PERSEPSI MANUSIA TERHADAP TEKNOLOGI DALAM FILM BLACK MIRROR SERIES 3 BERJUDUL NOSEDIVE (KAJIAN MANUSIA SATU DIMENSI HERBERT MARCUSE) Meylfin Ridona, 2Rufus Goang Swaradesy meylfinr@gmail. com, 2rufusgoang123@gmail. Institut Seni Budaya Indonesia Bandung ARTIKEL Diterima: 10 Agutus 2022 Direvisi: 13 September 2022 Disetujui: 18 Oktober 2022 ABSTRACT Human who controls information and media, then they will be able to control the world because the development of information media technology can reduce the various dimensions that exist in human life and society. This research uses descriptive qualitative methods. The primary data source in this study is the Black Mirror series 3 film titled Nosedive. Data collection techniques are carried out by reviewing films and then analyzing the data obtained. This analysis knife uses the onedimensional man Herbert Marcuse. The result of this research is that the power of media and consumption shown in the Black Mirror 3 film titled Nosedive, can shape and transform human reality into a popular reality based on ratings . Technology in the form of media provides a view that progress is always close to the anxiety caused. Marcuse reminded that it is important for humans to continue to place the ability of ratio and conscience to keep from being human beings who see from one dimension only. Keywords: Human. Media. One-Dimensional Man. ABSTRAK Manusia yang menguasai informasi dan media, maka ia akan dapat mengendalikan Pernyataan ini bukan tanpa dasar, karena perkembangan teknologi media informasi dapat mereduksi berbagai dimensi yang ada dalam kehidupan manusia dan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah film Black Mirror series 3 berjudul Nosedive. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan review film dan selanjutnya dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh. Pisau analisisnya menggunakan manusia satu dimensi LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 2 Desember 2022 Herbert Marcuse. Hasil dari penelitian ini adalah kekuatan media dan konsumsi yang ditunjukkan dalam film Black Mirror 3 berjudul Nosedive, dapat membentuk dan mengubah realitas manusia menjadi realitas populer berdasarkan rating . Teknologi dalam wujud media memberikan sebuah pandangan bahwa kemajuannya selalu berdekatan dengan kegelisahan yang ditimbulkan. Marcuse mengingatkan bahwa penting bagi manusia untuk terus menempatkan kemampuan rasio dan hati nurani untuk menjaga supaya tidak menjadi manusia yang melihat dari satu dimensi saja . ne dimensional ma. Kata Kunci: Manusia. Media. Manusia Satu Dimensi PENDAHULUAN informasi, dan informasi telah menjadi Pada masa ini manusia hidup di elemen yang dianggap paling penting zaman informasi. Futurolog Alvin Toffler dalam kehidupan (Ahmad, 2. menuturkan, penguasa pada zaman in- Perkembangan Teknologi Informasi formasi yang bermula sejak akhir abad 20 Masehi, adalah orang-orang yang me- menciptakan teknologi internet. Pesatnya nguasai informasi dan media komunikasi massa modern. Karena siapa yang me- menjadi pusat perhatian para ahli. Internet nguasai informasi dan medianya, maka dia berkembang dengan varian-varian pro- (Setiawan, 2. gramnya yang menjadikan bumi ini dalam Pertengahan tahun 1960-an ketika cengkraman teknologi (Setiawan, 2. komputasi menyebar dan negara-negara Perkembangan teknologi informasi me- macu suatu cara baru dalam kehidupan, industri manufaktur ke industri jasa, para dari kehidupan dimulai sampai dengan ilmuan menandai hal tersebut sebagai berakhir, kehidupan seperti ini dikenal munculnya fenomena information society dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah . asyarakat informas. Ide munculnya dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik (Cholik, 2. fenomena tersebut dipercayai mempunyai Bell nologi yang begitu pesat ini memberikan menerangkan bahwa masyarakat ini akan berbagai pengaruh di kehidupan ber- menuju masyarakat yang lebih partisipatif. Pengaruh tersebut tidak serta terdesentralisasi, dan lebih demokratis (Setiawan. Di samping banyak kegunaan dan bahwa information society adalah sebuah manfaatnya banyak juga dampak ne- masyarakat yang sebagian besar angkatan kembangan teknologi memberi dampak Rogers Daniel Perkembangan dan kemajuan tek- Menurut Novy . Meylfin. Rufus Ae Persepsi Manusia Terhadap. negatif pada kehidupan sosial, yang tak Masyarakat pengguna tek- diabaikan dan seringnya terjadi kejahatan nologi kian enggan untuk meng- teknologi yang merugikan masyarakat. gunakan alat-alat manual untuk alasan Bahkan teknologi pun mendorong ter- efektivitas dan efisiensi. Masyarakat jadinya kerusakan pada moral. Hal ini semakin sulit melepaskan diri dari berarti menjadikan kurangnya kepekaan serba kecanggihan teknologi dan hal ini masyarakat akan kehidupan sosial karena akan terus berlangsung dalam waktu kurangnya intensitas komunikasi yang riil. lama dan kian membawa masyarakat Lebih lanjut perkembangan tek- pda ketergantungan pada pemanfaatan nologi akan berdampak pada kehidupan Sesuatu yang berlangsung sosial yang ada hingga mempengaruhi lama inilah yang menyebabkan pe- rubahan kebudayaan pada suatu ma- norma-norma Beberapa dampak nyata dari keberadaan serta perkembangan teknologi Menciptakan kolonialisme antara lain sebagai berikut: Kesenjangan akan selalu ada di muka Perubahan sistem nilai dan moral bumi dan begitupun kesenjangan arus Perubahan tidak dapat luput dari dua informasi yang ada. Munculnya tek- sifatnya, konstruktif dan destruktif. nologi komunikasi menyebabkan arus Perubahan konstruktif terjadi apabila informasi dari negaramaju ke negara pemanfaatan teknologi digunakan un- berkembang adalah tidak seimbang. tuk hal baik, bersifat profesional dan Ketidakseimbangan ini menyebabkan Artinya, bahwa peng- banyak mengonsumsi informasi dari kehidupan sosial masyarakat ke arah negara yang rich informations . yang lebih baik dan membangun. Sehingga memungkinkan munculnya Namun cukup disayangkan bahwa Kolonialisasi yang di- kondisi seperti ini sebagian besar hanya maksud di sini bukannya taktik im- terjadi di negara maju dengan tingkat perialisme dalam penaklukan negara pemahaman dan pendidikan yang lain melalui akuisisi tanah dan wilayah, cukup tinggi. Perubahan destruktif melainkan berupa penjajahan melalui terjadi apabila pemanfaatan teknologi arus informasi (Novy, 2. yang memberikan segala kemudahan KONTEKS PENELITIAN Tulisan ini mencoba mengkaji ba- Menciptakan ketergantungan gaimana seharusnya manusia memper- Dengan segala kemudahan yang di- lakukan atau menjaga hubungan dengan berikan oleh teknologi, maka ma- perkembangan teknologi. Film Black Mirror series 3 berjudul Nosedive dipilih menjadi LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 2 Desember 2022 objek kajian utama untuk memperdalam menceritakan kisah fiksi spekulatif di pemahaman tentang manusia kaitannya mana di setiap episodenya memiliki alur tentang teknologi. Pisau analisis yang cerita yang tajam, menegangkan, serta satir digunakan yakni teori One Dimensional yang mengeksplorasi tekno-paranoia de- Man . anusia satu dimens. Herbert ngan cerita yang memanfaatkan kege- Marcuse. Tulisan ini dibatasi hanya untuk lisahaan kolektif tentang bagaimana dunia mengkaji dan membahas manusia dan Black Mirror pertama kali rilis kaitannya dengan teknologi yang ada di pada 4 Desember 2011, hingga kini Black dalam film Black Mirror series 3 berjudul Mirror telah melewati lima musim dengan Nosedive untuk selanjutnya dilihat ba- total 22 episode hingga saat jurnal ini gaimana eksistensi manusia dalam meng- gunakan teknologi untuk mempersepsi karakter-karakter uniknya sendiri, ter- Fokus perhatian penelitian ini masuk aktor dan aktris bintang seperti Bryce Dallas Howard ("The Help"). Alice mencari rating bintang pada teknologi Eve. Gugu Mbatha-Raw. Tom Cullen, dan yang tanpa sadar mengaburkan berbagai Jerome Flynn ("Game of Thrones"). Juga Setiap seperti Joe Wright. Dan Trachtenberg, dan James Watkins. METODE PENELITIAN Nosedive adalah episode pertama Penelitian menggunakan metode rilis pada tanggal 21 Oktober 2016, dari Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini Charlie Brooker yang disutradarai oleh Joe Wright. Alur cerita dan naskah skrip dari deskriptif berupa data tertulis tentang Nosedive ditulis oleh Charlie Brooker manusia dan teknologi. Sumber data bersama Rashida Jones dan Michael Schur. primer dalam penelitian ini adalah film Nosedive sendiri menceritakan landscape Black Mirror series 3 berjudul Nosedive. Teknik bernama Lacie Pound yang diperankan oleh Bryce Dallas Howard, yang mana dilakukan analisis terhadap data yang memperlihatkan hidup di dunia di mana Sumber data sekunder adalah segalanya dikontrol oleh social rating berupa literatur yang diperoleh dari . eringkat sosoia. Selain dibintangi oleh . Pustaka, buku, dan jurnal. Nosedive pun dibintangi oleh aktor dan (Creswell, dari Black Mirror pada musim ke tiga yang aktris lain Alice Eve sebagai Naomi Jayne PEMBAHASAN Blestow. Cherry Jones sebagai Susan. Sekilas tentang Film Black Mirror James Norton sebagai Ryan Pound. Alan Black Mirror Ritchson sebagai Paul. Daisy Haggard antalogi besutan Charlie Brooker yang sebagai Bets. Susannah Fielding. Michaela Meylfin. Rufus Ae Persepsi Manusia Terhadap. Coel. Demetri Goritsas. Kadiff Kirwan, dan Sope Dirisu. Gambar 1. Joe Wright Gambar 2. Bryce Dallas Howard Gambar 3. Poster Black Mirror Sumber: w. Sumber: w. Sumber: w. Sinopsis Film Black Mirror berjudul paling indah, bentuk paling bahagia. Nosedive Black bentuk paling sempurna. Tidak ada yang ingin mengetahui bagaimana kesedihan, rasa sakit atau jerih payah yang dilalui terhadap interaksi sosial di mana sosial untuk mendapatkan satu kesempurnaan media dapat membuat nilai baru terhadap palsu pada lini masa sosial media. Sisi kehidupan sosial masyarakat. Nosedive menceritakan kehidupan di masa depan sebagai interaksi nyata dengan teman, ketika adanya peringkat pada kehidupan keluarga atau rekan kerja dan pada bermasyarakat, peringkat tersebut didapat akhirnya tetap diadili atau dinilai, itulah melalui penilaian antar individu dari skala kenyataan dunia Nosedive dari Black 1 sampai 5, hal ini sama seperti ketika kita Mirror. Nosedive Mirror memberi bintang setelah menggunakan Lacie Pound, ia berharap untuk layanan jasa online. Akibat dari peringkat menjadi seperti apa yang ditampilkan tersebut, aktivitas dan hubungan antara orang-orang pada sosial media. Lacie manusia dalam hierarki sosial terkotak- melihat kesempurnaan yang ditampilkan kotak ditentukan dari nilai yang didapat seseorang pada sosial medianya membuat Mereka yang memiliki nilai di seseorang tersebut sangat bahagia dan ia atas 4 dan lebih tinggi dianggap sebagai berpikir jika hal tersebut akan berlaku juga masyarakat kelas atas sedangkan mereka Sejak awal cerita, diperlihatkan yang memiliki nilai dibawah 4 dipandang perjuangan Lacie untuk mendapatkan rendah dan disepelekan. peringkat tinggi, terlihat dari Lacie yang Apa yang ditampilkan pada akun selalu memakai topeng, bahkan ketika sosial media seperti Instagram. Twitter, sedang sendiri pun tetap menggunakan Facebook sesungguhnya tidaklah asli sama Lacie kemudian mendapatkan ide sekali, yang ditampilkan adalah bentuk untuk menaikkan peringkatnya: Lacie LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 2 Desember 2022 akan mengunggah foto Mr. Rags, boneka sosial media tidak ada gunanya. Apa yang ditampilkan pada media sosial hanyalah postingan nostalgia, kan?Ay. Semua orang beberapa sorotan yang ingin terlihat oleh termasuk teman lama Lacie bernama orang lain, bukan realitas dari kehidupan Naomi yang memiliki nilai 4. Naomi yang sebenarnya. Ausemua melihat foto boneka Mr. Rags, kemudian Lacie Sekilas tentang Herbert Marcuse pengiring pengantin pada pernikahannya. Lahir dari keluarga menengah atas Lacie mengetahui jika pernikahan keturunan Yahudi. Herbert Marcuse lahir Naomi akan dihadiri oleh daftar tamu pada tanggal 19 Juli 1898 di Berlin. Jerman. dengan nilai 4 keatas. Ia melihat sebuah Di Universitas Berlin dan Universitas kesempatan untuk mendapatkan nilai Freiburg ia belajar falsafat dan susastra. tinggi seperti apa yang didambakan. Pada masa Perang Dunia Pertama Marcuse ikut ambil bagian dengan masuk dalam menyentuh, ia menuangkan segalanya dunia militer sebagai prajurit Jerman. pada pidato itu. Setelah itu ia menuju Seusai masa perang, dari tahun 1917 bandara untuk pergi menghadiri per- sampai tahun 1919 ia menjadi anggota nikahan Naomi, namun ia menemukan Partai Sosialis-Demokrat. bila penerbangannya ditunda dan hanya Tahun 1923. Marcuse meraih gelar mereka yang memiliki nilai 4. 2 ke atas Doktor di Universitas Freiburg dengan dapatkan penerbangan pengganti. Sa- Setelah ia bekerja dari tahun 1923-1928 yangnya nilai yang dimiliki Lacie hanya dalam bidang penjualan dan penerbitan 1 karena ia membuat impresi . buku, pada tahun 1929 Marcuse kembali buruk selama perjalanan menuju bandara. melanjutkan studi falsafat di Universitas Seketika pula Lacie bereaksi atas berita Freiburg pada Edmund Husserl dan penundaan penerbangannya dan mem- Martin buat keributan hingga ia diusir dari Heidegger, pada tahun 1932 Marcuse bandara dan membuat nilainya jatuh menyelesaikan Habilitationsschrift dengan 1 dan terus jatuh selama judul Hegels Ontologie und die Grundlegung perjalanan menuju pernikahan Naomi. einer Theorie der Geschichlichkeit (Ontologi Heidegger. Dengan Menuju akhir cerita. Lacie bertemu Hegel dan Pendasaran suatu Teori tentang seorang wanita paruh baya bernama Susan Historisita. Pemikiran dan pandanganya yang diperankan oleh Cherry Jones. Susan sangat dipengaruhi Husserl, terlebih oleh yang hanya memiliki nilai 1. 4, sebenarnya Heidegger. Tetapi hubunganya dengan sekali waktu nilainya 4. 6 hingga akhirnya Heidegger mulai renggang dan tidak hidupnya hancur karena ditinggal mati suaminya yang menderita kanker. Setelah dianggap terlalu kekiri-kirian dan simpati itu ia merasa peringkat yang diatur pada berlebih terhadap Marxisme. Marcuse Meylfin. Rufus Ae Persepsi Manusia Terhadap. Atas rekomendasi dari Edmund Husserl. Manusia Satu Dimensi Marcuse Herbert Marcuse dengan satu buku tergabung dalam Institut fyr Sozial- fenomenal berjudul One Dimensional Man: Studies in The Ideology of Advanced Industrial lembaga penelitian yang meneliti per- Society merupakan karya yang paling soalan-persoalan sosial, dan kemudian sering diperbincangkan oleh kaum kiri di ditempatkan di Jenewa. Swiss. Pada tahun Eropa dan Amerika. Judul buku tersebut 1934, setelah Nasionalis-Sosialis berkuasa di Jerman. Marcuse bersama anggota umum dari keseluruhan isinya (Gultom. Madzhab Frankfurt yang lainnya ber- imigrasi ke Amerika Serikat. Selama di Sejarah Amerika Marcuse bekerja dalam bidang manusia pada masyarakat industri mo- dern memiliki kemungkinan yang objektif Colombia University kemudian pindah ke agar dapat merealisasikan pemuasan akan Harvard kebutuhan-kebutuhannya. Tetapi, yang University pekerjaan yang sama. terjadi sesungguhnya, manusia tetap saja Marcuse yang dikenal sebagai salah terhalang karena adanya suasana represif. satu filsuf yang cukup berpengaruh pada Peran dan peluang ilmu dan teknologi memang sangat besar. Ukuran rasionalitas nafasnya pada usia 81 tahun di kota masyarakat masuk ke dalam perangkap. Stanberg. Jerman. penguasaan, dan manipulasi teknologi. Marcuse menghembuskan nafas terakhir Teknologi mampu menggantikan tenaga pada tanggal 29 Juli 1979 ketika memenuhi manusia bukan saja dalam bidang industri, undangan Jurgen Habermas yang pada namun juga dalam seluruh mata rantai waktu itu menjabat sebagai direktur Max kehidupan (Darmaji, 2. Muenchen. Planck Institute. Mazhab Marcuse mengungkapkan, dewasa Frankfurt, dingkan anggota lainnya Marcuse adalah teoritis yang kuat dan sistematis. Marcuse mengkritik masyarakat industri modern Teknologi yang pada awalnya diciptakan yang terlihat dari perkembangan teknologi sebagai alat emansipasi dari kekejaman yang begitu pesat. Dibalik manfaat dari alam, kini malah dipakai untuk menindas perkembangan teknologi. Marcuse melihat atau merepresi manusia. Karena itu, hal berbagai permasalahan yang sukar di- yang paling menonjol dalam masyarakat pecahkan berasal dari masyarakat industri industri modern adalah Aotoleransi represif,Ao modern dan berpotensi menjadi ancaman yaitu suatu toleransi yang memberi kesan bagi kelangsungan hidup manusia. seakan menyajikan kebebasan yang luas LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 2 Desember 2022 padahal meksudnya tidak lain daripada yang tidak dapat lagi menggunakan media menindas (Darmaji, 2. sebagai fungsi dalam mengungkapkan Tak ada lagi orang atau golongan suatu ide dari gagasan bahkan suatu yang ditunjuk sebagai penindas. Me- perasaan manusia, namun medialah yang lainkan, terdapat suatu sistem totaliter mengatur gagasan dan menata perasaan yang menguasai semua orang, seluruh manusia (Gultom, 2. realitas alamiah, dan sosial. Tak ada orang Meminjam istilah Martin Buber, yang dapat memengaruhi sistem anonim dampak hubungan manusia dengan media Sistem yang tampak dalam segala ini menjadikan bahwa hubungan antar bidang ini menonjolkan diri baik di negara- manusia menjadi tidak berdiri sendiri sebagai neighbour melainkan berdiri se- bagai stranger. Menurut Octaviana . , media telah menciptakan suatu kondisi yang dimaksud Herbert Marcuse adalah dimana manusia menjadi begitu sangat masyarakat pasif dan reseptif, tidak kritis, mengonsumsi barang-barang komoditinya dan tidak ada lagi yang menghendaki . ode of consumptio. Hal ini berarti bahwa sistem kebutuhan manusia saat ini dimensi itu terjadi produksi materi yang tidak lagi ditentukan oleh kebutuhan yang riil melainkan telah diatur dan diciptakan pertahankan keuntungan, diciptakanlah sesuai dengan keberadaan barang-barang jaringan ekonomi dengan manajemen yang Keadaan ini didukung oleh rapi melalui manipulasi kebutuhan dan sistem masyarakat yang cepat berubah ekspansi ekonomis ke negara-negara yang mengikuti sistem kebutuhan dan sistem- sedang berkembang sehingga merebaklah sistem fungsi yang diciptakan media kebutuhan-kebutuhan semu yang bersifat Dampak dari hal tersebut adalah artifisial (Gultom, 2. ikatan sosial tidak hanya terbentuk atas Manusia-manusia Dalam Maka dasar kebutuhan barang yang dikonsumsi. Film Black Mirror berjudul Nosedive Manusia Satu Dimensi Sing- katnya, suatu konsumsi barang dan jasa Herbert Marcuse tdak lagi bersifat kebutuhan, melainkan Kemunculan media dan konsumsi akan menggeser suatu ikatan sosial yang setiap individu yang pada awalnya mementingkan aspek moral terhanyut ke dalam dunia konsumtif yang dan kognisi dan kemudian tergantikan diciptakan oleh media (Khasri, 2. oleh ikatan yang estetik (Darmaji, 2. Menurut Marcuse ada tiga ciri Media berkembang semakin pesat dan utama masyarakat industri atau teknologi menempatkan hubungan antar manusia modern (Darmaji, 2. Ciri tersebut yang dengan media menjadi semakin erat. dapat mengakibatkan manusia menjadi Hubungan ini berdampak pada manusia satu dimensi: Meylfin. Rufus Ae Persepsi Manusia Terhadap. Masyarakat/ manusia berada dalam dengan satu tujuan, dimensi-dimensi suatu dan kondisi dikuasai oleh prinsip lain tersebut disingkirkan. Prinsip teknologi adalah suatu kondisi yang menerapkan suatu dipahami bahwa ukuran rasional ma- syarakat bukan lagi ukuran kemanusiaan, memperluas, dan memperbesar pro- tetapi ukuran teknologi. Manusia dan masyarakat menjadi masuk ke perangkap, situasi ini sudah memasuki dalam penguasaan, dan manipulasi teknologi. berbagai bidang tidak hanya ekonomi Manusia tanpa sadar, posisi dan pe- saja, tetapi bidang-bidang lain seperti pendidikan, politik, hingga budaya. Teknologi memegang kendali Masyarakat menjadi irasional secara penuh terhadap manusia. teknologi yang Dari Kekuasaan keseluruhan karena terjadi kesatuan nyelamat manusia dari kekejaman alam. Artinya kini malah tenologi yang menindas dan merepresi manusia. Bukti represi teknologi perdamaian, melainkan untuk men- terhadap manusia yang paling menonjol adalah adanya toleransi represif (Hansen, kehancuran dan segala hal. Dalam Toleransi represif adalah suatu beberapa sumber referensi disebutkan toleransi yang memberikan kesan seakan menyajikan kebebasan yang luas padahal hukum batin produktivitas. Hal ini tidak lain tujuan utama adalah menindas. Hal syarakat modern menampakkan sifat beberapa scene dalam film Black Mirror rasional dalam detail, tetapi irasional bagaimana aktor utama mengkonsumsi produk media dalam Aurating Ini bintangAy. Rating bintang ini digambarkan merupakan ciri yang paling utama dan sebagai tanda yang menunjukkan suatu Dalam kondisi ini, segi respons dan kesan terhadap orang lain. kehidupannya hanya diarahkan pada Rating bintang ini digambarkan sebagai satu tujuan yakni meningkatkan dan kunci untuk dapat mengakses ataupun masuk ke kelompok tingkatan tertentu. sudah berjalan. Ciri utama dalam kesan yang digambarkan dalam film masyarakat dimensi satu ini adalah tersebut, sekilas bahwa semua orang manusia tidak lagi memiliki/ me- mikirkan dimensi-dimensi lain, bahkan Bahkan sistem masyarakat untuk akses Masyarakat LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 2 Desember 2022 Manusia . itampilkan dilakukan berbasis bintang yang dimiliki. Seperti yang dijelaskan Marcuse lewat dalam bentuk rating bintan. Semua dimensional mannya, bahwa manusia hanya menjadi sekadar melihat orang lain menjadi seakan adanya toleransi represif. dan terpacu padanya. Dengan kata lain. Kemanusian, kebebasan, otonomi, ke- manusia menjadi tidak otonom dalam hidupan sosial dan semuanya sudah menjadi alat. Pada masyarakat ini, tidak Pertanyaan terlihat penghapusan kelas. Seperti yang ditampilkan dalam film bahwa pemilik penindasan yang dialaminya, bagaimana rating 4,5 ke atas merupakan suatu manusia dapat bersikap secara wajar masyarakat kelas tersendiri dan per- lakuannya akan berbeda dengan orang manusia pada masyarakat teknologi saat yang memiliki rating di bawah 3. Marcuse ini, tidak dapat diharapkan lagi. kita harus mengatakan bahwa manusia satu dimensi tidak akan mengeluh lagi entang kerja Manusia anti kemapanan hanya kerasnya yang tidak dihargai . eperti layaknya pemikiran Karl Mar. , namun Mereka adalah kelompok memberitahukan bahwa manusia menjadi yang terdiri dari golongan kecil yang pembela sistem teknologi tersebut tanpa sadar banyak dimensi yang hilang darinya Jika lakukannya adalah kaum muda para dibandingkan dengan pemikiran Marx, mahasiswa dan golongan cendekiawan karena Marx menekankan keadaan terjadi yang selalu kritis melihat situasi sosial karena pertentangan kelas borjuis dan Menurut manusia-manusia Marcuse, kelompok-kelompok Satume- proletar, maka solusi yang ditawarkan adalah revolusi. Artinya bahwa proletariat SIMPULAN merebut mesin produksinya. Hal ini Kekuatan media dan konsumsi berbeda dengan Marcuse. Dalam ma- yang ditunjukkan dalam film Black Mirror syarakat teknologi modern, peran manusia 3 berjudul Nosedive, dapat membentuk dan mengubah realitas manusia menjadi Teknologi menjadi sebuah ungkapan kepentingan pribadi maupun golongan tertentu yang . Lalu pertanyaan kita dipaksakan pada banyak orang. Potensi bersama adalah dimanakah letak pe- penyerataan peran . yang ada ngalaman manusia . engalaman kema- nusiaa. yang telah dimiliki sebelumnya? Dampaknya adalah masyarakat Pengalaman penuh perhatian, peka, dan segalanya mengasingkan manusia dari kemanusiaan. pasti tidak akan tergantikan oleh realitas Teknologi Meylfin. Rufus Ae Persepsi Manusia Terhadap. buatan media tersebut, tetapi pada waktu Ilmu Ushuluddin, 1. , 515- cenderung menepi karena tergeser dengan Gultom. Andri. Fransiskus. buatan media tersebut. Dalam arti ini, kita Konsumtivisme masyarakat satu dapat melihat bersama bahwa teknologi mempunyai suatu keunggulan tersendiri. Marcuse. Waskita: Jurnal Pendidikan Teknologi dalam wujud media mem- Nilai dan Pembangunan Karakter, 2. , kemajuannya selalu berdekatan dengan Hansen. 3 Herbert Marcuse: kegelisahan yang ditimbulkan. Marcuse One-Dimensional Man and the technological veil. In Philosophers of Technology . De Gruyter. teknologi media yang ada, penting bagi Khasri. One Dimensional Man and The Future of Indonesian kemampuan rasio dan hati nurani untuk Spirit menjaga supaya tidak menjadi manusia SASDAYA: Gadjah Mada Journal of yang melihat dari satu dimensi saja . ne Humanities, 5. , 121-136. Novy dimentional ma. AuGotong Purnama, . RoyongAy. Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi terhadap Kehidupan Sosial DAFTAR REFERENSI Ahmad, . Teknologi Budaya. Gema Eksos, 5. , 39-46. Perkembangan Octaviana. Rina. Konsumerisme Masyarakat Modern dalam kajian Jurnal Herbert Marcuse. JAQFI: Jurnal Komunikasi Informasi: Akar Revolusi Berbagai Standarnya. Aqidah dan Filsafat Islam, 5. : 121- Dakwah Tabligh, 13. , 137-149. Cholik, . Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi / Setiawan. Dampak Perkem- ICT Dalam Berbagai Bidang. Jurnal bangan Teknologi Informasi dan Fakultas Teknik Unisa Kuningan. Komunikasi. , 39-46. Resarch Darmaji. Agus. Herbert marcuse Jurnal Simbolika: Learning Communication Study, 4. , 62-73. LayaR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam. Vol. 9 No. 2 Desember 2022