Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan Vol. 1 No. 2 Januari 2026 Hal : 95-99 E-ISSN : 3110-4665 PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER i Yuni Cahyani1*. Hasni Rahmah2 Program Studi D i Kebidanan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cianjur *Email : kyuhyunyayuni@gmail. ABSTRAK Nyeri punggung bawah merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester i akibat perubahan fisiologis, biomekanik, dan hormonal selama kehamilan. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan kualitas hidup ibu hamil apabila tidak ditangani dengan tepat. Salah satu upaya nonfarmakologis yang aman dan direkomendasikan untuk mengatasi keluhan tersebut adalah senam hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester i. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one-group pretestAeposttest. Penelitian dilaksanakan di PMB Bidan Yuni Cahyani Kabupaten Cianjur pada bulan NovemberAeDesember 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 32 ibu hamil trimester i yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengukuran intensitas nyeri punggung bawah dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi senam hamil. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri punggung bawah sebelum intervensi adalah 5,78 dan menurun menjadi 4,25 setelah diberikan senam hamil, dengan nilai p = 0,000 . < 0,. Hal ini menunjukkan bahwa senam hamil berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester i. Berdasarkan hasil penelitian ini, senam hamil direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal care sebagai intervensi nonfarmakologis guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup ibu hamil. Kata kunci: Senam Hamil. Nyeri Punggung Bawah. Ibu Hamil Trimester i ABSTRACT Low back pain is a common complaint experienced by women in the third trimester of pregnancy due to physiological, biomechanical, and hormonal changes occurring during pregnancy. This condition can interfere with daily activities and reduce the quality of life of pregnant women if not properly managed. One safe and recommended non-pharmacological intervention to alleviate this complaint is pregnancy exercise. This study aimed to determine the effect of pregnancy exercise on reducing low back pain intensity among third-trimester pregnant women. This study employed a quantitative method with a pre-experimental one-group pretestAeposttest design. The research was conducted at PMB Midwife Yuni Cahyani. Cianjur Regency, from November to December 2025. A total of 32 thirdtrimester pregnant women were recruited using a total sampling technique. The intensity of low back pain was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the pregnancy exercise intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that the mean low back pain intensity decreased from 5. before the intervention to 4. 25 after the intervention, with a p-value of 0. < 0. These findings indicate that pregnancy exercise has a significant effect on reducing low back pain intensity in third-trimester pregnant women. Therefore, pregnancy exercise is recommended to be integrated into antenatal care services as a non-pharmacological intervention to improve comfort and quality of life for pregnant women. Keywords: Pregnancy Exercise. Low Back Pain. Third-Trimester Pregnancy Vol. 1 No. 2 Januari 2026 Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan Vol. 1 No. 2 Januari 2026 PENDAHULUAN Kehamilan trimester i merupakan periode yang ditandai dengan berbagai perubahan fisiologis dan anatomis yang Perubahan postur tubuh akibat pembesaran uterus dan peningkatan berat badan menyebabkan pergeseran pusat gravitasi tubuh, sehingga memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan otot punggung bawah. Kondisi ini sering menimbulkan keluhan nyeri punggung bawah i. (Lowdermilk et al. , 2. Nyeri punggung bawah pada ibu hamil tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat berdampak pada gangguan tidur, keterbatasan mobilitas, serta penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Apabila tidak ditangani dengan baik, nyeri punggung bawah dapat berlanjut hingga masa nifas dan Oleh karena itu, diperlukan upaya penanganan yang aman dan efektif selama kehamilan. (Katonis et al. , 2. Penatalaksanaan nyeri punggung bawah pada ibu hamil dianjurkan menggunakan pendekatan nonfarmakologis karena lebih aman bagi ibu dan janin. Salah satu metode nonfarmakologis yang banyak direkomendasikan adalah senam hamil. Senam hamil merupakan latihan fisik yang dirancang khusus untuk ibu hamil dengan memperkuat otot punggung dan panggul, serta (Kemenkes RI, 2. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senam hamil dapat membantu mengurangi keluhan nyeri punggung bawah dengan cara meningkatkan kekuatan otot, melancarkan sirkulasi darah, dan merangsang pelepasan hormon endorfin yang berperan sebagai analgesik alami tubuh. Namun, implementasi senam hamil masih belum optimal di beberapa fasilitas pelayanan Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung bawah pada i. (Sutanto et al. , 2. METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen onegroup pretestAeposttest. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester i. Penelitian dilaksanakan di PMB Bidan Yuni Cahyani. Kabupaten Cianjur, pada bulan November-Desember 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester i pada periode penelitian. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester i yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu hamil yang berada pada trimester i, mengalami nyeri punggung bawah dengan intensitas ringan hingga sesdang, kehamilan tanpa komplikasi, kondisi ibu dan janin sehat, mampu melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang, dan bersedia menjadi responden serta mengikuti seluruh rangkaoan intervensi sedangkan kriteria ekslusi adalah ibu dengan resiko tinggi, ibu yang memiliki riwayat penyakti kronis, dan mengikuti intervensi lain yang mempengaruhi nyeri Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 32 orang. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui observasi Pengukuran nyeri punggung dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi senam hamil diberikan sesuai Standar Operasional. Vol. 1 No. 2 Januari 2026 Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan Vol. 1 No. 2 Januari 2026 Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dari Kementrian Kesehatan RI tahun 2021 . HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 1 Deskripsi Rata-Rata Intensitas Nyeri Pungung Pada Ibu Hamil Trimester i Sebelum Diberikan Intervensi Senam Hamil Intensitas Nyeri Mean Minimum Maximum Std. Deviation Pretest 5,78 0,751 Berdasarkan tabel 1 bahwa dari 32 responden sebelum diberikan intervensi senam hamil didapatkan rata-rata nilai intensitas nyeri sebesar 5,78, standar deviasi 0,751. Intensitas nyeri minimal 4 dan Intensitas nyeri maksimal Tabel 2 Deskripsi Rata-Rata Intensitas Nyeri Pungung Pada Ibu Hamil Trimester i Setelah Diberikan Intervensi Senam Hamil Intensitas Nyeri Postest Mean Minimum Maximum Std. Deviation 4,25 1,164 Berdasarkan tabel 2 bahwa dari 32 responden setelah diberikan intervensi senam hamil didapatkan rata-rata nilai intensitas nyeri sebesar 4,25, standar deviasi 1,164. Intensitas nyeri minimal 4 dan Intensitas nyeri maksimal Tabel 3. Pengaruh Senam Hamil Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pungung Pada Ibu Hamil Trimester i Intensitas Nyeri Pretest Postest Mean P-value 5,78 4,25 0,000 Berdasarkan tabel 3 diatas diketahui bahwa perbedaan rata-rata intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi adalah 1,53. Hasil uji wilcoxon didapatkan p value 0,000 artinya ada pengaruh senam hamil terhadap penurunan skala nyeri nyeri punggung ibu hamil trimester i di TPMB Yuni Cahyani Kabupaten Cianjur. Nyeri punggung bawah merupakan keluhan yang umum dialami oleh ibu hamil trimester i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi senam hamil, sebagian besar responden mengalami nyeri punggung bawah pada kategori nyeri Kondisi ini sejalan dengan penelitian Davenport et al. yang menyatakan bahwa lebih dari separuh ibu hamil trimester akhir mengalami nyeri punggung bawah akibat adaptasi tubuh Perubahan merupakan respon fisiologis yang tidak dapat dihindari, namun dapat menurunkan kualitas hidup ibu hamil apabila tidak ditangani dengan tepat (Lowdermilk et al. Perubahan merupakan faktor utama penyebab nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester i. Pembesaran uterus menyebabkan pergeseran pusat gravitasi tubuh ke depan sehingga ibu hamil mengalami peningkatan lordosis lumbal sebagai bentuk kompensasi Peningkatan kurva lumbal ini menimbulkan tekanan berlebih pada otot paravertebra dan struktur ligamentum tulang belakang, yang akhirnya memicu nyeri punggung bawah (Casagrande et al. , 2021. Pennick & Liddle, 2. Selain perubahan postur, faktor hormonal juga berkontribusi terhadap munculnya nyeri punggung bawah selama Peningkatan hormon relaksin dan progesteron menyebabkan pelunakan ligamen dan peningkatan mobilitas sendi, khususnya pada daerah pelvis dan tulang Kondisi ini mengurangi stabilitas sendi sehingga otot harus bekerja lebih keras Vol. 1 No. 2 Januari 2026 Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan Vol. 1 No. 2 Januari 2026 untuk mempertahankan keseimbangan tubuh, yang dapat menyebabkan kelelahan otot dan timbulnya nyeri (Vermani et al. Wu et al. , 2. Setelah diberikan intervensi senam hamil, hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester i. Penurunan ini menunjukkan bahwa senam hamil efektif dalam mengurangi keluhan nyeri punggung bawah. Senam hamil merupakan latihan fisik yang dirancang khusus bagi ibu hamil dengan gerakan yang aman, terkontrol, dan disesuaikan dengan kondisi kehamilan (Kemenkes RI, 2. Senam hamil bekerja dengan meningkatkan kekuatan otot inti, terutama otot abdomen, punggung, dan panggul yang berfungsi sebagai penopang utama tulang Penguatan otot-otot ini membantu memperbaiki postur tubuh ibu hamil dan mengurangi tekanan mekanik pada segmen lumbal, sehingga nyeri punggung bawah dapat berkurang secara bertahap (Barakat et , 2022. Davenport et al. , 2. Latihan peregangan dalam senam hamil juga berperan penting dalam menurunkan nyeri punggung bawah. Peregangan meningkatkan aliran darah ke jaringan Kondisi mencegah spasme otot yang sering menjadi penyebab nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester i (Pennick & Liddle, 2022. Sutanto et al. , 2. Hasil Wilcoxon menunjukkan nilai p value = 0,000 . < 0,. , yang berarti terdapat pengaruh signifikan senam hamil terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah. Penurunan rata-rata nyeri sebesar 1,53 poin menunjukkan bahwa intervensi ini tidak hanya bermakna secara statistik, tetapi juga memberikan manfaat klinis yang nyata bagi ibu hamil dalam menjalani aktivitas seharihari (Casagrande et al. , 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Rahayu et al. yang menyatakan bahwa senam hamil yang dilakukan secara rutin dapat menurunkan intensitas nyeri punggung bawah secara signifikan pada ibu hamil trimester i. Penelitian lain oleh Putri et al. juga menunjukkan bahwa ibu hamil yang aktif mengikuti senam hamil memiliki tingkat nyeri punggung yang lebih rendah dibandingkan ibu hamil yang tidak melakukan latihan fisik. Selain manfaat muskuloskeletal, senam hamil juga memberikan efek neurofisiologis melalui pelepasan hormon Endorfin berfungsi sebagai analgesik alami yang dapat menghambat transmisi impuls nyeri ke sistem saraf pusat, sehingga menurunkan persepsi nyeri yang dirasakan oleh ibu hamil (Mottola et al. WHO, 2. Latihan pernapasan dan gerakan ritmis dalam senam hamil turut memberikan efek relaksasi psikologis. Penurunan tingkat stres dan kecemasan selama kehamilan dapat berkontribusi terhadap penurunan persepsi nyeri, mengingat faktor psikologis memiliki peran penting dalam modulasi nyeri (Vermani et al. , 2020. Wu et al. , 2. Dari sudut pandang asuhan kebidanan, nonfarmakologis yang aman, murah, dan mudah diterapkan dalam pelayanan antenatal Integrasi senam hamil dalam asuhan kebidanan dapat menjadi upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kenyamanan ibu hamil serta mempersiapkan kondisi fisik dan Vol. 1 No. 2 Januari 2026 Jurnal Ilmiah Citra Kebidanan Vol. 1 No. 2 Januari 2026 psikologis ibu dalam menghadapi persalinan (Kemenkes RI, 2022. Lowdermilk et al. , 2. KESIMPULAN Sebelum pemberian intervensi senam hamil, mayoritas ibu hamil trimester i mengalami nyeri punggung bawah pada tingkat sedang, yang berkaitan dengan perubahan fisiologis dan biomekanik selama kehamilan. Setelah intervensi senam hamil, terjadi penurunan rata-rata intensitas nyeri punggung Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara nilai nyeri sebelum dan sesudah intervensi, sehingga dapat disimpulkan bahwa senam hamil berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester i . < ). DAFTAR PUSTAKA