Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Jurnal Cakrawala Keperawatan e-ISSN: 3046-4536 http://ejurnal. id/index. php/jck https://doi. org/10. 35872/ /jck. ORIGINAL RESEARCH PENGARUH EDUKASI SADARI DENGAN METODE DEMOSTRASI TERHADAP PERUBAHAN KEMAMPUAN REMAJA PUTRI MELAKUKAN DETEKSI DINI TUMOR PAYUDARA DI MA AL-MUBAROK BANDAR MATARAM Winarsih1*. Herdini Widyaning Pertiwi2. Sulis Julia Wati3 1 Program Studi Sarjana Kebidanan. STIKES Estu Utomo. Indonesia 2 Program Studi Sarjana Kebidanan. STIKES Estu Utomo. Indonesia 3 Program Studi Sarjana Kebidanan. STIKES Estu Utomo. Indonesia Article Info Abstract Article History: Received: 01 Juli 2024 Accepted: 31 Juli 2024 Online: 01 Agustus 2024 Background: Data from the World Health Organization. Breast cancer shows the most common cases of cancer. In women with breast cancer cases, it has a percentage of 30. 9% with 58,256 of the total cases of 348,809 and a total of 207,210 death cases (World Health Organization, 2. (Suiganda eit al. , 2. Purpose: This study aims to determine the effect of SADARI education . reast self-examinatio. with a demonstration method on changes in the ability of adolescent girls to conduct early detection of breast tumors at MA AL-MUBAROK Bandar Mataram. Methods: The design of this research is by quasi experiment design. This research design uses one group pretest - posttest, with a sample of 66 people taken by the Probability Sampling method. Observation is carried out within 1 day. Data collection techniques with direct observation / participatory observation methods Results: From the results of using the Statistical Package for the Social Science (SPSS) program. Bivariate analysis using Wilcoxon's ign rank test showed the influence of BSE examination counseling on BSE knowledge in adolescent girls at MA Al-Mubarok Bandar Mataram with statistical test results obtained p-value 0. <0. Conclusion: there is an influence of SADARI education with demonstration methods on changes in the ability of adolescent girls to detect early breast tumors. Keywords: Adolescents. Breast. Breast Tumor. BSE. Demonstration Method Corresponding Author: Winarsih. winarsih@stikeseub. How to cite: Pendahuluan / Introduction Kanker payudara (Carcinoma mamma. adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara, jaringan payudara terdiri dari kelenjar susu . elenjar yang menghasilkan air sus. , duktus . aluran sus. dan jaringan penunjang payudara. Kanker merupakan penyakit yang termasuk dalam kelompok penyakit tidak menular (Noncommuin cable diseases atau NCD) (Octaviani, 2. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 saat ini, 2,3 juta wanita di seluruh dunia telah terdiagnosis kanker payudara, jumlah total kematian di seluruh dunia adalah 685. Kanker payudara adalah kanker yang paling umum di kalangan wanita di 173 dari 183 negara 95% (WHO, 2. Data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara, yakni 58. 256 kasus atau 16,7% dari total 348. 809 kasus kanker (WHO, 2. Globocan tahun 2018 menunjukkan Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 kejadian penyakit kanker di Indonesia sebanyak 136. 2 per 100. 000 penduduk. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan kedelapan dengan kasus terbanyak di Asia Tenggara, dan peringkat ke-23 se-Asia (Manafe, 2. Di Provinsi Lampung sendiri menurut data RISKESDAS 2018 kanker payudara di Lampung sebanyak 1. 836 kasus (Pitaloka et al. , 2. Berdasarkan data yang dirilis oleh Yayasan Penyuluhan Kanker Indonesia (YPKI) 2019 menyebutkan bahwa di Lampung saat ini jumlah penderita kanker payudara mencapai 66,6% (Jannah, 2. Perubahan hormonal yang terjadi pada remaja ada yang menyebabkan terjadinya masalah pada payudara seperti Tumor jinak payudara dan kanker payudara. Tumor jinak yang paling sering terjadi pada remaja adalah Fibroadenoma Mammae (FAM) (Huang. Li, & Ding, 2. FAM yaitu gangguan pada payudara berupa tumor jinak yang tumbuh dipayudara, merupakan penyakit tumor tertinggi dengan urutan kedua di Indonesia setelah tumor ovarium atau serviks uteri (Setiadharma. Kuntjoro, & Utomo. Penerimaan remaja terhadap hal-hal yang tabu mulai terbuka karena merupakan pengetahuan baru bagi mereka tapi penerimaannya cenderung tertutup dan malu-malu. Banyak perubahan-perubahan yang terjadi pada remaja terutama organ seksual yang mulai mengalami kematangan pada awal usia remaja. Khusus pada remaja wanita terjadi perubahan pada payudara merupakan hal yang wajar terjadi (Widyastuti, 2. American Cancer Society menganjurkan bahwa sadari perlu dilakukan oleh wanita usia 20 tahun atau lebih namun, seiring berjalan waktu penyakit ini mulai mengarah ke usia lebih muda, maka usia remaja . - 20 tahu. juga perlu untuk melakukan SADARI secara rutin sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini (ACS/2. Tingginya angka kejadian kanker payudara disebabkan salah satunya adalah kurangnya kesadaran pada wanita untuk melakukan deteksi dini payudara jika mengalami kelainan seperti benjolan. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendir. yaitu upaya deteksi dini tahapan pemeriksaan payudara sangat sederhana serta mudah dilakukan dengan jari tangan. SADARI sebaiknya dilakukan pada wanita yang masih haid yaitu 7-10 hari setelah hari pertama haid waktu yang tepat dilakukan setiap bulan (Ardhiansyah, dkk. Salah satu penyebab tingginya kejadian kanker payudara ini dimana kurangnya edukasi tentang kanker payudara pada massa remaja dalam menangani maupun deteksi dini kanker payudara, sehingga remaja memiliki pengetahuan yang minim terhadap kesehatan dan dapat menyebabkan kurangnya perduli dan tidak peka terhadap suatu gejala dari penyakit yang timbul secar abnormal pada tubuh (Heryani et al. , 2. Edukasi memiliki banyak metode salah satunya metode demonstrasi. Metode demonstrasi merupakan suatu metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan kepada audience tentang sesuatu proses, situasi, tertentu baik sebenarnya atau hanya sekedar tiruan. Peran audience saat demonstrasi hanya sekedar memperhatikan tetapi demonstrasi menyajikan pembelajaran secara konkret. Keuntungan dari metode demontrasi ini adalah terjadinya verbalisasi, pengamatan melalui peragaan yang di laksanakan (Sukarsih, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Rachmawati Ika Sukarsih . menunjukan adanya pengaruh metode demonstrasi terhadap perilaku sadari pada adalah wanita usia yang berusia 30-45 tahun sebagai upaya deteksi dini kanker payudara Di Puskesmas Kedurus. Penelitian yang dilakukan oleh Hartutik dan Pradani . Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 menunjukkan hasil ada pengaruh efektivitas pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi dan media audio visual . terhadap ketrampilan praktik sadari di SMK Batik 2 Surakarta. Pada Januari 2024 terdapat 7 remaja yang mengalami pembengkakan atapun terdapat benjolan pada salah satu payudaranya, 5 diantaranya bersekolah di MA Al-Mubarok Bandar Mataram. Setelah dilakukan studi pendahuluan dari 10 remaja dengan cara wawancara ternyata 7 diantaranya memiliki riwayat keluarga pernah mengalami kanker payudara. Remaja putri di MA Al-Mubarok Bandar Mataram belum pernah mendapatkan edukasi mengenai pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Berdasarkan data di atas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuPengaruh edukasi SADARI dengan metode demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di MA Al-Mubarok Bandar MataramAy. Objective Tujuan umum dari penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh edukasi SADARI dengan metode demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di MA Al-Mubarok Bandar Mataram. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini untuk mengidentifikasi perubahan kemampuan remaja putri di MA Al-Mubarok Bandar Mataram sebelum mendapatkan edukasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan metode demontrasi dalam melakukan deteksi dini tumor payudara. Selanjutnya untuk mengidentifikasi perubahan kemampuan remaja putri di MA Al-Mubarok Bandar Mataram sesudah mendapatkan edukasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan metode demontrasi dalam melakukan deteksi dini tumor payudara, serta menganalisis perubahan kemampuan remaja putri di MA Al-Mubarok Bandar Mataram dalam melakukan deteksi dini tumor payudara dengan metode demonstrasi. Metode / Methods Desain Penelitian /Research design Jenis dan Design Penelitian ini adalah kuantitatif, dengan quasi experiment design dengan rancangan penelitian ini menggunakan one group pretest Ae posttest Tempat dan sampel/Setting and samples Penelitian ini dilakukan di MA Al-Mubarok di desa Uman Agung Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret-April 2024. Populasi dalam penelitian seluruh siswi kelas X-XI MA Al-Mubarok Bandar Mataram yang berjumlah 80 orang. Pengukuran dan pengumpulan data / Measurement and data collection Sampel penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus besar sampel dari slovin dengan menggunakan 0,05 artinya derajat ketetapan yang diinginkan adalah 5% dan interval kepercayaan 95%), sehingga sampel yang diperoleh adalah 66 siswi. Tehnik sampling adalah teknik simple random sampling. Peneliti melakukan teknik simple random sampling dengan cara mengundi nama setiap anak pada setiap kelas. Nama yang keluar pada saat pengundian itulah yang akan menjadi sampel pada penelitian ini. Sampel penelitian yang diteliti adalah siswi kelas X-XI MA Al-Mubarok Bandar Mataram yang memenuhi kriteria. Kriteria sampel disini meliputi kriteria inklusi dan Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 kriteria eksklusi dimana kriteria ini menentukan dapat tidaknya sampel tersebut Kriteria inklusi, yang termasuk kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah : Siswi yang bersedia menjadi responden yang telah menandatangani informed consent dan berjenis kelamin Perempuan kelas X-XI MA Al-Mubarok Bandar Mataram. Kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah siswi yang tidak masuk sekolah. Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan kepada subyek dan proses pengumpulan karakteristik subyek yang diperlukan dalam penelitian. Alat instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitan ini adalah ceklis yang berisi langkah-langkah pemeriksaan SADARI dan kuisioner pengetahuan tentang SADARI. Analisis Data / Data analysis Analisis univariat dilakukan terhadap tiap variabel penelitian, pada umumnya analisis ini hanya menghasilkan distribusi dan persentase dari tiap variabel. Analisis univariat penelitian ini adalah tingkat kemampuan responden dalam melakukan SADARI sebagai deteksi dini tumor pada siswi sebelum dan setelah diberikan edukasi tentang SADARI dengan metode demontrasi disajikan dalam tendensi sentral yaitu nilai mean, median, min, max, dan standar deviasi. Analisis bivariate Uji yang digunakan untuk melihat peningkatan kemampuan pemeriksaan SADARI dengan metode demontrasi dilakukan uji normalitas dengan hasil data berdistribusi tidak normal . < 0,. maka analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon sign rank. Hasil / Results Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemeriksaan payudara sendiri terhadap keterampilan SADARI pada remaja putri di MA Al-Mubarok Bandar Mataram, penelitian telah dilaksanakan pada bulan April 2024. Sampel sebanyak 66 orang yang diambil menggunakan teknik Probability sampling. Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur . Sampel didapatkan dari remaja putri yangbersekolah di MA AlMubarok Bandar mataram. Alur kegiatan penelitian dilaksanakan pada hari senin tanggal 27 April 2024 dengan memberikan responden lembar informed consent kemudian responden mengisi kuesionar pretest pengetahuan dan pretest peniliaian keterampilan SADARI perindividu dilakukan oleh peneliti sendiri, setelah selesai mengerjakan kuesioner pretest dlanjutkan dengan penyuluhan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan demonstrasi SADARI dengan alat peraga. Responden dibagi menjadi 2 kelas dan responden latihan sendiri dengan responden yang lain, dan diakhir kegiatan dilakukan penilaian posttest pengetahuan dan keterampilan pemeriksaan SADARI menggunakan daftar tilik yang dilakukan sendiri oleh peneliti. Data penelitian yang telah dikumpulkan dilakukan pengolahan data yang dimulai dari proses coding, scoring, editing, tabulating, processing dan cleaning. Kemudian penelitian membuat hasil penelitian sertapembahasan dari hasil penelitian tersebut. Selama melakukan penelitian tidak ada hambatan yang ditemui. Pengolahan data yang pertama dilakukan analisa univariat untuk mengetahui rata-rata keterampilan pemeriksaan SADARI sebelum dan setelah dilaksanakan intervensi. Kemudian, melakukan analisa bivariat untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap keterampilan pemeriksaan SADARI pada remaja putri di MA Al-Mubarok Bandar Mataram. Hasil analisis disajikan dalam bentuk tabel sebagai berikut: Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Kemampuan Remaja Putri di MA Al-Mubaraok Bandar Mataram Sebelum Mendapatkan Edukasi SADARI Tabel 1. Kemampuan Remaja Putri di MA Al-Mubaraok Bandar Mataram Sebelum Mendapatkan Edukasi SADARI. Pretest Baik Cukup Kurang Total f (%) MeanASD Min Max 1,83A0,483 Berdasarkan tabel 1. diatas didapatkan hasil sebelum di berikan demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di dominasi oleh kemampuan cukup sebanyak 49 . ,2%), kemampuan kurang sebanyak 14 . ,2%) dan kemampuan baik sebanyak 3 . ,5%). Rata- rata pada kemampuan sebelum dilakukan intervensi yaitu 1,83, standar deviasi sebesar 0,483 dan nilai tertinggi 3 serta nilai terendahnya adalah 1. Kemampuan Remaja Putri di MA Al-Mubaraok Bandar Mataram Setelah Mendapatkan Edukasi SADARI Tabel 2. Kemampuan Remaja Putri di MA Al-Mubaraok Bandar Mataram Setelah Mendapatkan Edukasi SADARI Posttest f (%) Baik Cukup Total MeanASD Min Max 2,68A0,469 Berdasarkan tabel 2 diatas didapatkan hasil setelah di berikan demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di dominasi oleh kemampuan baik sebanyak 45 . dan kemampuan cukup sebanyak 21 . ,8%). Rata- rata pada kemampuan setelah dilakukan intervensi yaitu 2,68, standar deviasi sebesar 0,469 dan nilai tertinggi 3 serta nilai terendahnya Pengaruh Edukasi SADARI dengan Metode Demonstrasi Terhadap Perubahan Kemampuan Remaja Putri Melakukan Deteksi Dini Tumor Payudara Tabel 3. Uji Normalitas p-value Intervensi Sebelum 0,000a Setelah 0,000 a : Kolmogorov Smirnov Berdasarkan hasil 4. 3 didapatkan hasil untuk uji normalitas untuk data sebelum dan setelah diberikan intervensi p-value 0,000 < 0,05. Secara statistik berarti data tidak berdistribusi normal dan untuk uji selanjutnya menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Tabel 4. Pengaruh Edukasi SADARI dengan Metode Demonstrasi Terhadap Perubahan Kemampuan Remaja Putri Melakukan Deteksi Dini Tumor Payudara Kategori Sikap Negatif Rank Positif Rank Ties p-value Sebelum Setelah -6,125 0,000a : Wilcoxon Signed Rank Test Tabel 4. diatas diperoleh hasil responden yang mengalami peningkatan sebanyak 46 responden, yang tidak mengalami peningkatan sebanyak 1 responden dan yang kemampuan sebelum sesudahnya sama ada 19 responden. Analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan p-value 0,000 < <0,05 dengan Z-score -6,125. Hasil statistik membuktikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak sehingga ada pengaruh edukasi SADARI dengan metode demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara. Pembahasan / Discussion 1 Kemampuan Remaja Putri di MA Al-Mubaraok Bandar Mataram Sebelum Mendapatkan Edukasi SADARI Hasil sebelum di berikan demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di dominasi oleh kemampuan cukup sebanyak 49 . ,2%), kemampuan kurang sebanyak 14 . ,2%) dan kemampuan baik sebanyak 3 . ,5%). Rata- rata pada kemampuan sebelum dilakukan intervensi yaitu 1,83, standar deviasi sebesar 0,483 dan nilai tertinggi 3 serta nilai terendahnya adalah Pendidikan atau promosi kesehatan juga memberikan pengertian-pengertian tentang tradisi, kepercayaan, dan sebagainya, baik yang merugikan maupun yang menguntungkan bagi kesehatan. Bentuk pendidikan dapat dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, pameran kesehatan, iklan-iklan layanan kesehatan, spanduk, dan sebagainya. Promosi kesehatan tidak hanya meningkatkan diri pada peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktek kesehatan dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka (Dwi Sulistyo Agustin. Suhari, 2. Responden yang mempunyai pengetahuan yang kurang dapat disebabkan karena terbatasnya sarana dan prasarana promosi kesehatan tentang kanker payudara disekitarnya, responden masih mempercayai isu-isu yang berkembang di masyarakat mengenai penyakit kanker payudara seperti kanker merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan, kanker payudara kerap dikaitkan dengan pola hidup penderitanya sehingga penderita kanker payudara merupakan penyakit yang memalukan karena berhubungan dengan organ kewanitaan. Saat ini telah banyak ditemukan penderita kanker payudara pada usia muda, tidak sedikit remaja putri usia empat belas tahun menderita tumor di payudaranya. Dimana tumor yang terjadi bisa menjadi kanker, bila tidak terdeteksi lebih awal. Meskipun tidak semuanya ganas, tetapi ini menunjukkan bahwa saat ini sudah ada trend gejala kanker payudara yang semakin tinggi di usia remaja (Dwi Sulistyo Agustin. Suhari, 2. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Indah Sari Dewi, dkk pada tahun 2020 menyatakan bahwa rendahnya tingkat pengetahuan siswi tentang SADARI ini dikarenakan siswi tidak pernah mendengar informasi tentang SADARI. Siswi hanya mengetahui kanker payudara dan tidak adanya mata pelajaran tentang kesehatan Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Pendidikan kesehatan adalah suatu proses yang menjembatani kesenjangan antara informasi dan tingkah laku kesehatan. Pendidikan kesehatan memotifasi seseorang untuk menerima informasi kesehatan dan berbuat sesuai dengan informasi tersebut agar mereka menjadi lebih tahu dan lebih sehat. Menurut Indah Sari Dewi dkk . pendidikan kesehatan adalah untuk meningkatkan status kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit, mempertahankan derajat kesehatan yang sudah ada, memaksimalkan fungsi dan peran pasien selama sakit, serta membantu pasien dan keluarga untuk mengatasi masalah kesehatan (Dewi Indah Sari, 2. Menurut Dwi Sulistyo Agustin . sebagian besar dari remaja putri memiliki pengetahuan yang kurang tentang SADARI sebelum dilakukan pendidikan Hal ini bisa disebabkan karena, ketika bersekolah belum diajarkan tentang SADARI sehingga saat pemahaman SADARI masih kurang, selain itu banyaknya tugas dan aktivitas di sekolah remaja putri sudah merasa letih dan waktu untuk mencari informasi tentang SADARI terabaikan. Rasa ingin tahu remaja putri mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan kesehatan yang kurang karena tidak akan mencari tahu mengenai berbagai hal utamanya kesehatan bila mereka tidak ada keluhan yang sangat mengganggu kesehatan badannya (Dwi Sulistyo Agustin. Suhari, 2 Kemampuan Remaja Putri di MA Al-Mubaraok Bandar Mataram Setelah Mendapatkan Edukasi SADARI Hasil setelah di berikan demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di dominasi oleh kemampuan baik sebanyak 45 . dan kemampuan cukup sebanyak 21 . ,8%). Rata- rata pada kemampuan setelah dilakukan intervensi yaitu 2,68, standar deviasi sebesar 0,469 dan nilai tertinggi 3 serta nilai terendahnya adalah 2. Sesudah dilakukannya pendidikan kesehatan sebagian besar dari remaja putri memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI. Perubahan tingkat pengetahuan pada penelitian ini, dapat disebabkan oleh penyampaian materi yang menggunakan metode demonstrasi dan media phantom payudara karena mempertimbangkan bahwa pengetahuan yang ada pada manusia diterima atau ditangkap melalui panca indra. Sehingga semakin banyak indera yang digunakan akan semakin jelas dan dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri karena lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan mengurangi kesalahan-kesalahan bila dibandingkan hanya dengan membaca atau mendengarkan karena remaja putri mendapatkan gambaran yang jelas dari hasil pengamatannya (Dewi Indah Sari, 2. Metode demonstrasi dan media phantom payudara membuat remaja putri lebih memperhatikan materi pendidikan kesehatan dan mengurangi rasa bosan jika hanya mendengarkan saja tanpa adanya media phantom payudara. Kelebihan metode demonstrasi peneliti lebih mudah menjelaskan SADARI karena pada penyajian materi SADARI disertai alat bantu phantom payudara dengan alat bantu phantom payudara ini remaja putri lebih mudah menangkap informasi sesuai materi yang dijelaskan oleh peneliti tentang SADARI (Dewi Indah Sari, 2. Penyampaian materi yang menggunakan metode demonstrasi dan media phantom payudara karena mempertimbangkan bahwa pengetahuan yang ada pada manusia diterima atau ditangkap melalui panca indra. Semakin banyak indera yang digunakan akan semakin jelas dan dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri karena lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan mengurangi kesalahankesalahan bila dibandingkan hanya dengan membaca atau mendengarkan karena Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 remaja putri mendapatkan gambaran yang jelas dari hasil pengamatannya (Dwi Sulistyo Agustin. Suhari, 2. 3 Pengaruh Edukasi SADARI dengan Metode Demonstrasi Terhadap Perubahan Kemampuan Remaja Putri Melakukan Deteksi Dini Tumor Payudara Hasil responden yang mengalami peningkatan sebanyak 46 responden, yang tidak mengalami peningkatan sebanyak 1 responden dan yang kemampuan sebelum sesudahnya sama ada 19 responden. Analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan p-value 0,000 < <0,05 dengan Z-score -6,125. Hasil statistik membuktikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak sehingga ada pengaruh edukasi SADARI dengan metode demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara. Materi merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tercapainya pendidikan kesehatan. Materi pendidikan kesehatan yang diberikan pada respoden tentang pemeriksaan payudara sendiri meliputi pengertian, tujuan, cara melakukan pemeriksaan, manfaat dan dampak jika tidak melaksanakan pemeriksaan payudara Selain materi, metode juga merupakan faktor penentu tercapainya tujuan pendidikan kesehatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Metode demonstrasi merupakan suatu metode yang dilakukan dalam penyampaian materi dengan memperagakan dan menunjukkan tentang suatu situasi, proses atau benda tertentu yang disertasi dengan penjelasan dari pendidik (Naimah & Mukhoirotin, 2. Supaya pesan yang diberikan mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat atau klien membutuhkan suatu media untuk menyampaikan informasi. Media pembelajaran yang digunakan dalam memberikan pendidikan kesehatan dapat menimbulkan minat dan keinginan baru, memotivasi dan menstimulasi kegiatan Media dalam penelitian ini menggunakan media audio visual. Media audio visual merupakan suatu media yang dapat menstimulasi/merangsang indera penglihatan dan pendengaran sehingga pesan yang disampaikan mudah dipahami dan diterima (Naimah & Mukhoirotin, 2. SADARI adalah pemeriksaan payudara sendiri yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kanker dalam payudara wanita. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan cermin dan dilakukan oleh wanita yang berumur 20 tahun ke Pada wanita produktif. SADARI harus dilakukan sebulan sekali, 1 minggu setelah haid terakhir . hari setelah hari pertama hai. karena saat ini payudara kemungkinan tidak mengeras dan tidak nyeri. Jangan melakukan pemeriksaan payudara pada masa pertengahan siklus haid sampai menjelang haid, payudara biasanya membengkak akibat pengaruh kelenjar susu oleh hormon estrogen dan progesteron, sehingga pemeriksaan akan lebih sulit dilakukan secara akurat. Jika ibu tidak mendapat menstruasi lagi/sudah menopause, ibu harus memilih hari/tanggal yang sama setiap bulan . isalnya setiap tanggal 1 setiap bula. untuk memeriksakan payudaranya secara teratur (Dewi Indah Sari, 2. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Saragih . yang mengatakan bahwa terdapat pengaruh sebelum dan setelah pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan siswi dalam melakukan SADARI sebagai upaya pencegahan kanker payudara dimana hasil skor kemampuan melakukan SADARI sebelum diberi pendidikan kesehatan dan demonstrasi lebih rendah secara bermakna dibanding skor setelah diberi pendidikan kesehatan dan demonstrasi meningkat (Saragih, 2. Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Pengaruh dari pendidikan kesehatan menggunakan metode demonstrasi menunjukan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan siswi mengenai SADARI. Hal ini dikarenakan metode demonstrasi pada penelitian ini dilakukan dengan menyampaikan materi gejala tumor payudara serta pencegahannya dengan bantuan power point sehingga siswi dapat memahaminya dengan baik mengenai SADARI, yang pada akhirnya siswi dapat mempraktikannya. Metode demonstrasi ini merupakan metode yang diberikan secara langsung kepada remaja dengan cara menjelaskan mengenai faktor dan resiko kanker payudara, gejala kanker dan pencegahannya, juga langkah-langkah SADARI sehingga pada metode ini sasaran dapat secara langsung berinteraksi dengan narasumber, hal ini merupakan salah satu kelebihan metode demonstrasi. Peningkatan kemampuan ini salah satunya dipengaruhi oleh minat peserta didik, dimana siswi termotivasi untuk mampu mendeteksi dini kanker payudara dan mencegah kematian akibat kanker payudara. Kesadaran untuk melakukan SADARI penting ditumbuhkan. untuk memotivasi seseorang agar secara teratur melakukan SADARI untuk mengidentifikasi secara dini benjolan abnormal pada payudaranya sehingga dapat segera diobati dan menurunkan kematian akibat kanker payudara. siswi mencerna materi, menghindari kejenuhan atau rasa bosan karena responden bisa melihat gambar dan tulisan. Hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan siswi dalam melakukan praktik SADARI (Saragih, 2. Pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan metode demonstrasi telah terbukti dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri. Perubahan tingkat pengetahuan pada penelitian ini, dapat disebabkan oleh penyampaian materi yang menggunakan metode demonstrasi dan media phantom payudara karena mempertimbangkan bahwa pengetahuan yang ada pada manusia diterima atau ditangkap melalui panca indra sehingga semakin banyak indera yang digunakan akan semakin jelas dan dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri karena lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan mengurangi kesalahan-kesalahan bila dibandingkan hanya dengan membaca atau mendengarkan karena remaja putri mendapatkan gambaran yang jelas dari hasil pengamatannya. Pengetahuan sangat mempengaruhi pola pikir, semakin tinggi pengetahuan maka akan semakin baik memaham informasi tentang SADARI (Dwi Sulistyo Agustin. Suhari, 2. Kesimpulan/Conclusion Berdasarkan hasil penelitian pengaruh edukasi SADARI dengan metode demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara peneliti menyimpulkan bahwa sebelum di berikan demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di dominasi oleh kemampuan cukup sebanyak 49 . ,2%), kemampuan kurang sebanyak 14 . ,2%) dan kemampuan baik sebanyak 3 . ,5%). Rata- rata pada kemampuan sebelum dilakukan intervensi yaitu 1,83, standar deviasi sebesar 0,483 dan nilai tertinggi 3 serta nilai terendahnya adalah setelah di berikan demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara di dominasi oleh kemampuan baik sebanyak 45 . dan kemampuan cukup sebanyak 21 . ,8%). Rata- rata pada kemampuan setelah dilakukan intervensi yaitu 2,68, standar deviasi sebesar 0,469 dan nilai tertinggi 3 serta nilai terendahnya adalah hasil uji statistik didapatkan p-value 0,000 < <0,05. Hasil statistik membuktikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak sehingga ada pengaruh edukasi SADARI dengan Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 metode demonstrasi terhadap perubahan kemampuan remaja putri melakukan deteksi dini tumor payudara. Daftar Pustaka / Referens Adi Rizka. Muhammad Khalilul Akbar. CARCINOMA MAMMAE SINISTRA T4bN2M1 METASTASIS PLEURA. Ugeskrift for Laeger, 110. , 788Ae790. Alkhusari. Pratamansyah. , & Satrio. Persiapan Pelaksanaan Evaluasi dan Publikasi. Pengabdian Masyarakat, 2. , 397Ae403. https://doi. org/10. 37081/adam. Alfa Palullungan. Hubungan Antara Penyuluhan Tentang Sadari Dengan Tingkat Pengetahuan Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Bosowatentang Deteksi Dini Kanker Payudara. Skripsi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa Makasar. Andi. H,. Syamsu R. Andi St. Karakteristik Kanker Panyudara. Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 1 No. 1 (Oktober, 2. : E-ISSN: 2808-9146. URL artikel: https://fmj. id/index. php/fmj Ashariati. Manajemen Kanker Payudara Komprehensif. Surabaya : Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Surabaya Departemen Ilmu Penyakit Dalam Divisi Hematologi-Onkologi Medik. Aulia. Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS Ayu,M. Merisa. Syarifah. Hubungan Sikap Dan Keterpaparan Informasi Dengan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kanker Payudara. Jurnal AoAisyiyah Palembang. Volume 8 . : 233-243. Februari 2023. Dewanti. , & Fajriwati. Metode Demonstrasi Dalam Peningkatan Pembelajaran Fiqih. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 11. , 88Ae98. Dewi Indah Sari. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang SADARI Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswi Kelas I SMA Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Ilmu Komunikasi. https://doi. org/10. Dwi Sulistyo Agustin. Suhari. The Effect of Health Education about Realizing Using Demontration Methods on Young WomenAos Efforts to Detect Early Breast Cancer at Riyadlus Sholihin Vocational High School Probolinggo Regency Pamatan in 2022. Jurnal Ilmiah Obsgin, 15. , 185Ae192. Daryati. Komang Istri. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putri Tentang Sadari Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Di Sma Negeri 2 Mengwi Badung. Skripsi Fakultas Kesehatan Program Studi Sarjana Kebidanan Institut Teknologi Dan Kesehatan Bali. Dewi Indah Sari. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang SADARI Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswi Kelas I SMA Negeri 1 Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Ilmu Komunikasi. https://doi. org/10. Dwi Sulistyo Agustin. Suhari. The Effect of Health Education about Realizing Using Demontration Methods on Young WomenAos Efforts to Detect Early Breast Cancer at Riyadlus Sholihin Vocational High School Probolinggo Regency Pamatan in 2022. Jurnal Ilmiah Obsgin, 15. , 185Ae192. Erlina. Peningkatan Pengetahuan Kanker Payudara dan Ketrampilan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) untuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Semutan Jatimulyo Dlingo. JAMALI - Jurnal Abdimas Madani dan Lestari. Vol 3 . Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Fhatimah. Yulia Irvan,D. Rismadefi. , . Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Terhadap Sikap Remaja Putri Dalam Pencegahan Kanker Payudara. Indonesia Scientific Health Journal. Vol. :52-59. Hamidah. , & Rizal. Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Perkembangan Remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik Jawa Timur. Journal of Community Engagement in Health, 5. , 237Ae Retrieved from https://jceh. org/index. php/JCEH/article/view/384 Hanum R. Priyadi N. Ratih. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara pada Santriwati Pondok Pesantren di Kecamatan Mijen Kota Semarang Tahun 2021. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia 21. , 2022. https://ejournal. id/index. php/mkmi. Hidayati. Kesehatan Perempuan dan perencanaan keluarga. Jakarta: Univ. Muhammadiah Jakarta https://doi. org/10. 26714/jsm. Maresa. Riski. , & Ismed. Hubungan sikap dan keterpaparan informasi dengan pengetahuan remaja putri tentang kanker payudara. Jurnal AoAisyiyah Palembang, 8. , 233Ae243. Mazwar. , & Kuleh. Pengaruh E-WOM dan Kualitas Produk Serta Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian. Ekonomi. Manajemen. Dan Akuntansi, 25. , 408Ae417. Megawati. , & RR. Sri. Determinan Kejadian Kanker Payudara pada Wanita Usia Subur . -49 Tahu. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1. , 362Ae370. Retrieved http://journal. id/sju/index. php/IJPHN Naimah, & Mukhoirotin. Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan. Sikap dan Kemampuan Praktik RemajaTentang Pemeriksaan Payudara Sendiri. Insan Cendikia, 8. , 80Ae89. Julaecha. Pendidikan Kesehatan tentang Deteksi Dini Kanker Payudara melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadar. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol :115-119 Naimah, & Mukhoirotin. Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan. Sikap dan Kemampuan Praktik RemajaTentang Pemeriksaan Payudara Sendiri. Insan Cendikia, 8. , 80Ae89. Nur Hayati. Alfaina. Wiwik. , . Pencegahan Kanker Payudara melalui Sadari dan Sadanis di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Surya Masyarakat Pada Remaja Putri. JMM (Jurnal Masyarakat Mandir. Vol. 5 ( . April 2021, hal. http://journal. id/index. php/jmm. Vol. 5 No. Mei 2023. Hal. Kasmira,. Suriani. B,. Wirawati. , . Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Sadari Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Kelas Xi Man Jeneponto Tahun 2021. Indonesia Jurnal Kebidanan. Vol 5 . : 37-41. Khotma. Riska H. Surmiasih, dkk. ( 2. Hubungan Dukungan Suami Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker Payudara Di Rsud Dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH). Hal. http://journal. id/index. php/Jaman Komite Nasional Penanggulangan Kanker (KPKN). Panduan Nasional Penanganan Kanker Payudara. Komite Nasional Penanggulangan Kanker (KPKN). Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Krisdianto. Deteksi dini kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Padang: Andalas University Press Kurnianingsih. Buku Saku Deteksi Dini Kanker Payudara. Semarang : Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Lina,O . Wachyu. , . Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dalam Mendeteksi Dini Kanker Payudara. Lentera Perawat. Vol 5 . : 39-43. Rachmawaty M. Netty H. Wiwik. Edukasi Sadari (Pemeriksaan Payudara Sendir. Sebagai Deteksi Dini Pencegahan Kanker Payudara Reza Fitryesta. Pengaruh penyuluhan pemeriksaan payudara sendiri ( sadar. dengan penggunaan media video terhadap pengetahuan dan sikap deteksi dini kanker payudara pada siswi sma negeri 1 sumbawa. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Saragih. Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Media Video dan Booklet Terhadap Pengetahuan Siswa Mengenai Perilaku Sedentari di MAN 1 Medan. Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 4. Shinta. Bunga T. Penyuluhan Kesehatan tentang Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara dan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri pada Remaja Putri melalui Zoominar. Journal of Community Engagement in Health. Vol. 282-286 Sep 2021. https://doi. org/10. 30994/jceh. Sukarsih R. , . Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Perilaku Sadari Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Di Puskesmas Kedurus. SINAR Jurnal Kebidanan. Vol 01 . : 10-13. September 2019. Sukarsih. Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Perilaku Sadari Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Di Puskesmas Kedurus. SINAR Jurnal Kebidanan. Vol 01 . : 10-13. Sumber: Aulia. Enam Langkah SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. http://p2ptm. id/artikelsehat/enam-langkah-sadari-untuk-deteksi-dini-kankerpayudaraKementrianKesehatan. Saragih. Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Media Video dan Booklet Terhadap Pengetahuan Siswa Mengenai Perilaku Sedentari di MAN 1 Medan. Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 4. Saragih. Pengaruh Pendidikan Kesehatan AuSadariAy Terhadap Pengetahuan Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di Smk Kesehatan Imelda Medan. Jurnal Ilmiah Kebinanan Imelda, 6. , 6Ae12. Sundari. Utami. , & Ariestanti. Factors that contribute to the conscious behavior of women of childbearing age in the Independent Practice of Midwife Endang Sundari Bekasi in 2022. Jurnal Ilmiah Bidan, 6. , 27Ae37. https://doi. org/10. 61720/jib. Tambunan. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Sadari Dengan Perilaku Sadari Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Mahasiswa D-i Kebidanan Kharisma Husada Binjai Tahun 2017. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 2. , 117. https://doi. org/10. 34008/jurhesti. TAMMIMI. Pengaruh Model Pembelajaran Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Driblle Bolabasket (Studi Pada Siswa Kelas Xi Man 1 Pamekasa. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 5. , 690Ae696. Tempali. Analisis Hubungan Pengetahuan Tentang Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Melalui Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadani. Di Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536. Jurnal Cakrawala Keperawatan Vol. 01 No. 02 Juli 2024. Hal. 114 - 126 Akbid Cendrawasih Palu Dan Smkn 1 Palu. Jurnal Bidan Cerdas (JBC), 2. , https://doi. org/10. 33860/jbc. Wulandari. Putra. Fitri. , & Sari. Efektivitas Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Siswi Al-Hamid. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan. Vi. Yanti. Cegah Kanker Payudara Sejak Remaja Dengan Menerapkan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadar. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 1. , 125Ae136. https://doi. org/10. 37294/jai. Wahyuni, & R. 1 ). Hubungan Pengetahuan Dan Tindakan Terhadap Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Remaja Putri Di SMAN 10 Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. Zaini. Pendidikan Remaja dalam Perspektif Psikologi Pendidikan. ELBANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 8. , 99Ae117. Copyright A 2024. JCK, e-ISSN 3046-4536.