanan, posisi tangan kanan ditarik kebelakang sedangkan tangan kiri di tarik kedepan dengan posisi telapak tangan saling berhadapan. Kemudian hitungan ke 2 gerak mancabiak dengan mengayunkan tangan kanan ke atas lalu ditarik kebelakang sedangkan tangan kiri kebawah lalu ditarik ke Hitungan ke 3 memutar pergelangan tangan kiri dengan telapak tangan tegak menghadap kedepan. Siswa mnengikuti gerak hitungan 1 sampai 3, namun siswa masih ragu dalam melakukan gerak nya sehingga guru kembali mengajari gerak hitungan 1 sampai 3 dengan perlahan. Setelah siswa paham dengan gerak hitungan 1 sampai 3 Guru menambah gerak selanjutnya, hitungan 4 kaki kiri melangkah kek kiri kemudian diikuti kaki kanan posisi point di sebelah kaki kiri, gerak tepuk sebelah kiri dengan tangan membentuk lingkaran serta badan condong ke kanan dan pandangan ke kiri arah tepuk Hitungan 5 kaki kanan melangkah ke kanan diikuti kaki kiri posisi point disebelah kaki kanan, kedua tangan di ayunkan kebawah ke arah kanan sampai ke depan dada dengan posisi tangan mengepal berhadapan. Hitungan 6 sampai 8 ulang gerak hitungan 4 dan 5. Siswa mempelajari gerak hitungan 4 sampai 8 yang diberikan guru, setelah itu guru meminta siswa mengulangi ragam4 dari hitungan 1 sampai 8. Lalu guru meminta siswa untuk menghafal ragam4 secara mandiri. Setelah siswa hafal dengan ragam4, guru meminta siswa melakukan ragam4 dengan hitungan 2 x 8. Kemudian ditambah 1x8, hitungan 1 kaki kiri melangkah ke kiri kemudian diikuti kaki kanan posisi point di sebelah kaki kiri, gerak tepuk sebelah kiri dengan tangan membentuk lingkaran serta badan condong ke kanan dan pandangan ke kiri arah tepuk Hitungan 2 kaki kanan melangkah ke kanan diikuti kaki kiri posisi point disebelah kaki kanan, kedua tangan di ayunkan kebawah ke arah kanan sampai ke depan dada dengan posisi tangan mengepal berhadapan. Begitu hitungan seterusnya hingga hitungan 8. Lalu siswa mengulang ragam4 kembali 2x8 ditambah dengan gerak tambahan 1x8. Setelah itu, guru meminta siswa untuk mengulangi ragam3 dan 4. Kemudian guru memperbaiki gerak siswa yang masih kurang tepat dengan mengajari siswa gerak secara perlahan dengan memakai hitungan. Setelah itu siswa diminta kembali melakukan ragam3 Lalu guru meminta siswa untuk melakukan gerak dari awal ragam1 hingga ragam 4. Kemudian guru meminta siswa kembali mengulang garak dari ragam 1 sampai ragam 4 FILOSOFI - VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 dengan diiringi musik. Guru mengamati gerak siswa. Kemudian guru kembali meminta siswa untun mengulang gerak dengan diiringi musik, karena masih ada siswa yang dagu dalm melakukan gerak. Pada pertemuan ketiga, guru meminta siswa untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu secara mandiri dengan membentuk lingkaran dan dipimpim salah satu temannya kemudian berhitung secara bergantian. Setelah melakukan pemanasan, guru meminta siswa untuk melakukan gerak yang telah diajarkan sebelumnya dari ragam 1 sampai 4 diiringi dengan musik. Setelah siswa mengulang gerak, guru menambahkan ragam5. Hitungan 1 kaki kiri melangkah kek kiri kemudian diikuti kaki kanan posisi point di sebelah kaki kiri, gerak tepuk sebelah kiri dengan tangan membentuk lingkaran serta badan condong ke kanan dan pandangan ke kiri arah tepuk tangan. Hitungan 2 kaki kanan melangkah ke kanan diikuti kaki kiri posisi point disebelah kaki kanan, kedua tangan di ayunkan kebawah ke arah kanan sampai ke depan dada dengan posisi tangan mengepal berhadapan. Hitungan 3, kaki kiri di depan, kedua tangan membuka silang ke atas. Hitungan 4, dengan posisi kaki yang sama, tangan membuka silang ke bawah serta badan sedikit merendah. Hitungan 5, dengan posisi kaki yang sama, kedua tangan membuka silang ke atas dan posisi badan tegak. Hitungan 6 tangan kanan ke bawah membentuk huruf C dengan arah pandangan ke tangan. Hitungan 7 tangan ke atas kembali posisi semula dengan pandangan menghadap kedepan. Hitungan 8 tangan kiri kebawah. Saat guru memberikan gerak, siswa mengikuti gerak yang diberikan Kemudian siswa diminta guru untuk menghafal derak secara mandiri. Lalu itu guru meminta siswa melakukan ragam5. Selanjutnya guru mengajari gerak tambahan yaitu ragam6. Hitungan 1 kaki kanan melangkah serong kanan sambil sedikit melompat sedangkan kaki kiri menjadi tumpu, lalu kedua tangan mengayun kebawah lalu kedepan. Hitungan 2 balas dari gerak pada hitungan 1 dengan posisi badan menghadap ke belakang. Hitungan 3 kedua tangan membuka melingkar dan pinggul di goyang. Hitungan 4 tangan menyilang di depan dada. Siswa mengikuti gerak yang di praktekkan guru dan siswa paham dengan gerak yang diberikan. Lalu guru meminta siswa untuk melanjutkan gerak hitungan 5 sampai 8 dengan gerakan yang sama dengan gerak hitungan 1 sampai 4. Kemudian guru meminta siswa untuk menghafla ragam6. Setelah siswa menghafal ragam6, guru mengamati gerak siswa kemudian memperbaiki gerak siswa yang kurang tepat. Kemudian guru meminta siswa untuk mengulang kembali ragam6. Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Setelah itu, guru meminta siswa untuk mengulang ragam5 dan 6. Siswa mengulang ragam5 dan 6, sedangkan guru mengamati gerak siswa. Kemudian guru meminta siswa untuk mengulang gerak dari awal yaitu ragam 1 sampai ragam 6 dan guru mengamati gerak Pada pertemuan keempat, guru meminta siswa untuk melakukan pemanasan secara mandiri, lalu siswa diminta melakukan gerak yang telah diberikan sebelumnya dari awal ragam1 sampai ragam 6 dengan diiringi musik. Guru memperhatikan gerak siswa, namun hanya 6 orang yang melakukan gerak dengan benar sedangkan 5 siswa lainnya masih raguragu dalam melakukan gerak. Lalu guru meminta siswa untuk mempelajari gerak sebelumnya dengan teman yang sudah hafal. Setelah siswa sudah merasa hafal ragam1 sampai ragam 6, maka mereka mengatakan kepada guru kemudian guru akan menyetel musik iringan tari galombang kreasi. Guru memperhatikan gerak siswa. Selanjutnya guru mempeeragakan gerak tambahan ragam7 yaitu jalan ditempat dengan posisi telapak tangan menutup rapat di depan dada dengan hitungan 1x8 tempo lambat. Kemudian dilanjutkan dengan gerak mengitari lingkaran dengan posisi tangan kanan lurus kedepan dan tangan kiri lurus ke atas dengan hitungan Setelah guru memberikan gerak, guru meminta siswa untuk mengikuti gerak tersebut dan guru mengamati gerak siswa dengan menggumakan hitungan. Setelah itu guru memperagakan gerak tambahan ragam 8. Gerak 1x8 kaki kanan melangkah maju mundur ke samping kiri dan kaki kiri menjadi tumpu dengan posisi tangan kanan membentuk setengah lingkaran dari samping kanan kemudian menyilang di atas tangan kiri. Dilanjutkan gerak hitungan 1-2 kaki kanan maju mundur dan kaki kiri menjadi tumpuan dengan posisi kedua tangan bergerak setengah lingkaran ke bawah kemudian ke samping kanan. Hitungan 3 kedua tangan membuka kemudian berputar. Hitungan 5-8 ulangi gerak hitungan 1-4 sebelumnya. Setelah memperagakan gerak, guru meminta siswa mengulang gerak yang telah diajarkan dan guru mengamati gerak siswa. Lalu guru menambahkan gerak oenutup yaitu hitungan 1x8 gerak membuka kedua tangan ke atas dan kebawah dengan kaki kanan melangkah maju mundur dan kaki kiri menggantung mengikuti gerak kaki kanan, diakhiri gerak pose tangan membuka ke atas dan kaki kiri jinjit disebelah kaki kanan. Lalu guru meminta siswa untuk menghafal gerak yang diberikan oleh guru secara mandiri. Setelah melakukan latihan mandiri, guru meminta siswa untuk menampilkan gerak yang telah diberikan dari awal hingga gerak penutup lalu guru akan mengamati gerak siswa. 7 Orang siswa sudah mulai hafal dengan gerak yang telah guru berikan. Kemudian guru FILOSOFI - VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 meminta siswa untuk mengulang gerak dengan diiringi musik. Siswa menarikan tari galombang kreasi, sedangkan guru mengamati gerak murid. Masih ada 4 orang siswa yang masih ragu dalam melakukan gerak, guru pun memperbaiki gerak siswa dengan mengajari gerah secara perlahan dengan menggunakan hitungan. Lalu guru meminta siswa untuk mengulangi gerak yang telah diberikan dengan iringan musik kembali. Pada pertemuan kelima, siswa mengulang gerak tari galombang kreasi dengan diiringi musik, lalu guru akan memperhatikan gerak siswa. Masih ada 2 orang siswa yang belum hafal dengan gerak tari galombang kreasi. Lalu guru meminta siswa untuk latihan kembali secara mandiri bersama temannya yang sudah hafal gerak tari galombang kreasi yang sudah Setelah siswa hafal dengan gerak yang diberikan oleh guru, siswa kembali mengulang getak tari galombang kreasi dengan diiringi musik dan guru memperhatikan gerak siswa. semua siswa sudah hafal dengan gerak tari galombang kreasi dari awal hingga Guru pun segera menyusun pola siswa. Guru mengarahkan siswa mulai dari gerak masuk, siswa membentuk 2 baris berbanjar yang saling berhadapan terdapat 6 orang penari yaitu 3 di kanan dan 3 di kiri serta 3 orang dibelakang membentuk saf 1 baris sebagai pemegang carano. Guru menginstruksikan kepada 3 orang siswa dibelakang untuk mengikuti tempo musik disertai gerak kaki melangka ke kanan dan kekiri. Lalu guru memberikan aba-aba kepada penari kode awal mulai gerak tari galombang kreasi. Setelah itu guru mengatur posisi masuk yaitu spola lantai membetuk huruf A. Setelah memberikan arahan kepada penari, guru meminta siswa untuk mencoba menari dengan iringan musik dengan pola lantai yang sudah guru tentukan. Guru memperhatikan gerak siswa, ada 5 orang siswa kurang menguasai teknik menari dan 1 orang masih ragu-ragu dalam menari. Lalu guru memperbaiki gerak tari siswa dengan memperbaiki gerakan yang salah. Kemudian siswa kembali menari dengan iringan musik. Lalu guru memnghentika musik, kemudian mengarahkan siswa pada ragam5 hitungan 1x8 terakhir siswa bergerak ke tengah membentuk garis lurus pada hitungan 1-4 dan bergerak kembali ke posisi semula pada hitungan 5-8. Setelah itu guru meminta siswa mengulang gerak kembali dari ragam5 hingga gerak penutup. Pada gerak penutup, guru mengarahkan siswa yang menari untuk saling berhadapan dengan posisi tangan menutup didepan dada. Lalu 3 orang carano maju ke depan berjalan di tengah para penari. Siswa kembali mengulang gerak tari galombang kreasi dari awal hingga gerak penutup diiringi musik dengan pola yang sudah di arahkan oleh guru sebelumnya. Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Evaluasi Kegiatan Evaluasi kegiatan dilakukan untuk menilai sejauh mana program latihan pengembangan diri siswa dan ketercapaian tujuan yang telah di tetapkan setelah melaksanakan program latihan pengembangan diri siswa dibidang tari. Evaluasi dilakukan oleh guru Pembina dengan melakukan penilaian kepada siswa selama proses latihan pengembangan diri Guru memberikan penilaian pada kualitas gerak yang di tampilkan oleh siswa selama pelaksanaan pengembangan diri seni tari. Selain itu, guru juga menilai keaktifn siswa selama pelaksanaan pengembangan diri. Hasil dari evaluasi tersebut akan di olah untuk nilai rapor siswa. Pembahasan Pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir merupakan kegiatan yang bermanfaat untuk mengembangkan potensi minat dan bakat peserta didik di bidang seni tari. Melalui pengembangan diri seni tari, siswa dapat menyalurkan minat dan bakatnya terhadap seni tari sehingga siswa dapat mempelajarinya dan mengenal kesenian tari. Menurut Sari dan Mansyur . 0: . seni tari pada hakikatnya sama dengan seni-seni yang lain sebagai media ekspresi atau sarana komunikasi kepada orang lain. Pada saat pelaksanaan pengembangan diri, siswa di perkenalkan dengan tari galombang kreasi yaitu sebuah tarian yang biasa digunakan pada masyarakat Minangkabau untuk acara penyambutan, seperti menyambut tamu atau pada saat pernikahan. Ini menjadikan pengembangan diri sebagau wadah bagi siswa untuk lebih mengenal sebuat tarian, baik daei gerak tari nya maupun makna tari tersebut. Pada kegiatan pengembangan diri seni tari ini dapat melatih potensi dalam diri siswa, diantaranya kerja sama antar satu sama lain, ketahanan tubuh, kelentiran tubuh, kreativitas, daya ingat dan pengetahuan tentang gerak tari dan makna dari tari Menurut Nerosti . seni tari merupakan karya seni atau ungkapan perasaan manusia yang disampaikan melalui media gerak yang berirama dan indah. Pelaksanaan pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir dilaksanakan diluar jam pelajaran yaitu setiap hari Senin. Selasa dan Kamis pukul 15. 00 wib. Hasil wawancara pada tanggal 16 Desember 2022 dengan ibuk Meriyen Sagita S. Pd selaku pembina Pengembangan Diri Seni Tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir, siswa yang terlibat pada kegiatan pengembangan diri seni tari merupakan hasil kemauan dari siswa sendiri karena keanggotaan direkrut berdasarkan minat siswa sehingga tidak ada paksaan dari orang lain. Tujuannya yaitu agar siswa dapat menyalurkan minatnya sehingga pada saat pelaksanaan kegiatan siswa dapat menjalaninya dengan senang hati. Sebab jika sesuatu dikerjakan dengan FILOSOFI - VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 adanya minat atau ketertarikan akan menimbulkan perasaan senang sehingga kegiatan yang dilakukan dengan senang hati tanpa rasa terpaksa. Pada awal observasi pada 4 Desember 2023 jumlah anggota Pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir berjumlah 50 orang siswa dari kelas X sampai kelas XI. Pada saat pelaksanaan kegiatan, tidak semua siswa yang ikut serta dalam kegiatan pengembangan diri seni tari. Kegiatan dilaksanakan di lapangan dikarenakan belum ada ruangan khusus untuk latihan tari. Saat pelaksanaan pengembangan diri siswa diwajibkan untuk hadir dan memakai celana training untuk memudahkan siswa ketika bergerak saat latihan Saat penelitian yang dilakukan selama 5 kali pertemuan, kehadiran siswa saat pelaksaan pengembangn diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir sering tidak tepat waktu dan terkadang ada siswa yang izin saat latihan, sehingga pelaksanaan pengembangan diri seni tari menjadi kurang efektif. Sebab jadwal latihan menjadi lebih sedikit akibat menunggu siswa yang tidaj tepat waktu dan latihan menjadi kurang efektif karena siswa tidak lengkap saat pelaksanaan kegiatan. Selain itu, siswa sering kali tidak fokus saat latihan dikarenakan mereka bermain hp saat latihan dan juga mereka terkadang tidak memperhatikan guru ketika guru memperagakan gerak tari karena mereka berbicara denfan temannya sehingga mengganggu konsentrasi teman yang lainnya. Siswa juga kerap tidak hafal saat guru meminta mengulang gerak, sehingga guru mengajari kembali gerak tari tersebut. Pengembangan minat siswa melalui pengembangan diri seni tari ini menjadikan siswa dapat mengenal kesenian tari. Menurut Sinta dan Mansyur . 0: . kesenian merupakan salah satu isi dari kebudayaan yang cerminan dari nilai estetis olah cipta, rasa dan karsa manusia dalam ruang dan waktu. Materi yang dipelajari saat peneliti melakukan pengamatan di lapangan adalah tari galombang kreasi kreasi, yang mana gerak tari gelombang ini di kreasikan oleh guru berdasarkan gerak dasar tari galombang kreasi. Melalui materi ini siswa dapat mengenal tarian Minangkabau yang dipakai untuk menyambut tamu. Pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir dalam pengembangan diri siswa menjadi upaya dalam mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa berdasarkan minat siswa. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan minat peserta didik dalan bidang seni tari. Selain materi tari yang diajarkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi pengembangan diri siswa melalui kegiatan pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir, yaitu: Pengembangan Diri Seni Tari Di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Perencanaan program pengembangan diri yang sudah disusun oleh guru pembina sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi terarah. Sarana dan prasarana yaitu speaker dan USB serta properti carano. Adanya sarana dan prasarana ini cukup mendukung untuk kebutuhan pengembangan diri siswa pada saat pelaksanaan kegiatan. Guru yang melatih pengembangan diri seni tari merupakan guru lulusan Sendtratasik UNP yang berfokus dibidang musik. Beliau sudah mengajar selama kurang lebih 17 tahun menjadi pembina pengembangan diri seni tari di sekolah tersebut, sehingga beliau sudah punya pengalaman dalam membina pengembangan diri seni tari di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir. Keterlibatan siswa dalam setiap kegiatan yang memerlukan penampilan tari, menjadi daya tarik bagi siswa untuk menyalurkan minat dan bakatnya pada pengembangan diri seni tari ini, melatih rasa percaya diri siswa untuk tampil di depan umum. Adapun faktor penghambat pada pengembangan diri seni tari ini yaitu siswa tidak fokus pada saat pelaksanaan kegiatan karena siswa bermain handphone saat latihan dan juga berbicara dengan teman nya sehingga mengganggu konsentrasi teman lainnya. Selain itu, siswa kurang disiplin saat datang latihan dan adanya siswa yang izin serta cuaca yang terkadang mengganggu proses latihan seperti hujan sehingga latihan menjadi terganggu aibat latihan di area terbuka yaitu lapangan sekolah. Solusi dari guru yaitu guru memberikan teguran kepada siswa yang mengganggu fokus saat latihan. Saat hujan, guru mengarahkan siswa untuk berteduh dan mencari kelas untuk tempat latihan. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasaran hasil penelitian maka disimpulkan bahwa pengembangan diri seni tari di SMAN 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan yang dilakukan melalui kerjasama antar Kepala Sekolah. Wakil Kesiswaan dan guru Pembina sehingga pengembangan diri dapat terlaksana dengan kondusif. Pelaksanaan kegiatan pengembangan diri seni tari dilaksanakan di luar jam pelajaran sekolah. Evaluasi dilakukan oleh kepala sekolah, wakil kesiswaan, pembina/pelatih yang dilaksanakan pada ujian tengah semester. Dalam pelaksanaan nya pengembangan diri seni tari sudah berjalan dengan baik. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pengembangan diri seni tari yaitu . etersediaan sarana dan prasarana sebagai penunjang dalam kegiatan pengembangan diri seni tari. Sedangkan faktor penghambat dalam kegiatan pengembangan diri seni tari ini yaitu tidak adanya basik tari siswa sehingga siswa lambat memahami gerakan yang diberikan. FILOSOFI - VOLUME 1. NO. FEBRUARI 2024 e- ISSN: 3032-1808. p- ISSN: 3032-2073. Hal 79-92 Namun faktor penghambat tersebut dapat diatasi oleh pembina dengan metode latihan drill yaitu latihan dengan mengulang-ulang gerak yang diberikan hingga siswa dapat melakukan gerakan tersebut serta membuat kelompok agar mereka bisa belajar dengan temannya. Saran