JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. Rancangan Tata Letak Fasilitas Ruang Produksi Roti Tawar Daun Katuk Skala Mini Pabrik (Production Room Facility Layout Design of Katuk Bread Mini Scale Factor. Tirza M Avianti1. Murdani2. Titik Budiati3* Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan. Jurusan Teknologi Pertanian. Politeknik Negeri Jember Balai Besar Pelatihan Pertanian. Malang *Email Koresponden: titik_budiati@polije. Received : 28-03-2022 | Accepted : 24-04-2022 | Published : 24-04-2022 Kata Kunci ABSTRAK Kapasitas. Luas Area. Peta Perancangan tata letak ruang produksi bertujuan untuk Proses Operasi. Tata Letak mendukung kelancaran proses produksi, membuat Ruang Produksi perpindahan tenaga kerja lebih efisien dan bahan baku yang tidak diperlukan, menentukan koordinasi dari setiap ruang produksi yang diatur sedemikian rupa sehingga mampu menunjang pencapaian efektifitas dan efisiensi operasi kegiatan produksi dengan maksimal, serta untuk mencegah kecelakaan kerja. Metode penelitian yang dilakukan adalah Copyright . 2022 Tirza M studi lapangan yang meliputi pengamatan dan wawancara. Avianti. Murdani Murdani. Titik Budiati Studi literatur dilakukan dengan mengacu penelitian sebelumnya yang relevan dengan permasalahan. Hasil diperoleh peta proses operasi untuk mengontrol proses pelaksanaan produksi, kapasitas pabrik per hari sebanyak 80 This work is licensed under a unit roti tawar, per bulan sebanyak 1. 600 unit roti tawar dan Creative Commons 200 per tahun, jumlah alat dan mesin yang dibutuhkan Attribution-ShareAlike 4. sebanyak 49, 27 operator, dan 18 ruang produksi dengan total International License. luas area pabrik yang dibutuhkan adalah sebanyak 590,28 Keywords ABSTRACT Capacity. Area. Operation Process Map. Production Room Layout The design of the layout of the production room aims to support the smooth production process, make the movement of labor more efficient and raw materials that are not needed, determine the coordination of each production room which is arranged in such a way as to be able to support the maximum effectiveness and efficiency of production operations, as well as to prevent work accidents. The research method used is a field study which includes observations and interviews. Literature study was conducted by referring to previous research relevant to the problem. JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. The results obtained are a map of the operation process to control the production process, the factory capacity per day is 80 units of white bread, per month of 1,600 units of white bread and 19,200 per year, the number of tools and machines needed is 49, 27 operators, and 18 production rooms with The total area of the factory required is 590. 28 m2. PENDAHULUAN Daun katuk (Sauropus androgynu. adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi tinggi yaitu memiliki kandungan protein, vitamin A. C, kalsium, lemak. Fe, dan fosfor. Sistem imun sangat penting untuk menjaga dan menghindari wabah Covid-19 saat ini. Selain istirahat dan olahraga yang teratur, mengkonsumsi makanan bergizi sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan imun. Salah satu produk yang bisa mendukung imunitas tubuh yaitu roti tawar daun katuk (Rizki, 2. Produksi roti tawar daun katuk yang berkualitas dari segi rasa dan teksturnya tidak hanya didukung dari bahan baku yang berkualitas tapi perlu didukung dari tata letak fasilitas ruang produksi yang baik dan tepat. Perancangan tata letak ruang produksi ini memiliki tujuan yaitu untuk mendukung kelancaran proses produksi, membuat gerakan tenaga kerja lebih efisiensi dan bahan baku yang tidak diperlukan, menentukan koordinasi dari setiap ruang produksi yang diatur sedemikian rupa sehingga mampu menunjang pencapaian efektifitas dan efisiensi operasi kegiatan produksi yang maksimal, serta untuk mencegah kecelakaan kerja. Perancangan ruang produksi ini adalah salah satu faktor penting yang berpengaruh pada kinerja suatu perusahaan (Syarif dan Bedros, 2. Tata letak merupakan aspek penting yang berpengaruh pada kelangsungan proses produksi suatu perusahaan. Tata letak yang tepat dan baik akan memberikan jarak pemindahan bahan yang pendek, biaya pemindahan minimum, dan aliran bahan yang Selain itu juga mencegah terjadinya pencemaran silang. Keseluruhan rancangan ini akan membawa bahan melalui setiap fasilitas dalam waktu yang paling singkat. Metode yang digunakan dalam rancangan tata letak pabrik ini yaitu metode studi literatur dengan cara membandingkan penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya dan memodifikasi sesuai dengan kebutuhan. Metode ini digunakan untuk meminimumkan aliran material, mendapatkan beberapa alternatif lain yang bisa digunakan, serta mempunyai prosedur yang rinci dalam mengatur layout pabrik (Jauhari et al, 2. Sedangkan untuk uji layout menggunakan Operation Process Chart (OPC). Tata Letak Tata letak merupakan proses perancangan dan pengaturan tata letak fasilitas secara fisik seperti peralatan atau mesin, ruang, bangunan, dan lahan yang berfungsi untuk mengoptimalkan keterkaitan antara pekerja, metode, aliran informasi, dan aliran bahan yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan perusahaan secara aman, ekonomis, dan Tata letak yang efektif dapat membantu suatu organisasi mencapai sebuah strategi yang mendukung respon cepat, biaya rendah, dan diferensiasi. Tujuan dari strategi tata letak yaitu untuk membangun tata letak ekonomis yang memenuhi kebutuhan persaingan perusahaan (Perdana, 2. JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. OPC (Operation Process Char. Menurut (Ramdan et al. , 2. OPC atau Operation Process Chart merupakan bentuk dari diagram yang digunakan sebagai penggambaran dari keseluruhan proses operasi bahan baku yang terjadi dari bahan mentah sampai menjadi barang jadi serta berisi informasi tentang waktu produksi, mesin, dan material yang dipakai. Tujuan dari OPC yaitu untuk menentukan langkah Ae langkah kerja dari setiap bagian komponen atau peta proses dan inspeksi dari komponen. METODE Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif, dimana penelitian ini berusaha untuk memaparkan pemecahan masalah terhadap suatu masalah secara sistematis dan faktual berdasarkan data. Rancangan usulan dirancang dengan melihat dan mempertimbangkan dari penelitian terdahulu. Pengumpulan data merupakan tahap Ae tahap yang dilakukan sebelum penelitian. Sedangkan data yang telah dikumpulkan akan dijadikan input didalam pengolahan data. Urutan pengumpulan data yaitu sebagai berikut: 1 Urutan proses produksi Proses pembuatan roti tawar daun katuk yang dilakukan di laboratorium Pengolahan Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan berdasarkan hasil pengamatan secara umum terdiri dari lima kegiatan utama, yaitu pencampuran bahan baku, proses pengembangan adonan, pencetakan adonan, pemanggangan, dan finishing. Formulasi yang digunakan pada pembuatan roti yaitu penambahan tepung daun katuk sebanyak 5% . ,5 gra. , tepung protein sedang 194 gram, tepung protein tinggi 43,5 gram, susu bubuk 20 gram, ragi 6 gram, bread improver 1,5 gram, telur 2 butir, mentega 15 gram, butter 20 gram, gula 30 gram, garam 1 gram, dan air es 120 ml. 2 Kapasitas Produksi Roti tawar daun katuk yang dihasilkan bersifat make to order. Artinya perusahaan memproduksi roti sesuai dengan kebutuhan dan pesanan dari konsumen. Berdasarkan hasil pengamatan, jumlah roti tawar daun katuk yang diproduksi oleh perusahaan sekitar 80 unit roti tawar daun katuk setiap harinya dengan perhitungan dalam satu bulan terdiri dari 20 hari kerja. 3 Data Jumlah Mesin dan Operator Dalam perhitungan kebutuhan jumlah mesin, kebutuhan mesin sumber daya manusia yang dihitung berdasarkan jumlah setiap mesin yang dibutuhkan sehingga tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan operator. 4 Rancangan Tata Letak Total luas area yang dibutuhkan oleh ruang produksi pabrik roti tawar daun katuk dapat dilihat pada Tabel 1. JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Tabel 1. Luas Area Ruang Produksi Ruang Produksi Kebutuhan Ruang . Ruang bahan baku A . 7,02 x 5,02 x 3 Ruang 7,02 x 5,02 x 3 engembang, tambahan, sus. Ruang bahan baku C . entega, 7,02 x 5,02 x 3 telur, butte. Ruang timbangan bahan mentah 4,2 x 2,13 x 3 Ruang mixing Ruang timbangan adonan 4,1 x 4,1 x 3 Ruang persediaan air bersih 5,45 x 2 x 3 Ruang Pengembangan 1 7,05 x 6,7 x 3 Ruang Pengembangan 2 4,4 x 5 x 3 Ruang Loyang 5 x 5,9 x 3 Ruang Pemintalan Adonan 8 x 5,5 x 3 Area loading masuk oven 4,1 x 5,7 x 3 Ruang Pemanggangan 6,6 x 9 x 3 Ruang Pendinginan 4,1 x 5,7 x 3 Ruang Slicer 4,5 x 5 x 3 Area loading packing 4,1 x 5,7 x 3 Ruang packing 7,4 x 8,1 x 3 Ruang penyimpanan 8,5 x 8,3 x 3 Total HASIL DAN PEMBAHASAN Proses Produksi Roti Tawar Daun Katuk Hal. Luas Area 35,28 35,28 35,28 8,97 20,16 16,88 10,91 47,28 23,64 59,88 23,64 22,52 23,64 70,92 590,28 1 Urutan Proses Produksi Proses produksi merupakan kegiatan yang dilakukan individu atau kelompok untuk menambah maupun menciptakan sebuah jasa dan barang dimana dalam prosesnya melibatkan tenaga kerja manusia, mesin dan peralatan, bahan Ae bahan untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi konsumen (Assauri, 2. Proses pembuatan roti tawar daun katuk yang dilakukan di laboratorium Pengolahan Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan berdasarkan hasil pengamatan secara umum terdiri dari lima kegiatan utama, yaitu pencampuran bahan baku, proses pengembangan adonan, pencetakan adonan, pemanggangan, dan finishing. Formulasi yang digunakan pada pembuatan roti yaitu penambahan tepung daun katuk sebanyak 5% . ,5 gra. , tepung protein sedang 194 gram, tepung protein tinggi 43,5 gram, susu bubuk 20 gram, ragi 6 gram, bread improver 1,5 gram, telur 2 butir, mentega 15 gram, butter 20 gram, gula 30 gram, garam 1 gram, dan air es 120 ml. Untuk melaksanakan proses produksi dengan waktu, harga, dan kualitas baik sesuai dengan harapan konsumen maka proses produksi harus diatur dengan baik. Salah satunya adalah dengan membuat peta proses operasi atau Operation Process Chart (OPC) (Dewi, 2. Menurut (Ramdan et el. , 2. OPC atau Operation Process Chart merupakan bentuk dari diagram dimana diagram tersebut digunakan sebagai penggambaran dari keseluruhan proses operasi bahan baku yang terjadi dari bahan mentah sampai menjadi JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. barang jadi serta berisi informasi tentang waktu produksi, mesin, dan material yang Tujuan dari OPC yaitu untuk menentukan langkah Ae langkah kerja dari setiap bagian komponen atau peta proses dan inspeksi dari komponen. OPC dibuat berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Syarif dan Bedros pada tahun 2017 dan sudah dimodifikasi dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. OPC (Operation Process Char. 2 Kapasitas Produksi Kapasitas produksi adalah hasil produksi maksimum yang bisa dihasilkan atau diproduksi dalam waktu tertentu oleh perusahaan. Tujuan dari menghitung kapasitas produksi ini yaitu untuk menyusun jadwal operasi, penugasan karyawan, pembebanan tenaga kerja dan mesin sesuai dengan kapasitas produksi pabrik, membandingkan antara kebutuhan produksi dengan jumlah kebutuhan pasar dan rencana persediaan lalu melakukan revisi, menetapkan jumlah pesanan bahan baku yang akan dibeli secara terpadu dan ekonomis, serta membuat ramalan permintaan produksi. Kapasitas produksi sangat menentukan keberhasilan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar. Apabila kapasitas produksi lebih besar dari permintaan pasar, maka kemungkinan perusahaan tersebut akan mengalami kerugian. Kerugian bisa disebabkan oleh produk yang tidak terjual sedangkan produk roti tidak bisa bertahan lama karena tidak menggunakan bahan pengawet sehingga roti tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Begitu juga Apabila kapasitas produksi lebih kecil dari permintaan konsumen, maka pabrik akan kekurangan produk roti untuk dijual kepada konsumen sehingga pabrik akan menerima lebih banyak permintaan. Kekurangan ini menyebabkan pabrik tidak bisa mendapat keuntungan yang maksimal. Oleh karena itu, jika permintaan tidak terpenuhi dengan baik maka harus dilakukan perencanaan kapasitas produksi. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan, perencanaan kapasitas produksi pabrik roti tawar daun katuk ini sudah menyesuaikan dengan permintaan konsumen. Hal ini dilakukan agar produksi JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. pabrik ini efisien dan pabrik tidak mengalami kerugian (Mulyani, 2. Kebutuhan bahan baku untuk menghasilkan 80 unit roti tawar setiap hari dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Kapasitas Produksi Roti Tawar Daun Katuk Data Jumlah Mesin dan Operator Jumlah mesin dan operator yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan produksi di mini pabrik roti tawar daun katuk dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 3. Daftar Jumlah Mesin dan Operator Work Center Proses Nama Alat dan Mesin Persiapan Bahan Penimbangan bahan baku Rak i Penambahan Air Es Tong Stainless Pencampuran Mixer Penimbangan adonan kalis Pemindahan Timbangan Timbangan Manual Meja Spesifikasi Dimensi: 0,4 x 1 x 1,7 m Bahan: stainless steel Kapasitas: 10 kg Berat: 2,3 kg Material: Stainless Steel Dimensi: 0,35 x 0,35 x 0,5 m Material: Fiber Dimensi: T. 0,8 m x D. 0,4 m Kapasitas: 100 liter Daya Listrik: 550 watt Kapasitas bowl : 15 liter Kapasitas adonan: 5 kg Material: Stainless Steel Dimensi : 0,54 x 0,42 x 0,74 m Kapasitas: 5 kg Dimensi: 0,27 x 0,23 x 0,26 m Dimensi: 1,5 x 0,7 x 0,78 m Bahan: stainless steel Jumlah Mesin (Uni. Jumlah Operator JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Work Center VII Vi Proses Pengembanga Pemintalan rongga udara Pengembanga Nama Alat dan Mesin Spesifikasi Hal. Jumlah Mesin (Uni. Jumlah Operator Rak Dimensi: 0,4 x 1 x 1,7 m Bahan: stainless steel Doughbreak Material: Stainless Steel Dimensi : 0,72 x 0,83 x 0,1 m Daya: 1500 watt Prover Kapasitas : 24 loyang Material: stainless steel Dimensi: 0,5 x 0,7 x 1,9 m Daya Listrik: 2000 Watt Area Loading Rak Dimensi: 0,4 x 1 x 1,7 m Bahan: stainless steel Pemangganga Oven Kapasitas oven : 1 deck 2 Dimensi : 1,31 x 0,85 x 0,64 m Daya listrik : 75 watt XII Pendinginan Rak Dimensi: 0,4 x 1 x 1,7 m Bahan: stainless steel Pengirisan Slicer Jumlah pisau : 31 pcs Ketebalan potong : 12 mm Material : besi cor dan stainless Dimensi : 0,65 x 0,61 x 0,75 m Daya listrik : 250 watt XIV Dimensi: 0,4 x 1 x 1,7 m Bahan: stainless steel Area Loading Rak Packing Pengemasan Meja Dimensi: 1,5 x 0,7 x 0,78 m Bahan: stainless steel XVI Penyimpanan Dimensi: 0,4 x 1 x 1,7 m Bahan: stainless steel Rak Total Rancangan Tata Letak Fasilitas Ruang Produksi Roti Tawar Daun Katuk Desain layout usulan ARD yang sudah dibuat jalur ruang produksi dibuat satu arah dari penyimpanan bahan baku sampai penyimpanan produk roti tawar daun katuk yang sudah jadi. Dinding dan lantai ruang produksi harus terbuat dari semen yang kuat, kedap air, halus, dan rata. Dinding di cat berwarna terang, sedangkan lantai dipasang keramik berwarna putih yang halus, rata, dan tidak licin. Pemilihan warna terang ini bertujuan agar kotoran mudah terlihat dan mempermudah proses pembersihan ruangan (Owen et al. Untuk tinggi dinding dibuat minimal 2 m dari lantai, tidak menyerap air, dan terbuat dari bahan yang tahan lama dan kuat agar tidak mudah rusak atau bocor untuk mencegah binatang masuk ke ruang produksi. Desain layout dapat dilihat berikut ini. JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. Gambar 2. Desain Layout Usulan Tata letak ruang produksi dan peralatannya harus diatur dengan baik agar menghasilkan tata letak dan ruang gerak yang efisien serta tidak terjadi kontaminasi silang khususnya peralatan yang kontak langsung dengan bahan pangan. Permukaan yang kontak langsung dengan bahan pangan harus halus, tidak menyerap air, tidak berkarat, tidak mengelupas, dan tidak berlubang. Peralatan mahal dan secanggih apapun tidak akan berarti dan tidak bekerja maksimal apabila perencanaan tata letaknya sembarangan. Selain itu, kondisi disekitar lokasi dan lingkungan produksi harus memperhatikan ketentuan GMP (Good Manufacturing Practice. yaitu lokasi dan lingkungan produksi harus terawat, jauh dari selokan dan tempat pembuangan sampah sehingga tidak menyebabkan banyak hewan dan serangga yang berkeliaran karena akan berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan. Jalur ruang produksi yang digunakan untuk tempat produksi produk harus dibuat satu arah agar para pekerja tidak bisa keluar masuk ruang JOFE : Journal of Food Engineering E-ISSN. Vol. No. 2 April 2022 | DOI : 10. 25047/jofe. Hal. produksi secara sembarangan. Dari gambar 3. , desain layout usulan ARD yang sudah dibuat jalur ruang produksi dibuat satu arah dari penyimpanan bahan baku sampai penyimpanan produk roti tawar daun katuk yang sudah jadi. Dinding dan lantai ruang produksi harus terbuat dari semen yang kuat, kedap air, halus, dan rata. Dinding di cat berwarna terang, sedangkan lantai dipasang keramik berwarna putih yang halus, rata, dan tidak licin. Pemilihan warna terang ini bertujuan agar kotoran mudah terlihat dan mempermudah proses pembersihan ruangan (Owen dkk. , 2. Untuk tinggi dinding dibuat minimal 2 m dari lantai, tidak menyerap air, dan terbuat dari bahan yang tahan lama dan kuat agar tidak mudah rusak atau bocor untuk mencegah binatang masuk ke ruang produksi. KESIMPULAN Kapasitas pabrik per hari sebanyak 80 unit roti tawar, per bulan sebanyak 1. unit roti tawar dan 19. 200 per tahun. Total luas perhitungan kebutuhan luas pabrik yaitu 590,28 m2 . anjang: 24,4 . ebar: 24,19 . , dengan jumlah mesin yang dibutuhkan sebanyak 49 dan jumlah operator yang dibutuhkan sebanyak 27. DAFTAR PUSTAKA