Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SEBAGAI STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP PADA SISWA KELAS XMA DARUSSALAM BARANDASI Nur Halisa1 Universitas Muslim Maros, halisaur0914@gmail. Rika RiyantiA. Universitas Muslim Maros, rikariyanti@umma. Hikmah RusdiA Universitas Muslim Maros, hyrusme@umma. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui adanya PjBL terhadap strategi untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa kelas X MA Darusalam Barandasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dan dalam penelitian ini ada sebanya 19 siswa diambil menjadi sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal pilihan ganda sebanyak 20 soal yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif penguasaan konsep siswa diperoleh pretest skor rata-rata 66,05 dan posttest 83,68 skor terendah pretest 25, untuk posttest 65 dan skor tertinggi pretest 95 sedangkan untuk posttest 100. Analisis statistik deskriptif juga digunakan untuk mengambarkan hasil belajar yang diperoleh oleh siswa, hasil rata-rata siswa dikelas yaitu pretest sebesar = 66,05% dengan kategori sedang, posttest = 83,16% - kategoti tinggi. Ini berarti bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif terhadap hasil belajar siswa di kelas X1 MA Darusalam Barandasi. Abstract This pre-experimental study aims to determine the effectiveness of PjBL as a strategy to improve students' conceptual mastery in grade X of MA Darusalam Barandasi. Sampling was conducted using a random sampling technique, with 19 students selected as participants. The research instrument used was a validated multiple-choice test consisting of 20 questions. Data analysis techniques used were descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. Based on the results of descriptive data analysis of students' concept mastery, the average pretest score was 05 and posttest 83. 68, the lowest pretest score was 25, for posttest 65 and the highest pretest score was 95 while for posttest 100. Descriptive statistical analysis was also used to describe the learning outcomes obtained by students, the average results of students in the class, namely pretest = 66. 05% - medium category, posttest = 83. 16% - high category. This means that the Project Based Learning learning model is effective for student learning outcomes in class X1 MA Darusalam Barandasi. Kata Kunci: Penguasaan konsep. Project Based Learning Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. PENDAHULUAN Pendidikan di era modern menuntut metode pembelajaran yang tidak hanya penerapan model yang sesuai dengan berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga materi dan tujuan pembelajaran. pada pengembangan keterampilan berpikir penting untuk membangun generasi masa pendekatan yang semakin banyak digunakan depan yang kompeten, cakap, dan mampu adalah model pembelajaran Project Based menghadapi tantangan zaman. Pendidikan Learning (PjBL). PjBL memberikan siswa memiliki peran yang sangat signifikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam dalam kehidupan manusia, melalui proses pendidikan, seseorang akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai Salah Pendidikan proyek nyata. Pendidikan adalah salah satu Peneliti PjBL permasalahan dalam proses pembelajaran Model individu yang integral. Kendala kurangnya penguasaan konsep biologi siswa terhadap materi yang diajarkan dan siswa masih kurang aktif saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Model ini mengajarkan mereka PjBL cara memahami dan mengatasi berbagai sebagai bentuk penguatan karakter. Setiap masalah nyata, bersifat interdisipliner, dan siswa pada dasarnya memiliki potensi yang menempatkan siswa sebagai peserta aktif berbeda-beda, hal ini dapat menyebabkan kesalahan penguasaan konsep pada masing- masing siswa. Sehingga dapat menjadi salah Agar Pembelajaran PjBL, merupakan strategi pendidikan yang memanfaatkan Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. proyek atau kegiatan sebagai sarana untuk dengan rata-rata 90% termasuk kategori pengetahuan, dan keterampilan. Penekanan sangat baik. pada pengetahuan berpusat pada aktivitas Penerapan siswa dalam memecahkan masalah, yang PjBL pada penelitian kali ini yaitu sebagai strategi pembelajaran yang berpusat pada penelitian, analisis, penciptaan, dan akhirnya siswa di mana mereka mengerjakan penyajian produk pembelajaran berdasarkan proyek untuk jangka waktu tertentu. Setiap Tujuan dari peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model menggunakan media pembelajaran dalam PjBL membangkitkan keinginan dan minat yang meningkatkan penguasaan konsep. PjBL rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan pengaruh-pengaruh peserta didik tersebut. Penerapan PjBL dapat METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah jenis meningkatkan penguasaan konsep siswa digunakan dalam penelitian ini adalah melalui PjBL cenderung lebih mampu metode kuasi eksperimental, merupakan metode untuk memperoleh data yang menerapkannya dalam situasi nyata. Metode akurat dari data yang akan diteliti. Desain Penelitian yang dilakukan oleh Zahra pada penelitian ini menggunakan one tahun 2023 dengan judul Aupenerapan project group pretest posttest design (Awal-Tes Akhir pada kelompok tungga. , dimana kreativitas dan hasil belajar pada materi virus kelompok sampel diberikan perlakuan kelas X di MAN 1 Lampung TimurAy, hasil . ariabel beba. tetapi kemampuan awal penelitian menunjukan angka kreativitas sampel diketahui terlebih dahulu melalui siswa adalah 75% termasuk dalam kategori Setelah perlakuan diberikan, hasil Respon Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. postest, data hasil belajar efektif dan Penelitian ini telah dilaksanakan di MA Darusalam Barandasi tepatnya pada dilakukan selama proses pembelajaran kelas X tahun ajaran 2024/2025 yang Pengamatan ini dilaksanakan beralamat di Jl. Masjid Raya No. Maccini baji, kec. Lau. Kab. pembelajaran berlangsung. Maros. Sulawesi Selatan. Dalam Analisis data dilakukan setelah data dari seluruh responden atau sumber subjek yang diteliti untuk mengumpulkan data lain terkumpul. Pengolahan data data yang diperlukan. Subjek ini disebut dalam penelitian ini dilakukan dengan program IBM SPSS 29 untuk pengolahan data hasil penelitian sehingga memperoleh data statistik dengan cepat dan tepat yang penelitian tanpa kecuali. Jumlah populasi meliputi metode deskriptif dan analisis Dengan Pengambilan sampel dalam penelitian ini Analisis deskriptif ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan pertama dan Selain tertentu yang relevan dengan penelitian. Sampel penelitian ini hanya menggunakan diperoleh oleh siswa. satu kelas, dari populasi yang berjumlah dua kelas sehingga dapat diambil satu kelas, jumlah sampel pada kelas X1 yaitu 19 orang. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil analisis data pengumpulan data dalam penelitian menggunakan SPSS 29, disajikan analisis pelaksanaan proses pembelajaran di kelas. hasil tes pretest dan posttest siswa. Data diketahui bahwa hasil pretest pada kelas dikumpulkan melalui tes evaluasi pretest dan memperoleh skor tertinggi 95 dan skor Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. terendah 25 poin. Kemudian untuk hasil taile. O 0,000 < 0. 05, sehingga dapat posttest pada skror tertinggi sebesar 100 dan disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sekor terendah dengan 65 poin. yang signifikan antara hasil pretest dan Sebelum menguji hipotesis, penting untuk memeriksa data penelitian terlebih Hasil pemeriksaan uji normalitas Ini dilakukan dengan melakukan uji menunjukkan bahwa semua data memiliki Normalitas dan uji Homogenitas, yang distribusi normal, sehingga independent merupakan syarat untuk melaksanakan uji sampel t-test dapat diterapkan untuk independent sampel t test, yaitu data harus pengujian hipotesis karena memenuhi terdistribusi normal dan homogen. Uji kriteria yang diperlukan. normalitas dilakukan pada kedua data yaitu Berdasarkan pretest dan posttest. uji ini dilakukan untuk didapatkan hasil rata-rata pretest siswa melihat apakah data yang diteliti brtdistribusi sebesar 66,05. Maka dapat disimpulkan normal atau tidak normal. Berdasarkan hasil bahwa hasil awal siswa belum dilakukan analisis dapat dilihat bahwa semua data Setelah itu diberikan perlakuan berdistribusi normal, sehingga memenuhi pada siswa yaitu pembelajaran dengan syarat pengujian independent sampel t test. Uji homogenitas ini dilakukan untuk mengetahui tingkat variasi data hasil PjBL, diberikan perlakuan selanjutnya diberikan lembar posttest hasil belajar siswa. tes siswa baik pada awal tes . Pembelajaran model PjBL dapat maupun tes akhir . Berdasarkan meningkatkan pemahaman konsep melalui hasil analisis menggunakan uji sampel tctest, keterlibatan aktif siswa dalam merancang, diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 66,05 melakukan, dan mengavaluasi proyek dengan sandar deviasi 18,23, sedangkan rata- rata nilai posttest meningkat menjadi 83,16 mengaplikasikan konsep biologi dalam menunjukan adanya peningkatan rata-rata konteks nyata sehingga hasil belajar lebih nilai siswa setelah diberikan perlakuan 10,70. Hal pembelajaran PjBL. Hasil uji-t menujukan nilai t hitung O 6,96 sengan nilai Sig. Siswa Penelitian ini menunjukan bahwa PjBL Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. meningkatkan penguasaan konsep siswa John secara signifikan. Hal ini ditandai dengan . earning by doin. dalam proses belajar pretetst, serta kemampuan siswa dalam (Dewey, 1. Melalui kegiatan proyek, siswa dapat mengaitkan konsep teoretis Dewey menerapkan konsep yang dipelajari dalam konteks nyata. pembelajaran menjadi lebih kontekstual Keberhasilan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. karena adanya proses pembelajaran melalui Selain itu, peningkatan motivasi Preject belajar siswa dalam penelitian ini dapat Based Learning pada materi ekosistem. Hal dijelaskan melalui teori motivasi belajar, yang menyatakan bahwa keterlibatan aktif menyenangkan dan membuat siswa tertarik. Hasil penelitian menunjukkan adanya meningkatkan minat dan motivasi siswa (Deci & Ryan, 2. Model PjBL setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini memberikan ruang bagi siswa untuk sejalan dengan teori konstruktivisme yang berpartisipasi secara aktif, bekerja sama menyatakan bahwa pengetahuan dibangun dalam kelompok, serta mengembangkan secara aktif oleh siswa melalui pengalaman ide-ide kreatif, sehingga menciptakan belajar (Piaget, 1970. Vygotsky, 1. suasana belajar yang lebih interaktif dan Dalam konteks ini, siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi berkaitan dengan teori belajar sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura, yang menekankan pentingnya interaksi sosial pemahaman yang lebih mendalam. Penerapan Pembelajaran berbasis proyek juga Project dalam proses belajar (Bandura, 1977. Based Murti, 2. Melalui kerja kelompok dan Learning (PjBL) memberikan kesempatan diskusi, siswa dapat saling bertukar kepada siswa untuk belajar secara aktif dan Hal ini sesuai dengan pandangan strategi pemecahan masalah dari teman Halisa, et. al, 2026: Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjb. Proses meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga memperkuat keterampilan sosial siswa. Secara keseluruhan, hasil penelitian pembelajaran yang berpusat pada siswa dan berbasis aktivitas, seperti Project Based Learning (PjBL), meningkatkan hasil belajar. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian sebelumnya yang PjBL meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa secara signifikan (Thomas, 2000. Bell. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan teori sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam pembelajaran KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada penelitian ini, hasil ratarata nilai siswa pada pretest 66,05 dengan standar deviasi 18,23, seangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 83,16 dengan sandar deviasi 10,70. Dengan kata lain, penerapan model pembelajaran PjBL secara nyata memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan konsep DAFTAR PUSTAKA