Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. PENGARUH BRAND IMAGE. SERVICE QUALITY. DAN WORD OF MOUTH TERHADAP REPURCHASE INTENSION PADA PRODUK TOKO FEBSHOP019 (STUDI KASUS PADA SHOPEE INDONESIA) Oleh Putri Febiani Iskandar1. Irfan Arif Husen2. Desy Amaliati Setiawan3. Zulkarnaini4 1,2,3,4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI). Jakarta e-mail : 1irfanhusen@gmail. com, 2desy. fanuc@yahoo. com, 3zul290668@gmail. Abstract This research aims to determine and analyze the influence of brand image, service quality and word of mouth on product repurchase intentions at the Febshop019 store in the Shopee The population in this study are customers/consumers from the Febshop019 store on the Shopee application. The sampling technique used purposive sampling and those who met the criteria for sampling were 100 respondents. The data used in this research is secondary data in the form of questionnaire results distributed to 100 respondents. Data collection techniques using observation and questionnaires. Researchers used the SPPS version 25 tool in testing the data. Data analysis techniques use descriptive statistical analysis, classical assumption testing, multiple linear analysis and hypothesis testing. The research results show that partially the brand image variable does not have a significant influence on repurchase intention, while the service quality and word of mouth variables have a significant influence on repurchase intention. Simultaneously, the three variables, namely brand image, service quality and word of mouth, together have a significant influence on product repurchase intentions at the Febshop019 store on the Shopee Application. Keywords: Brand Image. Service Quality. Word Of Mouth. Repurchase Intension PENDAHULUAN Perdagangan elektronik . lectronic commerce atau e-commerc. yang kian meningkat pesat dalam beberapa tahun Dengan menggunakan akses internet, hampir semua orang dapat dengan mudah berbelanja dengan bantuan teknologi ini. Ecommerce adalah jual beli yang dilakukan disebuah platform dengan menawarkan banyak kemudahan secara online. Pada sistem belanja online ini, sebuah aplikasi atau website akan membantu kita menemukan produk dari penjual yang berbeda karna diwebsite ini telah menyediakan tempat bagi para penjual untuk menjual produknya. Ecommerce atau marketplace yang ada di Indonesia Shopee. Tokopedia. Lazada. Bukalapak. JD. ID, Sociolla. Blibli dan masih banyak diantaranya (Putri. Darwini, & Dakwah, 2. Shopee adalah e-commerce yang berpengaruh di Indonesia. Peluncuran pertama kali pada tahun 2015 dan memperluas jaringan ke Malaysia. Thailand. Thaiwan. Filipina. Vietnam dan Indonesia (Verolyna, 2. Shopee ialah marketplace yang menjual kebutuhan masayarakat pada umumnya. Seperti pakaian pada pria maupun wanita, perabotan rumah tangga, alat elektronik, kosmetik, aksesoris dan lain sebagainya. Didalamnya juga terdapat berbagai macam produk jasa yang ditawarkan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang pembelian pulsa dan tiket, pembayaran tagihan listik. PDAM. BPJS, serta shopee Shopee menduduki tingkat pertama dalam top of brand dari tahun ketahun. Berikut a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a ini adalah data mengenai pengunjung bulanan tertinggi dari kuartal 1 tahun 2023. Tabel 1. Data Pengunjung ECommerce dari Kuartal I Tahun 2023 ERata-Rata Pengunjung Situs Perbulan Shopee 158 Juta Tokopedia 117 Juta Lazada 83,2 Juta Blibli 25,4 Juta Bukalapak 18,1 Juta Sumber : DataBooks . Berdasarkan tabel 1. 1 menunjukkan bahwasanya jumlah pengunjung pada ecommerce di Indonesia bahwa pada kuarta I tahun 2023, shopee menduduki tingkat pertama dengan kunjungan sebanyak 158 juta konsumen lalu disusul dengan tokopedia sebanyak 117 juta, lazada 83,2 juta, blibli 25,4 juta dan bukalapak sebanyak 18,1 juta Shopee menduduki tingkat pertama dalam top of brand dari tahun ke Kualitas e-commerce dapat diukur melalui webqual 4. metode pengukuran ini berdasarkan persepsi masyarakat. Situs ecommerce dikatakan sukses dalam dunia bisnis apabila memiliki umur yang panjang. Masalah utama dalam e-commerce adalah kurangnya niat beli ulang. Niat beli ulang sehingga pelanggan dan penjual siap membuat kesepakatan (Jufrizen. Daulay. Sari, & Nasution, 2. Indikator dari niat beli ulang pada e-commerce menurut Mahardika & Saino. diantaranya ada faktor kepribadian, faktor persepsi manfaat, faktor keterlibatan, faktor situasi, faktor gaya hidup, dan faktor kepercayaan. Banyak faktor yang mempengaruhi niat beli ulang konsumen ialah faktor yang menguntungkan konsumen seperti variasi produk dan kenyamana lalu faktor resiko seperti risiko produk, dan resiko privasi (Bhatti & Rehman, 2. Manajemen adalah suatu rangkaian kegiatan pencapaian tujuan atau sasaran tertentu dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki secara efektif. Efektif adalah usaha untuk mencapai tujuan sesuai Langkah manajemen pertama yang perlu dilakukan dalam sebuah perusahaan adalah perencanaan. Perencanaan bisa dilakukan dalam setiap bidang Salah satu bidang perusahaan yang memerlukan perencanaan adalah bidang pemasaran (Putri. Darwini, & Dakwah, 2. Menurut Mahardika & Saino. Pemasaran merupakan suatu faktor penting di Pemasaran dapat memengaruhi suatu pendapatan perusahaan. Jika pendapatan naik, maka perusahaan dapat berkembang. Hal tersebut disebabkan oleh perkembangan perusahaan dapat dilihat dari pendapatan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menetapkan strategi yang tepat dalam melakukan Pemasaran menyampaikan dan mengkomunikasikan produk baik berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Pemasaran diawali dengan adanya keinginan dan kebutuhan Pemasaran dapat terjadi karena permintaan dari pasar atau konsumen. Perusahaan perlu menyusun cara pemasaran untuk mencapai tujuan. Bentuk strategi pemasaran perusahaan melalui promosi produk (Bhatti & Rehman, 2. Repurchase intention atau niat membeli ulang merupakan salah satu tujuan utama dari strategi pemasaran yang direncanakan oleh setiap pelaku bisnis dan usaha. Dalam perumusan strategi yang ada, pelaku bisnis akan menetapkan dasar dan dimensi yang tentunya mempengaruhi niat membeli ulang dari seorang konsumen. Proses pembentukan niat pembelian ulang dari konsumen terjadi a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. akan beberapa hal dan faktor yang Masyarakat akan mencoba menstimulus bagaimana konsumen akan pelayanan perusahaan. Jadi, selain brand melakukan pembelian yang berkelanjutan, image konsumen akan memperhatikan sehingga dibutuhkannya dimensi utama yang kualitas pelayanan (Verolyna, 2. memicu niat konsumen tersebut Service quality sendiri menjadi salah Strategi produk yang bisa digunakan satu indikator penting dalam perencanaan perusahaan adalah menciptakan brand. Brand strategi pemasaran yang akurat, konsumen dapat memudahkan perusahaan ketika dengan harapan dan keinginan yang tinggi melakukan promosi. Perusahaan perlu tentunya akan menaruh bayangan akan memiliki brand image. Brand image adalah kualitas yang sempurna dari produk tersebut presepsi atau anggapan masyarakat terhadap (Febiyati dan Akmala, 2. Menurut Kotler sebuah merk. Anggapan tersebut bisa berupa dan Keller . mengklaim bahwa kapasitas anggapan positif maupun negative (Bhatti & produk untuk menjalankan fungsinya, yang Rehman, 2. meliputi daya tahan, ketergantungan, dan Menurut Kotler dan Keller . Pendapat akurasi, merupakan ukuran service quality publik tentang perusahaan atau produknya secara keseluruhan. dikenal sebagai brand imagenya. Citra Perusahaan harus selalu berupaya seseorang dapat diciptakan oleh rangsangan meningkatkan barang dan jasanya karena eksternal seperti pesan atau informasi penting barang yang berkualitas lebih tinggi dapat yang telah mereka 6 terima. Keller . mendorong 3 pelanggan untuk membelinya lagi dengan membuat mereka merasa puas Anselmsson, et al. dengan menyatakan dengan barang atau jasa yang diterimanya. bahwa itu termasuk asosiasi dan keyakinan Ernawati . menegaskan bahwa service konsumen tentang merek. Intinya, brand quality merupakan komponen penting yang mempengaruhi pilihan setiap pelanggan untuk keseluruhan merek seperti yang terwujud membeli suatu produk, contohnya toko online dalam pandangan pelanggan. Brand image shop yang khas dan produk yang dijual yang sangat menarik. Service quality yang lebih perusahaan dilihat oleh pelanggannya dan tinggi menghasilkan niat konsumen yang lebih mempertimbangkan janji yang telah dibuatnya besar untuk membeli. kepada mereka Service quality merupakan aktifitas (Anselmsson, 2. utama dalam strategi pemasaran yang Menurut Brand image positif dapat diberikan perusahaan. Aktifitas tersebut berisi bermanfaat bagi produsen. Hal tersebut komitmen perusahaan untuk memberikan disebabkan konsumen dapat mengenal produk pelayanan yang berkualitas. Saat ini masih dari produsen. Sebaliknya brand image negatif terdapat beberapa perusahaan memberikan dapat merugikan produsen. Oleh karena itu, pelayanan yang tidak sesuai dengan harapan perusahaan memerlukan strategi dalam atau ekspektasi konsumen (Rahma, 2. pengembangan brand image. Jika produk Meluasnya jaringan penyebaran internet dapat dikenal oleh konsumen, maka dan kemajuan teknologi yang berkembang perusahaan perlu mengembangkan brand Dengan mudahnya, konsumen dapat Hal tersebut dapat memengaruhi mengakses terkait informasi produk yang akan perilaku konsumen dalam menentukan ia beli. Strategi pemasaran dari mulut ke mulut Jika brand image positif telah atau yang sering disebut dengan strategi Word tertanam di masyarakat, maka masyarakat Of Mouth. akan memerhatikan faktor lain dari a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Menurut Kotler dan Keller . Word Of Mouth merupakan informasi tentang produk yang disalurkan oleh individu ke individu lain. Komunikasi Word Of Mouth pemikiran atau ide-ide diantara dua konsumen atau lebih yang tidak satupun merupakan sumber pemasaran. Purchase Intention dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain dari persepsi atau pemikiran konsumen dan motivasi yang dimiliki konsumen. Padahal konsumen akan memberikan penilaian terhadap kualitas jasa yang Oleh karena itu, penyedia jasa harus merancang jasa yang ditawarkan secara Hal tersebut disebabkan konsumen akan membagikan pengalamannya kepada orang lain. Biasanya konsumen membagikan pengalamannya dengan cara komunikasi dari mulut ke mulut . ord of mout. Word. pemasaran dari mulut ke. mulut terhadap suatu Kegiatan tersebut memberikan informasi penilaian atau pandangan suatu Word of mouth dapat disebut pemasaran secara offline (Rahma, 2. Word of mouth memiliki peran penting dalam perusahaan. Proses word of mouth dapat berlangsung diawali dengan mengajak orang lain untuk membincarakan tentang produk atau jasa suatu perusahaan yang pernah digunakan. Setelah konsumen perusahaan, dan mendapatkan informasi yang Konsumen akan melakukan keputusan pembelian (Adila, 2. Contoh perusahaan tersebut adalah shopee indonesia. Shopee merupakan perusahaan yang termasuk ke dalam jenis perusahaan e-commerce. Perusahaan dapat memengaruhi konsumen, agar konsumen dapat membeli produk Ae produk yang di jual oleh para seller shopee. Konsumen dapat dipengaruhi oleh perusahaan. Perusahaan membuat strategi, agar pelanggan segera membeli produk yang sudah dimasukkan kedalam keranjang Jika pelanggan merasa yakin, maka ia akan segera membeli produk Selain itu, pelanggan juga akan kepada konsumen yang lain. Konsumen merekomendasikan suatu produk kepada konsumen lain dapat melalui komunikasi mulut ke mulut . ord of mout. Konsumen merasa puas dengan suatu produk, akhirnya ia dapat merekomendasikan kepada konsumen lain. Hal tersebut terjadi di shopee indonesia. Konsumen mendapatkan informasi atau mengetahui shopee indonesia berdasarkan rekomendasi melalui satu mulut ke mulut yang lain. Rekomendasi tersebut disampaikan oleh teman, saudara, bahkan seseorang yang tanpa sengaja dipertemukan di suatu tempat. Rekomendasi merupakan salah satu cara yang bisa dijadikan pertimbangan konsumen sebelum melakukan pembelian. Keputusan pembelian adalah produk yang akan dibeli oleh konsumen setelah melewati proses mempertimbangkan suatu Shopee indonesia memiliki citra perusahaan yang baik. Hal tersebut dikarenakan shopee menggunakan berbagai macam cara dalam mengiklankan produk yang Menurut Hellier . Repurchase Intention mengacu pada keputusan konsumen untuk membeli kembali barang atau jasa yang sama dari bisnis yang sama setelah kecenderungan untuk sering melakukannya. Ini adalah hasil dari reaksi baik konsumen terhadap tingkat layanan pelanggan bisnis, yang membuat mereka enggan kembali untuk pembelian atau kunjungan berikutnya. Repurchase Intention, dalam bentuknya yang paling sederhana, mengacu pada perilaku pelanggan untuk membeli sesuatu lagi di masa mendatang (Setyaningsih, 2. Mengkritisi latar belakang masalah yang telah dituliskan sebelumnya, penulis menarik garis fenomena yaitu masyarakat a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Kota Jakarta berminat untuk melakukan mempengaruhi niat beli kembali produk pembelian ulang diakibatkan tiga faktor shopee Indonesia studi kasus di online shop utama, yakni service quality, word of mouth. Febshop019. Oleh karena itu, peneliti tertarik brand image. Service quality yang AuPengaruh Brand Image. Service Quality, menyempurnakan kebutuhan atau keinginan Dan Word Of Mouth Terhadap konsumen, didampingi dengan bagaimana Repurchase Intension Pada Produk Toko strategi WOM bekerja secara maksimal Febshop019 (Studi Kasus Pada Shopee Indonesi. Ay mempengaruhi keyakinan konsumen. Kedua faktor tersebut dirasa sangat lengkap dengan LANDASAN TEORI hadirnya brand image dari produk shopee Pengertian Managemen mampu memberikan pandangan baik pada Manajemen merupakan proses khas benak konsumen sehingga timbulah rasa aman tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, terbentuknya niat beli ulang terhadap produk dan pengendalian untuk menentukan serta shopee menjadi semakin tinggi. mencapai tujuan melalui pemanfaatan sumber Berdasarkan keempat variabel ini, daya manusia dan sumber daya lainnya, (Terry peneliti bisa mengetahui pengaruh hubungan dan Leslie, 2. Manajemen merupakan antar variabel terhadap niat beli ulang proses untuk mewujudkan keinginan yang konsumen secara parsial dan simultan. hendak yang hendak dicapai atau yang Sehingga, peneliti dapat menyimpulkan diinginkan oleh sebuah organisasi bisnis, variabel yang dominan berpengaruh terhadap organisasi sosial, organisasi pemerintahan dan niat beli kembali konsumen. Penelitian ini sebagainya (Effendi, 2. Sedangkan dilakukan, agar perusahaan menerapkan aspek menurut, (Hasibuan, 2. , manajemen pemasaran dengan baik dan efektif, sehingga adalah ilmu dan seni mengatur proses perusahaan dapat mencapai kesuksesan dan pemanfaatan sumber daya manusia dan terjadi kenaikan jumlah pendapatan. Peneliti sumber-sumber daya lainnya secara efektif memilih shopee indonesia sebagai objek dan efisien untuk mencapai suatu tujuan Perusahaan tersebut baru belum Pengertian ini menjelaskan bahwa lama berdiri, tetapi perusahaan ini sudah manajemen merupakan suatu ilmu dan seni memiliki banyak seller dan konsumen. dimana dalam pelaksanaannya seorang Pada Penelitian sebelumnya yang manajer perlu mencari cara dalam dilakukan oleh (Nasution et al. , 2. yang memberdayakan sumber daya yang dimiliki mengangkat judul AuPengaruh Kualitas Produk, secara efektif dan efisien guna mencapai Citra Merek. Kepercayaan. Kemudahan. Dan tujuan perusahaan. Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Pengertian Manajemen Pemasaran E-Commerce ShopeeAy. Menunjukkan Manajemen pemasaran sebagai seni dan bahwassanya variabel kualitas produk dan ilmu untuk memilih pasar sasaran serta citra merek tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian ecommerce menambah jumlah pelanggan melalui Shopee. Dari latar belakang dan research gap di pengkomunikasian nilai pelanggan yang atas, peneliti ingin menguji dan menganalisis Pemasaran merupakan kegiatan tentang kebenaran brand image, service pokok yang dilakukan oleh suatu organisasi quality, dan word of mouth dalam a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a kelangsungan hidupnya untuk berkembang, sekaligus mendapatkan laba yang maksimal. Dalam mewujudkan hal tersebut, maka bidang usaha dituntut untuk mendapatkan pangsa pasar bagi produk yang kontinue. Untuk ditawarkan sehingga kegiatan pemasaran harus dilakukan secara continue untuk itu, mengkombinasikan kegiatan pemasaran dengan kegiatan lainnya seperti produksi, keuangan, maupun dalam lainnya sehingga tujuan dapat tercapai. Menurut Kotler dan Keller . , manajemen pemasaran merupakan pasar sasaran untuk menarik, mempertahankan, dan meningkatkan konsumen dengan menciptakan dan memberikan kualitas penjualan yang baik. Menurut Tjiptono . , manajemen pemasaran secara keseluruhan yaitu cara mendistribusikan produk, jasa, dan gagasan yang dapat memenuhi kebutuhan pasar Brand Image Brand image menurut Kotler dan Keller . , brand image menggambarkan sifat ekstrinsik produk atau jasa, termasuk cara merek perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan psikologis atau sosial konsumen. Kotler dan Keller . mengungkapkan bahwa logo, simbol, karakter, dan semboyan dapat mengangkat dari kelemahan dan menyertai nama merek agar dapat membangun kesadaran merek dan citra merek. Pengertian brand image, image dapat diartikan sebagai persepsi tentang merek sebagaimana tercermin dari asosiasi merek yang tersimpan dalam memori konsumen. Dari Definisinya, citra merek adalah persepsi tentang merek yang dicerminkan oleh asosiasi merek diadakan di memori konsumen. Citra merupakan konsep yang dapat dipahami dengan mudah, tetapi sulit dijelaskan secara sistematis karena bersifat abstrak. Merek adalah lambang dan indikator kualitas suatu Merek produk panjang dikenal oleh pelanggan akan menjadi citra, bahkan menjadi status suatu produk. Menurut, brand image adalah gambaran tentang asosiasi dan pelanggan kepercayaan pada merek tertentu. Sedangkan menurut Shimp et al. brand image adalah tipe asosiasi muncul di benak pelanggan ketika mereka mengingat merek Service Quality Service quality atau kualitas pelayanan dapat dimanifestasikan dalam memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen serta mengimbangi ekspektasi konsumen. Lovelock dan Wirtz . menjelaskan kualitas pelayanan suatu evaluasi kognitif jangka panjang dari konsumen terhadap pemberian layanan oleh perusahaan. Zeithaml. Bitner & Gramler . menyatakan Auservice quality, the customer's perception of the service component of a product, is also a critical determinant of customer satisfactionAy hal ini berarti, kualitas pelayanan adalah persepsi konsumen atas sekumpulan pelayanan seunit produk, dan juga merupakan penentu yang penting dalam mendapatkan kepuasan Berdasarkan berbagai definisi tersebut dapat dipahami bahwa kualitas pelayanan dengan cara membandingkan persepsi para konsumen terhadap pelayanan yang secara nyata mereka peroleh atau terima dengan pelayanan yang sesungguhnya mereka inginkan terhadap atribut-atribut pelayanan suatu perusahaan. Word of Mouth Word Of Mouth (WOM) atau komunikasi mulut ke mulut merupakan segala bentuk pemberitahuan atau informasi yang berisi pengalaman seseorang setelah membeli suatu produk, yang dikomunikasikan kepada orang lain secara individu maupun kelompok. Word of mouth merupakan salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk mengurangi a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. biaya promosi dan alur distribusi sebuah Word mempengaruhi orang lain, image, dan pikiran. Populasi dan Sampel Word of mouth memiliki peran penting dalam Populasi mempengaruhi perilaku konsumen dan minat Seluruh obyek penelitian adalah beli konsumen. Populasi adalah suatu wilayah yang Menurut Hasan, word of mouth dijumlahkan yang terdiri dari objek-objek merupakan bagian dari strategi promosi dalam yang mempengaruhi kualitas dan jumlah kegiatan pemasaran yang menggunakan orang tertentu yang digunakan oleh peneliti untuk ke orang yang puas untuk meningkatkan diteliti dan kemudian ditarik kesimpulannya kesadaran produk dan menghasilkan tingkat (Sugiyono, 2. Populasi dalam penelitian penjualan tertentu1 . Definisi word of mouth ini adalah pelanggan shopee pada toko menurut Sumardi dalam Sari, adalah kegiatan febshop019 di Indonesia terhitung dari bulan pemasaran yang memicu konsumen untuk Januari 2022 Ae Juli 2023 terdiri 10. 366 orang yang melakukan transaksi di online shop toko merekomendasikan hingga menjual merek suatu produk kepada calon konsumen lainnya Sampel (Rahma, 2. Jenis sampling non probality yang Repurchase Intension digunakan adalah purposive sampling. Pembelian kembali adalah proses antara Penlitin membuat batas atau kriteria yang penilaian penggantian dan keputusan akan dijadikan sampel penelitian. Kriteria Setelah konsumen mengevaluasi responden yang dipandang cocok dalam alternatif yang ada, konsumen menunjukkan penelitian ini berdasarkan kriteria yaitu : A minat untuk membeli produk atau jasa yang Pengguna Apliksi belanja online Shopee Persentase pembelian kembali A Pelanggan shopee toko Febshop019 didefinisikan sebagai proses yang ada antara A Responden melakukan transaksi minimal mengevaluasi alternatif dan membuat dua kali keputusan pembelian. Setelah konsumen Dari menilai alternatif yang ada, konsumen orang,penulis dalam menentukan ukuran menunjukkan minat untuk membeli produk sampel Penelitian menggunakan rumus Slovin (Kotler dan Keller, 2016: 198-. Ketika dengan tingkat kepercayaan 90% dan tingkat error 10% (Menurut Sugiyon. karakteristik produk atau jasa yang diberikan Berdasarkan indikator yang dijelaskan diatas, pengguna sampel dalam penelitian ini merupakan bagian dari perilaku pembelian di sebanyak 100 orang. masa depan (Wijaya, 2. Sumber Data Penelitian Sumber data penelitian dibagi menjadi dua METODE PENELITIAN yaitu data primer dan data sekunder yaitu: Jenis Penelitian Data primer Jenis data penelitian yang digunakan Data primer merupakan hasil pengukuran adalah data kuantitatif. Menurut Basuki yang tidak terorganisasi dan apabila informasi . Data kuantitatif merupakan sebagai tersebut dipadukan akan menghasilkan data jenis data yang berupa angka yang berasal dari (Mangkuatmodjo, 2. Penelitian ini hasil perhitungan masingmasing atribut menggunakan jenis data primer mengingat pengukuran dari variabel dalam penelitian sumber informasi yang digunakan adalah jenis data primer. Data Primer adalah sumber a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a informasi yang diperoleh dan ditangani secara Operasional Variabel langsung dari subjek yang terkait langsung Operasional Variabel bermaksud untuk dengan penelitian. Menurut Basuki . , data observasi langsung dan tanggapan menentukan jenis indikator, skala dari kuesioner menjadi sumber data utama. variabel penelitian, sehingga hipotesis dapat Informasi dalam penelitian ini diambil dengan dianalisis dengan menggunakan perangkat menggunakan penyebaran kuesioner atau faktual secara akurat dan tegas. Variabel penelitian berupa atribut, nilai atau kualitas Data Sekunder yang tidak ditetapkan oleh peneliti untuk Data sekunder dapat didefinisikan sebagai dipelajari yang kemudian diperoleh data dan sumber data yang secara tidak langsung tujuan dapat ditarik kesimpulan (Sugiyono, diberikan kepada pengumpul data atau peneliti (Sugiyono, 2. Variabel Independen/bebas Metode Pengumpulan Data didefinisikan sebagai variabel yang dipandang Teknik Pengumpulan data pada bebas, atau paling tidak dipandang siap untuk penelitian menggunakan teknik pengumpulan berdiri sendiri tanpa memberi pengaruh pada data metode survey untuk mengumpulkan variabel lain (Chandrarin, 2. Variabel Teknik yang akan digunakan yaitu bebas yang dipakai pada penelitian ini ada 3 dengan menyebar atau mendistribusikan variabel independen ialah brand image (X. , kuesioner lewat online berupa google formulir service quality (X. dan word of mouth (X. ke responden yaitu pelanggan online pada Variabel dependen . ariabel terika. dapat toko Febshop019 di Aplikasi Shopee Indonesia. dipengaruhi atau menjadi akibat karena Kuesioner merupakan metode survei adanya variabel lain . (Siregar, 2. yang secara langsung ditujukkan kepada Variabel dependen (Y) dalam penelitian ini responden dengan mengajukan seperangkat adalah Repurchase Intension produk shopee pertanyaan secara tertulis untuk dijawab oleh (Y). Berikut tabel definisi operasional variabel Peneliti menggunakan skala likert dalam penelitian ini : dalam kuesioner yang nantinya akan Tabel 3. Definisi Operasional Variabel N Variabel Indikator Pernyataan Skal dibagikan pada responden, di mana pertanyaan maupun pernyataan yang 1Brand Image Citra pembuat Owner Like terkandung di dalamnya ditentukan dengan (X. adalah Citra pemakai febshop019 terus rt Citra produk nilai 1 hingga 5 dimanfaatkan untuk kualitas dan menggambarkan opini atau pendapat inovasi baru terhadap produk yang dijual Tabel 2. Skala Likert produk atau Presepsi keunggulan dan Skala Likert Kode Skor harga terjangkau Sangat Tidak Setuju STS Tidak Setuju Setuju Sangat Setuju cara merek atau sosial produk menjadi konsumen dalam Merek produk sudah terkenal luas dan selalu diingat oleh a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Service Quality (X. Service quality atau kualitas pelayanan dapat n dalam kebutuhan dan konsumen serta a untuk Efisiensi . Ketersediaan . ystem Pemenuhan . Privasi/keama nan . Ketanggapan . esponsivenes Kompensasi . ompensation Kontak . Owner Like Febshop019 respon dan kecepatan dalam membalas pesan dari konsumen Owner pelayanan yang akurat dan Owner dan jaminan Owner menjaga privasi Owner atau ganti rugi Owner febshp019 selalu kesulitan dalam Owner kasi untuk telepon atau Word Of Mouth (WOM) (X. atau komunikasi mulut ke mulut merupakan segala atau informasi yang berisi seseorang setelah membeli suatu produk, yang kepada orang lain secara individu Electronic Word Of Mouth Quality E-WOM Quantity SenderAos Expertise. Saya informasi produk harga yang dijual Melalui menjadi tertarik terhadap produk toko febshop019 di aplikasi shopee Pengalaman orang lain yang baik bagi produk Likert a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Repurchase Intention (Y) Pembelian kembali adalah proses antara penggantian dan Minat Minat Minat Saya memiliki Likert keinginan untuk repeat order di toko Febshop019 di aplikasi shopee Saya memilki keinginan untuk produk yang dijual oleh toko Febshop019 di aplikasi shopee Saya informasi dan ingin membeli produk yang febshop019 di HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Kualitas Data Hasil Uji Validitas Suatu item dikatakan valid jika memiliki korelasi yang signifikan dengan skor item total, yang ditentukan dengan menggunakan uji koefisien korelasi signifikan sebesar 5% atau 0,05. Dengan menggunakan uji dua sisi, nilai uji ditunjukkan dengan membandingkan r hitung dengan r tabel. Jika r hitung > r tabel, dianggap besar. Pengujian untuk membuktikan valid atau tidak item-item penyataan dari kuesioner dengan melihat angka koefisien korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji validitas untuk setiap pernyataan brand image (XCA) sesuai dengan tabel hasil pengolahan SPSS versi 25 adalah sebagai berikut : Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variabel Brand Image Uji Korelasi Pearson Product Moment atau r hitung X1. 1 sebesar 0,61. X1. 2 sebesar 0,55. X1. 3 sebesar 0,70 dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan dalam variabel (XCA) sudah valid karena r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Maka seluruh item pernyataan dalam variabel brand image (XCA) sudah valid karena telah memenuhi kriteria tersebut. Hasil uji validitas untuk setiap pernyataan Service Quality (XCC) sesuai dengan tabel hasil pengolahan SPSS versi 25 adalah sebagai Tabel 5. Hasil Uji Validitas Variabel Service Quality No. Pernyataan Keterangan X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid X2. Valid Sumber : Hasil Olah Data SPSS 25 . Uji Korelasi Pearson Product Moment atau r hitung X2. 1 sebesar 0,71. X2. 2 sebesar 0,51. X2. 3 sebesar 0,60. X2. 4 sebesar 0,57. X2. sebesar 0,52. sebesar 0,64. X2. sebesar 0,73. Dengan demikian, dapat No. Pernyataan r hitung r tabel Keterangan disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan dalam variabel Service Quality (X. sudah Valid valid karena r hitung lebih besar dari nilai r Maka seluruh item pernyataan dalam Valid variabel Service Quality (X. sudah valid karena telah memenuhi kriteria tersebut. Valid Hasil uji validitas untuk setiap pernyataan variabel Word of Mouth (X. sesuai dengan Sumber : Hasil Olah Data SPSS 25 . tabel hasil pengolahan data SPSS versi 25 adalah sebagai berikut : a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Tabel 6. Hasil Uji Validitas Hasil Uji Reabilitas Variabel Word Of Mouth Menurut Tri Basuki . tes instrumen penelitian yang menggunakan uji No. Pernyataan Keterangan hitung tabel reabilitas digunakan untuk menentukan kualitas yang reliable dari pertanyaan yang X3. Valid telah dibuat dalam kuisioner atau angket. Dimana persyaratan uji reliabilitas dengan X3. Valid korelasi 0,60. Uji reliabilitas terdiri dari dua kriteria yaitu reliabel komposit dan alpha X3. Valid Hasil pengukuran indikator Sumber : Hasil Olah Data SPSS 25 . dinyatakan reliabel jika nilai komposit reliabel Uji Korelasi Pearson Product Moment Ou 0,70 dan nilai cronbachAos alpha Ou 0,60. Jika atau r hitung X3. 1 sebesar 0,80. X3. 2 sebesar hasil percobaan tidak reliabel, maka harus 0,89. X3. 3 sebesar 0,80 sedangkan r table dikeluarkan dari percobaan meskipun hasil 0,20. Dengan demikian, dapat disimpulkan yang didapat valid. bahwa seluruh item pernyataan dalam variabel Hasil uji reiabilitas dari kuisioner yang telah word of moutuh (XCE) sudah valid karena r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Maka masingmasing variabel dapat dilihat pada seluruh item pernyataan dalam variabel word tabel berikut : of mouth (XCE) sudah valid karena telah Tabel 7. Hasil Uji Reabilitas memenuhi kriteria tersebut. Reliability Statistics Hasil uji validitas untuk setiap pernyataan Cronbach's Alpha N of Items variabel repurchase intention (Y) sesuai dengan tabel hasil pengolahan SPSS versi 25 adalah sebagai berikut: Sumber : Hasil Olah Data SPSS 25 . Tabel 7 Hasil Uji Validitas Hasil di atas menunjukkan bahwa cronbachAos Variabel Repurchase Intention masing-masing No. Pernyataan r hitung r tabel Keterangan Valid Valid Valid Sumber : Hasil Olah Data SPSS 25 . Uji Korelasi Pearson Product Moment atau r hitung Y1 sebesar 0,74. Y2 sebesar 0,84. Y3 sebesar 0,77 sedangkan r table 0,20. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan dalam variabel repurchase intention (Y) sudah valid karena r hitung lebih besar dari nilai r tabel. Maka seluruh item pernyataan dalam variabel repurchase intention (Y) sudah valid karena telah memenuhi kriteria tersebut. menunjukkan 0,926 yang artinya 0,926 > 0,6. Hal ini menunjukkan bahwa semua variabel dinyatakan reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalita Uji normalitas merupakan prosedur statistik yang digunakan untuk memeriksa apakah sebuah sampel atau variabel mengikuti distribusi normal. Salah satu metode yang umum digunakan untuk menguji normalitas adalah dengan menggunakan perangkat lunak statistik seperti SPSS apabila nilai signifikasi > 0,05 maka dapat disimpulkan data telah terdistribusi secara normal. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Tabel 9. Uji One Sample Kolmogrov Smirnov One-Sample KolmogorovSmirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Berdasarkan gambar 1 diatas dapat dilihat data berdistribusi normal, titik-titik pada plot menyebar secara merata. Mean . Std. Deviation Most Extreme DifferencesAbsolute . Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber: Data diolah SPSS Versi 25 . Berdasarkan tabel 4. 10 didapatkan nilai Asympsig. 2-tailed . ,06 > 0,. dapat disimpulkan data penelitian ini berdistribusi SPSS akan menampilkan output yang berisi p-plot atau probability plot yang menunjukkan sejauh mana data cocok dengan distribusi normal. Jika data cukup normal, titik-titik pada plot akan berada sekitar garis lurus yang mewakili distribusi normal. Jika data tidak mengikuti distribusi normal, titiktitik akan menunjukkan pola yang berbeda. Gambar 2. Histogram Uji Normalitas Sumber: Data diolah SPSS Versi 25 . Berdasarkan gambar 2 histogram dapat dilihat gambar kurva seperti bentuk lonceng yang artinya kurva tidak melenceng ke sebelah kanan ataupun melenceng ke kiri. Pengujian normalitas dengan histogram menghasilkan gambar yang menyatakan bahwa data berdistribusi secara normal. Uji Pengaruh Analisis Regresi Linear Berganda Uji Regresi Linear Berganda bertujuan untuk menganalisis hubungan antara satu variabel dependen . ariabel respo. dengan dua atau lebih variabel independen . ariabel predikto. dalam suatu model regresi linear. Uji ini digunakan untuk menentukan sejauh variabel-variabel mempengaruhi variabel dependen dan juga untuk mengukur kekuatan dan signifikansi dari hubungan tersebut. Gambar 1. P-P Plot Sumber: Data diolah SPSS Versi 25 . a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Tabel 10. Analisis Regresi Linier toko Febshop019 di Aplikasi Shopee Berganda senilai 0,149. Coefficients Nilai koefisien pada variabel word of mouth yaitu 0,534 artinya apabila Unstandardized Standardized terjadi kenaikan 1 satuan pada variabel Coefficients Coefficients Std. Error Beta e-filling maka akan menambah Model Sig. repurchase intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee (Constan. senilai 0,534. Uji Hipotesis Uji Parsial ( Uji T) Uji t dapat digunakan untuk Brand Image . membandingkan rata-rata dari dua kelompok yang berbeda. Tujuannya adalah untuk Service Quality menentukan apakah perbedaan antara kedua kelompok tersebut secara signifikan atau Word 000 hanya akibat dari variasi acak. Mouth Tabel 11. Uji Parsial . Coefficientsa Dependent Variable: Standardize Repurchase Intension Sumber: Data diolah SPSS Coefficient Unstandardize d Versi 25 . Coefficients Berdasarkan rumus persamaan regresi linear Mod berganda menyajikan korelasi variabel Error Beta Sig. independen dan dependen secara parsial. Constan. Y= 0,321 0,111 X1 0,149 X2 0,534 X3 Nilai konstanta, yaitu 0,321 artinya apabila variabel brand image. Service Image Quality dam Word of Mouth dianggap tidak memiliki perubahan maka ervice Quality konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee nilainya adalah ord of 0,321. Mouth Nilai koefisien pada variabel brand image yaitu 0,111 artinya apabila Dependent Variable: Repurchase terjadi kenaikan 1 satuan pada variabel Intension brand image maka akan menambah Sumber: Data diolah SPSS Versi 25 repurchase intension konsumen dari . toko Febshop019 di Aplikasi Shopee Berdasarkan tabel diatas variabel senilai 0,111. brand image memperoleh nilai signifikan Nilai koefisien pada variabel service 207>0. 05 dan nilai t hitung 1,630 < 1,66105. quality yaitu 0,149 artinya apabila Dapat diambil kesimpulan bahwa variabel terjadi kenaikan 1 satuan pada variabel brand image tidak berpengaruh signifikan service quality maka akan menambah terhadap repurchase intension konsumen dari repurchase intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Variabel service quality memperoleh nilai 03 < 0. 05 dan nilai t hitung 3. > 1,66105. Dapat diambil kesimpulan bahwa signifikan terhadap repurchase intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee. Variabel word of mouth memperoleh nilai 000<0. 05 dan nilai t hitung 6. > 1,66105. Dapat diambil kesimpulan bahwa variabel word of mouth berpengaruh signifikan terhadap repurchase intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee. Uji Simultan (Uji F) Uji F banyak digunakan dalam analisis varians untuk membandingkan rata-rata antara tiga atau lebih kelompok atau perlakuan. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah perbedaan antara rata-rata kelompok atau perlakuan tersebut secara signifikan atau hanya akibat dari variasi acak. Uji F membantu dalam menentukan apakah ada perbedaan yang signifikan antara kelompok atau perlakuan tersebut. Tabel 9. Uji F ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square Regression Residual 89. Total Sig. Dependent Variable: Repurchase Intention Predictors: (Constan. Word of Mouth. Brand Image. Service Quality Sumber: Data diolah SPSS Versi 25 . Berdasarkan tabel diatas didapatkan nilai f hitung 94. 334 > 3. 94 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan variabel brand image, service quality dan word of mouth secara simultan berpengaruh signifikan terhadap repurchase intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee. Determinasi (R. Uji determinasi dalam SPSS (Statistical Package for the Social Science. bertujuan untuk mengukur sejauh mana variasi variabel dependen dapat dijelaskan oleh model regresi linear berganda yang dibangun. Uji ini memberikan informasi tentang seberapa baik model regresi mampu menjelaskan variasi dalam data dan memprediksi nilai-nilai variabel dependen. Tabel 10. Uji Determinasi (R. Model Summaryb Model R Adjusted Std. Error Square R Square of the Estimate Predictors: (Constan. Word of Mouth. Brand Image. Service Quality Dependent Variable: Repurchase Intention Sumber: Data diolah SPSS Versi 25 . Berdasarkan tabel diatas didapatkan nilai Adjusted R square senilai 0,739 atau 73,9% Artinya kontribusi variabel independen dalam penelitian ini 73,9%. Hal ini berarti sisa 26,1% dipengaruhi variabel lainnya yang tidak dibahas dalam penelitian ini. PENUTUP Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian yang telah dilakukan adalah: Variabel brand image tidak memiliki intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee hal ini disebabkan karena pelanggan tidak terlalu mementingkan perbedaan citra merek tertentu dengan merek lainnya. Variabel service quality intension konsumen dari toko Febshop019 di Aplikasi Shopee hal ini a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. menyukai dan mementingkan kualitas Quality Terhadap ERepurchase pelayanan yang baik. Intention Dengan E-Satisfaction Variabel word of mouth memiliki Sebagai Variabel Intervening Pada Konsumen intension konsumen dari toko E-Commerce Lazada Di Fisip Undip Febshop019 di Aplikasi Shopee hal ini Kata Kunci : E-Security . E-Service Quality . ESatisfaction . E-Repurchase mementingkan informasi yang terbaru Intenti. Diponegoro Journal Of Social seperti promo-promo dan informasi And Politic, 1Ae8. produk saat berbelanja di toko . Abrar. Zaman. , & Satti. Febshop019 di Aplikasi Shopee. Impact Of Online Store Saran Atmosphere. Customized Information Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan. And Customer Satisfaction On Online dan kesimpulan yang telah dijabarakan dalam Repurchase Intention. Global penelitian ini , maka saran yang ingin peneliti Management Journal For sampaikan yaitu: Academic Corporate Bagi owner toko Febshop019 bisa Studies, 7. , 22Ae35. Https://SearchProquestcom. Whitireia. meningkatkan brand image, service Idm. Oclc. Org/Docview/2007670714/F quality, dan word of mouth untuk ulltextpdf/C18D5ABF67 7C4FF1PQ/8?Accountid=180369 Febshop09 di Aplikasi Shopee. Adekunle. , & Ejechi. Bagi penelitian selanjutnya bisa Modelling Repurchase Intention Among menambahkan variabel bebas untuk Smartphones Users In mengetahui pengaruh repurchase . Nigeria. Journal Of Modelling In Management. perusahaan atau toko UMKM lainnya Https://Doi. Org/10. 1108/JM2-12-2017seperti variabel product quality, content marketing dan lain-lain. Adinata. , & Yasa. Pengaruh Kepercayaan. Persepsi DAFTAR PUSTAKA