143 JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 PENGEMBANGAN PRODUK BUDAYA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI DESA WISATA KEBON AYU KECAMATAN GERUNG 1 Lalu Dinamo Embun Raya, 2I Made Suyasa, & 3I Ketut Purwata 1,2,3,Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram E-mail: 1Victimxdrama@gmail. com, 2kadeksuyasa@gmail. 3iktpurwata@gmail. Article History: Abstract: Adapun tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk Received: 15-12-2024 mengidentifikasi dan menganalisis pengembangan produk Revised: 17-12-2024 budaya Sebagai Daya tarik Wisata. Desa Wisata Kebon Ayu Accepted: 18-12-2024 Kecamatan Gerung. Melalui pengembagan ini diharapkan mampu mengidentifikasi potensi, menganalisis, dan mengembangkan produk budaya Sebagai Daya tarik Wisata Keywords: yang berkelanjutan. Tujuan Khusus Untuk mendeskripsikan Budaya. Produk. Daya potensi-potensi produk budaya Sebagai Daya tarik Wisata Desa Tarik Wisata. Wisata Kebon Ayu Kecamatan Gerung. Untuk menganalisis dan Pelatihan Kesenian. mendeskripsikan pengembangan produk budaya Sebagai Daya tarik Wisata di Desa Wisata Kebon Ayu Kecamatan Gerung. penelitian ini dilakukan di Desa Kebon Ayu. Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan unit analisis tokoh masyarakat desa kebon ayu hasil penelitian menunjukan Produk budaya di Desa Kebon Ayu , ada beberapa produk budaya yang ada antara lain memiliki paguyuban peresean mawar melati, gamelan mawar melati, kegiatan nyelametan gumi, situs makam anak iwoq dan kerajinan tenun khas kebon ayu. Pengembangan produk budaya sebagai daya tarik wisata di Desa Kebon Ayu antara lain Pelestarian Budaya Melalui Pelatihan Kesenian. Peran Paguyuban Putra Kawangan. Dukungan Pembinaan dari Pemerintah Daerah. Event Budaya dan Ritual Keagamaan dan Tantangan dalam Pengembangan Potensi Budaya. PENDAHULUAN Desa Kebon Ayu memiliki potensi wisata budaya seperti peresean, gamelan, dan Selain menyaksikan masyarakat yang sedang nyesek . enenun, re. dan pentas wayang yang diiringi musik gamelan, namun banyak nilai budaya lokal yang mulai menghilang dan bercampur dengan budaya modern sehingga diperlukan upaya dalam pelestarian agar nilai budaya tersebut tetap terjaga keutuhannya. Pengembangan produk budaya sebagai daya tarik wisata di Desa Wisata Kebon Ayu Kecamatan Gerung merupakan desa yang unik untuk diteliti disamping itu memberikan kontribusi penting terhadap mekanisme pengembangan dan pelestarian budaya sebagai kekayaan yang tak ternilai harganya. Keunikan Desa Kebon Ayu meliputi kondisi alam, pengembangan desa wisata dan pesona alam. Berdasarkan informasi dari Rasimin (Ketua POKDARWIS) terdapat beberapa permasalahan yang ada di Desa Wisata Kebon Ayu diantaranya kurangnya pengetahuan a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 tentang potensi dan pebembangan produk budaya sebagai sumber daya untuk pengembangkan desa wisata Berdasarkan uraian konteks penelitian di atas, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan mengangkat judul AuPengembangan Produk Budaya Sebagai Daya tarik Wisata Di Desa Wisata Kebon Ayu Kecamatan GerungAy. penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan potensipotensi produk budaya Sebagai Daya tarik Wisata Desa Wisata Kebon Ayu Kecamatan Gerung dan Untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan produk budaya Sebagai Daya tarik Wisata di Desa Wisata Kebon Ayu Kecamatan Gerung. LANDASAN TEORI Menurut Mill . , bahwa pengembangan destinasi pariwisata hendaknya memperhatikan tingkatan budaya, sejarah, dan ekonomi daerah tujuan wisata. Pengembangan merupakan suatu proses atau suatu cara menjadikan sesuatu menjadi maju, baik, sempurna dan berguna. Pengembangan suatu destinasi pariwisata diharapkan tidak hanya dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat namun tetap memperhatikan karakter destinasi, budaya, dan daerah. Sugiama . mengemukakan bahwa komponen penunjang wisata adalah komponen kepariwisataan yang harus ada didalam destinasi wisata. Komponen kepariwisataan tersebut adalah 4A yaitu Attraction. Amenities. Ancilliary dan Accesibility. Menurut Hadiwijoyo . komponen pengembangan pariwisata yang harus ada adalah Attraction dan Accomodation. Attraction, seluruh aktivitas penduduk serta lingkungan fisik Desa yang memungkinkan berintegrasinya wisatawan sebagai partisipasi aktif seperti: kursus tari, bahasa, dan hal spesifik lainnya (Nuryat. 1993: 1-. Accommodation, homestay yang merupakan sebagian dari rumah penduduk atau bangunan yang dibangun dengan konsep tempat tinggal penduduk. Sedangkan menurut Brown dan Stange . dalam bukunya yang berjudul Tourism Destination Management mengemukakan bahwa komponen dalam pengembangan pariwisata terdiri dari ini adalah 3A yaitu Attraction. Activity dan Accessibility. METODE PENELITIAN Rancangan penelitian yang dibuat atau disusun dalam rangka melaksanakan kegiatan penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dimana kualitatif adalah data yang bukan dalam bentuk angka-angka seperti jawaban responden pada saat melakukan penelitian. Dalam penelitian ini peneliti berusaha menemukan dan mendeskripsikan potensiAepotensi yang ada di Desa Wisata Kebon Ayu yang berupa potensi fisik dan non fisik. Selanjutnya dengan memperhatikan kedua potensi tersebut untuk mengetahui: arahan pengembangan, prospek ke depannya, serta dukungannya terhadap analisis potensi produk budaya dan perkembangan Desa Wisata Kebon Ayu Kecamatan Gerung Berdasarkan pada bentuk dan metode pelaksanaannya penelitian ini merupakan penelitian survey. HASIL PEMBAHASAN Berdasarkan hasil wawancara dengan Ibu Erna, ketua tenun Desa Kebon Ayu, pembuatan arkshop atau showroom central tenun Kebon Ayu telah dimulai pada tahun 2022. Penenun-penenun Kebon Ayu telah diberikan pelatihan sebanyak 4 atau 5 kali dan diberikan pembinaan selama 8 bulan, kadang dilaksanakan di desa dan beberapa kali di hotel yang a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Juli 2025 disediakan oleh pemerintah daerah. Meskipun telah ada kemajuan dalam pengelolaan usaha, namun tantangan masih ada, terutama dari segi manajemen dan ekonomi. Tenun bukanlah pekerjaan utama bagi penenun, namun lebih sebagai pekerjaan sampingan. Kendala ekonomi juga mempengaruhi produksi karena modal yang diperlukan cukup besar, sementara pembelian produk tenun masih Upaya telah dilakukan untuk membantu melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumde. , namun modalnya masih terbatas. Meskipun demikian, komunitas masih berusaha mencari dukungan dari pemerintah daerah melalui proposal dan aspirasi, serta melalui kerjasama dengan instansi seperti dinas pariwisata dalam hal promosi. Namun, kerjasama dengan dinas budaya masih belum terwujud. Pengembangan produk budaya kuliner dalam bentuk wisata kuliner golden melon di Desa Kebon Ayu yang menyediakan ragam kuliner tradisional. Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu Sukinah, seorang pedagang yang berjualan di wisata kuliner golden Melon Kebon Ayu bahwa berjualan di tempat wisata tersebut sangat nyaman karena fasilitas yang disediakan pengelola dalam hal ini pemerintah desa Kebon Ayu sangat baik selain itu kebeadaannya juga berdampak signifikan terhadap penjualan makanan yakni mencapai Rp 000/hari namun di akhir pekan mendapatannya mencapai Rp 600. 000/hari Ketika musim panen pendapatan bahkan mencapai Rp 900. 000/hari sampai Rp 1. 000/hari Namun, keunikan wisata kuliner Desa Kebun Ayu tidak hanya terbatas pada variasi hidangan yang ditawarkan. Keberadaan sate jamur sebagai ikon kuliner di sini menunjukkan adanya keragaman dalam pengalaman kuliner yang disajikan. Hal ini menjadikan destinasi ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati hidangan vegetarian atau mencari alternatif sehat dan lezat. Sate jamur dengan cita rasa yang unik dan menggoda menjadi kebanggaan dari area wisata kuliner Desa Kebun Ayu. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan kelezatan dan keunikan kuliner Desa Kebun Ayu yang pastinya akan memikat hati dan lidah. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut Produk budaya di Desa Kebon Ayu , ada beberapa produk budaya yang ada antara lain memiliki paguyuban peresean mawar melati, gamelan mawar melati, kegiatan nyelametan gumi, situs makam anak iwoq dan kerajinan tenun khas kebon ayu. Pengembangan produk budaya sebagai daya tarik wisata di Desa Kebon Ayu antara lain Pelestarian Budaya Melalui Pelatihan Kesenian. Peran Paguyuban Putra Kawangan. Dukungan Pembinaan dari Pemerintah Daerah. Event Budaya dan Ritual Keagamaan dan Tantangan dalam Pengembangan Potensi Budaya DAFTAR PUSTAKA