Copyright © 2020 pada penulis Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB) Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal.2483-2494 ISSN(P): 2087-3921; ISSN(E): 2598-9715 Pengembangan Teknologi Game Indonesia untuk Game 2D “HEROES OF INDONESIA” Menggunakan Unity 2D Engine Berbasis Mobile 1 Fazriyanor Kaurie, 2Agung Purwanto, 3Minarni 1,2,3 Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Darwan Ali Alamat Surat Email: fazriyanorkaurie@gmail.com* Article History: Received: 08-Nopember-2020; Received in Revised: 10-Nopember-2020; Accepted: 14-Nopember-2020 ABSTRAK Pengembangan Teknologi Game Indonesia Untuk Game 2D “Heroes Of Indonesia” Menggunakan Unity 2D Engine Berbasis Mobile merupakan game dengan genre Action-Adventure, yang berguna sebagai hiburan serta sarana edukasi pengenalan sejarah kemerdekaan Indonesia kepada para pemainnya yang dirancang untuk smartphone berbasis Android. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan game sejenis. Untuk metode perancangannya dimulai dari tahap Analisis Data, Desain Sistem, Pembuatan Program, Pengujian, Implementasi, dan Evaluasi. Simpulan dari skripsi ini adalah perpaduan antara rintangan dan edukasi berupa kuis dalam game “Heroes Of Indonesia” merupakan media yang efektif dan menarik untuk mengenalkan sejarah apa saja yang terjadi dalam tercapainya kemerdekaan Indonesia. Tanggapan dari responden juga terhibur dengan memainkan game “Heroes Of Indonesia”. Kata kunci: Action-Adventure; Game; Sejarah Kemerdekaan Indonesia; Unity 2D ABSTRACT Development of Indonesian Game Technology for 2D Games "Heroes Of Indonesia" Using a Mobilebased Unity 2D Engine is a game with the Action-Adventure genre, which is useful as an entertainment and educational tool to introduce the history of Indonesian independence to its players designed for Android-based smartphones. This research was conducted by comparing similar games. The design method starts from the data analysis stage, system design, program development, testing, implementation, and evaluation. This thesis's conclusion is a combination of obstacles and education in the form of a quiz in the game "Heroes Of Indonesia," a fair and exciting medium to introduce Indonesian independence history. Responses from respondents were also entertained by playing the game "Heroes Of Indonesia." Keywords: Action-Adventure; Games; History of Indonesian Independence; Unity 2D 1. PENDAHULUAN Republik Indonesia atau yang lebih umum dikenal Indonesia adalah negara yang terletak di Asia Tenggara yang dilalui oleh garis Khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan benua Australia serta samudera Hindia dan Pasifik. Jumlah pulau yang dimiliki oleh Indonesia adalah sebanyak 17.508 pulau dengan keseluruhan luas wilayahnya adalah sebesar 1,904,569 km 2. Namun sayang, sejarah akan kemerdekaan negara Indonesia sekarang kurang diminati oleh generasi muda anak bangsa, hadirnya internet dan smartphone sebetulnya bisa digunakan untuk mencari tahu JIKB | 2483 https://doi.org/10.47927/jikb.v11i2.12 Segala konten dan isi di dalam jurnal disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 lebih dalam tentang sejarah kemerdekaan Indonesia seperti Perang Diponegoro, Bandung Lautan Api, Peristiwa 10 November dan Pasukan Payung RI Kalimantan. Keberadaan dan peranan teknologi informasi di segala sektor kehidupan tanpa sadar telah membawa dunia memasuki era baru globalisasi lebih cepat dari yang dibayangkan semula. Dampaknya tidak hanya berpengaruh pada sisi makro ekonomi dan politik masing-masing negara yang dipengaruhinya, tetapi lebih jauh telah merasuki aspek-aspek sosial budaya manusia. Smartphone merupakan salah satu dari perkembangan teknologi yang berfungsi tidak hanya untuk alat komunikasi saja, tetapi bisa digunakan untuk mengakses internet, berfoto, mengirim data, bahkan sebagai sarana hiburan seperti bermain game. Seiring peningkatan kebutuhan smartphone, aplikasi terhadap ponsel pada umumnya dan juga smartphone khususnya kian berkembang. Mengikuti perkembangan teknologi yang ada, permainan anak-anak dan tanpa terkecuali remaja sebagian besar mengarah pada game. Education game adalah permainan yang bersifat mendidik. Permainan edukatif adalah suatu kegiatan yang sangat menyenangkan dan dapat merupakan cara atau alat pendidikan yang bersifat mendidik. Game ini merupakan sebuah permainan yang didalamnya berisi pertanyaan seputar ilmu dan pengetahuan yang bertujuan untuk menambah wawasan kepada para pemain. Game sendiri memiliki berbagai macam genre, mulai dari RPG, FPS, TPS, arcade, puzzle, strategi, simulasi, olahraga, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan education game sebagai media pembelajaran berbasis RPG (Role Playing Game) pada aspek validitas dinyatakan sangat layak dengan hasil rating sebesar 85%. (Maharani et al., 2016) 2. METODE Dalam penyusunan laporan, penulis menggunakan beberapa metode dan berpegang pada teknik-teknik sebagai berikut: 2.1 Pengumpulan Data Tahap pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dan mempelajari referensi-referensi yang berkaitan dengan judul penelitian. a. Studi Pustaka Peneliti mengumpulkan data dengan cara mencari referensi buku tentang penelitian terdahulu yang masih berkaitan dengan penelitian yang dilakukan sekarang. b. Observasi Mengumpulkan data dengan cara memainkan sekaligus mengamati langsung permainan sejenis yang sudah ada. c. Wawancara Peneliti mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara terhadap para gamers, terutama gamers yang memainkan permainan sejenis. 2.2 Pengembangan Sistem a. Analisis Data Dalam suatu penelitian sangat diperlukan suatu analisis data yang berguna untuk memberikan jawaban atas permasalahan yang sedang di teliti. Analisis data itu sendiri adalah proses mengatur urutan data, mengorganisasikan dalam suatu pola, kategori dan satuan uraian dasar. b. Desain Sistem Desain sistem adalah merancang atau membuat sistem baru yang di harapkan mampu mengatasi masalah sistem lama, atau dapat juga didefinisikan sebagai penggambaran serta pendefinisian dari suatu masalah, perencanaan dan pembuatan rancangan atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah dari satu kesatuan yang utuh. c. Pembuatan Program Pembuatan program bisa juga disebut sebagai tahap pengkodean yaitu tahap penerjemahan data atau pemecahan masalah yang telah di rancang ke dalam bahasa pemrograman tertentu. 2484 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 d. Pengujian Pengujian atau tahap uji coba adalah tahap pengujian terhadap aplikasi yang dibangun. e. Implementasi Implementasi adalah tahapan terakhir dari penelitian ini yaitu satu tahapan dimana aplikasi sudah selesai dan siap untuk diterapkan atau digunakan. 3. LANDASAN TEORI 3.1 Indonesia Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di Asia Tenggara. Jumlah pulau yang dimiliki oleh Indonesia adalah sebanyak 17.508 pulau dengan keseluruhan luas wilayahnya adalah sebesar 1,904,569 km2. Pulau-pulau utama Indonesia adalah Pulau Sumatera, Pulau Kalimantan, Pulau Jawa, Pulau Sulawesi dan Pulau Papua. Secara astronomis, Indonesia yang berada diantara Benua Asia dan Benua Australia ini terletak di antara 6°LU – 11°08’LS dan dari 95°’BT – 141°45’BT. Indonesia berbatasan darat dengan negara Papua Nugini di Pulau Papua, Malaysia di pulau Kalimantan dan Timor Leste di Pulau Timor. Sedangkan Negara yang berbatasan laut dengan Indonesia adalah Singapura, Filipina, Australia dan India (Kepulauan Andaman dan Nikobar). (Archive, 2019) 3.2 Game Game adalah interaksi antarmuka dengan pengguna untuk menghasilkan umpan balik secara visual pada perangkat video. Kata video dalam Video game tradisional dinyatakan sebagai perangkat tampilan raster. Namun seiring semakin seringnya dipergunakan istilah "Video game", saat ini istilah permainan video dapat digunakan sebagai penyebutan dalam permainan pada perangkat layar apa pun. Sistem perangkat elektronik yang dipergunakan sebagai tempat bermain Video game disebut dengan istilah platform, contoh ini adalah komputer pribadi dan konsol permainan video. Platform ini dari tingkatan yang paling besar seperti komputer mainframe hingga yang paling kecil yaitu perangkat mobile. Video game khusus seperti game arcade, sementara sebelumnya umum, telah berangsur-angsur menurun digunakan. (Jailani & Purwanto, 2019) 3.3 Action-Adventure Action games berfokus terhadap kemampuan fisik pemain serta koordinasi yang baik antara tangan dan mata. Untuk action games yang sengat cepat yang mengandalkan reflek, pemain tidak memiliki banyak waktu untuk menerapkan strategi atau merencanakan sesuatu. Biasanya dalam action games, kecepatan dalam bereaksi sangatlah dibutuhkan dibandingkan strategi, walau terkadang membutuhkan strategi namun yang paling menonjol adalah kemampuan fisik serta koordinasi tangan dan mata. Beberapa sub-genre dari action game yaitu shooters, fighting games, fast puzzle games, action-adventure, music-dance-rhythm games. (Adams, 2013) Adventure games berbeda dengan game yang lain. Adventure game merupakan cerita interaktif yang dimainkan oleh tokoh protagonis yaitu si pemain sendiri. Elemen atau essensi dasar dari game ini adalah alur cerita dan eksplorasi. Adventure game biasanya memiliki sistem ekonomi tersendiri dan memiliki action yang lebih (problem solving and combat) dalam menjalani alur cerita yang telah disusun oleh sistem. (Adams, 2013) 3.4 Unity 2D Bisa dibilang Unity ini mendukung untuk pembuatan game berbasis 2 dimensi, maupun 3 dimensi. Selain itu, gambar obyek pendukung yang disediakan pun cukup beragam mulai dari 2 dimensi yang paling sederhana, hingga 3 dimensi yang rumit. Selain itu, Unity pun mampu mengambil gambar dari perangkat lunak seperti Autodesk 3DS Max, Autodesk Maya, Softimage, Blender, Modo, Zbrush, Cinema 4D, Cheetah 3D, Adobe Photoshop, Adoble Fireworks, dan Allegorithmic Substance. (Jurnal, 2014) 2485 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 Gambar 1. Logo Unity Game engine ini pun mendukung beberapa pengembangan aplikasi seperti C#, UnityScript (berbentuk JavaScript), dan BooScript yang dapat terintegrasi dengan Python. Namun dari ketiga tersebut biasanya pengembang aplikasi banyak yang menggunakan C#, dan UnityScript karena keduanya lebih familiar. (Jurnal, 2014) 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada tahap ini seluruh rancangan yang sudah dihasilkan, diterjemahkan dengan mengunakan bahasa pem-rograman sehingga menghasilkan sebuah sistem yang diinginkan. Dalam implementasi game pada penelitian ini dilakukan dengan meng-install file .apk yang ada ke smartphone. Pengujian dilakukan dengan mengunakan smartphone dengan sistem operasi Android yang kemudian akan tampil interface halaman utama. 3.1 Screenshoot Layar Permainan Gambar 2. Screenshot Halaman Utama Ketika layar halaman utama muncul, pemain dapat memilih tombol Mulai, Pengaturan, Informasi dan Keluar. Gambar 3. Screenshot Layar Pengaturan 2486 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 Pada halaman pengaturan, pemain dapat mengatur tingkat volume dari musik dan sound yang ada pada game, dengan cara menggeser silinder kearah kanan untuk membesarkan volume dan kearah kiri untuk mengecilkan volume. Selain itu pemain juga dapat mengganti lagu yang akan dimainkan didalam game, yaitu dengan cara menekan tombol “Lagu 1” dan “Lagu 2”. Gambar 4. Screenshot Layar Informasi Pada halaman informasi, pemain akan mendapatkan informasi tentang pembuat game. Gambar 5. Screenshot Pilih Serial Ketika pemain menekan tombol mulai pada layar halaman utama, maka pemain akan dialihkan ke layar pilih Serial. Pada halaman ini pemain dapat memilih Serial mana yang akan dimainkan, yang mana dari setiap serial memiliki cerita sejarahnya sendiri serta tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Gambar 6. Screenshot Storytelling Serial 2487 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 Setelah pemain memilih salah satu serial yang ada di halaman pilih serial, pemain akan diarahkan ke halaman storytelling serial yang merupakan potongan dari beberapa bagian cerita sejarah yang terjadi pada masa tersebut sebelum memasuki game. Gambar 7. Screenshot Storytelling Serial Cerita sejarah yang sudah dipilih pemain dari serial sebelumnya merupakan informasi yang akan digunakan untuk menjawab kuis didalam game yang akan dimainkan. Gambar 8. Screenshot Memulai Permainan Pada saat pertama kali memulai permainan, karakter akan muncul dengan posisi berdiri tegak. Pada layar tersebut terdapat beberapa tombol untuk mengaktifkan aksi dari karakter tersebut, mulai dari tombol navigasi kearah kanan, navigasi kearah kiri, navigasi untuk melompat, tombol untuk menyerang, tombol pengaturan music dan sound, dan tombol jeda. Gambar 9. Screenshot Layar Jeda Pada pemain menekan tombol jeda, sistem secara otomatis akan mengehentikan game dan menampilkan halaman jeda. Pada halaman jeda, pemain dapat melanjutkan game yang dimainkan 2488 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 dengan cara menekan tombol “Lanjutkan”, mengulang game dengan cara menekan tombol “Restart”, dan Kembali ke halaman utama dengan cara menekan tombol “Keluar”. Gambar 10. Screenshot Layar Bendera Untuk menyelesaikan serial yang dimainkan, pemain harus mengarahkan karakter untuk mencapai bendera merah putih yang ada didalam game. Setelah karakter mencapai bendera merah putih, pemain akan diarahkan ke halaman kuis dari serial yang sudah dipilih. Gambar 11. Screenshot Layar Kuis Pada halaman ini pemain akan diberikan petanyaan dalam bentuk pilihan ganda dengan 5 macam jenis pertanyaan yang berbeda. Pertanyaan ini diambil dari storytelling serial yang sebelumnya sudah ditampilkan sistem kepada pemain sebelum memasuki game. Jika pemain salah menjawab pertanyaan yang ada pada halaman kuis, pemain akan diarahkan kembali kedalam serial game sebelumnya. Jika pemain benar menjawab pertanyaan yang ada pada halaman kuis, pemain akan diarahkan ke halaman Pilih Serial, yang mana pemain bisa langsung memilih serial mana yang akan dimainkan selanjutnya. Gambar 12. Screenshot Layar Halaman Saat Karakter Kalah Jika karakter kehabisan nyawa/life sebelum mencapai bendera merah putih, maka akan tampil halaman saat karakter kalah. Pemain dapat memilih 2 opsi pada halaman ini, yaitu “Restart” untuk 2489 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 mengulang dari awal serial game yang dimainkan, dan “Keluar” yang mana pemain akan langsung diarahkan ke halaman utama permainan. 3.2 Pengujian Sistem Di bawah ini akan dilakukan pengujian untuk game “Heroes Of Indonesia”. Pengujian ini pada aplikasi ini dapat dilihat pada table dibawah ini: Tabel 1. Hasil Pengujian Terhadap Halaman Utama Permainan Halaman Utama Pemainan No Masukan Keluaran 1 Pemain menekan Masuk ke tombol mulai halaman pilih serial 2 Pemain menekan Sistem akan tombol informasi menampilkan halaman informasi 3 Pemain menekan Sistem akan tombol menampilkan pengaturan halaman pengaturan musik dan sound 4 Pemain menekan Sistem akan tombol keluar mengakhiri game Hasil Pemain dapat melihat serial yang ingin dimainkan dan memilih salah satu dari serial tersebut Pemain dapat melihat infomasi pembuat game Kesimpulan Valid Pemain dapat mengganti lagu yang dimainkan saat game berjalan, mengatur tingkat volume musik dan sound Valid Pemain akan keluar dari game Valid Valid Pada tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 4 macam jenis pengujian, untuk masing-masing tombol sudah berfungsi dengan baik. Pada tombol mulai, sistem akan mengarahkan pemain ke halaman pilih serial, yang mana pada halaman ini pemain dapat memilih salah satu dari berbagai serial yang ada. Kemudian pada tombol informasi, pemain dapat mengetahui informasi tentang pembuat game. Untuk tombol pengaturan, pemain dapat mengganti lagu dan mengatur tingkat volume pada saat game dimainkan. Adapun tombol keluar, berfungsi jika pemain ingin keluar atau mengakhiri game. Tabel 2. Hasil Pengujian Terhadap Halaman Pilih Serial Halaman Pilih Serial No Masukan 1 Pemain memilih salah satu dari beberapa serial yang tersedia 2 Pemain menekan tombol arah kiri atau kanan Keluaran Sistem akan menampilkan storytelling dari serial yang dipilih Sistem akan menampilkan storytelling berdasarkan tombol yang ditekan pemain Hasil Kesimpulan Pemain dapat membaca potongan Valid cerita sejarah dari serial yang dipilih, yang mana potongan cerita tersebut memiliki hubungan dengan game yang akan dimainkan. Selain itu pemain juga mendapatkan informasi berupa edukasi sejarah dari serial yang sudah dipilih Pemain dapat membaca ulang atau Valid melanjutkan potongan cerita sejarah dari serial yang dipilih 2490 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 3 4 Pemain menekan tombol tanda centang atau ceklist Pemain menekan tombol kembali Sistem akan menampilkan halaman memulai permainan Sistem akan kembali menampilkan halaman utama permainan Pemain dapat langsung memainkan game dari serial yang sudah dipilih Valid Pemain dapat melakukan aksi yang ada dihalaman utama permainan Valid Pada tabel 2 dapat dilihat bahwa pengujian untuk halaman pilih serial dapat memberikan informasi serta edukasi kepada pemain dari potongan cerita sejarah masing-masing serial yang ada didalam game. Dengan adanya tombol untuk arah kanan dan kiri yang berfungsi untuk melanjutkan atau kembali ke potongan cerita sebelumnya jika ingin dibaca lagi oleh pengguna. Tabel 3. Hasil Pengujian Terhadap Halaman Memulai Permainan Halaman Memulai Permainan No Masukan Keluaran 1 Pemain menekan Sistem akan tombol arah menjalankan kanan, kiri, atas, fungsi sesuai dari dan serang tombol yang ditekan pemain 2 Pemain menekan Sistem akan tombol jeda menampilkan halaman jeda 3 Pemain menyentuh rintangan di dalam game 4 Pemain mengalahkan musuh di dalam game 5 Karakter yang ada di dalam game kehabisan nyawa/life Nyawa/life dari karakter akan berkurang, dan posisi karakter akan kembali ke posisi awal game Musuh akan menghilang dari game, namun akan nada efek yang muncul saat musuh dikalahkan Sistem akan menampilkan halaman saat karakter kalah Hasil Pemain akan mengendalikan aksi dari pemain yang ada didalam game Kesimpulan Valid Pemain dapat melakukan 3 aksi yaitu lanjutkan untuk melanjutkan game, restart untuk memulai game dari awal, dan keluar untuk kembali ke halaman utama Jika karakter menyentuh rintangan, maka nyawa/life karakter akan berkurang, dan pemain harus melewatinya untuk menyelesaikan game Valid Jika pemain berhasil mengalahkan musuh yang ada di dalam game, maka akan memudahkan pemain untuk menyelesaikan game Valid Saat karakter yang dimainkan pemain di dalam game kehabisan nyawa/life, maka game akan berakhir Valid Valid Pada tabel 3 dapat dilihat bahwa pengujian untuk halaman memulai permainan, pemain dapat melakukan aksi dengan semua tombol, mulai dari tombol arah kanan, kiri, lompat, serang, jeda, animasi saat musuh dikalahkan, saat karakter menyentuh rintangan, serta saat karakter kalah karena kehabisan nyawa/life. 2491 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 Tabel 4. Hasil Pengujian Terhadap Halaman Kuis Dalam Game Halaman Kuis Dalam Game No Masukan Keluaran 1 Jawaban yang Sistem akan dipilih pemain mengulang serial salah game dari awal 2 Jawaban yang dipilih pemain benar Sistem akan menampilkan halaman pilih serial 3 Bermain game dengan platform mobile File dengan format .apk untuk implementasi ke OS Android Hasil Jika pemain salah menjawab soal kuis yang diberikan, pemain akan mengulangi serial game dari awal dan harus menyelesaikan ulang serial game tersebut Jika soal kuis yang dijawab pemain benar, maka game serial yang dimainkan selesai, dan pemain langsung diarahkan ke halaman pilih serial untuk memainkan serial game yang lainnya Dapat dimainkan pada platform mobile (Android) Kesimpulan Valid Valid Valid Pada tabel 4 dapat dilihat bahwa pengujian untuk game mobile, semua fitur yang ada di dalam game dapat berfungsi dengan baik. Adanya kuis dalam bentuk pilihan ganda/multiple choice yang ada di dalam game, serta ketikan pemain salah menjawab kuis tersebut yang mengharuskan pemain mengulangi kembali serial game dari awal, akan membuat pemain lebih serius lagi ketika membaca potongan cerita sejarah yang ada sebelum memasuki game untuk menjawab kuis yang diberikan. Selain itu, game ini juga sudah dapat dimainkan pada platform mobile (Android). Tabel 5. Hasil Pengujian Terhadap Nilai Pendidikan NILAI EDUKASI No Masukan 1 Asset game berupa bendera Indonesia dan pulau-pulau yang ada di Indonesia 2 Asset game berupa topografi kota yang sedang terbakar dan dalam masa perang 3 4 Asset game berupa topografi yang hamper mendekati topografi pulau Kalimantan Tengah Asset game berupa pakaian dan hiasan Keluaran Objek pada halaman utama berupa background game Objek pada serial 2 dengan tema Bandung Lautan Api Objek pada serial 4 dengan tema Pasukan Payung RI Kalimantan Objek aksesoris karakter pada Hasil Memberikan nilai pendidikan bahwa Indonesia memiliki banyak sekali pulau, baik itu pulau yang besar sampai pulau yang kecil Kesimpulan Valid Memberikan nilai pendidikan bahwa kondisi perlawanan saat rakyat Bandung terhadap para penjajah yaitu dengan cara membakar kota Bandung agar para penjajah tidak dapat mengambil apapun dari kota Bandung Memberikan nilai pendidikan berupa pengetahuan tentang topografi pulau Kalimantan terutama Kalimantan Tengah Valid Memberikan nilai pendidikan berupa pengetahuan tentang 2492 Valid Valid Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 kepala pada karakter 5 6 serial 4 dengan tema Pasukan Payung RI Kalimantan Asset game berupa Objek pada senjata yang masing-masing digunakan karakter serial yang memiliki masing senjata yang berbeda Asset game berupa Objek pada backsound halaman utama instrument 17 permainan dan Agustus 1945, pada masingBagimu Negeri, masing serial saat Garuda Pancasila, di dalam game Halo-Halo Bandung, Indonesia Pusaka, Maju Tak Gentar, dan Indonesia Raya pakaian adat dan hiasan kepala khas Kalimantan terutama Kalimantan Tengah yaitu suku Dayak Memberikan nilai pendidikan Valid berupa pengetahuan tentang senjata apa saja yang digunakan rakyat untuk melalukan perlawanan dari para penjajah dalam meraih kemerdekaan Indonesia Memberikan nilai pendidikan Valid berupa pengetahuan tentang lagulagu apa saja yang menjadi lagu nasional Indonesia untuk menumbuhkan dan menanamkan rasa cinta tanah air Pada tabel 5 dapat dilihat bahwa game “Heroes Of Indonesia” dapat memberikan nilai pendidikan tentang sejarah kemerdekaan Indonesia. Nilai-nilai pendidikan tersebut diantaranya background bendera Indonesia yang didalamnya terdapat pulau-pulau yang ada di Indonesia, senjata yang digunakan saat melawan para penjajah, lagu-lagu nasional Indonesia, dan pakaian adat dan hiasan kepala khas Kalimantan Tengah yaitu suku Dayak. 5. KESIMPULAN Berdasarkan program yang sudah dibuat, kesimpulan yang diperoleh dari perancangan aplikasi mobile game Heroes Of Indonesia adalah: 1. Aplikasi mobile game Heroes Of Indonesia dengan fitur Action-Adventure ini bersifat sederhana dan mudah sehingga dapat dimainkan oleh semua kalangan baik anak maupun dewasa. 2. Fitur serial, karakter, dan edukasi berupa kuis yang beragam pada game Heroes Of Indonesia memberikan gameplay menarik sehingga disukai semua kalangan. 3. Perpaduan serial, karakter, dan kuis yang beragam dalam tema game Heroes Of Indonesia merupakan media yang menarik dan efektif untuk memberikan edukasi dari beberapa cerita sejarah akan kemerdekaan negara Indonesia kepada pengguna. 6. DAFTAR PUSTAKA Adams, E. (2013). Fundamentals Of Game Design, Third Edition, Ketiga. United States, New Riders, 1(1). Archive, T. W. F. (2019). Data-data Profil Negara Indonesia ini dikutip dari CIA World Factbook. Central Intelligence Agency, 1(1). Jailani, R., & Purwanto, A. (2019). Rancang Bangun Game 2D Dayak Run Bergenre Endles Running Berbasis Android. Inform: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 4(2). 2493 Fazriyanor Kaurie, dkk Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis (JIKB), Nopember-2020, Vol.XI, No.2, hal. 2483-2494 Jurnal, T. (2014). Unity-Game Engine Tangguh Untuk Berbagai Platform. Tekno Jurnal, 1(1). Maharani, S., Hatta, H. R., & Selvyani, F. A. (2016). Game Sejarah Terbentuknya Kota Samarinda Menggunakan Role Playing Game (RPG) Maker VX Ace. Jurnal Infotel, 8(1), 56–63. 2494